Minggu, Maret 22, 2026
Beranda blog Halaman 305

Aliansi Pemuda Lintas Agama Sumsel Bersama Polda Sumsel Gelar FGD

0

Redaksi.co | Palembang – Polda Sumatera Selatan (Sumsel ) dalam hal ini Dit Intelkam Polda Sumsel bersama Aliansi Pemuda Lintas Agama Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegitan Fokus Grup Discussion (FGD) dengan tema menjaga kerukunan umat beragama tantangan dan solusi di era modern, yang di laksanakan di Meeting Room Hotel Batiqa Palembang, Sabtu (19/04/24)

Fokus Gruop Discussion turut dihadiri oleh Kapolda Sumsel yang di wakili oleh Kasubdit III Dit Intelkam Polda Sumsel AKBP H. Sukarminto, SH,.MH, perwakilan agama Islam, perwakilan agama Kristen, perwakilan agama Katolik, perwakilan agama Budha, perwakilan agama Hindu, dan perwakilan agama Khonghucu serta tamu undangan.

Kasubdit III Dit Intelkam Polda Sumsel AKBP H. Sukarminto, SH,.MH mengatakan persatuan dan kesatuan antar Aliansi Pemuda Lintas Agama Sumsel mudah-mudahan bisa menjadikan pelopor penyejuk bagi pemuda-pemuda lain sehingga tidak terjadi konflik-konflik sosial.

Kegiatan ini kita laksanakan satu tahun sekali, yang pasti disamping untuk mempererat persatuan dan kesatuan juga sebagai ajang bersilaturahmi antar tokoh-tokoh aliansi pemuda lintas agamanya.

“Kalau kita lihat sekarang ini, Alhamdulillah Sumatera Selatan Zero Komplit, jadi kita berupaya untuk tidak adanya konflik-konflik sosial dari pemeluk agama,”ujarnya.

“Kami menghimbauan kepada mahasiswa dan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan adanya ada domba berita hoax, itu kan sangat merugikan bagi kita semua,”tutupnya.

Sementara itu, Kisworo, ST dari Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Kota Palembang mengatakan kami berterima kasih sekali atas kegiatan ini, terkait dengan kerukunan antar umat beragama dan dengan ormas-ormas tentunya akan menjadi baik.

“Kami selaku ormas dari Islam dan kemudian agama-agama lain tentunya itu cukup memberikan semangat untuk kami untuk senantiasa ukhuwah menjalin silaturahim kepada orang-orang yang ada di Sumsel ini, jadi peningkatan kerukunan antar umat beragama itu menjadi tujuan dengan adanya acara ini, sehingga targetnya adalah mencapai kerukunan umat beragama di Sumsel untuk Sumsel lebih sejahtera, lebih aman dan nyaman,”jelasnya.

Ditempat yang sama. Johan dari Walubi Perwakilan Umat Budha Sumsel memgatakan kami mengapresiasi dari kegiatan Polda Sumsel menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema menjaga kerukunan Umat Beragama Tantangan dan Solusi di Era Modern, kegiatan ini di mana kami merasa kerukunan dan juga keharmonisan antar umat beragama harus terus dijalin, karena kenapa ini adalah alat perekat kita sebagai negara kesatuan Republik Indonesia Indonesia yang besar sekali wilayahnya.

Jadi, harapan kami menyelenggarakan kegiatan ini sering-sering diadakan karena kenapa keharmonisan dan kerukunan itu harus dijaga karena NKRI harga mati .

Hal senada di katakan oleh Iputu Gede Aditya Ketua Kesatauan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia Sumsel (KMHDI Sumsel ) menambahkan pada dasarnya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, kegiatan seperti ini harus dilanjutkan terkhusus untuk anak-anak muda ataupun orang tua bersinergi dari pemerintah.

“Khususnya Polri menyediakan tempat untuk kita bahwasanya menyatukan pendapat ataupun opini seperti kegiatan ini, namun pada hakekatnya bahwa perbedaan itu menjadi suatu alasan bahwa kita bisa bersatu kecuali kita melihat kerukunan rumah beragama di Palembang kalau secara pribadi dan organisasi bahkan kalau di Palembang ada Pura bahkan tempat ibadah yang lainnya seperti klenteng, gereja dan masjid bahkan kalau bisa diambil contoh di Jakabaring kita ada namanya tempat ibadah yang berbaris,” iya. itu dikatakan bahwa simbol dari tempat ibadah bisa berdampingan artinya di Palembang ataupun di Sumatera Selatan, saya rasa sudah aman untuk toleransi.

“Secara umum cukup kita memahami empat (4) pilar kebangsaan yang pertama yaitu dari Pancasila bahwa pada sila pertama itu adalah ketuhanan yang maha esa, Jadi sebenarnya Tuhan hanya satu cara dan tujuannya tentu mungkin yang berbeda, kedua ada yang namanya undang-undang Dasar ada juga Bhinneka Tunggal Ika dan ada yang namanya NKRI Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tambahnya.

“Cukup 4 pilar itu di aplikasikan sudah menjadi contoh dan menjadi visi misi bahwa kita perbedaan itu bisa disatukan,”pungkasnya.

*Kapolda Tinjau Mako Polda Maluku Utara di Sofifi*

0

REDAKSI.CO–Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., didampingi oleh Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara dan para Pejabat Utama Polda Maluku Utara melaksanakan peninjauan dan pengecekan Markas Komando (Mako) Polda Maluku Utara di Sofifi. Sabtu (19/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolda dalam memastikan kesiapan infrastruktur, sarana prasarana, serta personel di lingkungan Polda Maluku Utara guna meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Dalam kunjungannya, Kapolda Maluku Utara meninjau berbagai bagian penting di lingkungan Mako, termasuk ruang pelayanan masyarakat, ruang kerja personel, serta fasilitas pendukung lainnya.

Beliau juga berdialog langsung dengan anggota yang bertugas untuk mendengar secara langsung masukan serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolda Maluku Utara menekankan pentingnya kesiapan seluruh fasilitas dan sarana prasarana di lingkungan Mako Polda Malut.

Ia meminta kepada jajaran terkait untuk segera melakukan perhitungan biaya perawatan dan kebutuhan fasilitas, termasuk gedung, rumah dinas, barak, serta perlengkapan lainnya.

Selain itu, Kapolda juga menginstruksikan agar setiap minggunya satuan kerja dijadwalkan ke Sofifi untuk melaksanakan pengecekan terhadap ruang kerja mereka masing-masing, guna memastikan kebersihan dan kerapian tetap terjaga.

Kapolda juga meminta agar penjagaan Mako dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti printer, laptop, dan alat komunikasi. Kapolda juga meminta agar Polsek setempat memantau langsung penjagaan Mako.

Dengan kegiatan ini, Kapolda Maluku Utara menunjukkan komitmennya dalam membangun kultur kerja yang profesional, modern, dan terpercaya, serta memastikan seluruh jajaran bekerja dengan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Prodi KPI USM Aceh Buka Kesempatan Bagi Wartawan Melanjutkan Pendidikan

0

Aceh Barat .Redaksi.co
Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Serambi Mekkah (USM) Aceh melakukan penandatangan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Persatuan Wartawan Indonesia terkait kerja sama bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Penandatanganan MoU berlansgung di Kantor PWI Aceh, kawasan Simpang Lima, Banda Aceh dalam rangkaian kunjungan belajar mahasiswa Prodi KPI FAI USM,dilansir Fortalnusa, Sabtu 19 April 2025.

Kehadiran Ketua Prodi, Dosen dan Mahasiswa KPI tersebut disambut langsung oleh ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin bersama segenap Pengurus PWI Aceh.

Dalam sambutannya, ketua PWI Aceh menyampaikan apresiasi atas kehadiran dosen dan mahasiswa KPI USM untuk belajar langsung dari praktisi wartawan yang tergabung dalam PWI Aceh.

Nasir menjelaskan bahwa “PWI ini merupakan organisasi wartawan tertua yang ada di Indonesia dan sampai saat ini terus aktif berkontribusi sebagai tempat bernaungnya para wartawan termasuk di Aceh.

Sementara itu, Dr Muhammad Syarif MA dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak PWI Aceh yang sudah berkenan menerima kunjungan belajar mahasiswa sekalian dengan penandatangan MoU antara Program Studi KPI USM dengan PWI Aceh.

“Kita berharap adanya implementasi kerja sama yang terus terjalin dalam berbagai bentuk kegiatan seperti yang hari ini kita lakukan kunjungan belajar. Ke depannya akan diupayakan adanya kuliah dari praktisi PWI,” kata Syarif.

Syarif juga menginformasikan, Prodi KPI memberikan kesempatan kepada para wartawan untuk melanjutkan stud- di Prodi KPI USM melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Kita membuka kesempatan untuk wartawan melanjutkan studi di FAI USM Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam,” kata Syarif.

Kegiatan kunjungan belajar ke PWI Aceh diinisiasi dan dimotori oleh dosen KPI, Indah Rastika Sari, M.Lit.J.

Indah mengatakan, kegiatan kunjungan belajar ini merupakan bagian dari impelementasi Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar. Mahasiswa selain dibekali dengan ilmu pengetahuan atau belajar di kelas, juga diajak untuk bisa belajar langsung dengan para praktisi media khususnya yang ada di PWI Aceh sebagai tempatnya bernaungnya para wartawan dari berbagai media yang ada di Aceh.

Dalam kuliah tersebut, PWI Aceh menugaskan para pemateri masing-masing Muhammad Zairin (Sekretaris PWI Aceh) memaparkan tentang Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers; Asnawi Kumar (Wakabid Pendidikan PWI Aceh) tentang Dasar-dasar Jurnalistik; dan M. Nazar Ahadi (Kasi Organisasi dan Keanggotaan PWI Aceh) tentang Syarat menjadi Anggota PWI ****

LPK BUNDA SEJATI: Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja Luar Negeri yang Berkualitas

0

LPK BUNDA SEJATI: Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja Luar Negeri yang Berkualitas dan Terpercaya

Lombok Tengah – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bunda Sejati yang berlokasi di Jalan Sesake Selebung, Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, hadir sebagai salah satu lembaga pelatihan terpercaya dalam mempersiapkan calon tenaga kerja luar negeri (CPMI) yang berkualitas dan siap bersaing secara global.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Wafa Aulia Putri, LPK Bunda Sejati berkomitmen memberikan pelatihan terbaik kepada masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri. Fokus utama lembaga ini adalah peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan mental peserta melalui program pelatihan yang legal dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

LPK Bunda Sejati bukan merupakan penyalur atau agen tenaga kerja, melainkan lembaga resmi yang menyediakan pelatihan untuk calon pekerja migran dengan tujuan negara seperti Arab Saudi, Singapura, Hongkong, Taiwan, dan Brunei Darussalam. Seluruh proses pelatihan dilaksanakan secara profesional, dengan memperhatikan aspek legalitas dan perlindungan hak peserta.

Legalitas dan rekam jejak LPK ini tidak diragukan. LPK Bunda Sejati telah meraih berbagai penghargaan, termasuk apresiasi dari Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, serta beberapa kali menerima kunjungan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI sebagai bentuk dukungan terhadap pelatihan tenaga kerja legal.

Direktur Utama Wafa Aulia Putri bahkan kerap diundang ke Jakarta oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ibu Ida Fauziyah, untuk berdiskusi mengenai strategi peningkatan kualitas CPMI agar dapat bekerja secara legal, aman, dan manusiawi.

Dalam wawancaranya bersama redaksi.co, Wafa menegaskan pentingnya legalitas dan kesiapan diri sebelum keberangkatan bekerja ke luar negeri:

> “Kami tidak menyalurkan, tapi kami melatih. Bekali diri Anda dengan keterampilan, mental yang kuat, dan dokumen yang legal sebelum berangkat,” tegas Wafa.

 

Sebagai upaya peningkatan kualitas pelatihan, LPK Bunda Sejati juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia), baik yang memiliki tujuan ke Timur Tengah maupun negara-negara ASEAN. Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas CPMI agar tidak kalah bersaing dengan negara lain seperti Filipina, Bangladesh, dan India.

> “Kita tidak mau kalah dalam persaingan global. Oleh karena itu, mari kita latih calon pekerja migran sebelum mereka diberangkatkan,” pungkas Wafa.

 

Langkah yang dilakukan LPK Bunda Sejati sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang mengatur bahwa pelatihan kerja bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.

Dengan rekam jejak yang telah terbukti dan program pelatihan yang terstruktur, LPK Bunda Sejati hadir sebagai solusi terpercaya bagi masyarakat Lombok dan sekitarnya yang ingin bekerja secara aman, legal, dan bermartabat di luar negeri.

Sumber: www.redaksi.co

Read : H.suhaili

Bupati Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil Buka Resmi Event Meulaboh Trail Adventure Lestari

0

Aceh Barat. Redaksi.co
Suasana meriah mewarnai Lapangan Sepak Bola Kuala Bhee, Kecamatan Woyla, Sabtu (19/4/2025), saat Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, secara resmi membuka event Meulaboh Trail Adventure Lestari Bumi Teuku Umar.

Event yang diikuti ratusan rider dari berbagai daerah ini bukan sekadar ajang adu nyali di lintasan ekstrem, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal. Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam mendongkrak sektor ekonomi kerakyatan.

“Kegiatan ini bukan sekadar event atau hanya menyalurkan hobi para rider, tapi juga bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian Aceh Barat,” ujarnya

Tidak cuma hanya jadi penonton, Wakil Bupati Said Fadheil pun ikut terjun langsung menjajal track trail yang menyuguhkan keindahan panorama alam Woyla. Kehadirannya di lintasan menambah semangat para rider sekaligus memperlihatkan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan sport tourism.

Tarmizi menyebutkan, Event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal yang menjajakan aneka produk dan kuliner khas Aceh di sekitar arena.

Panitia dan pemerintah daerah berharap Meulaboh Trail Adventure dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta serta wilayah di masa mendatang. “Tahun depan kita harap event seperti ini bisa lebih luas dan meriah lagi,” pungkas Tarmizi ****

Dandim 0105/Abar Dampingi Aster Kasdam IM dan Bulog Aceh Tinjau Sergab di Aceh Barat

0

Aceh Barat .Redaksi. co
Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., bersama instansi terkait dampingi rombongan Aster Kasdam IM dan Kanwil Bulog Aceh memonitoring Serapan Gabah (Sergab) di Kancab Perum Bulog Meulaboh yang berada di Jalan Nasional Meulaboh – Tapak Tuan Desa Gampong Darat Kecamatan Johan Pahlawan, Jum’at (18/4/2025)

Adapun instansi terkait yang tampak hadir diantaranya Kasiter Korem 012/TU Mayor Inf Sarasin Celianto, Pasiter Kodim 0105/Abar Lettu Inf Kardiar, Kadis Pertanian Safrizal, S.P., M.Sc., Plt. Kadis Pangan drh. Kamarlisnur, Kepala Bulog Suhadi, S.T., M.T., Kabid Distribusi Pangan Masri Hanis, S.P., PPL., Pimcab BSI Meulaboh Imam Bonjol Heri Candra, Persatuan Pemilik Kilang Padi (Perpadi), PPL, Distributor Pupuk, PPL, Kelompok Tani dan para Babinsa Pendamping dari jajaran Kodim 0105/Abar.

Sementara rombongan Tim Monitoring Sergab adalah Aster Kasdam IM Kolonel Inf Fransisco, S.E., M.I.Kom., Pimpinan Perum Bulog Kanwil Aceh Ikhsan, S.P., dan Pabandya Komsos Sterdam IM Letkol Inf Muhsin, S.Ag.

Pada saat acara seremonial, dalam prolognya Dandim menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada rombongan Aster dan Kanwi Bulog yang telah berkenan melihat atau meninjau langsung bagaimana Sergab yang telah berjalan di wilayah Aceh Barat.

Dalam kesempatan ini juga Dandim menyampaikan aktifitas pertanian pasca panen yang kemudian melalui kegiatan ini juga akan ada agenda memberikan informasi tentang yang nantinya akan mungkin dijadwalkan.

“Scedule hari ini adalah meninjau langsung ke lapangan baik gudang ataupun aset yang ada sehingga Kita bisa langsung berinteraksi dan menyerap aspirasi – aspirasi dari para Petani. Semoga dengan adanya kegiatan ini Sergab di wilayah teritorial Aceh Barat dapat semakin meningkat dan maksimal lagi kedepannya. Tentunya ini perlu dukungan dan sinergi dari semua pihak”, ujar Dandim

Masih di tempat yang sama, Aster Kasdam IM menjabarkan bahwa Rundown hari ini adalah untuk meninjau langsung kondisi gudang Bulog dan lahan pertanian yang merupakan bagian dari upaya TNI AD guna mendukung program Ketahanan Pangan nasional, sekaligus memastikan distribusi bahan pangan berjalan dengan lancar serta Sergab berkualitas baik.

“Kami (Kodam IM) mengapresiasi kepada para Petani dan jajaran Kodim 0105/Abar yang telah aktif mendampingi serta mendorong produktivitas pertanian dalam mewujudkan Swasembada Pangan yang merupakan prioritas utama. Kami berharap, kolaborasi antara TNI, Pemda dan para Petani bisa ditingkatkan lagi”, imbau Aster Kasdam IM

Selanjutnya, Aster Kasdam IM memerintahkan Kodim 0105/Abar melalui Babinsa agar terus masif mendampingi dan mengawal kegiatan panen padi Petani terutama pada penjualan pupuk bersubsidi sesuai HET yang telah ditentukan Pemerintah, jika ditemukan harga diatas HET maka segera cari tau penyebabnya dan cari solusinya.

“Kita juga mengundang Pimcab BSI Meulaboh guna menjelaskan kepada para Petani bahwa Petani dapat meminjam uang di BSI dengan suku bunga rendah, sehingga Petani tidak perlu lagi meminjam kepada Tengkulak/Kilang Padi yang dapat merugikan Petani”, pungkas Aster Kasdam IM

Rangkaian kegiatan berikutnya, rombongan Aster Kasdam IM melakukan kunjungan ke Fuel Pertamina Meulaboh yang berada di Desa Padang Sirahit Kecamatan Johan Pahlawan. Di perusahan BUMN ini, rombongan Aster Kasdam IM disambut langsung oleh Manajer Fuel Pertamina Yori Hardian beserta staf jajaran.****

Bisnis Macet, Oknum Dewan Linggau Ingkar Janji Kembalikan Modal Bisnis 2,5 M

0

Redaksi.co | Palembang, – Baru lebih dari setengah tahun duduk sebagai Wakil Rakyat DPRD Kota Lubuklinggau berinisial FA sudah ketiban masalah.

Wakil rakyat dari salah satu parpol itu dilaporkan kolega bisnisnya dengan tuduhan penipuan penggelapan uang titipan sebesar Rp2,5 milyar yang awalnya diperuntukkan untuk menjalankan bisnis.

Pelapor Napoleon (36) warga Kabupaten Muara Enim yang didampingi tim kuasa hukumnya melaporkan FA ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel, Kamis (17/4/2025) sore.

Napoleon mewakili kedua orang rekannya yang sebelumnya menitipkan uang sebesar total Rp2,5 milyar kepada FA.
Yang tersebut ditransferkan melalui rekening istri FA yang berinisial WN secara bertahap selama rentang waktu 7 Oktober hingga 3 November 2023 silam.

Dalam perjanjian itu selaku pemberi modal Napoleon dan kedua rekannya bakal menerima bagi hasil dari bisnis yang dijalankan oleh FA yang diduga turut dibantu oleh sang istri, WN ini.

“Awalnya terlapor (FA) mengajukan permohonan untuk peminjaman modal usaha kepada klien kami sebesar Rp2,5 milyar. Dengan perjanjian akan dikembalikan saat setelah dia dilantik sebagai anggota dewan,” ungkap Taufan Widodo SH MH C.MSP dari kantor hukum HM Antoni Toha and Partners selaku kuasa hukum pelapor, kemarin (17/4/2025).

Namun, setelah dilantik menjadi anggota DPRD Kota Lubuklinggau periode 2024-2029 di bulan Oktober 2024 silam trnyata FA tak kunjung menepati janji untuk mengembalikan uang tersebut.
Padahal, Napoleon beserta kedua temannya telah berupaya menagih namun dijawab FA dirinya tak memiliki uang untuk membayar.

“Kami juga telah sebanyak empat kali melayangkan somasi tapi tak kunjung direspons oleh terlapor. Hingga akhirnya lantaran tak ada itikad baik klien kami memutuskan untuk menempuh upaya hukum dengan melapor ke Polda Sumsel,” tegas Taufan yang didampingi Muhammad Romadhona SH dan ini.
Dengan melaporkan FA yang juga sebagai salah satu ketua parpol di Lubuklinggau ini ke polisi Taufan berharap agar laporan kliennya dapat ditindaklanjuti.

“Kami masih memberikan kesempatan kepada FA agar segera mengembalikan uang klien kami meski saat ini sudah ada di ranah hukum. Masih kami buka pintu jika dia mau mengembalikan uang tersebut. Kami juga bakal melayangkan surat kepada pucuk pimpinan DPRD Lubuklinggau dan pimpinan parpol tempat FA bernaung terkait persoalan ini,” tegas Taufan.(*)

*Kapolda Malut Kunjungi BIN Daerah, Perkuat Sinergi Antarinstansi*

0

REDAKSI.CO – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Drs. Waris Agono, M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Intelijen Negara Daerah Maluku Utara, Kamis (17/4/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi oleh Karo Ops, Kabidhumas, Plt Wadir Intelkam serta Kasubdit Watprof Bidpropam Polda Malut.

Bertempat di Kantor BIN Malut, Kapolda disambut hangat oleh Kabinda Provinsi Malut, Laksma TNI Hamzah Widodo, S.E., beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antarlembaga.

Lanjut, Ia menyampaikan bahwa setiap instansi harus tetap bekerja sesuai “orbit” masing-masing, namun tetap saling memahami dan mendukung demi terciptanya stabilitas keamanan.

“Sinergitas menjadi kunci, terlebih menghadapi dinamika sosial ke depan,” ujar Irjen Pol Waris.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah digelar rapat virtual yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan guna membahas antisipasi aksi massa yang diprediksi terjadi pada bulan Mei.

Dari hasil rapat tersebut, perhatian utama diarahkan ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa sebagai titik konsentrasi pergerakan massa. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Maluku Utara tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

“Ada tiga wilayah yang menjadi perhatian khusus, yakni tobelo, Weda, dan Obi. Pengamanan dan antisipasi di tiga lokasi ini perlu diperketat,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Kabinda Malut, mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya Polda Maluku Utara dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

Ia menekankan bahwa BIN Daerah Malut akan terus memperkuat koordinasi dan berbagi informasi strategis dengan jajaran Polda, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang diprediksi meningkat pada bulan Mei.

“Kolaborasi yang solid antara BIN dan Polda menjadi kunci untuk meredam potensi konflik dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kabinda.

Menutup pertemuan, Kabinda menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan komitmen Kapolda dalam membangun sinergi antarinstansi. Ia berharap kolaborasi yang sudah terjalin selama ini dapat terus diperkuat.

Tim Gabungan Gerak Cepat, Korban Tenggelam di Sungai Lais Berhasil Ditemukan –

0

Redaksi.co MUBA – Aksi cepat dan sigap ditunjukkan Tim Gabungan Kabupaten Musi Banyuasin dalam merespons laporan warga terkait musibah tenggelamnya pasangan lansia asal Dusun II Desa Tanjung Agung Barat, Kecamatan Lais. Dalam operasi pencarian yang berlangsung intens sejak Rabu (16/04/2025), satu dari dua korban, Holian bin Holik (76), berhasil ditemukan pada Kamis (17/04/2025) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban ditemukan sejauh 1,5 kilometer dari lokasi dugaan tenggelam, dalam kondisi telah meninggal dunia. Sementara itu, pencarian terus dilanjutkan untuk menemukan sang istri, Mahisa binti Masri (68), yang hingga kini masih belum ditemukan.

Kepala BPBD Muba, H. Pathi Riduan, menjelaskan kronologi awal peristiwa. Pada Rabu pagi, sekitar pukul 10.30 WIB, seorang pekerja tongkang batubara melihat perahu kecil hanyut tanpa penumpang. Namun karena tak ditemukan kejanggalan saat itu, tongkang pun tetap melanjutkan perjalanan.

Kecurigaan mulai muncul pada sore hari saat seorang warga mendatangi area tongkang, menanyakan keberadaan kedua orang tuanya yang biasa berkebun dan belum pulang. Ketika ciri-ciri perahu disebutkan, barulah warga sekitar menyadari bahwa perahu yang dilihat sebelumnya kemungkinan milik pasangan lansia tersebut.

“Sejak saat itu, kami langsung berkoordinasi dengan tim gabungan dan melakukan pencarian menyusuri sungai. Alhamdulillah, hari ini satu korban berhasil ditemukan. Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar satu korban lainnya juga segera ditemukan,” ujar Pathi Riduan.

Tim pencarian terdiri dari unsur BPBD Muba, Basarnas, Polairud, Polsek Lais, Babinsa, serta perangkat kecamatan dan desa setempat dibantu warga. Kondisi medan yang cukup menantang tak menyurutkan semangat para petugas untuk melanjutkan pencarian hingga tuntas.

Bupati Muba H. M. Toha menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan cepat. Kita semua turut berduka dan mendoakan agar satu korban lagi segera ditemukan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tandas Bupati.
(Alam/Team)

MAN I Meulaboh di Tahun Ajaran 2025 Ini Hasilkan 22 Siswa Hafiz Qur’an

0

Aceh Barat Redaksi.co
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Meulaboh berhasil mencetak 22 siswa hafidz qur’an (penghafal 1-5 juz) dari 342 siswa (i) yang lulus pada tahun ajaran 2025.

Keberhasilan para siswa ini disampaikan Kepala MAN 1 Meulaboh Faisal,.M.Pd pada acara perpisahan siswa kelas XII yang berlangsung disekolah setempat, Kamis (17/4-2025)

“Alhamdulillah, tahun ini MAN 1 Meulaboh berhasil meluluskan 342 siswa(i) terbaik, dimana sebanyak 22 siswa lulus dengan hasil memuaskan yang mampu menghafal Al-Quran 1-5 juz, dan ini sebuah prestasi yang luar biasa yang telah ditunjukan oleh siswa selama menempuh pendidikan di sekolah ini,” Ucap Faisal dengan penuh rasa bangga

Mantan Kepala MTsS Harapan Bangsa Meulaboh ini mengatakan bahwa modal ilmu yang dimiliki oleh siswa(i) tersebut dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan ke Perguruan Tinggi baik tingkat nasional maupun yang bertaraf internasional seperti di Universitas Al-Azhar, Kairo dan Mesir.

Faisal juga mengatakan lulusan terbaik para siswa (i ) ini diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa dan lembaga sekolah asalnya dan juga nama Kementrian Agama di Kabupaten Aceh Barat,” ungkap Faisal

Ia menuturkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas tidak terlepas dari tenaga pengajar (guru profesional) di sekolah tersebut, dorongan orang tua serta pembinaan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat dan juga support dari pemerintah daerah Kabupaten Aceh Barat

“Terus terang saya bangga dan kagum kepada seluruh siswa(i) yang lulus dengan hasil terbaik, dan semoga ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di MAN 1 Meulaboh dapat diimplementasikan dan teruslah berjuang untuk meraih cita-cita untuk menggapai masa depan yang lebih kompetitif,’ tambah Faisal

MAN 1 Meulaboh, kata Faisal, saat ini sudah ada boording school, dimana banyak siswa yang tinggal di asrama, tentunya kenangan ini akan mereka bawa sehingga butuh momen untuk mendengarkan suka cita mereka selama menempuh pendidikan di lembaga pendidikan dibawah kementerian Agama ini,’ ujarnya

Suasana perpisahan siswa kelas XII MAN 1 Meulaboh berlangsung sederhana namun penuh makna, dimana para siswa yang lulus dan guru banyak mengukir kenangan selama menempuh pendidikan

“Kegiatan seremonial seperti ini saya lihat sangat positif sebagai momentum dalam bingkai silaturahmi antar siswa dengan guru dan juga orang tua siswa daripada mereka buat inisiatif sendiri ugal-ugalan dan pergi ke pantai tanpa kontrol sekolah dan orang tua,” tutup Faisal

Acara Perpisahan siswa kelas XII MAN 1 Meulaboh berlangsung sederhana dan penuh haru yang turut dihadiri oleh pejabat dari kantor Kemenag Aceh Barat, para kepala sekolah, orang tua, dan seluruh siswa kelas XII.

Momen terakhir pertemuan seluruh siswa yang telah lulus tersebut, para guru memberi kesan dan pesan penting dari ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut untuk mengukir prestasi semua disiplin ilmu sebagai modal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan juga ilmu yang di dapatkan dapat diterapkan di masyarakat di lingkungannya masing-masing ****