Kamis, April 16, 2026
Beranda blog Halaman 164

Polda Malut Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Buruk

0

REDAKSI. CO – Cuaca buruk melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras disertai angin kencang diperkirakan masih akan berlangsung dalam waktu dekat.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., pada Rabu, (3/12/2025), meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa situasi cuaca yang tidak stabil dapat memicu berbagai kerawanan, terutama di kawasan pemukiman padat, pesisir, serta wilayah perbukitan.

Polda Maluku Utara juga mengimbau warga menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan ketika hujan deras dan angin kencang terjadi.

Masyarakat diminta tidak berteduh atau melintas di bawah pohon besar serta menjauhi area yang rawan longsor. Mobilitas ke laut maupun ke daerah pegunungan sebaiknya ditunda hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

“Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk rutin memantau pembaruan informasi dari BMKG. Informasi tersebut menjadi acuan penting dalam menentukan aktivitas harian, terutama bagi warga yang bergantung pada kegiatan di laut maupun jalur darat”

Kombes Pol. Bambang juga mendorong warga memanfaatkan grup WhatsApp untuk berbagi informasi terkait perkembangan cuaca. Menurut dia, arus informasi yang cepat dan akurat dapat membantu masyarakat mengantisipasi potensi risiko di sekitar mereka.

“Kewaspadaan sangat diperlukan. Dengan saling berbagi informasi, masyarakat dapat mengurangi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan.” tutupnya.

Desa Cimulang Peringati Hari Jadi Ke-20 Menuju Desa Gemilang

0

Bogor, Redaksi.co – Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, S.E., peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Cecep mengajak masyarakat untuk refleksi semangat pembangunan ke depan. Hal ini disampaikannya saat acara puncak peringatan.

Senin, (1/12/2025)

Menurut Kades, peringatan ulang tahun desa tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan merancang masa depan desa secara lebih terarah. Ia mengajak warga bertanya pada diri sendiri: Apa yang sudah dilakukan, apa yang sedang dikerjakan, dan apa yang perlu dirancang ke depan untuk kemajuan desa.

Kades menekankan bahwa keberhasilan pembangunan desa harus menjadi hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tugas pemerintah. Ia mengingatkan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam memaksimalkan potensi desa. Ulang tahun desa harus menjadi cermin. Apa yang sudah kita lakukan? Apa yang sedang kita kerjakan? Dan apa yang akan kita lakukan untuk kemajuan desa, ucapnya.

Cecep juga mengapresiasi kekompakan dan antusiasme warga Desa Cimulang dalam membangun lingkungan yang harmonis. Ia berharap kebersamaan dan semangat silaturahmi yang sudah terjalin dapat terus dijaga demi menciptakan desa yang aman dan nyaman.

Puncak acara HUT desa diramaikan oleh bazar serta hiburan lokal. Ini menjadi motivasi bagi warga kami untuk aktif membangun dan menjaga kekompakan di desa, tutupnya.

(Okta)

Pengerjaan Jalan Paket PSU Kebon Kongok Dikebut Malam Hari, Warga Sambut Antusias

0

Pengerjaan Jalan Paket PSU Kebon Kongok Dikebut Malam Hari, Warga Sambut Antusias

Lombok Barat | Redaksi.co
Pengerjaan peningkatan prasarana jalan pada Paket 72.330 PSU Kebon Kongok, Kecamatan Gerung, terlihat dikebut sejak sore hingga larut malam. Deru alat berat, cahaya lampu sorot, dan warga yang memadati pinggir jalan menggambarkan betapa pentingnya pembangunan ini bagi masyarakat setempat.

Para pekerja dari CV. Amel Sayang mulai bergerak sejak sore hari. Material dihampar, diratakan, lalu dipadatkan menggunakan tandem roller. Ketika malam turun, lampu alat berat mengambil alih peran matahari, menerangi jalannya proses pekerjaan yang terus berlanjut tanpa henti.

Pelaksana lapangan, Akmal, mengatakan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Sejak sore kami sudah mulai kerja, dan dilanjutkan sampai malam. Target kami jelas: pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas yang tetap terjaga. Mohon dukungan warga agar semua berjalan lancar,” ujar Akmal di lokasi.

Warga yang menyaksikan pengepakan dan penghamparan material tampak antusias. Beberapa ikut membantu mengatur arus lalu lintas, sementara lainnya hanya menikmati suasana kerja malam hari. “Sudah lama kami menunggu perbaikan ini. Senang akhirnya jalan kami dibenahi,” kata seorang warga.

Berdasarkan papan proyek, pengerjaan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp756.965.000, dengan waktu pelaksanaan 45 hari kalender sejak 7 November 2025. Pengawasan dilakukan oleh CV. Momen Perdana.

Proyek ini dibiayai melalui APBD dan terwujud atas kontribusi masyarakat melalui pajak yang dibayarkan. Sejak sore hingga malam, alat berat seperti grader, dump truck, dan asphalt finisher tampak bekerja menjaga ritme penyelesaian proyek.

Warga berharap pembangunan ini menjadi awal dari peningkatan infrastruktur yang lebih merata, serta memudahkan mobilitas sehari-hari, baik untuk sekolah, usaha, maupun aktivitas sosial.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Reporter: Abach Uhel

Kolaborasi Bawaslu Fakfak dan Pramuka: Saka Aryaksa Resmi Dibentuk untuk Perkuat Pengawasan Pemilu

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Fakfak dan Gerakan Pramuka semakin diperkuat melalui pembentukan Saka Adhyasta sebagai wadah pendidikan dan pelibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu. Program ini diproyeksikan menjadi motor penggerak pengawasan partisipatif di tingkat akar rumput.

Dalam kegiatan penandatanganan MoU  yang berlangsung di kantor Bawaslu Fakfak, Selasa 2/12/2025, Anggota Bawaslu Fakfak, Siofanus Irfam Kareth, menegaskan bahwa pembentukan Saka Adhyasta memiliki manfaat strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan serta meningkatkan pemahaman pemilih muda terhadap proses demokrasi. Bawaslu bersama dan unsur pimpinan telah menyepakati agenda bersama untuk memperkuat pendidikan kepemiluan bagi kaum muda.

Irfam juga menyinggung perkembangan regulasi pemilu pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135. Ia menyampaikan bahwa pembahasan rancangan undang-undang yang sedang berlangsung akan menentukan apakah sistem pemilu nantinya menggunakan pembagian regional atau tetap mengikuti ketentuan lama dalam Undang-Undang Nomor 7. Kepastian regulasi ini diyakini akan berpengaruh pada pola dan strategi pengawasan ke depan.

Melalui MoU tersebut, Bawaslu berharap sinergi dengan Pramuka dapat meningkatkan efektivitas penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), mengingat pemilih pemula kerap menjadi kelompok yang rawan dimanfaatkan dalam momentum politik tertentu. Dengan deteksi dini dan edukasi yang tepat, potensi kerawanan maupun penyebaran isu-isu sensitif dapat dicegah sejak awal.

“Kerja sama ini bukan hanya memperkuat pengawasan berbasis masyarakat, tetapi juga meningkatkan kapasitas internal kami dalam menjalankan program pelibatan Pramuka sebagai mitra resmi Bawaslu,” ujar Siofanus Irfam Kareth.

Bawaslu Fakfak meyakini bahwa kolaborasi jangka panjang ini akan membawa dampak signifikan terhadap kualitas pengawasan pemilu dan pendidikan politik generasi muda di Kabupaten Fakfak.

KONI Lobar Diingatkan Kelola Hibah 2,3 M Secara Transparan Jelang Porprov 2026

0

KONI Lobar Diingatkan Kelola Hibah 2,3 M Secara Transparan Jelang Porprov 2026

 

Lombok Barat —Redaksi.co Sambutan KONI Lombok Barat terhadap Porprov NTB 2026 mulai menghangat. Target besar 89 medali emas yang digaungkan pengurus menjadi tanda ambisi kuat untuk mengembalikan kejayaan olahraga di daerah ini. Namun di balik semangat itu, muncul suara publik yang mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran hibah daerah.

 

Tahun 2025 ini, KONI Lobar menerima hibah pemerintah daerah sebesar Rp2,3 miliar, dengan porsi terbesar sekitar Rp1,8 miliar dialokasikan untuk pelatda, pembinaan atlet, dan operasional cabang olahraga. Angka ini dinilai sebagai dukungan terbesar dibanding organisasi lain di bawah Pemda.

 

Aktivis Lobar, Asmuni A.Ma, menilai hibah kepada KONI adalah hibah yang memiliki nilai strategis sekaligus sensitif.

“Ini satu-satunya organisasi di bawah pemerintah daerah yang mendapatkan hibah sangat besar. Sementara beberapa organisasi lain justru nihil bantuan. Itu sebabnya penggunaan dana hibah KONI harus super transparan,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa dana hibah adalah amanah publik dan sangat rentan dipersoalkan jika alurnya tidak jelas.

“Pembinaan cabor, pelatda, pemusatan latihan, semua perlu dikelola cermat. Kalau kemudian ditemukan kejanggalan, itu bisa berujung pada persoalan hukum,” tambahnya.

Tokoh Masyarakat Ikut Mengingatkan

Nada kewaspadaan serupa datang dari tokoh masyarakat Lobar, H. Munawar, yang meminta KONI tidak bermain api dengan kepercayaan publik.

“KONI harus lebih berhati-hati menggunakan dana hibah. Sudah banyak contoh kasus KONI di daerah lain yang berakhir di ranah hukum karena salah urus anggaran,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemda memberikan dukungan hibah bagi pembinaan olahraga. Namun apresiasi itu, menurutnya, bukan berarti publik akan menutup mata.

“Kami menghargai realisasi hibah itu. Tapi jika ada penggunaan dana yang tidak sesuai realita, kami siap menjadi garda terdepan untuk melaporkan ke APH,” tegasnya.

Dengan target besar 89 emas, publik menilai tantangan KONI tidak hanya pada persiapan atlet, tetapi juga pada integritas pengelolaan dana. Keberhasilan Porprov bukan sekadar soal podium dan piala, tetapi juga soal bagaimana lembaga olahraga dapat menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan anggaran yang transparan, bersih, dan akuntabel.

 

Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Abach Uhel

Bawaslu Fakfak Teken MoU dengan Pramuka, Generasi Muda Dilibatkan dalam Pengawasan Pemilu.

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Fakfak resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Fakfak melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembentukan dan pengembangan Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu di Kantor Bawaslu Fakfak, Selasa 2/12/2025.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat pengawasan partisipatif Pemilu dengan melibatkan generasi muda. Kolaborasi tersebut dipandang sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Fakfak yang memiliki wilayah pengawasan luas serta jumlah pemilih yang terus bertambah. Melalui Saka Adhyasta Pemilu, generasi muda Pramuka diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawal proses Pemilu yang jujur, adil, dan transparan.

Ketua Bawaslu Fakfak, Arifin Takamokan, menyebut Pramuka sebagai organisasi independen yang cerdas kredibel dan berintegritas serta sebagai wadah pembinaan generasi muda yang kritis juga peduli terhadap isu kebangsaan. Ia menegaskan bahwa melalui pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, anggota Pramuka akan dibekali pemahaman mengenai seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu mulai dari Pra-election, Election Day, hingga Post Election.

“Anggota Saka akan dibekali pengetahuan tentang kepemiluan serta mampu mendeteksi potensi pelanggaran, mencegah kecurangan, serta menghadapi informasi menyesatkan agar publik memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Arifin.

Ia memaparkan bahwa pada Pemilu sebelumnya, Bawaslu Fakfak menurunkan 51 pengawas di tingkat Distrik, 149 pengawas kelurahan/kampung dan 303 pengawas TPS. Dengan hadirnya dukungan Pramuka lewat saka Adhyasta Pemilu, pengawasan diharapkan semakin efektif di 142 kampung 7 Kelurahan yang dihuni 94.895 jiwa.

Arifin juga menekankan bahwa persoalan pendataan pemilih memerlukan kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan Gerakan Pramuka. Terlebih, proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan kini dilakukan lebih ketat, termasuk penyesuaian data bagi warga yang baru memiliki hak politik seperti pensiunan TNI/Polri maupun yang sudah tidak lagi memiliki hak politik, seperti para napi korupsi yang telah dicabut hak politiknya atau lulusan TNI–Polri.

“Kerja sama ini lebih mengedepankan aspek edukasi kepemiluan kepada Saka Adhyasta Pemilu dalam konteks pendidikan pengawasan partisipatif untuk mewujudkan pemilu di kabupaten Fakfak yang demokratis, berintegritas dan bermartabat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Fakfak, Hermanto Hobrouw, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. Menurutnya, MoU tersebut sejalan dengan upaya pemerintah membina generasi muda berkarakter, jujur, dan menjunjung keadilan.

“Pramuka adalah laboratorium kepemimpinan. Karena itu, kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh poin kerja sama yang telah disepakati dan memperkuat kesiapan organisasi dalam mendukung pembinaan generasi muda,” ungkap Hermanto.

Ia berharap kehadiran Saka Adhyasta Pemilu dapat menjadi teladan bagi lembaga lain dan mendorong penyelenggaraan Pemilu yang semakin berkualitas serta demokratis.

Dengan kerja sama ini, Bawaslu dan Pramuka Fakfak bertekad menjadi garda terdepan dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, transparan, dan bermartabat di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.

Senada dengan hal tersebut Siofanus Irfam Karet menambahkan bahwa pembentukan Saka Adhyasta Pemilu merupakan program Nasional Bawaslu RI yang diturunkan secara berjenjang sampai ke provinsi dan Kabupaten dan diharapkan lewat Saka Adhyasta Pemilu ini Pramuka dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, melakukan pencegahan terhadap potensi pelanggaran lewat pengetahuan kepemiluan yang telah di dapat dari kegiatan Saka Adhyasta Pemilu Fakfak.

Kami Butuh Solusi”: Warga Kerepet Minta Irigasi Dibenahi, Bukan Nasi Dibagi

0

“Kami Butuh Solusi”: Warga Kerepet Minta Irigasi Dibenahi, Bukan Nasi Dibagi

Lombok Barat —  Redaksi.co Suasana pengungsian di Dusun Kerepet, Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, berubah menjadi ruang keluh kesah yang mengalir deras seperti air yang memenuhi rumah warga. Senin (2/12/2025), Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat turun langsung membawa bantuan logistik: makanan siap saji, beras, mi instan, karpet, selimut, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Bantuan ini tentu melegakan, tetapi tidak menenangkan hati. Warga sudah tiga hari tinggal di tempat pengungsian, dan yang mereka rasakan bukan hanya dinginnya lantai, tapi dinginnya nasib yang tak kunjung mendapat solusi.

Di tengah kesibukan penyaluran bantuan, seorang warga menahan lirihnya emosi.

Kami butuh perbaikan irigasi, Pak. Bukan hanya makanan. Hujan sedikit saja, rumah kami tenggelam lagi,” ucapnya dengan nada yang sudah terlalu letih untuk berputar bahasa.

Keluhan itu bukan keluhan satu orang, melainkan gema yang dipupuk bertahun-tahun. Bantuan logistik hanya menenangkan perut, tapi tidak menghentikan siklus bencana yang selalu datang tanpa undangan. Warga menyebut, biang persoalannya ada pada irigasi dan aliran sungai yang tak lagi bekerja sebagaimana mestinya.

“Katanya kita sejahtera dari desa mana… hujan sebentar saja sudah genangan lagi,” keluh para pengungsi, seolah menepuk pintu kesadaran pemerintah agar tidak hanya hadir saat banjir sudah terjadi.

Banjir kali ini dipicu oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Debit air sungai melonjak, seperti sudah kehilangan sabar, lalu meluap ke rumah-rumah warga.

Kepala Desa Perampuan, H. Zubaidi, membenarkan kondisi rawan banjir ini. Menurutnya, selain hujan deras, kiriman air dari wilayah timur memperparah keadaan.

Debit sungai naik karena kiriman air dari timur. Sungai meluap dan menggenangi rumah warga,” jelasnya.

Ia juga menambahkan adanya masalah lain yang kerap dianggap sepele, tetapi efeknya seperti batu kecil di roda air: mengacaukan arus.

Pembangunan perumahan yang tidak teratur itu penyebab kedua. Aliran sungai jadi tidak jelas arahnya setelah ada bangunan baru,” tegas Zubaidi.

Jika cuaca bersahabat, genangan diperkirakan surut tiga hingga empat hari. Tapi jika hujan kembali mengguyur, jumlah warga terdampak bisa bertambah, dan keluhan yang sama akan kembali menjadi paduan suara yang tak diinginkan.

 

Di antara gundukan bantuan, satu seruan warga menggema paling kuat, sederhana namun penuh daya gugat:

Kami tidak butuh nasi. Kami butuh solusi.”

 

Sumber: Media Nasional Investigasi — Redaksi.co

Abach Uhel

WARGA KURIPAN GERUDUK PTAM GERUNG, LSM NCW DESAK DIREKSI DIEVALUASI

0

WARGA KURIPAN GERUDUK PTAM GERUNG, LSM NCW DESAK DIREKSI DIEVALUASI

Lombok Barat —Redaksi.co  Puluhan warga Desa Kuripan tiba-tiba muncul di halaman kantor PTAM Giri Menang Gerung sekitar pukul 11 siang. Tanpa banyak basa-basi, mereka menuntut penjelasan terkait pelayanan air yang dianggap semakin memburuk sejak kehadiran Direktur Utama PTAM yang baru. Aliran air di wilayah mereka kerap tersendat, bahkan sering mati total, membuat aktivitas rumah tangga lumpuh berhari-hari.

Situasi semakin panas ketika warga menduga macetnya pasokan air dipicu padatnya aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Ini bukan gangguan biasa. Dampaknya langsung ke dapur kami di rumah. Kami tidak bisa mandi, tidak bisa cuci, aktivitas keluarga berhenti,” keluh salah seorang warga dengan nada kesal.

Sikap tegas datang dari Direktur LSM NTB Corruption Watch (NCW), Fathurrahman Lord, yang ikut angkat suara menyoroti kekacauan layanan PTAM Giri Menang. Ia menyebut pimpinan PTAM saat ini gagal membaca kebutuhan masyarakat Lombok Barat yang sangat bergantung pada suplai air bersih.

Dirut PTAM yang baru seperti kehilangan arah. Tidak ada inovasi, tidak ada respons cepat. Masyarakat yang jadi korban,” tegas Fathurrahman Lord, yang menyebut kondisi ini sudah melampaui batas toleransi.

Ia juga meminta para pemegang saham PTAM, yaitu Pemkab Lombok Barat di bawah kepemimpinan Bupati Lalu Ahmad Zaini, serta Pemkot Mataram yang dipimpin Wali Kota H. Mohan Roliskana, untuk tidak tinggal diam menghadapi kemerosotan pelayanan tersebut.

 

Sudah saatnya keluarkan Surat Peringatan. Kalau Dirut tidak mampu memperbaiki pelayanan, lebih baik dicopot. Tidak ada alasan membiarkan masyarakat terus terhimpit,” ujarnya.

 

Aksi warga Kuripan ini menjadi sinyal keras bagi PTAM Giri Menang. Kepercayaan publik berada di titik rawan, dan manajemen perusahaan air daerah itu kini dituntut untuk bergerak cepat sebelum situasi semakin membesar.

 

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Abach Uhel

Belum Usai Duka Tapanuli Tengah, Kini Digetarkan Gempa Magnitudo 5,0 di Nias Selatan

0

TAPANULI TENGAH – Guncangan gempa bumi dirasakan masyarakat di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara. Gempa berkekuatan Magnitudo 5,0 menggetarkan Kota Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Selasa, 2 Desember 2025, pukul 20.16 WIB.

Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa pusat gempa berada di wilayah Nias Selatan, Sumatra Utara, dengan kedalaman 31 km. Meski episenter berada di luar Tapteng, getaran terasa cukup jelas di beberapa daerah pesisir, termasuk Pandan dan sekitarnya.

Guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah sekitar, termasuk sebagian kawasan Pantai Barat Sumatera Utara. Meski berlangsung singkat, getarannya cukup mengejutkan masyarakat yang masih berada dalam kondisi pemulihan pascabencana.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada pada kedalaman dangkal sehingga guncangan terasa cukup kuat di sekitar episenter.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, mengingat kondisi psikologis warga Tapanuli Tengah masih sangat rentan setelah bencana besar sebelumnya. Pemerintah daerah dan aparat terkait terus memonitor situasi untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan yang membahayakan.

PW.IWO Aceh Apresiasi Instruksi PP.IWO,Gerakan Donasi 20 Ribu Untuk Korban Banjir

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Aceh menyampaikan apresiasi mendalam atas instruksi yang dikeluarkan Pengurus Pusat (PP IWO) terkait penggalangan dana untuk korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan sekitarnya.

Ketua PW.IWO Aceh Chairan Manggeng menilai langkah cepat dan tepat yang diambil PP IWO merupakan wujud nyata dari solidaritas sesama keluarga besar IWO, yang selalu hadir ketika anggota ataupun masyarakat tengah dirundung musibah.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan di bawah satu naungan, satu rumah besar IWO. Apa yang dirasakan saudara-saudara kita di daerah bencana, turut kami rasakan. Karena itu, instruksi PP IWO untuk melakukan penggalangan dana minimal Rp20.000 sangat kami sambut dengan penuh apresiasi,” ujar Ketua PW IWO Aceh Pada Selasa, 2 Desember 2025.

Ia menambahkan bahwa gerakan ini bukan hanya soal jumlah dana yang terkumpul, tetapi lebih kepada semangat empati, kepedulian, dan kebersamaan untuk membantu sesama.

PW IWO Aceh juga mengimbau seluruh anggota IWO di Aceh untuk ikut berpartisipasi dalam donasi kemanusiaan ini.

“Semoga bantuan yang kita galang dapat meringankan beban para korban serta menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang berkontribusi,” tutup Chairan Manggeng ****