Rabu, April 1, 2026
Beranda blog Halaman 120

Ketua Umum YPTKIS Desak Presiden Cabut Moratorium Penempatan PMI ke Timur Tengah

0

Ketua Umum YPTKIS Desak Presiden Cabut Moratorium Penempatan PMI ke Timur Tengah

MATARAM –  Redaksi.Co Ketua Umum Yayasan Peduli Tenaga Kerja Indonesia (YPTKIS), Henly Sunardi, menyampaikan pandangannya terkait kebijakan moratorium penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara-negara Timur Tengah sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015.

Menurut Henly, kebijakan tersebut perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi sosial dan ketenagakerjaan yang terjadi saat ini, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah pengirim PMI.

Ia menyampaikan bahwa dalam praktiknya, minat masyarakat untuk bekerja di kawasan Timur Tengah masih cukup tinggi. Oleh karena itu, penutupan jalur penempatan resmi dinilai perlu dikaji kembali agar tidak menimbulkan dampak lanjutan yang tidak diharapkan.

Pandangan kami, perlu ada kajian ulang terhadap moratorium ini. Bukan semata-mata soal membuka atau menutup penempatan, tetapi bagaimana negara dapat menghadirkan mekanisme perlindungan yang lebih efektif dan terukur,” ujar Henly.

Henly menekankan bahwa YPTKIS tidak mendorong pembukaan penempatan tanpa regulasi. Sebaliknya, pihaknya mendorong agar jika penempatan kembali dibuka, hal tersebut dilakukan melalui sistem yang jelas, terawasi, dan berbasis aturan resmi.

Beberapa hal yang menurutnya dapat dipertimbangkan antara lain penerbitan regulasi teknis penempatan yang transparan, penerapan sistem satu kanal, serta penguatan kerja sama bilateral dengan negara tujuan penempatan untuk menjamin pemenuhan hak dasar PMI.

Terkait posisi Pemerintah Provinsi NTB, Henly berharap agar pemerintah daerah dapat menyampaikan aspirasi dan masukan kebijakan kepada pemerintah pusat sesuai kewenangannya, sebagai bagian dari upaya perlindungan warga daerah yang bekerja di luar negeri.

Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memberikan masukan kebijakan. Harapannya, setiap kebijakan nasional yang diambil benar-benar mempertimbangkan kondisi daerah pengirim PMI,” tambahnya.

YPTKIS berharap evaluasi kebijakan moratorium dapat dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sehingga tujuan utama perlindungan PMI dapat tercapai secara optimal.

Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Reporter : Abach Uhel

Tim Gabungan TNI–Polri Perketat Pengamanan Wisata Pantai Pancer Jelang Natal dan Tahun Baru

0

JEMBER,redaksi.co – Dalam rangka perayaan Hari Raya Natal dan menjelang Tahun Baru, tim gabungan TNI dan Polri bersinergi melakukan pemantauan serta pengamanan di kawasan wisata Pantai Pancer, Kabupaten Jember. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan selama masa libur akhir tahun (25/12/2025).

Pengamanan terpadu ini melibatkan personel TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, serta jajaran Polri. Seluruh unsur melaksanakan patroli gabungan di area pantai, jalur masuk wisata, serta titik-titik keramaian guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan, dan risiko kecelakaan laut yang cenderung meningkat saat libur panjang.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Puger, Kabupaten Jember, Lettu Laut (P) Dedi Nugraha, A.Md, menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL difokuskan pada pengawasan wilayah pesisir dan perairan laut Pantai Pancer.

“Kami dari TNI AL melakukan pemantauan intensif di wilayah pesisir dan laut untuk mengantisipasi potensi gelombang tinggi serta memastikan keselamatan para wisatawan. Kami juga terus bersinergi dengan TNI AD dan Polri agar pengamanan berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain pengawasan, petugas gabungan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap mematuhi aturan keselamatan. Wisatawan diingatkan untuk tidak berenang terlalu ke tengah, memperhatikan rambu peringatan, serta segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami situasi berbahaya.
Sementara itu, personel TNI Angkatan Darat bersama Polri berperan dalam pengamanan jalur darat, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan area parkir dan fasilitas umum. Kehadiran TNI AD dinilai mampu memperkuat pengamanan di titik-titik rawan kepadatan pengunjung.

Dengan sinergi lintas instansi TNI dan Polri ini, diharapkan suasana libur Natal dan Tahun Baru di kawasan wisata Pantai Pancer dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mengutamakan keselamatan selama menikmati libur akhir tahun.

Reporter: Sofyan

Gus Fawait: 82 Ribu Pekerja Rentan Terlindungi, Jember Catat Sejarah Baru Pembangunan 2025

0

JEMBER, redaksi.co – Bupati Jember Gus Fawait menegaskan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap petani dan pekerja rentan melalui berbagai program strategis yang direalisasikan sepanjang tahun 2025. Komitmen tersebut disampaikan saat Launching Program Lingkaran Cinta dan Cinta Petani di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Senin (22/12/2025) siang.

Gus Fawait menyebut, realisasi pembangunan tahun 2025 menjadi yang terbesar dalam empat dekade terakhir dan menorehkan sejarah baru bagi Kabupaten Jember, terutama dalam sektor perlindungan sosial dan pertanian.

Salah satu capaian utama adalah jaminan perlindungan sosial bagi puluhan ribu pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah daerah secara penuh menanggung iuran kepesertaan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Pada 2025 ini, Jember mencatat angka partisipasi perlindungan sosial terbesar dalam tiga tahun terakhir. Total ada 82.093 pekerja yang iurannya dibayarkan oleh Pemkab Jember,” ujar Gus Fawait.

Puluhan ribu penerima manfaat tersebut meliputi 40.300 buruh tani, 19.474 pekerja sosial keagamaan, 10.000 petani pangan dan hortikultura, 9.484 pekerja rentan desa, 2.000 nelayan tangkap, serta ratusan pedagang keliling.

Hingga 10 Desember 2025, total dana manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang terserap telah mencapai Rp17,8 miliar dan diproyeksikan meningkat hingga Rp20 miliar pada akhir tahun.

Selain perlindungan sosial, Gus Fawait juga menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi sektor pertanian. Ia menargetkan Jember kembali menjadi lumbung pangan utama di Jawa Timur.

“Hampir 70 persen infrastruktur pertanian kita sebelumnya rusak. Fokus kami jelas, memperbaiki yang rusak dan memperkuat petani dengan alat produksi yang modern,” tegasnya.

Berbagai bantuan sektor pertanian telah direalisasikan, mulai dari 169 unit mesin pra-panen dan 111 unit mesin pasca-panen, 644 ton pupuk, 8.728 bibit hortikultura, 33.800 bibit perkebunan, hingga dukungan untuk 24.292 hektare tanaman pangan. Total nilai bantuan mencapai Rp73,5 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat dan daerah.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Gus Fawait mengaku aktif melobi pemerintah pusat. Ia menyebut kebutuhan anggaran perbaikan jalan di Jember diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu berat. Karena itu, konektivitas Bandara Jember sangat penting agar koordinasi dengan pemerintah pusat berjalan cepat demi membawa anggaran pembangunan ke daerah,” jelasnya.

Gus Fawait optimistis pembangunan sektor pangan dan infrastruktur akan semakin masif pada 2026, sejalan dengan visi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami tidak hanya menyampaikan rencana, tetapi menunjukkan bukti. Jember harus maju dan semakin sejahtera,” pungkasnya.

Reporter: Sofyan

Polda Malut Hadirkan Layanan Kesehatan di Pelabuhan Ferry Sofıfi Saat Operasi Lilin Kie Raha 2025

0

REDAKSI. CO – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan pelaksanaan Operasi Lilin Kie Raha 2025, Subsatgas Dokkes Polda Maluku Utara melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat serta personel yang bertugas, bertempat di Posko Kesehatan Pelabuhan Ferry Sofifi, Rabu, (24/12).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan ringan, serta konsultasi kesehatan.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima selama melaksanakan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Subsatgas Dokkes merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kesiapan personel di lapangan.

“Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk memastikan personel yang bertugas dalam Operasi Lilin Kie Raha 2025 tetap sehat dan siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat yang berada di pelabuhan juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan,” ujar kabid humas.

Ia menambahkan, Polda Maluku Utara terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan Operasi Lilin, guna menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kapolda Maluku Utara Pimpin Pantukhir, 105 Casis Bintara Brimob Polri Lulus*  

0

REDAKSI. CO – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., memimpin langsung pelaksanaan Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu (23/12).

Sidang Pantukhir merupakan tahapan akhir dalam rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri yang bertujuan untuk menentukan calon anggota Bintara Brimob Polri yang dinyatakan lulus terpilih. Kegiatan ini dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, serta berpedoman pada prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Dalam pelaksanaannya, Kapolda Maluku Utara menegaskan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan secara profesional dan bebas dari praktik penyimpangan, guna menghasilkan personel Brimob Polri yang memiliki integritas, kemampuan fisik dan mental yang prima, serta siap menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sidang diikuti oleh panitia seleksi serta pejabat terkait di lingkungan Polda Maluku Utara, di antaranya Irwasda Polda Malut, Karo SDM Polda Maluku Utara, para direktur fungsi, dan unsur pengawas internal. Pada kesempatan tersebut, dilakukan pembobotan serta uji petik terhadap nilai hasil seleksi sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian proses seleksi.

Berdasarkan hasil Sidang Pantukhir, dari 105 calon siswa (casis) Bintara Brimob Polri, seluruhnya dinyatakan lulus terpilih, dan selanjutnya akan mengikuti tahapan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pelaksanaan Sidang Pantukhir ini, Polda Maluku Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri dalam rangka mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, dan dipercaya dan masyarakat.

Libur Natal 2025, Dufan Tetap Jadi Favorit Wisata Keluarga

0

Redaksi.co, Jakarta | Momen libur Natal 2025 dimanfaatkan banyak warga untuk berwisata, dan Dunia Fantasi (Dufan) Ancol kembali menjadi salah satu tujuan utama. Sejak pagi, antrean pengunjung terlihat mengular di pintu masuk, didominasi keluarga yang datang dari wilayah Jabodetabek hingga luar kota.

Berbeda dari hari biasa, suasana Dufan terasa lebih hidup dengan sentuhan dekorasi Natal yang tersebar di berbagai area. Ornamen bernuansa merah dan hijau, serta alunan musik Natal, menciptakan suasana liburan yang hangat dan menyenangkan. Banyak pengunjung memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan foto bersama keluarga.

Dari sisi wahana, hampir seluruh permainan favorit beroperasi normal. Wahana ekstrem seperti Halilintar, Tornado, dan Hysteria tetap menjadi magnet utama, sementara area keluarga seperti Istana Boneka dan Bianglala ramai dipenuhi anak-anak. Beberapa pengunjung mengaku rela mengantre lebih lama demi merasakan atmosfer Natal yang berbeda di Dufan.

“Sengaja datang saat Natal karena suasananya beda. Ramai, tapi masih bisa dinikmati,” kata Andi, pengunjung yang datang bersama keluarganya.

Pengelola Dufan mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan menyiagakan petugas tambahan di area wahana dan jalur antrean. Sejumlah papan informasi dan pengumuman rutin dilakukan untuk membantu pengunjung mengatur waktu bermain. Area istirahat dan kuliner juga menjadi titik favorit, terutama saat jam makan siang.

Menjelang sore hingga malam, suasana Dufan semakin ramai. Lampu-lampu dekorasi mulai dinyalakan, menambah kesan meriah di seluruh kawasan taman hiburan. Beberapa pertunjukan hiburan turut digelar sebagai pelengkap pengalaman liburan Natal.

Hingga akhir libur Natal, Dufan diprediksi masih akan dipadati pengunjung. Bagi banyak keluarga, berlibur ke taman hiburan ini sudah menjadi tradisi tahunan untuk menutup momen Natal dengan kebersamaan dan keceriaan.

Gubernur Kalbar Resmi Tetapkan UMK dan UMSK Bengkayang 2026

0

Bengkayang, Kalbar – Redaksi.co  Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bengkayang Tahun 2026 resmi ditetapkan sebesar Rp 3.252.580, atau mengalami kenaikan sebesar 6,215 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1355/NAKERTRAN/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Selain itu, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) sektor Perkebunan Sawit dan Pengelolaan CPO ditetapkan sebesar Rp 3.520.700 sebagaimana diatur dalam SK Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1356/NAKERTRAN/2025 tentang Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Kenaikan UMK Kabupaten Bengkayang Tahun 2026 tersebut didasarkan pada formulasi perhitungan upah minimum, dengan angka inflasi diambil dari daerah terdekat, yakni Kota Singkawang sebesar 1,94 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 4,75 persen, serta nilai alfa sebesar 0,9. Dari perhitungan tersebut, kenaikan UMK Bengkayang ditetapkan sebesar Rp 190.319,46.

Penetapan UMK dan UMSK ini merupakan hasil usulan Dewan Pengupahan Kabupaten Bengkayang yang sebelumnya melaksanakan rapat pada 19 Desember 2025, melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.

Ketua DPC HUKATAN KSBSI Kabupaten Bengkayang, Reza Satriadi, yang juga merupakan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bengkayang, menyampaikan bahwa penetapan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja di daerah tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Koperasi, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bengkayang, Markus Dalon, atas peran aktif dalam memfasilitasi proses pembahasan Dewan Pengupahan.
Selain itu, apresiasi disampaikan kepada Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, atas dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam mengawal kebijakan pengupahan, serta kepada Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang telah menetapkan UMK dan UMSK Kabupaten Bengkayang Tahun 2026 melalui Surat Keputusan Gubernur.

Reza menegaskan bahwa UMK dan UMSK ini berlaku bagi pekerja dengan masa kerja 0–1 tahun. Sementara itu, bagi pekerja dengan masa kerja di atas 1 tahun, perusahaan wajib menyusun dan menerapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan penetapan ini, diharapkan seluruh perusahaan di Kabupaten Bengkayang dapat melaksanakan ketentuan upah minimum dan upah sektoral secara konsisten demi menciptakan hubungan industrial yang adil dan berkeadilan.

(Sumber:Reza)

(Publish: Julfiansyah)

Perjuangan Desa Muaro Cuban Mengangkat Pondok Buluh Bukit Rayo ke Level Nasional

0

Jakarta,Redaksi.Co– Pemerintah Desa Muaro Cuban, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, menggelar Pesta Rakyat dan syukuran di kawasan Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo sebagai ungkapan rasa syukur atas berbagai prestasi nasional yang berhasil diraih. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry, unsur Forkopimda, anggota DPRD, jajaran OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, pegiat pariwisata, Ketua Umum Aliansi jurnalis Bersatu (AJB) ,sekaligus Ketua Umum PORCIN
(Porum Rakyat Cinta Negri) Andi Mulyati Pananrangi, serta masyarakat dari berbagai daerah.
Kepala Desa Muaro Cuban, Julius, S.E., dalam sambutannya menyampaikan refleksi perjalanan desa dalam membangun Pondok Buluh Bukit Rayo sebagai destinasi wisata unggulan. Ia mengungkapkan bahwa sejak mulai menjabat pada 1 Januari 2023, dirinya membawa visi perubahan dengan menjadikan Bukit Rayo dan Pondok Buluh sebagai penggerak ekonomi desa.
“Di awal pembangunan, yang mendukung hanya sekitar 10 persen. Selebihnya mencemooh. Namun kami perangkat desa bertekad membuktikan bahwa desa mampu mengelola potensi secara bertanggung jawab,” ujar Julius.
Dengan keterbatasan anggaran desa, pembangunan wisata Pondok Buluh dimulai pada 2023 dengan dana sekitar Rp100 juta dari APBDes. Seiring waktu, total investasi pengembangan mencapai sekitar Rp400 juta. Dalam kurun dua tahun, Wisata Pondok Buluh telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Muaro Cuban.

Julius menyebutkan, aset tetap desa kini tercatat sebesar Rp323 juta, yang dimanfaatkan untuk pembelian lahan perluasan kawasan wisata, kendaraan operasional, sepeda motor karyawan, hingga satu unit ambulans desa.
“Ambulans desa digunakan gratis tanpa pungutan apa pun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Ini bukti nyata bahwa wisata memberi manfaat langsung bagi warga,” tegasnya.

Prestasi Desa Muaro Cuban pun menembus tingkat nasional. Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo berhasil meraih Juara I Nasional Anugerah Pesona Indonesia (API Award) kategori Wisata Dataran Tinggi Terpopuler serta Juara II Nasional Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025 dari sekitar 84 ribu desa se-Indonesia.
Menurut Julius, penilaian nasional tidak hanya menitikberatkan pada keindahan destinasi, tetapi juga meliputi aspek legalitas, tata kelola dana desa, dampak ekonomi bagi masyarakat, serta kepatuhan terhadap regulasi.
“Legalitas menjadi kunci. Wisata tanpa izin lengkap tidak akan lolos penilaian nasional. Ini pelajaran penting bagi desa-desa lain,” jelasnya.

Pesta rakyat berlangsung meriah dengan menghadirkan artis Nasional dari ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI), Dina KDI 3 dan Yenny KDI 5 yang dimanageri oleh AJB (Aliansi Jurnalis Bersatu) dan disambut antusias oleh masyarakat. Julius menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kewenangan desa dan ditujukan sebagai bentuk rasa syukur atas capaian bersama masyarakat Desa Muaro Cuban.

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Desa Muaro Cuban dan Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo. Ia menilai prestasi tersebut sebagai kebanggaan Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya jajaran Pemerintah Desa Muaro Cuban dan seluruh masyarakat atas prestasi luar biasa ini,” ujar Gerry.

Pemkab Sarolangun mendorong pengelola wisata untuk terus melakukan pembenahan fasilitas, pelayanan, serta infrastruktur pendukung, sekaligus memperkuat promosi digital agar capaian nasional tersebut berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan.

Dukungan juga disampaikan anggota DPRD Kabupaten Sarolangun H. Tabroni, S.E., yang menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal pengembangan pariwisata di Kecamatan Batang Asai.
“Keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal. Dengan sinergi semua pihak, Batang Asai berpotensi menjadi ikon pariwisata Kabupaten Sarolangun,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun menargetkan Kecamatan Batang Asai sebagai brand pariwisata daerah melalui pengembangan terpadu antar desa, peningkatan fasilitas, penguatan UMKM lokal, serta penerapan standar pariwisata berkelanjutan. Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh keberhasilan desa dalam mengelola potensi secara transparan dan berkelanjutan.

3 Modus Jaringan Pengedaran Narkoba Jelang Acara DWP Di Bali 2025 Berhasil Di Ungkap Bareskrim Mabes Polri

0

Jakarta,Redaksi. Co-Senin (22/12/2025) Dalam Konfrensi Pers yang digelar Mabes Polri Di Lobby Krimum Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, dalam keterangan persnya kepada awak media Brigjen Pol.Eko Hadi Santoso mengungkap tiga modus yang digunakan jaringan pengedar Narkotika untuk mengedarkan barang haram mereka sebelum acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali.

Sistem Tempel yang digunakan menjadi modus pertama yang dipakai oleh jaringan pengedar tersebut, dengan metode ini antara penjual dan pembeli tidak melakukan pertemuan langsung saat transaksi,tetapi mereka meletakkan Narkoba dan uang pembayaran pada suatu lokasi yang telah ditentukan sebelumnya, kemudian didokumentasikan melalui foto serta video dan diberikan keterangan Lokasi untuk dapat diambil oleh penerima atau Pembeli,”jelas Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.

Dengan sistem ini mereka lakukan untuk menghindari pelacakan dari Petugas Kepolisian.

Cash On Delivery (COD) ini sistem kedua yang digunaka oleh jaringan pengedar yakni penjual dan pembeli bertemu secara langsung untuk menukar barang dan uang dengan bertatap muka.

Transaksi melalui Perbankan ini merupakan sistem ketiga yang digunakan pihak jaringan pengedar dimana pembeli mentransfer uang ke rekening milik penyedia narkoba atau pihak lain yang diduga diberikan kuasa oleh jaringan pengedar, selanjutnya barang bukti Narkoba tersebut diantar ke pembeli atau diletakkan di suatu tempat oleh kurir jaringan pengedar,” ungkap Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.

Penindakan dilakukan sebelum acara Djakarta Warehouse Project (DWP) berlangsung bukan di saat Festival digelar,” tambahnya.

Pengungkapan kasus dilakukan pada rentang 9-14 Desember 2025 serta dilanjutkan pengembangan hingga 18 Desember 2025, operasi jaringan Narkoba yang berencana mengedarkan barang terlarang kepada pengunjung di acara DWP 2025 yang akan digelar 12-14 Desember 2025 berlokasi di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Culture Park Bali.

Bareskrim Polri mengungkap ada enam sindikat Narkoba dengan 17 tersangka yang telah diamankan serta 7 orang telah masuk kedalam daftar pencarian orang (DPO),para tersangka tersebut terdiri dari 16 orang WNI dan 1 orang WNA asal Peru, diduga para tersangka yang sudah diamankan terlibat dalam jaringan lintas provinsi antara lain jaringan Jakarta, Surabaya, Bali, serta jaringan lintas Negara yaitu warga negara asing,”jelas Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.

Polisi menyita barang bukti dalam jumlah yang cukup besar diantaranya 31 kilogram Sabu, 1 kilogram lebih ketamin,Kokain, Ganja,MDMA, hingga Happy Water, Happy Five serta 956,5 butir Ekstasi, setelah dikalkulasi total nilai barang bukti jika beredar dipasar gelap dapat diperkirakan mencapai Rp 60,5 miliar,pihak Kepolisian akan Buru 7 DPO Sindikat Narkoba yang nyasar di acara DWP 2025 yang berlangsung di Bali, “ujar Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.

Polres Meranti Amankan 18 Rakit Kayu Diduga Hasil illegal Logging di Sungai Dedap

0

Meranti – Polres Kepulauan Meranti melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) berhasil mengamankan 18 rakit kayu olahan hasil hutan yang diduga berasal dari aktivitas illegal logging di Perairan Sungai Dedap, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Penindakan tersebut dilakukan pada Selasa (23/12/2025) malam, setelah kepolisian menerima informasi terkait dugaan aktivitas illegal di kawasan perairan tersebut. Dari hasil penyisiran di lokasi, petugas menemukan kayu olahan yang telah dirakit dengan total diperkirakan mencapai sekitar 10 ton.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra SH MH, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, pihaknya langsung menurunkan tim gabungan Satreskrim dan Sat Polairud untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

“Begitu mendapatkan informasi adanya dugaan illegal logging di Perairan Sungai Dedap, kami langsung menurunkan tim gabungan untuk melakukan pengecekan ke lokasi,” ujar AKP Roemin.

Ia menambahkan, tim bergerak menuju lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dengan menggunakan kapal patroli dan speedboat Sat Polairud. Sekitar pukul 20.40 WIB, tim tiba di perairan sungai Dedap dan melakukan penyisiran di sepanjang perairan sungai Dedap.

Selanjutnya, sekitar pukul 21.30 WIB, tim menemukan kayu-kayu olahan tersebut dalam kondisi telah dirakit dan diduga siap untuk diangkut, namun tidak ditemukan aktivitas manusia di sekitar lokasi.

Pada saat ditemukan, tidak ada seorang pun di lokasi. Diduga kuat kayu tersebut ditinggalkan untuk menghindari petugas,” jelasnya.

Proses evakuasi kayu olahan menuju dermaga sempat mengalami kendala akibat kondisi medan yang gelap, kawasan yang dikelilingi hutan bakau, serta kuatnya arus laut. Akibatnya, beberapa rakit kayu sempat pecah dan terlepas saat proses penarikan berlangsung.

Pada Rabu (24/12) pagi, seluruh kayu yang berhasil diamankan kemudian dirapikan dan diikat kembali di Pos Patroli Sat Polairud Desa Bandul sebelum dibawa ke Dermaga Pos Patroli Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti di Selatpanjang.

Lebih lanjut, AKP Roemin menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap pemilik kayu beserta jaringan pelaku illegal logging di wilayah tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan guna mengungkap pemilik kayu serta asal-usulnya. Polres Kepulauan Meranti berkomitmen menindak tegas segala bentuk kejahatan yang merusak lingkungan,” tegasnya.