Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 240

BPBD Aceh Barat Dirikan Tenda Untuk Korban Puting Beliung di Gampong Lueng Tanoh Tho

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, mendata sebanyak 16 rumah milik warga dan 1 balai tempat pengajian di Gampong Lueng Tanoh Tho, Kecamatan Woyla, rusak akibat diterjang angin puting beliung. Para korban yang terdampak, kini telah diungsikan.

“Kita sudah mendirikan satu tenda atau posko darurat. Di sini mereka akan ditempatkan untuk sementara. Namun ada sebagian keluarga korban memilih untuk mengungsi di rumah familinya,” kata Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah Sabtu 2/8/2025

Ronal menjelaskan, peristiwa angin puting beliung yang menerjang Gampong Lueng Tanoh Tho, sekitar pukul 18.00 WIB hari ini, terjadi sekaligus pada saat hujan deras mengguyur Aceh Barat.

Menurut Ronal, belasan rumah warga mengalami kerusakan, rata-rata ada pada bagian atap, termasuk sebagian rumah rusak pada bagian beton atas, satu rumah rubuh total, dan satu balai tempat pengajian terbalik.

Sejauh ini, kata Ronal, tenda pengungsian milik BPBD Aceh Barat sudah didirikan untuk warga korban yang diungsikan. Pusat posko yang didirikan ini terletak di area pasar yang berada di desa setempat.

Dalam penanganan para korban, dan pembersihan di lokasi rumah yang rusak hingga kini sudah dilakukan oleh petugas BPBD dibantu TNI-Polri, Pos Damkar, RAPI, dan masyarakat Kecamatan Woyla.

“Para petugas di lokasi tadi juga membersihkan area pasar untuk mendirikan posko darurat. Sebagai perlengkapan lain, ada tikar dan kain selimut diberikan kepada korban yang mengungsi di posko darurat,” pungkas Ronal ****

Belasan Rumah Rusak Di Terjang Angin Puting Beliung di Gampong Lhueng Tho Kecamatan Woyla

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Belasan unit rumah di Desa Lueng Tanoh Tho, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, rusak akibat diterjang angin puting beliung, sekitar pukul 18.00 wib Sabtu 2/8/202

Peristiwa alam ini terjadi secara tiba-tiba disertai hujan lebat, membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung, saat peristiwa terjadi, dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan hingga kini para petugas masih berada di lokasi, guna mengevakuasi warga terdampak puting beliung.

“Menurut data sementara ada pada petugas, dari ke-17 rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung ini, sebagian rusak pada bagian tembok dan atap, sebagiannya lagi rusak karena tumbang pohon besar sekitaran rumah, dan beberapa rumah rubuh total,” ujar Ronal.

Lebih lanjut,Ronal mengatakan, para petugas di lokasi selain mengevakuasi korban, juga sedang mendata pemilik rumah yang terdampak akibat angin puting beliung.

“Saat ini petugas masih berada dilokasi dan mendata jumlah pemilik rumah yang terkena musibah angin puting beliung serta mengevakuasi para korban, untuk informasi selanjutnya akan kami sampaikan kembali “pungkasnya ****

Forkopincam Kecamatan Meureubo Ajak Masyarakat Meriahkan HUT RI ke 80 Tahun 2025

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 80 tahun 2025, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Meureubo, Kabupaten Aceh Barat mengajak seluruh masyarakat di wilayahnya untuk mengibarkan bendera merah putih secara serentak mulai tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2025

“Kami dari Forkopincam Meureubo mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di Kecamatan Meureubo, mulai dari instansi pemerintah, sekolah, perkantoran hingga setiap rumah tangga untuk memasang bendera Merah Putih dilingkungan masing-masing,” Kata Camat Meureubo, Maimun, S.STP dalam keterangannya kepada media ini, Sabtu 2/8-2025

Camat Maimun juga menghimbau masyarakat agar melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing, memasang umbul-umbul dengan corak warna merah putih dan lampu hias dirumah dan memasang gapura di pintu gerbang setiap desa dengan nuansa kemerdekaan, dengan ucapan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025.

Langkah ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat dalam rangka menyemarakkan dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025

Dengan tema HUT RI ke-80 tahun 2025 ” Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” diharapkan semangat persatuan dan gotong royong dapat semakin kuat ditengah masyarakat kecamatan Meureubo. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan memperkuat identitas kebangsaan, khususnya bagi generasi muda

Di kesempatan ini Camat Maimun juga mengajak masyarakat di masing-masing gampong dalam wilayah kecamatan Meureubo untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dengan menggelar kegiatan perlombaan tradisional masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai syariah sesuai dengan instruksi Bupati Aceh Barat, dimana setiap kegiatan olahraga harus berpola syariah dalam agama Islam,” imbuhnya

“Dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 di Kecamatan Meureubo dapat berjalan dengan meriah dan penuh makna ****

Tingkatkan Kepercayaan Publik,Pemkab Nagan Raya ” Ngopi Bareng Bersama Jurnalis “

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Suasana hangat penuh keakraban terlihat saat Bupati Nagan Raya Dr.Teuku Raja Kemangan,SH,MH menggelar kegiatan “Sarapan Pagi & Ngopi bareng Wartawan” di Warkop Jip Kupi Desa Lueng Baro Jalan Perkantoran Suka Makmue pada Sabtu pagi menjelang menjelang siang 2/8/2025

Bersama para wartawan dan jurnalis dari berbagai media, suasana diskusi berlangsung akrab, canda tawa sesekali terdengar, namun substansi tetap jadi sajian utama.

Di hadapan para wartawan,Bupati Nagan Raya terpilih pada enam bulan yang lalu yang akrab di Nagan Raya disapa dengan sebutan TRK ini membeberkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Nagan Raya yang kini tengah dijalankan.

Di mulai dari penguatan sektor pertanian dan pertambangan batu bara,dan batu giok yang menjadi favorit di Nagan Raya juga Masjid Nurul A,la yang perlu juga dibenahi lebih indah kedepan.

“Kami ingin membangun Nagan Raya,tentunya
Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Media punya peran penting dalam mengontrol jalannya program pemerintahan,” Ujar Mantan Anggota DPRA Provinsi Aceh.

Tak hanya itu, dirinya juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,Baginya,
Media bukan sekadar penyampai informasi, tapi mitra strategis dalam membentuk opini publik yang sehat “Kalau informasi yang keluar dari pemerintah bisa dipahami dan disampaikan secara objektif oleh media, maka kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh.

Dirinya Juga berjanji kepada Puluhan insan Pers yang hadir akan mengajak para Pengurus Organisasi akan duduk bersama
dengan Diskominfo guna membahas kontrak kerjasama antara Diskominfo dan media massa ” Karena ini bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dengan adanya kerjasama yang baik, diharapkan informasi publik dapat tersampaikan dengan baik dan program-program pembangunan daerah Khususnya di Kabupaten Nagan Raya-Aceh dapat berjalan lancar

Bupati yang dikenal akrab dengan Insan Pers itu mengajak foto bersama para jurnalis usai “Ngopi Bareng” Para wartawan yang hadir pun menyambut baik forum santai ini, selain mempererat hubungan antara pemerintah dan media, kegiatan seperti ini dianggap sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi tanpa sekat.

“Bicara dari hati ke hati seperti ini jauh lebih bermakna dari pada jumpa pers biasa, Ini bisa jadi awal sinergi yang lebih kuat,” kata salah satu jurnalis senior TR.Sabaruddin HR yang hadir di acara “Ngopi bareng yang awalnya hanya diagendakan dua jam, akhirnya berlangsung hampir 3 Jam,karena diskusi yang begitu akrab dan tanpa ada dinding Pemisah

Menutup pertemuan, TRK menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan semua pihak, termasuk media.

“Dengan cara yang sederhana namun bermakna, kita membuktikan bahwa kedekatan dengan masyarakat terutama lewat media, bisa dimulai dari secangkir kopi dan obrolan yang transparan “tutupnya ****

Maling Kembali Beraksi,Warung Manisan Milik M.Yatim di Ujung Jembatan Leuhan Di Bobol Maling

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Aksi pencurian kembali terjadi ,kali ini menimpa seorang warga yang tempat usahanya di masuki oleh maling,pada Jumat malam 1/8/2025

Hal ini di ungkapkan oleh M Yatim warga Gampong Gampa yang sehari hari membuka warung kopi manisan di simpang pertigaan Gampong Leuhan persis di ujung jembatan,menurut M Yatim kejadian pencurian yang menimpa tempat usahanya baru di ketahui setelah tetangga dikeliling warungnya memberi tahukan perihal di bobolnya warung selepas.

” Saya di beri tahu perihal warung saya di bobol maling oleh saudara,saya langsung cek ke warung,memang benar,kunci pacok sudah lepas,dan sang maling meninggalkan satu lembar baju jaket yang ketinggalan,saya cek kedalam ternyata yang di ambil satu buah tabung gas, ungkapnya.

Masih menurut dia,memang akhir akhir ini sering terjadi aksi pencurian,bahkan malam itu juga ia kehilangan ayam yang juga di gondol maling di rumahnya,jadi menurut dia dalam semalam dia mengaku jadi sasaran maling di tempat berbeda,

“Semalam saya juga kehilangan ayam,di saat yang bersamaan di tempat usaha saya juga di gasak maling, ” Ujarnya dengan nada kesal.

Akibat dari aksi yang terjadi dia mengakui kerugian di taksir sekitar 500 ribu rupiah dan satu buah tabung gas.

“Kalau di hitung kerugian 4 ekor ayam Siam itu ada 500.ribu dan satu buah tabung gas,tutupnya

Dengan aksi pencurian yang terjadi tentu menjadi persoalan tersendiri di tengah tengah masyarakat,tentu di harapkan penanganan yang lebih serius dari pihak lingkungan dalam menjaga agar aksi aksi seperti ini tidak kembali terulang

Pemkab Aceh Barat Berkomitmen Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen mendukung program swasembada pangan nasional.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Ifan Murdani, SSTP, M.Sc, yang mewakili Bupati Aceh Barat dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Satgasus Swasembada Pangan Wilayah Kodim 0105/Aceh Barat, Sabtu 2/8/2025

Ifan menjelaskan, Rakor yang berlangsung di Aula Makodim 0105/Aceh Barat ini menjadi wadah konsolidasi lintas sektor untuk menyamakan visi dan strategi dalam mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya melalui optimalisasi lahan pertanian dan pemberdayaan petani lokal.

Dalam kesempatan itu Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat siap berkolaborasi dengan TNI dan semua pihak untuk memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi daerah.

“Kita sangat mendukung langkah TNI dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, dan ini sejalan dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Ifan.

Rakor ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Bulog, para kepala dinas terkait, perwakilan kelompok tani, serta jajaran Kodim 0105/Aceh Barat yang menjadi motor penggerak Satgasus Swasembada Pangan.

Selain itu Ifan juga menegaskan pentingnya sinergi semua pihak. “Swasembada pangan tidak akan terwujud tanpa kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat. Rakor ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan kekuatan dalam mencapai tujuan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Program Satgasus ini menargetkan peningkatan produksi pangan strategis melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, serta pendampingan berkelanjutan kepada petani.

Dengan dukungan semua elemen, kata ifan, Aceh Barat optimis mampu menjadi daerah yang mandiri pangan, bahkan menjadi lumbung pangan regional di masa mendatang****

Ketimpangan di Tubuh PMI Jember: Pengurus Sejahtera, Pegawai Merana

0

Jember, redaksi.co – Kesejahteraan pegawai Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember menjadi sorotan tajam setelah gaji mereka diketahui masih mengacu pada standar 13 tahun lalu. Padahal, pendapatan dari pengelolaan darah terus meningkat seiring kenaikan harga per kantong dari Rp 250 ribu pada tahun 2013 menjadi Rp 490 ribu pada 2024.

Ironisnya, di awal tahun 2025 ini, pegawai hanya mendapatkan kenaikan gaji sebesar Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Sementara di saat bersamaan, gaji para pengurus PMI Jember justru naik signifikan, bahkan dilaporkan mencapai 100 persen.

Standar gaji pegawai PMI Jember saat ini masih berpatokan pada PP Nomor 22 Tahun 2013, yang sejatinya telah mengalami empat kali perubahan: PP No. 30 Tahun 2015, PP No. 15 Tahun 2019, dan terakhir PP No. 5 Tahun 2024. Namun perubahan itu belum diikuti dengan penyesuaian gaji pegawai, yang justru makin tertinggal dari realitas biaya hidup saat ini.

Dengan pendapatan dari pengelolaan sekitar 3.500 kantong darah per bulan, PMI Jember diperkirakan mengantongi sekitar Rp 1,7 miliar per bulan. Namun besarnya pendapatan ini belum diikuti dengan peningkatan signifikan pada kesejahteraan pegawai, yang berada di garis depan pelayanan kemanusiaan.

“Gaji kami masih kecil, tidak ada kepastian soal jenjang golongan. Saya sudah belasan tahun kerja, tapi tidak pernah berubah. Sementara ada pegawai baru yang langsung dapat golongan tinggi,” ungkap salah satu pegawai PMI Jember yang enggan disebut namanya.

Ia mengaku sempat berharap pada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan M. Thamrin. Namun kenyataannya, hanya gaji pengurus yang naik drastis, sementara pegawai hanya menerima kenaikan sangat minim.

Sementara itu, Aep Ganda Permana, pengamat kebijakan publik Jember, menyayangkan arah kebijakan PMI Jember saat ini. Ia menyebut, pengurus sebelumnya justru sempat memperjuangkan kesejahteraan pegawai dengan mengangkat pegawai honorer menjadi pegawai tetap dan menyamakan standar gaji antarunit.

“Sekarang malah kebijakannya condong ke pengurus saja. Gaji besar untuk pengurus, tapi pegawai yang bekerja di lapangan tetap terabaikan. Ini bentuk kegagalan manajemen yang serius,” tegas Aep.

Ketimpangan ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem penggajian di PMI Jember. Jika dibiarkan, bukan hanya merusak motivasi pegawai, tapi juga bisa mengganggu kualitas pelayanan transfusi darah yang vital bagi masyarakat (*)

Warga Dibuat Heboh, Seorang Bayi Perempuan Di Temukan Dalam Kardus Di Teras Rumah Warga

0

Aceh Barat.Redaksi.ci
Warga Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan berusia sekitar lima hari yang ditemukan dalam sebuah kardus di atas kursi di teras rumah warga, jum’at malam 1/7/25.

Bayi mungil tersebut pertama kali ditemukan oleh Harman, warga Lorong Rusa, Gampong Drien Rampak, sekitar pukul 18.40 WIB. Saat itu, Harman hendak keluar rumah untuk melaksanakan salat Isya ke masjid.

Awalnya Ia sempat melihat ada sebuah kotak kardus di kursi teras rumahnya, namun tidak terlalu memperhatikan karena hendak ke mesjid

Sepulangnya dari masjid sekitar pukul 19.20 WIB, ia mendapati kotak tersebut masih berada di tempat yang sama. Rasa penasarannya muncul dan ia pun memeriksa isi kotak tersebut.

“Saya coba angkat kardus itu, terasa berat. Saat saya buka, ternyata isinya bayi. Saya langsung terkejut dan panggil warga sekitar,” ungkap Suharman.

Di dalam kardus tersebut, selain sang bayi, juga ditemukan sebuah dot berisi susu dan satu kotak susu bayi, menunjukkan bahwa bayi itu sengaja ditinggalkan dengan bekal seadanya oleh seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Mendapat laporan dari warga, petugas dari kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat langsung menuju lokasi.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dinas DP3AKB Aceh Barat, melalui Kabid Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana, Imilda Sukma, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait temuan bayi tersebut.

“Benar, bayi itu ditemukan dalam kardus, terbungkus kain badung. Setiba kami di lokasi, bayi langsung kami bawa ke RSUD CND Meulaboh untuk diamankan dan mendapatkan perawatan medis,” jelas Imilda saat dikonfirmasi.
Hasil pemeriksaan tim medis menyatakan bahwa bayi dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan dokter, bayi tersebut dalam keadaan sehat,” lanjut Imilda.

Terkait penanganan selanjutnya, Imilda menyebut bahwa bayi tersebut akan sementara dirawat di rumah sakit sambil menunggu hasil rapat koordinasi antara DP3AKB dan Dinas Sosial Aceh Barat yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Senin mendatang.

“Kami akan menjaga dan merawat bayi ini di rumah sakit sampai proses koordinasi antar dinas selesai dan ditentukan langkah perlindungan lebih lanjut,” pungkasnya

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku yang telah meninggalkan bayi tersebut.

Warga sekitar berharap bayi tersebut bisa mendapatkan perlindungan dan masa depan yang lebih baik ****

TNI AL Kerahkan Ratusan Personel Tuntaskan Program Laut Bersih Bintahwil 2025

0

 

Redaksi.co | Batam – Masih dalam rangkaian Bintahwil Bahari 2025, dalam Program Laut Bersih (Bersih-bersih Pantai), Danlantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla yang diwakili oleh Kadispotmar Lantamal IV Letkol Mar Bambang Irianto sukseskan acara tersebut yang diselenggarakan di Pantai Tanjung Uma, Lubuk Baja, Batam. Jum’at (01/08/25).

Dalam kegiatan ini, diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari personel Lantamal IV Batam, Yonmarhanlan IV yang dibantu warga, relawan, himpunan mahasiswa, pramuka saka bahari, WCD Batam, dan Edo Conscious.

Secara gotong royong bersama-sama menyisir sepanjang lokasi pantai untuk membersihkan sampah yang bertebaran di sekitar Pantai Tanjung Uma.

Komandan Lantamal IV berharap aksi Prolasih ini dapat menangani permasalahan sampah di laut. Pengendalian pencemaran di laut yang dapat merusak ekosistem laut bahkan menyebabkan bencana alam, terutama sampah plastik.

“Aksi bersih-bersih sampah merupakan rangkaian acara Bintahwil 2025. Sebagai bentuk kepedulian TNI AL untuk menjaga keindahan, kebersihan dan keberlangsungan ekosistem yang ada di laut agar tidak tercemar sampah.”tegasnya.

Sambutan Waaspotmar Kasal Brigjen TNI Mar Werijon, M. Han, yang disampaikan oleh Kasubdis Bintahwil Dispotmaral Kolonel Laut (P) Samsul Bahri, S.E., M.Tr.Opsla. Dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasinya dalam giat Prolasih hari ini. Kita jaga kebersihan laut bersama-sama, agar tercipta suasana yang bersih dan terbebas dari pemanasan global.

Kegiatan terdiri dari Sambutan Waaspotmar Kasal, Sambutan Camat Lubuk Baja, Penyerahan secara simbolis alat pembersihan, Edukasi pemilihan sampah dan pembersihan lingkungan sekitar Pantai Tanjung Uma.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyonmarhanlan IV yang diwakilkan oleh Wadanyonmarhanlan IV, Danramil 0316/Batam yang diwakilkan Babinsa Tj Uma, Kapolsek Lubuk Baja yang diwakilkan Wakapolsek, Camat Lubuk Baja, Lurah Tj. Uma, Ketua RW/RT, Batam On, Saka Bahari, dan SMPIT Mahabbatul Haq. (Redaksi/Dispenlatamal IV)

Misi Kemanusiaan Tanpa Sekat, Ibu Komang Bantu Warga Kurang Mampu di Dusun Peseng

0
oplus_1026

🔴 Misi Kemanusiaan Tanpa Sekat, Ibu Komang Bantu Warga Kurang Mampu di Dusun Peseng

Lombok Barat – Peseng Taman Ayu-redaksi.co

Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Ibu Komang, seorang pengusaha tambang Galian C di Dusun Peseng, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Pada Kamis, 1 Agustus 2025, beliau mengunjungi kediaman Pak Murdan — seorang duda penyandang disabilitas yang hidup sebatang kara — dalam sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh hati.

oplus_1058

Kunjungan Ibu Komang kali ini bukan sekadar silaturahmi. Ia datang bersama kedua anaknya dan istri Kepala Dusun Peseng untuk menyerahkan bantuan berupa material bangunan, uang tunai, serta paket sembako kepada Pak Murdan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup yang selama ini beliau jalani dalam kondisi penuh keterbatasan.

“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi ketulusan niat untuk saling membantu sesama. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi semangat baru bagi beliau,” ungkap Ibu Komang kepada wartawan Redaksi.co.

oplus_1058

Langkah yang diambil Ibu Komang menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari harta dan usaha yang berkembang, tetapi juga dari sejauh mana seseorang mau berbagi dan peduli terhadap sesama. Aksi sosial ini pun disambut hangat oleh warga sekitar, yang mengaku tersentuh dan berharap agar makin banyak pengusaha yang tergerak melakukan hal serupa.

“Terima kasih kepada Ibu Komang. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ucap Pak Murdan dengan mata berkaca-kaca.

oplus_1026

Redaksi.co mencatat, masih ada beberapa rumah tidak layak huni lainnya di Dusun Peseng yang sedang diupayakan untuk mendapatkan bantuan serupa. Fokus awal dimulai dari rumah Pak Murdan, dan selanjutnya akan diarahkan ke rumah-rumah warga lain seperti milik Inaq Sinah dan beberapa keluarga lain yang juga hidup dalam keterbatasan

oplus_1026

Semoga langkah ini menjadi awal dari gerakan kemanusiaan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Sumber : Media Nasional Investigasi-Redaksi.Co

Read : HS2025 Abach Uhel

oplus_1026