Beranda blog Halaman 189

KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Tekankan Persatuan dan Keadilan untuk Perdamaian Dunia

0

Redaksi.co, Jakarta | Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halalbihalal bertema “Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia” di Gedung Utama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria, Ketua Dewan Etik Majelis Nasional KAHMI H.M. Jusuf Kalla, Ahmad Puteh, serta sejumlah pengurus dan alumni HMI dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ahmad Riza Patria menegaskan KAHMI harus tetap menjadi organisasi yang mampu menjaga persatuan bangsa sekaligus menghadirkan solusi atas persoalan nasional.

“Kita boleh mengkritisi kebijakan pemerintah, tetapi harus tetap menjadi pemimpin yang solutif. KAHMI harus menjadi organisasi pemersatu bangsa,” ujar Riza.

Ia juga menilai Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki pengalaman dalam menyelesaikan konflik dan memperkuat persatuan nasional, termasuk saat penyelesaian konflik di Aceh.

Sementara itu, Jusuf Kalla menekankan pentingnya keadilan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Keadilan disebut dua kali dalam Pancasila. Itu menandakan bahwa keadilan menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bangsa ini,” kata JK.

Menurutnya, perdamaian dan kekuatan bangsa hanya dapat terwujud apabila pemerintah mampu berlaku adil kepada seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, JK juga mengingatkan generasi muda agar terus kreatif, inovatif, dan menguasai teknologi untuk menyongsong Indonesia Emas.

“Kalau kita tidak inovatif dan tidak kreatif, maka usaha tidak akan pernah berhasil,” tuturnya.

Hardiknas 2026, Disdik Sukabumi Tekankan Pencegahan Kekerasan Lewat Penguatan Satgas Sekolah

0

Redaksi.co || Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan bebas dari kekerasan di satuan pendidikan.

Dalam kegiatan yang digelar di Kecamatan Cikembar, Sabtu (2/5/2026), Dinas Pendidikan menegaskan bahwa penguatan sistem perlindungan peserta didik menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa sekolah ideal tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari sejauh mana lembaga pendidikan mampu menjamin rasa aman bagi seluruh peserta didik.

Menurutnya, berbagai kasus kekerasan di lingkungan sekolah, termasuk perundungan (bullying), menjadi perhatian serius yang harus ditangani melalui sistem yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, Disdik Kabupaten Sukabumi memperkuat peran satuan tugas (satgas) sekolah aman dan nyaman yang sebelumnya telah berjalan dalam bentuk satgas pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah.

Penguatan ini diharapkan mampu memperluas fungsi satgas tidak hanya pada penanganan kasus, tetapi juga pada upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Fokus kita adalah memastikan sekolah benar-benar menjadi ruang belajar yang aman, baik secara fisik maupun psikologis,” ujar Deden.

Ia menjelaskan, aspek keamanan di sekolah tidak hanya berkaitan dengan interaksi antar siswa, tetapi juga mencakup kondisi sarana dan prasarana yang layak dan mendukung proses pembelajaran.

Menurutnya, lingkungan fisik yang kurang memadai juga dapat memengaruhi kenyamanan dan psikologis peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar.

Lebih lanjut, Deden menyebutkan bahwa satgas akan melibatkan berbagai unsur di sekolah, termasuk guru bimbingan konseling, komite sekolah, serta peserta didik yang berperan sebagai penggerak dalam menciptakan budaya saling menghormati.

Melalui mekanisme tersebut, Disdik berharap setiap potensi permasalahan dapat teridentifikasi lebih awal sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Ke depan, Disdik Kabupaten Sukabumi juga berencana melakukan penguatan sistem pemantauan dan evaluasi berkala terhadap kondisi keamanan sekolah, baik dari sisi fisik maupun nonfisik, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. (YM)****

Editor : AS

Disdik Sukabumi Pastikan Keselamatan Siswa Jadi Prioritas Usai SD Ciganas Ciambar Alami Kerusakan Bangunan

0

Redaksi.co || Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menegaskan fokus penanganan darurat serta pemulihan aktivitas belajar pascakejadian ambruknya bangunan Sekolah Dasar Ciganas di Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, yang sebelumnya telah mengalami kerusakan struktural.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan lanjutan di sekolah tersebut.

Menurutnya, kerusakan bangunan tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan diawali oleh kondisi fisik bangunan yang sebelumnya telah mengalami penurunan kualitas akibat faktor usia serta dampak eksternal seperti tertimpa pohon.

Deden menjelaskan, hasil asesmen teknis yang dilakukan tim Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa kondisi bangunan sudah tidak lagi memenuhi standar kelayakan dan memerlukan penanganan menyeluruh melalui pembangunan ulang.

“Dari hasil evaluasi, struktur bangunan sudah dalam kondisi yang tidak layak digunakan sehingga perlu dilakukan pembangunan kembali secara total,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, peristiwa ambruknya bangunan dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan struktur yang sudah lemah tidak mampu bertahan. Meski demikian, tidak ada laporan korban dalam kejadian tersebut.

Sebagai langkah penanganan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat ini tengah menyiapkan skema percepatan pembangunan kembali sekolah dengan mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun APBD kabupaten.

Upaya tersebut dilakukan agar proses rehabilitasi atau pembangunan ulang dapat segera direalisasikan dan tidak mengganggu keberlanjutan layanan pendidikan di wilayah tersebut.

Sambil menunggu proses perbaikan, kegiatan belajar mengajar di SD Ciganas tetap diupayakan berjalan dengan penyesuaian ruang belajar. Pihak sekolah memanfaatkan ruang yang masih aman digunakan, termasuk fasilitas penunjang lain yang tersedia di lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan juga memastikan akan melakukan pendampingan terhadap sekolah untuk menjaga keberlangsungan proses pembelajaran, termasuk pada agenda evaluasi dan kegiatan akademik yang telah terjadwal.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun dalam kondisi sarana dan prasarana yang terbatas sementara waktu. (UJ)***

Editor : AS

Kegiatan Pos Gizi Desa Kuniran Kecamatan Sine

0

Redaksi.co Ngawi Polindes Desa Kuniran Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Jawa Timur melaksanakan Kegiatan Posyandu Gizi di 2 Dusun yaitu Dusun Krajan Dan Dusun Plosokerep.Adapun kegiatan tersebut Balita beserta ibunya mendapatkan makanan bergizi dan pengetahuan tentang Gizi dan makanan yang sehat untuk pertumbuhan anaknya.

 

Kepala Desa Kuniran,Joko Sukendro menjelaskan bahwa “Pelaksanaan kegiatan posyandu itu telah diserahkan kepada Bidan Desa Kuniran(Musrifah) dalam sektor ibu hamil, pemeriksaan lansia,beserta balita.”terang Kades Kuniran

“Program kesehatan masyarakat salah satu prioritas Dana Desa juga dari tahun tahun sebelumnya.Kita laksanakan sesuai alokasi yang sudah di Musyawarah kan bersama sesuai anggaran yang ada.”lanjut Kades

“Semoga bisa terus berjalan sehingga dapat mencegah terhadap bahaya stanting atau gizi buruk agar tidak terjadi terhadap ibu hamil dan balita dan juga memberikan informasi kesehatan terhadap masyarakat Desa Kuniran.”tandasnya

Bidan Desa Kuniran,Musrifah dalam pengalaman nya tentu bisa dan sudah terbukti menjadi pertolongan pertama di wilayah Desa Kuniran,Beliau juga sebagai monitoring bagi ibu hamil,balita beserta lansia di Desa Kuniran.

“Ada dua Dusun yaitu Dusun Plosokerep dan Dusun Krajan dalam kegiatan bulan ini untuk Pos Gizi Balita,yang dalam kegiatan itu memberikan asupan makanan bergizi juga pemeriksaan kesehatan anak.”terang Bidan

“Kami lakukan kegiatan ini secara berkala dan kegiatan lainnya yang harus diperhatikan terhadap pertumbuhan anak anak.Semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan setiap tugas untuk melayani masyarakat Desa Kuniran ini.”tandasnya

 

Ibu hamil ,balita,lansia mereka semua mengaku sangat terbantu atas kinerja Bidan Desa Kuniran yang menjadi tumpuan akan kesehatan, pertumbuhan anak sampai pertolongan pertama ibu hamil disaat akan melahirkan juga selalu memberikan pelayanan dan informasi kesehatan bagi masyarakat Desa Kuniran. (Agus S)

Kapolres Purwakarta Pantau Langsung Kawasan Industri PT HIM: Pastikan Keamanan Investasi dan Ribuan Pekerja

0

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan serta mendukung iklim investasi yang kondusif, Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, turun langsung melaksanakan patroli Kamtibmas di PT Handal Indonesia Motor (HIM), Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

​Patroli yang berlangsung di kawasan Purwakarta Integrated Industrial Park (IIP) ini turut didampingi oleh jajaran pejabat utama Polres Purwakarta, di antaranya:

  • ​Wakapolres Purwakarta
  • ​Kabag Ops Polres Purwakarta
  • ​Kasat Lantas Polres Purwakarta
  • ​Kasat Intelkam Polres Purwakarta
  • ​Kapolsek Bungursari

Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat operasional perusahaan. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres melakukan patroli dialogis dengan manajemen perusahaan dan petugas keamanan internal (security).

“Polri hadir untuk memastikan aktivitas industri berjalan aman dan lancar. Keamanan yang kondusif akan memberikan rasa nyaman bagi pekerja sekaligus mendukung iklim investasi di Kabupaten Purwakarta,” tegas AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.

​PT Handal Indonesia Motor (HIM) merupakan salah satu objek vital industri yang sedang berkembang pesat dengan fokus pada perakitan kendaraan berbagai merek otomotif. Dengan kapasitas produksi mencapai puluhan ribu unit per tahun, perusahaan ini menjadi sektor strategis dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Langkah Polsek Plered Minimalisir Kenakalan Remaja di Sekolah

​Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, menegaskan bahwa pengamanan kawasan industri adalah bentuk komitmen Polri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

​Menurutnya point utama kepolisian dalam kegiatan tersebut, adalah:

  1. Peningkatan Kewaspadaan: Petugas keamanan diminta meningkatkan pengawasan di titik rawan dan jam operasional tertentu.
  2. Sinergitas: Memperkuat komunikasi antara pihak perusahaan dan Polri.
  3. Partisipasi Masyarakat: Mengajak semua elemen untuk segera melaporkan potensi gangguan Kamtibmas.

​”Dengan patroli yang rutin digencarkan, kami berharap tercipta lingkungan industri yang aman dan produktif, sehingga mampu mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Purwakarta,” tutup IPTU Tini. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧 : 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Insiden Sengatan Listrik di Maniis, Seorang yang Sedang Bangun Rumahnya Meninggal Dunia

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝙺𝚎𝚌𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚝𝚛𝚊𝚐𝚒𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝚂𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚑𝚊𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚙𝚊𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚒𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚁 (33) 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚒𝚗𝚍𝚞𝚔 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝚃𝚎𝚐𝚊𝚕𝚍𝚊𝚝𝚊𝚛, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙶𝚞𝚗𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚞𝚗𝚐, 𝚁𝚊𝚋𝚞 𝚙𝚊𝚐𝚒, 13 𝙼𝚎𝚒 2026.

𝙿𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 07.30 𝚆𝙸𝙱 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚊𝚗𝚒𝚔. 𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚕𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚌𝚘𝚛 𝚜𝚎𝚙𝚊𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚎𝚗𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚝𝚎𝚛 𝚔𝚎 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑.

𝙱𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚙𝚞𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚕𝚒 𝚖𝚊𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚌𝚘𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙋𝙐𝙇𝘼: ​Polres Purwakarta Usut Kasus Pencabulan Anak, Warga Diminta Waspada

𝚂𝚎𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚝𝚞𝚔𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚜𝚝𝚎𝚐𝚎𝚛 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗.

𝚂𝚊𝚊𝚝 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚒𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚌𝚘𝚛 𝚔𝚎 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚊𝚗𝚘𝚙𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊, 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚞𝚓𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚗𝚝𝚞𝚑 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚒𝚗𝚍𝚞𝚔 𝙿𝙻𝙽 𝚓𝚊𝚕𝚞𝚛 𝚝𝚒𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚓𝚊𝚞𝚑 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗.

𝙺𝚘𝚗𝚝𝚊𝚔 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚒𝚝𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚋𝚊𝚋𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚕𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚋𝚊𝚛 𝚝𝚞𝚋𝚞𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚎𝚜𝚝𝚎𝚐𝚎𝚛 𝚔𝚎 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗.

𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚕𝚞𝚔𝚊 𝚋𝚊𝚔𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚛𝚒𝚞𝚜 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚛𝚒, 𝚙𝚎𝚛𝚞𝚝, 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚛𝚎𝚊 𝚝𝚞𝚋𝚞𝚑 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚗𝚐.

𝚆𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚔𝚎 𝙿𝚞𝚜𝚔𝚎𝚜𝚖𝚊𝚜 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜. 𝙽𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚑𝚎𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚛𝚞𝚓𝚞𝚔 𝚔𝚎 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚔𝚒𝚝, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Langkah Polsek Plered Minimalisir Kenakalan Remaja di Sekolah

𝙿𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚊𝚛𝚊 (𝚃𝙺𝙿) 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚗𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒.

𝙿𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗𝚢𝚊 𝙺𝚊𝚗𝚒𝚝 𝙸𝙺 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙳𝚊𝚗𝚌𝚎 𝙷𝚘𝚛𝚗, 𝙱𝚛𝚒𝚐𝚊𝚍𝚒𝚛 𝙿𝚊𝚗𝚍𝚞 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝚂𝚒𝚗𝚊𝚛𝚐𝚊𝚕𝚒𝚑, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝙰𝚒𝚙𝚍𝚊 𝙸𝚍𝚊 𝙿𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚒𝚔𝚎𝚝 𝚜𝚒𝚊𝚐𝚊 𝚁𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜 𝙰𝙺𝙿 𝙰𝚗𝚝𝚘𝚗 𝙿𝚎𝚕𝚒𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒.

  • “𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚖𝚋𝚊𝚞 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒-𝚑𝚊𝚝𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚒 𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒. 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚛𝚒𝚘𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙿 𝙰𝚗𝚝𝚘𝚗 𝙿𝚎𝚕𝚒𝚝𝚊.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚝𝚛𝚞𝚔𝚜𝚒.

  • “𝙺𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚕𝚘𝚐𝚊𝚖 𝚍𝚒 𝚊𝚛𝚎𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔. 𝙿𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚛𝚊𝚔 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚌𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚏𝚊𝚝𝚊𝚕,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚛𝚒𝚜𝚒𝚔𝚘 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒.

𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚔𝚎𝚌𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚊𝚔𝚒𝚋𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚕𝚊𝚕𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚜𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚔𝚒𝚋𝚊𝚝 𝚏𝚊𝚝𝚊𝚕 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚔𝚞𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊.

“𝙿𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚞𝚜𝚒𝚋𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚘𝚕𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚞𝚝𝚘𝚙𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚓𝚎𝚗𝚊𝚣𝚊𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗. 𝙿𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚢𝚊 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚜𝚙𝚎𝚔 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚝𝚛𝚞𝚔𝚜𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔,” 𝚝𝚞𝚝𝚞𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝕤𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

*Polda Metro Jaya dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Merkuri di Tanjung Priok*

0

Jakarta, Redaksi.Co – Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok menggagalkan dugaan penyelundupan merkuri atau air raksa melalui peti kemas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026). Dalam pengungkapan itu, polisi menyita 760 botol cairan berwarna perak berlabel Mercury Gold 1 Kilo.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan tersebut berkaitan dengan penegakan hukum, keselamatan masyarakat, serta perlindungan lingkungan hidup. Sebab, merkuri merupakan zat berbahaya yang peredarannya harus diawasi secara ketat.

“Pengungkapan ini penting disampaikan kepada masyarakat karena berkaitan dengan penegakan hukum, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Dr Vicktor D Mackbon menjelaskan, kasus ini terungkap pada Selasa (21/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, petugas Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok memeriksa peti kemas di pos pemeriksaan Bea Cukai KPU Tanjung Priok.

Peti kemas bernomor MRSU 7176261 tersebut berkapasitas 40 feet tipe FCL. Berdasarkan dokumen pengiriman, peti kemas itu rencananya dikirim ke luar negeri.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan ratusan botol merkuri yang disimpan dalam selongsong karton. Selain itu, botol-botol tersebut disisipkan di antara 145 gulungan karpet untuk menghindari pemeriksaan.

“Para pelaku menyimpan merkuri dalam selongsong karton, kemudian menyisipkannya pada gulungan karpet sebelum dikirim menggunakan peti kemas,” ujarnya.

Selanjutnya, polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial MAL dan H. Tersangka MAL diduga berperan mencari dan mengirimkan merkuri sesuai pesanan seseorang yang berada di luar negeri. Sementara itu, tersangka H diduga berperan sebagai pemasok merkuri kepada MAL.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pengiriman merkuri tersebut diduga berlangsung sejak 2021. Merkuri itu dijual dengan harga sekitar Rp 2,7 juta per kilogram.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi mengatakan, pengungkapan ini merupakan bentuk sinergi antara Bea Cukai dan Polda Metro Jaya dalam pengawasan ekspor.

“Merkuri ini barang berbahaya. Pengangkutan maupun ekspornya harus memiliki izin yang sangat terbatas dari kementerian atau lembaga terkait,” katanya.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sembilan saksi dan satu ahli. Adapun para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Lebih lanjut, Kombes Budi menambahkan, penyidik masih mendalami jalur distribusi, dokumen pengiriman, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Karena itu, ia mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas ilegal terkait merkuri.

“Kami mengajak masyarakat yang mengetahui informasi terkait perdagangan, pengangkutan, maupun penggunaan merkuri agar segera melapor melalui layanan kepolisian 110. Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, agar kehadiran Polri benar-benar membawa manfaat, keadilan, dan ketenangan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Desa Gendol Telah Selesai

0

Redaksi.co Ngawi Pemerintah Desa Gendol Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Jawa Timur telah selesai pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih.

Kepala Desa Gendol,Suraji menjelaskan bahwa Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih itu telah rampung di akhir bulan April kemarin.Pada awal sebelum pembangunan kita mencari tempat yang bisa untuk pembangunan gedung KopDes tersebut,yang setelah itu menentukan koordinat untuk dilaporkan ke pelaksana daerah di Kabupaten Ngawi yaitu Kodim.Yang mempunyai wewenang terkait pembangunan gedung KopDes Merah Putih.”ujar Kades Gendol

“Selanjutnya kita normalisasi yang sebelumnya gudang yang berdampingan dengan polindes.setelah lokasi dinormalisasi dilanjutkan pembangunan nya yang kurang lebih 4 bulan dikarenakan faktor cuaca yang tidak stabil.”lanjutnya

 

“Sekarang sudah rampung dan menunggu untuk jadwal sarana dan prasarana yang ditentukan oleh pemerintah pusat.Koperasi Desa Merah Putih ini adalah Program dari Presiden Republik Indonesia yang di harus dibangun disetiap Desa di seluruh Indonesia.Kita tinggal menjalankan dan melaksanakan Program tersebut.Semoga dapat bermanfaat dan berguna untuk kemajuan desa kami nantinya.”tutupnya (Agus S)

Insiden Sengatan Listrik di Maniis Mengakibatkan Seorang Pekerja Bangunan Meninggal Dunia

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝙺𝚎𝚌𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚝𝚛𝚊𝚐𝚒𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝚂𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚑𝚊𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚙𝚊𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚒𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚁 (33) 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚒𝚗𝚍𝚞𝚔 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝚃𝚎𝚐𝚊𝚕𝚍𝚊𝚝𝚊𝚛, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙶𝚞𝚗𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚞𝚗𝚐, 𝚁𝚊𝚋𝚞 𝚙𝚊𝚐𝚒, 13 𝙼𝚎𝚒 2026.

𝙿𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 07.30 𝚆𝙸𝙱 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚊𝚗𝚒𝚔. 𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚕𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚌𝚘𝚛 𝚜𝚎𝚙𝚊𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚎𝚗𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚝𝚎𝚛 𝚔𝚎 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑.

𝙱𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚙𝚞𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚕𝚒 𝚖𝚊𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚌𝚘𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Bidkum Polda Jabar Bekali Personel Polres Purwakarta Pemahaman KUHAP dan Paradigma Hukum Baru

𝚂𝚎𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚝𝚞𝚔𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚜𝚝𝚎𝚐𝚎𝚛 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗.

𝚂𝚊𝚊𝚝 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚒𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚌𝚘𝚛 𝚔𝚎 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚊𝚗𝚘𝚙𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊, 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚞𝚓𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚗𝚝𝚞𝚑 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚒𝚗𝚍𝚞𝚔 𝙿𝙻𝙽 𝚓𝚊𝚕𝚞𝚛 𝚝𝚒𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚓𝚊𝚞𝚑 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗.

𝙺𝚘𝚗𝚝𝚊𝚔 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚒𝚝𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚋𝚊𝚋𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚕𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚋𝚊𝚛 𝚝𝚞𝚋𝚞𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚎𝚜𝚝𝚎𝚐𝚎𝚛 𝚔𝚎 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗.

𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚕𝚞𝚔𝚊 𝚋𝚊𝚔𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚛𝚒𝚞𝚜 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚛𝚒, 𝚙𝚎𝚛𝚞𝚝, 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚛𝚎𝚊 𝚝𝚞𝚋𝚞𝚑 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚗𝚐.

𝚆𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚔𝚎 𝙿𝚞𝚜𝚔𝚎𝚜𝚖𝚊𝚜 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜. 𝙽𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚑𝚎𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚛𝚞𝚓𝚞𝚔 𝚔𝚎 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚔𝚒𝚝, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊.

𝙿𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚊𝚛𝚊 (𝚃𝙺𝙿) 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚗𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒.

𝙿𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗𝚢𝚊 𝙺𝚊𝚗𝚒𝚝 𝙸𝙺 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙳𝚊𝚗𝚌𝚎 𝙷𝚘𝚛𝚗, 𝙱𝚛𝚒𝚐𝚊𝚍𝚒𝚛 𝙿𝚊𝚗𝚍𝚞 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝚂𝚒𝚗𝚊𝚛𝚐𝚊𝚕𝚒𝚑, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝙰𝚒𝚙𝚍𝚊 𝙸𝚍𝚊 𝙿𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚒𝚔𝚎𝚝 𝚜𝚒𝚊𝚐𝚊 𝚁𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙼𝚊𝚗𝚒𝚒𝚜 𝙰𝙺𝙿 𝙰𝚗𝚝𝚘𝚗 𝙿𝚎𝚕𝚒𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒.

  • “𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚖𝚋𝚊𝚞 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒-𝚑𝚊𝚝𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚒 𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒. 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚛𝚒𝚘𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙿 𝙰𝚗𝚝𝚘𝚗 𝙿𝚎𝚕𝚒𝚝𝚊.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙋𝙐𝙇𝘼: Dukung Program Pemkab, Polsek Plered Ngosrek Bareng Warga

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚝𝚛𝚞𝚔𝚜𝚒.

  • “𝙺𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚕𝚘𝚐𝚊𝚖 𝚍𝚒 𝚊𝚛𝚎𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚋𝚎𝚕 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔. 𝙿𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚛𝚊𝚔 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚌𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚏𝚊𝚝𝚊𝚕,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚗𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚛𝚒𝚜𝚒𝚔𝚘 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒.

 

𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚔𝚎𝚌𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚊𝚔𝚒𝚋𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚕𝚊𝚕𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚜𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚔𝚒𝚋𝚊𝚝 𝚏𝚊𝚝𝚊𝚕 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚔𝚞𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊.

“𝙿𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚞𝚜𝚒𝚋𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚘𝚕𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚞𝚝𝚘𝚙𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚓𝚎𝚗𝚊𝚣𝚊𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗. 𝙿𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚢𝚊 𝚓𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚜𝚙𝚎𝚔 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚝𝚛𝚞𝚔𝚜𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚕𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚔,” 𝚝𝚞𝚝𝚞𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Bantuan Pangan Nasional Tersalurkan Di KopDes Merah Putih Desa Macanan

0

Redaksi.co Ngawi Pemerintah Desa Macanan melaksanakan penyaluran Bantuan Pangan Nasional yang dilaksanakan di gedung Koperasi Desa Merah Putih Desa Macanan Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi Jawa Timur.Pada Hari Rabu Tanggal 13-05-2026

Kepala Desa Macanan,Sujarwo menjelaskan bahwa “Program Bantuan Pangan ini merupakan sinergi Badan Pangan Nasional,Perum Bulok dan Kementerian Sosial.Bantuan Pangan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat, meringankan beban kebutuhan pokok serta mengendalikan harga pangan nasional.”terang Kades

 

“Penyaluran Bantuan Pangan ini dilaksanakan di Gedung Koperasi Desa Merah Putih yang sudah jadi dan Keluarga Penerima Manfaat(KPM) yang mendapatkan nya sudah diverifikasi oleh Pemerintah Desa Macanan dikarenakan harus tepat sasaran dan tidak mendapatkan bantuan yang lainnya agar adil dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat.untuk Desa Macanan ada 1.390 KPM dan setiap KPM mendapatkan 20kg beras dan 4 liter minyak goreng.”lanjutnya

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat atas Bantuan Pangan ini yang sangat membantu masyarakat yang kurang mampu apalagi dalam keadaan ekonomi yang sulit seperti ini,setidaknya dapat membantu kebutuhan pokok nya.semoga bermanfaat bagi KPM yang menerima dan membawa berkah bagi keluarga nya,Amin”tutupnya

 

Penyaluran Bantuan Pangan itu dengan berjalan dengan lancar dengan protokol standar di gedung terbuka dengan pengawasan dari Babinsa dan Babinkamtibmas Jogorogo beserta Kepala Desa,perangkat Desa beserta jajarannya dan pendamping lokal desa.Para KPM sangat antusias dengan mengantri sesuai dengan nomor pengambilan nya ,mereka sangat senang mendapat kan Bantuan Pangan tersebut. (Agus Supriyoko)