Beranda blog Halaman 241

*Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda kepada Warga Pesisir di Muara Angke*

0

Jakarta , Redaksi.Co– Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga pesisir di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Wahsiah, RT 001/022 Kelurahan Pluit ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa, didampingi para pejabat utama Ditpolairud serta Bhabinkamtibmas pesisir jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan kursi roda dan tali asih diberikan kepada Ibu Wahsiah (59), yang diketahui menderita stroke menahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas serta meringankan beban yang bersangkutan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

“Bakti kesehatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat merasakan pelayanan dan kepedulian, terutama bagi yang membutuhkan bantuan alat kesehatan,” ujar Kombes Pol. Mustofa.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat wilayah setempat yang memberikan apresiasi atas kepedulian jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam membantu warga pesisir.

“Pesta Sambetan dan Luka yang Menari: ‘Para Perasuk’ Hadirkan Ekstase Emosi di Layar Lebar”

0

Jakarta, Redaksi.Co – 14 April 2026
Sutradara visioner Wregas Bhanuteja kembali menghadirkan karya yang menggugah sekaligus tak biasa lewat film terbarunya, Para Perasuk, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026. Film ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah pengalaman emosional yang mengajak penonton menyelami sisi terdalam manusia—tentang ambisi, trauma, hingga pencarian jati diri.

Mengusung konsep unik, Para Perasuk menampilkan kerasukan bukan sebagai sesuatu yang menyeramkan, melainkan sebagai medium ekspresi dan pelarian emosional. Dalam balutan “Pesta Sambetan”, kerasukan justru menjadi ritual kolektif yang membebaskan, sebuah metafora tentang bagaimana manusia melepaskan beban batin yang selama ini terpendam.

Film produksi Rekata Studio ini sebelumnya telah mencuri perhatian dunia lewat penayangan perdananya di Sundance Film Festival 2026. Tak hanya itu, Para Perasuk juga berkompetisi di berbagai festival film bergengsi seperti Miami Film Festival, Fantaspoa Brasil, hingga MOOOV Belgia, mempertegas posisinya sebagai karya Indonesia yang diperhitungkan di kancah global.

Antusiasme tinggi juga terlihat di dalam negeri. Penayangan awal (early screening) di 14 kota langsung diserbu penonton hingga tiket habis terjual. Respons positif mengalir deras, terutama untuk kekuatan akting para pemain ansambel yang dinilai mampu menghidupkan cerita dengan energi yang intens dan autentik.

Mengangkat kisah Bayu, yang diperankan oleh Angga Yunanda, film ini menyoroti obsesi seorang pemuda untuk menjadi “Perasuk terbaik”. Namun ambisinya diuji ketika desanya terancam digusur. Dalam konflik tersebut, Bayu dihadapkan pada dilema antara ambisi pribadi dan tanggung jawab terhadap keluarga serta komunitasnya.

“Ini cerita yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang. Tentang bagaimana ambisi bisa membuat kita lupa pada orang-orang terdekat,” ungkap Wregas.
Bagi Angga Yunanda sendiri, peran ini menjadi pengalaman yang sangat personal. Ia mengaku karakter Bayu terasa begitu dekat dengan dirinya, terutama dalam pencarian jati diri dan pergulatan dengan masa lalu.
Deretan bintang ternama turut memperkuat film ini, mulai dari Maudy Ayunda, Anggun, Chicco Kurniawan, hingga Bryan Domani. Masing-masing menghadirkan transformasi peran yang tak biasa—dari tarian intuitif, ritual magis, hingga eksplorasi fisik yang ekstrem.
Salah satu daya tarik utama film ini terletak pada koreografi yang digarap oleh Siko Setyanto. Gerakan yang dihadirkan bukan sekadar estetika, melainkan representasi emosi kolektif—ketakutan, cinta, hingga hasrat—yang berpadu dalam satu energi magis di layar.

Maudy Ayunda, yang memerankan karakter Laksmi, menyebut film ini sebagai titik balik dalam perjalanan kariernya. Ia dituntut untuk melepaskan kontrol dan sepenuhnya mengandalkan intuisi dalam memerankan proses kerasukan yang diwujudkan lewat tarian.

“Ini tentang berserah dan menerima diri sepenuhnya,” ujar Maudy.
Dengan perpaduan drama dan fantasi yang kuat, Para Perasuk menghadirkan pengalaman sinematik yang terasa magis sekaligus personal. Kisah tentang desa Latas, mata air keramat, dan perjuangan mempertahankan identitas menjadi refleksi nyata tentang hubungan manusia dengan akar budaya dan emosinya.

Lebih dari sekadar film, Para Perasuk adalah perjalanan batin—sebuah ajakan untuk berdamai dengan luka, merayakan emosi, dan menemukan kebahagiaan dalam cara yang paling tak terduga.

Buka POPDA 2026, Bupati Purworejo Harapkan Lahirnya Atlet Berkarakter dan Berprestasi

0

PURWOREJO (Redaksi.co) Ajang bergengsi kompetisi olahraga pelajar se-Kabupaten Purworejo, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2026, resmi dibuka pada Selasa (14/4/2026). Upacara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Stadion Sarwo Edhie Wibowo.

​Rangkaian acara pembukaan dikemas apik dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas siswa. Sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, penampilan tari tradisional Cingpoling menjadi pembuka yang memukau. Suasana semakin semarak dengan atraksi drumband dan marching band dari:

  • ​SMK Kesehatan Purworejo
  • ​SMP Negeri 1 Purworejo

​POPDA Kabupaten Purworejo Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, yang ditandai dengan pelepasan balon udara. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung mulai 14 April hingga 24 Mei 2026.

​Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa POPDA adalah momentum krusial bagi pembinaan olahraga pelajar. Dengan meningkatnya jumlah peserta dan cabang olahraga (cabor), diharapkan prestasi olahraga di Purworejo akan semakin meningkat.

​“Saya berharap melalui ajang ini akan lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Bupati.

​Selain mengejar prestasi, Bupati berpesan agar ajang ini menjadi sarana pembentukan karakter. Beliau menekankan pentingnya empat pilar bagi para atlet:

  1. Sportivitas
  2. Disiplin
  3. Kerja Keras
  4. Kebersamaan

​“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar dan pembentukan karakter,” tegasnya. Beliau juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak terlibat demi mewujudkan generasi muda yang sehat dan berdaya saing, selaras dengan visi Purworejo Berseri.

​Berdasarkan data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, berikut adalah detail teknis pelaksanaan:

Informasi

Keterangan

Jumlah Cabang Olahraga

25 Cabor

Peserta

Pelajar dari berbagai sekolah se-Kabupaten Purworejo

Durasi Kegiatan

14 April – 24 Mei 2026

Tujuan Utama

Pembinaan potensi atlet muda dan seleksi tingkat daerah

Sebagai agenda tahunan strategis, POPDA tetap menjadi tulang punggung dalam menjaring bibit unggul yang diproyeksikan mampu bersaing di level provinsi maupun nasional. (*/WS)

Sumber: Prokopim Kab. Purworejo

Ancol Dimulai! RUPS 2026 Tetapkan Dividen, Rombak Direksi, dan Arah Baru Berbasis Experience

0

Jakarta, Redaksi.Co – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan sejumlah keputusan strategis yang menandai babak baru perjalanan bisnis perseroan. Tidak hanya menyetujui pembagian dividen, RUPS juga merombak jajaran pengurus serta menegaskan arah transformasi besar menuju destinasi wisata berbasis pengalaman (experience).

Dalam RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 26,05 per lembar saham dengan total nilai mencapai Rp 41,6 miliar atau setara 23,13% dari laba bersih tahun buku 2025.

Sepanjang tahun 2025, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 1,121 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 180,19 miliar—sebuah capaian yang mencerminkan ketahanan bisnis di tengah tekanan ekonomi global.

Selain itu, RUPS juga menyepakati perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi guna memperkuat strategi bisnis ke depan. Susunan baru ini efektif berlaku sejak ditutupnya RUPS.

Dewan Komisaris :

1. Komisaris Utama & Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
2. Komisaris: Suharini Eliawati
3. Komisaris: Lies Hartono
4. Komisaris: Sutiyoso
5. Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas

Dewan Direksi :

1. Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
2. Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
3. Direktur: Daniel Nainggolan
4. Direktur: Eddy Prastiyo
5. Direktur: Rahmaniar

Manajemen Ancol menegaskan bahwa meski kondisi ekonomi global masih penuh tantangan, perseroan tetap konsisten melakukan inovasi dan efisiensi operasional, Langkah tersebut diwujudkan melalui digitalisasi layanan ticketing, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan konten dan event tematik sebagai sumber pertumbuhan pendapatan.

Lebih jauh, Ancol kini berada pada titik krusial—bukan sekadar bertahan, melainkan melangkah ke fase transformasi berikutnya.

Perubahan perilaku wisatawan menjadi pendorong utama, di mana pengunjung tidak lagi hanya mencari destinasi, tetapi juga pengalaman yang berkesan, koneksi emosional, serta nilai dari setiap pengeluaran mereka.

Menjawab tantangan tersebut, Ancol menegaskan pergeseran strategi dari sekadar destinasi kunjungan menjadi destinasi berbasis pengalaman yang terintegrasi dalam sebuah ekosistem.

Adapun fokus utama transformasi ke depan meliputi :

1. Meningkatkan nilai (value) per pelanggan, bukan sekadar jumlah pengunjung
2. Mengoptimalkan aset dan ekosistem, bukan hanya operasional
3. Memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan, bukan asumsi
4. Membangun kolaborasi strategis untuk memperkuat daya saing jangka panjang

Transformasi ini tidak hanya menjadi strategi bisnis, tetapi juga ditanamkan sebagai budaya kerja perusahaan, dengan penekanan pada kualitas sumber daya manusia dan disiplin eksekusi.

Dengan semangat baru, Ancol berkomitmen membangun destinasi wisata yang lebih relevan, berdampak, dan berkelanjutan—tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi pemegang saham serta masa depan Kota Jakarta.

Sinergi Pendidikan, Bupati Purworejo Sambut Baik Rencana Pembangunan Kampus UNY

0

PURWOREJO (Redaksi.co) — Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH menerima dan menyambut hangat kunjungan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof Dr Sumaryanto MKes AIFO beserta jajarannya di Kabupaten Purworejo pada yang bertempat di Ruang Arahiwang Setda Kabupaten Purworejo.

Kunjungan Rektor UNY beserta jajarannya ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Bupati Purworejo ke UNY pada tanggal 2 April 2026, untuk Penawaran Kerjasama Pembukaan Kampus UNY di Kabupaten Purworejo.

Kunjungan balasan ini, secara khusus mendiskusikan kembali tindak lanjut tawaran kerja sama tersebut, sekaligus meninjau calon lokasi pembukaan kampus UNY di Kabupaten Purworejo (12/04/2026)

Turut mendampingi Bupati, menerima kunjungan tersebut, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA, yang sekaligus mendampingi Rektor UNY dan jajarannya meninjau calon lokasi pembukaan kampus UNY.

Bupati Purworejo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Rektor UNY beserta jajaran ke Kabupaten Purworejo. Kunjungan ini diharapkannya dapat semakin memperkuat rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan UNY, khususnya dalam rencana pembangunan kampus di wilayah Purworejo.

“Kami jajaran Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap rencana kerja sama ini, utamanya terkait pembukaan kampus UNY di Purworejo,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, Pemkab Purworejo telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan. Di antaranya Gedung Diklat di Kutoarjo, sebagai kampus sementara, dan bekas Kawedanan Purwodadi di Desa Purwodadi, serta lahan milik Pemkab di Desa Wero, Kecamatan Ngombol sebagai lokasi pembangunan kampus. Ia berharap dengan dukungan ini, pendirian kampus UNY di Purworejo dapat segera terwujud.

“Semoga sinergi dan kolaborasi ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah serta masyarakat Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.

BACA JUGA: Wujud Kepedulian, Pakurejo Salurkan Donasi bagi Korban Kecelakaan dan Pasien Sakit

Sementara itu, Rektor UNY, Sumaryanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Purworejo, atas sambutan dan komitmennya dalam mendukung rencana kerja sama tersebut.

Ia menegaskan bahwa UNY memiliki komitmen tidak hanya dalam pembangunan fisik kampus, tetapi juga dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya membangun kampus, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, termasuk peningkatan kualitas tenaga pendidik,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung pengembangan pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Purworejo. (*/WS)

Sumber: Prokopim Kab. Purworejo

Polri Luncurkan Layanan Laporan Polisi Online, Super App Polri Kini Semakin Lengkap dan Transparan*

0

Jakarta Utara , Redaksi.Co— Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Layanan Inovasi Digital Laporan Polisi (LP) dan Laporan Kehilangan secara online melalui Super App Polri oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.

Peluncuran ini dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Komite TIK Polri Tahun Anggaran 2026 pada Selasa, 14 April 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan fitur dalam Super App Polri merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Aplikasi Super App Polri yang telah tersedia di App Store (iOS) dan Play Store (Android) kini semakin lengkap dengan hadirnya fitur pembuatan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online. Melalui inovasi ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor polisi pada tahap awal pelaporan. Cukup melalui gawai, layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja secara praktis dan efisien.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih responsif, Polri juga menghadirkan Engine Konsultasi Laporan Polisi, yaitu sistem terpadu yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi secara daring dan real-time. Melalui fitur video conference dan live chat, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan petugas untuk memperoleh arahan serta penanganan awal secara cepat dan tepat.

Seluruh proses layanan dalam sistem ini dirancang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan terdokumentasi secara digital, dilengkapi dengan fitur monitoring, histori komunikasi, serta evaluasi kinerja, sehingga menjamin pelayanan yang profesional, terukur, dan transparan.

Wakapolri menekankan bahwa digitalisasi pelayanan tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan sistem manajemen kinerja dan budaya kerja Polri yang lebih modern dan terintegrasi. Pelayanan publik harus dilaksanakan dengan prosedur yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi, serta didukung sarana dan prasarana yang modern.

Selain itu, peran fungsi Samapta (Pamapta) terus diperkuat untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat di lapangan.

Implementasi layanan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online ini dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal telah diberlakukan di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten. Ke depan, layanan ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.

Dalam arah kebijakan ke depan, Polri juga menegaskan tiga fokus utama, yakni digitalisasi layanan kepolisian, optimalisasi penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan antikorupsi.

Peluncuran ini menjadi langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Super App Polri kini hadir lebih lengkap mempercepat layanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari Transformasi Polri di era digital.

Polres Jakpus Raih Nilai Tertinggi Simulasi Gladi Posko Sitkamtibmas, Ini Kata Kapolres

0

Jakarta , Redaksi.Co- Polres Metro Jakarta Pusat mencatatkan hasil membanggakan dalam kegiatan Latihan Olah Strategi/Gladi Posko Sitkamtibmas Periode April hingga Agustus 2026 yang digelar di Satlat Korbrimob Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin (13/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, kapolres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran pejabat utama dan operator dari berbagai satuan fungsi turut ambil bagian. Mulai dari Bag Ops, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Samapta, Sat Lantas, hingga fungsi Humas dan pendukung lainnya.

Gladi posko ini bertujuan untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak seluruh personel operasional Polri agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan efisien sesuai rencana operasi. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan pimpinan dalam merumuskan strategi operasional, khususnya dalam menghadapi situasi kontingensi serta kesiapsiagaan Operasi Aman Nusa.

Hasilnya, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil meraih nilai 80, yang menjadi nilai tertinggi di jajaran Polres Polda Metro Jaya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengapresiasi kinerja jajarannya dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, Polres Metro Jakarta Pusat meraih nilai tertinggi dalam gladi posko ini. Ini merupakan bukti kesiapan personel kami dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas ke depan,” ujar Kombes Pol Reynold.

Ia menegaskan capaian tersebut menjadi dorongan setiap hari melakukan evaluasi untuk perbaikan menuju profesionalisme dan soliditas antar fungsi di lapangan.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Akbp Askhabul Kahfi menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kesiapan perencanaan dan koordinasi yang matang.
“Latihan ini sangat penting untuk menguji kesiapan personel, baik dalam perencanaan maupun pengendalian operasi. Dengan hasil ini, kami optimistis seluruh jajaran mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur dalam setiap dinamika tugas di lapangan,” jelasnya.

Dengan capaian tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat diharapkan semakin siap dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan serta mampu memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Wujud Kepedulian, Pakurejo Salurkan Donasi bagi Korban Kecelakaan dan Pasien Sakit

0

PURWOREJO ( Redaksi.co ) – Paguyuban Keluarga Purworejo (Pakurejo) kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata. Pada Selasa (14/04), jajaran pengurus dan anggota Pakurejo turun langsung membesuk sekaligus menyalurkan bantuan donasi kepada warga yang tengah menjalani perawatan medis, baik akibat kecelakaan lalu lintas maupun menderita sakit.

​Kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi dari semangat kekeluargaan dan gotong royong yang menjadi pilar utama paguyuban. Bantuan berupa santunan dana diserahkan langsung kepada para pasien atau pihak keluarga di lokasi perawatan masing-masing.

​Beberapa warga yang mendapatkan santunan dalam aksi sosial kali ini meliputi:

  • Korban Kecelakaan Lalu Lintas:
    • Ibu Rinikuswari: Mengalami patah tulang rusuk dan tengah dirawat di RSUD Tjitrowardojo.
    • Ibu Galuh: Mengalami patah tulang lengan dan juga menjalani perawatan di RSUD Tjitrowardojo.
  • Warga yang Sakit:
    • Ibu Woro: Dirawat di RSUD Cokronegoro karena gangguan lambung.
    • Ibu Kesi: Menjalani perawatan di Puskesmas Kemiri akibat demam tifus (typhus).
    • Ibu Sena: Menderita sakit asam lambung.

BACA JUGA: IWOI DIY dan Purworejo Pererat Silaturahmi: Menjaga Integritas, Melawan Hoaks

​Ketua Paguyuban Pakurejo, Bapak Eko Priyono, S.E., (yang akrab disapa SBE), menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk empati serta dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

​”Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban biaya pengobatan dan menjadi penyemangat bagi para pasien agar segera pulih dan dapat beraktivitas kembali,” ujar SBE.

Kehadiran pengurus Pakurejo disambut hangat oleh pihak keluarga pasien. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh komunitas ini dan berharap semangat silaturahmi tersebut dapat terus terjaga secara berkesinambungan. (Wahid)

Musrenbang RKPD dan Otsus 2026 Bahas Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Fakfak Tahun 2027.

0

Fakfak, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam menyusun arah kebijakan dan prioritas pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) untuk tahun 2027.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Aksi Percepatan Otsus dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, dengan menitikberatkan pada akselerasi program-program pembangunan yang telah diinisiasi pada tahun sebelumnya.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen, menyampaikan bahwa tahun 2027 menjadi momentum penting untuk meningkatkan skala dan dampak program pembangunan daerah.

“Fokus pembangunan tidak lagi pada tahap memulai, tetapi beralih pada penguatan serta perluasan dampak program yang telah berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa implementasi Dana Otsus ke depan akan semakin terintegrasi dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) 2022–2041, serta diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional tanpa mengabaikan kebutuhan dan kekhasan daerah.

Secara umum, tujuan utama pemanfaatan Dana Otsus di Kabupaten Fakfak diarahkan pada empat aspek utama, yaitu percepatan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan masyarakat lokal, serta kebijakan afirmasi guna mengurangi kesenjangan.

Dalam dokumen perencanaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga mengacu pada visi pembangunan Papua dalam RIPPP 2022–2041, yakni “Terwujudnya Papua yang mandiri, adil, dan sejahtera.”

Untuk mencapai visi tersebut, terdapat tiga misi utama yang menjadi fokus pembangunan, yaitu peningkatan kualitas layanan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan ekonomi lokal yang produktif dan berkelanjutan.

Di sektor kesehatan, pemerintah menargetkan peningkatan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan merata, termasuk ketersediaan tenaga medis serta jaminan kesehatan yang menyeluruh.

Sementara di sektor pendidikan, perhatian difokuskan pada peningkatan akses pendidikan yang inklusif, distribusi tenaga pendidik yang merata, serta penguatan pendidikan bagi Orang Asli Papua (OAP).

Adapun di sektor ekonomi, pemerintah mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan, serta peningkatan akses terhadap teknologi dan pasar, baik di tingkat nasional maupun global.

Selain itu, indikator pembangunan juga ditetapkan secara terukur, meliputi peningkatan umur harapan hidup, penurunan prevalensi stunting, peningkatan rata-rata lama sekolah, hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

Di sisi lain, pemerintah juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas, peningkatan kualitas lingkungan hidup, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap seluruh program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.

Buka Rakor MPU, Wagub Dorong Penguatan Peran Strategis Ulama

0

Banda Aceh.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) se-Aceh Tahun 2026, Selasa (14/4/2026), yang dihadiri para Ketua MPU kabupaten/kota, anggota MPU, serta pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Fadhlullah mengapresiasi pelaksanaan rakor tersebut sebagai forum strategis, bukan sekadar agenda rutin. Ia menilai rakor menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat sinergi serta merumuskan arah kebijakan keumatan yang lebih terukur dan berdampak.

Menurutnya, MPU memiliki posisi krusial dalam sistem pemerintahan Aceh, tidak hanya sebagai pemberi pertimbangan, tetapi juga penjaga nilai-nilai syariat Islam sekaligus penuntun moral masyarakat.

“Di tengah perubahan yang cepat, masyarakat tidak hanya membutuhkan regulasi, tetapi juga keteladanan dan bimbingan. Peran ulama sangat penting sebagai penyejuk dan pemersatu,” ujar Fadhlullah.

Ia menilai tema rakor, “Peran Strategis Lembaga MPU sebagai Wujud Implementatif Kekhususan Aceh”, relevan dengan kondisi saat ini.

Kekhususan Aceh, katanya, bukan sekadar status administratif, melainkan amanah yang harus diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Wagub berharap rakor ini memperkuat konsolidasi kelembagaan MPU di seluruh tingkatan, sehingga setiap rekomendasi yang dihasilkan selaras dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, ia menyoroti derasnya arus informasi yang kerap tidak terverifikasi. Dalam konteks ini, ulama diharapkan aktif menjaga kejernihan informasi di tengah masyarakat.

Menanggapi isu yang berkembang, Fadhlullah menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tetap berjalan. Pemerintah hanya melakukan penyesuaian berbasis data sosial ekonomi agar lebih tepat sasaran.

“Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan program di tengah keterbatasan fiskal, sehingga masyarakat miskin dan rentan tetap mendapatkan layanan kesehatan,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan dukungan ulama dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat guna mencegah kesalahpahaman terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci agar setiap kebijakan dapat dipahami dan diterima dengan baik.
Pemerintah Aceh, lanjutnya, akan terus memperkuat peran MPU sebagai mitra strategis dalam pembangunan berbasis nilai-nilai syariat Islam.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi MPU se-Aceh Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya****