Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus Cabang Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kabupaten Aceh Barat periode 2025–2030 resmi dilantik di Auditorium Universitas Teuku Umar (UTU), Selasa, 3/11/2026
Prosesi pengukuhan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) RI, Nezar Patria.
Pengukuhan kepengurusan baru ini dirangkaikan dengan Sarasehan Pembangunan Daerah bertema “Kolaborasi Membangun Ekonomi Berdampak Hilirisasi Potensi Lokal, Investasi, dan Transformasi Digital untuk Masa Depan Aceh Barat.”
Ketua Panitia Pelaksana, Kemal Pasya, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang konsolidasi dan silaturahmi internal wadah alumni UGM, melainkan momentum bagi para alumnus untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Dalam kegiatan seremonial Pengukuhan ini, Sarasehan dirancang sebagai ruang temu gagasan antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam memetakan strategi hilirisasi produk lokal, efisiensi investasi, pemberdayaan UMKM, hingga percepatan transformasi digital di Aceh Barat.
Bupati Aceh Barat dalam arahannya menyambut baik pengukuhan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor—pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan—untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam daerah. Keberadaan KAGAMA diharapkan mampu menyumbangkan pemikiran strategis serta solusi inovatif demi percepatan ekonomi berkelanjutan.
Wamenkomdigi,Nezar Patria di kesempatan yang sama,menggarisbawahi peran kunci transformasi digital sebagai pendorong kemajuan ekonomi lokal. Pemanfaatan teknologi dinilai ampuh dalam memperluas jangkauan pasar UMKM, meningkatkan daya saing produk daerah, serta mempercepat akses layanan publik.
Sementara itu, Ketua PC KAGAMA Aceh Barat terpilih, Dr. Ir. Fitriadi, S.T., M.T., menegaskan komitmennya untuk membawa KAGAMA menjadi wadah yang produktif dan responsif terhadap tantangan daerah. Menurut Fitriadi, alumni UGM memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk mendayagunakan jaringan serta kapasitas keilmuannya demi kemajuan masyarakat.
Agenda strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat dan agama (MUI), perwakilan APDESI, pelaku UMKM, hingga mahasiswa.
Melalui kepengurusan baru ini, KAGAMA Aceh Barat resmi mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan sejahtera ****
