Beranda blog Halaman 234

IKA PMII Gelar Halal Bihalal, Tekankan Peran Strategis Alumni untuk Bangsa

0

Redaksi.co, Jakarta | Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) menggelar halal bihalal sekaligus refleksi Hari Lahir (Harlah) ke-66 di Jakarta, Minggu (19/4/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri sejumlah menteri dan tokoh nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi alumni.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menegaskan peran penting Islam Indonesia di tingkat global.

“Indonesia memiliki posisi penting dalam peradaban global. Nilai-nilai Islam yang moderat harus terus dijaga dan disebarkan, dan alumni PMII punya peran besar di dalamnya,” ujarnya.

Sementara itu, Muhaimin Iskandar menilai PMII telah melahirkan banyak tokoh strategis di berbagai sektor. Ia menekankan pentingnya orientasi pengabdian dalam setiap jabatan.

“PMII harus terus naik kelas, tidak hanya kuat secara jaringan, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret bagi persoalan rakyat,” katanya.

Nusron Wahid menyoroti pentingnya konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan ke depan. Menurutnya, kekuatan kolektif menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

“Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya kekuatan individu, tetapi kekuatan kolektif yang terorganisasi dengan baik. PMII harus menjadi bagian dari solusi bangsa,” ujarnya.

Selain itu, forum tersebut juga menyinggung pentingnya kesepakatan bersama dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi serta perlunya keterwakilan wilayah di luar Pulau Jawa dalam struktur kepengurusan.

Ketua panitia, Basnang Said, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat jejaring alumni. Ia mengatakan bahwa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan komitmen alumni PMII dalam memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, IKA PMII berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjawab tantangan bangsa serta mendorong kontribusi nyata alumni bagi masyarakat dan negara.

Humanis dan Profesional, Polres Purwakarta Rutin Cek Kesehatan Tahanan Demi Jamin Hak Asasi

0

 

PURWAKARTA (Redaksi.co) — Polres Purwakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis dan profesional, termasuk kepada para tahanan.

Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), Polres Purwakarta melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para tahanan guna memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga.

𝙎𝙄𝙈𝙄𝙇𝙇𝘼𝙍 𝙋𝙊𝙎𝙏: Pastikan Kunjungan Menteri Bappenas Lancar, Polres Purwakarta Berikan Pengamanan Maksimal di Tegal Waru

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 08.15 WIB, bertempat di ruang tahanan Polres Purwakarta.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Dokkes dengan menyasar seluruh tahanan yang sedang menjalani proses hukum.

Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, serta identifikasi keluhan kesehatan yang dirasakan para tahanan.

Langkah ini merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi penyakit sekaligus upaya pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan ruang tahanan.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada para tahanan terkait pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pola hidup sehat, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di dalam rutan.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Perkuat Sinergitas, Wakapolres Purwakarta Hadiri Dharma Santi Hari Raya Nyepi 1948

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi tahanan merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam menjamin hak asasi manusia.

“Polres Purwakarta berkomitmen untuk memastikan setiap tahanan mendapatkan perlakuan yang layak, termasuk dalam hal kesehatan. Pemeriksaan ini rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya menjaga kondisi tetap sehat serta lingkungan rutan yang aman dan kondusif,” ujar AKP Enjang Sukandi.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Purwakarta berharap dapat menciptakan lingkungan ruang tahanan yang sehat, tertib, dan sesuai standar operasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri yang semakin Presisi. (*/SK)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝚂𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊

Uniba Datangi Kapolda Kepri, Penguatan SDM Dan Program Studi Kepolisian 

0

 

Redaksi.co | Batam – Polda Kepulauan Riau menerima audiensi dari Universitas Batam (UNIBA) yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Kepri, Ketua Yayasan Universitas Batam Rusli Bintang, Rektor Universitas Batam Prof. Samsul Rizal, Sekretaris Yayasan Faris Ramadhan, serta Pengawas Yayasan Muzakir.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri, khususnya di Kota Batam yang didominasi sektor industri.

“Kami telah menerima arahan dari Mabes Polri untuk mengembangkan program studi kepolisian yang saat ini telah berjalan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, dan ke depan diharapkan dapat dilaksanakan juga di Universitas Batam,” kata Kapolda Kepri.

Hal ini sejalan dengan pentingnya menyiapkan SDM yang adaptif terhadap kebutuhan industri, khususnya di Batam. Meski tidak memiliki sumber daya alam, Batam mampu menunjukkan kinerja ekonomi yang unggul, sehingga diperlukan sinergi untuk mencetak SDM yang kompeten dan berdaya saing.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., juga menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong kolaborasi dengan dunia industri dan pendidikan, termasuk melalui komunikasi dengan kawasan industri seperti Kawasan Industri Panbil yang dinilai berhasil mengembangkan pendidikan vokasi berbasis industri dengan tingkat serapan tenaga kerja yang tinggi. Selain itu,

Polda Kepri turut mendukung program pelatihan keterampilan melalui pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) bekerja sama dengan pihak swasta.

Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Batam Rusli Bintang menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Polda Kepri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), khususnya dalam memberikan kesempatan pendidikan lanjutan bagi anggota Polri.

Ia menjelaskan bahwa melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), anggota Bintara dapat menempuh pendidikan dalam waktu yang lebih singkat.

Selain itu, Universitas Batam juga membuka peluang beasiswa bagi anggota Polri berprestasi serta menyiapkan program pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, guna meningkatkan daya saing sumber daya manusia, termasuk di kawasan strategis seperti Nongsa Digital Park.

Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa Polri memberikan peluang yang luas bagi lulusan perguruan tinggi untuk bergabung melalui jalur penerimaan Bintara bagi lulusan S1, sehingga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkarier di institusi kepolisian.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Polda Kepri dan Universitas Batam dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pembangunan serta stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Riau. (Redaksi)

 

 

PSHT Cup Purworejo 2026: Wadah Persaudaraan dan Pencetak Pesilat Muda Berprestasi

0

PURWOREJO | Redaksi.co – Kejuaraan Pencak Silat Pelajar PSHT Cup Cabang Purworejo 2026 resmi ditutup dengan sukses. Perhelatan yang berlangsung selama dua hari (18–19 April 2026) di gedung MAN Purworejo ini berhasil menjadi magnet bagi ratusan pesilat muda dari berbagai tingkatan pendidikan.

​Mengusung tema “Bersama Raih Prestasi dalam Persaudaraan”, ajang ini diikuti oleh ratusan atlet tingkat SD, SMP, hingga SMA/Sederajat yang mewakili seluruh ranting PSHT di bawah naungan Cabang Purworejo.

​Ketua PSHT Cabang Purworejo, Setyo Budi Cahyono, Drs., memberikan apresiasi tinggi atas semangat para peserta. Beliau menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar soal medali, melainkan pembinaan karakter.

​”Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Ini adalah bukti bahwa pembinaan PSHT di Purworejo terus berkelanjutan. Menang atau kalah bukan tujuan utama; yang paling penting adalah adik-adik berani tampil, menjaga sportivitas, dan tetap mengedepankan rasa persaudaraan (seduluran),” ujarnya saat prosesi penutupan.

​Kejuaraan tahun ini menitikberatkan pada dua kategori utama yang mengacu pada aturan resmi IPSI:

  1. Kategori Tanding: Berdasarkan kelas berat badan dan tingkatan umur.
  2. Kategori Jurus: Menampilkan keindahan dan ketepatan teknik pencak silat.

​Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok usia, mulai dari Usia Dini 1 & 2 (SD), Pra-Remaja (SMP), hingga Remaja/Dewasa (SMA). Seluruh jalannya laga diawasi ketat oleh wasit dan juri tersertifikasi untuk menjamin objektivitas pertandingan.

​Kepala MAN Purworejo selaku tuan rumah mengaku bangga sekolahnya dapat memfasilitasi kegiatan positif ini. Ia berharap dari matras PSHT Cup ini akan lahir atlet yang mampu mengharumkan nama Purworejo di level provinsi maupun nasional.

​Acara ini juga mendapat pengawalan dan dukungan dari berbagai instansi, di antaranya:

  • ​Forkopimcam dan Polres Purworejo
  • ​Kodim 0708 Purworejo
  • ​KONI dan IPSI Kabupaten Purworejo
  • ​Sesepuh serta jajaran pelatih PSHT

​Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir, berikut adalah beberapa pesilat yang berhasil meraih prestasi gemilang:

Tingkat

Nama Pemenang

Orang Tua / Asal

SMP

Achmad Alwi Assegaf

Putra Bapak Sugiman

SD

Akhmad Asril Alfariq

Putra Bapak Akhmad Asngudi (Lurah Kiyangkongrejo)

SD

Muhammad Yusuf Alfarizi

Putra

Panitia pelaksana mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada MAN Purworejo, para sponsor, tim medis, serta seluruh pihak yang telah menjaga kondusivitas selama kejuaraan berlangsung. Sampai jumpa di PSHT Cup tahun mendatang!. (Wahid)

Redaksi Penyelaras: SK

Luncurkan Jersey Baru Bermotif Petir, Ansor Gebang Usung Semangat Kecepatan dan Inovasi

0

PURWOREJO | Redaksi.co – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gebang menggelar Musyawarah Kerja Anak Cabang (Muskerancab) di Desa Redin yang diikuti perwakilan Ranting dari 25 desa se-Kecamatan Gebang. Kegiatan ini menjadi Muskerancab perdana di Kabupaten Purworejo, sekaligus menandai langkah progresif PAC Ansor Gebang dalam merumuskan program kerja satu periode ke depan di bawah kepemimpinan Ketua PAC, Sahabat Nur Widiyanto.

Nur menyampaikan bahwa agenda ini turut dirangkai dengan Halal Bihalal serta launching jersey Ansor sebagai simbol semangat baru dalam menggerakkan potensi pemuda, khususnya di bidang keolahragaan.

Nur juga menyampaikan bahwa jersey dengan warna hijau dan putih yang dipadukan elemen kuning. Secara filosofi, hijau melambangkan kedamaian dan kesejahteraan, putih mencerminkan ketulusan dan keikhlasan, sementara kuning menggambarkan optimisme dan energi positif. Desainnya juga dilengkapi motif petir sebagai simbol kecepatan dan inovasi, serta pola heksagonal yang mencerminkan kekuatan dan kekompakan organisasi.

“Launching jersey ini juga didukung oleh Santri Bodho Gondo Mayit, Sahabat AA 99, SKMJ, Smooth Wear and Cloth, Okane Mochi Farm, serta Penjahit Fatkhur, sebagai bentuk sinergi dengan berbagai elemen masyarakat,” tuturnya.

Dewan Penasehat PC Ansor Purworejo, Sahabat Husni Hidayat, mengapresiasi langkah PAC Gebang yang dinilai menjadi pelopor.

“PAC Gebang mantap. Dari sekian banyak PAC di Purworejo, Gebang menjadi yang pertama melaksanakan Muskerancab,” ungkapnya.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Kunker ke Purworejo, Menko Pangan Zulhas Ajak Yayasan Nurul Muttaqin Perkuat Ketahanan Pangan

Pesan motivasi juga disampaikan Kyai Batik Pengasuh Padepokan Santri Bodho Gondo Mayit, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara khidmah dan tanggung jawab pribadi.

Kegiatan berlangsung meriah dengan hiburan campursari dangdut oleh Sahabat Ngaliman. Melalui kegiatan ini, PAC Ansor Gebang berharap dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus mendorong kontribusi pemuda dalam pengembangan potensi wilayah, khususnya di bidang olahraga. (Wahid)

Perkuat Sinergitas, Wakapolres Purwakarta Hadiri Dharma Santi Hari Raya Nyepi 1948

0

 

𝙋𝙐𝙍𝙒𝘼𝙆𝘼𝙍𝙏𝘼 (𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞.𝙘𝙤) — 𝙆𝙖𝙥𝙤𝙡𝙧𝙚𝙨 𝙋𝙪𝙧𝙬𝙖𝙠𝙖𝙧𝙩𝙖, 𝘼𝙆𝘽𝙋 𝙄 𝘿𝙚𝙬𝙖 𝙋𝙪𝙩𝙪 𝙂𝙚𝙙𝙚 𝘼𝙣𝙤𝙢 𝘿𝙖𝙣𝙪𝙟𝙖𝙮𝙖 𝙙𝙞𝙬𝙖𝙠𝙞𝙡𝙞 𝙒𝙖𝙠𝙖𝙥𝙤𝙡𝙧𝙚𝙨, 𝙆𝙤𝙢𝙥𝙤𝙡 𝙎𝙤𝙨𝙞𝙖𝙡𝙞𝙨𝙢𝙖𝙣 𝙈. 𝙉𝙖𝙩𝙨𝙞𝙧, 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙖𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙠𝙚𝙜𝙞𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙋𝙚𝙧𝙖𝙮𝙖𝙖𝙣 𝙃𝙖𝙧𝙞 𝙍𝙖𝙮𝙖 𝙉𝙮𝙚𝙥𝙞 𝙏𝙖𝙝𝙪𝙣 𝘽𝙖𝙧𝙪 𝙎𝙖𝙠𝙖 1948/2026 𝙈 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞𝙨𝙚𝙡𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙋𝙚𝙢𝙚𝙧𝙞𝙣𝙩𝙖𝙝 𝘿𝙖𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙆𝙖𝙗𝙪𝙥𝙖𝙩𝙚𝙣 𝙋𝙪𝙧𝙬𝙖𝙠𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙎𝙖𝙗𝙩𝙪, 19 𝘼𝙥𝙧𝙞𝙡 2026.

Kegiatan yang mengusung tema Dharma Santi tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan, dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙋𝙐𝙇𝘼: Polres Purwakarta Pastikan Keamanan Peresmian Gedung Arta Mora Convention Hall Berjalan Kondusif

Kehadiran Wakapolres Purwakarta bersama jajaran Forkopimda menjadi simbol kuat sinergitas lintas sektor dalam menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Momentum Dharma Santi sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Nyepi yang menekankan pentingnya saling memaafkan, mempererat persaudaraan, serta memperkuat nilai-nilai kedamaian.

Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026, yang merupakan hari suci umat Hindu. 

Nyepi dimaknai sebagai waktu untuk melakukan introspeksi diri melalui keheningan, tanpa aktivitas selama 24 jam, sebagai bentuk penyucian diri dan alam semesta, serta momentum menjaga keseimbangan kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Purwakarta Kompol Sosialisman M. Natsir menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen untuk terus menjaga toleransi dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keberagaman yang harus terus kita jaga bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir di setiap kegiatan masyarakat sebagai wujud pelayanan dan pengabdian.

“Perayaan Nyepi dan Dharma Santi ini mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kedamaian, pengendalian diri, serta saling menghormati. Polres Purwakarta mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini sebagai bagian dari upaya memperkuat toleransi dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar AKP Enjang Sukandi.

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.

“Kegiatan Dharma Santi berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kehidupan masyarakat Purwakarta yang rukun dan saling menghargai. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga persatuan serta menghadirkan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat,” ucap Enjang. (*/𝙎𝙆)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝚂𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊

Kenang Jasa Pendiri, Keluarga Besar Pakurejo Gelar Takziah dan Ziarah ke Semarang

0

 

PURWOREJO | Redaksi.co – Rasa hormat dan kasih terhadap pendiri organisasi kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Paguyuban Keluarga Purworejo (Pakurejo). Pada hari Minggu, 19 April 2026, puluhan anggota paguyuban melaksanakan kegiatan takziah dan ziarah ke makam Almarhum Bapak Susanto Cokronegoro di Kota Semarang.

Rombongan berangkat secara bersama-sama menggunakan mobil dari titik kumpul di Terminal Kutoarjo tepat pukul 08.00 WIB. Meskipun menempuh perjalanan yang cukup jauh, semangat kebersamaan dan rasa duka yang mendalam menyertai langkah mereka untuk mendoakan sosok yang berjasa tersebut.

Almarhum Bapak Susanto Cokronegoro wafat pada Kamis, 19 Maret 2026. Beliau dikenal sebagai tokoh yang dihormati karena telah mendirikan Paguyuban Keluarga Purworejo (Pakurejo) pada tanggal 14 Juli 2016. Berkat ketekunan dan dedikasinya, organisasi ini kini menjadi wadah silaturahmi yang kokoh bagi warga Purworejo.

Kegiatan diawali dengan kunjungan takziah ke rumah duka untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi ziarah ke makam Almarhum untuk mendoakan agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Sebagai bentuk kepedulian dan tali kasih, pengurus Pakurejo juga menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga almarhum.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Polres Purwakarta Pastikan Keamanan Peresmian Gedung Arta Mora Convention Hall Berjalan Kondusif

Suasana haru terasa saat berlangsungnya sesi sambutan. Ibu Istri Almarhum menyambut kedatangan rombongan dengan penuh haru dan rasa terima kasih. Selain itu, sambutan juga disampaikan langsung oleh Ketua Pakurejo, Bapak Eko Priyono, SE, serta perwakilan dari Dewan Pembina, Bapak ion.

Dalam arahannya, mereka menekankan pentingnya menjaga persatuan dan melanjutkan cita-cita yang telah dibangun oleh Almarhum. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa jasa seorang pendiri tidak akan pernah dilupakan sepanjang masa. (𝙒𝙖𝙝𝙞𝙙)

Polres Purwakarta Pastikan Keamanan Peresmian Gedung Arta Mora Convention Hall Berjalan Kondusif

0

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (𝚁𝚎𝚍𝚊𝚔𝚜𝚒.𝚌𝚘) — 𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝚍𝚒𝚛𝚊𝚜𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔. 

𝙺𝚊𝚕𝚒 𝚒𝚗𝚒, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒𝚊𝚗 𝙶𝚎𝚍𝚞𝚗𝚐 𝙰𝚛𝚝𝚊 𝙼𝚘𝚛𝚊 𝙲𝚘𝚗𝚟𝚎𝚗𝚝𝚒𝚘𝚗 𝙷𝚊𝚕𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝙶𝚎𝚍𝚞𝚗𝚐 𝙰𝚛𝚝𝚊 𝙼𝚘𝚛𝚊 𝙲𝚘𝚗𝚟𝚎𝚗𝚝𝚒𝚘𝚗 𝙷𝚊𝚕𝚕, 𝙹𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚅𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗, 𝙺𝚎𝚕𝚞𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙲𝚒𝚜𝚎𝚞𝚛𝚎𝚞𝚑, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚂𝚊𝚋𝚝𝚞, 18 𝙰𝚙𝚛𝚒𝚕 2026, 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚛𝚒𝚗.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚐𝚛𝚊𝚗𝚍 𝚘𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚛𝚒𝚊𝚑 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 700 𝚝𝚊𝚖𝚞 𝚞𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝚂𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚘𝚔𝚘𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛, 𝚍𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗𝚢𝚊 𝙶𝚞𝚋𝚎𝚛𝚗𝚞𝚛 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝 𝙷. 𝙳𝚎𝚍𝚒 𝙼𝚞𝚕𝚢𝚊𝚍𝚒, 𝙱𝚞𝚙𝚊𝚝𝚒 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚂𝚊𝚎𝚙𝚞𝚕 𝙱𝚊𝚑𝚛𝚒 𝙱𝚒𝚗𝚣𝚎𝚒𝚗, 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛 𝙵𝚘𝚛𝚔𝚘𝚙𝚒𝚖𝚍𝚊, 𝚝𝚘𝚔𝚘𝚑 𝚊𝚐𝚊𝚖𝚊, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚔𝚎𝚑𝚘𝚕𝚍𝚎𝚛 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊.

𝙰𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚒𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚝𝚊, 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝𝚊𝚗, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜𝚒 𝚊𝚍𝚊𝚝 𝙱𝚊𝚝𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚊𝚍𝚞 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚐𝚊𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊, 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝙿𝚎𝚛𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚂𝚊𝚝𝚙𝚘𝚕 𝙿𝙿. 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙿 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚞𝚔𝚊𝚗𝚍𝚒 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋, 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Pastikan Kunjungan Menteri Bappenas Lancar, Polres Purwakarta Berikan Pengamanan Maksimal di Tegal Waru

𝚃𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚏𝚘𝚔𝚞𝚜 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚊𝚜𝚙𝚎𝚔 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚞𝚖𝚞𝚖, 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚜𝚒𝚔𝚊𝚙 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚘𝚛𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕.

𝙿𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚛𝚎𝚜𝚙𝚘𝚗 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚗𝚢𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚒.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙰𝙺𝙿 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚞𝚔𝚊𝚗𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚐𝚊𝚔 𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚕𝚒𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐, 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚢𝚘𝚖 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚒𝚘𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚒𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊. 𝙽𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚝𝚞, 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊. 𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚖𝚋𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚍𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙿 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚞𝚔𝚊𝚗𝚍𝚒.

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚊𝚙𝚊𝚛𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑, 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚞𝚗𝚌𝚒 𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜, 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒𝚊𝚗 𝙶𝚎𝚍𝚞𝚗𝚐 𝙰𝚛𝚝𝚊 𝙼𝚘𝚛𝚊 𝙲𝚘𝚗𝚟𝚎𝚗𝚝𝚒𝚘𝚗 𝙷𝚊𝚕𝚕 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚌𝚊𝚛, 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗.

“𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚍𝚎𝚖𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚛𝚖𝚘𝚗𝚒𝚜,” 𝚃𝚎𝚐𝚊𝚜 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐.  (“/𝚂𝙺) 

𝙎𝙐𝙈𝘽𝙀𝙍: 𝕊𝕀 ℍ𝕌𝕄𝔸𝕊 ℙ𝕆𝕃ℝ𝔼𝕊 ℙ𝕌ℝ𝕎𝔸𝕂𝔸ℝ𝕋𝔸

MAMASA DARURAT KEMANUSIAAN: Negara Absen, Anak Disabilitas Membusuk dalam Kemiskinan!

0

Redaksi.co MAMASA : Di saat para elit sibuk bersolek di atas mimbar dan merangkai kata-kata manis tentang kesejahteraan, sebuah tragedi kemanusiaan yang menyayat hati justru terkubur di balik rimbunnya Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi.

Salsabila (12) dan adiknya, Abizar (7), adalah bukti nyata betapa pemerintah daerah tutup mata dan telinga. Sejak lahir hingga detik ini, kedua malaikat kecil ini tak pernah sekalipun menyentuh ranjang rumah sakit. Sebuah tamparan keras bagi jargon “pelayanan publik” yang sering didengungkan di acara-acara seremonial.

Salsabila bukan sekadar angka dalam statistik stunting. Gadis malang ini didiagnosis menderita epilepsi hebat. Namun, karena kemiskinan yang mencekik, rujukan medis dari Puskesmas Mambi hanyalah selembar kertas tak berguna.

Alih-alih mendapatkan nutrisi layak, Salsabila terpaksa mengunyah ubi rebus untuk bertahan hidup karena tubuhnya tak lagi mampu menerima nasi. Setiap hari, ia bertaruh nyawa melawan kejang yang bisa datang kapan saja, sementara sang adik, Abizar, harus berjuang sendirian dengan kondisi down syndrome tanpa sentuhan medis profesional.

Murniati, sang ibu, hanya seorang petani nilam dengan penghasilan yang jauh dari kata cukup. Butuh 6 bulan keringat untuk menghasilkan satu kilogram nilam, yang harganya tak akan pernah mampu membayar biaya rujukan ke Polewali Mandar.

Pada Minggu, 19 April 2026, Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM) mendobrak keheningan itu. Mereka turun langsung ke Dusun Rindingbassi untuk membuktikan bahwa kemanusiaan belum mati, meski birokrasi sudah lumpuh.

“Pemerintah Kabupaten Mamasa boleh absen, tapi tekad kami tidak akan padam!” tegas Rahmatullahteng S.H dari Pemuda Pamoseang Institute dengan nada bergetar. “Hak dasar warga negara ini seringkali tertutup kabut acara seremonial pemerintah yang hanya membuang-buang anggaran!”

Relawan LCKM, Soffiyyah, menyaksikan sendiri betapa mengerikannya “lubang hitam” kesehatan di pedesaan Mamasa. Sebagai langkah darurat, donasi telah disalurkan, namun itu hanya perban kecil untuk luka yang sudah menganga.

Ketua LCKM, Silvia Veronica, kini mengibarkan bendera perang melawan ketidakadilan ini dengan menggalang dukungan luas agar Salsabila dan Abizar bisa segera dievakuasi ke rumah sakit.

Mamasa sedang tidak baik-baik saja. Di balik mewahnya narasi pejabat, ada jeritan anak bangsa yang sekarat karena negara gagal hadir. Siapa lagi yang harus jadi korban sebelum para pemegang kuasa turun dari singgasana nyamannya? (ZUL)

Menagih Hutang Janji di TPA Simboro: Rakyat Bicara, Akses Ditutup Paksa!

0

Redaksi.co MAMUJU : Suasana di Dusun Adi-Adi, Desa Botteng Utara, mendadak memanas. Bukan karena api, melainkan amarah warga yang sudah mencapai titik didih. Pada Minggu, 19 April 2026, akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simboro resmi dikunci rapat.

Masyarakat tidak lagi mau berkompromi. Mereka memilih berdiri di garis depan, memblokade jalan, dan menantang ketidakadilan yang selama ini mengendap di balik tumpukan sampah.

Aksi berani ini dimotori oleh barisan pemuda yang gerah melihat orang tua mereka hanya diberi “angin surga”. Muh Ikram, penggerak massa yang vokal, menegaskan bahwa ini bukan sekadar aksi protes, melainkan penagihan hutang janji yang sudah kadaluwarsa.

Kami hanya menagih janji manis yang dulu dicekokkan ke orang tua kami. Dulu katanya mau sejahterakan warga, tapi kenyataannya? Kami cuma dapat bau busuk, lingkungan hancur, dan kesehatan yang terancam!” tegas Ikram dengan nada tinggi.

Warga tidak main-main. Mereka maju dengan tameng hukum yang kuat, yakni UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Mereka sadar betul bahwa hak atas lingkungan sehat adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dengan janji kosong.

Ada dua tuntutan panas yang dilemparkan warga ke meja birokrasi:

* Mesin Pengolah Sampah Daur Ulang: Warga menuntut teknologi, bukan sekadar lubang tanah untuk menimbun limbah.

* Armada Pengangkut Sampah Khusus: Mereka ingin wilayahnya juga dibersihkan, bukan hanya dijadikan penampungan dari wilayah lain.

Kami tidak anti-pembangunan. Tapi kami menolak dijadikan tumbal!” seru Ikram.

Hingga berita ini diturunkan, jalur menuju TPA masih lumpuh total. Truk-truk pengangkut sampah dipaksa gigit jari karena barikade warga tidak akan bergeser satu inci pun sebelum ada hitam di atas putih yang nyata.

Mamuju kini terancam tenggelam dalam sampahnya sendiri jika para pemangku kebijakan terus menutup mata terhadap jeritan di Adi-Adi. Pertanyaannya: Siapa yang berani datang membawa solusi, bukan sekadar janji lagi? (ZUL)