Selasa, September 1, 2026
Beranda blog Halaman 162

Perkuat Pengawasan dan Integritas, Polres Purwakarta Ikuti Rakerwas Polri 2026

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀. ℂ𝕆 ) – 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚙𝚊𝚝 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 (𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 𝙰𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚗 2026 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚖𝚊 “𝚃𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝙶𝚞𝚗𝚊 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚕 𝙰𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝙼𝚎𝚗𝚢𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚗𝚌𝚊𝚗𝚊 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 2026.”

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Ikuti Taklimat Akhir Polda Jabar, Polres Purwakarta Perkuat Transparansi Pelayanan

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚖𝚎𝚝𝚘𝚍𝚎 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊, 𝚢𝚊𝚔𝚗𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚕𝚞𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐, 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚍𝚒 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝.

𝙳𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙹𝚞𝚖𝚊𝚝, 29 𝙼𝚎𝚒 2026, 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 07.00 𝚆𝙸𝙱 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒.

𝚆𝚊𝚔𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕𝚒𝚜𝚖𝚊𝚗 𝙼𝚞𝚑𝚊𝚖𝚖𝚊𝚍 𝙽𝚊𝚝𝚜𝚒𝚛 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒𝚠𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙿 𝚁𝚞𝚍𝚒𝚢𝚊𝚗𝚝𝚘 𝚋𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝚂𝚎𝚔𝚜𝚒 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 (𝚂𝚒𝚠𝚊𝚜) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚘𝚖𝚎𝚗𝚝𝚞𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚔𝚞.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗣𝗨𝗟𝗔 : Momentum Idul Adha, Humas Polres Purwakarta Gelar Silaturahmi Bersama Awak Media

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚋𝚒𝚓𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚙𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏, 𝚝𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚊𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚗𝚒𝚖𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚒𝚖𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚕𝚘𝚕𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚗𝚌𝚊𝚗𝚊 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 (𝚁𝙺𝙿) 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2026.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒, 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚎𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜. 𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕, 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚋𝚞𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑, 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚙𝚕𝚒𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋.

“𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝,” 𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2026 𝚒𝚗𝚒, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚘𝚕𝚊 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚖𝚘𝚍𝚎𝚛𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿: 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

APMM Bongkar Sengkarut KDMP Talippuki: Tanpa Papan Proyek dan Rusak Fasilitas Warga

0

Redaksi.co MAMASA : Pelaksanaan proyek pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Talippuki menjadi sorotan panas publik. Aliansi Perjuangan Mahasiswa Mamasa (APMM) membongkar sederet “borok” di lapangan yang dinilai sarat ketertutupan, mengabaikan hak warga, hingga merusak fasilitas umum secara serampangan.

Proyek yang digadang-gadang membawa kemajuan ekonomi desa ini justru dituding berubah menjadi nestapa bagi warga lokal.

Berdasarkan investigasi lapangan, APMM menemukan fakta mengejutkan bahwa proyek KDMP Talippuki berjalan tanpa pemasangan papan informasi proyek. Ketiadaan papan proyek ini langsung memicu kecurigaan besar mengenai asal-usul anggaran, nilai proyek, pelaksana, hingga jangka waktu pekerjaan.

Mondy, perwakilan APMM, mengutuk keras ketertutupan informasi ini. Menurutnya, tindakan tersebut secara nyata menabrak Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan mencederai hak warga negara yang dijamin Pasal 28F UUD 1945.

Ada apa dengan proyek KDMP ini? Mengapa informasi dasar kepada masyarakat saja tidak dibuka secara terang-terangan? Ini memicu pertanyaan serius: apakah ada yang sengaja disembunyikan?” cetus Mondy.

Tak hanya masalah transparansi, pihak pelaksana proyek juga dituding melakukan ingkar janji. Kesepakatan awal yang menjanjikan prioritas lapangan kerja bagi warga sekitar ternyata zonk. Di lapangan, keterlibatan masyarakat setempat justru diminimalisir dan tidak berjalan maksimal.

Jangan datang membawa proyek atas nama pembangunan, tetapi masyarakat setempat justru dipinggirkan. Ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi soal penghargaan terhadap masyarakat di wilayah sendiri!” tegas pihak APMM.

Dampak buruk proyek ini kian nyata setelah aktivitas pembangunan diduga kuat merusak fasilitas umum berupa kabel turbin yang menjadi sumber energi masyarakat. Kerusakan ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan dan minimnya tanggung jawab pelaksana, yang jelas-jelas bertentangan dengan prinsip keadilan sosial amanat Pasal 33 UUD 1945.

Persoalan kian merembet ke ranah potensi kerugian publik. APMM menegaskan mereka tengah bergerak melakukan investigasi mendalam terkait pembongkaran bangunan bekas pasar di lokasi proyek.

Hingga hari ini, keberadaan material bangunan lama hingga kejelasan hasil lelang aset tersebut masih gelap gulita tanpa ada penjelasan terbuka kepada masyarakat. APMM menilai masalah pengelolaan aset ini tidak boleh dianggap sepele.

Melihat carut-marut ini, APMM mendesak pemerintah, pelaksana proyek, serta pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka. Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa evaluasi serius, mahasiswa menyatakan siap membawa kasus ini ke jalur pengawasan yang lebih luas dan mengambil tindakan tegas.

“Pembangunan yang tertutup, merusak fasilitas umum, dan mengabaikan masyarakat lokal adalah bentuk kegagalan moral dalam pengelolaan proyek. Jangan jadikan pembangunan sebagai alat kepentingan segelintir pihak sementara hak masyarakat diinjak!” tutup pernyataan keras APMM. (ZUL)

*POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PENDISTRIBUSIAN 30 PCS NARKOTIKA ETOMIDATE DI JAKARTA BARAT,1 ORANG DIAMANKAN*

0

Jakarta,Redaksi.Co- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus peredaran Narkotika Golongan II jenis Etomidate. Unit 4 Subdit 2 berhasil menggagalkan pendistribusian sebanyak 30 cartridge Etomidate dan mengamankan seorang pria berinisial M.S. (29) di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 12.55 WIB di depan Sedayu Square, Jalan Outer Ring Road Lingkar Luar, Cengkareng, Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kamal, Jakarta Barat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin Kanit AKP Budi Purwanto, S.H., M.H. bersama Panit IPDA Rizal Zulkarnain. langsung melakukan penyelidikan terhadap target yang dicurigai.

Saat melakukan pengamatan di kawasan Cengkareng, petugas mencurigai seorang pria yang tengah mengendarai sepeda motor. Tim kemudian melakukan pembuntutan hingga akhirnya menghentikan dan mengamankan pelaku di depan Sedayu Square.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sebuah totebag merah yang didalamnya berisi 30 cartridge diduga narkotika jenis etomidate. Selain barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan satu unit telepon genggam dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

Panit Unit 4 Subdit 2 AKP. Yeni Yuningsih, S.H., M.H. mengatakan “kami dari Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis Etomidate di Cengkareng Jakata Barat. yang mana dilakukan oleh tersangka berinisial M.S. (29) dengan barang bukti sejumlah 30 Pcs Cartridge Etomidate”

Saat ini pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna pemeriksaan lebih lanjut.

*Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Curanmor dan Peredaran Narkoba di Jakarta Timur*

0

*JAKARTA, 28 MEI 2026* ,Redaksi.Co– Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terintegrasi dengan peredaran obat-obatan keras serta narkotika jenis sabu. Operasi tangkap tangan berskala intensif ini dilakukan di wilayah hukum Jakarta Timur pada Kamis dini hari dini hari (28/05/2026) sekitar pukul 02.44 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan adanya pengungkapan multi-kasus tersebut dalam satu rangkaian operasi terpadu yang melibatkan Patroli Kota, Patroli Monitoring, Unit K9, hingga personel Polwan. Dalam operasi ini, petugas mengamankan total delapan orang tersangka dari berbagai klaster peran yang saling berkaitan.

“Benar, Tim Patroli Perintis Presisi bersama unsur terkait telah melakukan penindakan tegas di lapangan. Berawal dari patroli rutin, tim berhasil mengamankan para pelaku transaksi obat keras di kawasan Jalan Sepeda Kanal Banjir Timur (KBT) yang setelah dikembangkan ternyata menuntun petugas pada sindikat curanmor sekaligus bandar narkotika jenis sabu,” ujar Kabid Humas dalam keterangannya, Kamis (28/05/2026).

Petugas mengamankan dua pelaku transaksi obat keras berinisial MS dan BP dengan barang bukti 47 lembar Tramadol. Setelah diinterogasi mendalam, diketahui dua pria lainnya yang berada di lokasi, yaitu TS (38) dan S (28), merupakan kelompok curanmor yang telah beraksi sebanyak lima kali. Petugas kemudian bergerak melakukan pengembangan ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Masjid Al Marom, Jakarta Timur, yang dijadikan gudang penyimpanan motor curian.

Di lokasi kontrakan tersebut, Tim 3P membekuk dua terduga penadah berinisial AP dan BF, serta mengamankan lima unit sepeda motor hasil kejahatan. Tak hanya itu, petugas juga meringkus dua pria berinisial WN (31) dan MS (27) yang diduga kuat sebagai bandar narkotika jenis sabu. Di lokasi ini didapati pula barang bukti penunjang berupa alat timbang elektronik, alat hisap (bong), dan ratusan plastik klip kecil transparan, meskipun pasokan sabu diakui pelaku telah habis terjual ke wilayah Matraman.

Guna mendalami seluruh keterkaitan jaringan dan mendata korban-korban pemilik kendaraan, jajaran kepolisian langsung berkoordinasi secara struktural. “Seluruh pelaku berikut barang bukti berupa senjata tajam jenis golok dan celurit, alat kejahatan kunci letter Y, obat keras, serta lima unit motor hasil curian saat ini telah diserahkan dan diamankan di Polres Metro Jakarta Timur untuk proses penyidikan secara mendalam,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya memastikan akan mengawal penuntasan kasus ini secara profesional dan transparan agar seluruh pelaku mendapatkan kepastian hukum sesuai undang-undang yang berlaku. Ke depan, patroli skala besar pada jam-jam rawan akan terus diintensifkan demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan dan peredaran gelap narkoba di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Sebagai penutup, Polda Metro Jaya menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan pengamanan swakarsa di lingkungan permukiman. Warga diharapkan memasang kunci ganda atau menggunakan fasilitas pengaman tambahan pada kendaraan bermotor mereka. Selain itu, para orang tua diimbau untuk lebih ketat mengawasi pergaulan putra-putrinya dari bahaya penyalahgunaan obat keras dan narkotika. Segera laporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center resmi Polri 110 untuk penanganan cepat dan responsif.

Kodim 0708 Purworejo Serahkan Hewan Kurban

0

 

PURWOREJO | REDAKSI. CO – Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada Takmir Masjid Nurul Izzah Makodim serta dua ekor kambing kepada Panti Asuhan Muhammadiyah dan Yayasan Fatonah Purworejo, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan penyerahan dilaksanakan di Makodim 0708 Purworejo dan disaksikan oleh perwakilan anggota Kodim 0708 Purworejo. Setelah penyerahan hewan kurban, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan satu ekor sapi dan satu ekor kambing yang nantinya daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja mengatakan, pada perayaan Idul Adha tahun ini Kodim 0708 Purworejo menyembelih satu ekor sapi dan satu ekor kambing, sementara dua ekor kambing lainnya diserahkan kepada panti asuhan dan yayasan sosial di wilayah Purworejo.

  • “Pada momen Idul Adha ini merupakan wujud ketakwaan kepada Allah SWT dan sarana untuk berbagi dengan masyarakat,” ungkap Dandim.

Ia berharap kegiatan kurban tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dengan warga. Selain sebagai bentuk ibadah, momentum Idul Adha juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan terhadap sesama.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼 : Kodim 0708 Purworejo Launching 52 Titik KDKMP, Diresmikan Serentak oleh Presiden Prabowo

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan gotong royong. Anggota Kodim bersama panitia kurban tampak bahu membahu dalam proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. (*/WS)

Qurban Menyatukan Jakarta;Dari Masjid Cut Nyak Dien Ribuan Warga Merasakan Spirit Keperdulian Yang Nyatas

0

 

Usai pelaksanaan sholat, perhatian jamaah langsung tertuju pada proses penyembelihan hewan qurban yang berlangsung tertib dan melibatkan banyak unsur masyarakat, Menariknya, pelaksanaan qurban di Masjid Cut Nyak Dien tidak hanya berfokus pada ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi sosial antara jamaah, tokoh masyarakat, relawan, hingga kalangan dunia usaha.

Partisipasi para pequrban dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan qurban di masjid tersebut,Sejumlah tokoh nasional, keluarga besar jamaah, hingga perusahaan swasta diantaranya H.A.Soegandi, H.Sigit Harjojudanto, Pt.Dyandra Promosindo, PtJaya Teknik I, Pt.Jaya Teknik II, H.Efdendi Bin.H.Baili Sutan, Almh.Cut Nurjanah Binti Teuku Arjuna, Alm.Teuku Abdullah Laksamana Bin Teuku, Laksamana Umar, Siti Julpa Binti Ade Chandra, H.Priyono, Leonova Marlius Binti Marlius, InaraNugraha Kusuma, Nigrum Binti Dias Nugraha, Ning Gusti, Ibu Gustini, H. Soekarjo Bin Soebardi, Tn. Tim Chen Dan Leo Chan, Hj. Siti HadiatiHariadi, H. Abduk Latief, H.Umar Hasan Sebelum turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan yang rutin digelar setiap tahun itu.

 

Ribuan paket daging qurban kemudian disalurkan kepada masyarakat sekitar, pekerja informal, kaum dhuafa, serta warga yang membutuhkan. Distribusi dilakukan secara terorganisir dengan melibatkan warga dan relawan lokal sehingga proses pembagian berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pengurus Masjid Cut Nyak Dien, M. Pradana Indra Putra, menilai bahwa semangat Idul Adha harus dimaknai lebih luas sebagai upaya memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat,“Yang terpenting bukan hanya penyembelihan hewan qurban, tetapi bagaimana nilai keikhlasan dan kepedulian itu benar-benar dirasakan masyarakat. Idul Adha harus menjadi penguat solidaritas sosial dan ukhuwah di tengah kehidupan modern saat ini,” ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat perkotaan, kegiatan qurban dinilai memiliki dampak sosial yang semakin relevan. Selain membantu warga yang membutuhkan, momentum ini juga memperlihatkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.

Masjid Cut Nyak Dien selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keumatan. Pelaksanaan qurban yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi salah satu bentuk pendekatan sosial yang dinilai mampu mempererat hubungan antara masjid dan warga sekitar.

Perayaan Idul Adha 1447 H di Masjid Cut Nyak Dien akhirnya tidak hanya meninggalkan jejak spiritual, tetapi juga memperlihatkan wajah kemanusiaan yang nyata. Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, qurban menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan umat dan kehidupan sosial masyarakat.

Rekrutmen Anggota Polri Jabar: Dipastikan Bersih, Transparan, dan Akuntabel

0

 

𝙹𝙰𝚆𝙰 𝙱𝙰𝚁𝙰𝚃 ( 𝚁𝙴𝙳𝙰𝙺𝚂𝙸. 𝙲𝙾 ) — 𝙿𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚛𝚎𝚔𝚛𝚞𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚃𝚊𝚛𝚞𝚗𝚊 𝙰𝚔𝚊𝚍𝚎𝚖𝚒 𝙺𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 (𝙰𝚔𝚙𝚘𝚕), 𝙱𝚒𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊, 𝚍𝚊𝚗 𝚃𝚊𝚖𝚝𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 2026 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚎𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜.

𝙷𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗, 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙱𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝙳𝚊𝚢𝚊 𝙼𝚊𝚗𝚞𝚜𝚒𝚊 (𝙺𝚊𝚛𝚘 𝚂𝙳𝙼) 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝, 𝙺𝚘𝚖𝚋𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕 𝙵𝚊𝚍𝚕𝚢 𝚂𝚊𝚖𝚊𝚍.

𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚝𝚎𝚜.

𝙵𝚊𝚍𝚕𝚢 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚛𝚒𝚗𝚜𝚒𝚙 𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒. 𝚂𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚞𝚓𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚛 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚞𝚝𝚎𝚛 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚖𝚘𝚗𝚒𝚝𝚘𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚜.

  • “𝚂𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒 𝚝𝚎𝚜 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚊𝚖𝚙𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚛, 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕𝚗𝚢𝚊, 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚕𝚊𝚒𝚗,” 𝚔𝚊𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚖𝚋𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕 𝙵𝚊𝚍𝚕𝚢 𝚂𝚊𝚖𝚊𝚍 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝙺𝚊𝚖𝚒𝚜, 27 𝙼𝚎𝚒 2026.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗, 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚋𝚎𝚛𝚊𝚙𝚊 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚘𝚋𝚓𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚋𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚛𝚊𝚔𝚝𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚌𝚞𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗.

𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚛𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚞𝚗𝚌𝚞𝚕 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐.

“𝙿𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚜 𝚔𝚎𝚝𝚒𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒, 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚘𝚛𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚗𝚒𝚝𝚒𝚊. 𝙼𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚋𝚘𝚋𝚘𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚊𝚍𝚎𝚖𝚒𝚔, 𝚙𝚜𝚒𝚔𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒, 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚓𝚊𝚜𝚖𝚊𝚗𝚒. 𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚒𝚗𝚒, 𝚌𝚊𝚕𝚘𝚗 𝚝𝚊𝚛𝚞𝚗𝚊 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚝𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚘𝚕𝚎𝚑,” 𝚞𝚓𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚙𝚒𝚜. 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝙸𝚝𝚠𝚊𝚜𝚍𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙱𝚒𝚍 𝙿𝚛𝚘𝚙𝚊𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛, 𝚜𝚎𝚍𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚎𝚔𝚜𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚓𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕.

𝙵𝚊𝚍𝚕𝚢 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚐𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚞𝚗𝚓𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚒𝚗𝚜𝚒𝚙 𝚖𝚎𝚛𝚒𝚝𝚘𝚔𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒. 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚕𝚊𝚔𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚑𝚞𝚜𝚞𝚜 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐-𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐.

𝚃𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚒𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚏𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚘𝚗𝚕𝚒𝚗𝚎 𝚍𝚊𝚗 𝚟𝚎𝚛𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚍𝚖𝚒𝚗𝚒𝚜𝚝𝚛𝚊𝚜𝚒, 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚖𝚒𝚗𝚒𝚜𝚝𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚠𝚊𝚕 (𝚛𝚒𝚔𝚖𝚒𝚗 𝚊𝚠𝚊𝚕), 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚖𝚊 (𝚛𝚒𝚔𝚔𝚎𝚜 1), 𝚝𝚎𝚜 𝚙𝚜𝚒𝚔𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚜𝚒𝚜 𝙲𝚘𝚖𝚙𝚞𝚝𝚎𝚛 𝙰𝚜𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚍 𝚃𝚎𝚜𝚝 (𝙲𝙰𝚃), 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚜 𝚊𝚔𝚊𝚍𝚎𝚖𝚒𝚔, 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚞𝚝𝚎𝚛, 𝙼𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝙸𝚍𝚎𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒 (𝙼𝙸), 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚗𝚎𝚕𝚞𝚜𝚞𝚛𝚊𝚗 𝙼𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝙺𝚎𝚙𝚛𝚒𝚋𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 (𝙿𝙼𝙺).

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚍𝚞𝚊 (𝚛𝚒𝚔𝚔𝚎𝚜 2), 𝚝𝚎𝚜 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚖𝚊𝚙𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚜𝚖𝚊𝚗𝚒, 𝚠𝚊𝚠𝚊𝚗𝚌𝚊𝚛𝚊 𝙿𝙼𝙺 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚜𝚒𝚔𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚖𝚒𝚗𝚒𝚜𝚝𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 (𝚛𝚒𝚔𝚖𝚒𝚗 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛) 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚗𝚝𝚞 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚕𝚞𝚜𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛.

𝚂𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔𝚒 𝚛𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚞𝚓𝚒𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚔𝚘𝚖𝚞𝚗𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚊𝚕𝚊𝚝 𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚍𝚒𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚌𝚞𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚝𝚎𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐.

 

  • “𝚃𝚎𝚜 𝙲𝙰𝚃 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗𝚌𝚊𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚔𝚞𝚛 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚛𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚘𝚋𝚓𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏. 𝚂𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚖𝚊, 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚞𝚛𝚗𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐-𝚖𝚊𝚜𝚒𝚗𝚐,” 𝚝𝚞𝚝𝚞𝚛 𝙵𝚊𝚍𝚕𝚢.

𝙳𝚒𝚝𝚎𝚐𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚘𝚋𝚓𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏, 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚌𝚊𝚕𝚘𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚕, 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚒𝚊𝚙 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚕𝚒𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚢𝚘𝚖, 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚋𝚊𝚐𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚛 𝚁𝚘 𝚂𝙳𝙼 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙲𝚘𝚗𝚍𝚛𝚘 𝚂𝚊𝚜𝚘𝚗𝚐𝚔𝚘 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚋𝚞𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚞𝚗𝚌𝚒 𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒.

“𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚊𝚍𝚊 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚗𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚃𝚊𝚛𝚞𝚗𝚊 𝙰𝚔𝚙𝚘𝚕, 𝙱𝚒𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊, 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚃𝚊𝚖𝚝𝚊𝚖𝚊. 𝚂𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚞𝚕𝚞𝚜 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛-𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚗𝚞𝚑𝚒 𝚔𝚛𝚒𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙲𝚘𝚗𝚍𝚛𝚘. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Qurban Menyatukan Jakarta: Dari Masjid Cut Nyak Dien, Ribuan Warga Rasakan Spirit Kepedulian yang Nyata

0

Jakarta, Redaksi.Co – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Cut Nyak Dien bukan sekadar pelaksanaan ibadah tahunan. Momentum ini menjelma menjadi ruang persatuan sosial, tempat bertemunya semangat pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian lintas kalangan di tengah kehidupan perkotaan yang semakin individualistis.

Sejak pagi hari, ribuan jamaah memadati kawasan masjid untuk mengikuti Sholat Idul Adha dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya warga sekitar, jamaah dari berbagai wilayah Jakarta turut hadir bersama keluarga mereka. Di tengah gema takbir dan lantunan doa, Idul Adha tahun ini menghadirkan pesan kuat bahwa nilai kebersamaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat ibu kota.

Usai pelaksanaan sholat, perhatian jamaah langsung tertuju pada proses penyembelihan hewan qurban yang berlangsung tertib dan melibatkan banyak unsur masyarakat. Menariknya, pelaksanaan qurban di Masjid Cut Nyak Dien tidak hanya berfokus pada ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi sosial antara jamaah, tokoh masyarakat, relawan, hingga kalangan dunia usaha.

Partisipasi para pequrban dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan qurban di masjid tersebut. Sejumlah tokoh nasional, keluarga besar jamaah, hingga perusahaan swasta diantaranya H.A.Soegandi, H.Sigit Harjojudanto, Pt.Dyandra Promosindo, PtJaya Teknik I, Pt.Jaya Teknik II, H.Efdendi Bin.H.Baili Sutan, Almh.Cut Nurjanah Binti Teuku Arjuna, Alm.Teuku Abdullah Laksamana Bin Teuku, Laksamana Umar, Siti Julpa Binti Ade Chandra, H.Priyono, Leonova Marlius Binti Marlius, InaraNugraha Kusuma, Nigrum Binti Dias Nugraha, Ning Gusti, Ibu Gustini, H. Soekarjo Bin Soebardi, Tn. Tim Chen Dan Leo Chan, Hj. Siti HadiatiHariadi, H. Abduk Latief, H.Umar Hasan Sebelum turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan yang rutin digelar setiap tahun itu.

Ribuan paket daging qurban kemudian disalurkan kepada masyarakat sekitar, pekerja informal, kaum dhuafa, serta warga yang membutuhkan. Distribusi dilakukan secara terorganisir dengan melibatkan warga dan relawan lokal sehingga proses pembagian berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pengurus Masjid Cut Nyak Dien, M. Pradana Indra Putra, menilai bahwa semangat Idul Adha harus dimaknai lebih luas sebagai upaya memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya penyembelihan hewan qurban, tetapi bagaimana nilai keikhlasan dan kepedulian itu benar-benar dirasakan masyarakat. Idul Adha harus menjadi penguat solidaritas sosial dan ukhuwah di tengah kehidupan modern saat ini,” ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat perkotaan, kegiatan qurban dinilai memiliki dampak sosial yang semakin relevan. Selain membantu warga yang membutuhkan, momentum ini juga memperlihatkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.

Masjid Cut Nyak Dien selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keumatan. Pelaksanaan qurban yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi salah satu bentuk pendekatan sosial yang dinilai mampu mempererat hubungan antara masjid dan warga sekitar.

Perayaan Idul Adha 1447 H di Masjid Cut Nyak Dien akhirnya tidak hanya meninggalkan jejak spiritual, tetapi juga memperlihatkan wajah kemanusiaan yang nyata. Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, qurban menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan umat dan kehidupan sosial masyarakat.

*Brimob Polda Metro Jaya Patroli Gabungan Skala Besar, Tawuran hingga Balap Liar Diantisipasi*

0

Jakarta ,Redaksi.Co— Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli skala besar di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026) malam hingga dini hari. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, peredaran obat-obatan terlarang, miras, hingga tindak kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat.

Patroli gabungan tersebut diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Dr Alfian Nurrizal di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Tim kemudian bergerak menyisir sejumlah lokasi rawan seperti Jalan Cipinang Jaya Raya, Jalan Jengki Makasar, Fly Over Pasar Rebo hingga kawasan Pasar Rebo. Kehadiran personel bersenjata nonmematikan dan kendaraan patroli di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Dalam patroli tersebut, tim juga menerima laporan adanya aksi tawuran di kawasan Jalan Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati Unit Patmor Polda Metro Jaya telah lebih dahulu mengamankan sejumlah pemuda beserta barang bukti untuk dibawa ke Polsek Ciracas. Situasi di lokasi berhasil dikendalikan dan patroli kembali dilanjutkan ke sejumlah titik lainnya dalam keadaan aman dan kondusif.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan patroli rayonisasi dan cipta kondisi menjadi langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif. Menurutnya, sinergi antara Brimob dan jajaran kewilayahan terus diperkuat guna memberikan respons cepat terhadap laporan masyarakat serta mencegah gangguan kamtibmas berkembang lebih luas.

“Patroli gabungan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama pada jam-jam rawan. Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan cepat dan terukur,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto

Polri mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan remaja, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.

*Patroli Brimob Metro Jaya Respons Cepat Laporan Warga, Remaja Hendak Tawuran Diamankan*

0

Jakarta, Redaksi.Co- Brimob Polda Metro Jaya dari Batalyon B Pelopor bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli gabungan skala rayonisasi di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, Rabu (27/5/2026) Dini hari. Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tawuran remaja, balap liar, hingga kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.

Sejumlah kawasan yang menjadi fokus patroli di antaranya Flyover Jatinegara, Jalan Pemuda Pulogadung, Jalan Inspeksi Kali Ciliwung Kampung Melayu, hingga Jalan Raya Pondok Gede dan kawasan Taman Mini. Dalam patroli tersebut, petugas membubarkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan balap liar serta melakukan pemeriksaan terhadap kelompok yang dinilai mencurigakan guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli gabungan dilakukan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari. “Kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah potensi tawuran, balap liar, dan tindak kriminalitas jalanan lainnya agar masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Saat patroli berlangsung di kawasan Pisangan Baru, Matraman, petugas menerima laporan warga terkait adanya pemuda yang diduga hendak terlibat tawuran. Petugas kemudian mengamankan seorang remaja yang kedapatan membawa stik golf sebelum diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur guna pemeriksaan lebih lanjut. Situasi wilayah selama patroli berlangsung terpantau aman dan kondusif.

Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kepolisian 110 untuk penanganan cepat dari petugas.