Kamis, Maret 26, 2026
Beranda blog Halaman 84

Perayaan Natal Bersama Warga Kalibata City, Gaungkan Pesan Damai dan Toleransi

0

Redaksi.co, Jakarta | Warga Kristiani Kalibata City menggelar ibadah dan perayaan Natal bersama di kawasan Apartemen Kalibata City, Sabtu malam (17/1/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan dihadiri ratusan warga lintas tower serta perwakilan pengelola, pemerintah setempat, dan tokoh lintas gereja.

Perayaan Natal tahun 2025 yang mengusung tema “Kasih-Nya Membawa Damai dan Keselamatan (Yohanes 3:16)” ini menjadi ruang kebersamaan bagi warga untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat toleransi di lingkungan hunian vertikal tersebut.

Ketua Umum Panitia Natal Kalibata City, Ferdinandus Pangerapan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Ia menekankan bahwa perayaan ini bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga wujud kebersamaan warga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, badan pengelola, P3SRS, gereja-gereja, para donatur, serta semua panitia yang telah bekerja bersama. Tanpa kerja sama yang luar biasa, acara ini tidak mungkin terselenggara dengan baik,” ujar Ferdinandus dalam sambutannya.

Ia berharap semangat Natal dapat terus hidup dalam keseharian warga Kalibata City.

“Semoga kita semua semakin rukun, bersatu, dan toleransi antarumat beragama di Kalibata City semakin kuat, sehingga tidak ada perpecahan di antara kita,” tambahnya.

Sementara itu, Pendeta Fredy Nainggolan, Ketua Persekutuan Umat Kristiani Kalibata City , yang juga menjadi salah satu tokoh pelayanan dalam kegiatan tersebut, menilai perayaan Natal bersama ini sebagai anugerah dan tanda kedewasaan umat dalam hidup berdampingan.

“Perayaan Natal warga Kristiani Kalibata City yang kembali bisa terselenggara di tempat ini adalah sebuah anugerah. Ini menunjukkan bahwa umat Kristiani dapat hadir sebagai pembawa damai di tengah lingkungan,” kata Pdt. Fredy.

Ia juga mengajak umat Kristiani untuk tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi menghadirkan nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita hadirkan kasih sebagai bukti bahwa kita adalah umat yang membawa damai. Ketika kedamaian terwujud di lingkungan ini, maka Tuhan dimuliakan melalui kehidupan kita,” ujarnya.

Acara Natal bersama ini diisi dengan ibadah, puji-pujian, tarian, drama Natal, penampilan paduan suara, serta kebersamaan antarwarga dari berbagai denominasi gereja. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni sosial di Kalibata City.

Bupati Tarmizi Lantik Pengurus PGRI Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030 Dan Kukuhkan Ibunda Guru Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Barat masa bakti XXIII Tahun 2025 – 2030, dan mengukuhkan Ny Afrinda Novalia sebagai Ibunda Guru Aceh Barat di Aula Gedung B Disdikbud setempat pada Sabtu 17/1/2026

Tarmizi mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para pengurus PGRI Kabupaten Aceh Barat masa bakti XXIII yang baru saja dilantik, dia berharap pengurus yang baru dapat membawa PGRI menjadi semakin baik kedepannya.

“Insyaallah kedepan Aceh Barat akan kolaborasi, jadi pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan, Kemenag dan Cabdin akan duduk bersama untuk memajukan dunia pendidikan di Aceh Barat kedepannya,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi bahwa, pendidikan merupakan persoalan yang sangat serius sehingga semua pihak harus fokus, punya semangat dan niat yang sama untuk berkolaborasi demi Aceh Barat hebat dan maju di masa yang akan datang.

“Terkait dengan Bunda Guru, kami berharap kedepannya dengan kehadiran Bunda Guru maka ada semangat baru dan kolaborasi antara PGRI dengan pemerintah, tidak ada hambatan dan kendala, semua kita selesaikan bersama,” katanya.

Tarmizi menyebutkan bahwa, dia telah meng instruksi kepada pihak di Disdikbud Aceh Barat untuk memperhatikan para guru dan jangan lagi menyibukkan atau membebankan para guru dengan hal administrasi.

“Para guru harus fokus untuk mengajar, urusan administrasi itu bukan urusan guru itu adalah urusannya dinas dan dibantu oleh perwakilan guru yang ada di organisasi PGRI,” ujar Tarmizi ****

Wabup Aceh Barat Said Fadheil Buka Kegiatan Musabaqah Qira atil Kutub ke VIII Antar Dayah Di Dayah Zudi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH membuka kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke VIII tahun 2025 antar Dayah Se-Barat Selatan Aceh di Dayah ZUDI, Desa Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo pada Sabtu 17/1/2026

Said mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyambut dengan baik atas terlaksananya MQK antar Dayah Se Barat Selatan Aceh yang dilaksanakan di Bumi Teuku Umar pada hari ini.

“Insyaallah seluruh rangkaian kegiatan MQK ini dapat berjalan dengan baik, lancar, melahirkan santri – santri terbaik, serta semakin menguatkan tradisi keilmuan dayah di wilayah Barat Selatan Aceh,” kata Said.

MQK kata Said merupakan ruang kompetisi yang sangat positif bagi para santri untuk mewujudkan kapasitas mereka dalam membaca, memahami dan menyampaikan isi Kutub Turats atau kitab kuning secara ilmiah dan beradab.

“MQK lebih dari sekedar perlombaan, ini menjadi sarana untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dayah yang moderat, mendalam, penuh hikmah sekaligus menanamkan nilai – nilai Islam yang rahmatan lil alamin dalam membangun perdamaian baik di tingkat lokal, nasional maupun global,” katanya.

Dikatakan Said, para santri tidak hadir secara instan, tetapi telah melalui proses pembinaan yang serius, pembelajaran intensif serta adanya bimbingan langsung dari para guru dan pimpinan dayah,” ujar Said.

Pemkab Aceh Barat kata Said, akan terus mendorong penguatan kualitas santri melalui dukungan kegiatan keilmuan dan kompetisi seperti ini. Insyaallah dengan ikhtiar dan doa bersama, Aceh Barat akan mampu meraih hasil terbaik pada ajang MQK tingkat provinsi, sekaligus melahirkan santri – santri unggul yang kelak berperan aktif menjawab persoalan umat dan masyarakat.

“Secara solutif, Pemda berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan dayah, baik dalam peningkatan kualitas SDM santri, dukungan terhadap kegiatan keilmuan, maupun penguatan peran alumni dayah di tengah masyarakat. Kita ingin lulusan dayah tidak hanya dihormati karena ilmunya saja tetapi juga hadir memberi solusi bagi persoalan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan,” ujarnya ****

Baitul Nazzar Izudin Bersama Majelis Dzikir Merah Putih, Gemakan Dzikir Sholawat Kuatkan Persaudaraan 

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Jamaah dan tamu undangan memadati area Baitul Nazzar Izzudin di Kp. Ciutara, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Sabtu 17/01/2026. Kehadiran mereka dalam rangka peresmian dan gunting pita, Majelis Baitul Nazzar Izzudin, yang bekerja sama dengan Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih

Peresmian majelis yang dibawah naungan Yayasan Nazar Izzudin tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Parungkuda, Pendiri Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, MUI Kecamatan Parungkuda, Kepala Desa Pondokkasolandeuh, serta tamu undangan lainnya. Acara tersebut berlangsung khidmat dan sarat nilai religius, dengan kehadiran para pemangku kepentingan yang ada di Kecamatan Parungkuda dan Pemdes Pondokkasolandeuh.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Yayasan Nazar Izzudin, Nazrul Izzudin mengatakan bahwa peresmian Majelis Baitul Nazzar Izzudin tersebut bukan hanya sekadar agenda seremonial saja. Menurutnya, momentum ini menjadi pengingat pentingnya membangun peradaban yang berlandaskan iman, akhlak, dan persatuan.

“Majelis ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” ujar Nazrul Izzudin.

Dia menambahkan, keberadaan Majelis Baitul Izzudin, diharapkan mampu berperan sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat. Selain itu, majelis ini diharapkan dapat memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Desa Pondokkasolandeuh Parungkuda Sukabumi

“Mari kita makmurkan majelis ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan damai senantiasa diberkahi Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Dewan Pendiri Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Aam Abdul Salam, S.Ag mengatakan, peresmian majelis Baitul Nazzar Izzudin merupakan bentuk komitmen dari Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, untuk selalu mengajak masyarakat dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Peresmian ini tonggak awal bagi kita sebagai anak bangsa dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sebagai umat Islam, Majelis harus dijadikan penggerak dalam bentuk lantunan doa dan shalawat untuk keselamatan bangsa dan negara,” kata Aam.

Aam melanjutkan, lantunan doa dan shalawat tersebut juga merupakan bentuk support yang diberikan kepada Presiden Prabowo serta mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa dalam rangka keselamatan negeri dan bangsa Indonesia, khususnya dalam mendukung peogram Asta Citanya Bapak Presiden.

“Banyak program yang bagus dalam Asta Citanya Bapak Prabowo. Maka, kita wajib mendukung semua programnya agar bisa tercapai sesuai harapan,” lanjut Aam.

“Maka, sangat penting dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk suksesi Asta Cita. Oleh karena itu Kami menyerukan dan mengajak kepada ratusan juta rakyat Indonesia untuk mendoakan Bapak Presiden Prabowo, agar sukses menuntaskan semua programnya,, salahsatunya lewat doa dan dzikir di setiap masjid dan majelis ini, ” seru Aam.

Aam menjelaskan, bentuk doa yang dipanjatkan tersebut bisa dilakukan secara personal maupun secara berjamaah di majlis-majlis. Sebagaimana yang rutin dilaksanakan oleh Majelis Dzikir Merah Putih merupakan Majlis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto”.

“Kalau berdoa nya bebas ya, bisa secara personal maupun berjamaah. Nah, Kami sendiri sudah membentuk majelis khusus yaitu majelis dzikir merah putih,” jelas Aam.

Aam menegaskan, kehadiran masjid dan majelis Baitul Izzudin tersebut merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan energi positif kepada Bapak Presiden sebagai Kepala Negara Sekaligus Kepala Pemerintahan.

“Majelis ini harus menjadi bagian penting untuk menyalurkan energi positif kepada Presiden Prabowo. Dimana beliau sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan harus memiliki energi positif menjadi kekuatan dalam mengolah negara ini,” tegas Aam.

“Banyak program-program unggulan yang telah dicetuskan oleh Presiden dalam asta citanya. Semua nya harus didukung untuk mewujudkan dan membawa masyarakat yang sejahtera. Caranya banyak, salahsatunya mwmberikan dukungan dengan Dzikir dan Shalawat ini,” pungkas Aam.***

Editor : AS

Berburu Biawak di Area Proyek Ambrol, Remaja Terseret Arus Sungai Paseban

0

JEMBER, redaksi.co – berniat berburu Biawak yang dilakukan di area proyek ambrol berakhir tragedi. Suasana lengang di Sungai Tanggul, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, mendadak berubah mencekam setelah seorang remaja dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran sungai tersebut.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, tepatnya di area proyek Milliyaran yang dilaporkan ambrol, Korban diketahui bernama Iqbal (19), remaja asal Dusun Krajan, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Berdasarkan keterangan para saksi, tragedi ini bermula sejak pagi hari. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama 13 orang temannya berangkat menuju Desa Paseban dengan tujuan berburu (hunting) menembak biawak di bantaran Sungai Tanggul, tepatnya di lokasi proyek milik PT Rajendra yang kini dilaporkan dalam kondisi ambrol dan rawan.

Rombongan remaja tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan aktivitas berburu. Seekor biawak yang menjadi sasaran diketahui berada di dalam aliran sungai. Sekitar pukul 11.30 WIB, hewan tersebut berhasil dilumpuhkan, namun posisinya masih berada di tengah sungai dengan arus deras.

Tanpa mempertimbangkan faktor keselamatan, korban Iqbal berinisiatif melompat ke sungai untuk mengambil hasil buruan tersebut bersama tiga rekannya, yakni Adam, Ilham, dan Sandi.

Namun situasi mendadak berubah menjadi mencekam.

Derasnya arus Sungai Tanggul tak mampu dilawan. Satu per satu teman korban berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai. Namun saat mereka menoleh kembali, Iqbal sudah tidak terlihat.

Korban diduga terseret arus deras dan tenggelam, memicu kepanikan serta teriakan histeris dari rekan-rekannya di bantaran sungai. Upaya pencarian spontan sempat dilakukan oleh saksi bernama Noval bersama teman-temannya dengan menyusuri aliran sungai sambil memanggil nama korban. Namun hasilnya nihil.

Sungai yang semula menjadi lokasi berburu kini berubah menjadi saksi bisu hilangnya nyawa seorang remaja.

Kapolsek Kencong, AKP Sunarto, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa lokasi kejadian memang masuk dalam kategori rawan dan berbahaya. Ia menyampaikan, sesaat setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung bergerak cepat.

“Begitu kami menerima laporan adanya korban yang hanyut, saya langsung memerintahkan anggota Polsek Kencong untuk segera menuju lokasi kejadian dan membantu proses pencarian bersama TNI, Tim SAR, relawan, serta warga setempat,” ujar AKP Sunarto dilokasi kejadian.

Menurutnya, sejumlah personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian sekaligus membantu penyisiran aliran Sungai Tanggul dari titik awal korban diduga terseret arus. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan secara intensif.

AKP Sunarto juga mengimbau masyarakat sekitar, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aktivitas berisiko di kawasan sungai yang memiliki arus deras.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak beraktivitas di sungai dengan arus deras, baik untuk berburu maupun kegiatan lainnya. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait guna meningkatkan pengawasan dan memasang tanda peringatan di titik-titik rawan.

“Ke depan, kami akan mendorong adanya pengamanan tambahan di area-area berbahaya guna mencegah terjadinya korban jiwa,” pungkas AKP Sunarto.

Reporter: Sofyan

Aktivitas Berburu di Area Proyek Ambrol Berujung Petaka, Remaja Hilang Terseret Arus Sungai Paseban

0

JEMBER, redaksi.co – Aktivitas berburu yang dilakukan di area proyek ambrol berakhir tragedi. Suasana lengang di Sungai Tanggul, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, mendadak berubah mencekam setelah seorang remaja dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran sungai tersebut.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, tepatnya di area proyek Milliyaran yang dilaporkan ambrol, dengan titik koordinat -8.440914, 113.586366.

Korban diketahui bernama Iqbal (19), remaja asal Dusun Krajan, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.Berdasarkan keterangan para saksi, tragedi ini bermula sejak pagi hari. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama 13 orang temannya berangkat menuju Desa Paseban dengan tujuan berburu (hunting) menembak biawak di bantaran Sungai Tanggul, tepatnya di lokasi proyek milik Rajendra yang kini dilaporkan dalam kondisi ambrol dan rawan.

Sekelompok Remaja tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan aktivitas berburu. Seekor biawak yang menjadi sasaran diketahui berada di dalam aliran sungai. Sekitar pukul 11.30 WIB, hewan tersebut berhasil dilumpuhkan, namun posisinya masih berada di tengah sungai dengan arus deras.

Tanpa mempertimbangkan faktor keselamatan, korban Iqbal Khoirul Anwar berinisiatif melompat ke sungai untuk mengambil hasil buruan tersebut bersama tiga rekannya, yakni Adam, Ilham, dan Sandi.

Namun situasi mendadak berubah menjadi mencekam. Derasnya arus Sungai Tanggul tak mampu dilawan. Satu per satu teman korban berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai. Namun saat mereka menoleh kembali, Iqbal sudah tidak terlihat.

Korban diduga terseret arus deras dan tenggelam, memicu kepanikan serta teriakan histeris dari rekan-rekannya di bantaran sungai. Upaya pencarian spontan sempat dilakukan oleh saksi bernama Noval bersama teman-temannya dengan menyusuri aliran sungai sambil memanggil nama korban. Namun hasilnya nihil.

Sungai yang semula menjadi lokasi berburu kini berubah menjadi saksi bisu hilangnya nyawa seorang remaja.

Hingga berita ini dirilis, Iqbal masih belum ditemukan. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Tim SAR, relawan, serta warga sekitar telah berada di lokasi dan terus melakukan operasi pencarian intensif dengan menyisir aliran Sungai Tanggul dari titik awal korban diduga tenggelam.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan keras akan bahaya melakukan aktivitas berisiko tinggi di area proyek ambrol dan sungai berarus deras, yang minim pengamanan serta pengawasan keselamatan.

Reporter: Sofyan.

Pagelaran Lukisan Kebatinan Leluhur Meriahkan HUT Kabupaten Langkat ke-276

0

Langkat — redaksi.co

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Langkat ke-276, Yayasan Budaya Tuah Leluhur Nusantara menggelar Pagelaran Lukisan Kebatinan Para Leluhur pada Jumat malam, 16 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna di Taman Budaya Tengku Amir Hamzah, Kabupaten Langkat.

Pagelaran budaya tersebut menghadirkan Tuan Muda Sraddha Leluhur dan Datuk Rimba sebagai pelukis kebatinan, dengan Atok Labu bertindak sebagai host yang memandu jalannya acara. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian nilai-nilai budaya serta penghormatan terhadap para leluhur yang berjasa dalam sejarah Kabupaten Langkat.

Dalam pagelaran tersebut, ditampilkan lukisan kebatinan yang merepresentasikan sosok leluhur besar Langkat, di antaranya Almarhum Syeikh Abdul Salam bergelar Datuk Landak, yang dimakamkan di Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Selain itu, turut diangkat sosok leluhur Yang Mulia Almarhum Raja Kahar, Raja Langkat, yang dikenal sebagai pendiri dan pembangun Istana di Kota Dalam pada 17 Januari 1750, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1163 Hijriah.

Ketua Yayasan Budaya Tuah Leluhur Nusantara menyampaikan bahwa pagelaran ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda akan akar sejarah dan kearifan lokal Langkat, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

Acara ini mendapat apresiasi dari para tokoh budaya, seniman, dan masyarakat yang hadir, karena dinilai mampu menghidupkan kembali nilai spiritual, sejarah, dan budaya leluhur sebagai bagian penting dalam perjalanan Kabupaten Langkat yang telah berusia 276 tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat pelestarian budaya dan penghormatan terhadap jasa para leluhur terus tumbuh dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

M.ilyas

Jaga Kondusivitas Aceh Selatan, Safrul Mulyadi: Silahkan Rindu Asal jangan Salah Kaprah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Koordinator Forum Asoe Nanggroe yang juga Mahasiswa asal Aceh Selatan, Safrul Mulyadi menanggapi cuitan Mahasiswa Aceh Selatan yang menyampaikan kerinduan terhadap sosok bupati non aktif Aceh Selatan, H. Mirwan, MS.

Dimana dalam cuitan mahasiswa yang diberitakan di media, mahasiswa Aceh Selatan mengeluhkan kondisi pemerintahan yang melemah akibat tidak bisanya pemerintah Aceh Selatan yang saat ini ditukangi Plt. Bupati, Bapak Baital Mukadis dalam mengambil keputusan-keputusan secara taktis.

Menurut Safrul, apa yang disampaikan oleh yang bersangkutan tidak menyalahi aturan sama sekali. Sebab, aspirasi tersebut merupakan instrumen kontrol sosial yang sehat, ini merupakan bentuk ekspresif terhadap kepemimpin H. Mirwan. Akan tetapi kerinduan yang diutarakan tersebut bisa saja salah kaprah dan memicu timbulnya asumsi liar di masyarakat.

“Kita tidak membantah apa yang disampaikan oleh beliau, tapi narasi yang dibangun terkesan mendiskreditkan keputusan Kemendagri dan mengacuhkan kinerja pemerintah kabupaten yang sementara waktu dinahkodai oleh Plt. Bupati.” ucap Safrul dalam rilis yang di terima media ini Jum’at 16/1/2026

“Pernyataan ini bisa saja menggiring persepsi tidak baik di masyarakat yang mungkin tidak mengetahui informasi yang jelas, ini juga lebih merugikan jika ada pihak yang memanfaatkan hal ini untuk kepentingan tertentu seperti berita kontroversial yang baru baru ini juga beredar di Aceh Selatan” tambahnya.

Safrul juga mengingatkan kepada bersangkutan yang mengatasnamakan mahasiswa, untuk memahami konteks birokrasi.

“Selayaknya mahasiswa selaku insan berpendidikan seharusnya memahami terlebih dahulu etika birokrasi, jangan asal ceplas ceplos. Jika bisa seperti itu, kami boleh saja menilai bahwa yang bersangkutan membenarkan peristiwa yang menyangkut Bupati Mirwan sebelumnya, terlebih dalam narasi tersebut terkesan hanya menitik beratkan pada keresahan ASN, seolah sarat kepentingan saja”. tutup Safrul ****

Sat Lantas Polres Langkat Amankan Kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276

0

Langkat –redaksi.co

Satuan Lalu Lintas Polres Langkat melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan tausiyah dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustad Das’ad Latif, Jumat (16/01/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan dihadiri masyarakat dalam jumlah besar.

Pengamanan dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Personel Sat Lantas Polres Langkat disiagakan di sejumlah titik strategis, meliputi simpang-simpang utama dan jalur rawan kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., menyampaikan bahwa personel melaksanakan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) pada titik strong point sesuai ploting, melakukan pengalihan dan rekayasa arus lalu lintas, serta membantu penyeberangan pejalan kaki demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

“Hasil dari pengamanan tersebut, arus lalu lintas terpantau tertib dan lancar, sementara rangkaian kegiatan tausiyah dan doa bersama berjalan aman, khidmat, serta tidak ditemukan situasi menonjol,” jelas Kasat Lantas.

Melalui Kasi Humas Polres Langkat, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Sat Lantas atas kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut. Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

“Pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini merupakan wujud komitmen Polres Langkat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan keagamaan dan peringatan hari jadi Kabupaten Langkat. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas AKP Jekson.

Polres Langkat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.

M.ilyas

Asep Japar Bupati Sukabumi Buka Lailatul Ijtima, ” Momentum Introspeksi dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi”

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Asep Jabpar berkumpul bersama Forkopimda, ulama, hingga masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam, 15 Januari 2026. Kegiatan dalam rangka silaturahmi tersebut, dikemas dengan istilah Lailatul Ijtima.

Kegiatan untuk berbagi ilmu, berdzikir, hingga doa bersama ini, dihadiri pula para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk intropeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita,” ujar Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Bahkan melalui Lailatul Ijtima ini, dapat memperkokoh ukhuwah islamiyah. Terutama demi terciptanya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

“Ukhuwah islamiyah ini merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Terutama di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini,kita dituntut untuk menjaga persatuan,” ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak bisa melaksanakan pembangunan secara parsial. Sebab, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat.

“Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkapnya.

Berkaca dari hal tersebut, bupati mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dan menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat dalam menjalankan program keagamaan dan sosial.

“Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Selain itu,mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran hingga menyelaraskan visi misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Apalagi dengan kehadiran forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya.

“Semoga melalui kegiatan ini, kerukunan dan keharmonisan dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Dalam kegiatan yang penuh makna ini, diakhiri lewat tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok.

Editor : AS