Beranda blog Halaman 94

Klarifikasi Dedi Lebong: Tidak Ada Kaitan dengan Dugaan Pengangkutan BBM Ilegal di Musi Banyuasin

0

 

Redaksi.co MUSI BANYUASIN – Menanggapi pemberitaan yang beredar di beberapa media dan media terkait dugaan aktivitas pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Dedi Lebong menyampaikan klarifikasi bahwa telah terjadi kesalahpahaman dalam penyebutan namanya.

Dedi Lebong menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan, keterlibatan, maupun kepemilikan terhadap kendaraan maupun aktivitas yang diberitakan terkait dugaan pengangkutan BBM hasil penyulingan ilegal.

Menurut Dedi, informasi yang menyebut pengakuan sopir, dirinya sebagai pemilik armada maupun pihak yang terkait dengan aktivitas tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya tegaskan bahwa saya tidak ada kaitannya dengan kendaraan maupun aktivitas sebagaimana diberitakan. Informasi yang beredar merupakan kesalahpahaman dan saya berharap masyarakat tidak langsung mempercayai tuduhan yang belum terbukti kebenarannya,” ujar Dedi dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).

Dedi juga menjelaskan bahwa respons yang sempat disampaikan melalui sambungan telepon terjadi karena adanya kesalahpahaman saat menerima konfirmasi. Ia menegaskan tidak memiliki niat menghalangi kerja jurnalistik maupun mengintimidasi pihak mana pun.

“Saya menghormati tugas dan fungsi pers sebagai bagian dari pilar demokrasi. Jika ada penyampaian saya yang kemudian menimbulkan persepsi berbeda, hal itu murni karena miskomunikasi dan bukan dimaksudkan sebagai ancaman kepada rekan-rekan media,” katanya.

Lebih lanjut, Dedi menyatakan siap memberikan keterangan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh aparat penegak hukum guna memperjelas persoalan tersebut. Ia juga mendukung langkah penegakan hukum terhadap praktik ilegal migas apabila memang ditemukan bukti yang sah.

“Saya mendukung aparat untuk mengusut tuntas setiap dugaan tindak pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun saya berharap proses tersebut dilakukan secara objektif dan tidak menyeret nama orang yang tidak memiliki keterkaitan,” tegasnya.

Dedi mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak menyimpulkan keterlibatan seseorang hanya berdasarkan keterangan sepihak yang belum melalui proses pembuktian hukum.

Ia berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus menghindari munculnya kesalahpahaman yang dapat merugikan nama baik seseorang.

(Alam/Tim)

“Seni Merayu Tuhan” Tawarkan Drama Religi yang Dekat dengan Kegelisahan Generasi Muda

0

Jakarta, Redaksi.co – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan tontonan yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga mengajak penonton melakukan refleksi batin,Film “Seni Merayu Tuhan”, yang diangkat dari buku populer karya Habib Jafar, resmi memperkenalkan trailer perdananya dengan membawa pesan tentang pencarian makna hidup, penyesalan, serta perjalanan spiritual seorang anak muda.

Berbeda dari film religi pada umumnya, karya ini menempatkan persoalan kehidupan sehari-hari sebagai titik awal perjalanan iman, Tokoh utama bernama Hikmah digambarkan sebagai sosok yang lebih memilih menikmati kebebasan masa muda hingga sebuah kehilangan besar memaksanya mempertanyakan kembali hubungan dirinya dengan keluarga, kehidupan, dan Tuhan.

Film tersebut memperlihatkan bagaimana rasa kehilangan dapat menjadi titik balik seseorang untuk menemukan kembali arah hidup,Konflik emosional yang dibangun tidak hanya berkisar pada hubungan anak dan ibu, tetapi juga menyentuh dinamika persahabatan, percintaan, hingga pergulatan batin yang banyak dialami generasi muda saat ini.

Diproduseri Salman Aristo bersama Sigit Pratama, film ini juga menjadi langkah baru bagi Cesa David Luckmansyah yang untuk pertama kalinya dipercaya duduk di kursi sutradara setelah selama bertahun-tahun dikenal sebagai editor film dengan berbagai penghargaan nasional, Kehadiran Cesa memberi warna baru melalui penyutradaraan yang menonjolkan emosi dan kedekatan karakter dengan realitas kehidupan.

Aktor Ari Irham dipercaya memerankan Hikmah, didukung deretan pemain seperti Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Onadio Leonardo, Sita Nursanti, dan Alfie Alfiandy,Kombinasi para pemain lintas generasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan cerita yang relevan bagi berbagai kalangan penonton.

Menariknya, produksi film ini tidak hanya berorientasi pada layar lebar, Kolaborasi bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Mizan Pustaka menjadi bagian dari upaya menghubungkan budaya membaca dengan budaya menonton, Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat, khususnya anak muda, untuk kembali menjadikan buku sebagai sumber inspirasi sekaligus memperluas ruang diskusi mengenai nilai-nilai kehidupan.

Film “Seni Merayu Tuhan” dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026, Dengan mengangkat tema pencarian jati diri yang dibalut kisah keluarga dan spiritualitas, film ini diprediksi menjadi salah satu drama Indonesia yang layak dinantikan pada paruh kedua tahun 2026.

Dunia kuliner Jepang di Jakarta kembali diramaikan dengan hadirnya Morisei Heritage Sumibi Yakitori

0

Jakarta, – Dunia kuliner Jepang di Jakarta kembali diramaikan dengan hadirnya Morisei Heritage Sumibi Yakitori, sebuah restoran dengan konsep autentik Sumibi Yakitori yang diklaim menjadi salah satu konsep unik dan belum banyak ditemukan di Indonesia, khususnya Jakarta (3/72/26).

Dalam momen soft opening ini, Christopher Harindra Tanubrata, selaku Corcom dan Business Development Bina Group, menyampaikan bahwa lahirnya Morisei Heritage menjadi bagian dari inovasi baru dalam memperkenalkan budaya kuliner Jepang yang lebih mendalam kepada masyarakat Indonesia.

“Konsep Sumibi Yakitori ini sebenarnya masih sangat jarang di Jakarta. Sebelumnya kami sudah dikenal lewat Sushisei, namun dengan hadirnya Morisei Heritage kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang lebih autentik dengan sentuhan heritage yang kuat,” ujar Christopher kepada awak media.

Morisei Heritage hadir dengan membawa filosofi memasak khas Jepang menggunakan arang khusus (sumibi) untuk menghasilkan cita rasa yakitori yang lebih otentik, smoky, dan premium.

Tak hanya itu, restoran ini juga menawarkan beragam menu unggulan yang siap memanjakan pecinta kuliner Jepang. Christopher menegaskan bahwa seluruh menu di Morisei Heritage layak untuk dicoba, namun Sumibi Yakitori menjadi menu wajib yang harus dinikmati para pengunjung.

“Semua menu di sini spesial dan wajib dicoba, tapi yang paling utama tentu Sumibi Yakitori karena itu menjadi signature kami,” tambahnya.

Dalam rangka soft opening, Morisei Heritage juga tengah menyiapkan berbagai promo menarik bagi pelanggan. Masyarakat diimbau untuk mengikuti akun media sosial resmi Morisei Heritage agar tidak ketinggalan informasi terbaru terkait promo dan event mendatang.
Ke depan, Morisei Heritage diharapkan dapat menjadi salah satu ikon kuliner Jepang di Indonesia, melanjutkan kesuksesan brand sebelumnya dan memperkuat eksistensi kuliner Jepang premium di Jakarta.

“Kami berharap Morisei Heritage bisa berkembang menjadi salah satu pilihan utama pecinta kuliner Jepang di Indonesia dan terus sukses ke depannya,” tutup Christopher.

Dengan hadirnya Morisei Heritage Sumibi Yakitori, Jakarta kini memiliki destinasi baru bagi para pecinta kuliner Jepang yang ingin merasakan pengalaman bersantap dengan nuansa heritage dan cita rasa autentik Negeri Sakura.

*Polda Metro Jaya Gelar Apel Operasi Berantas Jaya 2026, Fokus Tekan Curanmor*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Berantas Jaya 2026” di Lapangan Apel Polda Metro Jaya, Jumat (3/7/2026). Operasi tersebut akan berlangsung selama 15 hari, mulai 4 hingga 18 Juli 2026, di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Operasi Berantas Jaya 2026 difokuskan untuk menekan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Dalam operasi ini, Polda Metro Jaya menerjunkan 520 personel, terdiri dari 247 personel Satgasopsda dan 273 personel Satgasopsres.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan, “Operasi Berantas Jaya 2026 ini harus dilaksanakan secara serius, terarah, dan terukur. Target yang telah ditetapkan harus diupayakan secara maksimal, khususnya dalam pengungkapan kasus curanmor,” ujar Brigjen Dekananto.

Pelaksanaan operasi melibatkan jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek. Seluruh jajaran akan bergerak secara terpadu, melakukan analisis dan evaluasi harian, serta memperkuat pengungkapan jaringan curanmor yang bergerak lintas wilayah.

Selain itu, Brigjen Pol Dekananto juga mengingatkan personel agar berpedoman pada SOP dan mengutamakan keselamatan saat melakukan penindakan di lapangan.

“Setiap tindakan di lapangan harus dilakukan secara terukur, terpadu, dan sesuai prosedur. Keselamatan personel harus tetap menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kendaraan terkunci dengan baik, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau layanan 110 apabila mengetahui adanya tindak kejahatan.

*Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Dugaan Penyekapan di Percetakan Mau Print Jakpus*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Polda Metro Jaya membentuk tim terpadu untuk menangani perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap tiga orang di Percetakan Mau Print, Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Tim terpadu tersebut melibatkan unsur penyidik, Dokkes, psikologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan menyeluruh, mulai dari proses hukum, pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikologis, hingga aspek ketenagakerjaan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pembentukan tim terpadu merupakan arahan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri agar perkara tersebut ditangani secara komprehensif, profesional, dan humanis.

“Bapak Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri telah membentuk tim terpadu dalam penanganan perkara dugaan penyekapan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap tiga orang di Percetakan Mau Print, wilayah Senen, Jakarta Pusat. Tim ini melibatkan penyidik, Dokkes, psikologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Kombes Budi, Jumat (3/7/2026).

Menurut Kombes Budi, penanganan perkara tidak hanya berfokus pada proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Polda Metro Jaya juga memastikan kondisi para korban mendapatkan perhatian, baik secara fisik maupun psikologis.

Dalam penanganan perkara ini, Tim Dokkes dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban. Sementara itu, tim psikologi memberikan pendampingan guna memastikan kondisi psikis korban tetap terpantau selama proses hukum berjalan.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menelusuri aspek hubungan kerja serta memastikan hak-hak para korban yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penegakan hukum tetap berjalan secara profesional. Di sisi lain, pemulihan korban juga menjadi perhatian kami. Ini merupakan bentuk keseriusan Polda Metro Jaya dalam menangani perkara secara transparan, menyeluruh, dan humanis,” katanya.

Kombes Budi juga mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Ia meminta semua pihak tetap tenang dan tidak mengambil tindakan di luar ketentuan hukum.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Hashim Lantik Pengurus Nasional Srikandi Jaga Desa, Perempuan Siap Kawal Program Strategis Pemerintah

0

Redaksi.co JAKARTA : Pendiri Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim S. Djojohadikusumo, secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera”, pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat keterlibatan perempuan sebagai motor penggerak pembangunan desa sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai program prioritas nasional agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang dibentuk untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pemberdayaan masyarakat, pengawasan program pemerintah, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dalam prosesi tersebut, Ella Nurlaela Tubagoes resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa bersama jajaran pengurus tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia.

Acara berlangsung megah dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Jaksa Agung RI, para menteri dan wakil menteri, komisaris serta direksi BUMN, kepala daerah, hingga tokoh nasional. Tampak hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Maluku Sherly Laos yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tari tradisional, dilanjutkan pembacaan berita acara, Surat Keputusan, dan susunan kepengurusan DPP, DPD, serta DPC Srikandi Jaga Desa oleh Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana. Prosesi pelantikan kemudian dipimpin langsung oleh Hashim S. Djojohadikusumo didampingi Prof. Dr. Reda Manthovani.

Dalam sambutannya, Hashim memberikan apresiasi kepada seluruh perempuan yang tergabung dalam Srikandi Jaga Desa atas komitmen mereka dalam mendukung pembangunan desa. Menurutnya, pelantikan ini berlangsung pada momentum yang tepat karena beriringan dengan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hashim menegaskan bahwa keberhasilan program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Program-program pemerintah dengan tujuan mulia sudah mulai berjalan. Namun apabila pelaksanaannya tidak diawasi dan dibina dengan baik, maka hasilnya tidak akan maksimal,” tegas Hashim.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Srikandi Jaga Desa, untuk menjadi bagian dari sistem pengawasan agar setiap program benar-benar terlaksana sesuai tujuan.

“Program yang bertujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat desa,” ujarnya.

Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Kesepakatan tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, bersama Ketua Umum SMSI, Firdaus.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat publikasi, edukasi, serta penyebarluasan informasi mengenai pembangunan desa. SMSI yang menaungi sekitar 3.181 perusahaan media siber di seluruh Indonesia juga menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Selain itu, ABPEDNAS dan SMSI sepakat membentuk Pokja News Room Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota sebagai wadah kolaborasi antara media, pemerintah desa, aparat penegak hukum, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat dalam mendorong tata kelola desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Pelantikan nasional Srikandi Jaga Desa yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama ABPEDNAS dan SMSI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, perempuan, media, dan masyarakat untuk mengawal pembangunan desa menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah tokoh, hiburan, serta sesi foto bersama. Kegiatan yang dikemas secara profesional tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. (ZUL)

SMKN 2 Kendari, Baru Terima 298 Pendaftar dari Kuota 720 Siswa

0

Kendari, 4 Juli 2026 – SMK Negeri (SMKN) 2 Kendari, Sulawesi Tenggara, masih menghadapi kekurangan calon siswa baru dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Hingga tahap pendaftaran ditutup sementara, sekolah ini baru mencatat sebanyak 298 orang pendaftar dari total kuota daya tampung yang disediakan sebanyak 720 siswa.

Sekolah yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia itu menyediakan sebanyak 14 jurusan keahlian bagi calon siswa. Beberapa di antaranya meliputi Teknik Perawatan Gedung, Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan, Teknik Konstruksi dan Perumahan, serta Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak sekolah membuka kesempatan pengisian kursi kosong bagi calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kejuruan. Kesempatan ini ditujukan untuk menjaring lebih banyak siswa yang berminat mengembangkan keterampilan di berbagai bidang teknik dan keahlian yang tersedia.

Dengan tersedianya kursi kosong ini, diharapkan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendaftar dan memilih jurusan yang sesuai minat serta bakat, mengingat lulusan sekolah kejuruan memiliki peluang kerja yang cukup luas di dunia usaha dan industri.

Bhabinkamtibmas Jatiluhur Turun Tangan Bantu Budidaya Lele Warga

0

𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚃𝚞𝚛𝚞𝚗 𝙻𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝙱𝚊𝚗𝚝𝚞 𝙱𝚎𝚛𝚒 𝙿𝚊𝚔𝚊𝚗 𝙻𝚎𝚕𝚎, 𝙳𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙽𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙳𝚎𝚜𝚊

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝙺𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚔𝚎 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚜𝚊. 𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚏 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚙𝚎𝚗𝚘𝚙𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊.

𝚂𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙺𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐, 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙴𝚗𝚐𝚔𝚘𝚜 𝙺𝚘𝚜𝚊𝚜𝚒𝚑, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝙺𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐 𝚁𝚃 01 𝚁𝚆 07, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙺𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚒𝚗𝚐, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙺𝚊𝚖𝚒𝚜 (2/7/2026).

 

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸​64 Personel Polres Purwakarta Naik Pangkat di Hari Bhayangkara ke-80

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙴𝚗𝚐𝚔𝚘𝚜 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚒𝚊𝚕𝚘𝚐 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 10.000 𝚋𝚒𝚋𝚒𝚝 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚖𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚔 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔 𝚃𝚊𝚘𝚏𝚒𝚔.

𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚜𝚒𝚜 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚕.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖-𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚍𝚒 𝚋𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗.

  • “𝙺𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊. 𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚖𝚘𝚝𝚒𝚟𝚊𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗. 𝙷𝚊𝚛𝚊𝚙𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚓𝚊𝚑𝚝𝚎𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜.

𝕋𝕆ℙ ℙ𝕆𝕊𝕋 : Bukti Dedikasi, Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta Kota Sabet Penghargaan

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚒𝚔𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚜𝚊. 𝙱𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚗𝚓𝚒𝚔𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚘𝚛𝚘𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚖 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚒 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚒𝚜𝚊𝚑, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚘𝚖𝚙𝚘𝚔 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚖𝚙𝚕𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙿𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚕𝚎 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚒𝚗𝚜𝚙𝚒𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒. 𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚜𝚊,” 𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

AndikaPerkasaApresiasiMeningkatnyaKepercayaanPublikTerhadapPolri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan Jajaran

0

JAKARTA,REDAKSI.CO– Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik, citra positif, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri yang didukung kerja keras seluruh jajaran dalam melakukan berbagai pembenahan di tubuh Polri.

Andika menilai peningkatan kepercayaan masyarakat memiliki makna penting karena diperoleh melalui survei yang menggunakan metodologi ilmiah dengan responden yang dipilih secara acak. Ia juga menyebut Litbang Kompas sebagai lembaga survei yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga hasilnya layak dijadikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap Polri.

“Yang jelas Bapak Kapolri menunjukkan leadership yang sangat luar biasa. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat. Ini bukan sesuatu yang mudah karena diperoleh dari suara masyarakat melalui metode survei yang kredibel,” ujarnya.

Tak hanya kepercayaan publik, Andika juga menyoroti peningkatan signifikan pada citra positif Polri. Ia mengingatkan bahwa pada September tahun lalu citra institusi kepolisian sempat berada di titik terendah dalam sebelas tahun terakhir. Namun, melalui berbagai langkah pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, citra tersebut kini kembali meningkat hingga mendekati capaian tertinggi yang pernah diraih pada 2021.

“Ini menunjukkan begitu banyak yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh pimpinan dan jajaran. Mereka bekerja lebih keras, mampu menahan diri, melakukan pembenahan secara konsisten sehingga citra Polri kembali meningkat secara sangat tajam. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Andika.

Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta membaiknya skor profesionalisme Polri pada seluruh indikator yang diukur dalam survei tersebut.

Menurut Andika, salah satu temuan yang paling menarik adalah sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, kini semakin nyaman.

Pengalaman pribadinya saat mengunjungi sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur juga menjadi bukti atas hasil survei tersebut. Ia mengaku menyaksikan secara langsung komitmen para pimpinan wilayah, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya melihat sendiri bagaimana pimpinan di daerah terus mendorong perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat. Kekompakan antara pimpinan dan anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Andika berharap seluruh personel Polri dapat terus menjaga bahkan meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan masyarakat yang telah berhasil dibangun.

Sebagai mantan pimpinan institusi pemerintah sekaligus bagian dari keluarga besar Polri, ia optimistis Korps Bhayangkara akan terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

“Polri adalah aparat penegak hukum yang akan terus memegang peranan penting. Saya percaya Polri ke depan akan semakin baik. Karena itu, jagalah kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan berbagai pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota. Jika semangat seperti ini terus dipertahankan, saya yakin Polri akan semakin hebat,” pungkasnya.

PoldaMetroJayaTangkapPelatihSepatuRoda,KasusDugaanKekerasanSeksualTerhadapAnak,BerkasTelah Dilimpahkan ke JPU

0

Jakarta,Redaksi.Co – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA & PPO) Polda Metro Jaya menangani perkara dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 16 tahun yang diduga dilakukan oleh pelatih sepatu roda berinisial S. Saat ini, tersangka telah ditangkap, ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, dan berkas perkaranya telah dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.

Korban yang masih berstatus pelajar diduga mengalami kekerasan seksual dalam rentang waktu Mei hingga Desember 2024 di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga terlebih dahulu menjalin hubungan asmara dengan korban. Selanjutnya, tersangka mengajak korban ke rumah kontrakannya dan ke sebuah hotel di wilayah Jakarta Selatan, kemudian diduga melakukan persetubuhan terhadap korban.

Direktur Reserse PPA & PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, mengatakan perkara ini menjadi perhatian karena tersangka diduga memanfaatkan hubungan kepercayaan dengan korban sebagai pelatih olahraga.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dengan pendampingan, memeriksa para saksi, mengumpulkan alat bukti, menetapkan tersangka, melakukan penangkapan dan penahanan, serta menyelesaikan berkas perkara yang kini telah dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” ujar Kombes Rita.

Menurutnya, relasi antara pelatih, pendidik, pembina, maupun orang dewasa dengan anak harus dilandasi tanggung jawab, etika, dan perlindungan, bukan disalahgunakan untuk melakukan tindak pidana.

“Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain penegakan hukum, kami juga memastikan korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan akses pemulihan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kombes Rita mengimbau para orang tua, sekolah, klub olahraga, dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak serta membangun komunikasi yang terbuka. “Jangan ragu melapor apabila mengetahui atau mencurigai adanya kekerasan terhadap anak. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.