Beranda blog Halaman 443

Alexander Rikson Kabes Menang Pilkakam Tentreda: Bukti Dewasa Berdemokrasi di Fakfak

0

FAKFAK, Redaksi.co – Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai pelaksanaan pemilihan kepala kampung Tentreda, Distrik Kramongmongga, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Dalam pesta demokrasi yang berlangsung Rabu, 8/10/2025, warga secara bulat memilih Alexander Rikson Kabes sebagai Kepala Kampung Tentreda periode mendatang.

Informasi yang diterima media ini, Patris Heremba. S.H menjelaskan sejak pagi, warga berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara (TPS) dengan antusiasme tinggi. Jalanan kampung tampak ramai oleh aktivitas masyarakat yang datang dari berbagai dusun, membawa semangat untuk menyalurkan hak pilihnya. Suasana pemilihan pun terasa akrab dan hangat, warga saling berbagi makanan dan minuman, menjadikan momentum politik ini juga sebagai ajang kebersamaan dan gotong royong.

Pemilihan yang digelar secara terbuka dan demokratis ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain Plt Kepala Distrik Kramongmongga Drs. Miswanto, M.Si., Kepala KAPOSPOL Kramongmongga Aipda Sarifuddin, Babinkamtibmas Kampung Tentreda, serta Danpos Kramongmongga Yonif 410/Alugoro Letda Inf Jaya Ari Wibowo bersama jajaran. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen pemerintah dan aparat dalam memastikan proses pemilihan kepala kampung berlangsung aman, tertib, dan transparan.

Sebanyak empat kandidat terbaik kampung turut bersaing dalam pemilihan ini. Hasil akhir menunjukkan kemenangan Alexander Rikson Kabes, yang berhasil memperoleh suara terbanyak dengan rincian sebagai berikut:
No.Urut     Nama Kandidat            Jumlah Suara
1                Edowardus Heremba           21
2                Rolandi Patiran                      4
3                Jekson Heremba                  11
4              Alexander Rikson Kabes       34

Dari total 97 pemilih terdaftar, sebanyak 74 warga hadir menggunakan hak pilihnya, dengan 4 suara dinyatakan tidak sah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan, Fransiskus Kabes, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang tinggi.

“Pemilihan ini berjalan dengan tertib dan penuh rasa persaudaraan. Kami mengapresiasi seluruh warga yang sudah menjaga suasana tetap damai dan kondusif,” ujarnya.

Usai penghitungan suara dan penandatanganan berita acara hasil pemilihan, Alexander Rikson Kabes menyampaikan pidato kemenangan yang disambut tepuk tangan warga. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kampung Tentreda atas kepercayaan yang diberikan, serta mengajak seluruh pihak untuk bersatu membangun kampung Tentreda ke arah yang lebih baik.
“Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Kampung Tentreda. Mari kita jaga persatuan dan bekerja bersama demi kemajuan kampung yang kita cintai,” serunya.

Dengan terpilihnya Alexander Rikson Kabes, masyarakat Tentreda menaruh harapan besar akan lahirnya kepemimpinan yang mengedepankan gotong royong, keadilan, dan kesejahteraan bersama. Semangat kebersamaan yang terjalin selama proses pemilihan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Tentreda sebagai kampung yang maju, harmonis, dan sejahtera.

Pemkab Aceh Barat Rehab 42 Rumah Warga Tidak Layak Huni, Tersebar Di Sejumlah Kecamatan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat serius meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, Pemkab Aceh Barat menyalurkan bantuan dana rehabilitasi rumah bagi 42 unit rumah warga tidak layak huni yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan dan menyediakan hunian yang aman, sehat, serta layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, mengatakan bahwa program rehabilitasi rumah ini dilaksanakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) dengan dukungan dana dari APBK Aceh Barat Tahun 2025.

” Kita ingin masyarakat Aceh Barat tidak lagi tinggal di rumah yang rusak atau tidak layak huni. Tahun ini ada 42 rumah yang direhabilitasi, dan tahun depan kita akan lanjutkan dengan pembangunan rumah baru bagi warga kurang mampu,” ujar Bupati Tarmizi di Meulaboh, Rabu 8/10/25 di meulaboh.

Selain menyalurkan bantuan perumahan, kata Tarmizi, Pemerintah Aceh Barat juga menyiapkan program lanjutan berupa pembangunan rumah baru layak huni yang akan dimulai pada tahun 2026, dengan target awal lebih dari 100 unit rumah.

Tarmizi juga menjelaskan bahwa mekanisme bantuan dilakukan dengan sistem swakelola, di mana warga penerima manfaat ikut terlibat dalam proses pembangunan agar lebih efisien dan tepat sasaran.

“Kami memprioritaskan masyarakat miskin ekstrem, janda lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Harapannya, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang paling membutuhkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Tarmizi juga menyoroti persoalan lingkungan yang berpotensi mengancam pemukiman warga. Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana melakukan pembersihan dan normalisasi aliran Sungai Krueng Bubon di Kecamatan Bubon.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir musiman yang kerap melanda wilayah tersebut akibat pendangkalan sungai dan penumpukan sampah di aliran air.

” Kita telah menginstruksikan Dinas PUPR bersama camat dan perangkat gampong untuk segera melakukan survei dan pembersihan Krueng Bubon. Tujuannya agar aliran air kembali lancar dan tidak menggenangi permukiman warga saat musim hujan tiba,” ungkap Tarmizi.

Kata Tarmizi, Rencana normalisasi sungai ini akan melibatkan partisipasi masyarakat setempat, termasuk kelompok pemuda gampong, agar kegiatan pembersihan berlangsung efektif dan berkelanjutan.

Melalui dua program besar ini, peningkatan kualitas rumah dan pengendalian banjir, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap tercipta lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

” Membangun Aceh Barat bukan hanya soal infrastruktur besar, tapi juga soal kesejahteraan dasar rakyat. Rumah yang layak dan lingkungan yang aman adalah fondasi kesejahteraan itu,” tutup Bupati Tarmizi.

Salah satu warga Bubon, Abdullah (47), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat pemerintah.

” Kalau sungai dibersihkan, kami bisa lebih tenang. Setiap musim hujan, air sering meluap ke rumah. Mudah-mudahan ini jadi solusi permanen,” tutupnya ****

Dialog Terbuka, Bupati Fakfak Jawab Keluhan Mama-Mama Pasar Rakyat Thumburuni.

0

Fakfak, Redaksi.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., menanggapi langsung aksi protes yang dilakukan oleh Mama-Mama pedagang Pasar Rakyat Thumburuni, di kantor Bupati Fakfak, Rabu (8/10/2025). Aksi tersebut muncul sebagai reaksi atas langkah penertiban pedagang yang selama ini berjualan di luar area pasar.

Dalam dialog terbuka bersama para pedagang, Bupati Fakfak menjelaskan bahwa penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menata kawasan pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi semua pihak, terutama Mama-Mama Papua.

“Komitmen saya sejak awal adalah jangan lagi Mama-Mama Papua jual di luar. Semua harus di dalam. Biar hujan panas, tetap di dalam,” tegas Bupati di hadapan para pedagang.

Menurutnya, pembangunan pasar baru dengan banyak meja bantu dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan kesetaraan bagi para pedagang, sehingga tidak ada lagi perbedaan antara pedagang Papua dan non-Papua.

“Saya tidak mau ada lagi orang bicara bahwa Mama-Mama Papua jual di luar, sementara yang lain di dalam. Semua harus diatur dengan adil,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa dirinya telah memerintahkan Satpol PP serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memastikan seluruh pedagang berjualan di dalam area pasar. Bagi Mama-Mama Papua yang belum mendapatkan meja bantu, Bupati memberikan solusi agar mereka bisa berjualan di area pintu masuk pasar.

“Kalau tidak dapat meja bantu, kamu jejer di pintu masuk dan jual di situ. Tapi jangan lagi di luar. Kalau nanti tidak cukup tempat, saya akan pikirkan lokasi khusus untuk Mama-Mama dari kampung-kampung,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk mempersulit pedagang, tetapi justru untuk memberikan kenyamanan, ketertiban, dan kesempatan yang sama bagi seluruh warga Fakfak.

“Saya buat pasar ini supaya Mama-Mama tidak lagi kena panas dan hujan. Semua harus jual di tempat yang layak. Itu tanggung jawab saya sebagai Bupati,” tutupnya.

Dengan penjelasan tersebut, Bupati berharap para pedagang dapat memahami kebijakan pemerintah dan mendukung penataan Pasar Thumburuni demi kepentingan bersama.

DUKUNGAN PLTU JERANJANG BERSAMA MITRA KERJA SONI CANDRA DERMAWAN UNTUK MASJID NURUL ISLAM

0

DUKUNGAN PLTU JERANJANG BERSAMA MITRA KERJA SONI CANDRA DERMAWAN UNTUK MASJID NURUL ISLAM

Redaksi.Co Lombok Barat, 8 Oktober 2025
Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pimpinan PT. Candra Wijaya Utama (CWU), Soni Candra Dermawan, yang merupakan salah satu mitra kerja PLTU Jeranjang. Pada kesempatan ini, beliau menyerahkan hibah tanah yang akan dimanfaatkan untuk akses jalan menuju kuburan umum Dusun Jeranjang.

Sambutan bpk soni

Acara penyerahan berlangsung di Dusun Jeranjang, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, disaksikan oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Islam Haji Hasbi, Kepala Dusun Jeranjang Ashanudin, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pemuda. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata apresiasi atas kontribusi sosial yang diberikan.

Penyeraham sumbangan Rp.25.000.000

Selain hibah tanah, Soni Candra Dermawan juga menyerahkan uang sadaqah sebesar Rp25.000.000. Bantuan ini merupakan kali kedua yang diberikan kepada Masjid Nurul Islam setelah sebelumnya menyumbang jumlah yang sama. Dengan demikian, total dana yang telah diserahkan mencapai Rp50.000.000.

Manager PT.cwu ruang lingkup PLTU

Dalam sambutannya, Soni Candra Dermawan menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk nazar pribadi yang kini telah ia tunaikan sepenuhnya.

Warga yg hadir

“Alhamdulillah, nazar saya sudah lunas. Semua ini tidak terlepas dari dukungan dan keberkahan yang Allah titipkan melalui kerja sama dengan PLTU Jeranjang. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran PLTU, baik manajemen maupun para pegawai, yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan usaha saya. Berkat PLTU Jeranjang, saya bisa menunaikan janji saya kepada masyarakat, khususnya untuk Masjid Nurul Islam yang kita cintai ini,” ujar Soni penuh haru.

PLTU Jeranjang selama ini dikenal bukan hanya sebagai pusat energi listrik, melainkan juga sebagai salah satu motor penggerak pembangunan sosial di Lombok Barat. Dukungan terhadap masyarakat sekitar, baik melalui mitra kerja maupun program sosial perusahaan, menjadi bukti komitmen PLTU Jeranjang untuk tumbuh bersama warga.

Momentum ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara perusahaan besar, mitra kerja, dan masyarakat dapat melahirkan manfaat luas. Hibah tanah dan sadaqah yang diberikan untuk Masjid Nurul Islam menjadi bukti kepedulian bersama yang diharapkan memberi dampak positif jangka panjang.

Sumber: Redaksi.co
Read: Abach Uhel

Pemkab Fakfak Siapkan Lahan untuk BMKG, Dukung Pengembangan Bandara Siboru dan Investasi Migas.

0

Fakfak, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan keseriusannya dalam mendukung pengembangan Bandara Siboru sebagai bagian dari persiapan menghadapi investasi besar di sektor minyak dan gas (migas). Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyiapkan lahan bagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk pembangunan kantor dan perumahan di kawasan sekitar bandara.

Dalam sesi wawancara, Samaun Dahlan menjelaskan bahwa selama ini BMKG kantornya masih diluar. Karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah untuk memastikan lembaga tersebut memiliki fasilitas sendiri di area bandara.

“Selama ini kantor BMKG masih diluar. Oleh karena itu, kami melakukan rapat kordinasi agar BMKG bisa memiliki kantor di sekitar bandara Siboru. Alat-alatnya tetap terpasang di dalam bandara, tapi untuk perumahan kami siapkan di luar kawasan agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan,” ujar Bupati Samaun.

Ia menegaskan bahwa penyiapan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah sebagai syarat utama agar pemerintah pusat melalui APBN dapat mengucurkan dana pembangunan.

“Yang jelas, tanggung jawab pemerintah daerah adalah menyiapkan lahan. Karena dana dari pusat hanya bisa turun kalau lahannya sudah siap. Kalau hal itu sudah ada, pembangunan pasti dilakukan,” tegasnya.

Dalam rapat bersama instansi terkait, Bupati juga telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) untuk segera berkoordinasi dengan pemilik hak ulayat guna mempercepat proses pembebasan dan sertifikasi lahan.

“Saya sudah perintahkan Lingkungan Hidup dan Pertanahan untuk berkoordinasi dengan pemilik hak ulayat agar lahan bisa dibebaskan. Kalau lahannya masuk kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), kita akan dorong untuk disertifikatkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Bupati Samaun menuturkan bahwa penataan kawasan Bandara Siboru menjadi prioritas karena rencana pengembangannya akan mencakup perpanjangan dan pelebaran landasan, serta pembangunan infrastruktur pendukung skala besar yang terintegrasi dengan proyek migas dan transportasi udara.

“Target kami jelas: memperpanjang dan melebarkan landasan, serta menyiapkan infrastruktur besar yang akan menunjang kegiatan minyak dan gas. Ini semua sedang kami siapkan dari sekarang,” katanya.

Bupati menutup dengan menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pengembangan Bandara Siboru merupakan bagian dari strategi besar membangun daya dukung ekonomi Fakfak.

“Perhatian pemerintah terhadap Bandara Siboru adalah perhatian yang serius. Kita harus menata dari sekarang agar Fakfak siap menghadapi investasi besar yang akan masuk,” tandasnya

Rumah Hukum Indonesia Resmi Laporkan Oknum Ketua DPC IKADIN Ketapang Ke Polda Kalbar.

0
Rumah Hukum Indonesia

PONTIANAK – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rumah Hukum Indonesia Kabupaten Ketapang, Ahmad Upin Ramadan, resmi mengambil langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang menyeret namanya dan didampingi langsung oleh Kepala DPP Biro Hukum Indonesia, AKP (P) Dr. Dalan Ersada Bangun, S.H., M.H., CFLA., CLA., CPLA., CPS. Laporan tersebut telah disampaikan langsung ke Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat pada Senin, 6 September 2025.

Dalam keterangannya kepada awak media, Ahmad Upin menjelaskan bahwa laporan tersebut dibuat berdasarkan sejumlah ketentuan hukum, antara lain Pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kami sudah menyerahkan seluruh bukti yang kami miliki kepada pihak Polda Kalimantan Barat. Langkah ini kami ambil sebagai bentuk penegasan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada kami oleh pihak tertentu, termasuk oknum pengurus DPC IKADIN Kabupaten Ketapang, tidak berdasar dan sama sekali tidak benar,” tegas Ahmad Upin Ramadan.

Lebih lanjut, Ahmad Upin menegaskan bahwa Rumah Hukum Indonesia bukanlah lembaga sembarangan, melainkan bagian dari pembinaan resmi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

“Rumah Hukum Indonesia memiliki legitimasi dan binaan langsung dari Kemenkumham. Kami bekerja untuk memberikan edukasi dan perlindungan hukum kepada masyarakat, bukan sebaliknya. Karena itu, kami merasa perlu menjaga marwah lembaga dari segala bentuk fitnah dan tuduhan tidak berdasar,” ujarnya.

Langkah hukum yang diambil ini, menurutnya, bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk menjaga kredibilitas lembaga dan menegakkan prinsip keadilan. Ia menilai bahwa setiap tuduhan yang disebarluaskan tanpa dasar jelas dapat menciderai kehormatan serta profesionalitas lembaga hukum.

“Kami percaya pihak kepolisian akan memproses laporan ini secara profesional dan proporsional. Hukum harus menjadi panglima, bukan opini,” tutupnya.

Menariknya, dalam pelaporan tersebut, Ahmad Upin Ramadan turut didampingi langsung oleh Kepala DPP Biro Hukum Indonesia, AKP (P) Dr. Dalan Ersada Bangun, S.H., M.H., CFLA., CLA., CPLA., CPS.

Dr. Dalan Ersada Bangun dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pihak kepolisian harus bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus ini, mengingat persoalan tersebut telah mencoreng nama baik lembaga hukum yang memiliki legitimasi resmi dari negara.

“Kami berharap kepada aparat kepolisian agar benar-benar menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Setiap tuduhan yang tidak berdasar harus dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Dr. Dalan.

Ia juga mengimbau kepada oknum pengurus DPC IKADIN Kabupaten Ketapang agar bersikap profesional serta menjunjung tinggi etika profesi sebagai penegak hukum, demi menjaga marwah dan integritas lembaga hukum di Indonesia.

Dengan adanya pelaporan resmi ini, pihak Rumah Hukum Indonesia berharap kasus ini dapat segera menemukan titik terang, sekaligus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik dan tidak mudah menyebarkan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bansos BBM Tahap Pertama Tahun 2025 Kepada Abang Becak,

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat salurkan bantuan sosial BBM tahap pertama tahun 2025 kepada abang becak. Selasa 7/10/2025

Bantuan ini diberikan kepada 180 abang becak yang tersebar di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Masing-masing penerima akan memperoleh bantuan senilai Rp600.000 selama enam bulan, dengan nominal Rp100.000 per bulan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Barat melalui Kepala Dinas Sosial, Mulyadi, S.Hut., M.Si, di kantor Dinas Sosial setempat.

Mulyadi menjelaskan, penyaluran bantuan ini tidak dilakukan secara tunai, melainkan melalui ATM Bank Syariah Indonesia (BSI). Para penerima dapat menggunakan kartu tersebut untuk menebus BBM di SPBU yang telah bekerja sama di wilayah Meulaboh.

“Untuk hari ini, kita mulai proses pembukaan rekening dan pembuatan ATM bagi 60 orang penerima. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan hingga seluruh penerima terdaftar,” ujar Mulyadi.

Ia menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para abang becak yang menjadi tulang punggung keluarga dan sangat bergantung pada BBM untuk mencari nafkah.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu bapak-bapak pendayung becak dalam mencari rezeki sehari-hari,” pungkasnya.

Program bantuan BBM ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap sektor transportasi rakyat, sekaligus wujud nyata komitmen Bupati dalam menjalankan janji 100 hari kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil ****

Bupati Beri Kuliah Perdana : Inspirasi Perjalanan Hidup Menuju Pendidikan dan Kesehatan Gratis

0

Fakfak, Redaksi.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., memberikan kuliah perdana yang sarat makna dan inspirasi kepada mahasiswa STIA ASY-SYAFI’IYAH FAKFAK,Selasa/7/10/2025.

Dalam penyampaian materinya, Bupati berbagi kisah pribadi yang menjadi sumber motivasi lahirnya berbagai program pro-rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan.

Bupati mengungkapkan, gagasan mengenai pendidikan gratis dan layanan kesehatan tanpa biaya bukan sekadar kebijakan, tetapi berawal dari pengalaman hidupnya sendiri. Ia menceritakan, ide tersebut lahir dari perenungan dan pengalaman ketika masih menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten FAKFAK dan sempat tinggal di torea (Dekat asrama haji).

“Setiap pagi, sekitar pukul enam lewat tiga puluh, sudah ada lima sampai sepuluh orang yang datang menunggu saya, bahkan hingga di kantor. Ketika saya tanya apa yang mereka butuhkan, ternyata hanya dua hal penting yang menjadi harapan mereka yaitu biaya pendidikan untuk anak sekolah dan biaya kesehatan untuk keluarga yang sakit” ungkap Bupati.

Lebih jauh, ia juga menuturkan pengalaman yang membekas dalam ingatannya. Mereka datang memohon bantuan agar anak-anaknya dibeli sepatu sekolah, membantu membayar SPP, dan membantu menanggung biaya pengobatan keluarga yang sakit.

“Dari situ saya berpikir, jika suatu saat saya diberi jalan menjadi pemimpin, maka dua hal pertama yang harus saya perjuangkan adalah pendidikan gratis bagi seluruh anak dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat,” tegasnya.

Sejak menjabat sebagai Bupati, Samaun Dahlan telah menjalankan sejumlah program nyata di bidang pendidikan dan kesehatan. Salah satunya adalah pembagian pakaian seragam sekolah gratis bagi para pelajar di tingkat SD, SMP dan SMA serta berobat gratis di RSUD Fakfak.

Melalui kuliah perdana ini, Bupati berharap generasi muda Fakfak dapat belajar bahwa perubahan besar berawal dari keberanian, tekad, dan niat tulus untuk berbuat baik. Ia juga mendorong para pelajar agar menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk membangun masa depan Fakfak yang lebih maju dan sejahtera.

Pemdes Kutai Donok Gelar Musdes RKP Desa TA 2026 Berjalan dengan sukses

0

Pemdes Kutai Donok Gelar Musdes RKP Desa TA 2026 Berjalan dengan sukses

 

Lebong-Redaksi.co Pemerintah Desa (Pemdes) Kutai Donok, Kecamata Lebong selatan, Kabupaten Lebong bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Selasa, (07/10/2025), secara resmi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang berfokus pada Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Acara penting ini dilangsungkan di Balai Desa kutai donok.

Musdes RKPDes ini menjadi forum strategis yang melibatkan berbagai pihak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan kecamatan Lebong slatan,tenaga ahli, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, perwakilan dari BUMDes, serta sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Tokoh Agama, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam merencanakan masa depan desa.

 

Kepala desa kutai donok,(VIKY ANUARI) menjelaskan bahwa Musdes ini merupakan tahapan krusial dalam perencanaan pembangunan desa.

 

“Tujuan Musdes ini adalah untuk menentukan arah kebijakan Pemerintah Desa, baik dalam sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, ataupun penyelenggaraan pemerintahan yang akan dilaksanakan tahun 2026,ungkap VIKY ANUARI

 

Ia juga menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. kepala desa menambahkan, dalam forum tersebut, perwakilan masyarakat dari setiap dusun di Desa kutai donok secara aktif menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan desa untuk tahun 2026 mendatang.

 

“Usulan-usulan tersebut mencakup sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, kesehatan, pengembangan ekonomi desa, hingga bidang pendidikan seperti pembentukan yg lain-lain, ataupun penyelenggaraan pemerintah,” paparnya.

 

Lebih lanjut kepala desa kutai donok menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdes ini berlandaskan pada regulasi yang berlaku, yaitu Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pembangunan Desa dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musdes ini diharapkan dapat menjaring aspirasi dan menyusun skala prioritas program pembangunan yang selaras dengan visi dan misi Desa kutai donok, serta potensi dan kebutuhan masyarakat.

 

Pemdes kota donok sangat menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan ini. Harapannya, hasil pembangunan akan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh warga.

 

Melalui Musdes ini, Pemdes kutai donok menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Semua aspirasi yang terkumpul akan menjadi landasan kuat untuk menentukan arah pembangunan di tahun 2026, demi Desa kutai donok yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Terpantau, jalannya Musdes berlangsung lancar, diwarnai dengan interaksi komunikasi, diskusi, dan pertukaran ide yang konstruktif di antara para peserta.

 

Rilis CIKAK S,A

Jaga Ketahanan Pangan, Koptu Anwar Tanjung Babinsa Koramil 08 Kemiri Ajak Warga Tanam Jagung

0

PURWOREJO || Redaksi.co — Demi menjaga ketahanan pangan, Babinsa Koramil 08/Kmr Koptu Anwar bersama Bhabinkamtibmas membantu petani menanam jagung di Desa Kaliglagah Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Selasa 7/10/2015.

Di sela-sela kesibukannya, Koptu Anwar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sehingga terjalin sinergitas untuk meningkatkan capaian pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang optimal.

“Dengan pertumbuhan pertanian yang baik akan menghasilkan peningkatan produksi pangan yang berkualitas guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Danramil ramil 08/Kemiri Kapten Cpl Arief bakhtiar menyebut bahwa bantuan serta perhatian Babinsa tersebut mampu membantu pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan di wilayah binaan. Tidak hanya jagung, tetapi tanaman pangan yang lain, seperti padi dan komoditas lainnya.

“TNI melalui Babinsa akan terus ditingkatkan dalam memberikan dukungan serta semangat kepada petani untuk menanam jagung seperti sekarang ini demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Sumber: Koramil 08 Kemiri