Beranda blog Halaman 425

Diskominsa Aceh Barat Gelar Rapat Forum Satu Data Untuk Gerak Sinergi Membangun Negeri (Saturasi)

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh Barat menggelar kegiatan Rapat Forum Satu Data Indonesia dengan tema Satu Data Untuk Gerak Sinergi Membangun Negeri (Saturasi) di Aula Cut Nyak Dhien, Bappeda pada Selasa, 4/11/2025

Bupati Aceh Barat melalui Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keistimewaan Aceh, Wista Nowar mengatakan, yang menjadi produsen data di tingkat kabupaten adalah semua Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), selanjutnya Diskominsa sebagai wali data, Bappeda sebagai koordinator data dan BPS sebagai pembina data.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa membangun data itu mahal, tetapi membangun tanpa data akan lebih mahal lagi, mengapa demikian. Karena kalau kita membangun tanpa data maka uang yang kita anggarkan itu tidak akan tepat sasaran, lain permasalahannya lain yang kita kerjakan, dalam konsep penyediaan data kita berpegang pada falsafah membangun dengan data dan mendata yang terbangun,” kata Wista.

Wista mengatakan,data yang harus disediakan oleh seluruh SKPK selaku produsen data pada saat ini mencakup semua data pokok – pokok pembangunan dan data – data diluar pokok pembangunan seperti data Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), data Makan Bergizi Gratis (MBG), data warga miskin dan data stunting serta data lainnya.

“Dengan adanya data – data tersebut maka kita dapat mengambil atau membuat kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Wista

Sementara itu, Kepala Diskominsa Aceh Barat, Erdian Mourny mengatakan, dasar hukum pelaksanaan rapat forum satu data tersebut adalah Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 tentang satu data indonesia dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Sebagai wali data, Diskominsa aceh Barat telah melaksanakan serangkaian kegiatan, diantaranya pengumpulan data statistik sektoral dalam rangka penyusunan publikasi data melalui buku Aceh Barat Dalam Angka (DDA) yang rutin dilaksanakan setiap tahun bersama BPS Aceh Barat dan kegiatan penguatan kapasitas SDm statistik melalui Coaching Clinic penguatan Satu Data indonesia,” kata Erdian.

Dikatakan Erdian, pasca Coaching Clinic, ketersediaan data yang sesuai standar data pada portal open data Aceh Barat meningkat 100 persen, dari semula hanya ada sebanyak 134 data yang tersedia kini menjadi sebanyak 300 data. Kedepannya dia berharap jumlah tersebut akan terus bertambah dan meningkat sesuai dengan kebutuhan bersama.

“Sesuai arahan bapak bupati, portal ini kami harapkan dapat menjadi rujukan utama data sektoral di aceh Barat serta menjadi wadah integrasi, publikasi dan pemanfaatan data oleh seluruh pemangku kepentingan, baik itu pemerintah, akademisi, pelaku usaha maupun masyarakat. Untuk mencapai optimalisasi porta; itu kami sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh kepala SKPK,” kata Erdian.

Melalui forum satu data tersebut kata Erdian nantinya akan disepakati bersama beberapa poin penting seperti penetapan daftar data yang menjadi prioritas daerah, klasifikasi dan kualitas data yang akan dikelola bersama, manajemen hak akses data sesuai dengan ketentuan keamanan informasi, serta penyusunan rancangan rencana aksi satu data Indonesia Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025-2029 sebagai panduan bersama dalam lima tahun kedepan ****

AKTIVIS LOMBOK BARAT DESAK KEJARI MATARAM TETAPKAN TERSANGKA KASUS POKIR DPRD

0

AKTIVIS LOMBOK BARAT DESAK KEJARI MATARAM TETAPKAN TERSANGKA KASUS POKIR DPRD

Mataram, Redaksi.co – Gabungan aktivis Kabupaten Lombok Barat mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Lombok Barat yang melibatkan Dinas Sosial setempat.

Desakan tersebut muncul setelah pihak Kejari Mataram menyatakan hasil penyidikan kasus itu telah rampung dan ditemukan indikasi kerugian negara mencapai sekitar Rp1 miliar, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram pada 7 Oktober 2025.

Ketua Gabungan Aktivis Lombok Barat, Asmuni, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

> “Kami mendesak Kejari Mataram segera menetapkan tersangka. Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, kami akan menggelar aksi di depan Kantor Kejari Mataram dan melayangkan surat resmi ke Kejati NTB serta Komisi Etik Kejaksaan Agung RI,” ujar Asmuni, Senin (4/11/2025).

Menurutnya, publik tidak ingin kasus ini bernasib sama seperti dugaan korupsi pengadaan bibit sapi di Dinas Pertanian Lombok Barat beberapa waktu lalu yang berakhir dengan penghentian penyidikan (SP3) tanpa kejelasan hukum.

> “Kami tidak ingin kasus Pokir ini berujung sama seperti kasus sapi dulu. Masyarakat menunggu bukti nyata komitmen Kejaksaan dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Sementara itu, Erwin Ibrahim, salah satu perwakilan aktivis, berharap Kejari Mataram dapat bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

> “Kami hanya meminta agar proses hukum ini benar-benar ditegakkan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum,” kata Erwin.

Gabungan aktivis juga menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap melakukan langkah lanjutan apabila tidak ada progres yang signifikan dari pihak Kejaksaan.

Kasus Pokir ini mencuat setelah adanya dugaan penyimpangan dana aspirasi yang dialokasikan melalui Dinas Sosial untuk program masyarakat, namun diduga kuat terjadi mark up dan penyaluran tidak tepat sasaran.

Publik kini menantikan langkah tegas Kejari Mataram untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penegakan hukum kasus yang menyita perhatian luas ini.

Reporter: Abach Uhel

Sumber: Redaksi.co

Kado Manis dari TGH. M. Taisir, Lc., M.A.: Baznas Lombok Barat Bangun 10 Unit Mahyani di Taman Ayu

0

Kado Manis dari TGH. M. Taisir, Lc., M.A.: Baznas Lombok Barat Bangun 10 Unit Mahyani di Taman Ayu

Lombok BaratRedaksi.co Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Aula Kantor Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, hari ini. Melalui program Mahyani (Rumah Layak Huni) yang digagas oleh Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Lombok Barat, puluhan warga kurang mampu menerima kabar bahagia berupa bantuan rumah layak huni.

Ketua baznas lombok barat TGH.MUHAMMAD TAISIR AL AZHAR LC MA

Kegiatan sosialisasi, bimbingan teknis, dan penyerahan bantuan Mahyani ini dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir, Lc., M.A., beserta para komisioner. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lombok Barat, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lombok Barat, serta Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin, S.Sos.

Penanda tanganan MOU dengan kepala desa taman ayu

Menariknya, program Mahyani di Desa Taman Ayu ini berawal dari usulan Pemerintah Desa Taman Ayu yang diajukan ke Dinas Perkim Provinsi NTB sejak bulan Juni lalu. Setelah melalui proses verifikasi, Perkim NTB kemudian mendisposisikan usulan tersebut ke Baznas Provinsi NTB, yang selanjutnya menyerahkan pelaksanaan pembangunan kepada Baznas Kabupaten Lombok Barat. Langkah cepat dan sinergi lintas lembaga inilah yang akhirnya menghadirkan harapan nyata bagi masyarakat desa.

Penyerahan secara simbolis terhadap penerima bantuan mahyani

Untuk tahun ini, Baznas Provinsi NTB berkolaborasi dengan Baznas Lombok Barat dalam pelaksanaan pembangunan 50 unit rumah Mahyani yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Lombok Barat. Dari jumlah tersebut, 10 unit rumah diberikan khusus untuk warga Desa Taman Ayu.

Para penwrima bantuan ( Muzakki ) Mhayani

Adapun distribusi bantuan Mahyani di Desa Taman Ayu sebagai berikut:

Dusun Peseng: 2 unit

Dusun Karang Genteng: 3 unit

Dusun Bongor: 5 unit

Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin, S.Sos., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas Provinsi NTB dan Baznas Lombok Barat atas perhatian serta kepedulian nyata terhadap masyarakat desanya.

Tgh.muhammad taisir al azhar lc MA

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga penerima manfaat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Provinsi NTB dan Baznas Lombok Barat, khususnya kepada Ketua Baznas, TGH. Muhammad Taisir, Lc., M.A., beserta seluruh komisionernya. Bantuan Mahyani ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan bagi seluruh jajaran Baznas,” ujarnya penuh haru.

 

Salah satu penerima manfaat, Sahrun, warga Dusun Bongor, juga tak kuasa menahan rasa terima kasih. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh batu itu telah 30 tahun tinggal di rumah miring berdinding anyaman bambu yang lapuk termakan usia.

“Sekitar 30 tahun saya menempati rumah ini. Pagar bambunya sudah rapuh dan hampir roboh. Alhamdulillah hari ini saya mendapat bantuan rumah layak huni dari Baznas Provinsi dan Baznas Lombok Barat. Terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kepedulian ini. Semoga semua yang terlibat diberi keberkahan oleh Allah SWT,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Program Mahyani ini diberikan waktu dua bulan untuk diselesaikan hingga 100 persen. Baznas Lombok Barat selaku pelaksana memastikan seluruh pembangunan berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai standar kelayakan.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir, Lc., M.A., menegaskan bahwa sinergi antara Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten merupakan wujud nyata kolaborasi untuk membangun masyarakat yang berdaya dan sejahtera.

> “Kami ingin memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat benar-benar kembali kepada umat yang membutuhkan. Program Mahyani ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun martabat dan harapan baru bagi keluarga yang hidup dalam keterbatasan,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan TGH. Muhammad Taisir, Lc., M.A., Baznas Lombok Barat kian menunjukkan kiprah nyata sebagai lembaga zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan umat. Sinergi kuat antara Baznas Provinsi NTB dan Baznas Lombok Barat menjadi bukti bahwa kolaborasi berbasis keikhlasan mampu menghadirkan manfaat besar dan nyata bagi masyarakat Lombok Barat.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Penulis: Abah Uhel

Pemkab Aceh Barat Salurkan 150 Paket Makanan Bergizi Kepada Keluarga Yang Memiliki Balita Stunting

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pangan menyalurkan 150 paket makanan bergizi kepada keluarga yang memiliki balita stunting dan mengalami kekurangan gizi (anourishment) di Kecamatan Woyla Barat, Senin 3/11/2025

Program ini merupakan bagian dari penanganan kerawanan pangan di daerah rawan pangan prioritas 3 dan 4 sesuai Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) 2024, yang mencakup 24 gampong di wilayah Woyla Barat.

Kadis Pangan Aceh Barat, melalui Kabid. ketersediaan pangan Zulfikar, SP menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Bupati Aceh Barat terhadap peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi keluarga dengan anak balita yang berisiko stunting.

“Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Aceh Barat,” ujar Zulfikar

Zulfikar menjelaskan, setiap paket makanan bergizi berisi 1 kilogram daging segar, 4 liter susu UHT, 2 bungkus biskuit regal, dan 4 kilogram telur ayam. Penyerahan dilakukan di Kantor Camat Woyla Barat, diserahkan secara simbolis oleh Kabid Ketersediaan Pangan Dinas Pangan Aceh Barat, dan disaksikan oleh Camat Woyla Barat, Kepala Puskesmas, Danramil, Kapolsek, serta para aparatur gampong dan keluarga penerima manfaat.

Camat Woyla Barat Kamaruddin, dalam sambutannya mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap masyarakat di wilayahnya.

“Bantuan ini bukan hanya bentuk dukungan pangan, tetapi juga dorongan moral agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan asupan gizi anak-anak,” ujar camat Kamaruddin

Dengan adanya penyaluran paket bergizi ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap sinergi antar instansi dapat terus diperkuat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman stunting ****

INDOSIAR Kembali Jadi Tuan Rumah Anugerah Lembaga Sensor Film 2025

0

Redaksi.co, Jakarta | INDOSIAR kembali menegaskan perannya dalam mendukung industri perfilman dan penyiaran nasional. Untuk ketiga kalinya, stasiun televisi ini dipercaya menjadi host broadcaster ajang bergengsi “Anugerah Lembaga Sensor Film 2025”, sebuah malam apresiasi yang akan tayang langsung di layar kaca INDOSIAR pada Sabtu, 8 November 2025, pukul 19.00 WIB dari Studio 5 Emtek City, Jakarta.

Mengangkat tema “Memajukan Budaya, Menonton Sesuai Usia,” Anugerah LSF 2025 hadir sebagai ruang refleksi sekaligus perayaan atas komitmen bersama dalam menghadirkan tontonan yang bertanggung jawab, berkualitas, dan selaras dengan nilai budaya bangsa.

Malam penganugerahan ini akan semakin semarak dengan penampilan deretan bintang ternama Tanah Air. Sejumlah musisi dan figur publik seperti Band Ungu, Lesti Kejora, Rizky Billar, Abang L, Dewi Perssik, Putri Ariani, Dinda Ghania, Quinn Salman, Prince Poetiray, serta 16 Academia D’Academy 7 dan Girlband Lemon siap memeriahkan panggung Anugerah LSF 2025.

Tak hanya itu, para pemain sinetron dan film populer juga turut hadir, di antaranya Aqeela Calista, Raden Rakha, Haura Lathifa, Harris Vriza, Randy Pangalila, serta aktor dan aktris film Ersya Aurelia, Nayla Purnama, Masayu Anastasia, Oka Antara, hingga Gilang Dirga. Kehadiran Firsta Yufi Amarta (Putri Indonesia 2025) turut melengkapi kemeriahan malam puncak ini.

Acara akan dipandu oleh tiga host yang dikenal dengan gaya khas dan energinya, yakni Ramzi, Rina Nose, dan Astrid Tiar, menjanjikan suasana yang hangat, segar, dan menghibur.

Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Naswardi, menyampaikan bahwa perkembangan perfilman nasional saat ini menunjukkan capaian terbaik sepanjang sejarah, baik dari sisi produktivitas maupun apresiasi penonton.

Menurutnya, Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 dihadirkan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dalam bidang penyensoran, perfilman, dan pertelevisian nasional, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya berkualitas yang mampu bersaing di tingkat global.

“Anugerah ini menjadi bagian dari upaya memajukan budaya sekaligus mengajak masyarakat untuk menonton sesuai usia,” ujar Naswardi.

Sementara itu, Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad, mengungkapkan rasa bangga dan terhormat INDOSIAR kembali dipercaya menjadi host broadcaster untuk ketiga kalinya.

Ia menilai kepercayaan ini sebagai tanggung jawab sekaligus komitmen INDOSIAR dalam mendukung langkah LSF menghadirkan tayangan yang sehat, berkualitas, dan berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

“Tahun ini kami mengemas acara dengan konsep yang lebih fresh, megah, dan meriah, melibatkan banyak artis populer dari dunia televisi, film, dan musik. Harapannya, malam puncak ini menjadi ruang apresiasi bagi insan industri sekaligus suguhan hiburan berkelas bagi pemirsa,” ujar Harsiwi.

Pada Anugerah LSF 2025, penghargaan akan diberikan kepada 18 kategori, dengan fokus pada program prioritas Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri.

Ketua Pelaksana Panitia, Gustav Aulia, menjelaskan bahwa kategori yang diperlombakan mencakup berbagai aspek perfilman, pertelevisian, hingga periklanan, mulai dari Film Bioskop Semua Umur hingga 21+ Sensor Mandiri Terbaik, Televisi Peduli Sensor dan Kebudayaan, Iklan Sensor Mandiri Terbaik, hingga Kategori Khusus Lifetime Achievement.

Siapakah yang akan membawa pulang penghargaan tertinggi tahun ini? Saksikan “Anugerah Lembaga Sensor Film 2025” pada Sabtu, 8 November 2025, pukul 19.00 WIB, disiarkan langsung dari Studio 5 Emtek City hanya di INDOSIAR dan platform digital Vidio.

Perumda PDP Kahyangan Siap Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Jember

0

JEMBER, redaksi.co – Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, Perumda Perkebunan Kahyangan Jember menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program strategis Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Direktur Perumda PDP Kahyangan Jember, Sofyan Sauri, S.M., M.M., dalam kegiatan Temu Kelompok Tani se-Kecamatan Panti, yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember bersama Gus Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.M., dalam rangkaian agenda Bunga Desa Tahun 2025 di Desa Pakes, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, pada Senin (27/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Sauri menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah pemerintah daerah yang secara konsisten menggerakkan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, program ini luar biasa. Langkah pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, patut diapresiasi. Apalagi dengan turunnya harga pupuk dan kemudahan akses bagi petani, hal ini sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Sofyan penuh semangat.

Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa Perumda PDP Kahyangan Jember siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan.

“Program-program yang menjadi prioritas Gus Bupati Jember dalam mewujudkan kemandirian pangan akan kami dukung sepenuhnya. Beberapa waktu lalu kami juga telah menunjukkan dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan, baik melalui pengembangan komoditas jagung maupun swasembada gula dari tebu,” imbuhnya.

Menurut Sofyan, PDP Kahyangan terus melakukan langkah konkret, salah satunya dengan pembukaan lahan baru untuk tanaman jagung seluas 57 hektare, sehingga total lahan jagung yang kini dikelola mencapai 400 hektare.
Sementara untuk komoditas tebu, PDP Kahyangan mengelola 82 hektare, dan bila digabung dengan lahan kemitraan, total luasnya hampir sebanding dengan lahan jagung.

Selain fokus pada jagung dan tebu, PDP Kahyangan juga mengembangkan berbagai komoditas unggulan lainnya, seperti karet, kayu-kayuan, dan kopi, yang menjadi kekuatan utama sektor perkebunan di Kabupaten Jember.

“Kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar ketahanan pangan Jember semakin kokoh dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapan kami, ke depan sektor pertanian dan perkebunan Jember tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi penopang ketahanan pangan nasional,” tutup Sofyan.

Dengan dukungan nyata dari berbagai pihak, termasuk Perumda PDP Kahyangan Jember, program ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Bupati Muhammad Fawait diyakini akan semakin berkembang dan membawa kesejahteraan bagi petani dan kemakmuran bagi masyarakat Jember secara menyeluruh.

Reporter: sofyan

Wabup Aceh Barat Said Fadheil SH.Hadiri Pelantikan Pengurus BPD.HIPMI Aceh Periode 2025-2028

0


Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH, menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh periode 2025 – 2028 di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Minggu 2/11/2025

Melalui Surat Keputusan Badan Pengurus Pusat HIPMI Nomor: 128/Kep/Sek/BPP/XI/25, Said Rizqi Saifan dikukuhkan sebagai Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Akbar Himawan Buchari, disaksikan oleh Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, dan Dewan Ekonomi Aceh, H Teuku Ali Devi.

Wabup Aceh Barat, Said Fadheil menyampaikan selamat atas dilantiknya Said Rizqi Saifan sebagai Ketua BPD HIPMI Aceh, semoga HIPMI Aceh semakin terdepan dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan dan memperkuat perekonomian daerah.

“Selamat atas dilantiknya Ketua BPD HIPMI Aceh, semoga kedepannya HIPMI Aceh makin terdepan menjadi motor penggerak ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Aceh, Said Rizqi Saifan, menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung penuh program Pemerintah Aceh, khususnya dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan dan perluasan lapangan kerja. 

“BPD HIPMI Aceh siap berkolaborasi, siap bersama-sama menyukseskan program Gubernur Aceh dalam menekan kemiskinan yang ada, juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ucapnya.

Ia juga meminta Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI Akbar Himawan Buchari melalui jejaring komunikasi yang pihaknya miliki untuk dapat mendatangkan investasi yang sebesar-besarnya ke Aceh. 

“Kami BPD HIPMI Aceh siap memfasilitasi, dan saya yakin Pemerintah Aceh serta seluruh elemen masyarakat siap menerima dan membuka diri untuk investasi yang masuk ke Aceh,” pungkasnya ****

Mahasiswa Dianiaya hingga Tewas di Masjid Agung Sibolga, Dipicu karena Dilarang Tidur di Dalam Masjid

0

SIBOLGA – Tempat yang seharusnya menjadi paling aman dan suci justru berubah menjadi lokasi pembunuhan tragis. Seorang mahasiswa bernama Arjuna Tamaraya (21) tewas secara mengenaskan setelah dianiaya oleh sekelompok orang di dalam dan di pelataran Masjid Agung Sibolga, Kota Sibolga, pada Jumat (31/10) dini hari.

Peristiwa memilukan itu bermula dari persoalan sepele — korban hanya ingin beristirahat di dalam masjid.

Sekitar pukul 03.30 WIB, korban yang merupakan seorang mahasiswa berencana tidur di area dalam masjid. Namun, niatnya tidak disukai oleh salah seorang jamaah, ZP (57), yang kemudian menegur dan melarang korban untuk tidur di dalam.

Larangan itu rupanya membuat situasi memanas. Korban diduga tetap beristirahat, hingga membuat ZP tersinggung berat.

“ZP kemudian memanggil empat orang lainnya untuk ‘memberi pelajaran’ kepada korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Rustam E. Silaban, Minggu (2/11).

Diseret dan Dipukul di Dalam Masjid

Dari situlah penganiayaan brutal dimulai. Para pelaku memukuli korban di dalam masjid, lalu menyeretnya secara paksa keluar. Dalam proses penyeretan itu, kepala korban terbentur keras dan ia langsung tak berdaya.

Belum puas, aksi kekerasan berlanjut di halaman masjid.
“Korban juga dipijak dan dilempar menggunakan buah kelapa oleh salah satu pelaku hingga mengalami luka parah di bagian kepala,” jelas Rustam.

Korban yang sudah dalam kondisi sekarat ditemukan oleh penjaga masjid, Alwis Janasfin Pasaribu (23). Ia segera membawa korban ke RSUD Dr. FL Tobing Sibolga, namun nyawanya tak terselamatkan.

“Setelah berjuang selama sehari, pada Sabtu (1/11) pukul 05.55 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Rustam.

Pelaku Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti

Polisi bergerak cepat. Dua pelaku utama, ZP dan HB (46), ditangkap di sekitar lokasi kejadian tak lama setelah peristiwa berlangsung.

Pelaku ketiga, SS (40), sempat kabur, namun berhasil ditangkap sehari kemudian saat bersembunyi di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Tragisnya, SS juga diduga mencuri uang receh Rp10.000 dari saku korban yang sudah tidak berdaya.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain rekaman CCTV masjid, pakaian korban, topi, tas hitam, serta satu buah kelapa utuh yang digunakan untuk menghantam korban.

Dijerat Pasal Berlapis

Ketiga pelaku kini dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang kekerasan bersama-sama yang menyebabkan kematian.

Khusus untuk pelaku SS, polisi menambahkan Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

Penyidikan masih berlanjut. Polisi kini tengah memburu dua pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri,” pungkas AKP Rustam. (E.R)

Pelestarian Budaya Perkuat Kerukunan, Kades Semboro Ajak Warga Hidup Rukun Lewat Spirit Wayang

0

JEMBER,redaksi.co – Dalam rangka memperingati Hari Wayang Sedunia yang jatuh pada 7 November, Pemerintah Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, menggelar Pagelaran Wayang Wong dan Wayang Kulit di halaman balai desa pada Sabtu malam (1/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung semalam suntuk itu menghadirkan 127 talent, terdiri atas 60 siswa SD dan MI serta 67 warga dan perangkat desa, dengan lakon “Sumilake Pedhut Mandura.

Meski hujan sempat mengguyur deras sebelum acara dimulai, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ratusan warga bertahan di lokasi demi menyaksikan pagelaran budaya yang sarat pesan moral tersebut.
Puncak acara terjadi saat Kepala Desa Semboro, Antony, turut naik panggung memerankan tokoh Arjuna, sosok ksatria yang melambangkan kebajikan dan kedamaian.

Tak hanya menampilkan Wayang Wong, acara juga dimeriahkan oleh dua dalang kondang, Ki Inung Djatmiko dan Ki Wahyu Widodo, serta dalang cilik Ki Wangga Bagus Wibowo. Hadir pula pelawak Banyuwangi Gandu Pentul yang menambah semarak malam budaya dengan guyonan khas rakyat.

Dalam sambutannya, Kades Antony menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana memperkuat wawasan budaya, mempererat persaudaraan, dan menanamkan nilai cinta damai di tengah masyarakat.

“Budaya adalah jembatan persaudaraan. Di dalamnya ada nilai gotong royong, penghormatan, dan kedamaian. Bila masyarakat memahami makna budaya, tidak akan ada perpecahan, karena budaya mengajarkan kita untuk hidup saling menghargai,” ujar Antony.

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya menjadi benteng bagi generasi muda agar tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi.

“Melalui budaya, kita belajar menahan ego dan menjaga harmoni. Kalau masyarakat mencintai budayanya, maka kedamaian akan tumbuh dari hati, bukan dari aturan,” imbuhnya.

Pagelaran bertema “Sesaji Manunggaling Nirbita” ini juga mendapat apresiasi dari Camat Semboro, Ahmad Fauzi, yang hadir secara langsung di lokasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif, hiburan, sekaligus berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Kegiatan seperti ini memberi efek ganda. Ada nilai pendidikan, pelestarian budaya, hiburan rakyat, dan pergerakan ekonomi UMKM. Ini contoh positif yang patut dicontoh oleh desa lain,” ungkapnya.

Selain panggung seni, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik, termasuk seekor kambing, sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang hadir.
Suasana kebersamaan dan kegembiraan tampak menyelimuti hingga larut malam, ketika gamelan dan tembang dolanan anak mengalun menutup pertunjukan.

Dengan semangat gotong royong dan cinta budaya, Desa Semboro menunjukkan bahwa warisan leluhur bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga dijaga dan dihidupkan.
Melalui budaya, kerukunan tumbuh, perbedaan dipersatukan, dan kedamaian menjadi kenyataan.

Reporter: Sofyan