Rabu, April 15, 2026
Beranda blog Halaman 182

Kejuaraan Tingkat Nasional Dilaksanakan Dalam Rangka Lintang Songo Cup IV Di UIN Tulungagung

0
oplus_0

 

Redaksi.co, TULUNGAGUNG – Penyelenggaraan pagelaran kejuaraan pencak silat Pagar Nusa tingkat Nasional yang di persembahkan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berlangsung 6 hingga 8 November 2025.

Di ikuti dan dihadiri darı berbagai daerah guna mewakili wilayah masing- masing, antara lain darı Kediri, Ponorogo, Trenggalek, Bojonegoro, Malang, dan banyak lagi tak terkecuali Tuan rumah Tulungagung sendiri, dengan berbagai kategori di lombakan dalam pertandingan tersebut untuk memperbutkan juara dalam tingkat Nasional.

Pagelaran pencak silat Pagar Nusa tingkat Nasional ini menjadi ajang silaturahmi dan memupuk persaudaraan sesama anggota dalam mengasah kemampuan dan menjalin ukhuwah islamiah sesuai dengan yang di perintahkan oleh pendiri Perguruan pecak silat Pagar Nusa( KH.Ma’sum Jauhari.)

Wakil ketua panitia, Erik mengatakan..
Kategori yang di lombakan yaitu; ada tunggal,regu, Solo kreatif., dalam acara tersebut juga dihadiri pimpinan pusat: Gus Sholah, Gus Am, Gus Nabil Harun, juga banyak lagi.

  1. Pagelaran ini menjadi awal di bukanya kejuaraan pencak silat tingkat Nasional yang di selenggarakan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan akan dilaksanakan setiap setahun sekali dengan lebih baik lagi, dan semoga tetap Istiqomah dalam sebuah pengabdian …”ujarnya”

Polres Jember Raih Peringkat Tiga Pengungkapan Kasus Terbanyak dalam Operasi Sikat Semeru 2025

0

JEMBER, Redaksi.co – Kepolisian Resor (Polres) Jember menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, yang berlangsung sejak 22 Oktober 2025. Operasi ini digelar untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor), kejahatan jalanan (street crime), premanisme, penganiayaan yang melibatkan oknum perguruan silat, serta penyalahgunaan senjata tajam.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polres Jember berhasil menempati peringkat ketiga di jajaran Polda Jawa Timur dalam hal pengungkapan kasus.

“Selama Operasi Sikat Semeru 2025, Polres Jember berhasil mengungkap 212 kasus dengan 89 tersangka,” ujar Kapolres Bobby.

Dari jumlah tersebut, 10 kasus merupakan Target Operasi (TO) dengan 11 tersangka, sementara 202 kasus lainnya non-TO dengan 78 tersangka. Adapun rincian pengungkapan kasus meliputi:

Pencurian: 21 kasus (10 tersangka)

Curanmor: 87 kasus (25 tersangka)

Curas: 9 kasus (2 tersangka)

Curang: 83 kasus (27 tersangka)

Street crime: 12 kasus (13 tersangka)

Penyalahgunaan senjata tajam: 12 kasus (12 tersangka)

Dari hasil operasi tersebut, polisi juga mengamankan 23 unit sepeda motor hasil kejahatan curanmor.

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menuturkan bahwa sejumlah kasus menonjol berhasil diungkap, termasuk kasus pencurian sepeda motor yang sempat viral di kawasan kampus. Dalam kasus ini, polisi menangkap empat tersangka utama dan satu penadah. Dari total 23 unit kendaraan yang dicuri, 15 unit telah berhasil ditemukan.

“Masyarakat yang merasa memiliki kendaraan tersebut kami imbau segera datang ke Polres Jember dengan membawa bukti kepemilikan,” kata Angga.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang melibatkan satu tersangka DPO yang baru berhasil diamankan. Tersangka diketahui beraksi bersama tiga orang lain, dua di antaranya telah menjalani hukuman sejak tahun lalu.

Petugas turut mengamankan satu pelaku kepemilikan senjata tajam di wilayah Kecamatan Jompo. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah celurit dan pisau di kendaraannya.

Kasus pencurian laptop yang sempat ramai di media sosial juga berhasil diungkap. Polisi menangkap satu tersangka beserta barang bukti laptop hasil curian dari kantor korban pada Kamis, 1 Mei 2025, sekitar pukul 02.30 WIB.

Kasus lainnya adalah penganiayaan berat di wilayah Semboro dengan motif cemburu. Pelaku menyerang siapa pun yang dianggap mirip dengan kekasih gelap istrinya.

Sementara itu, di wilayah Ambulu, polisi berhasil mengungkap kasus pencabulan dan pemerkosaan, dengan satu tersangka yang diketahui memiliki hubungan pribadi dengan korban, meski korban telah bersuami.

“Seluruh hasil pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polres Jember dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menekan angka kejahatan di wilayah hukum Jember,” pungkas Kapolres Bobby.

Reporter: Sofyan

Satgana PMI Jember bantu pencarian Siswa Hanyut

0

JEMBER, redaksi.co – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menerjunkan tim relawan bergabung dalam operasi pencarian seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dilaporkan hanyut terseret arus di Sungai Bedadung, pada Rabu (05/11/2025) sore.

PMI Jember mengirimkan personel dan perlengkapan untuk mendukung upaya proses pencarian. Dua satuan siaga bencana (Satgana) yang bergabung dengan unsur SAR gabungan diantaranya M. Faiturrahman dan Imam Rosyidi.

Keduanya bergabung dengan tim lainnya seperti Basarnas Pos SAR Jember, BPBD, TNI, Polri, dan berbagai komunitas relawan lainnya yang saat ini sudah melakukan proses pencarian.

“Untuk memperkuat tim gabungan dalam operasi pencarian, kami dari PMI Jember menerjunkan satu unit ambulan dan dua relawan kami yang saat ini sudah dilokasi,’ ujar Zainollah, SPd Ketua PMI Jember.

Hingga kamis sore proses pencarian masih berlangsung dilokasi dengan menyisir sepanjang aliran sungai bedadung yang tentunya juga pertimbangan kecepatan arus sungai dan titik rawan lainnya.

“kami dari PMI Jember mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai dengan arus deras,” tambah Zainollah. (*)

Siaga di Jam Rawan, Polisi Magetan Intensifkan Patroli malam Harkamtibmas

0

Redaksi.co, MAGETAN – Polres Magetan terus meningkatkan kegiatan patroli malam hari dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Magetan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat.

Kegiatan patroli dilaksanakan oleh Unit Patroli Polres Magetan di bawah kendali Pamapta serta Polsek jajaran dengan menyasar berbagai lokasi, mulai dari kawasan permukiman, obyek vital, hingga titik-titik rawan tindak kriminalitas dan kenakalan remaja. Petugas juga memantau lokasi yang kerap dijadikan ajang balap liar, konvoi kendaraan, maupun aktivitas mabuk-mabukan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, patroli juga difokuskan pada jam-jam rawan terjadinya tindak kejahatan malam hari, dengan rute patroli yang disesuaikan pada jalur utama maupun kawasan sepi pemukiman. Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir niat maupun kesempatan pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan perintah langsung Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa agar seluruh jajaran meningkatkan intensitas patroli malam hari.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres, seluruh Polsek jajaran diminta memperkuat patroli di jam-jam rawan, khususnya di lokasi yang berpotensi terjadinya tindak kriminalitas maupun kenakalan remaja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ipda Indra menambahkan bahwa patroli malam juga dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan dialogis kepada masyarakat, terutama kepada para remaja yang ditemui di lapangan. Tujuannya agar mereka tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kesempatan ini, Polres Magetan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat. Mari bersama-sama kita ciptakan Magetan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pesan Ipda Indra. (humas)

Polres Nganjuk dan Pemkab Turun ke SPBU, Tepis Isu “Motor Brebet” yang Viral di Medsos

0

 

Redaksi.co, NGANJUK – Menyikapi maraknya pemberitaan di media sosial terkait keluhan masyarakat tentang “motor brebet” setelah mengisi bahan bakar, Polres Nganjuk bersama Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan PT Pertamina melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Polres Nganjuk, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk memastikan kualitas dan distribusi bahan bakar di wilayah Kabupaten Nganjuk tetap sesuai standar, serta mencegah keresahan masyarakat akibat isu yang beredar.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim AKP Sukaca, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan di SPBU Bypass 54.644.25 Desa Ngrengket menunjukkan seluruh parameter BBM berada dalam batas aman.

“Dari pengecekan kadar air, takaran, hingga density BBM jenis Pertalite dan Pertamax, tidak ditemukan indikasi pencampuran air atau kotoran. Artinya, kualitas BBM di SPBU tersebut memenuhi standar Pertamina,” ujar AKP Sukaca.

Ia menambahkan, Polres Nganjuk bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan rutin ke seluruh SPBU di wilayah hukumnya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan transparan dan berkualitas.

Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T., yang turut hadir dalam pengecekan mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk respon nyata pemerintah terhadap keresahan masyarakat.

“Pemerintah daerah bersama Polres dan Pertamina memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan. Kami ingin masyarakat tenang dan yakin bahwa BBM yang mereka gunakan aman,” ungkap Trihandy.

Selain melakukan pengecekan manual menggunakan alat uji, tim gabungan juga memeriksa sistem digital Automatic Tank Gauge (ATG) untuk memantau volume dan stok BBM di tangki pendam SPBU secara otomatis.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya keluhan atau laporan konsumen terkait masalah “motor brebet” setelah mengisi bahan bakar di SPBU wilayah Kabupaten Nganjuk. Sinergi antara Polres, Pemkab, dan Pertamina akan terus diperkuat dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah.(acha)

Dikonfirmasi Soal Proyek Rp5 Miliar Ambrol, Dinas PU SDA Jatim Bungkam

0

LUMAJANG, redaksi.co – Pasca terbitnya pemberitaan terkait ambrolnya proyek irigasi senilai Rp5,13 miliar di Kabupaten Lumajang, redaksi media ini berupaya meminta klarifikasi resmi kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, selaku instansi pelaksana kegiatan.

Upaya konfirmasi dilakukan pada hari Jum’at 07 November 2025 melalui panggilan WhatsApp kepada pihak terkait di lingkungan UPT PSDA Wilayah Sungai Bondoyudo Baru, namun hingga berita ini diturunkan, panggilan hanya berdering tanpa ada respons.

Padahal, klarifikasi dari pihak dinas penting untuk menjawab pertanyaan publik terkait penyebab ambrolnya proyek yang baru selesai dikerjakan tersebut, serta siapa yang bertanggung jawab antara pihak kontraktor dan pejabat pembuat komitmen (PPK).

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas PU SDA Jatim terkait hasil monitoring dan evaluasi (monev) proyek tersebut, maupun langkah perbaikan yang akan dilakukan.

Sikap diamnya pihak dinas justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Apalagi proyek dengan nilai miliaran rupiah itu diduga dikerjakan tanpa pengawasan ketat, hingga akhirnya runtuh sebelum dimanfaatkan masyarakat.

Publik kini menanti transparansi dan tanggung jawab dari instansi terkait, apakah akan menindak tegas pihak pelaksana, atau justru membiarkan proyek ambrol ini menguap begitu saja.

Reporter: Sofyan

Baru Selesai, Proyek Irigasi Rp 5,1 Miliar di Lumajang Sudah Ambrol Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

0

LUMAJANG, redaksi.co – Miris! Proyek pemeliharaan jaringan irigasi senilai Rp 5,1 miliar di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, baru saja rampung dikerjakan namun sudah ambrol. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa pekerjaan tersebut tidak dilakukan secara profesional dan terkesan asal-asalan (06/11/2025).

Proyek tersebut berada di Desa Tekung, Kecamatan Yosowilangun, di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, dan dilaksanakan oleh CV. Bumi Lestarindo. Pekerjaan itu tercatat dengan Nomor Kontrak 000.3.3/1.02.0021/1372/104.6.07/2025, dengan nilai kontrak mencapai Rp 5.136.873.577, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025, dan memiliki masa pelaksanaan 180 hari kalender.

Namun fakta di lapangan berbicara lain. Berdasarkan pantauan media ini pada Minggu (2/11/2025), sejumlah titik pada plengsengan saluran irigasi tampak longsor dan runtuh ke aliran sungai. Kerusakan mencapai sekitar 25 meter dan terjadi tak lama setelah proyek dinyatakan selesai dikerjakan.

Kondisi itu sontak menuai kemarahan masyarakat yang menilai proyek bernilai miliaran rupiah tersebut tidak menunjukkan kualitas kerja yang layak.

“Uang rakyat miliaran kok hasilnya seperti ini? Baru selesai dikerjakan sudah ambrol. Ini jelas ada yang tidak beres! Pengawasan harusnya ketat, bukan asal tanda tangan saja,” ujar salah satu warga Yosowilangun dengan nada kesal, Kamis (6/11/2025).

Selain mutu pekerjaan yang dipertanyakan, masyarakat juga menyoroti minimnya transparansi proyek. Papan nama kegiatan di lokasi tidak memuat informasi lengkap seperti nama PPK, konsultan pengawas, volume pekerjaan, dan tanggal pelaksanaan. Padahal, aturan Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023 menegaskan bahwa informasi tersebut wajib dicantumkan demi keterbukaan publik.

Sementara itu, Rudi, perwakilan dari CV. Bumi Lestarindo, ketika dikonfirmasi media ini, membenarkan adanya ambrol di beberapa titik. Ia berdalih bahwa hal tersebut disebabkan oleh kondisi tanah yang kurang padat dan cuaca ekstrem saat pekerjaan berlangsung.

“Ambrolnya pekerjaan itu mungkin karena galian yang kurang padat, dan waktu itu kondisi cuaca memang kurang mendukung karena musim hujan. Kami juga diberi jeda waktu oleh dinas untuk melakukan perbaikan, karena ini masih masuk masa pemeliharaan,” jelasnya.

Meski begitu, alasan tersebut dianggap tidak cukup untuk menutupi lemahnya kualitas pelaksanaan. Dengan anggaran mencapai miliaran rupiah, masyarakat menilai proyek ini seharusnya dibangun dengan perhitungan teknis yang matang, bukan sekadar mengejar waktu penyelesaian.

Kini publik mendesak agar pihak pelaksana segera memperbaiki seluruh bagian yang rusak, sekaligus meminta aparat terkait melakukan audit teknis terhadap mutu pekerjaan.

“Kalau proyek semahal ini ambrol dalam hitungan minggu, patut dipertanyakan apakah pekerjaan ini benar-benar sesuai spesifikasi atau hanya asal jadi,” pungkas warga lainnya dengan nada tajam.

Reporter: Sofyan

BPBD Aceh Barat Tambah Empat Armada Baru, Perkuat Penanggulangan Bencana

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM menghadiri peusijuk sejumlah kendaraan baru Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Mako BPBD setempat pada Kamis 6/11/2025

Tarmizi mengatakan, ada sebanyak empat unit armada baru tambahan di BPBD Aceh Barat, tiga unit diantaranya adalah armada Damkar water supply dan satu unit beko loder.

“Beko Loder ini sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan banjir seperti yang terjadi kemarin di Suak Ujong Kalak, sebelumnya untuk membelah Suak Ujong Kalak dilakukan secara manual oleh masyarakat, dengan adanya beko loder ini maka akan mempermudah dan mempercepat proses tersebut,” kata Tarmizi.

Selanjutnya kata Tarmizi, untuk armada Damkar juga merupakan armada yangs angat dibutuhkan oleh BPBD Aceh Barat dalam melaksanakan tugas – tugas pemadaman kebakaran di seluruh wilayah di Aceh Barat.

“Insyaallah kita akan buka lagi pos di daerah Kecamatan Pante Ceureumen dan Kecamatan Sungai Mas, sehingga targetnya semua kecamatan sudah ada Damkar dan bisa membantu masyarakat jika ada kebakaran,” katanya.

Tarmizi menyebutkan, untuk saat ini jumlah armada Damkar milik BPBD Aceh Barat sudah mencukupi, meskipun demikian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan terus menambah armada – armada di BPBD.

“Walaupun sudah mencukupi kita akan tambah terus, kemudian ada yang sudah lama akan kita ganti dengan yang baru, armada Damkar ini harus baru semuanya tidak boleh yang bekas sebenarnya,” ujar Tarmizi.

Dengan adanya penambahan armada baru kata Tarmizi, maka petugas akan lebih maksimal dalam melakukan upaya penanganan kebakaran di seluruh wilayah Aceh Barat ****

“TIMUR” Iko Uwais Hadirkan Standar Baru Film Laga Indonesia

0

Redaksi.co, Jakarta | Uwais Pictures resmi meluncurkan trailer dan poster film “Timur” dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/11/2025). Didukung Bank Negara Indonesia (BNI), film ini menjadi debut penyutradaraan Iko Uwais sekaligus produksi perdana rumah produksinya.

“Timur bukan sekadar film laga, ini adalah standar baru untuk perfilman Indonesia,” ujar iko.

Dalam film ini, Iko berperan sebagai Timur, anggota pasukan khusus yang menjalankan misi berbahaya menyelamatkan sandera dari tangan Tobias (Arnold Kobogau) dan Frans (Macho Hungan). Trailer-nya menampilkan aksi brutal nan emosional dengan koreografi khas Uwais Team, memperlihatkan sisi manusiawi seorang prajurit yang berjuang menebus masa lalunya.

Poster resminya juga memikat menampilkan Timur di helikopter mengulurkan tangan kepada Apollo (Aufa Assagaf), menimbulkan pertanyaan tajam: siapa sebenarnya yang diselamatkan, dan dari apa?

Sebagai executive producer, Nagita Slavina menyebut proyek ini bukti bahwa film laga Indonesia bisa bersaing di level internasional.

“Timur bukan cuma tontonan seru, tapi juga karya berjiwa dan penuh visi,” ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas talenta, Timur diharapkan menghadirkan “aksi berkelas dan punya hati”, memadukan laga spektakuler, emosi, dan pesan kemanusiaan. Film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Desember 2025.

Jaksa Kawal Desa Pantau Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Jombang

0

JEMBER, redaksi.co – Program Jaksa Kawal Desa yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Jember terus melakukan pendampingan hukum sekaligus pemantauan penggunaan dana desa di wilayah Kecamatan Jombang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap desa mengelola dana desa secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (06/11/2025).

Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu pemerintah desa dalam memastikan tata kelola keuangan desa berjalan dengan baik.
“Pendampingan dari Jaksa Kawal Desa ini sangat membantu desa dalam pengelolaan administrasi dan pelaksanaan proyek pembangunan. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut agar desa-desa di Kecamatan Jombang dapat menjalankan programnya sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Jaksa Kawal Desa difokuskan pada pemantauan pelaksanaan keuangan desa, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan proyek, hingga pelaporan pertanggungjawaban. Melalui kegiatan ini, kepala desa dan perangkat desa mendapatkan pendampingan langsung agar pengelolaan dana desa berjalan sesuai regulasi dan terhindar dari penyimpangan.

Menurut Camat Faris, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Kejaksaan Negeri Jember, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Inspektorat Kabupaten Jember dalam mengawal penggunaan dana desa di tingkat kecamatan.
“Pelaksanaan kegiatan Jaksa Kawal Desa ini merupakan bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan keuangan di desa, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban, agar semua berjalan transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

Reporter: Sofyan