Beranda blog Halaman 235

Fakultas Hukum Unitas Palembang Gelar UTS PLKH Dengan Praktik Peradilan Semu Perkara Pidana

0

Redaksi.co | Palembang, – Fakultas Hukum Universitas Tamansiswa Palembang (Unitas Palembang) menggelar Ujian Tengah Semester (UTS) Pendidikan Latihan dan Kemahiran Hukum (PLKH) dengan praktik peradilan semu perkara pidana di Ruang Peradilan Semu Kampus Unitas Palembang, Sabtu (18/04/26), Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung proses persidangan.

Kegiatan UTS PLKH ini dihadiri langsung oleh Dr. Rika Destiny Sinaga SH MH Dekan Fakultas Hukum Unitas Palembang, Rosida Diani, SH MH Ketua Program Studi Fakultas Hukum Unitas Palembang, dan Siti Rochayati SH MH Dosen Fakultas Hukum Unitas Palembang.

Dr. Rika Destiny Sinaga SH MH Dekan Fakultas Hukum Unitas Palembang menegaskan bahwa praktik peradilan semu merupakan agenda strategis Fakultas Hukum untuk memperkuat kompetensi profesional mahasiswa.

“Melalui praktik peradilan semu ini, dan sekarang melakukan ujian tengah semester PLKH mahasiswa tidak hanya diuji pemahamannya terhadap teori hukum, tetapi juga dilatih berpikir kritis, berargumentasi secara yuridis, serta menjunjung tinggi etika profesi hukum sebagaimana praktik di pengadilan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan PLKH ini, mahasiswa Fakultas Hukum Unitas Palembang menggelar praktik peradilan perdata, pidana, peradilan agama, serta peradilan tata usaha negara (TUN). Mahasiswa berperan langsung sebagai hakim, jaksa penuntut umum, penasihat hukum, panitera, hingga para pihak yang berperkara, sesuai dengan karakteristik masing-masing jenis peradilan.

Mahasiswa mempraktikkan seluruh tahapan persidangan secara utuh, mulai dari pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi dan alat bukti, penyampaian tuntutan, pledoi, hingga pembacaan putusan.

Menurut Dr. Rika Destiny Sinaga SH MH kegiatan ini menjadi jembatan penting antara teori yang diperoleh di ruang kelas dengan praktik hukum di lapangan. Dengan suasana ruang sidang yang dirancang menyerupai pengadilan, mahasiswa diharapkan mampu merasakan langsung dinamika dan tanggung jawab dalam proses peradilan.

Melalui kegiatan Praktik Peradilan Semu ini, Fakultas Hukum Unitas Palembang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan hukum yang aplikatif, adaptif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa.

Sementara itu, Susanto Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tamansiswa Palembang mengatakan kegiatan Pendidikan Latihan dan Kemahiran Hukum ini sangat bermanfaat sekali bagi kami selaku mahasiswa hukum.

Dan,”perlu disampaikan bahwa hari ini kami melaksanakan kegiatan Ujian Tengah Semester (UTS) Pendidikan Latihan dan Kemahiran Hukum, yang mana sebelumnya kami telah melakukan PLKH yang dimentori / tutor yang berprofesi hakim, jaksa, dan advokat, “ujarnya.

“Serta, kami berharap setelah selesai melaksanakan PLKH ini setelah lulus nanti kami dapat mengimplementasikannya ,”pungkasnya.

Tak Tahan Debu dan Dampak Lingkungan, Warga 12 Desa Kompak Desak Pabrik Ditutup

0

JEMBER, redaksi.co – Gelombang penolakan terhadap operasional pabrik semen PT Imasco Asiatic kian membesar. Seruan “tutup pabrik” kini menggema dari sedikitnya 12 desa yang mengaku terdampak langsung aktivitas industri tersebut.

Desakan ini menguat dalam konsolidasi yang digelar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur bersama Laskar Jahanam Jember pada 17–18 April 2026. Pertemuan terbuka pada Sabtu (18/4/2026) menjadi titik kulminasi, ketika warga secara terbuka meluapkan kekecewaan yang disebut telah berlangsung lama tanpa penyelesaian.

Berbagai keluhan mencuat. Kebisingan yang dirasakan hampir tanpa jeda, penurunan kualitas hasil panen tembakau, hingga gangguan kesehatan menjadi persoalan utama yang dikaitkan warga dengan aktivitas pabrik.

Tak hanya itu, warga wilayah Kencong turut menyuarakan dampak lain yang tak kalah serius. Debu yang semakin pekat serta kondisi jalan rusak akibat lalu lalang kendaraan berat disebut memperburuk situasi. Selain mengganggu aktivitas harian, kondisi ini juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kekecewaan semakin dalam karena warga menilai keberadaan industri tidak diiringi manfaat yang sepadan. Keterlibatan tenaga kerja lokal disebut minim, sehingga masyarakat sekitar merasa hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

Di sisi lain, sektor ekonomi tradisional ikut terpukul. Produksi gamping di Desa Grenden yang sebelumnya menjadi penopang ekonomi warga dilaporkan merosot tajam, seiring perubahan penggunaan material bangunan sejak hadirnya pabrik.

Menguatnya tekanan publik mendorong MAKI Jawa Timur mengambil langkah lanjutan. Pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) tengah dilakukan, dengan fokus pada penelusuran dokumen perizinan operasional perusahaan, termasuk analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan kajian teknis lainnya.

Langkah ini juga akan dibawa ke tingkat nasional. MAKI Jatim berencana mengajukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPR RI serta melayangkan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia.

Sebagai eskalasi, warga lintas desa juga tengah menyiapkan aksi besar yang diproyeksikan menjadi puncak tekanan publik terhadap operasional pabrik.

“Ini bukan lagi sekadar keluhan, tapi suara kolektif yang menuntut kejelasan. Jika tidak ada langkah nyata, desakan penutupan akan terus menguat,” tegas Heru, Ketua MAKI Jawa Timur.(Sofyan)

Anak Aniaya Ayah Hingga Tewas di Gunungsari, Polisi Dalami Motif

0

Anak Aniaya Ayah Hingga Tewas di Gunungsari, Polisi Dalami Motif

Lombok Barat, Redaksi.co – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Montong Sager, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (18/04/2026) siang. Seorang anak perempuan berinisial YA diduga menganiaya ayah kandungnya, RS, hingga meninggal dunia.

Insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Berdasarkan keterangan dua orang saksi mata yang berada di sekitar lokasi, awalnya terdengar suara keributan dari dalam rumah korban.

Saat kami keluar, korban dan pelaku sudah terlibat perkelahian. Kami sempat melerai,” ungkap salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.

Ketegangan sempat mereda setelah keduanya dipisahkan. Namun, korban yang diketahui sudah lanjut usia tiba-tiba jatuh pingsan, diduga akibat kelelahan dan luka yang dideritanya.

Melihat kondisi korban yang mengalami luka di bagian wajah, saksi berupaya memberikan pertolongan pertama sebelum warga lainnya berdatangan. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Gunungsari menggunakan sepeda motor.

Namun nahas, setibanya di fasilitas kesehatan tersebut, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Pihak kepolisian dari Polsek Gunungsari langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Saat ini, terduga pelaku YA telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Gunungsari. Aparat kepolisian masih mendalami motif di balik dugaan penganiayaan yang berujung pada hilangnya nyawa korban.
Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Jurnalis: Abach Uhel

Wagub Aceh Mediasi Konflik APBK, Pemkab Dan DPRK Aceh Singkil Akhirnya Sepakat

0

Banda Aceh.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, kembali menyelesaikan perselisihan antara Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil terkait pengesahan Rancangan APBK Tahun 2026.

Proses mediasi berlangsung intens sejak siang hari di Kantor Gubernur Aceh dan berlanjut hingga malam di rumah dinas Wakil Gubernur, pada Sabtu ,18/4/2026

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan tercapainya kesepakatan bersama.

Perselisihan antara kedua pihak sebelumnya menghambat pengesahan APBK Aceh Singkil 2026. Akibatnya, daerah tersebut menjadi salah satu yang paling terlambat menetapkan anggaran di Aceh, meskipun batas waktu pengesahan telah ditetapkan pada November 2025.

Fadhlullah menegaskan pentingnya komitmen dari kedua belah pihak untuk menjalankan kesepakatan yang telah dicapai. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengingkari hasil mediasi demi menjaga stabilitas pemerintahan daerah.

“Keharmonisan antara pemerintah kabupaten dan DPRK menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan Aceh Singkil,” ujar Fadhlullah.

Ia juga meminta agar sidang paripurna pengesahan APBK segera dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, guna memastikan roda pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan optimal tanpa hambatan lebih lanjut.

Upaya Wagub memediasi tersebut turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Syakir, Asisten Administrasi Umum Murthala, dan Inspektur Aceh****

Rajut Ukhuwah di Hari Kemenangan: Halalbihalal RW 04 Brengkelan Perkuat Sinergi Warga

0

PURWOREJO | Redaksico – Semangat kebersamaan terpancar jelas dalam gelaran Halalbihalal warga RW 04 Kelurahan Brengkelan, Kecamatan Purworejo. Acara yang dipusatkan di lingkungan RT 05 pada Jumat malam (17/4/2026) tersebut berlangsung dengan suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan antarwarga.

​Ketua Panitia Penyelenggara, Tuhadi Andi Mulyono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan masing-masing. Menurutnya, kehadiran warga merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan Brengkelan masih terjaga dengan sangat baik.

​“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud nyata keguyuban kita. Ini adalah sarana penting untuk saling memaafkan, menyambung silaturahmi yang mungkin sempat renggang, serta mempererat akrab antartetangga,” ujar Andi.

Ia juga menambahkan bahwa sistem pelaksanaan acara ini dilakukan secara bergilir di tiap RT setiap tahunnya demi memupuk rasa kepemilikan dan kebersamaan yang merata.

​Suasana semakin hidup saat H. Kasnomo naik ke podium untuk memberikan tausiyah. Dengan gaya penyampaian yang segar, jenaka, namun tetap sarat makna, beliau berhasil mencairkan suasana. Tak hanya searah, acara ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab interaktif yang memancing antusiasme peserta.

𝙱𝚊𝚌𝚊 𝙹𝚞𝚐𝚊: Kunker ke Purworejo, Menko Pangan Zulhas Ajak Yayasan Nurul Muttaqin Perkuat Ketahanan Pangan

Dialog dua arah ini menjadikan pesan-pesan keagamaan dan kemasyarakatan yang disampaikan terasa lebih kontekstual dan mudah diterima oleh warga dari berbagai lintas generasi.

​Di sisi lain, kehadiran Sekretaris Camat Purworejo, Sutarto, memberikan nilai tersendiri bagi warga RW 04. Kehadirannya dipandang sebagai bentuk dukungan pemerintah tingkat kecamatan terhadap kegiatan-kegiatan positif yang berbasis kemasyarakatan.

​Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang memperlihatkan keakraban tanpa sekat. Selain dihadiri oleh jajaran perangkat kelurahan, turut hadir pula Ketua RW 04, seluruh jajaran Ketua RT, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat yang bahu-membahu menyukseskan acara hingga usai. Melalui momentum ini, warga berharap kerukunan yang telah terjalin dapat terus terjaga sebagai modal sosial dalam membangun lingkungan yang lebih harmonis di masa depan. (Wahid)

Pastikan Kunjungan Menteri Bappenas Lancar, Polres Purwakarta Berikan Pengamanan Maksimal di Tegal Waru

0

PURWAKARTA (Redaksi.co)– Kunjungan kerja Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, di wilayah Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (18/4/2026), berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan maksimal dari jajaran Polres Purwakarta.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipusatkan di SPPG Cisarua dan Kampung Ilmu, Desa Cisarua.

Dalam kunjungannya, Menteri Bappenas bersama rombongan meninjau berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas, termasuk dapur SPPG, kebun organik, hingga kegiatan edukasi di Kampung Ilmu.

Selain peninjauan lapangan, agenda juga diisi dengan diskusi interaktif terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) inovatif bersama kelompok masyarakat, seperti ibu hamil dan menyusui, kelompok perempuan penggiat pertanian organik, peternak ayam petelur, hingga relawan lokal.

Diskusi turut mencakup rencana pengembangan Sekolah Alam Terbuka untuk anak balita dan PAUD, serta program penelitian dan pengabdian masyarakat dari berbagai institusi pendidikan.

Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel gabungan Polsek Plered dan Satlantas Polres Purwakarta guna memastikan kelancaran seluruh rangkaian agenda.

Kehadiran aparat kepolisian juga memberikan rasa aman bagi para tamu undangan dan masyarakat yang terlibat.

𝙱𝙰𝙲𝙰 𝙹𝚄𝙶𝙰: Audit Kinerja Tahap I 2026, Polres Purwakarta Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Kinerja

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara optimal demi mendukung kelancaran kunjungan pejabat negara tersebut.

“Kami dari Polres Purwakarta melaksanakan pengamanan secara maksimal dengan melibatkan personel di lapangan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Alhamdulillah, kegiatan kunjungan Menteri Bappenas di wilayah Tegal Waru dapat berlangsung tanpa hambatan,” ujar AKP Enjang Sukandi.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Purwakarta berkomitmen untuk terus mendukung setiap program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, ketahanan pangan, serta pembangunan sumber daya manusia.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau kondusif, serta seluruh rangkaian kunjungan berjalan sesuai rencana. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dalam mendukung program pembangunan nasional di daerah. (*/SK)

Sumber: Si Humas Polres Purwakarta

Potensi Besar Desa Sidamulya Ciemas, Surga Pesisir di Selatan Sukabumi

0

Redaksi.co, Sukabumi || Desa Sidamulya, yang terletak di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, menyimpan potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan perikanan. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan strategis di selatan Jawa Barat yang terus menunjukkan perkembangan.

Secara geografis, Desa Sidamulya berada di dataran rendah hingga kawasan pesisir dengan ketinggian antara 0–150 meter di atas permukaan laut. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia menjadikan desa ini memiliki kekayaan sumber daya laut yang melimpah sekaligus lanskap alam yang potensial untuk dikembangkan.

Selain itu, wilayah desa dilintasi sejumlah aliran sungai, seperti Sungai Cibuaya, Citepuh, dan Cigembong. Keberadaan sungai-sungai tersebut berperan penting dalam menunjang kebutuhan air masyarakat serta mendukung aktivitas pertanian lokal.

Bagian dari Kawasan Strategis Geowisata

Desa Sidamulya termasuk dalam kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Kawasan ini memiliki keunikan bentang alam, keanekaragaman hayati, serta nilai geologi yang tinggi.

Keberadaan desa dalam kawasan geopark memberikan peluang besar untuk pengembangan ekonomi berbasis pariwisata berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Potensi Unggulan Desa

Berbagai potensi yang dimiliki Desa Sidamulya meliputi:

1. Pariwisata Alam dan Pesisir

Bentang pantai yang masih alami serta panorama laut selatan menjadi daya tarik utama. Potensi ini dapat dikembangkan menjadi wisata bahari dan ekowisata berbasis konservasi.

2. Pertanian dan Perkebunan

Kondisi tanah yang subur serta ketersediaan air menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat. Komoditas lokal memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

3. Perikanan Laut

Kedekatan dengan wilayah laut lepas membuka peluang besar bagi nelayan lokal. Hasil tangkapan laut menjadi sumber penghidupan penting bagi warga.

4. Pengembangan Desa Wisata

Dengan kombinasi potensi alam dan budaya, Desa Sidamulya dinilai layak dikembangkan sebagai desa wisata terpadu yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Infrastruktur Masih Menjadi Tantangan

Kepala Desa Sidamulya, Henda, menyampaikan bahwa potensi yang dimiliki desa belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan infrastruktur, khususnya akses jalan.

“Desa kami memiliki potensi wisata dan hasil alam yang besar. Namun, akses jalan masih menjadi kendala utama dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan sangat penting karena menjadi penghubung utama antara desa, kawasan wisata, dan pusat ekonomi di wilayah sekitarnya.

Harapan Pengembangan Berkelanjutan

Dengan potensi yang dimiliki, Desa Sidamulya memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi baru di kawasan selatan Sukabumi. Dukungan pemerintah, peningkatan infrastruktur, serta kolaborasi berbagai pihak diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Pengembangan yang terarah dan berbasis potensi lokal dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat.***

Editor : AM

SKANDAL PENDIDIKAN: “Guru Siluman” di SDN 014 Saluang, Birokrasi Mamasa Dinilai Mati Rasa!

0

Redaksi.co MAMASA : Dunia pendidikan di Kabupaten Mamasa makin diterpa isu tak sedap. Sebuah praktik yang menyerupai fenomena “guru siluman” mencuat di SDN 014 Saluang, Desa Pamoseang. Seorang tenaga pendidik diduga meninggalkan tugas selama bertahun-tahun tanpa konfirmasi jelas, sementara Dinas Pendidikan dituding melakukan kelalaian administratif yang fatal.

Kepala Sekolah SDN 014 Saluang, Ernawati, blak-blakan membongkar borok ini. Ia mengungkapkan bahwa oknum guru tersebut hanya menampakkan batang hidungnya selama tiga hari pada awal penempatan tahun 2021-2022..

Setelah itu? Bak ditelan bumi. Oknum tersebut tiba-tiba muncul hanya untuk menyodorkan selembar “surat sakti” berupa Nota Tugas ke SDN Inpres Mambi yang ditandatangani oleh Kadis Pendidikan (saat itu), Rusli, S.Pd., M.Pd., tertanggal 02 Desember 2022.

Sampai sekarang tidak pernah aktif mengajar. Saya tidak pernah dikonfirmasi soal kendalanya, saya hanya diberi berkas nota tugas itu saja,” tegas Ernawati dengan nada kecewa.

Hak Siswa (Ditumbal) Birokrasi Kondisi ini memicu reaksi keras dari praktisi hukum sekaligus pemuda Pamoseang, Rahmatullah Teng, S.H. Ia menyebut fenomena ini bukan sekadar masalah absensi, melainkan pelanggaran hak asasi anak didik.

Kekosongan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut dianggap sebagai bukti nyata kegagalan sistem pendidikan di Mamasa. Beberapa poin krusial yang disorot adalah:

* Pelanggaran UU Sisdiknas: Siswa kehilangan hak dasar mendapatkan pengajaran utuh sesuai UU No. 20 Tahun 2003.

* Maladministrasi: Nota tugas yang dibiarkan bertahun-tahun tanpa evaluasi adalah bentuk kelalaian birokrasi yang nyata.

* Ketimpangan Pelayanan: Terjadi penumpukan guru di sekolah tertentu (Mambi), sementara sekolah di pelosok (Saluang) dibiarkan sekarat tanpa pengajar.

Rahmatullah menegaskan bahwa pendidikan di Pamoseang tidak boleh dikompromikan oleh kepentingan atau kelalaian oknum pejabat. Ia mendesak Inspektorat Daerah untuk segera melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap kebijakan “pindah tugas sepihak” ini.

Ini adalah bentuk pengabaian terhadap hak dasar rakyat. Kami tidak akan tinggal diam melihat sistem pendidikan kita dirusak oleh tata kelola ASN yang serampangan,” tegas Rahmatullah.

Akankah Dinas Pendidikan Mamasa terus bungkam, atau berani menindak tegas oknum yang ‘memakan’ gaji negara tanpa mengabdi? Publik menunggu nyali pemerintah. (ZUL)

DPRD Kab.Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-1 Tahun Sidang 2026, Dua Raperda Disetujui Bersama

0

Redaksi.co, Sukabumi || Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-1 Tahun Sidang 2026 pada Rabu (11/3/2026) di ruang rapat DPRD Kabupaten Sukabumi.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, didampingi Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf. Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Sukabumi Asep Japar, para anggota DPRD, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Sukabumi.

Pelaksanaan rapat paripurna ini merupakan bagian dari jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Sukabumi bulan Maret hingga April 2026 yang telah ditetapkan pada 27 Februari 2026.

Adapun agenda utama rapat adalah pengambilan keputusan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa DPRD, yaitu:

Raperda tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup

Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan, Penyelamatan Kebakaran dan Penyelamatan Non Kebakaran

Dalam rapat tersebut, terlebih dahulu disampaikan laporan hasil pembahasan dari masing-masing alat kelengkapan dewan.

Laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Sukabumi terkait Raperda tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup disampaikan oleh Erpa Aris Purnama, S.Si.

Sementara itu, laporan Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi terkait Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan, Penyelamatan Kebakaran dan Penyelamatan Non Kebakaran disampaikan oleh Edi Sudrajat, SE., MM.

Setelah melalui tahapan pembahasan, kedua Raperda tersebut disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah. Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama untuk selanjutnya memperoleh nomor registrasi Peraturan Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan sambutan Bupati Sukabumi Asep Japar, yang menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan regulasi daerah guna meningkatkan pelayanan publik serta keselamatan masyarakat.***

Editor : AM

*Kurang dari 24 Jam Resmob Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Serpong Utara*

0

Jakarta , Redaksi.Co– Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang terjadi di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Seorang perempuan berinisial I (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasubdit III Resmob AKBP Resa Fiardi Marasabessy. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan mantan suami siri korban berinisial THA (41), yang berhasil diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 17.50 WIB di kawasan Jl. Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama pelaku keluar rumah pada Rabu (15/4/2026) malam. Keduanya kemudian kembali ke rumah korban sekitar pukul 00.30 WIB.

“Tidak lama setelah itu, saksi mendengar korban meminta tolong dari dalam kamar. Namun pelaku sempat menenangkan dengan mengatakan bahwa kondisi korban tidak apa-apa. Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, serta analisis barang bukti, tim berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Saat ini, tersangka telah diamankan di Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban dan pelaku, satu unit sepeda motor Honda PCX, dua unit telepon genggam, uang tunai hasil penjualan perhiasan milik korban, serta rekaman CCTV yang menguatkan dugaan tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (2) dan/atau Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait pembunuhan berencana subsider pembunuhan dan/atau pencurian dengan kekerasan.

Kombes Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal melalui layanan kepolisian 110. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Budi Hermanto.