Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 242

KEPALA DESA PERAMPUAN GELAR REMBUG STUNTING TEKAN ANGKA STUNTING DI MASYARAKAT

0

KEPALA DESA PERAMPUAN GELAR REMBUG STUNTING TEKAN ANGKA STUNTING DI MASYARAKAT

Lombok barat-Redaksi.Co Perampuan, 30 Juli 2025 – Pemerintah Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bagian dari upaya serius dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa H. Zubaidi dan berlangsung di aula kantor desa.

Acara dihadiri oleh perangkat desa, kader posyandu, bidan desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat. Dalam rembug tersebut, peserta membahas data terbaru kasus stunting, tantangan yang dihadapi di lapangan, dan menyusun langkah-langkah strategis ke depan.

“Kami serius menurunkan angka stunting di desa ini. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama antara orang tua, kader kesehatan, dan masyarakat,” tegas H. Zubaidi dalam sambutannya.

Rembug ini juga menjadi ruang untuk menyusun Rencana Aksi Desa, yang mencakup perbaikan pola gizi anak, peningkatan kesadaran bagi ibu hamil dan menyusui, penguatan peran posyandu, serta edukasi keluarga mengenai pentingnya kesehatan anak sejak dini.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Perampuan menegaskan komitmennya untuk menjadi desa yang aktif dan progresif dalam upaya menciptakan generasi sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read: JS2025 Abach Uhel

Apel Gelar Pasukan Dan Simulasi Karhutla Di Griya Agung, Polda Sumsel Tegaskan Kesiapsiagaan

0

Redaksi.co | Palembang, – Menyongsong musim kemarau yang rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan di Sumatera Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan, Peralatan, dan Simulasi Penanggulangan Karhutla di Lapangan Griya Agung, Palembang, Selasa pagi.

Acara strategis ini dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, SH, M.Hum, serta dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dan unsur Forkopimda lainnya.

Tujuan dari apel ini adalah untuk memastikan kesiapan seluruh pihak terkait—baik personel maupun peralatan—dalam menghadapi potensi karhutla yang kerap mengancam wilayah Sumsel di musim kemarau. Dalam kesempatan tersebut, ditampilkan berbagai jenis peralatan pemadaman, termasuk mobil pemadam, alat semprot portabel, drone pemantau titik panas, serta alat berat untuk membuka akses ke titik-titik rawan api.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa Sumsel menjadi salah satu provinsi yang mengalami penurunan signifikan dalam jumlah kejadian karhutla dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini, menurutnya, berkat pengelolaan lahan gambut secara aktif dan koordinasi lintas sektoral yang semakin kuat.

“Sumatera Selatan memiliki 2,1 juta hektar lahan gambut, dan selama ini relatif stabil. Kebakaran hanya bisa terjadi jika ada aktivitas pembakaran disengaja. Kita apresiasi kerja keras semua pihak, tapi kita tetap tidak boleh lengah,” kata Hanif.

Hanif juga menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap para pemegang konsesi atau pemilik lahan yang lalai atau dengan sengaja melakukan pembakaran. Ia mendorong kepolisian untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan hukum sebagai bentuk efek jera.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi melalui Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menekankan pentingnya sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengantisipasi kebakaran.

“Kami dari Polda Sumsel siap mendukung penuh upaya penanggulangan karhutla. Personel dan peralatan sudah kami siapkan, patroli dan sosialisasi terus kami gencarkan,” ujarnya.

Menurut mantan Kapolresta Pekanbaru ini, tindakan pembakaran hutan untuk membuka lahan baru atau membersihkan sisa panen tidak boleh dilakukan lagi, karena dampaknya bisa berskala regional bahkan internasional, terutama dari sisi kesehatan dan transportasi udara akibat kabut asap.

“Kami imbau kepada para pemilik lahan, khususnya perusahaan, agar siaga menghadapi musim kemarau. Sediakan sumber air, kanal isolasi api, serta peralatan pemadam yang mudah dijangkau,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan simulasi penanggulangan karhutla, mulai dari deteksi titik api menggunakan drone, evakuasi warga, hingga proses pemadaman api oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan. Simulasi tersebut menggambarkan kesiapan taktis seluruh elemen dalam menghadapi skenario terburuk.

Adapun wilayah-wilayah rawan karhutla seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Ilir kembali menjadi fokus perhatian pada tahun ini. Kepolisian menegaskan akan bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran, baik individu maupun korporasi, guna menekan potensi bencana sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Sumatera Selatan meneguhkan komitmennya untuk tidak lagi menjadi langganan kabut asap. Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan bahu-membahu dalam menciptakan musim kemarau yang bebas dari karhutla.

“Kalau semua pihak bergerak bersama dan patuh terhadap aturan, kami optimis tahun ini bisa dilewati tanpa tragedi asap,” pungkas Nandang.

Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

Call Center : 110

NO BANTUAN POLISI, WA : 081370002110

“KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”. (rilis)

DP3AKB Aceh Barat Selenggarakan Bimtek Penguatan Standar Layanan Perlindungan Anak

0

Aceh Barat.Redaksi.ci
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat melalui Bidang Perlindungan Anak menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Standar Layanan Perlindungan Anak (SPA) selama dua hari, 29–30 Juli 2025, yang dilaksanakan di aula Teuku umar Bappeda, rabu ,30/7/2025

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar instansi dalam menangani serta mencegah kasus kekerasan terhadap anak.

Kepala DP3AKB yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Anak, Imelda Sukma, SE, M.Si menyampaikan bahwa hingga saat ini kasus kekerasan terhadap anak masih tinggi di Aceh Barat. “Kasus kekerasan seksual masih mendominasi laporan yang kami terima, disusul dengan kasus bullying dan kekerasan fisik lainnya,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. “Kami mengajak semua pihak untuk berkomitmen bersama dalam upaya perlindungan anak. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab semua elemen masyarakat,” ujar Imelda.

Imelda menuturkan, koordinasi lintas sektor antara Puskesmas, aparatur gampong, Dinas DP3AKB, rumah sakit, dan kepolisian telah berjalan baik dalam merespon kasus kekerasan yang terjadi.

Namun demikian, katanya lagi, pencegahan dinilai sebagai langkah yang tak kalah penting. Salah satu kebutuhan yang mengemuka dalam diskusi adalah pentingnya penyediaan materi konseling yang memadai untuk mendukung layanan pencegahan dan pemulihan trauma bagi korban kekerasan, terangnya.

Ia berharap Kegiatan bimtek ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam memberikan perlindungan yang optimal bagi anak-anak di Aceh Barat. Dengan upaya bersama, masa depan anak dapat dijaga dari berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran hak, tutupnya ****

Polsek Bangsalsari Sikat Tengkulak BBM, Warga Akhirnya Bisa Bernapas Lega

0

Jember, redaksi.co – Ketegasan aparat akhirnya bicara. Ketika distribusi BBM di Jember memanas dan warga mulai kehilangan harapan, jajaran Unit Reskrim Polsek Bangsalsari – Polres Jember tampil tanpa kompromi. Para tengkulak nakal yang selama ini bermain curang di SPBU langsung disikat tanpa ampun.

Selama beberapa hari terakhir, sejumlah oknum diduga kuat melakukan pembelian BBM secara berulang bermodalkan jeriken, kendaraan bolak-balik, dan keberanian melabrak aturan. Akibatnya, masyarakat kecil yang hanya ingin membeli beberapa liter untuk motor atau mesin pertanian justru tersingkir dari antrean.

“Cukup sudah,” tegas Kanit Reskrim Polsek Bangsalsari, Aipda Beny Wicaksono, Selasa (30/7/2025).

“Kami tidak akan beri ruang bagi siapa pun yang mempermainkan distribusi BBM dan merugikan masyarakat. Penindakan ini bukan sekadar hukum berjalan, tapi juga bentuk keberpihakan kami pada rakyat.”

Langkah cepat itu langsung terasa. Antrean mulai terurai, wajah-wajah tegang di SPBU berganti dengan ekspresi lega. Warga menyambut baik tindakan tegas aparat.

Yasin (47), warga Dusun Karangsono, menyampaikan harapannya, “Biasanya kami cuma bisa gigit jari. Tengkulak bolak-balik dengan jeriken, kami yang butuh buat kerja malah kehabisan. Tapi sekarang, alhamdulillah, antrean mulai tertib. Polisi benar-benar turun tangan. Kami merasa dilindungi.”

Langkah Polsek Bangsalsari ini menjadi bukti bahwa negara hadir, bahkan di tengah antrean SPBU. Bukan sekadar soal hukum, ini soal keadilan sosial—bahwa kebutuhan dasar seperti BBM seharusnya tidak dikuasai segelintir orang rakus.

Masyarakat berharap tindakan semacam ini tidak berhenti di Bangsalsari. Karena sejatinya, tugas negara adalah memastikan akses terhadap kebutuhan pokok tidak bisa dipermainkan oleh kepentingan sempit. (Sofyan)

Di Acara Peusijuk Kajari Baru , Bupati Aceh Barat Tarmizi .SP.MM Sebut Bakal Jalin MoU

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat yang baru di Pendopo Bupati pada Selasa malam 29/7/2025

Acara penyambutan dengan tradisi adat peusijuk (tepung tawar) ini sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan resmi di Bumi Teuku Umar.

Bupati Tarmizi mengucapkan selamat datang dan menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Forkopimda, termasuk Kejaksaan, dalam menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kita dihadapkan pada kondisi fiskal yang bergantung pada dana transfer pusat. Sejak tahun 2023 hingga 2027, kita mengalami penurunan drastis, hingga 50%. Namun, masyarakat tetap menuntut perubahan dan pelayanan dasar yang prima. Karena itu, semangat kita adalah semangat kolaborasi,” ujar Tarmizi.

Tarmizi juga menekankan pentingnya kerja tim yang solid mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, melibatkan Camat, Danramil, dan Kapolsek dalam pengawasan dan penguatan layanan publik, seperti kesehatan dan pendidikan.

“Kita harus memastikan bahwa puskesmas bekerja sesuai harapan Presiden, sekolah-sekolah memberikan pendidikan berkualitas, dan program prioritas nasional berjalan maksimal,” jelasnya.

Tarmizi mengungkapkan rencana untuk menjalin kerja sama resmi dengan Kejaksaan Negeri Aceh Barat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat.

“InsyaAllah, awal Agustus nanti kita akan melakukan MoU dengan Kejari Aceh Barat. Ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam pembinaan, pengawasan, dan penertiban, demi kemajuan Aceh Barat ke depan,” ungkapnya.

Sebut Tarmizi, Kehadiran Kajari baru diharapkan memperkuat peran Kejaksaan dalam mendukung pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tandasnya ****

Pemkab Jember dan Pertamina Atasi Kelangkaan BBM: Pasokan Diperkuat, Layanan Publik Jadi Prioritas

0

Jember, redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menanggapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayahnya. Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin langsung audiensi dengan PT Pertamina (Persero) di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (29/7/2025), guna merumuskan langkah strategis mengatasi krisis distribusi.

Pertemuan ini dihadiri oleh Sales Branch Manager Pertamina wilayah Jember, Sekda Jember, dan jajaran pimpinan OPD terkait.

“Kami tidak mencari siapa yang salah. Fokus utama kami adalah memastikan distribusi BBM berjalan adil dan aman bagi masyarakat. Langkah cepat seperti kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pembelajaran daring bagi siswa telah diterapkan,” tegas Bupati Fawait.

Pemkab Jember juga memantau harian distribusi BBM di 40 SPBU untuk memastikan pasokan merata. Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, menyampaikan bahwa beberapa sekolah negeri seperti SMA 1 dan SMA 2 Jember telah menerapkan pembelajaran daring, sementara sekolah swasta dalam proses penyesuaian.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Gatot Triyono, melaporkan penurunan antrean kendaraan di SPBU secara signifikan, dari sebelumnya mencapai 300–400 meter, kini sudah mulai terurai berkat peningkatan pasokan. Ia juga mengabarkan progres perbaikan jalur Gumitir telah mencapai 6 persen, serta meminta dukungan surat siaga longsor untuk mengantisipasi hambatan distribusi.

Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudianto, menambahkan bahwa anggotanya telah disiagakan di titik-titik rawan guna menjaga ketertiban. “Kondisi lapangan lebih terkendali, tapi pengamanan tetap kami maksimalkan,” ujarnya.

Kabar baik disampaikan oleh Sales Branch Manager Pertamina Jember, Hendra Saputra. Ia menyebut, pasokan BBM untuk Jember saat ini ditingkatkan hingga dua kali lipat menjadi lebih dari 2.000 kiloliter per hari.

“Distribusi kami prioritaskan ke SPBU di wilayah kota dan jalur utama guna menghindari panic buying. Saat ini, Jember menjadi prioritas nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Jember, Rachman Hidayat, memastikan bahwa ASN dan OPD sudah mulai menerapkan WFA. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Penjabat Sekda, Jupriono, menegaskan bahwa SPBU yang melayani kebutuhan vital seperti ambulans dan pemadam kebakaran akan menjadi prioritas dalam distribusi. Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi Hari Kemerdekaan dan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang akan meningkatkan kebutuhan BBM.

Bupati Fawait menutup audiensi dengan menegaskan komitmen Pemkab dan Pertamina untuk terus menjalin komunikasi intensif dan evaluasi harian.

“Tantangan ini harus dihadapi bersama. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN seperti Pertamina adalah kunci menjaga stabilitas layanan publik,” tandasnya.

Pertemuan lanjutan dijadwalkan digelar keesokan harinya guna mengevaluasi perkembangan di lapangan. (Sofyan)

Disdikbud Aceh Barat Gelar Pelatihan Penguatan Kompentensi Manajerial Kepala Sekolah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menggelar pelatihan penguatan kompentensi manajerial kepala sekolah menuju Pendidikan berkualitas

Pelatihan yang dilaksanakan ini diikuti oleh para Kepala Sekolah SMP Se-Kabupaten Aceh Barat berlangsung selama 4 hari dari tanggal 28 hingga 31 Juli 2025, di Aula Gedung B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Dr. Husensah, S.Pd,.M.Pd, mengungkapkan tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman para kepala sekolah terhadap konsep dan praktik Kepemimpinan yang efektif.

Selain itu, kata Husensah, melalui pelatihan ini diharapkan para kepala sekolah dapat mengembangkan ketrampilan manajerial dan pengambilan keputusan strategis.

“Pelatihan juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola perubahan dan inovasi sekolah. Sekaligus mendorong para sekolah untuk membentuk jejaring kerja antara mereka supaya terjalin kolaborasi dan berbagi praktik,” kata Husensah, Selasa 29/7-2025

Melalui pelatihan ini, kata dia, diharapkan seluruh kepala sekolah agar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang baik untuk masyarakat, khususnya bagi peserta didik serta wali murid

“Kolaborasi dan manajerial yang efektif, akan menciptakan atmosfer pendidikan yang bermutu, nyaman, produktif, kreatif dan berkemajuan,” tambahnya

“Pelatihan ini sebagai komitmen kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas kepala sekolah. Karena pemimpin yang kredibel akan mampu membawa lembaga pendidikan kearah yang lebih baik menuju Aceh Barat cerdas,” tutup Husensah

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan pelatihan Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan,Dara Amelia, SE,.M.Si, mengatakan bahwa Pelatihan ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Aceh Barat. Seluruh sesi pelatihan diisi oleh narasumber profesional dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang telah berpengalaman di bidangnya.

Adapun tujuan yang diharapkan melalui pelatihan ini, kata Dara Amelia, untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam transformasi dan manajemen sumber daya, memperkuat supervisi akademik berbasis coaching untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Selain itu, mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar kepala sekolah,” terangnya

Tutur Dara lagi, selama pelatihan para peserta akan diberikan materi pelatihan tentang strategi kepemimpinan transformasional, manajemen sumber daya, inovasi pendidikan, supervisi akademik berbasis coaching dan pengunaan teknologi dalam pengembangan kompetensi kepala sekolah

‘Melalui pelatihan ini diharapkan para kepala sekolah dapat menjadi lebih efektif dalam mengelola sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkas Dara Amelia ****

Wooouw Pemdes Talang Baru 2 Diduga Akan Membangun Pelapis Tebing Tanpa prosedur

0

Pemdes Talang Baru 2 Diduga Akan Membangun Pelapis Tebing Tanpa prosedur

Lebong 29-07-2025 Redaksi.co – Keuangan Negara menjadi milik sendiri manfaatkan kekuasaan. Hak tersebut kata – kata yang pantas untuk seorang Pjs Kepala Desa Talang Baru II.

Kabarnya, Pemerintah Desa Talang Baru II Kecamatan Topos Kabupaten Lebong akan membangun pelapis di Dusun I Tahun Anggaran 2025 dengab nilai anggaran 100 juta lebih.

Kabar ini mencuat, setelah Pjs Kades mempersiapkan berbagai material pembangunan pelapis miliknya sendiri. Material itu pun tak jauh dari lokasi pembangunan pelapis yang akan dibangun.

Menariknya, Pelapis Tebing yang bakal dibangun itu sedikitpun tak masuk dalam Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) Talang Baru II Tahun Anggaran 2025. Karena, anggaran tersebut kabarnya masuk dalam pembahasan Musyarawah Desa tingkat desa akan tetapi pembangunan pengembangan desa. Pjs Kades pun diduga alihkan kegiatan tersebut membangun pelapis.

Informasi, yang berhasil dihimpun oleh awak media ini, bahwa anggaran pembangunan di RKPDes Tahun Anggatan 2025 tersebut terkait pembangunan pengembangan desa yang berada di Dusun II. Karena, ada konflik terkait pembangunan masyarakat tidak menyetujui pembangunan jalan pengembangan desa tersebut. Pjs Kades itu diduga mengalihkan pembangunan tersebut milik pribadi yakni pembangunan pelapis.

Seharusnya, Pjs Kepala Desa melakukan musyawarah Desa ulang terkait persoalan tersebut. Karena, pengerjaan yang dilakukan tersebut harus sesuai dengan RKPDes Tahun Anggaran 2025 yang sudah disahkan oleh BPD saat Musdes.

Menanggapi persoalan tersebut, Tokoh Masyarakat Talang Baru II, angkat biacara. Dirinya sangat menyayangkan ulah Pjs Kades tersebut. Seharusnya, anggaran Dana Desa tersebut digunakan untuk kemajuan desa untuk pribadi.

“Masih banyak tempat yang urgent yang harus di Desa Talang Baru II ini. Kalau, begini sudah masuk kategori KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme)”, ucap Tokoh Masyarakat setempat yang enggan disebut namanya.

Kemudian, Tokoh Masyarakat setempat meminta keterbukaan Pjs Kades terkait penggunaan Dana Desa dan Anggaran Dana Desa Talang Baru II tersebut. Karena anggaran yang digunakan itu uang negara bukan uang pribadi milik Pjs Kades Talang Baru II.

Sampai berita ini dilayangkan, awak media ini terus melakukan upaya konfirmasi kepada Pjs Kades talang Baru II Kecamatan Topos Kabupaten Lebong terkait persoalan ini.
Rilis CIKAK S.A

Seorang Warga Ditemukan Tewas Di Rumahnya di Lorong Kuini, Motif Kejadian Masih Di Selidiki Polisi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Warga Lorong Kuini, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria pada Selasa pagi 29/7/2025

Korban diketahui bernama Khairuddin (65), pemilik rumah tempat jasadnya ditemukan.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban ditemukan dalam posisi telungkup di area dapur dengan pakaian masih rapi. Namun, luka di bagian kepala menimbulkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Aceh Barat, AKP Roby Afrizal, membenarkan adanya indikasi kekerasan.

“Korban mengalami luka di bagian bibir dan telinga yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Untuk saat ini, kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematiannya karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya di lokasi kejadian.

Polisi telah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi yang merupakan pekerja di rumah korban. Mereka sedang dimintai keterangan secara intensif untuk mengungkap kronologi kejadian. Selain itu, mobil milik korban juga dilaporkan hilang dan diduga dibawa kabur oleh pelaku.

“Kami terus menggali informasi dari para saksi dan mendalami motif yang mungkin melatarbelakangi kejadian ini. Tim juga melakukan pengejaran terhadap pelaku yang membawa lari kendaraan korban,” tambah AKP Roby.

Untuk kepentingan penyelidikan, aparat kepolisian memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang ****

Bupati Aceh Barat Tarmizi Tinjau Persiapan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,Ini Intruksinya

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Aceh Barat menyatakan kesiapan untuk mengibarkan Sang Merah Putih di lapangan upacara utama Kabupaten.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP MM, meninjau persiapan dan memberikan instruksi tegas kepada tim pelatih agar mempersiapkan fisik dan mental para Capaska secara maksimal. Ia menekankan pentingnya latihan yang terukur, disiplin tinggi, serta menjaga semangat nasionalisme dalam setiap langkah persiapan.

“Kita ingin memastikan Capaska tampil sempurna saat upacara 17 agustus mendatang. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momen sakral dalam sejarah bangsa. Karena itu, persiapan harus benar-benar matang,” ujar Bupati Tarmizi di lapangan latihan depan Disdik, Senin 29/7/2025

Tarmizi juga menyoroti pentingnya pemenuhan nutrisi yang baik bagi seluruh perangkat, mulai dari anggota pasukan hingga tim pelatih. Menurutnya, gizi yang cukup menjadi penunjang utama dalam menjaga stamina selama masa latihan intensif.

“Pastikan asupan makanan bergizi terpenuhi. Kesehatan fisik dan mental harus seimbang agar mereka bisa tampil prima pada hari puncak nanti,” tegasnya.

Sementara itu, proses pelatihan Capaska tengah berlangsung di bawah pengawasan ketat pelatih gabungan dari Kesbangpol, TNI, Polri, dan Purna Paskibraka. Semangat para peserta terlihat tinggi, menandakan kesiapan mereka untuk menjalankan tugas mulia mengibarkan bendera Merah Putih.

Peringatan HUT ke-80 RI tahun ini diharapkan menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi masyarakat Aceh Barat, seiring dengan semangat kebangsaan yang terus digaungkan oleh pemerintah daerah ****