Beranda blog Halaman 121

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Personel Dit Lantas Polda Malut Gelar Bakti Religi di Gereja El Shadai Sofifi

0

REDAKSI.CO – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, personel Perwira dan Bintara dari Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Maluku Utara melaksanakan kegiatan Bakti Religi di Gereja El Shadai, Sofifi, Kamis (18/6).

Kegiatan ini berfokus pada pembersihan area dalam gereja serta halaman sekitar tempat ibadah. Aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang digelar Polda Maluku Utara untuk memperingati hari Bhayangkara ke-80.

Bakti Religi yang digelar ini bertujuan untuk mewujudkan tempat ibadah yang bersih dan nyaman bagi para jemaat, sekaligus mempererat kerukunan antar umat beragama. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai toleransi dan kemitraan antara aparat kepolisian dengan tokoh agama serta masyarakat setempat .

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolda Maluku Utara, Brigjen Po.l Arif Budiman, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., yang menekankan agar jajarannya dapat lebih mendekatkan diri dengan masyarakat melalui berbagai program sosial dalam peringatan HUT Bhayangkara tahun ini . Selain itu, tema peringatan tahun ini, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, juga menjadi landasan bagi seluruh rangkaian kegiatan yang mengedepankan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri di luar tugas keamanan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk semua, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun harmoni dan kepedulian bersama. Melalui bakti religi ini, kami menanamkan nilai-nilai kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat toleransi, gotong royong, dan kebersamaan lintas agama dan budaya,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab semua pihak terhadap kebersihan lingkungan maupun kenyamanan bersama.

“Dengan semangat Presisi, Polda Malut hadir untuk melayani dan mengabdi tidak hanya dalam tugas keamanan tetapi juga dalam merawat harmoni dan keberagaman negeri tercinta,” tutupnya.

Perkuat Profesionalisme Era Digital, Polres Purwakarta Ikuti Sosialisasi UU Polri

0

𝙿𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝙿𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕𝚒𝚜𝚖𝚎 𝚍𝚒 𝙴𝚛𝚊 𝙳𝚒𝚐𝚒𝚝𝚊𝚕, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝙺𝚎𝚋𝚊𝚛𝚞𝚊𝚗 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐-𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝙳𝚒𝚙𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝙻𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚒

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝙺𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚖𝚘𝚍𝚎𝚛𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚐𝚞𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕. 

𝚂𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝙺𝚎𝚋𝚊𝚛𝚞𝚊𝚗 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐-𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚉𝚘𝚘𝚖 𝙼𝚎𝚎𝚝𝚒𝚗𝚐, 𝙺𝚊𝚖𝚒𝚜 (18/6/2026).

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸Ops Gaktibplin Polda Jabar di Polres Purwakarta, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚙𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙹𝚎𝚗𝚍𝚎𝚛𝚊𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒 𝙳𝚛𝚜. 𝙻𝚒𝚜𝚝𝚢𝚘 𝚂𝚒𝚐𝚒𝚝 𝙿𝚛𝚊𝚋𝚘𝚠𝚘 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚎𝚗𝚝𝚊𝚔 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊.

𝙳𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚆𝚊𝚔𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝚈𝚞𝚍𝚒𝚘𝚗𝚘 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚊𝚐 𝙾𝚙𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝙴𝚛𝚠𝚊𝚗 𝙳𝚠𝚒𝚢𝚊𝚗𝚝𝚘 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚎𝚓𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚄𝚝𝚊𝚖𝚊 (𝙿𝙹𝚄) 𝚍𝚊𝚗 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚛𝚞𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚐𝚞𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚍𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚣𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚗𝚊𝚖𝚒𝚜.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚎𝚛𝚞𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚝𝚒𝚐𝚊 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐-𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝙽𝚘𝚖𝚘𝚛 2 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2002 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝙽𝚎𝚐𝚊𝚛𝚊 𝚁𝚎𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚒𝚝𝚞𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚛𝚞𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐.

𝕊𝕀𝕄𝕀𝕃𝕃𝔸ℝ ℙ𝕆𝕊𝕋 : Audit Kinerja Itwasum Polri: Polres Purwakarta Komitmen Jaga Transparansi 𝚍𝚊𝚗 𝙰𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜

𝙳𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚞𝚜𝚒𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚜𝚒𝚞𝚗, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚎𝚖𝚋𝚊𝚐𝚊𝚊𝚗, 𝚖𝚘𝚍𝚎𝚛𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚔𝚗𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚊𝚗𝚌𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚋𝚎𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐.

𝙱𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚛𝚞𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚐𝚞𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚍𝚊𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚞𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚖𝚒𝚗𝚒𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚒𝚏, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚔𝚞𝚗𝚝𝚊𝚋𝚎𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚙𝚘𝚗𝚜𝚒𝚏 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚛𝚎𝚐𝚞𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚔𝚊𝚕 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚙𝚊𝚝, 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝙿𝚎𝚛𝚞𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚐𝚞𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚙𝚊𝚑𝚊𝚖𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚒𝚖𝚙𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚛𝚒-𝚑𝚊𝚛𝚒. 𝚃𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜, 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜, 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚎𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚐𝚒𝚝𝚊𝚕,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. 

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚟𝚎𝚗𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚊𝚗𝚌𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚛𝚞 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚋𝚎𝚛, 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚕𝚊𝚑𝚐𝚞𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚔𝚗𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚗𝚊𝚖𝚒𝚔𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝.

“𝙿𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚙𝚊𝚜𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚜𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚗𝚞𝚜𝚒𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒,” 𝚞𝚌𝚊𝚙 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚝𝚞𝚙 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊. (*/𝚂𝙺)

SPPG Wonomulyo Campurjo Dorong Ekonomi Lokal Lewat Program MBG

0

 

POLEWALI MANDAR — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonomulyo Campurjo terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya peningkatan kualitas gizi anak dan kelompok rentan sekaligus penggerak ekonomi lokal di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Berlokasi di Jl. Pendidikan, Dusun Kuningan, Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, SPPG Wonomulyo Campurjo berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo. Yayasan ini berperan aktif dalam penguatan manajemen, pembinaan sumber daya manusia, serta penanaman nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sosial dalam pelaksanaan layanan pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam pelaksanaan Program MBG, SPPG Wonomulyo Campurjo secara konsisten melibatkan pelaku ekonomi lokal, mulai dari petani, pedagang, hingga pemasok bahan pangan di sekitar wilayah layanan.

Kebutuhan dapur seperti beras, sayur-mayur, telur, dan bahan pokok lainnya diprioritaskan berasal dari masyarakat setempat, sehingga program ini turut mendorong perputaran ekonomi desa secara berkelanjutan.

Kepala SPPG Wonomulyo Campurjo, Galang Saputra, S.Pd, menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Program MBG kami dorong agar benar-benar memberi manfaat ganda. Selain memastikan gizi penerima manfaat terpenuhi, kami ingin program ini menjadi ruang pemberdayaan bagi petani, pedagang, dan pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Pelaksanaan MBG di SPPG Wonomulyo Campurjo dilakukan dengan mengedepankan standar kebersihan, keamanan pangan, dan prinsip gizi seimbang. Penyusunan menu dilakukan berdasarkan panduan tenaga ahli gizi, Firah Rahmadani, S.Gz, sehingga setiap porsi makanan memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

Saat ini, Program MBG di SPPG Wonomulyo Campurjo melayani 2.994 penerima manfaat (PM) yang telah masuk dalam kategori 3B. Sasaran program meliputi peserta didik dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan Wonomulyo. Program ini dinilai berkontribusi pada peningkatan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta pencegahan stunting.

Selain penyaluran makanan bergizi, SPPG Wonomulyo Campurjo bersama Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo juga aktif mendorong edukasi gizi kepada masyarakat, pengelola dapur, dan relawan.

Pengelolaan administrasi dan keuangan program turut didukung oleh Irma Ramadani, S.E, guna memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Program MBG di wilayah Wonomulyo mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Kehadirannya dinilai membantu keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Ke depan, SPPG Wonomulyo Campurjo bersama Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Campurjo menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan, memperluas jangkauan penerima manfaat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, demi terwujudnya generasi Polewali Mandar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

 

 

SPPG Tobadak Hadirkan Menu Bergizi untuk Ratusan Siswa SD Inpres Bayor

0

“Potret penerima manfaat sd inpres bayor”

MAMUJU TENGAH – Ratusan siswa UPTD SD Inpres Bayor menjadi bagian dari penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh SPPG Tobadak di bawah naungan Yayasan Bakti Anak Nusantara, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA ini merupakan upaya mendukung pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan Tobadak.

Sebanyak 285 siswa SD Inpres Bayor menerima paket makanan bergizi yang telah disiapkan sesuai standar kebutuhan nutrisi. Kehadiran program ini disambut antusias oleh para siswa yang menikmati menu sehat terdiri atas nasi putih, telur balado, tahu katsu dengan selada, tumis labu siam dan jagung, serta buah pisang.

Kepala SPPG Tobadak, Mega Sulfiana, bersama tim yang didukung tenaga ahli gizi Hujrah Winda Wati memastikan seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan berjalan dengan baik. Selain siswa SD Inpres Bayor, program ini juga menjangkau peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang tersebar di sejumlah posyandu di wilayah Tobadak.

Secara keseluruhan, Program MBG hari itu melayani 1.512 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan kandungan gizi yang telah diperhitungkan secara cermat, program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian penerima manfaat serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui pelaksanaan MBG yang berkelanjutan, SPPG Tobadak bersama Yayasan Bakti Anak Nusantara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di Kabupaten Mamuju Tengah.

Kedepankan Dialog & Pendekatan Humanis,Polda Metro Jaya MengawalEksekusiPulihkanAset Negara Eks Hotel Sultan*

0

*JAKARTA, 18 JUNI 2026* ,Redaksi.Co– Pada pelaksanaan eksekusi pengosongan Barang Milik Negara (BMN) Blok 15 di area eks Hotel Sultan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, aparat keamanan gabungan berkomitmen penuh mengedepankan pendekatan persuasif dan menjaga keselamatan jiwa seluruh pihak. Sebanyak 3.161 personel gabungan dari unsur Polda Metro Jaya, TNI AD, Satpol PP, Damkar, Pamdal GBK, hingga tim medis Dinas Kesehatan disiagakan dengan instruksi utama: mengawal proses hukum secara damai, profesional, dan humanis.

Sejak awal tahapan eksekusi dimulai, yaitu saat tim Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membacakan surat penetapan eksekusi perdata terkait perkara Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst., petugas kepolisian bergerak secara simpatik. Melalui pengeras suara, petugas menyampaikan imbauan dengan nada santun, mengajak kelompok massa yang menduduki area hotel untuk mengosongkan lokasi secara mandiri demi kelancaran bersama.

Tidak hanya memberikan imbauan, aparat keamanan di lapangan juga membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya. Petugas secara khusus menerima dan mendengarkan dengan seksama keluh kesah serta aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan massa. Langkah ini diambil sebagai wujud penghormatan terhadap hak berekspresi warga negara sebelum mereka diminta keluar dari batas objek eksekusi secara tertib dan baik-baik.

Namun sangat disayangkan, situasi kondusif tersebut sempat terganggu ketika beberapa kelompok massa mulai tersulut emosi dan melakukan aksi pelemparan batu serta benda keras ke arah barikade petugas. Demi melindungi masyarakat luas serta mencegah meluasnya anarkisme, petugas melakukan pembatasan dan pembubaran massa secara terukur agar sisa tahapan eksekusi pengosongan bangunan dapat diselesaikan dengan aman.

Insiden saling dorong dan pelemparan tersebut mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka. Tanpa membeda-bedakan, tim medis dari Bid Dokkes Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke titik konflik untuk memberikan perawatan darurat kepada seluruh korban, yang terdiri dari 28 personel Polri, 1 anggota TNI, serta 2 warga sipil. Bagi kepolisian, keselamatan setiap nyawa manusia di lapangan—baik petugas maupun masyarakat—adalah prioritas tertinggi yang paling berharga.

Guna memulihkan ketertiban dan mendalami dalang di balik aksi kekerasan dan penghalangan tugas ini, petugas mengamankan 119 orang ke Mapolda Metro Jaya. Langkah ini diambil untuk melindungi mereka dari potensi eskalasi yang lebih membahayakan, sekaligus memetakan kelompok mana yang menduduki kawasan secara ilegal serta mengusut aktor intelektual yang mendanai mobilisasi massa tersebut.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas jatuhnya korban luka dalam tugas pengosongan aset negara ini. Ia menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan dengan hati yang dingin dan rasa saling menghormati.
> “Kami sangat menyesalkan terjadinya ketegangan yang berujung pada terlukanya rekan-rekan kami dari Polri, TNI, serta saudara kami dari pihak sipil. Pada dasarnya, kehadiran kami di sini adalah untuk melayani dan memastikan kepastian hukum berjalan dengan damai bagi semua pihak. Perbuatan menghalangi eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (*inkracht*)—seperti perkara perdata maupun gugatan PTUN yang melekat pada objek ini—tidak hanya melawan hukum, tetapi juga mencederai prinsip *res judicata pro veritate habetur*, bahwa putusan pengadilan harus dianggap benar dan dihormati oleh setiap warga negara demi ketertiban sosial bersama.”

Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian eksekusi BMN Blok 15 eks Hotel Sultan berjalan dengan penuh akuntabilitas dan transparansi. Pihak kepolisian mengetuk hati seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di sekitar Senayan, untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi sepihak di media sosial yang sengaja memicu perpecahan.

Masyarakat diajak untuk mempercayakan seluruh penyelesaian sengketa ini kepada koridor hukum dan lembaga peradilan yang sah. Jika warga melihat adanya pergerakan massa yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan GBK, dipersilakan untuk menghubungi petugas terdekat atau mengakses layanan cepat gratis Call Center resmi Polri 110.

*Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Kementrian Lingkungan Hidup Salurkan Bantuan Hibah Peralatan AC Di Sulawesi Tenggara

0

Sulawesi Tenggara,Konawe selatan,Kolaka,Bau Bau, 18 Juni 2026 — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku usaha dan praktisi pendingin ruangan di Sulawesi Tenggara. Kali ini, bantuan hibah berupa peralatan kerja standar untuk layanan AC disalurkan secara langsung ke wilayah Kabupaten Kolaka dan Konawe Selatan,Bau bau.

Penyaluran bantuan sekaligus dilakukan peninjauan lapangan di Tiga tempat oleh tim perwakilan KLH yang dipimpin oleh Ibu Anitha,berkunjung langsung ke kolaka guna memastikan peralatan diterima tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai tujuan. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Tyas salah satu perwakilan menyampaikan pesan penting mengenai kelestarian lingkungan hidup.

“Pemberian bantuan ini bukan sekadar mendukung usaha, melainkan juga bagian dari upaya mengantisipasi kerusakan lapisan ozon. Kami sangat menekankan agar lingkungan tetap terjaga dengan baik, mengingat pelepasan gas freon atau preon secara sembarangan dapat memberikan dampak buruk yang merusak keseimbangan alam,” tegas Ibu Anitha.
Ketua Tim dari kementrian Lingkungan hidup,yang berkunjung di Konawe selatan, Doso Sri Raharjo Menambahkan“Dengan peralatan yang layak dan memenuhi standar, para teknisi dapat menangani, memulihkan, serta menyimpan gas/preon pendingin dengan aman dan benar sesuai peraturan lingkungan yang berlaku. Kami juga mengajak seluruh praktisi dan teknisi AC untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.”

Adapun jenis peralatan hibah yang diserahkan meliputi: alat vakum, alat analisa tekanan, alat pengambil kembali gas pendingin (recovery), tabung penyimpanan gas preon, serta peralatan pendukung lainnya.

Mewakili penerima bantuan, Kamisran dari Kabupaten Kolaka, Mirwanto, dan Jumail dari Kabupaten Konawe Selatan,Rustam dari Bau bau menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. “Kami sangat berterima kasih kepada KLH atas dukungan dan perhatian yang telah diberikan selama ini. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta menjadikan pekerjaan kami lebih profesional dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar mereka.

Sementara itu, Ketua DPD ASISI Sulawesi Tenggara, Mirwanto, S.Si, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Kedatangan dan perhatian langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup ke beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara sangat berharga. Langkah ini sangat mendukung para teknisi AC agar dapat bekerja sesuai prosedur, sehingga mampu mengurangi emisi gas berbahaya dan pencemaran udara demi menjaga kelestarian lingkungan hidup,” tandasnya.

Diharapkan kerja sama ini terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan perawatan dan perbaikan AC di wilayah Kolaka dan Konawe Selatan,Bau Bau semakin berkembang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

KLH Salurkan Hibah Peralatan AAc Di Sulawesi Tenggara

0

Konsel, Kolaka, 18 Juni 2026 — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku usaha dan praktisi pendingin ruangan di Sulawesi Tenggara. Kali ini, bantuan hibah berupa peralatan kerja standar untuk layanan AC disalurkan secara langsung ke wilayah Kabupaten Kolaka dan Konawe Selatan.

Penyaluran bantuan sekaligus dilakukan peninjauan lapangan oleh tim perwakilan KLH yang dipimpin oleh Ibu Anita, guna memastikan peralatan diterima tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai tujuan. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Anita menyampaikan pesan penting mengenai kelestarian lingkungan hidup.

“Pemberian bantuan ini bukan sekadar mendukung usaha, melainkan juga bagian dari upaya mengantisipasi kerusakan lapisan ozon. Kami sangat menekankan agar lingkungan tetap terjaga dengan baik, mengingat pelepasan gas freon atau preon secara sembarangan dapat memberikan dampak buruk yang merusak keseimbangan alam,” tegas Ibu Anita.

Ketua Tim KLH, Doso Sri Raharjo, menambahkan: “Dengan peralatan yang layak dan memenuhi standar, para teknisi dapat menangani, memulihkan, serta menyimpan gas/preon pendingin dengan aman dan benar sesuai peraturan lingkungan yang berlaku. Kami juga mengajak seluruh praktisi dan teknisi AC untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.”

Adapun jenis peralatan hibah yang diserahkan meliputi: alat vakum, alat analisa tekanan, alat pengambil kembali gas pendingin (recovery), tabung penyimpanan gas preon, serta peralatan pendukung lainnya.

Mewakili penerima bantuan, Kamisran dari Kabupaten Kolaka, Mirwanto, dan Jumail dari Kabupaten Konawe Selatan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. “Kami sangat berterima kasih kepada KLH atas dukungan dan perhatian yang telah diberikan selama ini. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta menjadikan pekerjaan kami lebih profesional dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar mereka.

Sementara itu, Ketua DPD ASISI Sulawesi Tenggara, Mirwanto, S.Si, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Kedatangan dan perhatian langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup ke beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara sangat berharga. Langkah ini sangat mendukung para teknisi AC agar dapat bekerja sesuai prosedur, sehingga mampu mengurangi emisi gas berbahaya dan pencemaran udara demi menjaga kelestarian lingkungan hidup,” tandasnya.

Diharapkan kerja sama ini terus terjalin dengan baik, sehingga pelayanan perawatan dan perbaikan AC di wilayah Kolaka dan Konawe Selatan semakin berkembang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Ops Gaktibplin Polda Jabar di Polres Purwakarta, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta pengawasan internal di lingkungan kepolisian, Subbid Provos Bid Propam Polda Jawa Barat melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap personel Polres Purwakarta, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Jabar, Kompol Candra Kirana Putra, bersama enam personel.

Pelaksanaan kegiatan didampingi oleh Plt. Kasi Propam Polres Purwakarta Ipda Irman Sutris bersama delapan personel Propam Polres Purwakarta.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸Polres Purwakarta Amankan Jalan Sehat Sambut 1 Muharram 1448 H

Ops Gaktibplin menyasar berbagai aspek penting, mulai dari pemeriksaan gampol (seragam polisi), sikap tampang, kelengkapan surat nyata diri, kelengkapan senjata api dinas, kendaraan dinas roda dua dan roda empat, tes urine secara acak, pemeriksaan ruang tahanan, pengecekan banner QR Code, program anti hedonisme dan WBS (Whistle Blowing System), hingga pemeriksaan penyimpanan senjata api dinas.

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Purwakarta, tim menemukan sejumlah pelanggaran disiplin personel, di antaranya penggunaan kaos yang tidak sesuai ketentuan saat bertugas, kondisi overweight pada beberapa anggota, serta temuan senjata api dinas yang belum memenuhi standar administrasi dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, tim juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap 13 personel. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba, sebagai bentuk komitmen Polres Purwakarta dalam menjaga integritas dan menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Pemeriksaan turut menyasar aspek pelayanan publik di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Satpas SIM, dan pelayanan SKCK. Dari hasil pengecekan diketahui banner QR Code layanan telah terpasang dengan baik sebagai sarana mendukung transparansi dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

𝔹𝔸ℂ𝔸 ℙ𝕌𝕃𝔸Sinergi TNI-Polri: Satres Narkoba Polres Purwakarta Gelar Penyuluhan P4GN di Menarmed 1 Kostrad

Tim Bid Propam Polda Jabar juga melakukan pengecekan gudang penyimpanan senjata api dinas Polres Purwakarta dan memastikan seluruh inventaris dalam kondisi lengkap. Sementara itu, hasil pemeriksaan ruang tahanan menemukan beberapa catatan yang perlu segera dibenahi, di antaranya penempatan Surat Perintah Tahanan (SP-Han) dan kotak P3K yang belum berada pada tempat semestinya.

Tidak hanya melakukan pengawasan dan pemeriksaan, kegiatan juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial dari Bid Propam Polda Jabar kepada lima penerima bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap personel dan masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengecekan Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Purwakarta yang berlokasi di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa pelaksanaan Ops Gaktibplin merupakan bagian dari upaya pengawasan internal guna memastikan seluruh personel Polri tetap memegang teguh disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.

  • “Ops Gaktibplin ini menjadi sarana evaluasi dan pengawasan terhadap personel agar selalu mematuhi aturan yang berlaku. Temuan-temuan yang ada akan segera ditindaklanjuti sebagai bahan pembinaan sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Kami juga bersyukur hasil tes urine seluruh personel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif, yang menandakan komitmen anggota Polres Purwakarta dalam menjauhi penyalahgunaan narkoba,” ujar Tini.

Menurutnya, Polres Purwakarta berkomitmen untuk terus memperkuat budaya disiplin dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.

“Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan pembinaan yang konsisten, kami berharap seluruh personel semakin siap memberikan pelayanan yang humanis, transparan, dan berintegritas kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Kurangi Penumpukan Perkara, SMSI dan Mahkamah Agung Siapkan Ribuan Mediator Bersertifikat

0

Redaksi.co JAKARTA : Upaya besar membangun budaya damai di Indonesia mulai digagas bersama antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Mahkamah Agung (MA) RI. Dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (17/6/2026), SMSI mengajukan kerja sama strategis untuk mencetak ribuan mediator bersertifikat dari kalangan media di seluruh Indonesia guna memperkuat penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., sebagai tindak lanjut surat resmi SMSI Nomor 0180/SMSI-Pusat/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 tentang pengajuan kerja sama Program Pendidikan dan Pelatihan Mediator Bersertifikat.

Ketua Umum SMSI Firdaus menegaskan bahwa organisasi yang menaungi 3.181 perusahaan media siber di 35 provinsi itu siap menjadi mitra strategis Mahkamah Agung dalam membumikan budaya mediasi di tengah masyarakat.

SMSI berinisiatif agar perwakilan-perwakilan SMSI di daerah dapat menjadi bagian dari program mediator yang dicanangkan Mahkamah Agung. Kami ingin menyambut visi Ketua MA, Prof. Sunarto, untuk membangun budaya mediasi sebagai solusi penyelesaian konflik yang lebih cepat, efektif, dan berorientasi pada perdamaian,” ujar Firdaus.

Menurutnya, jaringan media siber yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki posisi strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penyelesaian sengketa melalui dialog dan musyawarah.

Melalui jaringan media yang kami miliki, SMSI berkomitmen menjadi motor edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa penyelesaian sengketa tidak selalu harus berakhir dengan menang atau kalah, melainkan dapat ditempuh melalui jalan damai yang memberikan manfaat bagi semua pihak,” tegasnya.

Firdaus menjelaskan, pelatihan mediator yang diusulkan SMSI akan mengacu pada standar etika internasional yang tertuang dalam Bangalore Principles of Judicial Conduct serta kode etik nasional Sapta Karsa Hutama. Nilai-nilai independensi, integritas, ketidakberpihakan, kesetaraan, kepatutan, dan kompetensi akan menjadi fondasi utama dalam mencetak mediator yang profesional dan kredibel.

Sementara itu, Ketua Mahkamah Agung Sunarto menyoroti pentingnya peningkatan literasi hukum masyarakat, khususnya pemahaman mengenai mediasi sebagai instrumen penyelesaian sengketa yang efektif.

Menurut Sunarto, masih banyak pihak yang datang ke pengadilan semata-mata untuk mencari kemenangan, bukan mencari keadilan yang sesungguhnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginya jumlah perkara yang harus ditangani lembaga peradilan setiap tahun.

Sebagai contoh keberhasilan penerapan mediasi, Sunarto mengungkapkan pengalaman New South Wales (NSW), Australia. Di wilayah tersebut, sekitar 80 persen sengketa hukum berhasil diselesaikan melalui mediasi tanpa harus berlanjut ke persidangan karena didukung fasilitas dan sistem yang memadai.

Mediasi harus menjadi budaya. Ketika masyarakat terbiasa menyelesaikan konflik melalui dialog dan kesepakatan, maka beban peradilan akan berkurang dan rasa keadilan dapat lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dalam surat pengajuan kerja sama tersebut, SMSI menawarkan tiga fokus utama program, yakni penyusunan kurikulum pelatihan mediator yang relevan dengan tantangan sengketa di era digital, pengembangan sistem sertifikasi yang memenuhi standar Mahkamah Agung, serta pelaksanaan pelatihan secara berkala di berbagai daerah yang melibatkan kalangan media, praktisi hukum, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Kolaborasi antara SMSI dan Mahkamah Agung ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem penyelesaian sengketa yang lebih modern, humanis, dan berkelanjutan. Selain membantu mengurangi penumpukan perkara di pengadilan, gerakan ini juga diyakini mampu mengubah pola penyelesaian konflik masyarakat dari budaya litigasi menuju budaya dialog, musyawarah, dan perdamaian.

Turut mendampingi Ketua Mahkamah Agung dalam pertemuan tersebut antara lain Hakim Agung Heru Pramono, Kepala Biro Hukum dan Humas MA Dr. Adi Julia Cakrawala, S.H., M.Hum., Hakim Tinggi Asisten Koordinator Ketua MA RI Didik Trisulistia, S.H., M.H., serta Hakim Yustisial MA RI Edi Hudiata, S.H., M.H.

Sementara dari jajaran SMSI hadir Wakil Ketua Dewan Penasihat Taufiqurohman, A.K., Wakil Sekjen Dr. Hendri Yanto Attan, Bendahara SMSI Pusat Iwan Jamaluddin, Direktur Media Crisis Center dr. Nishal Dilon, dan Humas SMSI Eman Sulaiman. (ZUL)