Senin, Maret 16, 2026
Beranda blog Halaman 373

PERADIN Lahir Tahun 1964 Penuh Dengan Kesederhanaan, Berikut Beberapa Hal Diutarakan

0

Redaksi.co | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi, S.H., MSE yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Ir Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (14/11/2024).

Adapu pelantikan dan pengukuhan ini sendiri dilakukan langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PERADIN Pusat Assoc Prof Dr Firman Wijaya. S.H., M.H dengan didampingi Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah (BPW) PERADIN Sumsel AKBP (P) BRM Aritonang, S.H.M.H dengan pembacaan SK Pelantikan dan Pengukuhan serta penyerahan Bendera Pataka kepada Ketua BPC PERADIN Kota Palembang Supendi, S.H., M.H dan BPC Kabupaten OI.) Irwan Noviatra, S.H.

Dikatakan Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Setda Provinsi Sumsel Ir Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si, saya mengapresiasi kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus BPC PERADIN Kota Palembang dan BPC Kabupaten OI pada hari ini.

Bahwa organisasi dapat dijadikan sebagian langkah permulaan bagi pengurus yang dikukuhkan untuk mengemban tanggung jawab dalam membawa nama besar PERADIN agar dapat terus eksis.

“Diharapkan bagi yang menerima mandat yang diberikan, amanat yang diberikan agar dapat menunjukkan kemampuan dan tanggung jawabnya dalam mengembangkan organisasi ini,” ujarnya.

Kemudian, saya berharap kepada BPC PERADIN Kota Palembang dan BPC PERADIN Kabupaten OI untuk dapat mengembangkan organisasi ini menjadi organisasi yang dapat memberikan keadilan kenyamanan dalam perlakuan hukum bagi masyarakat di provinsi Sumsel.

Membantu masyarakat yang ingin pengetahuan tentang hukum, namun terlibat kasus-kasus hukum tanpa tahu apa yang harus diperbuat. Sebagaimana organisasi yang memiliki orientasi pada penegakkan keadilan khususnya dalam hukum pidana dan hukum perdata.

“Kiranya dapat menggunakan keahliannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk itu kami berharap pada organisasi ini untuk dapat melakukan sosialisasi untuk meningkatkan wawasan masyarakat terhadap tindakan yang beresiko pada penanganan hukum,” ungkapnya.

Menurut Ketua Umum BPP PERADIN Pusat Assoc Prof Dr Firman Wijaya. S.H., M.H, di sini saya perlu sampaikan PERADIN dilahirkan pada tahun 1964 kota Surakarta bertempatnya disalah satu hotel yang kecil sekali, saat ini masih ada. Ini mudah-mudahan perjalanan panjang dari sejarah PERADIN, dan kita sama-sama tahu kota Surakarta melahirkan tokoh-tokoh dan pemimpin besar.

Saya juga sampai hari ini tidak bisa memastikan kenapa PERADIN dilahirkan di hotel, dimana ada suatu hotel kecil, ruangannya kecil disebelah kiri dekat aula, dan sebelah kanan ada ruang Bung Soekarno, jadi disana ada ruangan.

“Mudah-mudahan menggambarkan yang pertama PERADIN dilahirkan bukan karena besarnya modal yang dimilikinya, tapi besarnya gagasan dan pemikiran tokoh-tokohnya. Dan mudah-mudahan PERADIN ke depan melanjutkan pemikiran-pemikiran besar yang sudah ada pada saat itu,” katanya.

Dilanjutkannya, tentu saya merasa cukup jauh dari dan jadi saya terlintas continue tahun 1964 sampai tahun 2024 itu menunjukkan bukan sejarah yang singkat beberapa gagasan serta pemikiran yang besar diantaranya yang paling menarik adalah 50 persen plus 1 yakni free port itu berhasil digagas pemikirannya yang merupakan ketua Dewan Penasehat PERADIN.

Sebuah pemikiran yang bisa menggetarkan pondasi ekonomi bangsa hadapan korporasi dunia, dan ini yang saya ingin juga sampaikan pada semuanya, di mana generasi saya dengan beliau sangat jauh.

“Mudah-mudahan generasi saya dengan rekan-rekan semuanya tidak terlalu jauh, tapi apa sebenarnya perbedaan generasi itu jadi penting kita perhatikan, dan saat ini PERADIN sudah menyebar ke seluruh Nusantara, yang mana PERADIN lahir dengan kondisi kesederhanaan,” ucapnya.

Begitu juga disampaikan Ketua BPW PERADIN Sumsel AKBP (P) BRM Aritonang, S.H.M.H, saya yakin apa yang terjadi saat penyerahan perkara tentunya apa yang dibuat didalam resume sama dengan resume ditingkat pendidikan. Apakah itu analisis yuridis, analisa fakta, dan bagaimana memenggal unsur-unsur objektif objek itu kita tetap bersama.

Kiranya kehadiran PERADIN ditengah Kejakasaan, Polda, Kodam Sumssl terus terbangun secara humanis, dan kami bangga serta suatu kehormatan dan terima kasih dengan ketua Umum BPP PERADIN Pusat yang hadir ini kiranya ke depan nanti pendampingan di Polda bagian dari PERADIN.

“Untuk BPC PERADIN Kota Palembang dan BPC PERADIN Kabupaten OI lihat Yusticia 20, walaupun langit runtuh biarkan, jangan biarkan korban-korban keadilan itu terkapar, kita angkat korban-korban keadilan itu,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, di mana ketua Umum BPP PERADIN Pusat Assoc Prof Dr Firman Wijaya. S.H., M.H yang sudah tidak perlu diragukan beliau sering kali menjadi saksi di kasus-kasus lain dan tidak terhitung lagi, sekaligus beliau juga akan menjadi narasumber untuk sosialisasi pada kegiatan ini. Bahkan kita harus bangga 3 tahun 6 bulan yang akan datang ada produk KHUP yang akan diterbitkan oleh PERADIN.

Di mana pada kegiatan ini sendiri juga diisi oleh para narasumber yang dikemas dalam bentuk diskusi santai dengan mengangkat tema yang menarik tentunya. Di mana kami sangat merasa bangga pada kegiatan ini dihadiri oleh orang-orang hebat, baik dari TNI, Kepolisian, pemerintahan, akademisi, dan sebagainya.

“Terima kasih untuk OI semangat, karena ini kabupeten OI juga bagian dari wilayah hukum Polres OI, dan tidak kalah menarik adalah rekan-rekan sejawat pengurus BPW PERADIN Sumsel, kita berkerja bukan orang per orang, tetapi semua kita bekerja,” bebernya.

Ketum BPP PERADIN Pusat Lantik Dua BPC, Berikut Hal Disampaikan

0

Warta In | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi, S.H., MSE yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Sumsel bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Ir Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (14/11/2024).

Adapu pelantikan dan pengukuhan ini sendiri dilakukan langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat PERADIN Pusat Assoc Prof Dr Firman Wijaya. S.H., M.H dengan didampingi Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah (BPW) PERADIN Sumsel AKBP (P) BRM Aritonang, S.H.M.H dengan pembacaan SK Pelantikan dan Pengukuhan serta penyerahan Bendera Pataka kepada Ketua BPC PERADIN Kota Palembang Supendi, S.H., M.H dan BPC Kabupaten OI.) Irwan Noviatra, S.H.

Dikatakan Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Setda Provinsi Sumsel Ir Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si, saya mengapresiasi kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus BPC PERADIN Kota Palembang dan BPC Kabupaten OI pada hari ini.

Bahwa organisasi dapat dijadikan sebagian langkah permulaan bagi pengurus yang dikukuhkan untuk mengemban tanggung jawab dalam membawa nama besar PERADIN agar dapat terus eksis.

“Diharapkan bagi yang menerima mandat yang diberikan, amanat yang diberikan agar dapat menunjukkan kemampuan dan tanggung jawabnya dalam mengembangkan organisasi ini,” ujarnya.

Kemudian, saya berharap kepada BPC PERADIN Kota Palembang dan BPC PERADIN Kabupaten OI untuk dapat mengembangkan organisasi ini menjadi organisasi yang dapat memberikan keadilan kenyamanan dalam perlakuan hukum bagi masyarakat di provinsi Sumsel.

Membantu masyarakat yang ingin pengetahuan tentang hukum, namun terlibat kasus-kasus hukum tanpa tahu apa yang harus diperbuat. Sebagaimana organisasi yang memiliki orientasi pada penegakkan keadilan khususnya dalam hukum pidana dan hukum perdata.

“Kiranya dapat menggunakan keahliannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk itu kami berharap pada organisasi ini untuk dapat melakukan sosialisasi untuk meningkatkan wawasan masyarakat terhadap tindakan yang beresiko pada penanganan hukum,” ungkapnya.

Menurut Ketua Umum BPP PERADIN Pusat Assoc Prof Dr Firman Wijaya. S.H., M.H, di sini saya perlu sampaikan PERADIN dilahirkan pada tahun 1964 kota Surakarta bertempatnya disalah satu hotel yang kecil sekali, saat ini masih ada. Ini mudah-mudahan perjalanan panjang dari sejarah PERADIN, dan kita sama-sama tahu kota Surakarta melahirkan tokoh-tokoh dan pemimpin besar.

Saya juga sampai hari ini tidak bisa memastikan kenapa PERADIN dilahirkan di hotel, dimana ada suatu hotel kecil, ruangannya kecil disebelah kiri dekat aula, dan sebelah kanan ada ruang Bung Soekarno, jadi disana ada ruangan.

“Mudah-mudahan menggambarkan yang pertama PERADIN dilahirkan bukan karena besarnya modal yang dimilikinya, tapi besarnya gagasan dan pemikiran tokoh-tokohnya. Dan mudah-mudahan PERADIN ke depan melanjutkan pemikiran-pemikiran besar yang sudah ada pada saat itu,” katanya.

Dilanjutkannya, tentu saya merasa cukup jauh dari dan jadi saya terlintas continue tahun 1964 sampai tahun 2024 itu menunjukkan bukan sejarah yang singkat beberapa gagasan serta pemikiran yang besar diantaranya yang paling menarik adalah 50 persen plus 1 yakni free port itu berhasil digagas pemikirannya yang merupakan ketua Dewan Penasehat PERADIN.

Sebuah pemikiran yang bisa menggetarkan pondasi ekonomi bangsa hadapan korporasi dunia, dan ini yang saya ingin juga sampaikan pada semuanya, di mana generasi saya dengan beliau sangat jauh.

“Mudah-mudahan generasi saya dengan rekan-rekan semuanya tidak terlalu jauh, tapi apa sebenarnya perbedaan generasi itu jadi penting kita perhatikan, dan saat ini PERADIN sudah menyebar ke seluruh Nusantara, yang mana PERADIN lahir dengan kondisi kesederhanaan,” ucapnya.

Begitu juga disampaikan Ketua BPW PERADIN Sumsel AKBP (P) BRM Aritonang, S.H.M.H, saya yakin apa yang terjadi saat penyerahan perkara tentunya apa yang dibuat didalam resume sama dengan resume ditingkat pendidikan. Apakah itu analisis yuridis, analisa fakta, dan bagaimana memenggal unsur-unsur objektif objek itu kita tetap bersama.

Kiranya kehadiran PERADIN ditengah Kejakasaan, Polda, Kodam Sumssl terus terbangun secara humanis, dan kami bangga serta suatu kehormatan dan terima kasih dengan ketua Umum BPP PERADIN Pusat yang hadir ini kiranya ke depan nanti pendampingan di Polda bagian dari PERADIN.

“Untuk BPC PERADIN Kota Palembang dan BPC PERADIN Kabupaten OI lihat Yusticia 20, walaupun langit runtuh biarkan, jangan biarkan korban-korban keadilan itu terkapar, kita angkat korban-korban keadilan itu,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, di mana ketua Umum BPP PERADIN Pusat Assoc Prof Dr Firman Wijaya. S.H., M.H yang sudah tidak perlu diragukan beliau sering kali menjadi saksi di kasus-kasus lain dan tidak terhitung lagi, sekaligus beliau juga akan menjadi narasumber untuk sosialisasi pada kegiatan ini. Bahkan kita harus bangga 3 tahun 6 bulan yang akan datang ada produk KHUP yang akan diterbitkan oleh PERADIN.

Di mana pada kegiatan ini sendiri juga diisi oleh para narasumber yang dikemas dalam bentuk diskusi santai dengan mengangkat tema yang menarik tentunya. Di mana kami sangat merasa bangga pada kegiatan ini dihadiri oleh orang-orang hebat, baik dari TNI, Kepolisian, pemerintahan, akademisi, dan sebagainya.

“Terima kasih untuk OI semangat, karena ini kabupeten OI juga bagian dari wilayah hukum Polres OI, dan tidak kalah menarik adalah rekan-rekan sejawat pengurus BPW PERADIN Sumsel, kita berkerja bukan orang per orang, tetapi semua kita bekerja,” bebernya.

Terkait Video Viral di Medsos, Kalapas Badarudin: Sudah Kita Tindaklanjuti

0

Redaksi.co | OGAN ILIR – Terkait beredarnya video viral di media sosial (Medsos), Kalapas Tanjung Raja Badarudin angkat bicara dan mengklarifikasi bahwasanya video yang melibatkan Lapas Tanjung Raja tersebut merupakan video lama.

Kalapas Tanjung Raja, Badarudin didampingi Ka KPLP, Ade Irianto mengatakan pihaknya menegaskan bahwa video yang saat ini beredar adalah video lama yang sengaja disebarkan kembali oleh salah satu oknum pegawai Lapas Tanjung Raja yang bermasalah, atas nama Robby Adriansyah.

“Yang bersangkutan telah menjalani program rehabilitasi di Loka Rehabilitasi BNN Kalianda terhitung sejak tanggal 09 April 2021 sampai dengan 09 Juli 2021,” ujar Kalapas Badarudin saat diwawancarai sejumlah awak media, pada Kamis (14/11/2024).

Setelah rehabilitasi tersebut selesai yang bersangkutan melaksanakan tugas kembali di Lapas Tanjung Raja namun saat melaksanakan tugas sebagai anggota jaga tidak pernah masuk kerja, setelah dikonfirmasi pada pihak keluarga Robby Adriansyah, yang bersangkutan kembali menggunakan narkoba sehingga pihak keluarga mengajukan permohonan langsung kepada Kalapas saat itu,!untuk direhabilitasi kembali di Balai Besar Rehabilitasi Cigombong Kabupaten Bogor, terhitung tanggal 15 Maret 2023 sampai 15 Juni 2023.

Setelah melaksanakan rehabilitasi yang ke dua kalinya pegawai atas nama Robby Adriansyah kembali melaksanakan tugas ditempatkan distaf umum namun selama ditempatkan distaf umum yang bersangkutan tidak pernah masuk kerja tanpa keterangan selama enam puluh tujuh hari berturut turut, terhitung tanggal 3 Januari 2024 sampai 23 Maret 2024 sehingga yang bersangkutan diperiksa oleh tim dari Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI atas dugaan pelanggaran kedisiplinan pegawai dan dijatuhi hukuman disiplin berat berupa penurunan kelas jabatan setingkat lebih rendah selama dua belas bulan.

Berdasarkan surat keterangan dirawat yang dikeluarkan oleh dr. Abdullah Sahab, Sp.KJ, MARS Dengan nomor surat :441.3//RS.ERBA.04/2024 atas nama Robby Adriansyah No.Reg 08 24 14 tanggal 25 Maret 2024 menerangkan bahwa memang benar nama tersebut pernah di Rawat di Rs.Ernaldi Bahar dari tanggal 23 Maret 2024 – 25 Maret 2024. Selanjutnya untuk memberikan pembinaan terhadap yang bersangkutan dimutasi ke Rupbasan Baturaja Sumsel.

Adapun terkait video tersebut sudah ditindaklanjuti. Pada saat setelah menerima informasi Kalapas Langsung memerintahkan Ka KPLP untuk dilakukan razia pada kamar tersebut, ditemukan 1 buah HP, kabel charger dan kabel-kabel yg beresiko dengan kelistrikan di blok hunian. Warga Binaan yang memiliki handphone tersebut sudah di berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, serta dipindahkan ke lapas lain.

Dikatakan Kalapas, untuk menindaklanjuti beredarnya video tersebut, pihaknya telah melakukan serangkaian langkah konkret memastikan agar kejadian serupa tidak terulang. Langkah-langkah meliputi razia gabungan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan melakukan penyitaan barang yang dilarang di Lapas.

“Kami telah melakukan razia di dalam Lapas dan menyita barang-barang yang tidak sesuai dengan aturan. Dan sudah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kami juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kejadian ini,” ucap Kalapas.

“Kejadian ini telah dilaporkan ini ke Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas,” imbuhnya .

Menurut Kalapas, pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan evaluasi, pengawasan, pembenahan, dan pembinaan terhadap seluruh warga binaan. Khususnya dalam mendukung program 100 Hari Kerja Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (P) Drs. Agus Andrianto,SH,MH.

“Kepercayaan masyarakat yang telah kami bangun dari nol dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya memerangi penyalahgunaan narkoba, pungli dan handphone dalam mensukseskan Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) dan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba di Lapas Tanjung Raja adalah amanah yang harus kami laksanakan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Mencari Pemimpin Era Baru, FKMP Labuhkan Dukungannya Di Pasangan Yudha – Bahar

0

Wartq In | PALEMBANG – Lagi dukungan mengalir untuk pasangan Yudha – Bahar dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang periode 2024 – 2029.

Kali ini dukungan dari Forum Komunikasi Masyarakat Palembang (FKMP), yang secara sukarela mendeklarasikan di posko Pemenangan Kapal Selam jalan angkatan 45, Rabu (13/11/2024).

Kegiatan yang dihadiri secara langsung Yudha Pratomo dan Sudarsono beserta 150 anggotanya yang berasal dari 18 Kecamatan se-Kota Palembang.

Dalam sambutannya Sudarsono selalu ketua FKMP mengatakan belajar dan melihat kondisi kota Palembang saat ini, sudah seharusnya kota Palembang memiliki pemimpin baru yang lebih baik.

” Salah satu alasan kami mendukung pasangan Yudha – Bahar dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang, adalah implementasi keinginan masyarakat yang menginginkan perubahan untuk kota Palembang, Karena di Pemerintahan sebelumnya masyarakat hanya diberikan janji – Jani manis tanpa ada realisasi program nyata “, kata Sudarsono

Dilanjutkannya, Beberapa tahun ini begitu banyak kemunduran yang dialami kota Palembang, sehingga setelah mencermati dengan seksama akhirnya FKMP memutuskan memberikan dukungan untuk pasangan Yudha – Bahar

Ditempat yang sama Yudha Pratomo Mahyuddin Calon Walikota Palembang nomor urut 3 mengatakan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh FKMP.

” Tentunya kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari FKMP ini, dengan niat tulus kita bersama – sama membangun kota Palembang”, ujar Yudha Pratomo

Dalam orasi politiknya Yudha Pratomo mengungkapkan telah memahami apa yang diinginkan masyarakat, sehingga jika nantinya terpilih menjadi Walikota Palembang siap membawa era baru.

” Pastinya majunya kami (Yudha – Bahar) dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang tidak dengan tangan kosong, 8 Program yang telah berjalan dari 2018 dengan anggaran pribadi menjadi bukti keseriusan membangun kota Palembang, jika nantinya mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin Palembang pastinya akan ada era baru Palembang maju”, tandas Yudha Pratomo Calon Walikota Palembang nomor urut 3 (Irfan)

Terkait Video Viral di Medsos, Kalapas Badarudin: Sudah Kita Tindaklanjuti

0

Warta In | OGAN ILIR — Terkait beredarnya video viral di media sosial (Medsos), Kalapas Tanjung Raja Badarudin angkat bicara dan mengklarifikasi bahwasanya video yang melibatkan Lapas Tanjung Raja tersebut merupakan video lama.

Kalapas Tanjung Raja, Badarudin didampingi Ka KPLP, Ade Irianto mengatakan pihaknya menegaskan bahwa video yang saat ini beredar adalah video lama yang sengaja disebarkan kembali oleh salah satu oknum pegawai Lapas Tanjung Raja yang bermasalah, atas nama Robby Adriansyah.

“Yang bersangkutan telah menjalani program rehabilitasi di Loka Rehabilitasi BNN Kalianda terhitung sejak tanggal 09 April 2021 sampai dengan 09 Juli 2021,” ujar Kalapas Badarudin saat diwawancarai sejumlah awak media, pada Kamis (14/11/2024).

Setelah rehabilitasi tersebut selesai yang bersangkutan melaksanakan tugas kembali di Lapas Tanjung Raja namun saat melaksanakan tugas sebagai anggota jaga tidak pernah masuk kerja, setelah dikonfirmasi pada pihak keluarga Robby Adriansyah, yang bersangkutan kembali menggunakan narkoba sehingga pihak keluarga mengajukan permohonan langsung kepada Kalapas saat itu,!untuk direhabilitasi kembali di Balai Besar Rehabilitasi Cigombong Kabupaten Bogor, terhitung tanggal 15 Maret 2023 sampai 15 Juni 2023.

Setelah melaksanakan rehabilitasi yang ke dua kalinya pegawai atas nama Robby Adriansyah kembali melaksanakan tugas ditempatkan distaf umum namun selama ditempatkan distaf umum yang bersangkutan tidak pernah masuk kerja tanpa keterangan selama enam puluh tujuh hari berturut turut, terhitung tanggal 3 Januari 2024 sampai 23 Maret 2024 sehingga yang bersangkutan diperiksa oleh tim dari Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI atas dugaan pelanggaran kedisiplinan pegawai dan dijatuhi hukuman disiplin berat berupa penurunan kelas jabatan setingkat lebih rendah selama dua belas bulan.

Berdasarkan surat keterangan dirawat yang dikeluarkan oleh dr. Abdullah Sahab, Sp.KJ, MARS Dengan nomor surat :441.3//RS.ERBA.04/2024 atas nama Robby Adriansyah No.Reg 08 24 14 tanggal 25 Maret 2024 menerangkan bahwa memang benar nama tersebut pernah di Rawat di Rs.Ernaldi Bahar dari tanggal 23 Maret 2024 – 25 Maret 2024. Selanjutnya untuk memberikan pembinaan terhadap yang bersangkutan dimutasi ke Rupbasan Baturaja Sumsel.

Adapun terkait video tersebut sudah ditindaklanjuti. Pada saat setelah menerima informasi Kalapas Langsung memerintahkan Ka KPLP untuk dilakukan razia pada kamar tersebut, ditemukan 1 buah HP, kabel charger dan kabel-kabel yg beresiko dengan kelistrikan di blok hunian. Warga Binaan yang memiliki handphone tersebut sudah di berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, serta dipindahkan ke lapas lain.

Dikatakan Kalapas, untuk menindaklanjuti beredarnya video tersebut, pihaknya telah melakukan serangkaian langkah konkret memastikan agar kejadian serupa tidak terulang. Langkah-langkah meliputi razia gabungan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan melakukan penyitaan barang yang dilarang di Lapas.

“Kami telah melakukan razia di dalam Lapas dan menyita barang-barang yang tidak sesuai dengan aturan. Dan sudah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kami juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kejadian ini,” ucap Kalapas.

“Kejadian ini telah dilaporkan ini ke Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas,” imbuhnya .

Menurut Kalapas, pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan evaluasi, pengawasan, pembenahan, dan pembinaan terhadap seluruh warga binaan. Khususnya dalam mendukung program 100 Hari Kerja Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (P) Drs. Agus Andrianto,SH,MH.

“Kepercayaan masyarakat yang telah kami bangun dari nol dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Khususnya memerangi penyalahgunaan narkoba, pungli dan handphone dalam mensukseskan Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) dan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba di Lapas Tanjung Raja adalah amanah yang harus kami laksanakan sebaik-baiknya,” tandasnya.

SMP HANG TUAH 5 , JUARAI TURNAMEN BOLA VOLI HUT KE-79 PGRI

0

Sidoarjo,(14/11)

Lomba bola voli antar guru SMP/SMA dalam perebutan Piala HUT Ke-79 PGRI Cabang Candi menelorkan SMP Hang Tuah 5 Candi Sidoarjo sebagai juara 1 setelah di partai final mengalahkan SMPN 3 Candi Sidoarjo.

Selama dua hari Panitia HUT Ke-79 PGRI Cabang Candi Sidoarjo menggelar lomba bola voli antar guru TK, SD, SMP dan SMA yang berlangsung di GOR Simorame Candi Sidoarjo (12-13 Nopember 2024) yang di bagi dalam dua kelompok, kelompok pertama TK dengan SD dan kelompok kedua SMP dan SMA.

SMP Hang Tuah 5 pada babak penyisihan sempat mengalahkan sesama sekolah Hang Tuah (SMA Hang Tuah 5) dan pada akhirnya menobatkan diri sebagai tim tak terkalahkan dan merebut juara 1 sekaligus mempertahankan PIALA BERGILIR yang sudah direbutnya 2 tahun silam.

Penyerahan piala juara 1 diserahkan oleh Nayono selaku Perwakilan PGRI Kab Sidoarjo kepada kapten Tim bola voli SMP Hang Tuah 5 Ali Mulkhoir dan piala bergilir diserahkan oleh Rosyid selaku Ketua PGRI Kecamatan Candi Sidoarjo

Kasatdik SMP Hang Tuah 5 Herwinda Rosita, S.E memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas perjuangannya hingga berhasil merebut juara 1 dan mempertahankan PIALA BERGILIR. Harapannya ke depan tetap semangat berlatih untuk mempertahankan prestasi yang telah di raihnya.

Para pemain yang telah berhasil mengharumkan nama SMP Hang Tuah 5 di kancah lomba bola voli dalam rangka HUT KE-79 PGRI antara lain : Avionsa, Yoga, Eko, Ali Mulkhoir, Andik Siswanto, Suprapto, Fauji, Ahmad Darowi (yht/dar).

SMP HANG TUAH 5 , JUARAI TURNAMEN BOLA VOLI HUT KE-79 PGRI

0

 

Lomba bola voli antar guru SMP/SMA dalam perebutan Piala HUT Ke-79 PGRI Cabang Candi menelorkan SMP Hang Tuah 5 Candi Sidoarjo sebagai juara 1 setelah di partai final mengalahkan SMPN 3 Candi Sidoarjo.

Selama dua hari Panitia HUT Ke-79 PGRI Cabang Candi Sidoarjo menggelar lomba bola voli antar guru TK, SD, SMP dan SMA yang berlangsung di GOR Simorame Candi Sidoarjo (12-13 Nopember 2024) yang di bagi dalam dua kelompok, kelompok pertama TK dengan SD dan kelompok kedua SMP dan SMA.

SMP Hang Tuah 5 pada babak penyisihan sempat mengalahkan sesama sekolah Hang Tuah (SMA Hang Tuah 5) dan pada akhirnya menobatkan diri sebagai tim tak terkalahkan dan merebut juara 1 sekaligus mempertahankan PIALA BERGILIR yang sudah direbutnya 2 tahun silam.

Penyerahan piala juara 1 diserahkan oleh Nayono selaku Perwakilan PGRI Kab Sidoarjo kepada kapten Tim bola voli SMP Hang Tuah 5 Ali Mulkhoir dan piala bergilir diserahkan oleh Rosyid selaku Ketua PGRI Kecamatan Candi Sidoarjo

Kasatdik SMP Hang Tuah 5 Herwinda Rosita, S.E memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas perjuangannya hingga berhasil merebut juara 1 dan mempertahankan PIALA BERGILIR. Harapannya ke depan tetap semangat berlatih untuk mempertahankan prestasi yang telah di raihnya.

Para pemain yang telah berhasil mengharumkan nama SMP Hang Tuah 5 di kancah lomba bola voli dalam rangka HUT KE-79 PGRI antara lain : Avionsa, Yoga, Eko, Ali Mulkhoir, Andik Siswanto, Suprapto, Fauji, Ahmad Darowi (yht/dar).

KOMANDAN KORPS MARINIR PIMPIN PERESMIAN FASILITAS KANTIN DAN LAPANGAN BOLA PETARUNG MALAKA

0

 

Redaksi.co – Batam | Komandan Korps Marinir pimpin peresmian fasilitas Kantin dan Lapangan Bola di Sarang Petarung Malaka Yonif 10 Marinir/SBY Setokok, Batam kepulauan Riau. Rabu siang, (06/11/2024).

Penyediaan fasilitas Kantin dan Lapangan Bola ini merupakan wujud nyata bentuk kepedulian Danyonif 10 Mar/SBY Letkol Marinir Aris Moko kepada Prajurit Petarung Malaka agar selalu bertambah semangat dalam melaksanakan tugas dan menjadi sarana meningkatkan kemampuan Olahraga.

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.T.r.Opsla., mengungkapkan rasa kebanggaan yang besar terhadap Ksatrian Yonif 10 Mar/SBY.

“Terimakasih atas dedikasi dan kerja keras Prajurit Petarung Malaka, Tingkatkan Profesionalisme dalam melaksanakan tugas”. ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan acara makan siang bersama Dankormar dan seluruh Prajurit Petarung Malaka. (Red/Dispen Kormar TNI AL/Brigif 4 Mar/BS)

Kerahkan Helikopter Panther, Tim Kesehatan Petarung Malaka Evakuasi Personel 13th MEU (USMC)

0

Redaksi.co |  Batam – Tim Kesehatan Yonif 10 Mar/SBY mengevakuasi personel 13th Marine Expeditionary Unit (MEU) Corp Marinir Amerika Serikat (USMC), menggunakan Helikopter Phanter di Puslatpur 9 Dabo Singkep, Selasa siang, (12/11/2024).

Dalam kegiatan ini, Tim Kesehatan Petarung Malaka mensimulasikan bahwa HM3 Taylor, prajurit 13th MEU mengalami luka tembak di perut bagian kanan.

Dengan sigap Tim Kesehatan Petarung Malaka di bantu Kesehatan USMC melakukan pertolongan pertama dilanjutkan evakuasi medis darurat menuju Landing Zone PLP 9 Dabo Singkep.

Korban kemudian dibawa menuju Rumah Sakit rujukan menggunakan Helikopter Phanter untuk penanganan lebih lanjut.

Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY Letkol Marinir Aris Moko, selaku Komandan Satgas Latma Keris Marex 2024 menyampaikan bahwa kegiatan latihan Drill Evakuasi Medis sangatlah penting dilaksanakan,

“Diharapkan seluruh peserta latihan tahu apa saja yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan dalam melaksanakan latihan.” Harap Letkol Marinir Aris Moko. (Red/Dispen Kormar TNI AL)

Diduga Ada Peredaran Narkoba di Wilayahnya,Kapolsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Terkasan Bungkam

0

Labuhanbatu-redaksi.co. Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Panai Hilir Polres Labuhanbatu terkesan bungkam ketimbang menjelaskan terkait diduga peredaran narkoba di wilayah hukum (Wilkum) nya.

Hal tersebut ketika awak media mengkonfirmasi Kapolsek  AKP Rustam Effendi Silaban, S.H terkait peredaran narkoba inisial BW melalui WhatsApp, Rabu (13/11/2024).

Lanjutnya miriselihat yang terjadi di daerah ini, diduga peredaran narkoba jenis sabu-sabu disini terkesan dilakukan pembiaran oleh Kapolsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu AKP Rustam Effendi Silaban, S.H, yakni inisial BW yang di duga sebagai bandar.

 

“Sesudah sering kali pun bang di publikasikan terkait diduga peredaran narkoba jenis sabu-sabu disini, Namun sangat di sayangkan bukan inisial BW yang di tangkap, melainkan orang lain yang kita duga menjadi korban, pungkasnya.

Beberapa waktu yang lalu, Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo mengitruksikan jajarannya untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan, salah satu yang paling tegas disebutkan adalah narkoba.

 

Bahkan Kapolri meminta kepada jajarannya agar  menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran pidana dan tidak akan mberikan toleransi kepada jajarannya yang bermain-main dengan pelanggaran. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga akan mencopot dari jabatannya jika ada anggota melakukan pelanggaran.

Namun perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut terkesan di anggap enteng sebelah mata oleh Kapolsek Panai Hilir, Polres Labuhanbatu AKP Rustam Effendi Silaban, S.H

(M.M)