Beranda blog Halaman 182

Bupati Purworejo Tinjau 3 Penitipan Anak, Pastikan Tak Ada Praktik Kekerasan

0

 

PURWOREJO | REDAKSI.CO — Sebagai langkah preventif upaya pencegahan terjadinya kekerasan terhadap anak di Kabupaten Purworejo dan memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak, Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH meninjau tiga tempat penitipan anak (TPA) di wilayah Kecamatan Kemiri, pada Senin (18/5/2026). Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Bupati meninjau TPA Aisyah, TPA Seroja dan TPA Nusa Kemiri.

Tinjauan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak adanya praktik-praktik kekerasan terhadap anak di Kabupaten Purworejo, seperti halnya kasus kekerasan anak yang terjadi di wilayah DIY pada beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA : Kebakaran Hebat Hanguskan Ratusan Motor Karyawan PT Arami Jaya Purworejo

Melalui tinjauan ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo juga ingin menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA). Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Purworejo mendapatkan hak-haknya mulai dari hak hidup layak, kesehatan, pendidikan dan lainnya serta mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo juga akan terus meningkatkan kualitas kebijakan dan layanan yang inklusif dan berpihak pada anak, sehingga diharapkan mampu mendorong terwujudnya generasi penerus yang sehat, terlindungi, unggul dan berdaya saing. (*/Rico)

Sumber: Prokopim Purworejo

Kapolres Purwakarta dan Dandim 061, Perkuat Sinergitas TNI-Polri untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝙺𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚃𝙽𝙸 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒.

𝙷𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚗𝚓𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚕𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚑𝚖𝚒 𝙳𝚊𝚗𝚍𝚒𝚖 0619/𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙻𝚎𝚝𝚔𝚘𝚕 𝙰𝚛𝚑 𝙵𝚛𝚎𝚍𝚢 𝙹𝚊𝚐𝚞𝚊𝚛, 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊. 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚁𝚞𝚊𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚂𝚎𝚗𝚒𝚗, 18 𝙼𝚎𝚒 2026, 𝚙𝚊𝚐𝚒.

𝙎𝙄𝙈𝙄𝙇𝙇𝘼𝙍 𝙋𝙊𝙎𝙏 : Kapolres Purwakarta Hadiri Dandim Cup 2026, Ratusan Pecinta Burung Padati Lapangan Sahate

𝙺𝚎𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙳𝚊𝚗𝚍𝚒𝚖 0619/𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚆𝚊𝚔𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕𝚒𝚜𝚖𝚊𝚗 𝙼𝚞𝚑𝚊𝚖𝚖𝚊𝚍 𝙽𝚊𝚝𝚜𝚒𝚛, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝙿𝚊𝚜𝚒 𝙸𝚗𝚝𝚎𝚕 𝙺𝚘𝚍𝚒𝚖 0619/𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙺𝚊𝚙𝚝𝚎𝚗 𝙸𝚗𝚏 𝚁𝚊𝚌𝚑𝚖𝚊𝚝 𝚆𝚒𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚎𝚓𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚄𝚝𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝚂𝚞𝚊𝚜𝚊𝚗𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚔𝚎𝚊𝚔𝚛𝚊𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚠𝚊𝚛𝚗𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚎𝚖𝚞𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚜𝚘𝚕𝚒𝚍𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚛𝚖𝚘𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚃𝙽𝙸 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚞𝚗𝚓𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚕𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚑𝚖𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝙳𝚊𝚗𝚍𝚒𝚖 0619/𝙿𝚆𝙺 𝚋𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚐𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚒𝚊𝚙 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚝𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛𝚊𝚕, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚎𝚌𝚎𝚗𝚐 𝚐𝚘𝚗𝚍𝚘𝚔 𝚍𝚊𝚗 𝙲𝚒𝚝𝚊𝚛𝚞𝚖 𝙷𝚊𝚛𝚞𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚂𝚊𝚝 𝙿𝚘𝚕𝚊𝚒𝚛𝚞𝚍 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚒𝚝𝚞, 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚒𝚍𝚊𝚗𝚊 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚍𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚐𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚝𝚊𝚜 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝚂𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝙺𝚎 𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗, 𝚔𝚘𝚖𝚞𝚗𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚋𝚘𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙳𝚊𝚗𝚍𝚒𝚖 0619/𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙻𝙴𝚃𝙺𝙾𝙻 𝙰𝚛𝚑 𝙵𝚛𝚎𝚍𝚢 𝙹𝚊𝚐𝚞𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙳𝚊𝚗𝚍𝚒𝚖 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚗𝚊𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚍𝚘𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚐𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚞𝚗𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚒𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝙵𝚘𝚛𝚔𝚘𝚙𝚒𝚖𝚍𝚊, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚎𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝚂𝚊𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚃𝙽𝙸 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙻𝙴𝚃𝙺𝙾𝙻 𝙰𝚛𝚑 𝙵𝚛𝚎𝚍𝚢 𝙹𝚊𝚐𝚞𝚊𝚛.

𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚜𝚘𝚕𝚒𝚍𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚞𝚗𝚌𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚍𝚒𝚗𝚊𝚖𝚒𝚔𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼 : Dukung Pendidikan Berkualitas, Polres Purwakarta Hadiri Kick Off SPMB 2026

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚕𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚑𝚖𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚘𝚖𝚎𝚗𝚝𝚞𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚎𝚖𝚋𝚊𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚃𝙽𝙸 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

  • “𝚂𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚃𝙽𝙸-𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚎𝚔𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚋𝚘𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚊𝚙𝚊𝚛𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚎𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚗𝚢𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

  • “𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚓𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗, 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚖𝚊𝚒 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊,” 𝚙𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚗𝚓𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚕𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚑𝚖𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝, 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚔𝚎𝚊𝚔𝚛𝚊𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚒𝚖𝚋𝚘𝚕 𝚔𝚞𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚘𝚕𝚒𝚍𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚃𝙽𝙸-𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧 : 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.MM Apresiasi Langkah Gubernur Aceh Cabut Pergub JKA

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM memimpin rapat terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di ruang rapat Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat pada Senin 18/5/2026

Tarmizi mengapresiasi sikap tegas dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem yang telah mencabut Pergub JKA dengan berbagai pertimbangan dalam menampung aspirasi masyarakat Aceh.

“Artinya beliau sangat bijaksana dan mendengar aspirasi rakyat Aceh semuanya, walaupun mungkin tujuan pemerintah bagus tapi karena memang seperti yangs aya sampaikan dulu perlu di clearkan dulu datanya dan disosialisasikan sehingga masyarakat paham,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, persoalan Desil ini baru akan selesai jika datanya diperbaiki, datanya dilakukan pemutakhiran dan sejauh ini memang belum ada yang melakukan itu. Kami di Aceh Barat sudah melakukan melatih operator dan membuka posko pengaduan, namun sampai dengan deadline yang diberikan baru 50 persen selesai.

“Itu akan masih terus berlanjut, sehingga kalau tidak terkejar di bulan Juni maka akan masuk ke triwulan ketiga Agustus dan September Dan clearnya nanti di bulan Oktober, apakah 100 persen itu belum tentu juga, itu untuk di Aceh Barat, bayangkan kabupaten lain yang belum melakukan,” katanya.

Namun Alhamdulillah dengan dicabutnya Pergub JKA kata Tarmizi maka tidak ada lagi pembahasan maupun polemik terkait JKA dan masyarakat tidak perlu lagi khawatir seperti biasanya.

“Kami akan terus lanjut untuk melakukan pemutakhiran data karena data ini sangat penting. Jadi hikmah Pergub ini adalah momentum untuk memperbaiki data dan semuanya menjadi paham bahwa data itu sangat penting,” ujar Tarmizi ****

Sah,PD IWO Aceh Barat Resmi Terdaftar di Kesbangpol

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Aceh Barat secara resmi mendaftarkan organisasinya ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Barat, Senin 18/5/2026

Langkah ini merupakan upaya penguatan legalitas kelembagaan sekaligus peneguhan eksistensi pers digital di wilayah setempat.

Rombongan dipimpin langsung Ketua PD IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal Azm, didampingi sejumlah pengurus. Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Aceh Barat, Rahmat Noer ZA, SE, beserta jajaran.

Proses pendaftaran berjalan lancar. Berkas permohonan diterima Sekretaris Dinas Kesbangpol dan segera diverifikasi secara administrasi. Hasil pengecekan menyatakan seluruh dokumen lengkap serta telah memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.

Syamsul Rizal Azm menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan pihak Kesbangpol.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas, Kabid, serta Sekdis yang telah menyambut dan melayani kami dengan sangat baik. Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar, kami bangga dengan pelayanan yang diberikan,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan IWO Aceh Barat dapat menjadi wadah bagi wartawan online untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Organisasi ini juga berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Di tengah pesatnya perkembangan media digital, kami berperan aktif menjaga kualitas informasi serta menangkal penyebaran berita hoaks yang merugikan. Ke depan, IWO Aceh Barat akan bersinergi dengan pemerintah daerah, lembaga terkait, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Kesbangpol Aceh Barat menyambut baik kehadiran IWO sebagai organisasi profesi. Keberadaannya dinilai dapat turut menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat keterbukaan informasi publik di Aceh Barat.

Dengan terdaftarnya secara resmi, PD IWO Aceh Barat kini semakin kokoh legalitasnya dan siap menjadi mitra strategis pemerintah serta masyarakat dalam dunia jurnalistik digital ****

 

Mamasa Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, BPBD Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

0

Redaksi.co MAMASA : Bencana alam bertubi-tubi menerjang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Longsor yang menghantam Dusun Sambaho, Desa Pamoseang, serta banjir bandang di Dusun Palado, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, menyebabkan listrik warga lumpuh total, akses transportasi terputus, dan puluhan keluarga kini hidup dalam keterisolasian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa langsung turun melakukan asesmen di dua titik terdampak pada 17 hingga 18 Mei 2026. Situasi paling parah terjadi di Dusun Sambaho setelah longsor menghancurkan fasilitas turbin listrik swadaya milik masyarakat yang selama ini menjadi satu-satunya sumber penerangan bagi tiga dusun, yakni Sambaho 1, Tambating, dan Sambaho 2.

Akibat bencana tersebut, sedikitnya 62 kepala keluarga kini harus menjalani aktivitas tanpa aliran listrik. Material longsor menghantam rumah turbin hingga ambruk dan menimbun berbagai fasilitas utama pembangkit listrik warga.

Seluruh fasilitas turbin masyarakat mengalami kerusakan berat akibat longsor,” ungkap Kamaluddin dan M. Yahya P, warga Dusun Sambaho.

Kerusakan yang terjadi tidak hanya melumpuhkan penerangan rumah warga, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada pasokan listrik swadaya tersebut. Tiga pipa ukuran 6 inci dilaporkan rusak berat, sementara satu unit dinamo dan mesin turbin ikut hancur diterjang longsor.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mamasa yang dipimpin Primus Leo mencatat sejumlah kebutuhan mendesak guna memulihkan listrik masyarakat. Mulai dari pengadaan pipa, tali pambel, kol, hingga mesin turbin baru.

“Kerusakan ini berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat dan aktivitas ekonomi warga,” kata Primus saat melakukan asesmen lapangan.

Di lokasi berbeda, banjir Sungai Aralle menghantam Dusun Palado, Desa Indobanua, hingga menyebabkan Jembatan Palado putus total. Debit air sungai yang mencapai sekitar 12 meter menghancurkan jembatan yang menjadi satu-satunya akses penghubung bagi 19 kepala keluarga di wilayah tersebut.

Akibat putusnya jembatan, aktivitas warga lumpuh total. Masyarakat kesulitan keluar masuk kampung, sementara fasilitas air bersih juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

Warga sekarang kesulitan keluar masuk wilayah karena jembatan satu-satunya sudah putus,” ujar Kepala Desa Indobanua, Dulla M.

BPBD Mamasa kini memprioritaskan pembangunan kembali jembatan penghubung serta pemulihan jaringan air bersih bagi warga terdampak di Dusun Palado.

Kepala Dinas BPBD Kabupaten Mamasa, Alfredi Toding, menegaskan hasil asesmen cepat dari dua lokasi bencana tersebut segera dibahas bersama Tim TRC lintas sektor untuk menentukan langkah penanganan darurat dan tindak lanjut pemulihan.

“Hasil kaji cepat ini akan disampaikan kepada Tim TRC lintas sektor untuk dikaji bersama sebagai dasar rencana tindak lanjut penanganan,” tegas Alfredi.

Pemerintah daerah menjadikan hasil asesmen BPBD sebagai dasar utama percepatan penanganan infrastruktur rusak yang berdampak langsung pada kebutuhan dasar dan mobilitas masyarakat di Kecamatan Mambi. (ZUL)

Dukung Pendidikan Berkualitas, Polres Purwakarta Hadiri Kick Off SPMB 2026

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙺𝚒𝚌𝚔 𝙾𝚏𝚏 𝚂𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝙿𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝙼𝚞𝚛𝚒𝚍 𝙱𝚊𝚛𝚞 (𝚂𝙿𝙼𝙱) 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2026 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚐𝚎𝚕𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚛𝚎𝚗𝚝𝚊𝚔 𝚜𝚎-𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝙿𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝, 𝚂𝚎𝚗𝚒𝚗, 18 𝙼𝚎𝚒 2026.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 08.00 𝚆𝙸𝙱 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚑𝚢𝚋𝚛𝚒𝚍 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚞𝚜𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝚂𝙼𝙺𝙽 2 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚠𝚊𝚔𝚒𝚕𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚊𝚝 𝚁𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙿 𝙳𝚛. 𝚄𝚢𝚞𝚗 𝚂𝚊𝚎𝚙𝚞𝚕 𝚄𝚢𝚞𝚗.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚞𝚜𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝙰𝚛𝚌𝚊𝚖𝚊𝚗𝚒𝚔 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚆𝚊𝚔𝚒𝚕 𝙶𝚞𝚋𝚎𝚛𝚗𝚞𝚛 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚠𝚊𝚔𝚒𝚕𝚒 𝙶𝚞𝚋𝚎𝚛𝚗𝚞𝚛 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝, 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛 𝙵𝚘𝚛𝚔𝚘𝚙𝚒𝚖𝚍𝚊, 𝙺𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚗 𝙰𝚐𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝙵𝚘𝚛𝚞𝚖 𝚂𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚂𝚠𝚊𝚜𝚝𝚊.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼 : Pengamanan Haul Mama Sempur Ke-51, Polisi di Purwakarta Berikan Pelayanan Prima Untuk Masyarakat.

𝙰𝚍𝚊𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗𝚢𝚊 𝙺𝚎𝚝𝚞𝚊 𝙺𝙲𝙳 𝚆𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙸𝚅, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙸𝚗𝚝𝚎𝚕 𝙺𝚎𝚓𝚊𝚛𝚒 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚂𝙼𝙰, 𝚂𝙼𝙺 𝚍𝚊𝚗 𝚂𝙻𝙱 𝚗𝚎𝚐𝚎𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚜𝚠𝚊𝚜𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛 𝚃𝙽𝙸-𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚋𝚒𝚓𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 2026, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚕𝚞𝚗𝚌𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚏𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚂𝙿𝙼𝙱 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚂𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝙼𝙰𝚄𝙽𝙶 (𝙼𝚊𝚗𝚞𝚜𝚒𝚊 𝚄𝚗𝚐𝚐𝚞𝚕).

𝙿𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚂𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝙼𝙰𝚄𝙽𝙶 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚒𝚗𝚘𝚟𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚍𝚒𝚋𝚊𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚣𝚘𝚗𝚊𝚜𝚒.

𝙲𝚊𝚕𝚘𝚗 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚏𝚝𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚓𝚊𝚕𝚞𝚛 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚔𝚊𝚍𝚎𝚖𝚒𝚔 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚗𝚘𝚗 𝚊𝚔𝚊𝚍𝚎𝚖𝚒𝚔 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚔𝚝𝚒 𝚙𝚒𝚊𝚐𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚕 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚒𝚝𝚞, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊 𝚕𝚞𝚕𝚞𝚜𝚊𝚗 𝚂𝙳 𝚍𝚊𝚗 𝚂𝙼𝙿 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎 𝚜𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚗𝚎𝚐𝚎𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚜𝚠𝚊𝚜𝚝𝚊.

𝚂𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚛𝚊𝚙𝚘𝚛𝚝 𝚙𝚞𝚗 𝚔𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚐𝚒𝚝𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙴-𝚁𝚊𝚙𝚘𝚛𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚛𝚋𝚒𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚔𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚞𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚊𝚝 𝚁𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖 𝙰𝙺𝙿 𝙳𝚛. 𝚄𝚢𝚞𝚗 𝚂𝚊𝚎𝚙𝚞𝚕 𝚄𝚢𝚞𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚂𝙿𝙼𝙱 2026 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚋𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚛𝚊𝚔𝚝𝚒𝚔 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚒𝚖𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗.

  • “𝙿𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚗𝚍𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚝𝚊𝚔 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚕. 𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚓𝚞𝚛, 𝚘𝚋𝚓𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚍𝚒𝚕 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙿 𝚄𝚢𝚞𝚗 𝚂𝚊𝚎𝚙𝚞𝚕 𝚄𝚢𝚞𝚗.

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒-𝚑𝚊𝚝𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚊𝚕𝚜𝚞 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚘𝚔𝚗𝚞𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚗𝚓𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚕𝚞𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚒𝚖𝚋𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞.

  • “𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚜𝚗𝚊𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚗𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚕𝚘𝚕𝚘𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔. 𝙹𝚒𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚌𝚞𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚠𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐,” 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙋𝙐𝙇𝘼 : Sinergi Polres Purwakarta dan Forkopimcam Sukseskan Panen Jagung di Kecamatan Campaka

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚎𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚑𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚎𝚐𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜.

  • “𝙿𝚎𝚗𝚍𝚒𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚜𝚎𝚔𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝙼𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚠𝚊 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚓𝚞𝚓𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚎𝚖𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚖𝚋𝚊𝚞 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚏𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚛𝚞𝚑 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚎𝚍𝚊𝚛 𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚜𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒.

“𝙿𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚜𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚝𝚊 𝚙𝚛𝚒𝚋𝚊𝚍𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋,” 𝚙𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚜𝚗𝚢𝚊.

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧 : 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Diduga blokir kontak wartawan,penggunaan PPDB SMPN.52 Surabaya jadi sorotan

0

Redaksi.co||Surabaya – Transparansi penggunaan anggaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2025 di SMP Negeri 52 Surabaya menjadi sorotan. Pasalnya, saat dikonfirmasi terkait penggunaan dana tersebut, Bendahara BOS sekolah bernama Puri Dwi Yanti, S.Pd., disebut memilih bungkam dan diduga memblokir nomor wartawan.(18/5/2026)

Upaya konfirmasi dilakukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait penggunaan anggaran PPDB 2025 yang menjadi perhatian publik. Namun hingga berita ini ditulis, pihak bendahara belum memberikan jawaban maupun klarifikasi atas sejumlah pertanyaan yang disampaikan.


Ironisnya, nomor kontak wartawan yang sebelumnya aktif terhubung diduga justru diblokir setelah dilakukan permintaan konfirmasi. Sikap tersebut dinilai menimbulkan tanda tanya besar terkait keterbukaan informasi publik di lingkungan sekolah negeri.

Sebagai lembaga pendidikan yang dibiayai negara, penggunaan anggaran sekolah seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat, terlebih jika menyangkut dana yang bersumber dari anggaran pemerintah.
Sejumlah pihak menilai, sikap tertutup terhadap konfirmasi media justru dapat memunculkan dugaan negatif di tengah masyarakat. Padahal, klarifikasi dari pihak sekolah sangat diperlukan agar tidak menimbulkan asumsi liar maupun persepsi miring terhadap pengelolaan anggaran PPDB.

Hingga saat ini, pihak SMP Negeri 52 Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada kepala sekolah maupun pihak terkait lainnya guna memperoleh informasi yang berimbang.(bersambung)

Muhaimin Menggugat Integritas MBG: Sengkarut “Orang Dalam” dan Ancaman Berburu Rente di Sulawesi Barat

0

Redaksi.co SULBAR : Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi pilar kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, kini menghadapi ujian integritas serius di tingkat daerah. Dugaan praktik transaksional, komersialisasi “titik dapur“, hingga penyalahgunaan pengaruh politik (influence peddling) dilaporkan terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar).

Kasus ini mencuat setelah Muhaimin Faisal resmi melayangkan laporan ke Polda Sulbar terkait dugaan keterlibatan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulbar, Rahmat Ichwan Bahtiar, yang juga terafiliasi dengan Yayasan Masa Depan Bangsa Sulawesi Barat.

Dugaan penyelewengan ini diperkuat oleh barang bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp antara pihak yang diduga Rahmat Ichwan Bahtiar dengan seseorang bernama Muh. Firman Jaelani. Dalam percakapan tersebut, mencuat narasi eksplisit:

Bagusnya kita juga Kak, karena ada dapurta 3 nanti sisanya jualmi yayasanta kalau ada yang mau buat dapur.”

Kalimat tersebut dianalisis pelapor sebagai indikasi kuat adanya komersialisasi dan kuota “titik dapur” melalui institusi non-profit (yayasan). Selain itu, terlapor diduga menguasai lebih dari 10 titik dapur MBG/SPPG di wilayah Sulbar. Isu ini kian memanas dengan adanya dugaan aliran dana sebesar Rp50 juta untuk mempercepat proses administrasi dengan menggunakan istilah “ordal” (orang dalam).

Informasi yang dihimpun di lapangan menunjukkan gurita gurita keserakahan oknum legislator ini tidak berhenti di sana. Rahmat Ichwan Bahtiar diduga keras telah menguasai secara sepihak lebih dari 10 titik dapur MBG/SPPG di Sulawesi Barat. Tindakan ini memicu kemarahan publik karena mengandung unsur:

Monopoli Brutal terhadap program strategis negara;

Konflik Kepentingan Nyata sebagai pejabat publik sekaligus pemilik yayasan;

Penyalahgunaan Pengaruh Politik (Influence Peddling) tingkat tinggi;

Pelacuran Program Presiden demi syahwat finansial kelompok.

Lebih parah lagi, aroma amis korupsi kian menyengat dengan adanya laporan aliran uang suap sebesar Rp50 juta yang digunakan untuk menyogok jalur birokrasi demi mempercepat proses administrasi SPPG. Istilah menjijikkan seperti “pake ordal” (orang dalam) muncul dalam komunikasi mereka, membuktikan bahwa sistem administrasi negara telah diterobos secara ilegal menggunakan kekuatan politik dan uang.

Ini bukan lagi sekadar pelanggaran etik biasa. Ini adalah kejahatan moral dan sabotase terhadap visi besar Presiden RI. Program yang dirancang untuk menyelamatkan masa depan generasi Indonesia dari stunting justru dijadikan alat perasan oleh pemburu rente di daerah.

​Merespons kejahatan sistemik ini, Muhaimin Faisal secara tegas mendesak tindakan tanpa kompromi:

​1. Polda Sulawesi Barat Wajib Bergerak Cepat! Tangkap dan proses hukum Rahmat Ichwan Bahtiar secara transparan. Rakyat memantau penuh, jangan ada kongkalikong di tubuh aparat hukum!

​2. Badan Gizi Nasional Harus Audit Total! Segera bekukan dan evaluasi seluruh titik dapur yang terafiliasi dengan Yayasan Masa Depan Bangsa Sulawesi Barat. Bersihkan program ini dari jaringan mafia lokal!

3. ​Badan Kehormatan DPRD Sulbar Jangan Mandul! Segera gelar sidang etik, copot jabatan oknum yang bersangkutan, dan berikan sanksi pemecatan secara tidak hormat.

4. ​Presiden Prabowo Subianto Harus Turun Tangan! Publik meminta ketegasan langsung dari Presiden untuk “menyembelih” kader partainya sendiri yang berani merusak program prioritas kepresidenan. Jangan biarkan marwah Istana hancur oleh keserakahan kader daerah.

PERINGATAN KERAS: Program Makan Bergizi Gratis adalah hak mutlak rakyat kecil, bukan mainan politik atau ladang bisnis haram para elite lokal. Jika para pemburu rente ini dibiarkan melenggang bebas, maka kepercayaan rakyat terhadap pemerintah akan runtuh seketika di Sulawesi Barat! (ZUL)

*POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 32 KG SABU ASAL MALAYSIA*

0

Jakarta, Redaksi.Co- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui subdit 3 yang dipimpin AKBP. Ade Candra, S.I.K, M.Si. berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat bruto 32.044 gram atau 32 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial V.AR. (32). pada Sabtu (9/5/2026) sore.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di wilayah Jalan Kirana Legacy, Cilincing, Jakarta Utara. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan V.AR. (32). beserta dua bungkus besar sabu yang dibalut lakban cokelat dengan berat bruto mencapai 2.169 gram.

Dari hasil interogasi awal, petugas kemudian melakukan pengembangan ke sebuah apartemen diwilayah Kabupaten Bekasi. Di lokasi kedua tersebut, polisi kembali menemukan 28 bungkus besar sabu dengan total berat bruto sekitar 29,7 kilogram, serta sejumlah barang bukti lain berupa timbangan manual, cutter, tas besar, dan telepon genggam.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang berada di Malaysia. Polisi menduga sabu tersebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika internasional yang beroperasi lintas negara.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP. Ade Candra mengatakan “Polda Metro Jaya kembali menggagallkan peredaran Narkoba jaringan Internasional jenis Sabu dengan barang bukti sebanyak kurang lebih 30 kilogram dan satu orang tersangka berinisial V.AR. (32), untuk tersangka dan barang bukti ini kami amankan disalahsatu apartemen Sayana diwilyah Bekasi dan asal barang bukti Sabu ini dari Malaysia dan akan diedarkan diwilayah Jakarta dan sekitarnya”.

untuk selanjutnya seluruh barang bukti dan juga tersangka telah diamankan di kantor Ditresnarkoba guna kepentingan penyidikan lebih lanjut

Wagub Kepri Mengikuti Peluncuran 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual 

0

 

Redaksi.co – Batam | Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mengikuti peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Pasar Hang Tuah, Batu Besar, Kota Batam, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Nyanyang menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyambut baik peluncuran program strategis nasional tersebut sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

Menurutnya, semangat pemerataan pembangunan yang diusung melalui program KDKMP sangat relevan bagi daerah kepulauan seperti Kepri yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.

“Walaupun lokus utama peluncuran berada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, esensi dari pemerataan pembangunan ini gaungnya sampai ke beranda terdepan NKRI, Bumi Segantang Lada, Kepulauan Riau,” ujar Nyanyang.

Ia menjelaskan, Kepulauan Riau merupakan provinsi kepulauan dengan 96 persen wilayah berupa lautan dan hanya 4 persen daratan. Kepri memiliki lebih dari 2.408 pulau yang tersebar, termasuk 22 pulau kecil terluar yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Besarnya potensi maritim yang dimiliki Kepri, lanjut Nyanyang, juga menghadirkan berbagai tantangan pembangunan yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat.

Beberapa persoalan mendasar yang masih dihadapi di antaranya kesenjangan infrastruktur antar-pulau akibat tingginya biaya logistik dan transportasi laut, keterbatasan akses digital dan jaringan komunikasi di wilayah pulau terluar, hingga perlunya optimalisasi sektor perikanan melalui modernisasi teknologi dan penguatan sarana pendukung bagi nelayan tradisional.

“Masih terdapat titik-titik blank spot di wilayah perbatasan yang menghambat akselerasi digitalisasi desa dan kampung. Karena itu kami berharap adanya penguatan jaringan internet satelit untuk mendukung desa digital di wilayah kepulauan,” katanya.

Nyanyang juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan daerah.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, menurutnya, telah membuahkan sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 tercatat sebesar 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri juga meningkat dari 79,89 pada tahun 2024 menjadi 80,53 pada tahun 2025. Capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kepri juga mengalami penurunan dari 6,89 persen pada Februari 2025 menjadi 6,35 persen pada November 2025.

Melihat keberhasilan pembangunan 1.061 KDKMP di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Nyanyang berharap program serupa dapat diperluas hingga menyentuh wilayah kepulauan dan perbatasan di Kepulauan Riau dengan pendekatan berbasis karakteristik kemaritiman.

“Kepulauan Riau siap menjadi mitra strategis dan laboratorium hidup bagi berbagai program nasional berbasis kemaritiman dan kawasan perbatasan,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Kepulauan Riau, Nyanyang turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan pemerintah pusat atas peluncuran program tersebut yang dinilai mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan di Indonesia.

Turut hadir Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Kapolda Kepri Asep Safrudin, Pangkoarmada I yang diwakili Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, Danrem 033/Wira Pratama Bambang Herqutanto, Kabinda Kepri Bonar Panjaitan,

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Dandim 0316 Batam Yan Eka Putra, Kapolresta Barelang Anggoro Wicaksono, Danlanud Hang Nadim Batam Indra Lesy, Kepala Bakamla Batam Agus Sriyanto, Danyon Marinir 10 Aris Wibiatmoko,

Dandenpom 1/6 Batam Dela Guspala Partadimadja, para pimpinan instansi vertikal, Camat Nongsa Eva Marhaini serta para lurah se-Kecamatan Nongsa .(Redaksi/Nanang AS)