Beranda blog Halaman 117

Aklamasi di MUNAS III, Veve Safitri Kembali Pimpin PERPINA dan Perkuat Kepemimpinan Perempuan Indonesia

0

Endraswari Safitri yang biasa di panggil Veve Safitri Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum PERPINA Periode 2026–2031

Jakarta, 19 Juni 2026 – Musyawarah Nasional (MUNAS) III Perempuan Pemimpin Indonesia (PERPINA) berlangsung dengan lancar, demokratis, terbuka, dan penuh semangat persatuan. Dalam sidang pleno pemilihan Ketua Umum, Endraswari Safitri atau di kenal dengan nama Veve Safitri kembali dipercaya memimpin PERPINA setelah terpilih secara aklamasi atas dukungan penuh seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PERPINA.

MUNAS III dihadiri oleh Ketua Umum KOWANI, para pendiri, Dewan Pakar, Dewan Penasihat, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPD, DPLN, pimpinan organisasi perempuan, mitra strategis, serta berbagai tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pidato usai penetapan,Veve Safitri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh keluarga besar PERPINA.

“Kepercayaan ini bukanlah kemenangan pribadi, melainkan amanah seluruh keluarga besar PERPINA yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan semangat melayani.”

Ia menegaskan bahwa setelah MUNAS tidak ada lagi perbedaan pilihan. Seluruh anggota diharapkan bersatu untuk membangun PERPINA sebagai organisasi perempuan yang semakin solid, berintegritas, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pada periode kepemimpinan mendatang, PERPINA akan memprioritaskan penguatan organisasi, pemberdayaan perempuan, peningkatan kepemimpinan perempuan, penguatan ekonomi perempuan, serta mendorong keberlanjutan lingkungan melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, organisasi perempuan, dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

“Perbedaan adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah. Dengan sinergi dan jejaring yang kuat, kita mampu menghadirkan program-program yang berdampak dan menjawab tantangan bangsa,” ujar Veve Safitri

Ketua Umum terpilih periode 2026-2031 juga menyampaikan apresiasi kepada Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), seluruh panitia, peserta MUNAS, DPP, DPD, dan DPLN yang telah bekerja keras sehingga MUNAS III PERPINA dapat berlangsung dengan sukses, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MUNAS III PERPINA, khususnya para sponsor, yaitu Fone, Bapak Thomas, Donahue, dan Katahati Institute, atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung penguatan kepemimpinan perempuan di Indonesia.

Mengakhiri pidatonya, Veve Safitri mengajak seluruh keluarga besar PERPINA untuk terus bergandengan tangan membangun organisasi yang semakin besar, semakin solid, dan semakin berdampak.

“Bersatu dalam visi, bersinergi dalam aksi, dan mengabdi untuk Indonesia.”

Tentang PERPINA

Perempuan Pemimpin Indonesia (PERPINA) merupakan organisasi nasional yang menghimpun perempuan pemimpin dari berbagai profesi dan daerah di Indonesia maupun luar negeri. PERPINA berkomitmen memperkuat kepemimpinan perempuan melalui kolaborasi, inovasi, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan inklusif.

Takalar Tinggalkan Pola Lama, Daeng Manye Pimpin Revolusi Digital Pelayanan Publik

0

Redaksi.co TAKALAR : Kabupaten Takalar tengah memasuki era baru tata kelola pemerintahan. Di bawah kepemimpinan Bupati Daeng Manye, transformasi digital tidak lagi sekadar menjadi jargon pembangunan, melainkan telah menjadi strategi nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, efektif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Takalar kini mengakselerasi pembangunan sistem pemerintahan berbasis digital yang terintegrasi dari tingkat kabupaten hingga desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar mewujudkan birokrasi modern yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Bagi Daeng Manye, digitalisasi bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru atau mengganti proses administrasi manual dengan sistem elektronik. Lebih dari itu, digitalisasi merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kuat, akuntabel, dan berbasis data.

Melalui sistem yang terintegrasi, koordinasi antarperangkat daerah menjadi lebih efektif, proses pelayanan berlangsung lebih efisien, serta pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat dan tepat berdasarkan data yang akurat. Pendekatan ini diyakini mampu mempercepat realisasi program pembangunan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Namun, keberhasilan transformasi tersebut tidak hanya bergantung pada teknologi. Daeng Manye menekankan bahwa pembangunan daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, perangkat desa, aparatur sipil negara, dunia pendidikan, pelaku usaha, hingga masyarakat harus bergerak dalam satu visi yang sama.

“Transformasi pemerintahan harus dibangun melalui sinergi semua pihak. Teknologi menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” menjadi semangat yang terus dikedepankan dalam arah pembangunan Kabupaten Takalar.

Karena itu, selain memperkuat infrastruktur digital, pemerintah juga fokus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Penguatan kompetensi aparatur, peningkatan literasi digital masyarakat, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari strategi transformasi yang berkelanjutan.

Semangat kolaborasi yang dibangun Daeng Manye kini menjadi fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat modern. Pemerintah hadir sebagai penggerak perubahan, sementara masyarakat ditempatkan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Takalar hari ini tidak hanya sedang membangun sistem pemerintahan yang lebih modern, tetapi juga sedang menyiapkan masa depan. Dengan kolaborasi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, dan digitalisasi yang terarah, daerah ini terus bergerak menuju cita-cita menjadi kabupaten yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing.

Langkah yang ditempuh bukan sekadar tentang bergerak lebih cepat, melainkan bergerak bersama. Sebab, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, keberhasilan pembangunan pada akhirnya diukur dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelosok desa dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (ZUL)

LBH- RHI Ungkap Fakta Miris: Korban Tewas Masih di Bawah Umur, 2 Kali Kecelakaan Tanpa BPJS Ketenagakerjaan

0

Disnakertrans Kayong Utara Bertindak, Ungkap Fakta Miris: Korban Tewas Masih di Bawah Umur, 2 Kali Kecelakaan Tanpa BPJS Ketenagakerjaan

  • KETAPANG – Ahmad Upin Ramadan dan Mohamad Satria Putra selaku Kuasa Hukum korban ledakan kapal KM. Lautan Anugerah 01 di Sukabangun, Delta Pawan, Ketapang, angkat suara keras. Mereka mendesak Disnakertrans Kayong Utara untuk tidak main-main mengusut tuntas dugaan pembiaran hak pekerja oleh PT. Kayong Aluminium Nusantara (PT. KAN).

Langkah tegas langsung diambil. Tim Kuasa Hukum mendatangi Kantor Disnakertrans Kayong Utara menuntut klarifikasi dan tindakan nyata. Hasilnya mencengangkan: 6 korban ledakan 2 Mei 2026, 2 tewas dan 4 luka bakar, diduga tidak satu pun didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan oleh PT. KAN.

“Ini bukan kelalaian biasa. Ini pengabaian hak dasar pekerja yang berujung merenggut 2 orang korban tewas,” tegas Ahmad Upin Ramadan, Ketua DPD Rumah Hukum Indonesia Kabupaten Ketapang.

Fakta yang Bikin Geram:

1. Korban Meninggal Masih Pelajar: Salah satu korban tewas, Almarhum Aldi, masih di bawah umur dan berstatus pelajar.
2. Kecelakaan Berulang: Ini insiden kedua. Sebelumnya kapal yang sama tenggelam saat mengangkut logistik PT. KAN dari Ketapang ke Pulau Penebang. Korban yang sama, tidak ada evaluasi, tidak ada jaminan sosial.
3. Zero Protection: BPJS Ketenagakerjaan konfirmasi korban bukan peserta JKK maupun JKm. Padahal KM. Lautan Anugerah 01 beroperasi atas dasar perjanjian kerja sama dengan PT. KAN.

Disnakertrans Kayong Utara sudah melayangkan Surat Permintaan Klarifikasi Nomor: B/500.15/309/NAKERTRANS-II-VU/2026 tertanggal 5 Juni 2026. PT. KAN diberi tenggat hingga Jumat, 19 Juni 2026 untuk menjawab resmi lengkap bukti administrasi.

Ancaman Pidana Menanti PT. KAN
Berdasarkan UU No. 24/2011 tentang BPJS dan PP No. 86/2013, perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerja terancam:

• Sanksi Administratif: Teguran tertulis, denda, hingga pembatasan layanan publik.

• Sanksi Pidana: Kurungan maksimal 8 tahun dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.

TUNTUTAN KUASA HUKUM:

1. Disnakertrans Kayong Utara harus transparan. Buka hasil klarifikasi PT. KAN ke publik. Jangan ada yang ditutupi.
2. PT. KAN wajib bertanggung jawab penuh atas insiden yang memakan korban jiwa akibat kecelakan tersebut, membayar seluruh hak normatif korban: santunan kematian, biaya pengobatan, JKK, JKm, dan kompensasi UU Ketenagakerjaan. Jangan lepas tangan.
3. Memberikan jamianan pendidikan terhadap anak- anak korban yang meninggal sampai ke jenjang perguruan tinggi
4. Aparat Penegak Hukum turun tangan. Jika terbukti ada unsur kelalaian korporasi yang merenggut nyawa, proses pidana harus jalan.
5. Mengganti seluruh biaya perobatan yang dikeluarkan dirumah sakit dan mengganti Kapal yang tenggelam serta Kapal yang terbakar yang di pergunakan korban untuk angkutan barang milik PT. KAN.

“Kami tidak akan diam. Nyawa pekerja bukan angka statistik. Keselamatan kerja dan jaminan sosial itu harga mati, bukan opsi perusahaan,” tutup Ahmad Upin.

Tim Kuasa Hukum bersama DPD Rumah Hukum Indonesia Kabupaten Ketapang menyatakan akan mengawal kasus ini sampai tuntas, termasuk menempuh jalur pidana jika PT. KAN berkelit.

Potret Bahagia TK Ananda Polohu, Program MBG SPPG Budong-Budong Babana Terus Berjalan Optimal

0

Foto : penyaluran ke penerima manfaat

MAMUJU TENGAH – Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak TK Ananda Polohu saat menerima makanan bergizi yang disalurkan oleh SPPG Budong-Budong Babana di bawah naungan Yayasan Bakti Anak Nusantara, Jumat (19/6/2026). Momen tersebut menjadi gambaran nyata keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus berjalan optimal di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan penyaluran dimulai sejak pukul 07.30 WITA dari dapur pelayanan SPPG yang berlokasi di Dusun Babana Utara, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong. Distribusi dilakukan secara terjadwal untuk memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh makanan dalam kondisi segar dan layak konsumsi.

Program ini dipimpin oleh Kepala SPPG Muhammad Fakhrizal bersama tim yang terdiri dari Staf Ahli Gizi Setio Wahyuni dan Staf Ahli Akuntan Retno Safitri Syam. Dengan dukungan 46 tenaga kerja, pelayanan MBG mampu menjangkau ribuan penerima manfaat setiap harinya.

Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 1.551 siswa dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah menerima manfaat program. Salah satu yang menjadi perhatian adalah 65 siswa TK Ananda Polohu yang tampak antusias menikmati menu makanan bergizi yang telah disiapkan.

Tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, program MBG juga menjangkau kelompok rentan melalui layanan posyandu. Sebanyak 295 balita, 122 ibu hamil dan ibu menyusui, yang tersebar pada enam posyandu di wilayah Budong-Budong, turut menerima dukungan pemenuhan gizi melalui program tersebut.

Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat yang dilayani SPPG Budong-Budong Babana mencapai 1.968 orang, menunjukkan cakupan layanan yang semakin luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

Menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam kari, tempe mendoan, cah kangkung jagung, dan semangka. Menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.

Keberadaan Program MBG dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi harian, program ini juga mendorong pembentukan pola makan sehat sejak usia dini.

Yayasan Bakti Anak Nusantara bersama SPPG Budong-Budong Babana terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh penerima manfaat di wilayah kerjanya.

Melalui kolaborasi yang solid antara pengelola SPPG, tenaga ahli, dan masyarakat, program MBG diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran makanan bergizi pada hari itu berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman, serta mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat dan pihak sekolah.

Horor di Balik Dinding Rumah Kosong: Pengusaha Rental Motor Cabuli Anak di Bawah Umur Berulang Kali

0

PURWOREJO | Redaksi.coDugaan tindak pidana kejahatan seksual terhadap anak kembali mencuat dan mengguncang Kabupaten Purworejo. Seorang pengusaha rental motor berinisial S dilaporkan ke Polres Purworejo atas dugaan perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Kasus yang memicu kemarahan publik ini kini tengah dalam penanganan intensif aparat kepolisian.

​Untuk mengawal proses hukum dan memastikan hak-hak korban terpenuhi, orang tua korban secara resmi telah memberikan kuasa penuh kepada Tim Advokat Agus Triatmoko, S.H. & Rekan.

​Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTLP/25/VI/2026/SPKT/POLRES PURWOREJO/POLDA JATENG tertanggal 11 Juni 2026, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam:

  • Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP
  • Undang-Undang Perlindungan Anak

​Peristiwa memilukan ini mulai tercium pada Jumat, 29 Mei 2026. Orang tua korban menerima informasi dari perangkat Desa Sidorejo untuk segera datang ke rumah terlapor (S). Saat tiba di lokasi, korban kedapatan telah berada di sana bersama sejumlah warga dan perangkat desa.

​Setelah dibawa pulang ke rumah, korban yang trauma akhirnya berani mengungkapkan mimpi buruk yang selama ini ia alami:

  • Memanfaatkan Rumah Sepi: Aksi pertama bermula ketika korban datang ke rumah S untuk mengembalikan pakaian milik istri terlapor. Memanfaatkan kondisi rumah yang sepi karena istri dan anaknya sedang pergi ke Yogyakarta, S diduga memaksa korban ke bagian belakang rumah dan melakukan pencabulan.
  • Aksi Berulang di Penginapan: Korban mengaku bahwa ini bukan yang pertama. S diduga telah beberapa kali membawa korban ke sebuah penginapan di wilayah Glagah dan Kutoarjo untuk dipaksa melayani nafsu bejatnya.
  • Modus Bujuk Rayu: Untuk menjerat korbannya, pengusaha rental motor ini diduga membangun kedekatan lewat manipulasi psikologis, termasuk menjanjikan sepeda motor, perhiasan, hingga telepon genggam (handphone).

​Berbekal pengakuan mengerikan tersebut, pihak keluarga langsung menempuh jalur hukum ke Polres Purworejo.

​Kuasa hukum keluarga korban, Agus Triatmoko, S.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa korban dan keluarganya. Ia mendesak agar perkara ini ditangani secara profesional tanpa pandang bulu.

​”Kami telah diberikan kuasa oleh orang tua korban untuk mendampingi perkara ini. Karena prosesnya sudah masuk dalam penanganan kepolisian, kami berharap penegakan hukum dapat berjalan secara tegak Lurus dan diproses seadil-adilnya tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun,” tegas Agus Triatmoko, S.H.

​Ia juga menambahkan bahwa fokus utama tim hukum tidak hanya pada jerat pidana pelaku, melainkan juga masa depan psikologis korban.

​”Kami memandang kepentingan korban menjadi prioritas utama. Tidak hanya soal hukum, tetapi juga pemulihan psikologis korban. Untuk itu, kami akan segera berkoordinasi dengan UPT PPA Kabupaten Purworejo guna memastikan korban mendapatkan pendampingan yang maksimal,” lanjutnya.

​Kasus ini kini menjadi sorotan tajam masyarakat Purworejo yang menuntut transparansi, profesionalitas, serta keadilan hukum yang seberat-beratnya bagi pelaku kejahatan seksual anak. (Rico)

𝗧𝗶𝗺 𝗣𝗲𝘄𝗮𝗿𝘁𝗮 𝗣𝘂𝗿𝘄𝗼𝗿𝗲𝗷𝗼

Satres Narkoba Polres Purwakarta Ringkus 4 Pengedar Obat Terlarang

0

𝙴𝚖𝚙𝚊𝚝 𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚎𝚍𝚊𝚛 𝙾𝚋𝚊𝚝 𝚃𝚎𝚛𝚕𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝙳𝚒𝚛𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚜 𝚂𝚊𝚝𝚛𝚎𝚜 𝙽𝚊𝚛𝚔𝚘𝚋𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) — 𝚂𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚜𝚎𝚛𝚜𝚎 (𝚂𝚊𝚝𝚛𝚎𝚜) 𝙽𝚊𝚛𝚔𝚘𝚋𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝚝𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚒𝚍𝚊𝚗𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚕𝚊𝚑𝚐𝚞𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞 (𝙾𝙺𝚃) 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚜𝚎𝚍𝚒𝚊𝚊𝚗 𝚏𝚊𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚒𝚣𝚒𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒. 

𝙳𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚍𝚊𝚛 𝙾𝙺𝚃 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚜 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚂𝚊𝚝𝚛𝚎𝚜 𝙽𝚊𝚛𝚔𝚘𝚋𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝙿𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚞𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝚍𝚒𝚊𝚖𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚊𝚝 𝚁𝚎𝚜𝚎𝚛𝚜𝚎 𝙽𝚊𝚛𝚔𝚘𝚋𝚊, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚛𝚢 𝚂𝚞𝚖𝚊𝚛𝚗𝚘 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚠𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚞𝚛𝚒𝚐𝚊𝚒 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚛𝚊𝚔𝚝𝚎𝚔 𝚓𝚞𝚊𝚕 𝚋𝚎𝚕𝚒 𝙾𝙺𝚃 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚂𝚊𝚝𝚗𝚊𝚛𝚔𝚘𝚋𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

  • “𝚂𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚊𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚋𝚜𝚎𝚛𝚟𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚌𝚞𝚛𝚒𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚓𝚞𝚊𝚕𝚋𝚎𝚕𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚝𝚊𝚜 (𝙾𝙺𝚃),” 𝚞𝚌𝚊𝚙 𝚃𝚛𝚢, 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙹𝚞𝚖𝚊𝚝, 19 𝙹𝚞𝚗𝚒 2026.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚢𝚊𝚔𝚗𝚒 𝚍𝚞𝚊 𝚕𝚊𝚔𝚒-𝚕𝚊𝚔𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚒𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙰𝙿 (30) 𝚍𝚊𝚗 𝙵𝙺 (23) 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚞𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚎𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚗𝚒𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙻𝙳 (28) 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝙳 (28). 𝙼𝚎𝚛𝚔𝚊 𝚍𝚒𝚊𝚖𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚁𝚊𝚋𝚞, 17 𝙹𝚞𝚗𝚒 2026 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚛𝚒𝚗.

𝙳𝚊𝚛𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞, 𝚔𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚊, 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚒𝚝𝚊 𝚋𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚔𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 659 𝚋𝚞𝚝𝚒𝚛 𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚠𝚊𝚛𝚗𝚊 𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚜𝚒𝚜𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚕𝚒𝚜𝚔𝚊𝚗 𝙼𝙵 𝚍𝚒𝚍𝚞𝚐𝚊 𝙷𝚎𝚡𝚢𝚖𝚎𝚛, 𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚒𝚝 𝚑𝚊𝚗𝚍𝚙𝚑𝚘𝚗𝚎 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚗𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛 𝚁𝚙. 395.000.

659 𝚋𝚞𝚝𝚒𝚛 𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚍𝚒𝚊𝚖𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚜𝚘𝚛 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 (𝚍𝚘𝚔.𝚜𝚒𝚑𝚞𝚖𝚊𝚜𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜𝚙𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊)
  • “𝙹𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚒𝚝𝚊 𝚋𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚔𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 659 𝚋𝚞𝚝𝚒𝚛 𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚒𝚣𝚒𝚗 𝚎𝚍𝚊𝚛. 𝙾𝚋𝚊𝚝-𝚘𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚒𝚝𝚞 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒. 𝚃𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚒𝚓𝚞𝚊𝚕 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚒𝚗,” 𝚝𝚎𝚐𝚊𝚜 𝚃𝚛𝚢.

𝚃𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚑𝚊𝚕 𝚒𝚗𝚒, 𝚒𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚔𝚎𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚊𝚜𝚊𝚕 435 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝙿𝚊𝚜𝚊𝚕 436 𝚊𝚢𝚊𝚝 (2) 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 – 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝙽𝚘𝚖𝚘𝚛 17 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2023 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚊𝚜𝚊𝚕 20 𝚑𝚞𝚛𝚞𝚏 𝚌 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 – 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚗𝚘𝚖𝚘𝚛 1 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 2023 𝙺𝚄𝙷𝙿 𝙹𝚘 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 – 𝚄𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚗𝚘𝚖𝚘𝚛 1 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 2026 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚍𝚊𝚗𝚊.

”𝙰𝚗𝚌𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚓𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚒𝚖𝚊𝚕 12 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚁𝚙 5 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚊𝚛,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚎𝚗𝚊𝚕 𝚖𝚞𝚛𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚗𝚢𝚞𝚖 𝚒𝚝𝚞.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan obat-obatan kepada pihak berwajib.

Try menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti memberantas peredaran gelap narkoba maupun obat keras terbatas yang meresahkan masyarakat.

“Sebagai mana arahan Bapak Kapolres Purwakarta, pihaknya berkomitmen menindak tegas para pelaku penyalahgunaan narkoba dan OKT. Kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang mengganggu kamtibmas,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini meminta masyarakat dapat melaporkan dugaan tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polres Purwakarta atau bisa datang ke Satres Narkoba Polres Purwakarta.

“Dipastikan setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti,” ungkap Tini mengakhiri berita ini. (*/SK)

Sumber : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Siswa SMP 5 Tobadak Antusias Terima Makan Bergizi, SPPG Tobadak 2 Jangkau 904 Penerima Manfaat

0

Foto : penyaluran penerima manfaat

MAMUJU TENGAH – Antusiasme terlihat dari para siswa SMP Negeri 5 Tobadak saat menerima makanan bergizi yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Tengah Tobadak Tobadak 2, Jumat (19/6/2026). Program Makan Bergizi (MBG) yang dilaksanakan bersama Yayasan Wadah Merah Putih tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas gizi peserta didik di Kabupaten Mamuju Tengah.

Dipimpin Kepala SPPG Yulia Rahmawati, S.M, kegiatan penyaluran dimulai sejak pukul 08.00 WITA dari dapur pelayanan yang berlokasi di Jalan Macirinnae, Dusun Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak. Pada pelaksanaan kali ini, SPPG Tobadak 2 melayani 904 peserta didik dan 124 tenaga pendidik serta tenaga kependidikan yang tersebar di 10 satuan pendidikan.

Potret ceria para siswa SMP Negeri 5 Tobadak menjadi gambaran nyata manfaat program MBG yang terus berjalan secara berkelanjutan. Kehadiran makanan bergizi di lingkungan sekolah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian siswa, tetapi juga mendukung konsentrasi belajar dan kesehatan mereka selama mengikuti proses pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, tim SPPG yang didukung Yayasan Wadah Merah Putih melibatkan 31 tenaga kerja, termasuk Ahli Gizi Ratna Puspitasari, A.Md.Gz yang memastikan kualitas dan keseimbangan nutrisi menu yang disajikan. Sementara itu, pengelolaan administrasi dan keuangan turut didukung oleh Akuntan Alwia, S.E.

Menu yang disajikan kepada para penerima manfaat terdiri atas nasi putih, telur ceplok, perkedel tahu, cah jagung sawi putih, serta buah naga. Susunan menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan anak-anak usia sekolah.

Program MBG yang dijalankan SPPG Mamuju Tengah Tobadak Tobadak 2 menjadi salah satu bentuk komitmen dalam mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat. Melalui kolaborasi antara SPPG, yayasan, dan pihak sekolah, diharapkan semakin banyak peserta didik yang mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi guna menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Perjuangan Pemkab Berbuah Hasil, PUPR RI Setujui Dana Irigasi Rp18,6 Miliar untuk Pasangkayu

0

 

Kadis PU Pasangkayu Syamsunar (kanan) bersama Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulteng.

PASANGKAYU – Upaya Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur pertanian akhirnya membuahkan hasil. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp18,6 miliar untuk rehabilitasi delapan daerah irigasi di Kabupaten Pasangkayu pada tahun 2026.

Persetujuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan yang diajukan Pemkab Pasangkayu melalui proses asistensi dan verifikasi oleh kementerian teknis, dengan pendampingan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Tengah. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas PUPR Pasangkayu, Syamsunar, mengungkapkan rasa syukurnya atas disetujuinya program rehabilitasi tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi intensif yang dilakukan bersama berbagai pihak terkait, termasuk kunjungan ke BWS Sulawesi Tengah di Palu beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, kunjungan kami ke BWS Sulawesi Tengah bersama pihak terkait membuahkan hasil. Delapan daerah irigasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu akhirnya mendapat persetujuan untuk direhabilitasi,” ujarnya.

Menurut Syamsunar, pelaksanaan rehabilitasi akan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi Tengah melalui pagu anggaran Kementerian PUPR RI. Program tersebut sejalan dengan prioritas pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi.

Ia menambahkan, Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa selama ini terus mendorong pemenuhan kebutuhan infrastruktur pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani. Keberadaan jaringan irigasi yang memadai dinilai sangat penting untuk menjaga ketersediaan air dan meningkatkan hasil panen.

Adapun daerah irigasi yang akan direhabilitasi berada di wilayah Bambalamotu, Bambaira, Pangiang, Patika, Pedongga, Sarude, dan Sarjo. Program ini mencakup empat kecamatan, yakni Kecamatan Sarjo, Bambaira, Bambalamotu, dan Doripoku.

Syamsunar juga mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Dinas PUPR, Bapperida, DPRD Pasangkayu, serta dukungan dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi Tengah.

Dengan terealisasinya anggaran rehabilitasi senilai Rp18,6 miliar ini, diharapkan sistem pengairan pertanian di Pasangkayu semakin optimal, produktivitas lahan pertanian meningkat, dan kesejahteraan petani dapat terus terdongkrak seiring menguatnya sektor pangan daerah.

Dari Panggung DuniaJAKALCERFEST 2026 Sulap Pasar Seni Ancol Jadi Episentrum KreativitasJakartaMenuju 500Tahun

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Angin kebangkitan seni dan budaya kembali berembus kencang dari pesisir utara Jakarta, Kawasan Pasar Seni di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk resmi menjelma menjadi panggung raksasa kreativitas melalui gelaran JAKALCER FEST 2026 (Jakarta Art, Culture & Creative Festival), sebuah festival kolaboratif yang digadang-gadang menjadi salah satu perhelatan budaya paling bergengsi dalam rangkaian perayaan menuju 500 tahun Kota Jakarta.

Digelar selama sepuluh hari, mulai 19 hingga 28 Juni 2026, festival bertema “Seamphony of The Arts” ini menghadirkan perpaduan spektakuler antara seni, budaya, ekonomi kreatif, dan inovasi modern dalam satu ruang interaksi yang hidup.

JAKALCER FEST 2026 hadir bukan sekadar sebagai festival tahunan, melainkan sebagai simbol kebangkitan Pasar Seni Ancol sebagai pusat kreativitas urban yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ribuan pengunjung diproyeksikan memadati area festival untuk menikmati beragam program yang dirancang secara inklusif,Melalui tiga pilar utama yakni Art Performing, Art Market, dan Art Kuliner, masyarakat diajak merasakan pengalaman budaya yang menyeluruh, Pertunjukan musik lintas genre, pameran karya seni visual, bazar produk kreatif UMKM, workshop edukatif, hingga ragam kuliner khas Nusantara dan Betawi menjadi magnet utama yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Suasana festival semakin semarak dengan hadirnya sejumlah musisi dan kelompok kreatif ternama seperti Efek Rumah Kaca, Magicpie, The Banery, Skandal, Biru Baru, hingga Sukses Lancar Rejeki yang siap menghidupkan panggung utama dengan energi dan karya-karya terbaik mereka.

Tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni, JAKALCER FEST 2026 juga membuka kesempatan luas bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya melalui berbagai kompetisi komunitas.

Mulai dari Live Graffiti Competition, Drummer Competition, Singing Competition, Rap Competition, Dance Competition, Pantomime Competition, Magician Competition, hingga Stand Up Comedy Competition menjadi wadah lahirnya talenta-talenta baru yang diharapkan mampu membawa nama Indonesia ke panggung yang lebih luas.

Kolaborasi menjadi roh utama festival ini, Berbagai komunitas dan organisasi kreatif turut terlibat aktif, di antaranya IMARINDO, Federasi Youth Band Indonesia, Persatuan Seniman Komedi Indonesia, serta Lembaga Kebudayaan Betawi melalui partisipasi Abang None Cilik,Sinergi lintas komunitas tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan.

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rahmaniar, menegaskan bahwa JAKALCER FEST merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali denyut kreatif Pasar Seni sebagai rumah besar bagi para pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta.

Menurutnya, melalui kolaborasi antara seniman, komunitas, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Pasar Seni memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang produktif yang mampu mendorong pertumbuhan industri kreatif sekaligus menjaga warisan budaya Jakarta di tengah arus modernisasi.

Lebih dari sekadar agenda hiburan, JAKALCER FEST 2026 menjadi representasi wajah baru Jakarta yang kreatif, inklusif, dan berdaya saing global,Festival ini menunjukkan bahwa seni dan budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi, identitas kota, serta perekat sosial antar generasi.

Di tengah persiapan menuju usia setengah milenium, Jakarta seakan menemukan kembali denyut budayanya.

Dari sudut Pasar Seni Ancol, semangat kreatif itu bergema lebih kuat dari sebelumnya menghubungkan masa lalu, merayakan masa kini, dan menata masa depan ibu kota melalui harmoni seni yang tak pernah kehilangan maknanya.

JAKALCER FEST 2026 bukan sekadar festival, Ia adalah deklarasi bahwa Jakarta siap memasuki usia 500 tahun dengan kreativitas sebagai fondasi utama peradabannya.

SPPG Kalukku Kabuloang Perkuat Pemenuhan Gizi, Siswa SD Babalalang Jadi Salah Satu Penerima Manfaat

0

“Foto : Penyaluran ke penerima manfaat”

Mamuju – Upaya memperkuat pemenuhan gizi bagi peserta didik terus dilakukan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu potret keberhasilan program tersebut terlihat di SD Babalalang, yang menjadi bagian dari penerima manfaat layanan yang diselenggarakan oleh SPPG Mamuju Kalukku Kabuloang.

Program yang dijalankan secara berkelanjutan ini bertujuan mendukung kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah agar dapat tumbuh sehat, aktif, dan lebih siap mengikuti proses pembelajaran. Kehadiran MBG juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, para siswa SD Babalalang tampak antusias menerima makanan bergizi yang telah disiapkan sesuai standar yang ditetapkan. Potret senyum dan semangat mereka mencerminkan manfaat nyata yang dirasakan dari program tersebut.

Kepala SPPG Mamuju Kalukku Kabuloang, La Ode Muh. Al Rifqy, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kualitas layanan mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang dan prestasi belajar anak.

SPPG Mamuju Kalukku Kabuloang yang beralamat di Dusun Kalilung, Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, terus mengoptimalkan pelayanan agar seluruh penerima manfaat memperoleh makanan yang sehat, aman, dan bernilai gizi seimbang.

Saat ini, satuan pelayanan tersebut melayani 2.027 penerima manfaat yang tersebar di berbagai satuan pendidikan dalam wilayah layanan. Jumlah tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat.

Melalui sinergi antara pelaksana program, satuan pendidikan, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak di Kabupaten Mamuju.

Potret para siswa SD Babalalang yang menikmati makanan bergizi menjadi bukti bahwa program ini tidak hanya menghadirkan asupan nutrisi, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar dan optimisme bagi generasi penerus bangsa.

Dengan cakupan penerima manfaat yang terus terlayani secara konsisten, SPPG Mamuju Kalukku Kabuloang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.