Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 96

Larangan Angkutan Batubara, Buruh Sumsel Mengancam Aksi Damai

0

Redaksi.co | Palembang – Forum Komunikasi Solidaritas Vendor buruh karyawan PT SLR dan SDJ datangi DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (12/01/2026)

Dipimpin oleh Aka Cholik Darlin, maksud dari kedatangan forum tersebut tidak lain adalah menyampaikan aspirasi dan kegelisahan yang disebabkan hadirnya kebijakan larangan melintas bagi kendaraan angkutan Batubara di jalan umum, sehingga menimbulkan penghentian operasional perusahaan Batubara di Sumatera Selatan.

” Tujuan kami datang ke DPRD provinsi Sumatera Selatan pada hari ini tidak lain adalah untuk menyampaikan aspirasi serta kegeilisan para vendor dan buruh perusahaan Batubara yang dirumahkan akibat kebijakan Gubernur Sumatera Selatan yang melarang kendaraan angkutan Batubara melintasi jalan umum “, kata Aka Cholik Darlin Ketua Forum Komunikasi Solidaritas Vendor dan Buruh Karyawan PT SLR dan SDJ

Dilanjutkannya, Tentu saja kami tidak menentang apa yang telah menjadi kebijakan bagi masyarakat hanya saja, hal ini seharusnya dikaji lebih dalam terutama dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan dari kebijakan ini

Aka Cholik menuturkan bahwa dampak dari kebijakan ini ada sebayak 15 ribu buruh yang dirumahkan oleh perusahaan.

” Meskipun apa yang telah diputuskan oleh Gubernur Sumsel demi masyarakat, tetapi tidak seharusnya mengabaikan nasib 15 ribu buruh perusahaan yang saat ini terpaksa harus dirumahkan, dan tidak dapat dipungkiri ditengah perekonomian yang sulit seperti saat ini menjadi kesulitan tersendiri “, tegas Aka Cholik Darlin

Tentu saja dengan permasalahan yang ada seperti saat ini, Kami (Buruh dan Vendor) sebagai masyarakat menginginkan DPRD Sumsel hadir sebagai fasilitator mencari solusi

” Demi nasib 15 Ribu buruh pekerja, maka dengan ini kami pun mengharapkan DPRD provinsi mau hadir ditengah-tengah permasalahan menjadi fasilitator antara para pekerja dan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, untuk mencari solusi terbaik”, tegas Aka Cholik Darlin

Menutup perbincangannya Aka Cholik didampingi Taufik Efendi selaku Koordinator Aksi dan H Fikri selaku koordinator Vendor, menyampaikan menanti jawaban Gubernur terkait masalah tersebut.

” Meski ini bukanlah masalah yang mudah, namun kami memberikan waktu 3×24 jam bagi Gubernur Sumatera Selatan untuk melakukan diskusi ataupun memberikan jawaban solusi untuk masalah tersebut, karena jika tidak ada tanggapan kami 15 Ribu karyawan akan melakukan aksi damai dihalaman kantor Gubernur Sumatera Selatan”, tandas Aka Cholik Darlin. (*)

Kepala Kampung Otoweri Siap Dukung Koperasi Merah Putih untuk Kemandirian Desa

0

FAKFAK, Redaksi.co — Upaya mendorong percepatan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan serta penguatan ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Fakfak. Salah satunya melalui sosialisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar oleh Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak kepada seluruh Kepala Kampung se-Kabupaten Fakfak.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Teras KOMSOS Makodim 1803/Fakfak, Jalan Moh. Yamin, Kelurahan Fakfak Selatan, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, pada Senin (12/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para kepala kampung terkait peran dan manfaat KDKMP sebagai wadah penguatan ekonomi masyarakat desa sekaligus penopang ketahanan pangan nasional.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kampung Otoweri, Daing Kutanggas, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menilai keberadaan koperasi desa menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat kampung.

“Kami sangat mendukung program ini. Bahkan Pemerintah Kampung Otoweri telah menyiapkan lahan untuk mendukung pengembangan KDKMP,” ujar Daing Kutanggas kepada Redaksi.co.

Ia mengungkapkan, lahan yang disiapkan memiliki luas kurang lebih 20 x 30 hektare dan direncanakan akan dimanfaatkan untuk pengembangan koperasi serta berbagai kegiatan produktif yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Daing Kutanggas berharap, melalui sosialisasi yang dilakukan Kodim 1803/Fakfak, para kepala kampung dapat memahami secara menyeluruh konsep dan mekanisme KDKMP sehingga pelaksanaannya di tingkat kampung dapat berjalan maksimal.

“Dengan hadirnya KDKMP, kami berharap masyarakat kampung dapat lebih mandiri, tercipta lapangan kerja baru, dan ketahanan pangan di daerah semakin kuat,” tutupnya.

Lanal TBK Bersama Tim SAR Temukan Korban Laka Laut Di Hari Ke-3 Pasca Operasi SAR 

0

 

Redaksi.co | Batam – Dengan semangat pantang menyerah dan dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan, unsur SAR TNI AL Lanal Tbk dibawah jajaran Kodaeral IV bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan korban kecelakaan laut tenggelamnya speedboat jenis Selodang di Perairan Tanjung Rambut, Kabupaten Karimun, pada hari ketiga pelaksanaan operasi SAR, Sabtu (10/01/2026) siang.

Operasi pencarian dilaksanakan sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, menyasar sejumlah sektor perairan yang diduga menjadi lokasi terbawa arus korban, meliputi perairan Pulau Pandan, Pulau Parit, Selat Mendaun, hingga perairan Pulau Buru.

Pencarian dilakukan secara intensif di tengah tantangan kondisi cuaca dan luasnya area perairan.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Tim SAR Lanal TBK, Tim Rescue Pos SAR TBK Basarnas Karimun, serta Satpolairud Polres Karimun, dengan mengerahkan sarana laut antara lain Patkamla Dolphin Lanal TBK, RIB 01 Basarnas Karimun, dan Speedboat Polairud Polres Karimun.

Berbekal koordinasi yang solid dan kerja sama lintas instansi, pada pukul 14.30 WIB korban inisial Z akhirnya ditemukan di perairan Pulau Songkop, Selat Belia, dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya korban dievakuasi ke Dermaga Lanal TBK untuk kemudian dibawa ke RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL Kodaeral IV, dalam hal ini Lanal Tbk dalam melaksanakan tugas kemanusiaan hingga tuntas.

TNI AL terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi penyelamatan dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Dispen Kodaeral IV)

Penerbangan Terakhir: Skandal Dunia Penerbangan dan Luka Relasi Manipulatif

0

Redaksi.co, Jakarta | Film drama Penerbangan Terakhir produksi VMS Studio menggelar press screening dan press conference di XXI Epicentrum, Senin (12/1). Film yang dibintangi Jerome Kurnia, Nadya Arina, dan Aghni Haque.

Mengambil latar dunia penerbangan, Penerbangan Terakhir mengangkat kisah skandal sekaligus relasi manipulatif yang kerap luput disadari. Cerita berpusat pada Tiara (Nadya Arina), pramugari baru yang minim pengalaman percintaan dan terjebak dalam hubungan manipulatif dengan Kapten Deva (Jerome Kurnia), pilot muda yang dikenal karismatik.

Melalui karakter Tiara, film ini menyoroti perjuangan perempuan untuk bangkit setelah menjadi korban manipulasi. Sosok Tiara digambarkan sebagai representasi banyak perempuan, sementara proses kebangkitannya menjadi simbol kemenangan personal sekaligus kolektif.

“Meski latar belakang dunia di film ini adalah dunia penerbangan, tetapi menurutku secara cerita dan dinamika karakter akan banyak relate ke penonton. Ini sering terjadi di sekitar kita. Kalau ada laki-laki yang sudah kasih pujian berlebihan, nah itu sudah waktunya untuk mundur perlahan. Jangan sampai nantinya terjebak di hubungan yang manipulatif.” ujar Nadya Arina.

“Kalau ada laki-laki yang sudah kasih pujian berlebihan, nah itu sudah waktunya untuk mundur perlahan. Jangan sampai nantinya terjebak di hubungan yang manipulatif,” tambahnya.

Jerome Kurnia mengungkapkan tantangan emosional saat memerankan Kapten Deva. “Kapten Deva ini memang sangat kompleks orangnya. Tapi satu yang paling sulit adalah ada satu adegan pertengkaran antara Deva dan Tiara, di mana Deva itu ingin mengambil kembali cintanya si Tiara dan di situ ada pertengkaran hebat yang terjadi dan naik turunnya secara emosi susah sekali. Karena emosinya susah, kamera angle-nya susah,” katanya.

Disutradarai Benni Setiawan dan diproduseri Tony Ramesh dengan produser eksekutif Shalu T.M., film ini sebelumnya terpilih sebagai salah satu Hot Picks oleh media film internasional Variety.

“Bagi kami di VMS Studio, cerita ini penting untuk diceritakan, sebagai bagian dari edukasi. Belajar dari pengalaman, apapun kesalahan kita, kita bisa bangkit dari kesalahan itu, dan karakter Tiara menunjukkannya,” ujar Tony Ramesh.

Polsek Salapian Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Rumah di Lau Tepu

0

Langkat –redaksi.co

Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Salapian dengan menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah di Dusun IV Lau Tepu B, Desa Lau Tepu, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Senin (12/1/2026).

Kegiatan bantuan sosial tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Salapian IPTU M. K. Bima Prakasa, S.Tr.K, yang diwakili oleh Wakapolsek Salapian IPTU Jasmin, bersama personel Polsek Salapian. Bantuan diberikan kepada pasangan suami istri Misnan dan Nurul Alfina, warga setempat yang rumahnya mengalami kebakaran akibat korsleting arus listrik.

Adapun bantuan sosial yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari pascakejadian.

Kapolsek Salapian melalui Wakapolsek menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan kepedulian dan empati kepada warga yang sedang mengalami musibah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Secara terpisah, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, melalui Kasi Humas menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Salapian yang dengan cepat dan tanggap membantu warga terdampak musibah. Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan informasi terkait gangguan kamtibmas.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya Polres Langkat.

M.ilyas

Sat Polairud Polres Purwakarta Sambang Wisatawan, Pastikan Pesisir Waduk Jatiluhur Aman dan Nyaman

0

PURWAKARTA || Redaksi.co – Dalam upaya menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung di kawasan perairan, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Purwakarta melaksanakan kegiatan sambang serta patroli dialogis di pesisir Waduk Jatiluhur pada Senin, 12 Januari 2026.

​Kegiatan yang berpusat di Pelabuhan Biru, Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur ini dipimpin oleh Ps. Kanit Patroli Aipda Yadi Suryadi bersama Bripka Abdul Aziz. Fokus utama patroli adalah membangun interaksi langsung dengan para wisatawan yang berada di area pesisir waduk.

​Dalam dialog tersebut, personel Sat Polairud menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada pengunjung, di antaranya:
​Ketertiban Umum: Menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban di area wisata.

Mengingatkan pengunjung untuk waspada terhadap barang bawaan dan memastikan kendaraan terparkir di tempat yang aman.

Mengimbau wisatawan untuk berhati-hati terhadap perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi di musim penghujan.

​Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasat Polairud AKP Jamal Nasir, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian.

​”Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap individu merasa aman. Selain mencegah gangguan kamtibmas seperti curanmor dan premanisme, kami juga fokus mencegah kecelakaan air di kawasan Jatiluhur,” ujar AKP Jamal Nasir.

​Ia menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan Program Quick Wins Presisi Polri, yang mengedepankan pendekatan humanis dalam menciptakan situasi yang kondusif.

​Pria yang akrab disapa Jamsir ini juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga kondusivitas lingkungan. Bagi masyarakat yang melihat gangguan keamanan atau berada dalam kondisi darurat di wilayah perairan, diimbau untuk segera melapor.

Call Center Kepolisian: 110 (Bebas Pulsa)

​Melalui sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan Waduk Jatiluhur tetap menjadi destinasi wisata unggulan yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh pengunjung. (*)

Sumber: Si Humas Polres Purwakarta

Selesai Pimpin Apel Pagi, Bupati Tarmizi Serahkan SK Plt Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Kepada dr Akbar

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP,MM memimpin kegiatan apel pagi di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh pada Senin ,12/1/2026

Tarmizi mengatakan, apel tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh. Selain melaksanakan apel, dalam kegiatan itu dia juga turut menyerahkan SK Plt Direktur RSUD Cut Nyak Dhien kepada dr. Akbar.

“Kita hadir disini untuk bersama sama dengan pihak manajemen membenahi manajemen rumah sakit dan menyemangati teman teman supaya bekerja keras agar di tahun ini dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjadi rumah sakit kebanggaan rakyat Aceh Barat,” kata bupati Tarmizi.

Tarmizi mengatakan,saat ini memang terbanyak banyak permasalahan di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, salah satunya yaitu terkait dengan jumlah pasien yang membludak sehingga membuat over kapasitas di rumah sakit.

“Yang jelas sekarang permasalahannya itu banyak dan kompleks, terutama pasien nya membludak terus jadi sudah over kapasitas maka oleh karena itu kita akan lakukan pembenahan,” katanya.

Langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait permasalahan di RSUD Cut Nyak Dhien kata Tarmizi yaitu, pertama melakukan perluasan terhadap Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan menambah bangunan baru.

“Kemudian disamping itu kita minta juga kepada masyarakat agar patuh kepada keputusan manajemen rumah sakit misalnya terkait dengan jam besuk malam, setelah lebaran tidak boleh ada lagi keluarga pasien yang menjenguk di malam hari,” ujar Tarmizi.

Tarmizi menyebutkan bahwa Plt Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mempunyai pekerjaan yang serius, yaitu fokus untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di rumah sakit tersebut ****

Kasus Pembunuhan di Kiarapedes Terungkap, Sat Reskrim Polres Purwakarta Paparkan Kronologi

0

PURWAKARTA || Redaksi.co – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Purwakarta bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang menggemparkan warga Kecamatan Kiarapedes. Peristiwa maut ini terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB di Dusun III, Desa Kiarapedes.

​Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasat Reskrim AKP Uyun Saepul Uyun, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat.

​”Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk pengamanan TKP, TPTKP, serta olah TKP bersama Tim Inafis Polres Purwakarta,” ujar AKP Uyun.

Korban diketahui bernama Sumarna (55), seorang karyawan swasta. Saat ditemukan, korban mengalami luka serius akibat senjata tajam di bagian kepala dan wajah. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, antara lain:

  • ​Satu bilah golok bergagang kayu.
  • ​Satu lembar terpal yang digunakan untuk menutupi tubuh korban.

​Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial JSJ (45), warga setempat. Pelaku ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan.

“Petugas menemukan bercak darah pada tangan dan kaki pelaku yang memperkuat dugaan keterlibatannya dalam aksi kekerasan tersebut,” tambah AKP Uyun.

​Motif di balik aksi nekat ini diduga dipicu oleh masalah finansial. Peristiwa bermula saat korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih sisa utang. Pertemuan tersebut berujung pada adu mulut hingga terjadi perkelahian fisik yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat luka bacok.

​Saat ini, JSJ telah mendekam di sel tahanan Polres Purwakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan:

  • Pasal 458 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang tindak pidana merampas nyawa orang lain.

​Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan profesional dan transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku. (*)

Sumber: Si Humas Polres Purwakarta

Antisipasi Hujan Tinggi,Sekda Tangerang Minta OPD dan Warga Siaga Bencana

0

Antisipasi Curah Hujan Tinggi, Sekda Minta Seluruh Elemen Tingkatkan Kesiapsiagaan

 

 

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang meminta kepada seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan juga seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan sebagai upaya antisipasi sekaligus mitigasi terhadap dampak bencana hidrometeorologi berupa curah hujan yang tinggi di periode awal tahun ini.

 

 

 

“Saya minta kepada seluruh OPD dan juga para ASN agar terus mengimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya terhadap cuaca ekstrem yang kini melanda di sebagian wilayah Indonesia termasuk Kota Tangerang. Dan ini bukan hanya tugas BPBD ataupun dinas terkait saja melainkan menjadi tugas kita semua.” tutur Sekda dalam arahannya pada apel yang digelar di Kawasan Puspem Kota Tangerang, Senin, (12/01/2026).

 

 

 

Untuk meningkatkan upaya kesiapsiagaan tersebut, Herman turut menginstruksikan kepada OPD terkait agar dapat memaksimalkan persiapan dan kesiapan sarana prasarana sebagai agar respon cepat ketanggapdaduratan dapat lebih optimal.

 

 

 

“Tolong dicek dan dipastikan kesiapan sarana dan prasarananya seperti pompa, perahu dan lain sebagainya dan yang utama adalah infrastruktur-infrastruktur pengendali banjir seperti drainase dan turap harus terus dimonitor dan dimaintain agar dapat maksimal menahan dan mencegah genanangan.” ujar Herman.

 

 

 

“Termasuk perangkat-perangkat kewilayahan juga harus sudah mulai aktif untuk sosialisasi dan memonitor wilayah sejak jauh-jauh hari.” imbuhnya.

 

 

 

Kepada masyarakat, Herman turut mengimbau agar bisa menjaga dan merawat lingkungan di sekitarnya masing-masing guna meminimalisir dampak bencana.

 

 

 

“Kepada masyarakat saya imbau agar dapat lebih berhati-hati dalam beraktifitas terutama saat berkendara. Dan tentunya yang tak kalah penting adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat apalagi di saluran-saluran air.” imbau Herman.(*/red)

Ketua Umum API NTB Soroti Ketimpangan Gaji Guru Honorer di Tengah Program MBG

0

Ketua Umum API NTB Soroti Ketimpangan Gaji Guru Honorer di Tengah Program MBG

Mataram, NTB —Redaksi.co  Ketua Umum Asosiasi Pemuda Inspirator Nusa Tenggara Barat (API NTB), Haikal Firmansyah, menyoroti ketimpangan serius dalam kebijakan pengupahan guru honorer yang dinilai masih jauh dari kata layak, terutama jika dibandingkan dengan pengalokasian anggaran pada sejumlah program nasional, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Haikal mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak guru honorer, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat, yang hanya menerima honor sekitar Rp300 ribu per tiga bulan. Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab guru dalam proses pendidikan.

Ini adalah persoalan struktural yang sudah terlalu lama dibiarkan. Guru honorer bekerja penuh waktu, tetapi penghasilannya masih berada jauh di bawah standar kelayakan hidup,” ujar Haikal dalam keterangannya kepada Redaksi.co, Senin (—).

Berdasarkan data nasional, jumlah guru honorer di Indonesia masih berada di kisaran 1,6 juta orang. Sebagian besar dari mereka menerima honor antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per bulan, bahkan di sejumlah daerah pembayarannya dilakukan setiap tiga bulan.

Sementara itu, Upah Minimum Regional (UMR) di NTB tahun 2025 berada pada kisaran Rp2,4 juta hingga Rp2,8 juta per bulan. Dengan demikian, pendapatan guru honorer di sejumlah wilayah tidak mencapai 15 persen dari standar upah minimum yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Haikal, ketimpangan tersebut berpotensi berdampak langsung pada kualitas pendidikan dalam jangka panjang.

Negara tidak bisa berharap kualitas pendidikan meningkat jika kesejahteraan guru, khususnya honorer, masih terabaikan,” tegasnya.

Meski demikian, Haikal menegaskan bahwa API NTB tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis. Namun, ia meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap skala prioritas anggaran agar pembangunan tidak berjalan timpang.

Program sosial tentu penting, tetapi akan menjadi ironi jika pendidik sebagai fondasi utama pendidikan justru terpinggirkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa rendahnya kesejahteraan guru honorer berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran, meningkatkan beban psikologis guru, serta mengurangi minat generasi muda untuk menekuni profesi pendidik.

Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kualitas gurunya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka target Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, API NTB mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengambil langkah konkret, antara lain menetapkan standar gaji minimum guru honorer yang mendekati UMR, mempercepat pengangkatan guru honorer menjadi ASN atau PPPK, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan anggaran pendidikan.

Pembangunan tidak boleh hanya besar pada program, tetapi harus adil bagi manusia yang menjalankannya. Guru adalah fondasi bangsa,” pungkas Haikal.

Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Read : Abach Uhel