Rabu, April 1, 2026
Beranda blog Halaman 116

TNI AL Gagalkan Pelanggaran Pelayanan Dan Temukan Dugaan Narkotika Di Perairan Laut Kepri

0

 

Redaksi.co – TNI AL melalui Tim Satgas Koarmada I dan Tim Quick Response Kodaeral IV Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) berhasil mengamankan KM Dolphin GT 22 yang diduga melakukan pelanggaran hukum di Perairan Selat Beliah Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Jumat (26/12) siang.

KM Dolphin diketahui berlayar dari Tanjung Pinang, Tanjung Batu, dan menuju Tanjung Balai Karimun.

Selanjutnya kapal dilaksanakan penghentian, penangkapan dan pemeriksaan oleh unsur TNI AL di laut.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan adanya ketidaksesuaian dokumen Crew List dengan jumlah dan data pengawak kapal yang berada di atas kapal.

Selain pelanggaran administrasi pelayaran, tim gabungan juga menemukan barang terlarang yang diduga narkotika yang disimpan dalam bungkus rokok berbentuk kaleng kotak, berisi 1 paket seberat 0,8 gram,

Beberapa alat hisap (bong), serta dua kemasan plastik yang diduga bekas pakai. Setelah dilakukan pengecekan BB narkotika di dapat bahwa barang tersebut positif Amfetamin dan Metafetamin.

Adapun data kapal yang diamankan yaitu KM Dolphin, GT 22, jenis kapal Cargo (kayu), berbendera Indonesia, dinakhodai oleh A, pemilik kapal SH, membawa 4 orang ABK, serta dengan muatan produk campuran Nestle sejumlah 1.956 kardus.

Selain itu, juga diamankan barang ABK diantaranya 5 unit HP, 1 unit Itel, dompet hitam, 5 unit tas ransel, alat hisap sabu (bong), dua paket sabu 0,8 gram, dan korek api.

Kapal selanjutnya dikawal oleh Patkamla Dolphin menuju Mako Lanal TBK untuk proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.

Dari peristiwa tersebut, kapal beserta pengawak diduga melakukan pelanggaran yang bertentangan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, serta tiga orang (nakhoda dan 2 ABK) melalukan pelanggaran UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Keberhasilan pengamanan jalur laut ini merupakan wujud nyata implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa TNI AL berkomitmen dalam menegakkan hukum di laut, mencegah tindak pidana lintas perairan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah laut yurisdiksi nasional guna mendukung stabilitas keamanan maritim Indonesia.(Dispen Kodaeral IV)

Persib Bandung Pimpin Puncak Klasemen Usai Taklukkan PSM Makassar 1-0 di Stadion GBLA

0

Redaksi.Co, Bandung || Persib Bandung sukses memuncaki klasemen sementara Liga Super League setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu, 27 Desember 2025. Laga tersebut dimulai dengan kick off pukul 19.00 WIB.

Gol kemenangan Maung Bandung tercipta pada menit ke-24 babak pertama. Gol tersebut lahir hanya berselang tiga menit setelah Persib mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-21. Penalti diberikan wasit setelah Berguinho dilanggar di dalam kotak penalti, dan tanpa ragu wasit menunjuk titik putih.

Andrew Jung yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang emas tersebut setelah tendangannya berhasil ditepis oleh kiper PSM Makassar, Hilman Syah. Bola hasil tepisan kiper hanya menghasilkan tendangan pojok bagi Persib Bandung.

Dari situasi sepak pojok tersebut, Persib mampu memecah kebuntuan. Tendangan sudut yang dieksekusi oleh gelandang Persib, Thom Haye, berhasil dimaksimalkan Andrew Jung melalui sundulan keras yang kali ini tak mampu dibendung Hilman Syah. Gol tersebut sekaligus menjadi penebusan Andrew Jung atas kegagalannya mengeksekusi penalti.

PSM Makassar bukan tanpa perlawanan. Tim Juku Eja beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun solidnya lini pertahanan Persib serta penampilan gemilang penjaga gawang Teja Paku Alam membuat gawang tuan rumah tetap aman hingga pertandingan berakhir.

Berdasarkan statistik pertandingan, kedua tim bermain imbang dalam penguasaan bola dengan masing-masing mencatatkan 50 persen. Persib Bandung unggul dalam jumlah tembakan dengan 13 percobaan, enam di antaranya tepat sasaran. Sementara PSM Makassar melepaskan 10 tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang.

Dalam hal distribusi bola, Persib mencatatkan 249 umpan sukses dari 315 percobaan dengan akurasi 79 persen, sedikit lebih unggul dibanding PSM Makassar yang membukukan 248 umpan sukses dari 325 percobaan dengan akurasi 76 persen. Persib juga unggul dalam jumlah tekel dan sapuan bola masing-masing 22 kali, sementara PSM lebih dominan dalam catatan intersep dengan 36 kali.

Kemenangan ini membawa Persib Bandung naik ke posisi pertama klasemen sementara dengan koleksi 34 poin, mengkudeta Borneo FC yang sebelumnya berada di puncak klasemen. Meski memiliki poin yang sama, Persib unggul dalam selisih gol. Sementara itu, Borneo FC masih berpeluang merebut kembali puncak klasemen karena akan melakoni laga tandang menghadapi Malut United pada Minggu, 28 Desember 2025, di Stadion Kie Raha, Ternate.****

Editor : Yosep M

LSM Maung Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Rakyat di Kota Tangerang

0

LSM Maung Tegaskan Sikap : Siap Kawal Kepentingan Rakyat dan Awasi Kebijakan Publik Di Kota Tangerang

 

 

Tangerang, 27 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Maung Kota Tangerang menggelar rapat konsolidasi internal sebagai langkah penguatan peran organisasi dalam mengawal kepentingan masyarakat serta mengawasi jalannya kebijakan publik di wilayah Kota Tangerang. Rapat yang dihadiri Ketua LSM Maung, Bapak M. Soleh, Sekretaris Bapak Hendra, Penasehat Bapak Yasen, S.H., M.H., Humas Bapak Adit, serta seluruh anggota ini, menjadi momentum penegasan sikap LSM Maung untuk semakin aktif, kritis, dan responsif terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

 

 

Dalam sambutannya, Ketua LSM Maung, Bapak M. Soleh, menegaskan bahwa keberadaan LSM bukan sekadar simbol, melainkan garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap berpihak pada kepentingan publik.

 

 

“ LSM Maung hadir bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memastikan hak-hak masyarakat terlindungi dan kebijakan berjalan sesuai aturan “,

tegasnya.

 

Sementara itu, Penasehat LSM Maung, Bapak Yansen, S.H., M.H., menekankan pentingnya integritas dan keberanian dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Ia mengingatkan seluruh anggota agar bekerja secara profesional, berlandaskan hukum, dan tidak ragu bersuara ketika menemukan dugaan penyimpangan di lapangan.

 

Rapat ini sekaligus menjadi konsolidasi internal untuk memperkuat soliditas organisasi serta menyatukan langkah dalam menjalankan fungsi advokasi, pengawasan, dan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan di Kota Tangerang.(*red)

PCNU Aceh Barat Dan ISIM Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Masyarakat Aceh Tengah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat dan Ikatan Santri Kecamatan Meureubo ( ISIM) melalui program NU Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak musibah di Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Sabtu tanggal 27 Desember 2025 bertempat di posko PCNU Kabupaten Aceh Tengah.

Ketua PCNU Aceh Barat Dr. H. Khairul Azhar, MA di dampingi Ketua ISIM Tgk. Hasyim dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Nahdlatul Ulama dan ISIM untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana dan kondisi darurat.

“NU tidak hanya berkhidmat dalam bidang keagamaan dan pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas warga Nahdliyin Aceh Barat kepada saudara-saudara kita di Aceh Tengah,” ujar Waled Khairul dalam rilisnya kepada media ini Sabtu 27/12/2025 dini hari

Senada dengan itu bendahara PCNU Waliswan, SE menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bantuan dari Ketua PWNU Aceh dan penggalangan dana dari warga Nahdliyin, badan otonom NU, serta masyarakat Aceh Barat yang peduli terhadap musibah kemanusiaan.

Penyaluran bantuan ini turut didampingi oleh pengurus PCNU diantaranya Gus Danil, Gus Rizal, Gus Rafi sekaligus sebagai relawan

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok beras, minyak makan, ikan asin, garam dan beberapa kebutuhan para ibu ibu.

Seluruh proses distribusi dikoordinir oleh tim NU Peduli PCNU Aceh Barat dengan mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparansi, dan kebersamaan.

PCNU Aceh Barat dan ISIM berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta memperkuat nilai ukhuwah, gotong royong, dan kepedulian sosial antar sesama ****

Bupati dan Wabup Pastikan Pembangunan Jalan Fakfak–Siboru Dimulai Tahun Ini

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan kesiapan penuh dalam pembangunan akses Jalan Fakfak–Siboru setelah seluruh persyaratan administrasi dan teknis berhasil dituntaskan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Fakfak pada saat wawancara dengan media ini usai mengikuti Sidang Paripurna DPRK Kabupaten Fakfak.

Dengan dikucurkannya anggaran pada akhir tahun 2025, pembangunan ruas jalan strategis tersebut kini resmi memasuki tahap pelaksanaan. Bupati memastikan pekerjaan fisik mulai berjalan sejak akhir Desember 2025 dan ditargetkan pada awal Januari 2026 sudah dapat berjalan secara optimal.

Ruas Jalan Fakfak–Siboru yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 26,6 kilometer dengan lebar kurang lebih 12 meter. Untuk tahap awal, anggaran yang dialokasikan berkisar antara Rp30 hingga Rp35 miliar.

Bupati Fakfak menjelaskan bahwa seluruh persyaratan yang menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui balai terkait, telah diselesaikan. Persyaratan tersebut meliputi dokumen AMDAL, status lahan, hak wilayah, hingga perizinan kawasan hutan dan hutan lindung. Pada tahap awal, terdapat sekitar 4 kilometer trase jalan yang berada di luar kawasan hutan sehingga dapat langsung dikerjakan, sementara untuk ruas lainnya persetujuan dari kementerian terkait juga telah diperoleh.

Dalam proses pembangunan, pemerintah daerah menegaskan tidak melakukan pembayaran atas tanah milik masyarakat. Pemerintah hanya memberikan penggantian terhadap tanam tumbuh produktif, seperti pala, durian, dan tanaman bernilai ekonomi lainnya. Anggaran penggantian tanam tumbuh tersebut telah disiapkan dan siap dibayarkan kepada masyarakat.

Bupati berharap dukungan dan partisipasi aktif masyarakat agar pembangunan Jalan Fakfak–Siboru dapat berjalan lancar. Pembangunan akses jalan ini dinilai sebagai bukti nyata kesiapan daerah dalam mendukung program infrastruktur strategis pemerintah pusat.

Bupati Fakfak juga mengungkapkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah pusat sempat menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp200 hingga Rp250 miliar, namun belum dapat direalisasikan karena daerah dinilai belum sepenuhnya siap. Dengan kondisi saat ini, pemerintah daerah optimistis kepercayaan pemerintah pusat dapat kembali terbangun.

Ke depan, pemerintah daerah bersama pihak balai akan melakukan presentasi lanjutan guna mempercepat tahapan pembangunan berikutnya. Diharapkan, pada tahun anggaran 2026–2027, alokasi dana lanjutan dengan nilai yang lebih besar dapat kembali diturunkan.

Apabila pembangunan Jalan Fakfak–Siboru rampung, waktu tempuh yang selama ini mencapai lebih dari satu jam diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 35 hingga 40 menit. Akses jalan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Fakfak dan sekitarnya.

Pelatihan BAPINDRA Siapkan Pemandu Wisata Olahraga,UMKM Jadi Pilar Pendukung

0

Jakarta,Redaksi.Co— Badan Pimpinan Indonesia Raya (BAPINDRA) menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga selama dua hari, 26–27 Desember 2025, bertempat di Hotel Shankee, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAPINDRA dalam mendukung pengembangan sport tourism nasional sekaligus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi.

Ketua Umum BAPINDRA, Erlan Suherlan S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisata olahraga (sport tourism) merupakan salah satu sektor strategis dalam mendorong pengembangan industri olahraga nasional serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM. Oleh karena itu, keberadaan pemandu wisata olahraga yang berkualitas dan profesional menjadi kebutuhan penting.

Pemandu wisata olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga serta pengembangan destinasi wisata olahraga di berbagai daerah. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan,” ujar Erlan Suherlan

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, antara lain pelaku event organizer (EO), pelaku UMKM, jurnalis, serta praktisi dan pemerhati olahraga. Para peserta dibekali beragam materi, mulai dari kebijakan nasional dan potensi wisata olahraga, standar kompetensi pemandu, manajemen risiko dan pertolongan pertama, hingga keterampilan teknis pemanduan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.

BAPINDRA juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), khususnya Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para narasumber serta seluruh peserta yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, perwakilan Kemenpora RI, Margono, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam pengembangan wisata olahraga. Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti pada dua hari pelaksanaan, melainkan berlanjut dalam bentuk jejaring kerja dan kolaborasi nyata. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Margono secara resmi membuka Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga.

Memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir pelatihan, Usman selaku pembawa acara sekaligus panitia pelaksana dari BAPINDRA membuka kegiatan dengan mengajak seluruh peserta untuk berdoa agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi berkah dan bermanfaat. Ia menegaskan bahwa rangkaian materi hari kedua merupakan rangkuman dari seluruh proses pelatihan yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam laporan kepada para pemangku kepentingan, khususnya Kemenpora RI. Usman juga menyampaikan bahwa BAPINDRA siap menyediakan sumber daya manusia (SDM) pemandu wisata olahraga apabila dibutuhkan oleh Kemenpora maupun stakeholder terkait.

Pada hari terakhir tersebut, peserta mendapatkan materi Strategi Pemasaran Paket Wisata Olahraga dan Event yang disampaikan oleh Ricky Sucipto, S.H., dilanjutkan dengan pembahasan peran UMKM dalam ekosistem wisata olahraga, sesi studi kasus dan praktik baik (best practice), panel diskusi kolaborasi strategis membangun ekosistem wisata olahraga, serta penyusunan rencana tindak lanjut dan komitmen bersama.

Dalam sesi yang membahas peran UMKM, Irfan menekankan bahwa peluang keterlibatan UMKM dalam event wisata olahraga sangat terbuka lebar. Menurutnya, tantangan utama pelaku UMKM bukan semata keterbatasan modal, melainkan belum matangnya konsep usaha dan pemahaman pasar. Ia mendorong pelaku UMKM agar mampu membaca peluang dari setiap event olahraga, mulai dari penyediaan produk, jasa pendukung, hingga kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, dalam sesi studi kasus pengembangan wisata olahraga, Tarsi Eka Putra memaparkan bahwa pengembangan sport tourism di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemerataan dampak ekonomi dan sosial. Ia mencontohkan kawasan Mandalika, yang meskipun telah menjadi tuan rumah ajang internasional seperti MotoGP, namun dampaknya masih cenderung terkonsentrasi di area tertentu dan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat luas. Menurutnya, pengembangan wisata olahraga harus dimulai dari perubahan mindset dengan mengintegrasikan berbagai medium kegiatan serta merancang dampak yang berkelanjutan.

Tarsi menjelaskan bahwa ekosistem wisata olahraga memiliki beragam kategori, mulai dari event berskala besar seperti MotoGP, maraton, dan Ironman, hingga kegiatan berbasis komunitas, edukasi, dan budaya. Integrasi antara olahraga, ekonomi kreatif, UMKM, media sosial, serta atraksi budaya dinilai menjadi kunci untuk memperluas dampak promosi dan peningkatan ekonomi daerah.

Berdasarkan data yang dipaparkan, penyelenggaraan event wisata olahraga terbukti memberikan multiplier effect yang signifikan. Pada 2025, perputaran ekonomi dari event wisata olahraga tercatat mencapai sekitar Rp170,8 miliar, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kontribusi tersebut berasal dari sektor akomodasi, konsumsi makanan dan minuman, transportasi, serta aktivitas wisata lokal yang secara langsung menggerakkan UMKM setempat.

Secara khusus, MotoGP Mandalika disebut sebagai salah satu contoh event unggulan yang mampu mendorong perputaran ekonomi hingga triliunan rupiah, meningkatkan tingkat hunian hotel, kepadatan penerbangan, serta keterlibatan UMKM di sektor kuliner, transportasi, dan produk lokal. Meski demikian, tantangan berupa harga akomodasi dan tiket yang relatif tinggi serta tekanan terhadap fasilitas publik masih menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga ini ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut, komitmen bersama, serta pembagian sertifikat kepada peserta. Melalui kegiatan ini, BAPINDRA berharap dapat melahirkan pemandu wisata olahraga yang profesional, adaptif, dan siap mendukung pengembangan sport tourism nasional, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional, dengan melibatkan UMKM sebagai bagian integral dari ekosistemnya.

Untuk Penanggulangan Bencana PMI Kab.Sukabumi Kembangkan Internet Berbasis Komunitas

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi kembali mengembangkan model ketahanan internet berbasis komunitas yang berkelanjutan untuk penanggulangan bencana bersama Atma Connect di sejumlah desa. Hal itu setelah sebelumnya berhasil mengembangkan program tersebut di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung dan Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

Program di fase ke dua ini, akan dilaksanakan di lima desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Hal itu seperti Desa Cimerang, Margaluyu, dan Citamiang di Kecamatan Purabaya, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, dan Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar.

Program yang luar biasa tersebut diapresiasi Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman. Bahkan menurutnya, kolaborasi luar biasa tersebut berdampak positif bagi masyarakat.

“Kolaborasi PMI bersama Atma Connect dalam penyediaan jaringan internet ini luar biasa. Apalagi dengan sejumlah program yang ada di dalamnya, selain penyediaan internet, ada juga pelatihan kesiapsiagaan berbasis komunitas,” ujarnya saat menghadiri penandatangan dimulainya Program Mengembangkan Model Ketahanan Internet Berbasis Komunitas yang berkelanjutan untuk Penanggulangan Bencana Fhase 2 di Aula PMI Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 27 Desember 2025.

Menurutnya, program tersebut sudah sangat berhasil di fase pertama. Seperti di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung dan Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung telah terbentuk komunitas terlatih mengenai kesiapsiagaan bencana.

“Bahkan ada yang merasakan dampak luar biasa dari keberadaan internet lewat program ini,” ucapnya.

Maka dari itu, Sekda berharap program tersebut pun akan berjalan di tahap dua ini. Sehingga, masyarakat di lima desa bisa merasakan dampak positif seperti yang dirasakan yang lainnya.

“Semoga kerjasama tahap dua ini bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar semuanya. Selanjutnya tinggal saling memonitor agar kegiatan ini berjalan lancar juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Alpan R Kasdar mengatakan, tahap pertama sudah sukses dilaksanakan dan berdampak besar bagi masyarakat. Atas dasar itu pula, kali ini dilaksanakan program tahap kedua dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

“Fase pertama dua desa di dua kecamatan, sekarang lima desa di tiga kecamatan. Di fase pertama sukses dengan tidak hanya sekadar memasang internet di desa yang potensi bencana, namun ada pelatihan relawan,” jelasnya.

Hal senada pun akan dilakukan di lima desa terpilih. Termasuk pembentukan relawan yang diberi pengetahuan internet berbasis komunitas.

“Dengan menyediakan internet berbasis satelit dan ditambah pengetahuan terkait penggunaannya ketika terjadi bencana. Hal itu dalam membantu warga mempercepat proses penanggulangan pasca bencana. Di sisi ini kami hadir,” ungkapnya.

Hal itu mengingat, banyak kondisi bencana yang menyebabkan komunikasi terputus hingga informasi terhambat.

“Kami hadir dengan menyediakan internet berbasis satelit. Sehingga, ketika terjadi bencana akses internet bisa tetap tetap jalan. Proses penanganan pasca bencana pun bisa lebih cepat. Akhirnya warga bisa mandiri menggunakan internet,” bebernya.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi dr. Hondo Suwito menambahkan, pasca penandatanganan kick off ini, program akan langsung dilaksanakan sampai 2026. Sehingga, sejumlah daerah yang telah dipilih akan mendapatkan jaringan internet dan pelatihan kesiapsiagaan bencana.

“Terima kasih semuanya, kami bisa dari PMI bersama Atma Connect bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. ***

Editor : Abdul Salam

Sambut Nataru 2025-2026, Tol Bocimi Siap Tampung Ratusan Kendaraan Wisatawan Tujuan Sukabumi

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan pengamanan lalu lintas menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi).

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan infrastruktur jalan tol dan jalan nasional harus berfungsi optimal sepanjang periode pelayanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“Jalur nasional dan tol harus beroperasi lancar agar mobilitas masyarakat terjaga. Seluruh langkah strategis sudah disiapkan dan tinggal dijalankan sesuai rencana,” kata Dody dikonfirmasi dari Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Langkah itu dilakukan Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat khususnya di wilayah Ciawi, Bogor, dan Sukabumi selama libur akhir tahun.

Tol Bocimi memiliki panjang operasional 26,40 kilometer, terdiri dari Seksi 1 Ciawi–Cigombong sepanjang 15,35 km dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak (Parungkuda) sepanjang 11,05 km.

Sebagai akses utama menuju kawasan wisata dan permukiman Bogor Selatan–Sukabumi, ruas tol itu diprediksi mengalami lonjakan kendaraan saat Natal dan Tahun Baru.

Direktur Utama PT Trans Jabar Toll Abdul Hakim Supriyadi menyampaikan pengaturan lalu lintas dan pengawasan lapangan telah diperkuat. Posko Natal dan Tahun Baru di Gerbang Tol Parungkuda berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengawasan lalu lintas, dan manajemen insiden.

Petugas juga ditempatkan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan,” kata Direktur Utama Abdul di Kantor PT Trans Jabar Toll, Bogor.

Selain kelancaran arus kendaraan, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelayanan Natal dan Tahun Baru. Seluruh indikator Standar Pelayanan Minimum terus dipantau, mulai dari kondisi jalan, aksesibilitas, kecepatan tempuh rata-rata, hingga kesiapan unit pertolongan.***

Editor : AS

Hadiri Panen Padi Organik, Wabup Fakfak Soroti Pentingnya Penataan Lahan Berkelanjutan

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkedik, MT, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam penataan lahan pertanian di Kampung Kinam. Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Panen Padi Organik di Kampung Kinam, Sabtu (27/12/2025).
Menurut Wakil Bupati, penataan lahan untuk tanaman padi dan sayur-mayur memang penting guna mendukung ketahanan pangan daerah. Namun, hal tersebut harus dilakukan dengan pengaturan yang jelas dan perhitungan matang agar tidak mengorbankan lahan yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tanaman lokal Fakfak, khususnya pala, harus tetap diprioritaskan. Pala bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga warisan yang memiliki nilai jangka panjang bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
“Penataan lahan harus dilakukan dengan hati-hati. Padi dan sayur-mayur perlu diatur dengan baik, tetapi tanaman lokal seperti pala jangan sampai diabaikan. Ini penting untuk anak cucu kita ke depan,” ujarnya.
Wakil Bupati berharap pemerintah kampung bersama masyarakat dapat bekerja sama dalam menata lahan secara bijak, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pangan dan pelestarian komoditas lokal khas Fakfak.

BAPINDRA dan Kemenpora RI Dorong Sport Tourism Berkelanjutan Lewat Pelatihan Pemandu Wisata

0

Redaksi.co, Jakarta | Barisan Penegak Indonesia Raya (BAPINDRA) menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga selama dua hari, 26–27 Desember 2025, bertempat di Hotel Shankee, Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah konkret BAPINDRA dalam mendukung pengembangan sport tourism nasional sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum BAPINDRA, Erlan Suherlan, S.H., yang mengatakan bahwa wisata olahraga merupakan sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan industri olahraga, ekonomi kreatif, dan UMKM. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pemandu wisata olahraga, menjadi faktor penting agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan.

“Pemandu wisata olahraga tidak hanya berperan mendampingi wisatawan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan event olahraga dan pengembangan destinasi wisata olahraga di daerah. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan,” ujar Erlan dalam sambutannya.

Peserta pelatihan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pelaku event organizer, UMKM, jurnalis, hingga praktisi dan pemerhati olahraga. Selama dua hari, mereka mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif, meliputi kebijakan nasional dan potensi wisata olahraga, standar kompetensi pemandu, manajemen risiko dan pertolongan pertama, hingga teknik pemanduan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Mewakili Kemenpora RI, Margono mengatakan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam mengembangkan wisata olahraga. Ia berharap pelatihan ini menjadi awal dari terbentuknya jejaring kerja dan kolaborasi nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Selanjutnya peserta menerima materi Strategi Pemasaran Paket Wisata Olahraga dan Event yang disampaikan oleh Ricky Sucipto, S.H. Materi dilanjutkan dengan pembahasan peran UMKM dalam ekosistem wisata olahraga, sesi studi kasus dan praktik baik, panel diskusi kolaborasi strategis, serta penyusunan rencana tindak lanjut dan komitmen bersama.

Dalam sesi mengenai UMKM, Irfan menyoroti besarnya peluang keterlibatan UMKM dalam event wisata olahraga. Ia menilai bahwa kendala utama pelaku UMKM bukan semata pada modal, melainkan pada kematangan konsep usaha dan pemahaman pasar. Oleh karena itu, UMKM didorong untuk lebih jeli melihat peluang dari setiap penyelenggaraan event olahraga, baik dalam penyediaan produk, jasa pendukung, maupun kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, Tarsi Eka Putra dalam sesi studi kasus mengungkapkan bahwa pengembangan sport tourism di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemerataan dampak ekonomi dan sosial. Menurutnya, pengembangan wisata olahraga harus diawali dengan perubahan pola pikir dan perencanaan dampak jangka panjang yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, BAPINDRA berharap dapat mencetak pemandu wisata olahraga yang profesional, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan sport tourism nasional di tingkat daerah, nasional, hingga internasional, dengan UMKM sebagai bagian integral dari ekosistemnya.