Beranda blog Halaman 108

Sutinah Terobos Moratorium DOB di DPR RI, Kota Mamuju Selangkah Menuju Status Ibu Kota Provinsi

0

Redaksi.co JAKARTA : Langkah strategis dan berani ditunjukkan Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi, dalam memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Mamuju. Bersama jajaran DPRD Kabupaten Mamuju, Sutinah melakukan audiensi langsung dengan pimpinan Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026), guna mempercepat lahirnya Kota Mamuju sebagai ibu kota definitif Provinsi Sulawesi Barat.

Audiensi yang diterima langsung Wakil Ketua Komisi II DPR RI, , menjadi momentum penting dalam perjuangan panjang pembentukan Kota Mamuju. Berbeda dengan usulan pemekaran daerah pada umumnya, Sutinah membawa argumentasi yang menempatkan pembentukan Kota Mamuju sebagai kebutuhan strategis negara, bukan sekadar aspirasi politik lokal.

Di hadapan pimpinan Komisi II DPR RI, Sutinah menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Kota Mamuju merupakan bentuk penyesuaian administrasi ibu kota provinsi yang hingga kini masih berstatus kecamatan. Kondisi tersebut menjadikan Mamuju sebagai satu-satunya ibu kota provinsi di Pulau Sulawesi yang belum memiliki status kota.

“Kami tidak sedang mengajukan pemekaran konvensional. Ini adalah penataan struktur pemerintahan yang seharusnya dimiliki sebuah ibu kota provinsi. Sangat tidak ideal apabila pusat pemerintahan provinsi masih berstatus kecamatan,” tegas Sutinah.

Argumentasi tersebut dinilai memiliki kekuatan tersendiri di tengah masih berlakunya moratorium pembentukan DOB oleh pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Mamuju memandang kasus Mamuju memiliki karakteristik berbeda karena menyangkut fungsi dan kedudukan strategis sebagai pusat pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat.

Perjuangan tersebut semakin diperkuat dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 149 Tahun 2024 yang menegaskan kembali status Kabupaten Mamuju sebagai daerah otonom sekaligus ibu kota Provinsi Sulawesi Barat. Regulasi tersebut memberikan kepastian hukum terkait pusat pemerintahan, batas wilayah administrasi, serta penguatan kewenangan daerah dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan perkotaan modern.

Melalui landasan hukum tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju optimistis memiliki pijakan yang kuat untuk mendorong lahirnya Kota Mamuju sebagai pusat pemerintahan yang lebih representatif dan sejalan dengan perannya sebagai wajah Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI memberikan apresiasi terhadap substansi usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Menurutnya, argumentasi yang dibangun memiliki karakteristik berbeda dibanding mayoritas usulan pemekaran daerah yang selama ini masuk ke Komisi II DPR RI.

Dukungan terhadap pembentukan Kota Mamuju juga terus mengalir dari berbagai wilayah penyangga. Sejumlah elemen masyarakat menyatakan kesiapan untuk mendukung proses penataan wilayah demi mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Audiensi di DPR RI ini menjadi tonggak penting dalam perjuangan menjadikan Mamuju sebagai kota otonom. Jika proses tersebut berhasil diwujudkan, maka Mamuju tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan Sulawesi Barat, tetapi juga membuka ruang percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan daya saing daerah di masa mendatang. (ZUL)

Mobil Pengangkut 112 Kg Ganja Kecelakaan di Taput, Dua Kurir Ditangkap

0

TAPANULI UTARA – Sebuah mobil yang mengangkut 112 kilogram ganja kering mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tarutung–Siborongborong, tepatnya di Desa Sitabotabo, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (24/6/2026).

Dua orang yang diduga sebagai kurir narkoba langsung diamankan polisi. Mereka masing-masing berinisial RHH (33), warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dan PAN (36), warga Kota Medan.

Kasi Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan warga kepada Polsek Siborongborong. Saat itu, kedua pelaku sedang mengangkut ganja dari Kabupaten Mandailing Natal menuju Medan menggunakan mobil Toyota Avanza.

Menurut Walpon, RHH yang mengemudikan kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali dan menabrak truk yang berada di depannya.

“Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi terjepit di dalam kendaraan sehingga tidak dapat melarikan diri,” ujar Walpon, Kamis (25/6/2026).

Warga yang datang membantu proses evakuasi kemudian curiga melihat sejumlah karung besar di dalam mobil. Kecurigaan itu mendorong warga menghubungi pihak kepolisian.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan 112 kilogram ganja kering yang dikemas dalam beberapa karung.

Kedua pelaku mengalami luka-luka akibat kecelakaan dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga kini, RHH masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tarutung karena mengalami luka cukup parah, sementara PAN telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasus.

Polisi masih mendalami jaringan peredaran narkotika tersebut guna mengungkap pihak lain yang terlibat.

Tak Sekadar Santunan, Warga Padomasan Tebar Kasih untuk Anak Yatim Piatu

0

JEMBER, Redaksi.co – Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, masyarakat Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu yang dipusatkan di Dusun Krajan I (25/06/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama, khususnya anak – anak yang telah kehilangan sosok orang tua dalam hidup mereka.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dengan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Jombang, Pemerintah Desa Padomasan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Suasana kebersamaan begitu terasa saat warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu.

Ketua panitia, H. Kholil, menyampaikan bahwa pada tahun ini sedikitnya 29 anak yatim piatu yang berdomisili di Desa Padomasan menerima santunan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menjadi bentuk perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral dari masyarakat.

“Ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian agar anak-anak yatim merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada masyarakat yang peduli dan selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.

Ditempat dan waktu yang sama Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP. dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan 10 Muharam tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas antar warga.

“Momentum 10 Muharam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian lebih serta dukungan dari lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Padomasan yang secara konsisten melaksanakan kegiatan santunan setiap tahunnya.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam membangun masyarakat yang harmonis dan saling peduli.

Di tengah senyum yang mengembang dari wajah anak-anak penerima santunan, tersimpan harapan agar perhatian dan kasih sayang yang diberikan masyarakat dapat menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus melangkah meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan santunan ini, diharapkan tali silaturahmi antar warga semakin erat, kepedulian sosial terus tumbuh, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Padomasan. (Sofyan).

SMIL Catat Laba Bersih Rp77,9 Miliar, Bidik Perluasan Pasar Sektor Pertambangan

0

Redaksi.co, Jakarta | PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun buku terakhir dengan pendapatan bersih mencapai Rp325,44 miliar atau naik 21,49 persen dibandingkan periode sebelumnya. Pencapaian tersebut disampaikan manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Public Expose 2026.

Direktur Utama SMIL, Hadi Suhermin, mengatakan pertumbuhan industri manufaktur, logistik, pergudangan, dan pertambangan masih menjadi peluang bagi perseroan untuk memperkuat kinerja usaha.

“Kami terus memperkuat armada dan meningkatkan kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan di berbagai sektor industri,” ujar Hadi Suhermin.

Selain peningkatan pendapatan, SMIL juga membukukan laba kotor sebesar Rp146,9 miliar atau tumbuh 70 persen. Adapun laba bersih tercatat Rp77,9 miliar, meningkat 37,84 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut turut mendorong laba per saham (EPS) menjadi Rp8,86 per lembar saham.

Perseroan yang bergerak di bidang penyewaan forklift dan peralatan material handling itu saat ini mengoperasikan lebih dari 3.000 unit alat dengan kapasitas 1,5 ton hingga 30 ton. Operasional perusahaan didukung 53 kendaraan angkutan serta fasilitas workshop seluas sekitar 5.000 meter persegi di kawasan Gemalapik, Cikarang, Jawa Barat.

Manajemen mengungkapkan salah satu fokus pengembangan usaha ke depan adalah memperluas penetrasi ke sektor pertambangan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) sekaligus mendukung target pendapatan hingga Rp600 miliar dalam beberapa tahun mendatang.

Dari sisi fundamental, SMIL mencatat total ekuitas sebesar Rp748,43 miliar atau meningkat 3,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan ekspansi usaha dan pengembangan layanan material handling di berbagai sektor industri.

SMIL merupakan perusahaan publik yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada Mei 2023. Berdasarkan data kepemilikan saham per Oktober 2025, Hadi Suhermin menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 50,54 persen saham, disusul Lucia Irawaty Lie sebesar 24 persen dan Winston Suhermin sebesar 8 persen.

Tasyakuran Bantuan Combine Harvester, Petani Desa Jombang Langsung Uji Coba Panen 1 Hektare Secara Efisien

0

JEMBER, Redaksi.co – Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis Combine Harvester dari Pemerintah Pusat langsung dimanfaatkan oleh petani di Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Kamis (25/6/2026).

Usai diserahkan, alat panen modern tersebut segera dioperasikan untuk memanen padi di lahan seluas sekitar 1 hektare sebagai uji coba. Bantuan ini diperuntukkan bagi 15 kelompok tani (Poktan) yang tergabung dalam Gapoktan Dewi Sri.

Pemanfaatan Combine Harvester menjadi angin segar bagi para petani karena mampu mempercepat proses panen, meningkatkan efisiensi kerja, serta menekan kehilangan hasil panen dibandingkan metode panen konvensional.

Kehadiran alsintan ini juga diharapkan dapat mengurangi biaya produksi dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Sebagai bentuk rasa syukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Dinas Pertanian Kabupaten Jember, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tasyakuran yang ditandai pemotongan tumpeng. Acara dihadiri PU SDA Sumber Daya Air,  Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), HIPPA, Pemerintah Desa Jombang, Camat Jombang, serta para petani penerima manfaat.

Ketua Gapoktan Dewi Sri, Sudirman, menyampaikan bahwa bantuan Combine Harvester yang diterima petani merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperjuangkan dukungan Pemerintah Pusat bagi sektor pertanian.

“Bantuan alsintan ini sangat membantu petani. Hari ini langsung dimanfaatkan untuk panen padi sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, efisien, dan biaya panen dapat ditekan,” ujarnya.

Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Jember yang selama ini aktif memberikan pembinaan, pendampingan, dan dukungan program kepada kelompok tani.

“Peningkatan produktivitas dan hasil panen yang dicapai petani merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk pendampingan yang dilakukan Dinas Pertanian. Selain itu, bantuan alsintan tersebut diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun kepada petani penerima manfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jember melalui Kabid Tanaman Pangan, Luhur Prayogo, berpesan agar bantuan alsintan yang telah diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik.

“Petani harus memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta merawat alat ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh anggota kelompok tani,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk menjaga kekompakan dalam pengelolaan alsintan tersebut.

“Dengan pengelolaan yang baik, penuh kebersamaan, dan rasa tanggung jawab, keberadaan Combine Harvester ini diharapkan mampu meringankan biaya panen, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Jember,” pungkasnya. (Sofyan).

Yayasan Insan Sehat Lestari melalui SPPG Duripoku Layani 2.480 Penerima Manfaat

0

PASANGKAYUYayasan Insan Sehat Lestari melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Duripoku terus berkomitmen mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi di Kabupaten Pasangkayu. Melalui pelayanan yang terstruktur dan berkelanjutan, SPPG Duripoku saat ini melayani sebanyak 2.480 penerima manfaat dari berbagai kelompok sasaran.

SPPG Duripoku yang dipimpin oleh Syahril berlokasi di Dusun Mata Allo, Desa Tammarunang, Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu. Kehadiran SPPG ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik dan kelompok rentan.

Sebanyak 2.480 penerima manfaat yang dilayani terdiri dari peserta didik jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga santri pondok pesantren. Selain itu, layanan juga diberikan kepada Kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kepala SPPG Duripoku, Syahril, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higienis, dan aman untuk dikonsumsi. Hal tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, seluruh proses mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Keberadaan SPPG Duripoku di bawah naungan Yayasan Insan Sehat Lestari diharapkan dapat semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Pasangkayu.

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.Dorong LPTQ Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani Dan Prestasi MTQ

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Aceh Barat di Aula Teuku Umar Setdakab Aceh Barat, Kamis 25/6/2026

Pertemuan tersebut membahas strategi pembinaan generasi Qurani sekaligus upaya peningkatan prestasi Aceh Barat pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Bupati Tarmizi menegaskan bahwa LPTQ harus menjadi motor penggerak dalam membangun budaya cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat. Menurutnya, pembinaan tidak boleh hanya berfokus pada persiapan menjelang MTQ, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini.
“Harus ada prestasi yang kita capai. Karena itu, pembinaan harus diperkuat dan melibatkan semua pihak, termasuk dayah-dayah yang menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi Qurani,” ujar Tarmizi.

Ia juga mendorong agar program pembinaan Al-Qur’an diperluas hingga ke lingkungan sekolah. Melalui program “LPTQ Masuk Sekolah”, Tarmizi berharap seluruh siswa mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/MA mendapatkan pembinaan membaca Al-Qur’an secara intensif.

“Kita tidak ingin ada lagi anak-anak Aceh Barat yang buta aksara Al-Qur’an atau tidak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Pembinaan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan pelajar,” tegasnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatihan bagi qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta cabang-cabang MTQ lainnya agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi juga menerima berbagai masukan dari pengurus LPTQ terkait program pembinaan serta kondisi keuangan yang menjadi tantangan dalam pengembangan kegiatan keagamaan di daerah.

Sebagai langkah percepatan peningkatan prestasi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana mempercepat pelaksanaan MTQ Kabupaten yang sebelumnya dijadwalkan pada tahun 2027. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan persiapan peserta agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada MTQ tingkat Provinsi Aceh.

Tarmizi juga meminta Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Barat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MTQ di Pidie Jaya, mulai dari proses pembinaan, pelaksanaan kegiatan hingga capaian prestasi yang diraih kontingen Aceh Barat.

“Evaluasi harus dilakukan secara objektif agar kita mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Pembinaan harus lebih terarah dan seleksi peserta dilakukan secara ketat mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” katanya.

Bupati menargetkan Aceh Barat mampu menembus peringkat lima besar pada MTQ tingkat Provinsi Aceh serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Terlebih, Aceh akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada tahun 2028, sehingga pembinaan harus dipersiapkan sejak sekarang.
“Kita ingin Aceh Barat memiliki duta-duta Al-Qur’an yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Dengan pembinaan yang serius dan berkelanjutan, saya yakin target tersebut dapat kita capai,” pungkas Tarmizi ****

PT. Bintraco Dharma Tbk Paparkan Strategi Penguatan Bisnis Otomotif dalam Public Expose 2026

0

Redaksi.co, Jakarta | PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) menggelar Public Expose Tahunan 2026 secara hybrid dari Veranda Hotel Pakubowono, Jakarta Selatan, Kamis. Dalam agenda tersebut, manajemen memaparkan perkembangan kinerja operasional, kondisi industri otomotif, serta strategi bisnis yang akan dijalankan pada periode mendatang.

Dalam pemaparannya, manajemen menyebut Bintraco Group saat ini menjalankan jaringan bisnis otomotif di wilayah Jawa dan Bali. Perseroan mengoperasikan 24 cabang dealer Toyota melalui jaringan Nasmoco serta 18 cabang bengkel Carfix yang menjadi bagian dari layanan purnajual perusahaan.

Selain penjualan kendaraan, CARS juga mengembangkan layanan yang terintegrasi mulai dari servis, penyediaan suku cadang, hingga pembiayaan kendaraan.

Direktur Utama Bintraco Dharma, Benny Redjo Setyono, mengatakan perseroan akan terus menyesuaikan strategi bisnis dengan perkembangan industri otomotif nasional.

“Kami berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan arah pasar serta memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Ketersediaan infrastruktur layanan prima melalui Nasmoco dan Carfix menjadi fondasi kuat kami untuk meraih potensi pasar baru di masa depan,” ujar Benny.

Manajemen mengatakan fokus utama perusahaan ke depan adalah meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat penetrasi pasar di wilayah yang telah menjadi basis usaha perseroan. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadapi perubahan tren industri sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan bisnis.

POLDA METRO JAYA GAGALKAN DUA PENGEDAR ETOMIDAT, EKSTASI DALAM KEMASAN BERAS INDIA,TERKAIT JARINGAN MALAYSIA*

0

Jakarta , Redaksi.Co– Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis Etomidate dan Ekstasi yang disamarkan dalam kemasan beras basmati asal India. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Sabtu (20/6/2026), Polisi mengamankan dua pria berinisial T (26) dan Y (29) di sebuah rumah kos kawasan Paseban,Jakarta Pusat.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti.

Dari lokasi pertama, petugas menemukan satu kardus berisi lima bungkus beras basmati dan satu bungkus bumbu kari yang telah dimodifikasi sebagai tempat penyimpanan narkotika, Di dalam kemasan tersebut ditemukan sebanyak 94 cartridge Etomidate berlogo “Batman” serta 100 butir pil ekstasi. Selain itu, turut diamankan empat uni telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp700 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Hasil pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka mengarahkan petugas untuk melakukan pengembangan ke sebuah apartemen di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari lokasi kedua, polisi kembali menemukan dua butir pil ekstasi yang diduga masih berkaitan dengan jaringan peredaran yang sama.

Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, S.E., S.I.K., M.H., mengatakan “Kami dari Sudbit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 2026 sekitar pukul 12.40 Wib, telah berhasil melakukan pengungkapan kasus peredaran Narkoba Jenis Etomidate sebanyak 94 PCS dan juga 102 butir narkoba jenis Ekstasi yang berlokasi di Rumah kost diwilayah Paseba, Jakarta Pusat. Modus yang di lakukan terduga pelaku adalah dengan melakukan pengiriman melalui ekspedisi dari wilayah Medan menuju Jakarta dengan disamarkan kedalam beras India, Adapun kami dapati informasi pelaku berkaitan dengan Jaringan asal Malaysia. Pengungkapan ini bermula dari adanya laporan Masyarakat bahwa adanya peredaran Narkoba diwilayah tersebut kemudian Tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat mengamankan terduga pelaku dengan inisial T (26) dan Y (29).”

Untuk selanjutnya kedua terduga pelaku dan barang bukti telah di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Dua  Korban Meninggal Dunia, Ahli Waris Desak PT. Kayong Alumina Nusantara (PT.KAN) Bertanggung Jawab.

0

Dua  Korban Meninggal Dunia, Ahli Waris Desak PT. Kayong Alumina Nusantara Bertanggung Jawab.

  • PT Kayong Alumina Nusantara Kabupaten Ketapang enggan membayar uang pesangon kematian pekerja/buruh, Mediator Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kayong Utara telah resmi menerbitkan Surat Klarifikasi Anjuran pertanggungan jawaban sebagai bentuk pertanggung jawaban PT. KAN terhadap pekerja ABK Kapal.

    Ahmad Upin Ramadan dan Mohammad Satria menegaskan “LBH Rumah Hukum Indonesia Kabupaten Ketapang selaku kuasa ahli waris menilai sikap PT. Kayong Alumina Nusantara (PT.KAN) tidak mencerminkan tanggung jawab sosial dan kepatuhan terhadap hukum. Menghilangkan tanggung jawab kemanusiaan terhadap korban yang meninggal akibat kecelakaan kerja adalah tindakan tidak manusiawi,bahkan PT. Kayong Alumina Nusantara (PT.KAN) diduga mengangkangi regulasi sesuai perundang-undangan yang ada, tidak memberikan hak BPJS terhadap Pekerja atau buruh ABK Kapal, adalah pelanggaran nyata. Pengabdian 2 tahun almarhum tidak bisa dinilai dan diperlakukan sewenang-wenang.”

    Lebih lanjut disampaikan, bahwa ahli waris melalui pendampingan LBH Rumah Hukum Indonesia DPD Ketapang tidak akan berhenti di sini. Apabila perusahaan tetap tidak mau melaksanakan kewajiban atau tidak menindaklanjuti Surat Anjuran Disnaker Kabupaten Kayong Utara, maka kasus ini akan segera dilanjutkan ke tahap penyelesaian berikutnya sesuai jalur hukum yang berlaku, termasuk upaya pengajuan ke Pengadilan Hubungan Industrial serta pelaporan pelanggaran ketenagakerjaan agar mendapatkan sanksi yang tegas.

    LBH Rumah Hukum Indonesia juga menyerukan kepada seluruh dunia usaha di wilayah Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara agar memegang teguh prinsip keadilan dan kepatuhan terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan, terlebih dalam hal-hal yang berkaitan dengan kematian pekerja dan nasib keluarga yang ditinggalkan.