Beranda blog Halaman 35

Armada BPBD Bertambah, Sachrudin: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana hingga Tingkat Lingkungan

0

Armada BPBD Bertambah, Sachrudin: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana hingga Tingkat Lingkungan

 

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di tengah musim kemarau tahun ini. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Pemkot Tangerang juga memperkuat dukungan sarana dan alat operasional penanggulangan bencana agar respons di lapangan semakin cepat, efektif, dan optimal.

 

 

 

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat memimpin apel sekaligus menyerahkan berbagai sarana dan alat operasional penanggulangan bencana di Mako BPBD Kota Tangerang, Kecamatan Tangerang, Selasa (04/08/2026).

 

 

 

“Saya minta kapasitas dan keterampilan seluruh petugas terus ditingkatkan melalui latihan dan simulasi secara rutin. Dengan begitu, baik personel BPBD maupun anggota Kelurahan Tangguh Bencana benar-benar siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Dukungan alat operasional yang kita serahkan hari ini juga harus mampu meningkatkan kecepatan respons serta kualitas pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” tegas Sachrudin.

 

 

 

Di hadapan para camat dan lurah, Sachrudin, menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kesiapan pemerintah harus berjalan beriringan dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi.

 

 

 

“Kesiapsiagaan harus menjadi budaya bersama. Bencana bisa terjadi kapan saja, bahkan ketika masyarakat sedang terlelap, baik banjir, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus diperkuat hingga ke tingkat lingkungan. Semakin siap masyarakat, semakin besar kemampuan kita mencegah, mengurangi risiko, dan meminimalkan dampak bencana,” ujarnya.

 

 

 

Sachrudin, juga mengingatkan seluruh jajaran BPBD dan Kelurahan Tangguh Bencana agar menjaga serta merawat seluruh armada dan peralatan yang telah diserahkan. Menurutnya, setiap fasilitas tersebut merupakan aset daerah yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk melindungi masyarakat.

 

 

 

“Armada dan peralatan ini adalah investasi untuk keselamatan masyarakat. Saya berharap, seluruh alat operasional selalu dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan kapan pun dibutuhkan. Dengan dukungan sarana yang semakin lengkap, insya Allah pelayanan penanggulangan bencana di Kota Tangerang akan semakin cepat, tanggap, dan profesional,” tutup Sachrudin.

 

 

 

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang turut menyerahkan 16 unit kendaraan operasional pemadam kebakaran dan penyelamatan roda dua, perlengkapan Kelurahan Tangguh Bencana bagi 20 kelurahan, serta 440 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Penambahan sarana tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot dalam memperkuat kapasitas operasional BPBD sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana

 

 

(*/red)

Warga Minta Bekas Galian Untuk Pipa Air Di Perbaiki Seperti Semula,Warga : Untuk Kenyamanan Bersama

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Warga di seputaran jalan dari pasi mesjid hingga menuju ke jembatan Leuhan meminta pihak rekanan pengerjaan penggalian pipa air untuk merapikan bekas galian pipa,karena di nilai setelah selesai pemasangan pipa,bekas galian di timbun asal asalan sehingga membuat kondisi ini menyulitkan warga terutama yang bersentuhan langsung pintu pagar dengan jalan atau tempat usahanya dekat dengan jalan.

Hal ini di ungkapkan oleh M.Yatim salah seorang warga kepada media ini Rabu 5/8/2026

Menurut dia,warung kopi tempat usahanya itu persis di pinggir berada di pinggir jalan dekat jembatan Leuhan yang tempat biasanya para pelanggannya memarkirkan kendaraan jadi terganggu karena keberadaan bekas lobang galian yang di timbun sembarangan tidak seperti saat di gali sehingga ia mengaku kesal ,sebab bekas galian itu tidak di cor ulang sehingga kesulitan parkir.

” Padahal sesudah pipanya di tanam kan seharusnya di cor lagi,ini setelah di tanami pipa di timbun saja,kalau hujan becek, ” Ujarnya

Ia juga menambahkan, selaku warga dirinya mendukung program pemasangan pipa air bersih karena bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat luas,tapi yang saya sesalkan adalah keteledoran pihak rekanan proyek,kenapa bekas galiannya tidak di cor kembali seperti di depan warung saya seperti semula,mau kita laporkan saya gak tau kemana harus di laporkan permasalahan tersebut.

” Selaku warga tentunya mendukung penuh kegiatan pemasangan pipa air karena untuk keperluan orang banyak,tapi yang saya sesalkan kenapa bekas galian itu tidak di cor ulang seperti sebelum di gali, apalagi saya tidak tahu siapa rekanannya,ini untuk kenyamanan bersama ” Pungkasnya

Menanggapi keluhan warga, Heri dari CV Attariq Beujaya ketika di hubungi via WhatsApp ,menjelaskan bahwa bekas galian pipa tersebut akan di bersihkan dan di beberapa titik akan di cor ulang seperti semula namun harus di padatkan dulu bekas galiannya dalam beberapa hari.

” Untuk bekas galian akan kami rapikan kembali,kalau ada jalan rabat beton yang di gali untuk keperluan pemasangan pipa akan kita cor lagi,juga yang di depan rumah warga di pinggir jalan juga akan kita cor, untuk yang di pinggir jalan yang bekas tanah galian juga ada tim khusus untuk merapikan sisa galian agar rapi kembali,yang pasti tetap kami rapikan dalam waktu dekat sambil menunggu tanah timbunan itu padat agar cor dan timbunan rapi ” Ujarnya.

Dari pantauan media ini, setidaknya ada di beberapa titik galian yang mengenai beton akses masuk rumah warga yang turut terkena galian ,dan warga mengharapkan persoalan ini segera di tangani agar kenyamanan warga terpenuhi tanpa ada niat untuk menghambat pekerjaan ****

HUT Kemerdekaan RI 81 dan Maulid 2026: Gema 88 Juta Berdzikir Nusantara

0

REDAKSI.CO, JAKARTA — Agustus selalu menjadi bulan sakral bagi bangsa Indonesia. Ia bukan sekadar lembaran kalender, melainkan sebuah ruang waktu tempat bertemunya takdir sejarah dan berkah ketuhanan. Tahun 2026 ini, perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 hadir dengan getaran yang jauh lebih dahsyat dan agung. Ada sebuah simfoni spiritual yang langka: momentum kemerdekaan bangsa beriringan dengan masuknya bulan kelahiran (Maulid) Nabi Besar Muhammad SAW pada 14 Agustus 2026.

Merespons pertautan momentum suci ini, gerakan kemanusiaan dan kebangsaan yang dimotori oleh PPJNA 98, Majelis Sholawat Cahaya Nusantara, Rumah Literasi Merah Putih, dan Sinergi Media Merah Putih menggelar sebuah manifesto spiritual bertajuk: “Gema Agustus: 88 Juta Berdzikir dan Bersholawat”.

Gerakan ini bukan sekadar ritual kosmetik, melainkan sebuah laku budaya dan perenungan filsafat mendalam untuk menyembuhkan jiwa bangsa.

Secara filosofis, kemerdekaan sejati (kemerdekaan hakiki) adalah ketika sebuah bangsa mampu membebaskan dirinya dari belenggu kebencian, polarisasi, dan egoisme kelompok.

Rilis bersama yang disampaikan oleh Anto Kusumayuda (Ketua Umum PPJNA 98), Dede Heri (Rumah Literasi Merah Putih), dan Siti Ratna Maymunah (Sinergi Media Merah Putih) menegaskan bahwa esensi dari “88 Juta Berdzikir dan Bersholawat” adalah sebuah ajakan nasional untuk melakukan catharsis—pembersihan jiwa kolektif bangsa.

“Mari kita isi bulan kemerdekaan ini dengan menebar energi positif. Saatnya menghentikan segala bentuk kebencian (stop hatred). Kita ganti bisingnya kegaduhan politik dan sosial dengan gemuruh dzikir, sholawat, dan pembacaan Al-Qur’an di seluruh pelosok Nusantara,” ujar mereka dalam rilis resminya.

Dalam kacamata filsafat eksistensial Pancasila, sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” diletakkan sebagai fondasi utama. Ketika 88 juta manusia menyatukan frekuensi batinnya dalam dzikir, terjadi sebuah resonansi energi positif yang mampu mengikis residu kebencian dan menyatukan kembali retakan-retakan sosial.

Masyarakat Nusantara memiliki akar budaya yang kuat dalam memandang harmoni alam dan Tuhan. Tradisi menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu dirayakan dengan sukacita, sedekah, dan puji-pujian. Ketika tradisi kultural ini melebur dengan selebrasi kemerdekaan negara, Agustus berubah menjadi panggung kosmologi syukur yang tiada tara.

Membaca Al-Qur’an dan melantunkan sholawat dari Sabang sampai Merauke adalah bentuk “ruwatan spiritual” terhadap bumi pertiwi. Ini adalah cara kebudayaan Indonesia merawat ingatan bahwa kemerdekaan ini, sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, terjadi “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa”. Budaya dzikir berjamaah ini mengukuhkan identitas Indonesia sebagai bangsa yang religius, guyub, dan penuh tepo seliro.

Mengetuk Pintu Langit untuk Keberkahan Negeri dan Kesehatan Pemimpin

Memasuki bulan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW pada 14 Agustus 2026 menjadi pemantik spiritual yang luar biasa. Sholawat yang digaungkan oleh puluhan juta rakyat adalah tawasul (perantara) untuk menarik rahmat kasih sayang (rahmatan lil ‘alamin) ke langit Indonesia.

Gerakan maha-spiritual ini membawa misi langit yang sangat jernih:

1. Memohon Keberkahan Nasional: Memastikan Indonesia di usianya yang ke-81 dilimpahi keamanan, kemakmuran, dan dijauhkan dari bencana.

2. Doa untuk Pemimpin Bangsa: Secara khusus, Gema Agustus Berdzikir dan Bersholawat ini menjadi bait-bait doa yang tulus demi kesehatan dan kekuatan Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran pemerintahan dalam memimpin bangsa menuju Indonesia Emas.

3. Kesehatan Rakyat: Memohon keselamatan, kedamaian lahir-batin, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

Mengalirkan Energi Positif ke Pelosok Negeri

Gema Agustus: 88 Juta Berdzikir dan Bersholawat” adalah panggilan terbuka bagi siapa saja yang mencintai kedamaian di atas bumi Nusantara. Ketika jutaan mulut melafalkan asma Tuhan dan jutaan hati merindukan keteladanan Rasulullah, maka tirai keberkahan akan terbuka lebar untuk Indonesia.

Mari ketuk pintu langit, tebarkan kedamaian, runtuhkan tembok kebencian, dan jadikan Agustus 2026 sebagai tonggak sejarah bangkitnya spiritualitas bangsa. Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin. (Rd.Ratu Dinar Nusantara)***

Di Balik Pengabdian Lebih dari 1.000 Taruna 71 Taruni Akpol Perkuat Pembentukan Karakter Siswa SekolahRakyat*

0

Jakarta, 5 Agustus 2026,Redaksi.Co – Di balik pengabdian lebih dari 1.000 Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dalam Program Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Tahun 2026, terdapat 71 Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang turut mengambil peran penting dalam mendampingi para siswa. Bersama 372 Taruna Akpol yang diterjunkan Polri ke 73 Sekolah Rakyat di 29 Subsatuan Taruna (Subsattar), para taruni hadir untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui keteladanan, kepemimpinan, dan pendekatan yang humanis.

Program Taruna Bhakti merupakan kolaborasi Kementerian Sosial RI, Akademi TNI, dan Akademi Kepolisian yang dilaksanakan selama lima hari, 1–5 Agustus 2026, bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Melalui program ini, para taruna mendampingi siswa baru untuk mengenal kehidupan berasrama, membangun disiplin, kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta kebiasaan hidup yang mandiri dan bertanggung jawab.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan kehadiran Taruni Akpol merupakan implementasi nyata arahan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang saat melepas Program Taruna Bhakti pada 1 Agustus 2026 meminta seluruh taruna menjadi role model dan kakak asuh bagi siswa Sekolah Rakyat.

“Pesan Bapak Menteri Sosial sangat jelas, para taruna harus menjadi teladan yang membimbing dengan empati dan keteladanan. Polri menerjemahkan arahan tersebut melalui kehadiran 372 Taruna Akpol, termasuk 71 Taruni Akpol yang bergabung bersama Taruna Akademi TNI. Kehadiran para taruni semakin memperkaya proses pendampingan karena membawa nilai kepemimpinan, kepedulian, komunikasi yang hangat, serta semangat pengabdian yang dapat menginspirasi seluruh siswa,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Menurutnya, para Taruni Akpol memiliki pengalaman yang sama dalam menjalani pendidikan yang disiplin dan kehidupan berasrama sebagai calon perwira Polri. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk membantu para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi tantangan, serta membangun rasa percaya diri sejak hari pertama memasuki Sekolah Rakyat.

Selama lima hari pendampingan, Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI berperan sebagai kakak asuh, mentor, dan teladan. Mereka membimbing para siswa melalui pengenalan tata tertib sekolah dan kehidupan berasrama, pembiasaan bangun pagi dan manajemen waktu, penataan kamar dan kerapian tempat tidur, pembiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pelatihan baris-berbaris, pembinaan kepemimpinan, kerja sama dan gotong royong, penguatan wawasan kebangsaan, kegiatan kepramukaan, pembinaan karakter dan kepribadian, penguatan nilai-nilai keagamaan, hingga memberikan motivasi agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Kehadiran 71 Taruni Akpol juga memperkuat pendekatan yang inklusif dalam proses pendampingan. Bersama para taruna lainnya, mereka memastikan seluruh siswa memperoleh ruang belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai, sejalan dengan penekanan Menteri Sosial agar pelaksanaan Program Taruna Bhakti terbebas dari perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi.

“Yang kami bangun bukan hanya kedisiplinan, tetapi juga karakter. Taruni Akpol bersama Taruna Akpol lainnya hadir sebagai kakak yang menginspirasi, membimbing, dan mendengarkan. Kami ingin setiap siswa merasakan bahwa mereka didampingi untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, serta memiliki semangat untuk menggapai cita-cita. Itulah makna pengabdian Polri melalui Program Taruna Bhakti,” tutup Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dalam Program Taruna Bhakti Tahun 2026, Polri mengerahkan 372 Taruna Akpol yang didukung 110 personel pendamping (Paping) terdiri atas 23 Perwira Menengah, 77 Perwira Pertama, dan 10 Bintara, sehingga total personel Polri yang terlibat mencapai 482 personel. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sinergi nasional bersama lebih dari 1.000 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian untuk mendukung Program Sekolah Rakyat sebagai investasi pembangunan karakter generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

PERINDO KETAPANG DESAK PEMERINTAH, DPRD BERTINDAK SETELAH TOPIK HIDAYAT TEWAS TERBAKAR

0

DUKA DI PELANG! PERINDO KETAPANG DESAK PEMERINTAH, DPRD, TNI-POLRI BERTINDAK SETELAH TOPIK HIDAYAT TEWAS TERBAKAR

KETAPANG, 05-08-2026– Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Ketapang. Topik Hidayat, warga Pelang, meninggal dunia akibat kebakaran. Musibah ini kembali menyeret pertanyaan besar: sampai kapan rakyat harus jadi korban karena lemahnya sistem pencegahan dan mitigasi bencana?

Jajaran DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Namun di balik duka, ada kemarahan dan tuntutan.

*“Kami tidak ingin ada lagi Topik-Topik berikutnya yang harus mati sia-sia. Ini adalah kelalaian kolektif. Negara harus hadir!” tegas Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang, Bpk. Amantus Sumarno, S.E.

4 DESAKAN KERAS PERINDO KETAPANG

Peristiwa ini tidak boleh berhenti di ucapan duka. Perindo Ketapang mendesak seluruh unsur negara segera bertindak:

1. PEMERINTAH DAERAH KAB. KETAPANG
Segera audit sarana prasarana pemadam kebakaran. Tambah pos damkar, armada, dan anggaran mitigasi di wilayah rawan seperti Pelang. Jangan tunggu ada korban baru bergerak.
2. DPRD KABUPATEN KETAPANG
Gunakan fungsi pengawasan dan anggaran. Panggil OPD terkait, BPBD, dan Dinas Damkar. Pastikan APBD benar-benar dialokasikan untuk keselamatan rakyat, bukan hanya seremonial.
3. TNI & POLRI
Perkuat patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran di tingkat desa. Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam edukasi dan penanganan awal saat terjadi kebakaran.
4. BPBD & DAMKAR
Lakukan simulasi dan pelatihan kebakaran rutin di desa-desa. Pastikan alat pemadam ringan tersedia di setiap rumah warga dan kantor desa.

NEGARA JANGAN ABSEN SAAT RAKYAT BERDUKA
“Musibah kebakaran di Pelang ini adalah tamparan keras. Jika hari ini kita hanya berduka tanpa ada perubahan sistem, maka kita sama saja membiarkan pembunuhan berikutnya terjadi,” lanjut Perindo.

Perindo Ketapang menegaskan akan mengawal kasus ini sampai ada kebijakan konkret dari Pemerintah dan DPRD. Keselamatan rakyat adalah harga mati dan tanggung jawab konstitusional negara.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
Semoga almarhum Topik Hidayat husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan.

Sumber : DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang
Peliput  : AURTV Ketapang
Editor    : Redaksi AURTV Ketapang

KPK Kembali Bergerak di Lombok Barat, Mantan Wabup Sumiatun Diperiksa di BPKP NTB

0

KPK Kembali Bergerak di Lombok Barat, Mantan Wabup Sumiatun Diperiksa di BPKP NTB

MATARAM, REDAKSI.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperlihatkan geliatnya dalam mengusut perkara yang berkaitan dengan Kabupaten Lombok Barat. Setelah sebelumnya memeriksa sejumlah pihak, kini giliran mantan Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun, yang menjalani pemeriksaan di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB, Kota Mataram.

Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Rabu (5/8/2026). Sumiatun tiba di Gedung BPKP NTB, Jalan Majapahit, sekitar pukul 09.45 WITA. Ia datang bersama dua orang lainnya, seorang pria dan seorang anak.
Mengenakan pakaian berwarna hitam dengan jilbab krem, Sumiatun terlihat langsung memasuki gedung untuk menjalani pemeriksaan. Tidak banyak informasi yang disampaikan terkait agenda pemeriksaan tersebut.
Kedatangan mantan orang nomor dua di Lombok Barat itu juga dibenarkan salah seorang pegawai BPKP NTB.

Iya benar ada kedatangan Ibu Atun,” ujar pegawai tersebut.

Sehari Sebelumnya, Mantan Asisten II Juga Diperiksa
Pemeriksaan terhadap Sumiatun menjadi perhatian karena dilakukan hanya berselang sehari setelah KPK memeriksa Rusditah, mantan Asisten II Setda Lombok Barat.
Rusditah menjalani pemeriksaan di gedung yang sama pada Selasa (4/8/2026). Pemeriksaan berlangsung cukup lama dan baru berakhir sekitar pukul 20.29 WITA.
Namun, saat keluar dari gedung BPKP NTB, Rusditah memilih bungkam. Ia tidak memberikan keterangan kepada awak media dan langsung menuju area parkir sebelum meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor Kawasaki Kaze-E 110.

Rentetan pemeriksaan tersebut memperlihatkan bahwa KPK masih terus menggali keterangan dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui atau memiliki informasi terkait perkara yang tengah diusut.
Siapa Berikutnya?
Pemeriksaan mantan Wakil Bupati dan mantan pejabat struktural Lombok Barat dalam waktu berdekatan tentu bukan sekadar menjadi perhatian biasa. Publik kini menunggu sejauh mana pemeriksaan tersebut akan membuka rangkaian fakta dalam perkara yang sedang ditangani KPK.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci materi pemeriksaan Sumiatun maupun posisi hukum yang bersangkutan dalam perkara tersebut.
Karena itu, segala kemungkinan masih terbuka dan publik perlu menunggu penjelasan resmi dari KPK. Pemeriksaan seseorang oleh KPK juga tidak serta-merta menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana.

Yang jelas, langkah KPK memeriksa satu per satu pihak yang memiliki keterkaitan dengan pemerintahan Lombok Barat menjadi sinyal bahwa proses pengusutan perkara tersebut masih berjalan dan belum berhenti pada pemeriksaan pihak-pihak sebelumnya.
Kini perhatian publik Lombok Barat tertuju pada perkembangan berikutnya: siapa lagi yang akan dipanggil KPK dan fakta apa yang akan terungkap dari rangkaian pemeriksaan tersebut?

Jurnalis: Suhaili
Redaksi.co | Media Nasional Investigasi

KPK Perluas Penggeledahan, 2 Kantor Imigrasi di Jakarta

0

Jakarta,Redaks.Co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyidikan perkara dugaan korupsi terkait layanan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA), Setelah menyasar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, penyidik juga melakukan penggeledahan di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat pada Selasa (4/8/2026).

Langkah tersebut merupakan bagian dari pendalaman penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal serta dugaan penerimaan gratifikasi yang terjadi dalam rentang 2022 hingga 2026,KPK menegaskan penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dan fakta dalam perkara tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membenarkan bahwa terdapat dua lokasi penggeledahan yang dilakukan secara bersamaan pada hari yang sama, Namun hingga proses penggeledahan berakhir, penyidik masih melakukan inventarisasi terhadap barang-barang yang diamankan sehingga belum merinci hasil penyitaan.

Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah sejumlah lokasi di Bali, termasuk kantor imigrasi dan perusahaan jasa pengurusan visa, Dari rangkaian kegiatan tersebut, penyidik menyita berbagai dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diusut.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka, Mereka berasal dari unsur pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi maupun pejabat pada kantor imigrasi yang diduga memiliki peran dalam praktik pemerasan layanan izin tinggal WNA serta penerimaan gratifikasi,Seluruh tersangka telah menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan.

Kasus tersebut terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada awal Juni 2026, Dari operasi itu KPK mengamankan sejumlah orang serta menyita berbagai aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi, mulai dari kendaraan bermotor, rekening bank, aset kripto, hingga mata uang asing dengan nilai keseluruhan mencapai sekitar Rp17,5 miliar.

Pengembangan penyidikan yang kini menyasar lebih dari satu kantor imigrasi menunjukkan komitmen KPK dalam mengungkap secara menyeluruh dugaan praktik korupsi di sektor pelayanan keimigrasian, KPK juga membuka peluang melakukan penggeledahan di lokasi lain apabila ditemukan fakta dan bukti baru selama proses penyidikan berlangsung.

Penyidikan masih terus berjalan, sementara KPK mengimbau seluruh pihak yang mengetahui informasi terkait perkara tersebut agar bersikap kooperatif guna mempercepat pengungkapan kasus secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Perumdam Tirta Mountala Berbenah dan Siapkan Solusi Jangka Panjang Untuk Optimalisasi Pelayanan.

0

ACEH BESAR — Kemarau panjang dan ekstrem yang melanda Aceh Besar berdampak terhadap pelayanan air bersih, khususnya di wilayah Cabang Darul Imarah. Debit sumber air di kolam Mata Ie mengalami penurunan drastis hingga menyebabkan kondisi kolam mengalami kekeringan cukup parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dewan Pengawas Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar, T. Abulis Samarkhan, mengatakan kondisi tersebut telah menjadi perhatian Dewan Pengawas dan manajemen. Sejak awal 2026, Perumdam telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang sesuai arahan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris selaku KPM Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar.

“Untuk jangka pendek, kami melakukan distribusi air secara mobile menggunakan truk tangki ke wilayah pelayanan Cabang Darul Imarah serta sejumlah lokasi lainnya berdasarkan laporan dan pengaduan masyarakat,” ujar Abulis.

Sementara untuk jangka panjang, Perumdam Tirta Mountala tengah merencanakan pengembangan jaringan distribusi induk yang terintegrasi melalui interkoneksi antarcabang, mulai dari Indrapuri, Siron hingga Darul Imarah. Sistem tersebut diharapkan memungkinkan antar-IPA saling terkoneksi dan mendukung distribusi air ke wilayah yang mengalami gangguan, termasuk Mata Ie dan sekitarnya.

Menurut T. Abulis, Dewan Pengawas bersama Direksi juga terus membangun komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPBPK serta sejumlah anggota DPR RI asal Aceh, di antaranya Nazaruddin (Dek Gam), Ustad Ghufran, Haji Ruslan Daud, dan Irmawan, guna mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan infrastruktur air minum di Aceh Besar.

Hasilnya, pada 2026 Aceh Besar memperoleh dukungan pembangunan SPAM IKK Seulimeum berkapasitas 40 liter per detik, yang diharapkan mampu memperluas pelayanan air bersih dari Seulimeum hingga Kuta Cot Glie, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum memperoleh layanan secara optimal.

T. Abulis berharap sinergi antara Pemkab Aceh Besar, Perumdam Tirta Mountala, Pemerintah Aceh, dan pemerintah pusat dapat terus diperkuat sehingga pembangunan SPAM baru dapat dikembangkan di wilayah lain, seperti Ingin Jaya dan Sukamakmur.

Ia juga optimistis Perumdam Tirta Mountala ke depan mampu membangun dan mengembangkan infrastruktur air minum secara lebih mandiri melalui penguatan finansial, perencanaan yang matang, dan pembenahan internal manajemen.

“Di bawah kepemimpinan Bupati H. Muharram Idris dan Wakil Bupati H. Syukri A. Jalil, pembenahan internal terus dilakukan, termasuk penertiban kehilangan air akibat jaringan dan sambungan ilegal. Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan aktivitas ilegal agar penertiban dapat dilakukan lebih cepat dan pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin optimal,” pungkas T. Abulis.

KKM UNTIRTA Bersama Perpusnas RI Sukses Laksanakan 12 Program Pembudayaan Literasi di Desa Talaga

0

KKM Tematik Literasi 09 Gelombang 2 UNTIRTA Berkolaborasi dengan Perpusnas RI Hadirkan 12 Program Pembudayaan Baca di Desa Talaga, Kabupaten Tangerang

 

Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

 

Redaksi.co – Tim Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 09 Tematik Literasi Gelombang 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), yang dilaksanakan dalam skema kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), telah menuntaskan seluruh rangkaian program kerja di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Selama kurang lebih 30 hari pengabdian, terhitung sejak 9 Juli hingga 4 Agustus 2026, tim KKM 09 merealisasikan delapan program unggulan berbasis literasi serta empat program pendukung yang menyasar anak-anak, siswa sekolah dasar, dan masyarakat umum.

 

Program Unggulan: Dari Revitalisasi Perpustakaan hingga Puncak Literasi

 

Program kerja utama diawali dengan Pendataan dan Pengelolaan Perpustakaan Desa Talaga, meliputi inventarisasi koleksi buku, pemeriksaan kondisi fisik, pencatatan ke dalam buku inventaris, pengelompokan berdasarkan klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC), pemberian nomor inventaris, pelabelan, penyusunan kartu buku, serta penataan ulang ruang baca agar lebih nyaman dan terstruktur.

 

Selama masa operasional, mahasiswa KKM turut memberikan Bantuan Layanan Perpustakaan setiap hari, mencakup pelayanan peminjaman dan pengembalian buku, pendampingan pengunjung, penyampaian informasi tata tertib, serta penciptaan suasana baca yang ramah bagi masyarakat.

 

Untuk segmen anak-anak, tim KKM 09 menyelenggarakan empat program literasi aktif di perpustakaan desa:

 

Bacakan Saya Buku — Pembacaan cerita anak secara interaktif dengan intonasi, ekspresi, dan media pendukung, disertai diskusi isi cerita, pengenalan tokoh, serta penyampaian pesan moral. Kegiatan ini berlangsung berbarengan dengan layanan perpustakaan, dengan jumlah peserta minimal 20 anak hingga maksimal 45 anak per sesi, didampingi 5 orang mentor dari anggota KKM 09 setiap harinya.

 

Membaca Nyaring — Pembiasaan membaca secara bergantian dengan perhatian pada pelafalan, intonasi, ekspresi, kelancaran, dan kejelasan suara, diakhiri dengan lomba membaca nyaring bagi siswa sekolah dasar sebagai bentuk apresiasi.

 

Cerdas Mengulas Buku — Pelatihan mengidentifikasi tokoh, alur, latar, dan pesan moral, serta menyampaikan ulasan sederhana secara lisan melalui diskusi interaktif.

 

Menulis Cerita — Pendampingan penulisan kreatif dengan stimulus gambar dan tema tertentu, meliputi arahan penyusunan alur, penggunaan kosakata, dan penyampaian ide secara runtut, diakhiri presentasi karya di depan kelompok.

 

 

Selain kegiatan di perpustakaan, tim KKM 09 melaksanakan Kunjungan Literasi ke Sekolah pada 28–30 Juli 2026 di tiga sekolah dasar, yakni SDN Talaga 1, SDN Talaga 2, dan SDN Talaga 3, melalui metode Mystery Learning Box: Belajar, Berpikir, Berkarya. Peserta berkelompok mengamati benda-benda bertema sekolah dalam kotak misteri, berdiskusi, menyusun cerita, lalu mempresentasikannya di depan kelas.

 

Rangkaian program ditutup dengan Talaga Literasi Day pada Sabtu, 1 Agustus 2026, yang menghelat tiga perlombaan edukatif bagi siswa sekolah dasar: Lomba Tebak Tokoh, Read Aloud, dan Lomba Mewarnai bertema literasi. Kegiatan ini menjadi puncak apresiasi sekaligus perayaan atas perkembangan kemampuan literasi peserta selama program berlangsung.

 

Program Pendukung: Kebersamaan, Kesehatan, dan Pendampingan Akademik

 

Di luar fokus utama literasi, tim KKM 09 juga melaksanakan empat program pendukung:

 

– Senam Bersama ibu-ibu PKK Desa Talaga secara rutin untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan mempererat hubungan dengan warga;

– Pengajian di aula kantor Desa Talaga, meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah, dan doa bersama sebagai sarana penguatan nilai keagamaan dan silaturahmi;

– Cek Kesehatan Gratis bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat, mencakup pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan;

– Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi siswa sekolah dasar di perpustakaan desa dengan metode interaktif melalui diskusi, latihan soal, permainan edukatif, dan tanya jawab.

 

Pernyataan Ketua KKM 09

 

Lazuardi Hakim, Ketua KKM 09, menyampaikan:

 

“Sebelumnya saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kita selama 30 hari kita berkencimpung di Desa Talaga ini dimulai dari Pak Andika Febrian, M.Pd selaku DPL kami tercinta serta Bapak H. Nasarudin, S.H. selaku Kepala Desa Talaga beserta jajarannya di Pemerintahan Desa Talaga yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat. Kami mengadakan pelayanan perpustakaan dari tanggal 09 Juli 2026 hingga tanggal 04 Agustus 2026, lalu ada kegiatan Bacakan Saya Buku berbarengan dengan layanan perpustakaan dengan jumlah minimal anak 20 hingga maksimal 45 anak, dengan pembagian setiap harinya terdapat 5 mentor dari anggota KKM 09. Dilanjutkan dengan kunjungan sekolah dari tanggal 28–30 Juli ke SDN Talaga 1, SDN Talaga 2, dan SDN Talaga 3, berbarengan dengan adanya Talaga Literasi Day pada Sabtu, 01 Agustus 2026, diisi dengan Games Tebak Tokoh, Read Aloud, dan Mewarnai. Semua ini adalah langkah awal UNTIRTA dan Perpusnas RI melalui kami para mahasiswa untuk menggaungkan literasi di Desa Talaga ini. Semoga ini menjadi motor penggerak bagi masa depan Desa Talaga dan juga para generasi emas Indonesia.”

 

Harapan dan Keberlanjutan

 

Seluruh program dilaporkan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak yang menunjukkan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan literasi. Tim KKM 09 berharap bahwa pengelolaan perpustakaan yang telah dirapikan, pembiasaan membaca yang telah ditanamkan, serta kolaborasi antara UNTIRTA dan Perpusnas RI ini dapat menjadi fondasi keberlanjutan budaya literasi di Desa Talaga pasca-pengabdian.

 

Tentang KKM Tematik Literasi Gelombang 2

 

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Literasi Gelombang 2 merupakan program pengabdian masyarakat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang dilaksanakan dalam kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, bertujuan memperkuat ekosistem literasi di tingkat desa melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

(*/Hendra)

Bakso slening Dwi yg lezat kenyal dan pas di lidah

0

Pas di Lidah: Perpaduan rasa gurih, pedas dari sambal, dan asam dari jeruk nipis menciptakan kelezatan yang sempurna.

Kuah Kaldu Gurih: Menggunakan rebusan tulang sapi asli yang harum dan kaya rempah alami.

Pelengkap Lengkap: Disajikan bersama mi, bihun, tauge segar, dan taburan bawang goreng renyah.

Sensasi Menikmati
  • Hangat di Tubuh: Cocok disantap saat cuaca dingin atau lapar melanda di siang hari.
  • Pas di Lidah: Perpaduan rasa gurih, pedas dari sambal, dan asam dari jeruk nipis menciptakan kelezatan yang sempurna.
  • Apakah Anda ingin saya menambahkan lokasi, harga, atau jam buka untuk Bakso Mangkal DI JL DEMAK ,NO,146
  • Bukak jam.06.00 malam menerima melayani pesanan hubungi bakso mas Dwi
  • NO hp 0881026377942