Beranda blog Halaman 119

Polres Purwakarta Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Personel hingga Ojol

0

𝚂𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎-80, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙶𝚎𝚕𝚊𝚛 𝙱𝚑𝚊𝚔𝚝𝚒 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙶𝚛𝚊𝚝𝚒𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝙿𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕, 𝙺𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒 𝙾𝚓𝚘𝚕

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚘𝚍𝚊𝚕 𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚛𝚒-𝚑𝚊𝚛𝚒, 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔.

𝚂𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚎𝚕𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚔𝚝𝚒 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚘𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚄𝚖𝚞𝚖 𝚍𝚊𝚗 𝙲𝚎𝚔 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙶𝚛𝚊𝚝𝚒𝚜 𝚍𝚒 𝙼𝚊𝚔𝚘 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙹𝚞𝚖𝚊𝚝 (19/6/2026).

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚂𝚎𝚔𝚜𝚒 𝙺𝚎𝚍𝚘𝚔𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 (𝚂𝚒𝚍𝚘𝚔𝚔𝚎𝚜) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎-80.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸 : Polwan Negosiator Polres Purwakarta Sambut Aksi Demo PMII

𝙻𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝙿𝙽𝚂 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒 𝚘𝚓𝚎𝚔 𝚘𝚗𝚕𝚒𝚗𝚎 (𝚘𝚓𝚘𝚕) 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚛𝚒-𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚘𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

𝙱𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 08.00 𝚆𝙸𝙱, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚘𝚕𝚎𝚑 123 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚐𝚛𝚊𝚝𝚒𝚜.

𝙰𝚍𝚊𝚙𝚞𝚗 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚙𝚞𝚝𝚒 𝚜𝚔𝚛𝚒𝚗𝚒𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚔𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚋𝚊𝚍𝚊𝚗, 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚞𝚝, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚊𝚑, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚋𝚘𝚛𝚊𝚝𝚘𝚛𝚒𝚞𝚖 𝚜𝚎𝚍𝚎𝚛𝚑𝚊𝚗𝚊 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚐𝚞𝚕𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚠𝚊𝚔𝚝𝚞 (𝙶𝙳𝚂), 𝚔𝚘𝚕𝚎𝚜𝚝𝚎𝚛𝚘𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚜𝚊𝚖 𝚞𝚛𝚊𝚝, 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚕𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚘𝚔𝚝𝚎𝚛, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚘𝚋𝚊𝚝-𝚘𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚒𝚗𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚜.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚔𝚝𝚒 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚋𝚍𝚒𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚍𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚗𝚒.

  • “𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚊𝚕𝚊 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚎𝚝𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚛𝚒𝚜𝚒𝚔𝚘 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚊𝚠𝚊𝚕. 𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚍𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚘𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚐𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. 

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚑𝚒𝚙𝚎𝚛𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒, 𝚍𝚒𝚊𝚋𝚎𝚝𝚎𝚜, 𝚔𝚘𝚕𝚎𝚜𝚝𝚎𝚛𝚘𝚕 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚊𝚜𝚊𝚖 𝚞𝚛𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚕𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚖𝚋𝚞𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚐𝚎𝚓𝚊𝚕𝚊 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙 𝚊𝚠𝚊𝚕. 𝙺𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚝𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚕𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚜𝚎𝚛𝚒𝚞𝚜 𝚍𝚒 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚛𝚒.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒 𝚘𝚓𝚎𝚔 𝚘𝚗𝚕𝚒𝚗𝚎 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚜𝚊𝚛 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚎𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚜𝚎𝚜 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚒𝚍𝚘𝚔𝚔𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙸𝙿𝚃𝚄 𝙸𝚜𝚝𝚒𝚊𝚗𝚊𝚝𝚞𝚕 𝙷𝚊𝚍𝚒𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚗𝚌𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊. 𝙱𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚕𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚗𝚊𝚒 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚗𝚊𝚒 𝚙𝚘𝚕𝚊 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝.

“𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚔𝚝𝚒 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚘𝚕𝚊 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚒𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐, 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚏𝚒𝚜𝚒𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚌𝚞𝚔𝚞𝚙, 𝚒𝚜𝚝𝚒𝚛𝚊𝚑𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚍𝚊𝚒, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚊𝚕𝚊,” 𝚞𝚌𝚊𝚙𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚝𝚞𝚙 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚒𝚗𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Kodim 0708/Purworejo Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

0

 

PURWOREJO (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satuan Koramil jajaran Kodim 0708/Purworejo melaksanakan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia Sepak Bola Gembira Tahun 2026 yang disiarkan secara langsung oleh TVRI. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (19/06/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Koramil 07/Grabag dan Koramil 08/Kemiri.

Kegiatan nobar diikuti oleh personel TNI dan masyarakat sekitar dengan jumlah penonton sebanyak 25 orang dari unsur militer dan 45 orang dari unsur sipil. Pada kesempatan tersebut, para peserta bersama-sama menyaksikan pertandingan antara Tim Nasional Mexico melawan Korea Selatan yang berlangsung menarik dan penuh semangat.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Ribuan Pelari Padati Bhayangkara Fun Run Polres Purworejo

Suasana keakraban dan kebersamaan tampak begitu hangat selama kegiatan berlangsung. Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan pertandingan bersama anggota TNI menciptakan interaksi yang positif serta memperkuat hubungan silaturahmi antara aparat teritorial dengan warga binaan.

Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat komunikasi sosial dan meningkatkan kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga dengan baik. Kehadiran Koramil di tengah-tengah masyarakat tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kewilayahan, tetapi juga dalam kegiatan yang bersifat rekreatif dan membangun kebersamaan.

Semangat persatuan, kekompakan, dan kemanunggalan TNI-Rakyat yang tercermin dalam kegiatan nobar ini menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Purworejo. (*/WS)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙺𝚘𝚍𝚒𝚖 0708 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚘𝚛𝚎𝚓𝚘

SMP NEGERI 41 KONSEL GELAR RAPAT KENAIKAN KELAS, TEMUKAN SOLUSI TERBAIK UNTUK SISWA

0

 

Andoolo Barat, Anese, 19 Juni 2026 — SMP Negeri 41 Kabupaten Konawe Selatan melaksanakan rapat kenaikan kelas untuk peserta didik Kelas VII dan VIII guna menetapkan hasil belajar serta menentukan kebijakan kenaikan kelas pada tahun ajaran berjalan.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru mata pelajaran dan wali kelas, yang secara bergantian memaparkan hasil penilaian dan capaian belajar masing-masing siswa selama satu semester terakhir. Pembahasan dalam rapat sempat berlangsung alot mengingat adanya sejumlah siswa yang belum mencapai standar ketuntasan belajar yang ditetapkan sekolah.

Dalam diskusi tersebut, salah satu guru, Bapak Deharman, S.Pd, menyampaikan pandangan dan pertimbangannya: “Kepada siswa-siswi yang belum tuntas dalam pelajaran, kiranya diberikan kesempatan tambahan untuk dapat menuntaskan kegiatan pembelajarannya, bukan langsung dinyatakan tidak naik kelas. Hal ini agar mereka tetap memiliki semangat dan kesempatan untuk memperbaiki prestasi belajarnya.”

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu H. Yulianti, S.Ag, yang mendukung agar kebijakan yang diambil tetap memperhatikan sisi pembinaan dan kesejahteraan belajar siswa, sekaligus tetap menjaga standar mutu pendidikan di sekolah.

Rapat kenaikan kelas ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 41 Konsel, Bapak Sarpin, S.Pd. Beliau mengapresiasi seluruh pemikiran dan pandangan yang disampaikan oleh para guru, serta menyatakan bahwa diskusi yang berlangsung dinamis justru akan melahirkan keputusan terbaik.

“Terima kasih atas masukan dan tanggung jawab seluruh dewan guru. Melalui rapat ini kita dapat saling bertukar pikiran dan akhirnya menemukan solusi yang tepat, adil, serta tetap mendidik bagi seluruh siswa. Keputusan yang diambil nanti akan menjadi acuan agar siswa mendapatkan pembinaan maksimal sekaligus menjaga kredibilitas sekolah,” tegas Sarpin.

Diharapkan hasil rapat ini dapat menjadi landasan pelayanan pendidikan yang lebih baik, sehingga setiap siswa mendapatkan kesempatan yang layak untuk berkembang dan mencapai prestasi belajar yang optimal.

SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude Layani 1.417 Penerima Manfaat, Perkuat Upaya Pemenuhan Gizi di Kecamatan Sarjo

0

 

PASANGKAYU – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasangkayu Sarjo Sarude terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pelayanan makanan bergizi bagi masyarakat di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Berlokasi di Jalan Poros Palu–Mamuju, Desa Sarude, SPPG ini menjadi salah satu pusat layanan pemenuhan gizi yang menjangkau berbagai kelompok penerima manfaat di wilayah tersebut.

Di bawah koordinasi Kepala SPPG Hasriadi, pelaksanaan program didukung oleh Nasruddin selaku mitra pelaksana serta Yayasan Mira Nasir Mubarak sebagai lembaga pendukung penyelenggaraan layanan. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam memastikan proses produksi, distribusi, dan pengawasan makanan bergizi dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Saat ini, SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude melayani 1.417 penerima manfaat yang terdiri atas siswa dan siswi, guru, tenaga kependidikan (tendik), serta kelompok 3B. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya cakupan layanan yang dijalankan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Dalam operasional sehari-hari, tim SPPG menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi dengan memperhatikan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas bahan baku. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan Program MBG yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi harian, tetapi juga mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, dan produktivitas para penerima manfaat.

Hasriadi bersama seluruh tim SPPG berperan dalam memastikan pelayanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Di sisi lain, Nasruddin sebagai mitra pelaksana turut mendukung kelancaran operasional dan distribusi layanan di lapangan. Sementara itu, Yayasan Mira Nasir Mubarak memberikan dukungan kelembagaan sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Keberadaan SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, yayasan, mitra, dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dengan semangat pelayanan dan gotong royong, program ini terus menjadi bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul di masa depan.

“Tanah Runtuh” Hadirkan Kisah Menggetarkan tentang Persaudaraan, Toleransi, dan Harapan Indonesia

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Di tengah berbagai perdebatan yang mengiringi kehadirannya, film Tanah Runtuh justru berhasil mencuri perhatian publik melalui gala premiere yang digelar menjelang penayangan nasional pada 25 Juni 2026.

Film produksi Denny Siregar Production, Executive Produser Islah Bahrawi, Enden Kartawijaya, Produser Denny Siregar, Sutradara Rudy Soedjarwo ini menawarkan lebih dari sekadar drama konflik, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang kemanusiaan, persatuan, dan pentingnya merawat keberagaman di Indonesia.

Mengangkat latar konflik sosial bernuansa agama yang pernah terjadi di Poso, Sulawesi Tengah, Tanah Runtuh mengisahkan perjalanan emosional dua kakak beradik, Kai yang diperankan oleh Yoan dan Ringgo (Ridho Khaliq), yang terpisah dari sang ibu akibat gejolak konflik.

Dalam pencarian penuh tantangan tersebut, keduanya bertemu dengan Idham diperankan oleh Vino G.Bastian, seorang anggota kepolisian yang menjadi sosok penolong sekaligus penghubung harapan di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Film ini semakin menjadi sorotan karena menghadirkan karakter penyandang Down Syndrome sebagai bagian penting dalam alur cerita, Kehadiran karakter tersebut sempat memunculkan beragam tanggapan di ruang publik, mulai dari dukungan terhadap upaya memperluas representasi kelompok disabilitas di layar lebar hingga kritik yang mempertanyakan motif di balik penggambaran tersebut.

Film tersebut diperankan oleh Vino G. Bastian, Sigi Wimala, Yoan, Ridho Khaliq, Kurnia Nizar, Umar Akbar, Jerry Likumahwa, Tubagus Ali, Royhan Hidayat, Jenda Munthe, Agnes Naomi Shivapriya, Tike Priatmakusumah, Gerald Yo, Runny Rudiyanti, Luna Aliegra, serta Sari Koeswoyo.

Namun, sejumlah penonton yang hadir dalam gala premiere menilai bahwa penggambaran karakter tersebut dilakukan secara manusiawi dan bermartabat, Mereka melihat film ini sebagai langkah positif dalam membuka ruang yang lebih luas bagi keberagaman karakter dalam industri perfilman nasional.

Tak hanya menyuguhkan drama keluarga yang mengharukan, Tanah Runtuh juga membawa pesan sosial yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini, Film ini mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam menghadapi berbagai perbedaan dan tantangan sosial, sehingga nilai toleransi, persaudaraan, dan kemanusiaan harus terus dijaga oleh setiap generasi.

Melalui narasi yang emosional, film ini mengajak penonton untuk melihat kembali dampak konflik terhadap kehidupan masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi korban situasi di luar kendali mereka.

Di sisi lain, film ini juga menegaskan bahwa kebencian tidak pernah menjadi jalan keluar, sementara dialog dan kemanusiaan selalu membuka peluang untuk rekonsiliasi.

Suasana gala premiere berlangsung hangat dengan kehadiran para pemain, awak media, tokoh publik, serta ratusan undangan yang memberikan respons positif terhadap kualitas cerita dan pesan yang diusung film tersebut,Banyak yang menilai Tanah Runtuh berpotensi menjadi salah satu film drama sosial yang paling banyak diperbincangkan tahun ini.

Dengan perpaduan kisah keluarga, tragedi kemanusiaan, dan pesan persatuan yang kuat, Tanah Runtuh hadir sebagai pengingat bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama demi masa depan Indonesia yang lebih harmonis.

Sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali arti persaudaraan di tengah keberagaman bangsa.

Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Penutup Drainase Di Kota Batam

0

 

 

Redaksi.co | Batam – Ditreskrimum Polda Kepri melalui Subdit III Jatanras berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan terhadap fasilitas umum berupa penutup drainase di kawasan Terowongan Pelita, Kelurahan Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Dalam kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial SF beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Kepri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi fasilitas umum yang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Pelaku berhasil diamankan setelah Tim Opsnal Subdit III Jatanras melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan informasi dan laporan masyarakat. Tindakan pelaku tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan karena fasilitas yang dicuri merupakan bagian dari infrastruktur umum,” ujar Kabid Humas Polda Kepri.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan cara merusak struktur beton penutup drainase menggunakan palu besi hingga rangka besi terlepas. Selanjutnya, besi tersebut diangkut menggunakan becak motor dan dibawa ke rumah pelaku untuk dijual kepada penampung besi tua.

Dari hasil pengungkapan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit becak motor, 1 unit palu besi, tumpukan rangka besi penutup drainase dengan berat sekitar 10 kilogram, 1 helai baju warna hitam, dan 1 helai celana jeans pendek warna biru dongker.

Akibat perbuatan pelaku, BP Batam mengalami kerugian atas hilangnya 9 unit penutup drainase dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp6.300.000,- (enam juta tiga ratus ribu rupiah).

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 477 Ayat (1) Huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan pemberatan terhadap barang yang diperuntukkan bagi kepentingan umum, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” jelas Dirreskrimum Polda Kepri.

Selain itu, hasil pemeriksaan kesehatan dan tes urine menunjukkan pelaku positif amphetamine dan methamphetamine.

Terakhir, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun untuk kepentingan bersama serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan maupun tindak pidana melalui Layanan Polisi 110 yang aktif selama 24 jam, aplikasi Polri Super Apps, atau kantor kepolisian terdekat guna memperoleh pelayanan kepolisian secara cepat, mudah, dan terpadu.

Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

Suhardi Duka Desak Program Nasional Terintegrasi dengan Daerah, Soroti MBG dan Koperasi Merah Putih

0

Redaksi.co MAMUJU : Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meminta pemerintah pusat memperkuat keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program-program prioritas nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Permintaan tersebut disampaikan Suhardi saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama para bupati dan unsur Forkopimda di Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju, Kamis (18/6/2026).

Menurut Suhardi, salah satu kendala utama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah adalah minimnya koordinasi antara pelaksana program dengan pemerintah daerah. Padahal, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat rantai pasok pangan dengan melibatkan petani, peternak, dan pelaku usaha lokal.

“Kita ingin mempertemukan pusat-pusat produksi lokal seperti beras, telur, dan peternak ayam agar bisa bekerja sama. Namun, selama ini koordinasinya lebih banyak dilakukan di tingkat pusat,” tegas Suhardi.

Ia menilai keterhubungan program nasional dengan potensi daerah akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi memaparkan capaian Program MBG di Kabupaten Mamuju. Hingga Semester I Tahun 2026, program tersebut telah menjangkau 74.715 penerima manfaat, dengan 60.729 di antaranya merupakan siswa dan capaian layanan mencapai 95,63 persen.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemerintah Kabupaten Mamuju telah membentuk Satuan Tugas MBG melalui Keputusan Bupati Nomor 394 Tahun 2025. Sutinah juga mengusulkan evaluasi berkala, pembaruan struktur satgas, serta pengembangan sistem digital yang memungkinkan pemantauan distribusi bahan pangan dan standar gizi secara real time.

Selain MBG, rapat turut membahas perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dari target 101 koperasi di Kabupaten Mamuju, sebanyak 21 unit telah rampung dibangun, 69 unit masih dalam proses pembangunan, dan 11 unit lainnya belum terealisasi.

Sutinah mengungkapkan, tantangan utama program tersebut terletak pada masih beragamnya pemahaman masyarakat tentang koperasi serta keterbatasan kapasitas pengurus. Karena itu, pemerintah daerah mendorong percepatan pendampingan legalitas, penguatan manajemen usaha, dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan koperasi.

Di sektor pengentasan kemiskinan, Pemkab Mamuju mengalokasikan anggaran Rp363,56 miliar pada Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di 25 perangkat daerah dan tujuh kecamatan. Program tersebut diarahkan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menekan kantong-kantong kemiskinan, dan meningkatkan pendapatan warga.

Upaya itu berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Mamuju dari 7,15 persen pada 2024 menjadi 6,99 persen.

Sementara itu, di bidang pendidikan, pemerintah daerah mengembangkan Sekolah Rakyat yang diintegrasikan dengan Program Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Barat di Kecamatan Simboro. Program tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 270 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Capaian layanan publik lainnya juga mendapat sorotan. Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Mamuju telah mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 86,49 persen. Prestasi tersebut mengantarkan Mamuju meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya selama empat tahun berturut-turut.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, Program Jemput Bola UMKM (Jebol UMKM) berhasil menerbitkan 906 Nomor Induk Berusaha (NIB) pada triwulan pertama 2026, melampaui target 750 izin. Sementara itu, penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah pusat kepada 25.473 keluarga rawan pangan telah terealisasi sebesar 81,96 persen hingga Juni 2026.

Menutup rapat, Suhardi Duka menegaskan seluruh hasil evaluasi dan rekomendasi dari pemerintah kabupaten serta Forkopimda akan dirumuskan dan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan program nasional di daerah.

Kita ingin program nasional berjalan lebih efektif dengan dukungan penuh pemerintah daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ZUL)

Firdaus Usulkan SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2026, Tekankan Kesetaraan Seluruh Konstituen Pers

0

Redaksi.co JAKARTA : Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus mengusulkan agar SMSI dipercaya menjadi penanggung jawab pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, saat memberikan sambutan pada Malam Anugerah SMSI 2026 yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Di hadapan para tokoh pers dan penerima penghargaan, Firdaus menegaskan bahwa SMSI akan segera menyampaikan surat resmi kepada Dewan Pers sebagai tindak lanjut atas usulan tersebut. Menurutnya, mekanisme penunjukan penanggung jawab HPN sudah semestinya dilakukan secara bergiliran dan berkeadilan bagi seluruh organisasi konstituen Dewan Pers.

Insya Allah, dengan izin Yang Mulia Ketua Dewan Pers, kiranya berkenan nanti penanggung jawab Hari Pers Nasional yang akan datang itu SMSI. Kami akan kirim surat menyusul,” ujar Firdaus.

Firdaus menegaskan, keinginan SMSI untuk menjadi penanggung jawab HPN bukanlah bentuk monopoli penyelenggaraan agenda tahunan insan pers tersebut. Sebaliknya, hal itu merupakan bagian dari upaya mendorong terciptanya kesetaraan dan keadilan bagi seluruh konstituen pers nasional.

Menurutnya, seluruh organisasi konstituen Dewan Pers memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengambil peran strategis dalam penyelenggaraan HPN.

Pada HPN yang akan datang, seluruh konstituen itu harus diberi kesempatan sebagai penanggung jawab demi kesetaraan. AMSI, PRSSNI, ATVLI, PWI, SMSI, dan lainnya. Semuanya harus ditempatkan secara setara dan adil,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga berharap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat memberikan dukungan terhadap usulan SMSI menjadi penanggung jawab HPN 2026.

Mohon izin kembali kepada PWI, kiranya nanti mendukung kami untuk menjadi penanggung jawabnya. Karena ini adalah karya-karya luar biasa yang harus terus dijaga keberlangsungannya,” katanya.

Selain menyampaikan usulan terkait HPN, Firdaus menjelaskan bahwa penyelenggaraan Anugerah SMSI 2026 merupakan bentuk penghargaan insan pers kepada tokoh pemerintah maupun masyarakat yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga kemerdekaan pers dan demokrasi di Indonesia.

Sebanyak 16 tokoh terpilih menerima penghargaan dari total 61 nama yang diusulkan oleh pengurus SMSI tingkat kabupaten/kota dan provinsi se-Indonesia. Melalui proses seleksi yang ketat, jumlah tersebut disaring menjadi 32 kandidat sebelum akhirnya diputuskan 16 penerima penghargaan oleh dewan juri yang dikoordinasikan Sekretaris Dewan Juri, Prof. Taufik, dengan pengawasan Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Yudi Krisnandi.

Dari 16 penerima penghargaan tersebut, tiga tokoh terbaik akan masuk dalam nominasi penerima Pin Emas SMSI yang direncanakan diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang.

Firdaus menilai, HPN tidak hanya menjadi momentum perayaan bagi insan pers, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan seluruh organisasi pers yang tergabung dalam Dewan Pers.

Seluruh konstituen harus ditempatkan secara setara dan berkeadilan. Itu semangat yang ingin kami bangun,” ujarnya.

Malam Anugerah SMSI 2026 berlangsung khidmat dan penuh apresiasi. Acara tersebut dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, jajaran pengurus pusat SMSI, para penerima penghargaan, serta insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.

Usulan SMSI untuk menjadi penanggung jawab HPN 2026 pun menjadi salah satu sorotan utama dalam acara tersebut, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai pentingnya prinsip kesetaraan dan kebersamaan dalam penyelenggaraan agenda besar pers nasional. (ZUL)

DUCATI LUNCURKAN DESERTX V2 DI JAKARTA, USUNG PEMBARUAN MESIN DAN TEKNOLOGI OFF-ROAD

0

redaksi.co, Jakarta | Ducati Indonesia memperkenalkan Ducati DesertX V2 dalam acara peluncuran yang digelar di showroom Ducati kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari pengenalan DesertX V2 yang sebelumnya diperkenalkan secara global melalui ajang Ducati World Première 2026. Model terbaru ini hadir dengan sejumlah pembaruan pada sektor mesin, rangka, suspensi, ergonomi, hingga sistem elektronik yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berkendara di berbagai kondisi jalan.

Chief Operating Commissioner Ducati Indonesia, Riezka Donalsha atau yang lebih dikenal dengan nama Eja mengatakan DesertX V2 dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan jarak jauh sekaligus penggunaan di medan off-road.

“DesertX V2 hadir dengan peningkatan menyeluruh yang membuat motor ini semakin siap digunakan untuk perjalanan jarak jauh maupun petualangan off-road,” ujar Eja.

Secara teknis, DesertX V2 dibekali mesin Ducati V2 berkapasitas 890 cc yang menghasilkan tenaga 110 hp dan torsi maksimum 92 Nm. Mesin ini dipadukan dengan rangka monokok baru yang menggunakan mesin sebagai elemen struktural guna meningkatkan kekakuan dan efisiensi desain.

Ducati juga melakukan penyempurnaan pada sektor suspensi melalui penggunaan garpu depan Kayaba terbaru serta sistem suspensi belakang dengan linkage progresif. Perubahan tersebut diklaim mampu meningkatkan kenyamanan dan pengendalian saat melintasi medan berat maupun saat digunakan di jalan raya.

Pada sektor elektronik, DesertX V2 dilengkapi platform inersia enam sumbu yang mendukung berbagai fitur keselamatan dan kendali, seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control, Ducati Wheelie Control, dan Engine Brake Control. Seluruh fitur tersebut dapat disesuaikan melalui enam mode berkendara, yakni Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally.

Motor adventure ini juga menggunakan roda depan 21 inci dan roda belakang 18 inci yang dipadukan dengan ban Pirelli Scorpion Rally Street. Sementara kapasitas tangki bahan bakar mencapai 18 liter dengan desain baru yang lebih ramping dan ringan untuk meningkatkan ergonomi serta pengendalian.

Menurut Ducati, pengembangan DesertX V2 merupakan hasil evaluasi dari pengalaman penggunaan dan pengujian di sejumlah ajang off-road internasional, termasuk Erzbergrodeo, Rally of Albania, Transanatolia, dan NORRA Mexican 1000 Rally.

Setelah diperkenalkan secara global pada Februari 2026, Ducati menjadwalkan distribusi DesertX V2 ke pasar Eropa disusul Amerika Serikat serta Australia dan Jepang.

*Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Polri terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi kepolisian. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Wisuda Mahasiswa Program S1 Angkatan ke-83, S2 Angkatan ke-14, dan Program Doktor Ilmu Kepolisian Tahun Akademik 2026 yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-80 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri di Kampus STIK-PTIK, Jakarta, Rabu (17/6).

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, M.Si., menyampaikan bahwa sebanyak 289 wisudawan yang terdiri dari Program Sarjana, Magister, dan Doktor telah menyelesaikan pendidikan sebagai bagian dari upaya Polri meningkatkan kualitas dan kapabilitas personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kemampuan pengetahuan seluruh personel SDM Polri agar mampu memahami serta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui pendekatan keilmuan yang mereka ikuti selama program pendidikan di STIK Lemdiklat Polri,” ujar Komjen Pol. Panca.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan implementasi dari rekomendasi Tim Percepatan Reformasi Polri serta kebijakan Kapolri dalam membangun SDM yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Komjen Pol. Panca juga mengungkapkan bahwa Kapolri mendorong STIK untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pengembangan Universitas Kepolisian yang saat ini tengah dikaji. Universitas tersebut nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan bagi anggota Polri, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin mendalami ilmu-ilmu terkait keamanan dan ketertiban.

“Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus terus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodasi tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin menimba ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan,” katanya.

Sementara itu, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen lembaganya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan aspek etika, logika, dan rasa dalam pembentukan perwira Polri.

“Polisi harus pintar. Kami terus berbenah agar STIK menjadi bagian penting dalam mencetak kader-kader Polri yang bermartabat, profesional, dan beradab,” ujar Irjen Pol. Eko.

Pada kesempatan yang sama, Guru Besar STIK Lemdiklat Polri Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., menilai peningkatan jumlah lulusan pendidikan tinggi, khususnya program doktoral, akan memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan Polri.

“Semakin cerdas, semakin tinggi, semakin pintar, semakin memiliki empati kepada publik,” ungkap Prof. Hermawan.

Melalui penguatan pendidikan tinggi kepolisian, Polri berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya memiliki kecakapan akademis, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, serta semakin dekat dengan masyarakat sesuai arah kebijakan Kapolri dan harapan Presiden Republik Indonesia.