Beranda blog Halaman 95

SMKN 2 Kendari, Baru Terima 298 Pendaftar dari Kuota 720 Siswa

0

Kendari, 4 Juli 2026 – SMK Negeri (SMKN) 2 Kendari, Sulawesi Tenggara, masih menghadapi kekurangan calon siswa baru dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Hingga tahap pendaftaran ditutup sementara, sekolah ini baru mencatat sebanyak 298 orang pendaftar dari total kuota daya tampung yang disediakan sebanyak 720 siswa.

Sekolah yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia itu menyediakan sebanyak 14 jurusan keahlian bagi calon siswa. Beberapa di antaranya meliputi Teknik Perawatan Gedung, Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan, Teknik Konstruksi dan Perumahan, serta Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak sekolah membuka kesempatan pengisian kursi kosong bagi calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kejuruan. Kesempatan ini ditujukan untuk menjaring lebih banyak siswa yang berminat mengembangkan keterampilan di berbagai bidang teknik dan keahlian yang tersedia.

Dengan tersedianya kursi kosong ini, diharapkan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendaftar dan memilih jurusan yang sesuai minat serta bakat, mengingat lulusan sekolah kejuruan memiliki peluang kerja yang cukup luas di dunia usaha dan industri.

Bhabinkamtibmas Jatiluhur Turun Tangan Bantu Budidaya Lele Warga

0

𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚃𝚞𝚛𝚞𝚗 𝙻𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝙱𝚊𝚗𝚝𝚞 𝙱𝚎𝚛𝚒 𝙿𝚊𝚔𝚊𝚗 𝙻𝚎𝚕𝚎, 𝙳𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙽𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙳𝚎𝚜𝚊

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝙺𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚔𝚎 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚜𝚊. 𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚏 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚙𝚎𝚗𝚘𝚙𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊.

𝚂𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙺𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐, 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙴𝚗𝚐𝚔𝚘𝚜 𝙺𝚘𝚜𝚊𝚜𝚒𝚑, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐 𝚁𝚃 01 𝚁𝚆 07, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙺𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙺𝚊𝚖𝚒𝚜 (2/7/2026).

 

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸​64 Personel Polres Purwakarta Naik Pangkat di Hari Bhayangkara ke-80

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙴𝚗𝚐𝚔𝚘𝚜 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚒𝚊𝚕𝚘𝚐 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 10.000 𝚋𝚒𝚋𝚒𝚝 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚖𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚔 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔 𝚃𝚊𝚘𝚏𝚒𝚔.

𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚜𝚒𝚜 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚕.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖-𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚍𝚒 𝚋𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗.

  • “𝙺𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊. 𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚖𝚘𝚝𝚒𝚟𝚊𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗. 𝙷𝚊𝚛𝚊𝚙𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚓𝚊𝚑𝚝𝚎𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜.

𝕋𝕆ℙ ℙ𝕆𝕊𝕋 : Bukti Dedikasi, Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta Kota Sabet Penghargaan

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚒𝚔𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚜𝚊. 𝙱𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚗𝚓𝚒𝚔𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚘𝚛𝚘𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚖 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚒 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚒𝚜𝚊𝚑, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚘𝚖𝚙𝚘𝚔 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚖𝚙𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙿𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚒𝚗𝚜𝚙𝚒𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒. 𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚜𝚊,” 𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

AndikaPerkasaApresiasiMeningkatnyaKepercayaanPublikTerhadapPolri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan Jajaran

0

JAKARTA,REDAKSI.CO– Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik, citra positif, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri yang didukung kerja keras seluruh jajaran dalam melakukan berbagai pembenahan di tubuh Polri.

Andika menilai peningkatan kepercayaan masyarakat memiliki makna penting karena diperoleh melalui survei yang menggunakan metodologi ilmiah dengan responden yang dipilih secara acak. Ia juga menyebut Litbang Kompas sebagai lembaga survei yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga hasilnya layak dijadikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap Polri.

“Yang jelas Bapak Kapolri menunjukkan leadership yang sangat luar biasa. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat. Ini bukan sesuatu yang mudah karena diperoleh dari suara masyarakat melalui metode survei yang kredibel,” ujarnya.

Tak hanya kepercayaan publik, Andika juga menyoroti peningkatan signifikan pada citra positif Polri. Ia mengingatkan bahwa pada September tahun lalu citra institusi kepolisian sempat berada di titik terendah dalam sebelas tahun terakhir. Namun, melalui berbagai langkah pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, citra tersebut kini kembali meningkat hingga mendekati capaian tertinggi yang pernah diraih pada 2021.

“Ini menunjukkan begitu banyak yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh pimpinan dan jajaran. Mereka bekerja lebih keras, mampu menahan diri, melakukan pembenahan secara konsisten sehingga citra Polri kembali meningkat secara sangat tajam. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Andika.

Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta membaiknya skor profesionalisme Polri pada seluruh indikator yang diukur dalam survei tersebut.

Menurut Andika, salah satu temuan yang paling menarik adalah sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, kini semakin nyaman.

Pengalaman pribadinya saat mengunjungi sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur juga menjadi bukti atas hasil survei tersebut. Ia mengaku menyaksikan secara langsung komitmen para pimpinan wilayah, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya melihat sendiri bagaimana pimpinan di daerah terus mendorong perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat. Kekompakan antara pimpinan dan anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Andika berharap seluruh personel Polri dapat terus menjaga bahkan meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan masyarakat yang telah berhasil dibangun.

Sebagai mantan pimpinan institusi pemerintah sekaligus bagian dari keluarga besar Polri, ia optimistis Korps Bhayangkara akan terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

“Polri adalah aparat penegak hukum yang akan terus memegang peranan penting. Saya percaya Polri ke depan akan semakin baik. Karena itu, jagalah kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan berbagai pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota. Jika semangat seperti ini terus dipertahankan, saya yakin Polri akan semakin hebat,” pungkasnya.

PoldaMetroJayaTangkapPelatihSepatuRoda,KasusDugaanKekerasanSeksualTerhadapAnak,BerkasTelah Dilimpahkan ke JPU

0

Jakarta,Redaksi.Co – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA & PPO) Polda Metro Jaya menangani perkara dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 16 tahun yang diduga dilakukan oleh pelatih sepatu roda berinisial S. Saat ini, tersangka telah ditangkap, ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, dan berkas perkaranya telah dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.

Korban yang masih berstatus pelajar diduga mengalami kekerasan seksual dalam rentang waktu Mei hingga Desember 2024 di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga terlebih dahulu menjalin hubungan asmara dengan korban. Selanjutnya, tersangka mengajak korban ke rumah kontrakannya dan ke sebuah hotel di wilayah Jakarta Selatan, kemudian diduga melakukan persetubuhan terhadap korban.

Direktur Reserse PPA & PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, mengatakan perkara ini menjadi perhatian karena tersangka diduga memanfaatkan hubungan kepercayaan dengan korban sebagai pelatih olahraga.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dengan pendampingan, memeriksa para saksi, mengumpulkan alat bukti, menetapkan tersangka, melakukan penangkapan dan penahanan, serta menyelesaikan berkas perkara yang kini telah dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” ujar Kombes Rita.

Menurutnya, relasi antara pelatih, pendidik, pembina, maupun orang dewasa dengan anak harus dilandasi tanggung jawab, etika, dan perlindungan, bukan disalahgunakan untuk melakukan tindak pidana.

“Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain penegakan hukum, kami juga memastikan korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan akses pemulihan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kombes Rita mengimbau para orang tua, sekolah, klub olahraga, dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak serta membangun komunikasi yang terbuka. “Jangan ragu melapor apabila mengetahui atau mencurigai adanya kekerasan terhadap anak. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

PoldaMetroJayaBongkarDugaanTPPOEksploitasiSeksualTerhadap8AnakdiBekasi,PelakuRaupRatusanJutaRupiahSetiapBulan

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA & PPO) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi seksual terhadap delapan anak perempuan di wilayah Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Pengungkapan yang dilakukan pada awal Juni 2026 ini berhasil menyelamatkan delapan korban berusia 15 hingga 17 tahun serta mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan eksploitasi seksual anak.

Berdasarkan hasil penyidikan, praktik eksploitasi tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2024. Para korban ditempatkan dan dipekerjakan di empat kafe yang diduga menjadi lokasi berlangsungnya aktivitas eksploitasi seksual.

Para pelaku diduga mempekerjakan anak-anak untuk menemani tamu laki-laki mengonsumsi minuman beralkohol, berkaraoke, hingga melayani hubungan seksual. Dari setiap transaksi, tamu membayar sekitar Rp200.000 hingga Rp250.000, sementara hasil penyidikan menunjukkan para pelaku diduga meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah setiap bulan dari praktik tersebut.

Direktur Reserse PPA & PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, mengatakan pengungkapan ini merupakan bukti komitmen Polda Metro Jaya dalam memberantas perdagangan orang dan melindungi anak dari segala bentuk eksploitasi.

“Kasus ini menunjukkan bahwa anak dijadikan objek eksploitasi untuk memperoleh keuntungan ekonomi. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya dengan penegakan hukum terhadap para pelaku, tetapi juga harus memastikan seluruh korban memperoleh hak-haknya secara utuh,” ujar Kombes Rita.
Menurutnya, penyidik tidak hanya melakukan proses hukum terhadap para pelaku, tetapi juga memastikan para korban memperoleh pelindungan, pendampingan psikologis, rehabilitasi medis dan sosial, serta pemenuhan hak atas restitusi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain mengamankan para pelaku, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti dan terus mendalami peran masing-masing pihak, termasuk pengelola tempat, perekrut, pihak yang mengatur aktivitas korban, serta menelusuri aliran keuntungan yang diperoleh dari dugaan tindak pidana tersebut.

Kombes Rita menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

“Eksploitasi seksual terhadap anak merupakan kejahatan yang merampas masa depan korban. Kami berkomitmen menindak tegas para pelaku sekaligus memastikan setiap korban memperoleh keadilan, pelindungan, dan pemulihan. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya.

Motor Yamaha Jadi ‘Tiket Emas’ ke Ancol! Promo Langka Tiga Hari Diprediksi Diserbu Wisatawan Akhir Pekan

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Awal Juli 2026 menjadi momentum istimewa bagi para pengguna sepeda motor Yamaha, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk bersama Yamaha Indonesia menghadirkan program promosi yang memungkinkan kendaraan roda dua bermerek Yamaha memasuki kawasan wisata Ancol tanpa dikenakan biaya tiket kendaraan selama tiga hari, yakni 3–5 Juli 2026.

Program kolaboratif ini diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan pada akhir pekan sekaligus menjadi daya tarik bagi komunitas otomotif dan keluarga yang ingin menikmati berbagai destinasi rekreasi di kawasan Ancol dengan pengeluaran yang lebih hemat.

Melalui kebijakan tersebut, pemilik sepeda motor Yamaha memperoleh pembebasan biaya masuk kendaraan, Namun, pengunjung tetap diwajibkan membeli tiket masuk orang sesuai ketentuan yang berlaku,Di setiap gerbang masuk, petugas akan melakukan verifikasi untuk memastikan kendaraan yang memperoleh fasilitas tersebut merupakan sepeda motor Yamaha.

Tidak hanya menawarkan keuntungan bagi pengunjung, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian Yamaha Family Day 2026 yang akan digelar di Ecopark Ancol pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Area acara diperuntukkan khusus bagi peserta yang telah memiliki undangan atau tiket resmi dari Yamaha Indonesia, sementara wisatawan umum tetap dapat menikmati berbagai wahana dan destinasi lain di kawasan Ancol.

Sinergi antara sektor pariwisata dan industri otomotif ini dinilai menjadi strategi yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, Selain menghadirkan kemudahan akses, program tersebut juga diharapkan dapat menggerakkan aktivitas wisata sekaligus memperkuat Ancol sebagai destinasi rekreasi yang terus menghadirkan inovasi melalui kerja sama dengan berbagai mitra.

Dengan tingginya jumlah pengguna sepeda motor Yamaha di Indonesia, program ini diprediksi mendapat sambutan luas,Banyak pengunjung diperkirakan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati liburan bersama keluarga maupun komunitas tanpa harus mengeluarkan biaya tiket kendaraan, menjadikan akhir pekan pertama Juli semakin meriah di kawasan wisata Ancol.

FGMM Desak Dinas Pendidikan Sulbar Bertindak, Gaji Guru Mamasa Empat Bulan Belum Dibayar

0

Redaksi.co MAMASA : Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM), Fergiawan Rai Zacky, melontarkan kritik keras terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat terkait belum dibayarkannya gaji guru di Kabupaten Mamasa selama empat bulan.

Menurut Fergiawan, sejak Februari hingga akhir Juni, banyak guru di Kabupaten Mamasa belum menerima hak mereka. Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh dibiarkan karena menyangkut nasib para tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.

Guru hanya menuntut hak mereka sebagaimana mestinya. Jangan pernah bermain-main dengan hak guru. Tanpa guru dan tenaga pengajar, mustahil dunia pendidikan dapat maju, bahkan regenerasi tenaga pendidik di masa depan bisa terancam karena semakin sedikit orang yang mau mengabdi sebagai guru,” tegas Fergiawan.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat segera memberikan penjelasan sekaligus menyelesaikan persoalan keterlambatan pembayaran gaji tersebut. Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan menyangkut keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan para pendidik.

FGMM menilai keterlambatan pembayaran gaji guru dapat berdampak langsung terhadap kebutuhan hidup para tenaga pengajar dan berpotensi mengganggu kualitas pelayanan pendidikan di daerah.

Fergiawan juga mengingatkan agar pemerintah tidak menganggap remeh persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa apabila dalam waktu dekat tidak ada respons dan langkah konkret dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat, FGMM akan mengambil langkah lebih tegas.

Jika tidak ada respons dalam waktu dekat, kami dari FGMM tidak akan tinggal diam. Kami siap menggelar aksi sebagai bentuk protes atas lambannya penyelesaian hak-hak guru di Kabupaten Mamasa,” pungkasnya. (ZUL)

Bukti Dedikasi, Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta Kota Sabet Penghargaan

0

𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝚁𝚊𝚒𝚑 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚃𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔, 𝙱𝚞𝚔𝚝𝚒 𝙳𝚎𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙼𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚒 𝙼𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝙳𝚎𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚋𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙺𝚎𝚕𝚞𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙽𝚊𝚐𝚛𝚒 𝙺𝚒𝚍𝚞𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊, 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙰𝚘𝚖 𝚂𝚞𝚗𝚍𝚊 𝙼𝚒𝚑𝚊𝚛𝚓𝚊, 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚒𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚃𝚎𝚕𝚊𝚍𝚊𝚗 𝚃𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚛𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝚃𝚊𝚝𝚊𝚐 𝚃𝚛𝚊𝚠𝚊𝚗𝚐 𝚃𝚞𝚗𝚐𝚐𝚊 𝙼𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙺𝚊𝚖𝚒𝚜 (2/7/2026), 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚎𝚓𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚄𝚝𝚊𝚖𝚊 (𝙿𝙹𝚄), 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚎𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚕𝚘𝚢𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜, 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙰𝚘𝚖 𝚂𝚞𝚗𝚍𝚊 𝙼𝚒𝚑𝚊𝚛𝚓𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝙺𝚎𝚕𝚞𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙽𝚊𝚐𝚛𝚒 𝙺𝚒𝚍𝚞𝚕, 𝚒𝚊 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚞𝚗𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚛𝚎𝚜𝚙𝚘𝚗𝚜𝚒𝚏 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚋𝚕𝚎𝚖 𝚜𝚘𝚕𝚟𝚒𝚗𝚐, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 (𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜) 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚓𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚘𝚖𝚋𝚊𝚔 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚎𝚗𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚘𝚝𝚒𝚟𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕𝚒𝚜𝚖𝚎, 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙿𝚛𝚎𝚜𝚒𝚜𝚒,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝙺𝙾𝙼𝙿𝙾𝙻 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚞𝚔𝚊𝚗𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚔𝚞 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚛𝚊𝚒𝚑 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊.

  • “𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚃𝚎𝚕𝚊𝚍𝚊𝚗 𝚃𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊. 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙰𝚘𝚖 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚕𝚞𝚜𝚒, 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊. 𝚂𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚒𝚗𝚜𝚙𝚒𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊,” 𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚞𝚔𝚊𝚗𝚍𝚒.

𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚛𝚎𝚑𝚎𝚗𝚜𝚒𝚏, 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚙𝚞𝚝𝚒 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚒𝚗𝚎𝚛𝚓𝚊, 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚒𝚗𝚘𝚟𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚒𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑, 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚜𝚝𝚒𝚖𝚘𝚗𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚋𝚒𝚗𝚊𝚊𝚗.

𝙳𝚒 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚒𝚜𝚊𝚑, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚞𝚔𝚝𝚒 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑 𝚍𝚎𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒.

  • “𝙿𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚛𝚊𝚒𝚑 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙰𝚘𝚖 𝚂𝚞𝚗𝚍𝚊 𝙼𝚒𝚑𝚊𝚛𝚓𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚞𝚔𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚍𝚒𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚘𝚝𝚒𝚟𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝚄𝚜𝚊𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗, 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙰𝚘𝚖 𝚂𝚞𝚗𝚍𝚊 𝙼𝚒𝚑𝚊𝚛𝚓𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚜𝚢𝚞𝚔𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝙺𝚎𝚕𝚞𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙽𝚊𝚐𝚛𝚒 𝙺𝚒𝚍𝚞𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒.

“𝙿𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚎𝚍𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝙺𝚎𝚕𝚞𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙽𝚊𝚐𝚛𝚒 𝙺𝚒𝚍𝚞𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜-𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗. 𝙸𝚗𝚒 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚋𝚍𝚒𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚑 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚕𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚛𝚕𝚒𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚢𝚘𝚖𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚝𝚞𝚝𝚞𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

*Wakapolri 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

*Polda Metro Jaya Beri Pendampingan Psikologis kepada Tiga Korban Dugaan Penyekapan di Jakpus*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memberikan pendampingan psikologis dan pemeriksaan kesehatan kepada tiga korban dugaan penyekapan di Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LBH, Jl. Kwini No.9, RT.9/RW.1, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). Pendampingan dilakukan oleh Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya dan Tim Dokkes, didampingi Polres Metro Jakarta Pusat serta tim penasihat hukum.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Y. mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kondisi para korban, baik secara fisik maupun psikologis.

“Tujuannya adalah untuk memastikan adik-adik kita ini berada dalam keadaan yang sehat, baik secara fisik maupun secara psikologis, agar mereka dapat melanjutkan proses ini seperti ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Ida Bagus.

Ia menjelaskan, tim melakukan asesmen awal terhadap para korban. Hasil asesmen tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dalam proses pendampingan berikutnya.

Menurut Ida Bagus, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan penyidik dan tim penasihat hukum terkait kebutuhan para korban selama proses hukum berjalan.

“Nanti tentu kami akan berkoordinasi dengan teman-teman penyidik, apa yang dibutuhkan kembali. Semuanya berproses untuk membantu proses penyidikan maupun proses-proses lainnya agar perkara ini menjadi lebih terang,” katanya.

Ia menyebut para korban masih dapat mengikuti proses pendampingan yang dilakukan tim. Namun, kondisi psikologis korban masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

“Yang jelas kami saat ini telah melakukan asesmen awal, dan asesmen ini akan kami tindak lanjuti dalam konteks memberikan pendampingan,” ujarnya.

Ida Bagus menambahkan, pendampingan akan tetap diberikan apabila para korban membutuhkan layanan kesehatan maupun dukungan psikologis lanjutan.

“Yang utama adalah para korban kembali sehat, baik jasmani maupun rohani,” pungkasnya.