Rabu, Maret 25, 2026
Beranda blog Halaman 284

Wabup Aceh Barat Said Fadhiel Mendapat Apresiasi Dari Jamaah Haji ,Pilot Pesawat, Dan Maskapai

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, mewakili Bupati Tarmizi, SP, MM, mengantar langsung jamaah calon haji asal Aceh Barat hingga ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu 21/5/25.

Dalam keterangannya di Banda Aceh diketahui Said Fadheil turut serta didampingi Kakanwil Aceh, Khairul Azhar, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar Zym, S.Ag., M.H

Said Fadheil menyampaikan bahwa dirinya mendapat amanah dari Bupati Aceh Barat untuk mendampingi para jamaah haji sejak keberangkatan dari Meulaboh hingga ke Banda Aceh.

Namun dikarenakan ada agenda kegiatan menghadiri acara Expo yang digelar oleh mahasiswa UTU sehingga ia baru bisa menyusul rombongan jamaah pada selasa malam pukul 23:30.wib. dan tiba di Banda Aceh Rabu pagi sekitar pukul 06.00.wib

“Meskipun dalam kondisi jadwal yang padat, Alhamdulillah, kami Pemerintah Kabupaten berkesempatan mengantar jamaah haji dari Aceh Barat ke Banda Aceh. Semalam para jamaah sudah tiba dan diterima di Asrama Haji, dan pagi tadi saya masih sempat bersilaturahmi dengan mereka,” ungkap Said.

Diketahui, tak hanya sampai di asrama, Said Fadheil juga menyempatkan diri mendampingi jamaah hingga ke bandara dan menaiki pesawat.

Wakil bupati Aceh Barat yang akrab disapa Habib itu, bahkan sempat bertemu langsung dengan pihak manajemen Garuda Indonesia serta para pilot yang akan menerbangkan jamaah ke Tanah Suci.

Salah satu dari tiga pilot yang membawa jamaah kita adalah putra Aceh, Kapten Ikhsan. Saya sempat menitip pesan kepada beliau agar menjaga jamaah asal Aceh Barat dengan sebaik-baiknya hingga tiba dengan selamat di Tanah Suci,” ucapnya.

Salah satu calon jamaah haji asal Kecamatan Johan Pahlawan, yang enggan disebut namanya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah kepemimpinan Tarmizi–Said.

“Kami merasa sangat diperhatikan. Wakil Bupati mengantar langsung sampai ke pesawat. Ini bentuk kepedulian yang luar biasa. Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ujarnya penuh haru.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar Zym, S.Ag., M.H., yang turut mendampingi wakil bupati, mengantarkan keberangkatan Calon jamaah Haji tersebut, menyampaikan kekagumannya terhadap ketulusan Wakil Bupati Aceh Barat itu.

“Pak Wabup menyalami satu per satu jamaah yang berjumlah 175 orang tanpa terkecuali. Itu bukan hal yang biasa menurut kami. Ketulusan beliau benar- benar menyentuh hati kami semua,” kata H. Abrar.

Ia juga mengisahkan momen yang membuatnya terkesan yaitu pada saat sesi foto bersama dengan para jamaah.

“Pada Saat kami mencoba mengarahkan serta mengatur posisi yang tepat untuknya berdiri diantara kerumunan jamaah, justru malah pak Wabup
memilih duduk melantai bersama jamaah. Saya sempat bilang, ‘Pak, Bapak itu ibarat raja bagi kami, masa bersimpuh di lantai?’ Tapi beliau malah tertawa dan seraya berkata, ingin menikmati momen bersama jamaah,” ungkap H. Abrar, sambil tersenyum dan meminta awak media ini agar tak menulis bagian itu yang justru menjadi cermin kerendahan hati dari seorang pemimpin daerah.

Selanjutnya, detik-detik keberangkatan jamaah di bandara, Habib juga menyampaikan doa dan harapan agar para jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat serta menjadi haji yang mabrur.

“Selamat menunaikan ibadah haji, semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memudahkan seluruh proses ibadah para jamaah. Insya Allah, nanti saat kepulangan, jika panjang umur, saya juga akan menjemput kembali,”tutup wakil bupati Aceh Barat ini ****

*Tingkatkan Disiplin dan kesiapan Operasional, Dirlantas Laksanakan Pemeriksaan Kendaraan Dinas*

0

REDAKSI.CO – Ditlantas Polda Maluku Utara melaksanakan pemeriksaan kendaraan dinas yang dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara dan diikuti seluruh perwira serta personel Ditlantas usai apel pagi bertempat di Halaman Gudang Bulog, Kota Ternate, Rabu kemarin (21/5).

Dirlantas dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan kesiapan dan kedisiplinan setiap personel lalu lintas.

“Setiap personel harus selalu menyiapkan dan menjaga kelengkapan administrasi maupun perlengkapan pribadi sesuai ketentuan,” Ujarnya.

Dirlantas menekankan kepada pesonel lalu lintas untuk meningkatkan patroli lalu lintas pada jam-jam rawan pelanggaran dan kecelakaan serta Pelaksanaan patroli malam secara terjadwal guna menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Polda Malut.

Usai apel, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dinas roda dua dan roda empat milik Ditlantas meliputi Kondisi fisik, Kelengkapan administrasi serta Perlengkapan operasional.

Dirlantas memberikan perhatian khusus pada kebersihan dan kesiapan peralatan, ia menegaskan bahwa kendaraan dinas mencerminkan profesionalisme personel.

Dengan kesiapan kendaraan dinas yang telah diperiksa, Ditlantas Polda Malut optimis dapat memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya suasana yang kondusif.

 

Modus Penyelewengan Gas Subsidi Terkuak, Polri Sita Ribuan Tabung

0

redaksi.co, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri, mengungkap dua sindikat besar penyalahgunaan gas bersubsidi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Adapun total kerugian negara dari dua kasus penyelewengan gas itu mencapai Rp16,8 miliar.

Adapun pengungkapan sindikat penyelewengan ini dibongkar polisi di daerah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dari dua kasus tersebut, polisi menetapkan total 10 tersangka dan menyita lebih dari 1.100 tabung gas elpiji.

“Dari pemeriksaan-pemeriksaan tadi, 10 orang dari dua TKP kita naikkan statusnya menjadi tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Nunung menjelaskan, bahwa kasus pertama teregister dengan laporan polisi nomor LP 52 tanggal 17 Mei 2025 dengan lokasi di Jalan Gang 21, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari perkara ini, kata Nunung, pihaknya menetapkan lima tersangka, yaitu KF, MR, W, P, dan AR.

Dari lokasi ini, penyidik menyita 699 tabung gas subsidi 3 kilogram yang dipindahkan isinya ke tabung non-subsidi 12 kilogram. Selain itu, turut diamankan dua mobil pickup, peralatan penyuntikan gas, timbangan, alat komunikasi, hingga buku pembukuan.

PNS kemenag Bengkulu Utara Rangkap sebagai Humas Perusahaan Perkebunan Sawit Swasta

0

PNS kemenag Bengkulu Utara Rangkap sebagai Humas Perusahaan perkebunan sawit swasta

BENGKULU UTARA(BU)Redaksi.co
Miris dan tanpa pengawasan dari atasan, oknum PNS kementrian agama di kecamatan Air padang dengan leluasa rangkap jabatan, sebagai PNS di Kantor Urusan Agama kecamatan Air padang kabupaten Bengkulu Utara saudara IR juga merangkap sebagai salah satu humas di perusahaan perkebunan sawit swasta di PT. Sandani Indah Lestari, informasi ini didapat dari masyarakat yang lagi konflik dengan perusahaan terkait pengelolaan kebunan yang di duga diluar perizinan.

Awak media mencoba menghubungi pihak kanwil. Kementerian Agama provinsi bengkulu, dan menyampaikan informasi terkiat pelanggaran yang dilakukan salah satu oknum. PNS kementerian Agama yang tangkap jabatan di perusahaan perkebunan sawit swasta melalui kabag TU kanwil. Kementerian Agama provinsi bengkulu, saat di konfirmasi kabag tu menyampaikan bahwa laporan dan informasi sudah diserahkan ke kepala kemenag kabupaten bengkulu utara untuk. Menindaklanjuti persoalan ini.

Awak media kembali menghubungi pejabat kemenag kabupaten Bengkulu Utara, melalui kasi bimas islam bapak kharil Anwar menjelaskan bahwa pihak kemenag sudah menerima informasi terkait oknum PNS KUA kecamatan Air padang atas nama IR yang tangkap jabatan sebagai humas di perusahaan perkebunan sawit milik PT. Sandabi Indah Lestari, kita akan tindaklanjuti dan akan memanggil yang bersangkutan, sesuai prosedur dan aturan yang berlaku sebagai pns ya g di atur dalam PP.53 Tahun 2010 jelasnya.
Rilis, CIKAK S.A

TEROR KEMBALI MENYAPA: MAGHRIB 2 SIAP GUNCANG BIOSKOP

0

redaksi.co, Jakarta (21/5) – Rapi Films kembali menghidupkan malam dengan teror mencekam lewat sekuel yang paling ditunggu tahun ini: Waktu Maghrib 2. Setelah sukses besar di 2023, film ini siap meneror layar lebar seluruh Indonesia mulai 28 Mei 2025.

Disutradarai oleh Sidharta Tata dan diproduseri Gope T. Samtani, film ini menjanjikan ketegangan berlipat dan atmosfir horor yang lebih pekat. Bersama Sky Media, Rhaya Flicks, Legacy Pictures, dan Kebon Studio, Waktu Maghrib 2 memperluas jagat horornya lewat cerita yang lebih kelam dan mitologi yang lebih dalam.

Kali ini, penonton akan kembali dihadapkan dengan sosok jin legendaris: Ummu Sibyan – entitas mengerikan yang dikenal suka mengganggu anak-anak dan wanita hamil, terutama saat adzan maghrib berkumandang. Dalam film ini, teror Ummu Sibyan merasuk jauh ke Desa Giritirto, saat sekelompok anak secara tak sadar membangkitkan kutukan berbahaya usai pertandingan bola.

“Bukan lagi soal ketakutan pribadi, kali ini satu desa dikunci oleh ketakutan yang menyebar. Visualnya lebih sinematik, ceritanya lebih dalam, dan para pemain muda tampil luar biasa,” ujar Sidharta Tata tentang filmnya.

Dibintangi oleh Omar Daniel, Anantya Kirana, Sulthan Hamonangan, Ghazi Alhabsyi, hingga Muzakki Ramdhan dan Fita Anggriani, film ini menjanjikan penampilan akting yang memukau. Anantya Kirana, 15 tahun, memerankan Wulan sosok sentral dalam konflik horor yang intens. “Adegan kerasukan itu sangat menantang. Aku harus berubah total, bahkan pakai sling untuk pertama kalinya. Seru tapi menguras energy!” ceritanya.

Yang membuat Waktu Maghrib 2 berbeda adalah adegan kerasukan massal yang melibatkan puluhan anak siap bikin kuduk merinding. Dengan ketegangan yang diracik tanpa jeda dan alur yang padat, film ini tak sekadar mengandalkan jump scare, tetapi membangun rasa takut yang merayap perlahan.

Berdayakan Tenaga Kerja Lokal, Koalisi Rakyat Bergerak Tolak Tenaga Kerja Asing di PT. Pusri

0

Redaksi.co | Palembang – Terkait Pembangunan Proyek Pusri IIIB yang di lakukan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang banyak melibatkan Tenaga Kerja Asing (TKA) mendapatkan Penolakan dari Koalisi Rakyat Bergerak Kota Palembang, hal tersebut di sampaikan oleh perwakilan Koalisi Rakyat Bergerak Kota Palembang saat gelar Konferensi Pers di Dapoer Bela Palembang, Rabu (21/05/25).

Perwakikan Koalisi Rakyat Bergerak Kota Palembang di antaranya Rio Cermin Kota, Jacklin Laskar Sumsel, Hendri Zikwan Ketua Gempur, Chapung Ketua Kawali, dan Anwar Fitro Perwakilan Mahasiswa Sumsel.

Hendri Zikwan Ketua Gempur mengatakan kami dari Koalisi Rakyat Bergetak beberapa hari yang lalu mendengar dari media sosial bahwa ada Tenaga Kerja Asing yang datang ke Sumsel terutama Kota Palembang, kami selaku putra Sriwijaya (putra pribumi) disini sangat tidak di hargai,”sedangakan SDM di Daerah kita banyak yang potensil tapi kenapa PT. Pusri Sriwijaya memakai tenaga asing tanpa kordinasi ke daerah dia beroperasi,”ujarnya.

Hal yang sama di katakan oleh Chapung Ketua Kawali menyikapi problematika yang ada di PT. Pupuk Sriwijaya terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) seharusnya merkrut tenaga kerja yang ada di Kota Palembang, di sini kami melihat ketidakmampuan Disnaker Provinsi maupu Disnaker Kota Palembang tidak ada sinergi dan Pemerintah Provinsi terlihat abai dengan kondisi saat ini dimana TKA bekerja di PT. Pusri, dan seharusnya kami melihat PT. Pusri harus mengunakan tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Jacklin Ketua Laskar Sumsel mengatakan ini yang sangat kita sesalkan oleh karena itu kami gabungan putra-putri Sriwijaya tentu keberatan dan mengutuk keras hal ini, maka dari itu kami dalam waktu dekat akan melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang ada di PT Pusri ini.

Tentu hal ini kita sadari bukan tidak mungkin kelalaian daripada Dinas Tenaga Kerja Provinsi yang seharusnya bertanggung jawab secara langsung terkait dengan apa yang dilakukan oleh PT Pusri ini.

Hal senada, Rio Cermin Kota menambahkan tentu tidak fair masyarakat kota Palembang cuma hanya mendapatkan dampak, yang mendapatkan pekerjaan atau mendapatkan rezeki dari itu orang lain (TKA), saya kira tenaga kerja yang ada di kota Palembang dan Sumatera Selatan tidak akan kalah baik, tidak kalah bagus dengan tenaga kerja asing.

Ketika awak media menanyakan tujuan dan harapan di adakannya Konpres ini, salah satu perwakilan Koliasi Rakyat Bergerak yang di Wakili oleh Jacklin Laskar Sumsel mengatakan bahwa tujuan daripada kami sangat jelas PT Pusri harus mengakomodir tenaga kerja lokal itu tidak bisa ditawar lagi, itu wajib karena kami tidak mau PT Putri berada di wilayah kami sementara Kami mendapatkan dampaknya

Dan,”wajib mengakomodir atau menerima tenaga kerja lokal dan apa bila tidak akomodir dan di indahkan oleh manajemen PT. Pusri, kami akan bergerak untuk melakukan aksi unjuk rasa dengan masa yang lebih besar,”pungkasnya.

Dua Warga Jakarta dan Cirebon Yang Terdampar di Pulau Nuso Barung Berhasil di Evakuasi Oleh TNI AL

0

JEMBER, Redaksi.co – Kedua korban tersebut yang terdampar di pulau terpencil ( Nusa Barong ) selatan kecamatan Puger Kabupaten Jember diketahui bernama Sutiadi (26) Warga Dusun Karangsari kecamatan Weru Kabupaten Cirebon dan Muhammad Julianda Gibran ( 21 ) Warga Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Barat (21/05/2025).

Dari keterangan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut ( Danlanal ) Letkol Puji Santoso ketika melakukan Press Conference di Pos Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut ( POSAL ) menyampaikan ; pada hari senin 19 mei 2025, Sekitar pukul 13.20 WIB kami mendapat informasi dari Satgasmar, jika di pulau tersebut ada dua orang terdampar dan butuh pertolongan.

Dari informasi itu, kami langsung berkoordinasi dengan Posal Puger dan Polairud Polres Jember untuk menindaklanjuti dan memastikan adanya laporan tersebut,

Kemudian; lanjut Letkol Puji, dengan gegas kami bersama Tim langsung melakukan pencarian dengan menaiki perahu karet menyisiri keseluruh penjuru di sekitar pulau, “imbuhnya.

Dengan kerja maksimal kami bersama Tim berhasil menemukan kedua orang tersebut di pesisir pantai pulau Nusa Barong titik kordinat 8°28′51″S 113°20′04″E / 8.480756°S 113.334568°E

dengan keadaan selamat, kemudian ke dua korban kami bawah ke Pos TNI AL dan kemudian kami serahkan ke Polairud Polres Jember untuk Proses lebih lanjut, “ujarnyaujarnya (sofyan)

Kemacetan Yang Terjadi di Jalan Provinsi Sepanjang Kasiyan – Jambearum di Keluhkan Warga

0

JEMBER, Redaksi.co – Perbaikan jalan Provinsi yang ada di Kecamatan Puger – Jember tepatnya di penghubung antara Desa Kasiyan dan Jambearum di keluhkan pengguna jalan, pasalnya jalan tersebut kerap terjadi kemacetan (21/05/2025).

Kejadian ini di alami oleh Hanif warga kaliwates yang waktu itu sedang melintas. “Tadi saya sekitar pukul 09.30 Wib ketika melintas terjebak macet hingga berjam-jam dan itu bukan saya saja, tetapi banyak pengendara lain yang juga ikut mengalami kemacetan.

“Saya sudah hampir satu jam menunggu, dan saat bertanya ke pekerja yang di lokasi proyek, katanya harus tunggu satu jam lagi karena excavator masih dalam perjalanan,” ujar Hanif.

Hal senada juga di sampaikan Eva, kemacetan tersebut dampak dari tidak adanya papan informasi pemberitahuan adanya proyek dan yang paling di sesalkan adalah tidak adanya petunjuk jalur alternatif yang disiapkan sebelumnya.

Akibat dari keteledoran pengawas proyek, tak sedikit pengendara roda dan empat yang akhirnya memutuskan untuk putar balik dan memilih jalur alternatif melalui daerah Wonosari. Namun, jalur tersebut memiliki kondisi jalan yang berliku dan sempit, sehingga memperlambat waktu tempuh, “imbuhnya.

“Kami berharap kepada pihak terkait segera melakukan evaluasi dan memberikan sistem informasi yang lebih baik kepada masyarakat demi menghindari kejadian serupa di kemudian hari, “tegasnya (sofyan)

Enam Instansi Dapat Penghargaan Pelayanan Publik Tertinggi Dari Pemkab di Momen Harkitnas ke 117

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam momentum memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke-117, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menganugerahkan piagam penghargaan kepada enam instansi pelayanan publik yang berhasil meraih predikat kepatuhan tertinggi dalam penyelenggaraan pelayanan publik berdasarkan Opini Pengawasan Pelayanan Publik Tahun 2024.
Penghargaan ini serahkan Bupati Aceh barat, yang diwakili oleh wakil bupati, Said Fadheil, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Adapun enam instansi penerima penghargaan tersebut adalah:

.Puskesmas Suakribee – meraih nilai
tertinggi dengan skor 95,64.

.Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu
(DPMPTSP) mendapat nilai– 90,56.

Penghargaan tersebut juga di raih oleh Puskesmas Meureubo dengan Nilai– 89,27.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil nilai – 88,77. sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendapat nilai– 88,06.

dan Dinas Sosial memperoleh nilai– 81,37.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP., melalui wakil Bupati, Said Fadheil, SH , menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap instansi yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

“Kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada SKPK, lembaga, dan dinas yang telah bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setiap kinerja yang baik akan mendapatkan reward dari pemerintah daerah,” Ujarnya,dalam keterangannya kepada media

Ia juga mengintruksikan agar seluruh instansi di Aceh Barat terus meningkatkan mutu pelayanan publik, dengan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan berbenah demi kemajuan daerah dan kepuasan masyarakat.

Pemberian Penganugerahan predikat penilaian kepatuhan tersebut, menjadi bagian dari semangat HARKITNAS yang mengusung nilai kebangkitan, kerja nyata, dan pelayanan prima kepada rakyat .

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik di semua lini pemerintahan ****

Di Nilai Berbahaya,Polres Aceh Barat Larang Sepeda Listrik Berkendara di Jalan Raya

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat resmi melarang penggunaan sepeda listrik di jalan raya karena ini dianggap Berbahaya. Larangan ini diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna, terutama anak-anak dan remaja yang sering terlihat menggunakan kendaraan tersebut di jalan umum.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan,. S.I.K, M.I.K melalui Kasat Lantas Iptu Yusrizal,.SE menegaskan bahwa penggunaan sepeda listrik di jalan raya tidak diperbolehkan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020.

“Penggunaan sepeda listrik sangat berbahaya di jalan raya dengan terkait anak kecil maupun sama orang dewasa, untuk sepeda listrik, untuk Permenhub nomor 45 itu dilarang untuk digunakan di jalan raya,” ujar Iptu Yusrizal, Rabu 21/5-2025

Kata dia, sepeda listrik hanya boleh digunakan di kawasan terbatas seperti lingkungan perumahan, area wisata, atau kompleks tertutup lainnya. “Tapi kalau digunakan pun hanya di lingkungan, atau contohnya di tempat wisata, di lingkungan klaster-klaster atau di perumahan,” katanya.

Menurutnya, ada ketentuan spesifik terkait penggunaan sepeda listrik di kawasan yang diperbolehkan. Di antaranya, pengguna minimal berusia 12 tahun, menggunakan alat keamanan, serta sepeda listrik tidak boleh dimodifikasi, memiliki lampu, dan hanya digunakan oleh satu orang dengan kecepatan maksimal 25 km/jam.

“Harus dengan pendampingan orang tua dan menggunakan helm standar, tapi untuk spesifiknya yaitu sepeda itu ada lampunya dan tidak dirubah, baik itu hanya digunakan satu orang saja, lanjut, dia juga tidak melebihi untuk sepeda listrik maksimal 25 km per jam,” ucapnya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Polres Aceh Barat juga akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, toko penjual dan tempat-tempat penyewaan sepeda listrik. Bahkan, lanjut dia, para orang tua yang memperbolehkan anaknya menggunakan sepeda listrik untuk sekolah, langsung diberikan pemahaman akan bahayanya.

“Karena dapat membahayakan lebih baik untuk orang tuanya itu mengantar putra-putrinya menggunakan sepeda motor dengan keselamatan dengan membawa helm standar SNI, surat-surat lengkap, lebih nyaman dari pada memberikan anaknya sepeda listrik, memang lebih hemat waktu tapi lebih dapat membahayakan anak-anak SD tersebut atau anak sekolah tersebut,” paparnya.

Bagi penjual maupun penyewa sepeda listrik polisi meminta agar mereka menempelkan spanduk imbauan bahwa sepeda listrik tidak boleh digunakan di jalan raya. Apabila terbukti membiarkan anak-anak menggunakannya di jalan umum, penyewa dan penjual sepeda listrik bisa dimintai keterangan karena melanggar ketertiban umum.

“Kami selalu mengkampanyekan kepada warga, khususnya di wilayah hukum Polres Aceh Barat ini supaya menjaga anak-anaknya, menjaga keluarganya, supaya tidak menggunakan sepeda listrik di jalan raya,” demikian Yusrizal ****