Beranda blog Halaman 161

Polres Purwakarta Hadiri Technical Meeting Peresmian Islamic Boarding School Internasional di Darangdan

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, jajaran Polres Purwakarta menghadiri kegiatan Technical Meeting peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendikia Nusantara International Islamic Boarding School yang berlokasi di Jalan Wanayasa–Bojong–Sawit, Kampung Nenggeng, Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut digelar di Kantor Yayasan Endan Andansih Ateh Purwakarta dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Purwakarta sebagai bentuk sinergitas antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya didampingi Kabag Ops Polres Purwakarta KOMPOL Erwan Dwiyanto, Kasat Lantas Polres Purwakarta, Kasat Intelkam Polres Purwakarta, Kasat Samapta Polres Purwakarta, Kapolsek Darangdan Polres Purwakarta, serta Kapolsek Bojong Polres Purwakarta.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Perkuat Pengawasan dan Integritas, Polres Purwakarta Ikuti Rakerwas Polri 2026

Technical meeting tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan peresmian Madrasah Aliyah Insan Cendikia Nusantara International Islamic Boarding School, sekaligus membahas kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung hadirnya lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang diharapkan mampu mencetak generasi muda berkarakter, berakhlak, dan memiliki daya saing global.

Kapolres Purwakarta Polda Jabar AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh kegiatan positif di bidang pendidikan, khususnya yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.

  • “Pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan berintegritas. Polres Purwakarta mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan membangun karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai moral dan keagamaan bagi generasi muda,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, sinergitas antara kepolisian, pemerintah, tokoh pendidikan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung perkembangan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas,” tambahnya.

Dengan adanya sekolah berbasis Islamic Boarding School tersebut, diharapkan mampu menjadi sarana pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa yang disiplin, toleran, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Indonesia Women Fest 2026 Resmi Dibuka di ICE BSD, Angkat Peran dan Kolaborasi Perempuan

0

Redaksi.co, Jakarta | Indonesia Women Fest (IWF) 2026 resmi dibuka di Hall 3 dan 3A ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/5). Pameran yang digelar Dyandra Promosindo bersama GRID Network itu berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (31/5).

Managing Director Dyandra Promosindo, Adi Darmawulan mengatakan, IWF 2026 hadir sebagai ruang inspirasi dan kolaborasi bagi perempuan Indonesia yang aktif, kreatif, dan dinamis.

“Indonesia Women Fest hadir sebagai ruang inspirasi dan kolaborasi bagi perempuan Indonesia yang aktif, kreatif, dan dinamis,” ujar Adi dalam opening ceremony di ICE BSD.

Ia mengatakan, IWF 2026 mengusung konsep one-stop solution dengan menghadirkan berbagai kebutuhan perempuan dalam satu platform kolaboratif. Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat mengikuti beragam kegiatan mulai dari fashion, beauty, wellness, mom and baby, hingga talkshow inspiratif dan aktivitas interaktif lainnya.

Adi menambahkan, lebih dari 140 brand turut meramaikan gelaran tersebut. “Lebih dari sekadar menghadirkan pengalaman belanja dan hiburan, kami ingin event ini menjadi ruang yang memberi inspirasi, membuka peluang kolaborasi, serta memperkuat peran perempuan Indonesia di berbagai bidang,” katanya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer KG Media sekaligus Managing Director GRID Network Female Media, Dian Gemiano menilai perempuan memiliki peran besar dalam perkembangan sosial dan ekonomi di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia Women Fest bukan hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga platform komunikasi lintas generasi bagi perempuan.

“Indonesia Women Fest tidak hanya sebagai ajang transaksi, tapi kami ingin melihatnya sebagai platform komunikasi lintas generasi,” ujar Dian.

Ia mengatakan, kegiatan yang dihadirkan tidak hanya fokus pada fashion, tetapi juga wellness, kesehatan, hingga aktivitas komunitas perempuan untuk mendorong kolaborasi yang lebih luas.

Dalam kesempatan yang sama, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM, Tina Astari Maman Abdurahman menyebut tema “Embracing Women in Every Way” menjadi pesan penting dalam melihat peran perempuan secara lebih luas.

“Perempuan bukan hanya berperan sebagai ibu dan istri, tetapi juga perempuan yang berani melangkah, berkarya, dan berdaya,” kata Tina.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap perempuan pelaku UMKM agar semakin mandiri secara ekonomi melalui kolaborasi berbagai pihak.

Indonesia Women Fest diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan untuk memperkuat peran perempuan Indonesia di berbagai sektor, sekaligus membuka peluang kolaborasi antarkomunitas dan pelaku usaha.

*Film Komedi Horor “Dukun Magang” Siap Tayang di Bioskop 18 Juni 2026*

0

Jakarta, 29 Mei 2026,Redaksi.Co – Film komedi horor terbaru berjudul “Dukun Magang” siap menyapa penonton Indonesia mulai 18 Juni 2026 di bioskop. Film garapan sutradara Chiska Doppert ini menghadirkan cerita tentang mahasiswa skeptis yang harus berhadapan langsung dengan dunia mistis saat meneliti dunia perdukunan demi menyelesaikan skripsinya.

Diproduksi oleh Dens Vision Multimedia bekerja sama dengan Wahana Pictures, “Dukun Magang” menggabungkan unsur horor, komedi, konflik persahabatan, dan benturan antara logika modern dengan tradisi mistis. Film berdurasi 100 menit ini diproduseri oleh Sahrul Gibran dan Jems Sumartumin, serta ditulis oleh Endik Koeswoyo, Mo Sidik, dan Adi Nugroho.

Cerita “Dukun Magang” berpusat pada Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang percaya bahwa dunia mistis hanya bualan. Namun, hidupnya berubah setelah skripsinya terus ditolak oleh dosennya, Pak Arief. Dalam upaya terakhir agar tidak terancam gagal menyelesaikan kuliah, Raka memilih topik penelitian tentang dunia perdukunan di Desa Kalimati, sebuah desa terpencil yang dikenal kuat dengan tradisi gaib.

Perjalanan Raka ke Desa Kalimati tidak ia lakukan sendiri. Ia datang bersama Boiman, sahabatnya yang penakut tetapi setia, serta Sekar, teman kampus yang berasal dari desa tersebut. Sekar menjadi penghubung antara Raka dengan kehidupan masyarakat Kalimati yang masih memegang erat tradisi mistis.

Awalnya, Raka hanya ingin mengumpulkan bahan skripsi. Namun, situasi berubah ketika ia dan teman-temannya mulai menemukan ritual aneh, rumah-rumah tua, serta warga desa yang menyimpan banyak rahasia. Mereka kemudian bertemu Mbah Djambrong, dukun legendaris yang eksentrik, bijak, dan memiliki peran penting dalam menjaga desa dari gangguan gaib.

Ketegangan meningkat saat Raka tanpa sengaja memicu kemarahan Kuntilanak Hitam, entitas gaib yang telah lama terkurung di Desa Kalimati. Teror itu memaksa Raka mempertanyakan keyakinannya sendiri. Mahasiswa yang semula menolak semua hal mistis itu akhirnya harus menghadapi kenyataan yang tidak bisa ia jelaskan dengan logika.

Film ini menempatkan Jefan Nathanio sebagai Raka, karakter utama yang skeptis, ambisius, sarkastik, tetapi memiliki rasa ingin tahu tinggi. Jefan mengatakan, tantangan terbesar selama proses produksi bukan hanya terletak pada pendalaman karakter, tetapi juga ritme syuting yang padat di luar kota.

“Tantangan terbesar lebih ada di waktu shooting yang lumayan padat, karena di sana kita shooting di luar kota, yang di mana kita enggak tahu cuaca seperti apa. Karena itu salah satu tantangan terbesar juga sih, tapi selebihnya enjoy banget,” ujar Jefan.

Sementara itu, Hana Saraswati memerankan Sekar, sosok cerdas, percaya diri, ceria, dan sangat menghargai tradisi mistis. Bagi Hana, Sekar menjadi karakter yang menarik karena mampu mempertemukan cara pandang modern dengan tradisi yang hidup di Desa Kalimati.

“Menurut aku, Sekar itu karakter yang menarik karena dia punya sisi modern, tapi tetap dekat dengan budaya dan tradisi desanya. Aku mencoba memahami Sekar sebagai sosok yang melihat dunia mistis bukan hanya sebagai sesuatu yang menakutkan, tapi juga bagian dari kehidupan yang perlu dihargai,” ujar Hana.

Fajar Nugra hadir sebagai Boiman, sahabat Raka yang penakut, humoris, sok tahu, tetapi sangat setia kawan. Dalam film ini, Boiman menjadi salah satu sumber komedi yang mengimbangi ketegangan horor di Desa Kalimati.

“Semua komedi sudah dibuat sebelum syuting, di proses menulis dan di proses reading. Syuting tinggal jalanin apa yang sudah dibuat. Jadi saat syuting bisa fokus sama acting dan gimana cara bawain karakternya, karena komedinya sudah matang sebelum syuting,” kata Fajar.

Deretan pemain lain juga memperkuat cerita, mulai dari Adi Sudirja sebagai Mbah Djambrong, Yan Patroman sebagai Pak Bambang, Wira Nagara sebagai Tejo, Mang Osa sebagai Tarno, Salsabila Zahra sebagai Surti, Dodit Mulyanto sebagai Mas Mulyanto, hingga Mo Sidik sebagai Pak Arief.

Melalui perpaduan komedi dan horor, “Dukun Magang” tidak hanya menghadirkan teror dari dunia gaib. Film ini juga membawa konflik tentang persahabatan, keberanian, warisan tradisi, serta cara manusia melihat hal-hal yang berada di luar batas nalar.

Dengan latar Desa Kalimati yang penuh misteri, “Dukun Magang” mencoba menawarkan pengalaman menonton yang ringan, menegangkan, sekaligus dekat dengan budaya lokal. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.

JWL Rayakan HUT ke-17 dengan Turnamen Padel Charity dan Bazaar UMKM untuk Pembangunan Rumah Pintar di Banten

0

 

Jakarta – Komunitas perempuan JWL merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17 dengan menggelar turnamen padel charity dan bazaar UMKM di Jakarta.(22/05/2026)

Perayaan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial JWL terhadap masyarakat.

Founder sekaligus Ketua Umum JWL, Chacha Rosa atau Rosa Silvana, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang komunitas tersebut yang terus konsisten hadir membawa dampak positif bagi sesama.

“17 tahun bukan perjalanan yang singkat. Kami bersyukur JWL masih terus berdiri dan hadir sebagai komunitas perempuan yang memiliki empati serta kepedulian sosial yang besar terhadap sesama,” ujar Chacha Rosa dalam sambutannya.

Meski acara sempat mengalami keterlambatan hampir satu jam, antusiasme para tamu undangan, peserta turnamen, hingga pelaku UMKM tetap tinggi. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Chacha Rosa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari jajaran pengurus JWL, panitia pelaksana, peserta turnamen, pelaku UMKM, hingga tamu kehormatan yang hadir.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus JWL, panitia, peserta turnamen padel, para pelaku UMKM, rekan media, dan seluruh tamu undangan yang sudah hadir di momen istimewa ini,” katanya.

Sejumlah tokoh turut menghadiri perayaan tersebut, di antaranya ,Ibu Fatma Saifullah Yusuf selaku istri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Ibu Hendrati Andika Perkasa, Ibu Dewi Bamsoet, serta IbuAgustina Hastarini.

Menurut Chacha Rosa, perayaan HUT ke-17 JWL bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk terus memperkuat kontribusi sosial kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa seluruh hasil donasi dan kegiatan turnamen padel charity akan disalurkan untuk pembangunan Rumah Pintar JWL kedua di wilayah Banten.

“Di usia ke-17 ini, kami tetap menjalankan agenda charity. Turnamen padel yang digelar hari ini merupakan turnamen pertama JWL, dan seluruh donasi serta hasil kegiatan ini akan digunakan untuk pembangunan Rumah Pintar JWL kedua di daerah Banten,” ungkapnya.

Turnamen padel charity tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Chacha Rosa berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami mohon doa dan dukungannya agar seluruh pelaksanaan kegiatan hari ini dan besok berjalan lancar serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutup Chacha Rosa.

 

Tawa Mistis dari Lereng Klawih! Sekawan Limo 2 Hadirkan Horor Pesugihan yang Bikin Bioskop Pecah

0

Jakarta, Redaksi.Co – Dunia perfilman Indonesia kembali memanas lewat hadirnya film komedi horor terbaru “SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih” yang resmi tayang di bioskop nasional mulai 27 Mei 2026.

Sekuel produksi Starvision, Skak Studios, dan Legacy Pictures ini tampil dengan pendekatan yang lebih liar, penuh humor segar, namun tetap dibalut atmosfer mistis yang menegangkan.

Disutradarai Bayu Skak, film ini membawa penonton masuk ke kisah perjalanan sekelompok sahabat yang tanpa sengaja terseret ke dalam rahasia kelam Gunung Klawih, sebuah lokasi yang dipercaya menyimpan praktik pesugihan dan perjanjian gaib yang mengerikan.

Berbeda dari film pertamanya, SEKAWAN LIMO 2 kali ini tampil lebih matang dengan perpaduan komedi khas tongkrongan Jawa Timur dan elemen horor yang dibangun lebih intens,Candaan spontan para karakter justru menjadi senjata utama yang membuat suasana mencekam berubah menjadi ledakan tawa di dalam bioskop.

Bayu Skak dinilai berhasil mempertahankan identitas lokal yang menjadi ciri kuat film ini, Dialek khas Jawa Timur, gaya komunikasi sederhana namun jenaka, hingga budaya masyarakat sekitar dikemas natural dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari penonton.

Ketegangan mulai terasa ketika salah satu anggota kelompok mulai mengalami kejadian aneh setelah terlibat dalam ritual misterius di kawasan Gunung Klawih, Dari situlah konflik berkembang menjadi petualangan absurd yang dipenuhi kejutan demi kejutan.

Kehadiran sederet pemain seperti Nadya Arina, Joshua Suherman, Benedictus Siregar, Jihane Almira, dan Gisella Anastasia semakin memperkuat daya tarik film ini, Interaksi antarpemain terlihat solid dan menjadi elemen penting yang membuat humor dalam film terasa hidup.

Tak hanya menjual hiburan, film ini juga menyisipkan sindiran sosial mengenai gaya hidup instan dan ambisi memperoleh kekayaan secara cepat, Pesan tersebut hadir secara ringan tanpa mengurangi unsur hiburan yang menjadi kekuatan utama film.

Sejak penayangan perdananya, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih mulai ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak penonton menyebut film ini sebagai kombinasi pas antara komedi receh, horor lokal, dan drama persahabatan yang emosional.

Dengan atmosfer yang unik, cerita yang lebih berani, serta humor yang dekat dengan generasi muda, film ini diprediksi menjadi salah satu komedi horor Indonesia paling mencuri perhatian sepanjang 2026.

*Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi,Antisipasi Begal & Gangguan di Kawasan Pelabuhan*

0

Jakarta ,Redaksi.Co- Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi di sejumlah titik strategis kawasan pelabuhan, Kamis dini hari (28/05/2026).

Kegiatan patroli dimulai pukul 01.00 WIB hingga selesai dengan dipimpin oleh IPDA Eko Putro W., S.H. selaku Perwira Pengawas. Sebanyak 25 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan menggunakan 5 unit kendaraan dinas KR4 Polri.

Patroli menyasar sejumlah lokasi rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, di antaranya Jl. Pelabuhan Nusantarapura II, Pulau Payung, Jl. Paliat, Jl. Raya Pelabuhan, Jl. Sulawesi, Jl. Timor Raya, Jl. Jampea hingga Jl. Bangka.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan razia stasioner terhadap pengendara roda dua maupun roda empat secara selektif, humanis, dan profesional. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan guna mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan seperti begal, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mencegah masuknya barang berbahaya maupun ilegal ke kawasan pelabuhan.

Petugas turut memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kriminalitas, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga keselamatan saat berkendara. Warga juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan hal mencurigakan melalui layanan Call Center Polri 110.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan bahwa patroli cipta kondisi merupakan langkah preventif Kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di kawasan vital nasional seperti Pelabuhan Tanjung Priok.

“Patroli stasioner ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta menekan angka kriminalitas di wilayah pelabuhan,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan patroli cipta kondisi ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

*Polisi Amankan 8 Orang dalam Operasi Cipta Kondisi di Jakarta Pusat*

0

Jakarta Pusat , Redaksi.Co- Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Cipta Kondisi dan patroli stasioner di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas pada Jumat (29/5/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan delapan orang terkait kasus narkotika dan obat-obatan keras.

Operasi yang berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB itu melibatkan total 164 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran polsek.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan operasi rutin tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan tetap aman dan kondusif sekaligus menekan angka kriminalitas jalanan.

“Operasi cipta kondisi ini merupakan langkah preventif dan penegakan hukum untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kami fokus pada pencegahan tawuran, penyalahgunaan narkoba, peredaran obat keras, serta kendaraan yang diduga terkait tindak kejahatan,” kata Reynold dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Dari hasil operasi, Polsek Metro Tanah Abang mengamankan tiga orang. Salah satunya pria berinisial FAS yang kedapatan membawa 20 plastik klip sintetis beserta dua unit telepon genggam dan uang tunai Rp 297 ribu. Polisi juga mengamankan seorang pria berinisial S karena membawa satu lempeng tramadol.

Sementara itu, Polsek Metro Menteng mengamankan tiga orang terkait kepemilikan obat keras daftar G dan ganja kering. Selain itu, polisi turut menyita tujuh unit sepeda motor tanpa surat kendaraan dan tanpa pelat nomor.

Di wilayah Cempaka Putih, petugas menemukan lima butir obat diduga jenis eksimer dari seorang pria berinisial P.

Sedangkan di Johar Baru, polisi mengamankan seorang pria berinisial RR yang diduga membawa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,26 gram. Polisi juga menyita sepeda motor Honda PCX yang digunakan pelaku.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas patroli turut menyasar kendaraan roda dua tanpa dokumen resmi maupun tanpa pelat nomor yang diduga berkaitan dengan tindak kriminal.

Reynold menegaskan seluruh pelaku yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di masing-masing polsek.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi rutin di wilayah Jakarta Pusat, terutama pada jam-jam rawan, untuk menekan peredaran narkoba dan potensi gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan adanya tindak kriminalitas ataupun aktivitas mencurigakan.

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui call center 110 untuk melaporkan gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan polisi,” tutup Reynold.

Ahmad Aktivis mahasiswa dan koordinator massa Jabodetabek waspadai Provokasi Anarko di Hari Lahir Pancasila

0

 

Jakarta – 29/05/2026.
Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, sejumlah aktivis mahasiswa dan elemen kepemudaan mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi provokasi dan penyusupan kelompok tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu ketertiban umum. Peringatan Hari Lahir Pancasila diharapkan menjadi ruang refleksi kebangsaan yang mengedepankan persatuan, toleransi, dan semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ahmad selaku Aktivis mahasiswa dan koordinator massa Jabodetabek yang merupakan Aktivis menilai bahwa setiap kegiatan publik, termasuk aksi penyampaian aspirasi, harus tetap berjalan sesuai nilai-nilai demokrasi, menjunjung etika, serta tidak disusupi tindakan yang mengarah pada kekerasan maupun vandalisme. Dalam beberapa momentum aksi sebelumnya, kelompok berhaluan anarko kerap dituding memanfaatkan keramaian untuk memicu kerusuhan, merusak fasilitas umum, dan menciptakan konflik di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh mahasiswa dan masyarakat agar lebih selektif serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang mengarah pada tindakan anarkis. Momentum Hari Lahir Pancasila harus dijaga sebagai simbol persatuan dan semangat kebangsaan, bukan dijadikan ruang menciptakan keresahan,” ujar Ahmad kepada media tanggal 29 Mei 2026.

Selain itu, Ahmad juga meminta seluruh peserta kegiatan untuk menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi provokasi atau tindakan mencurigakan di lapangan. Koordinasi antara peserta aksi, aparat keamanan, dan unsur masyarakat dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Ahmad menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun harus disampaikan secara damai dan bertanggung jawab. Mereka berharap generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, mahasiswa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, memperkuat solidaritas sosial, dan menolak segala bentuk tindakan provokatif yang dapat merusak persatuan nasional.

Perkuat Pengawasan dan Integritas, Polres Purwakarta Ikuti Rakerwas Polri 2026

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀. ℂ𝕆 ) – 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚙𝚊𝚝 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 (𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 𝙰𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚗 2026 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚖𝚊 “𝚃𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝙶𝚞𝚗𝚊 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚕 𝙰𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝙼𝚎𝚗𝚢𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚗𝚌𝚊𝚗𝚊 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 2026.”

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Ikuti Taklimat Akhir Polda Jabar, Polres Purwakarta Perkuat Transparansi Pelayanan

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚖𝚎𝚝𝚘𝚍𝚎 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊, 𝚢𝚊𝚔𝚗𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚕𝚞𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐, 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚍𝚒 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝.

𝙳𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙹𝚞𝚖𝚊𝚝, 29 𝙼𝚎𝚒 2026, 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 07.00 𝚆𝙸𝙱 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒.

𝚆𝚊𝚔𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕𝚒𝚜𝚖𝚊𝚗 𝙼𝚞𝚑𝚊𝚖𝚖𝚊𝚍 𝙽𝚊𝚝𝚜𝚒𝚛 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒𝚠𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙿 𝚁𝚞𝚍𝚒𝚢𝚊𝚗𝚝𝚘 𝚋𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝚂𝚎𝚔𝚜𝚒 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 (𝚂𝚒𝚠𝚊𝚜) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚘𝚖𝚎𝚗𝚝𝚞𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚔𝚞.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗣𝗨𝗟𝗔 : Momentum Idul Adha, Humas Polres Purwakarta Gelar Silaturahmi Bersama Awak Media

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚋𝚒𝚓𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚙𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏, 𝚝𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚊𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚗𝚒𝚖𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚒𝚖𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚕𝚘𝚕𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚗𝚌𝚊𝚗𝚊 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 (𝚁𝙺𝙿) 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2026.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒, 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚎𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜. 𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕, 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚋𝚞𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑, 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚙𝚕𝚒𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋.

“𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝,” 𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚁𝚊𝚔𝚎𝚛𝚠𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2026 𝚒𝚗𝚒, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚘𝚕𝚊 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚖𝚘𝚍𝚎𝚛𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿: 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒