Beranda blog Halaman 85

Bendahara Umum SIPITUNG: Organisasi Siapkan Program Antinarkoba dan Lingkungan Dukung Agenda Prabowo

0

redaksi.co, Jakarta | Bendahara Umum SIPITUNG, Decha, menyatakan organisasinya tengah menyiapkan sejumlah program kerja yang selaras dengan agenda pemberdayaan masyarakat, di antaranya kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta kegiatan di bidang lingkungan hidup. Hal itu disampaikan usai mengikuti Konsolidasi Tahap II Forum Komunikasi Nasional (FKN) 08 bertema “Konsolidasi Rakyat Mendukung Program Pro Rakyat dan Pro Kemandirian Ekonomi Presiden Prabowo Subianto” di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Decha, kerja sama dengan BNN menjadi salah satu program jangka pendek yang diprioritaskan organisasi. Selain itu, SIPITUNG juga mulai menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

“Sebenarnya program SIPITUNG cukup banyak. Salah satunya nanti kami akan bekerja sama dengan BNN terkait program antinarkoba. Selain itu, kami juga mulai melakukan kegiatan di bidang lingkungan hidup, seperti eco-engine dan sebagainya,” ujar Decha.

Decha menambahkan, organisasinya berharap program-program pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat dapat terus berlanjut dan ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.

“Harapannya program-program yang sudah ada di Pak Prabowo bisa terus berlanjut dan ke depannya lebih baik lagi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Decha juga menyampaikan pandangannya mengenai evaluasi terhadap sejumlah program pemerintah. Ia menilai masih terdapat aspek yang perlu disempurnakan, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Salah satunya mungkin MBG, ya harus diperbaiki lagi. Itu menjadi masukan untuk Pak Presiden,” ucapnya.

Menutup keterangannya, Decha berharap Forum Komunikasi Nasional 08 maupun organisasi pendukung yang tergabung di dalamnya tetap menjaga kekompakan dalam mendukung program-program pemerintah.

Tutup Masa Orientasi, Plt Dirut Perumda Tirta Mountala Minta Karyawan Fokus pada Pelayanan Warga

0

​ACEH BESAR – Rangkaian Masa Orientasi dan Tes Kemampuan Karyawan Perumda Tirta Mountala Aceh Besar resmi berakhir. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, Ir. Yusmadi, MM, dalam sebuah acara penutupan yang berlangsung sederhana dan penuh kebersamaan.

​Acara ini turut dihadiri oleh Anggota Dewan Pengawas T. Abulis Samarkhan, ST; Direktur Umum Devid Zainal, SE; serta Kabag Umum Sunawar, ST.

​Pesan Sederhana Ir. Yusmadi: Jaga Amanah, Mudahkan Urusan Masyarakat

​Dalam arahannya, Plt Dirut Ir. Yusmadi, MM menyampaikan terima kasih atas keseriusan para peserta selama mengikuti pembekalan. Ia mengingatkan bahwa inti dari semua materi yang dipelajari selama tiga hari ini adalah untuk kelancaran pelayanan di lapangan.

​”Urusan kita sehari-hari adalah memastikan air bersih mengalir ke rumah-rumah warga. Karena itu, saya minta semua ilmu tentang proses bisnis dan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) yang sudah diajarkan benar-benar dipahami. Jangan persulit urusan masyarakat. Kalau ada kendala di lapangan, langsung respons dengan cepat dan ramah,” pesan Ir. Yusmadi.

​Senada dengan Dirut, Anggota Dewan Pengawas T. Abulis Samarkhan, ST juga mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran dalam bekerja. “Bekerjalah dengan jujur dan bertanggung jawab, karena pelayanan yang baik dimulai dari hati yang tulus,” ujarnya singkat.

​Laporan Tim Penguji

​Sebelumnya, perwakilan Tim Penguji, Muhammad Taufik, ST—bersama Muhammad Ichsan Nizali, SE, CPLA, dan Sudirman, ST—melaporkan bahwa seluruh peserta telah menyelesaikan seluruh tahapan orientasi dengan baik. Selama tiga hari, peserta diberikan pemahaman mendasar mengenai alur kerja perusahaan dari hulu hingga hilir agar siap saat mulai bertugas.

​Kesan Karyawan: Siap Berikan yang Terbaik

​Mewakili rekan-rekannya, Putri Rahayu menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bimbingan yang diberikan oleh pihak manajemen dan tim penguji.

​”Tiga hari ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Arahan dari Pak Dirut dan Dewan Pengawas membuat kami sadar bahwa tugas di Tirta Mountala ini sangat mulia karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat. Insyaallah, kami semua siap bekerja dengan baik dan menjaga nama baik perusahaan,” kata Putri.

​Acara penutupan ini diakhiri dengan foto bersama, menandai kesiapan para karyawan baru untuk mulai mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh Besar.

FKN 08 Gelar Konsolidasi II di Jakarta, Perkuat Sinergi Organisasi Dukung Program Presiden Prabowo

0

redaksi.co, Jakarta | Forum Komunikasi Nasional (FKN) 08 menggelar Konsolidasi II di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7). Kegiatan ini dihadiri pimpinan organisasi masyarakat, organisasi relawan, komunitas, tokoh nasional, serta sejumlah undangan guna memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung program pembangunan Presiden Prabowo Subianto.

Mengusung tema “Konsolidasi Rakyat Pendukung Program Pencapaian Ekonomi Presiden Prabowo Subianto” dengan motto “Bersatu dalam Komunikasi, Bersinergi dalam Membangun Negeri”, forum tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penyampaian gagasan dan rekomendasi dari berbagai organisasi kepada pemerintah.

Panitia pelaksana, Indra, mengatakan penyelenggaraan kegiatan berlangsung berkat semangat gotong royong seluruh panitia tanpa bergantung pada besarnya anggaran.

“Kegiatan ini bukan diselenggarakan karena besarnya anggaran, melainkan karena besarnya semangat persaudaraan. Seluruh panitia bekerja secara swadaya dengan penuh keikhlasan demi menghadirkan forum komunikasi yang mampu menyatukan gagasan untuk kepentingan bangsa,” ujar Indra.

Indra mengatakan FKN 08 dibentuk sebagai ruang komunikasi antarlembaga, bukan organisasi yang berada di atas organisasi lain.

“Forum Komunikasi Nasional 08 hadir sebagai rumah komunikasi. Di sini tidak ada organisasi yang merasa paling besar ataupun paling kecil. Yang ada adalah semangat kebersamaan, saling menghargai, saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia,” katanya.

Menurut Indra, tema konsolidasi sempat disesuaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap masukan dari para senior organisasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam penggunaan istilah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari salah satu inisiator FKN 08, Abdul Qodir selaku Ketua Umum Gerakan Mantap Pilih Prabowo, yang berhalangan hadir karena memiliki agenda lain.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi kontribusi nyata organisasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap dari forum ini lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat pembangunan nasional,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan para tokoh, penyampaian usulan dari pimpinan organisasi, pembahasan arah kebijakan FKN 08, pembacaan pernyataan sikap, doa bersama, dan ramah tamah. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Nahemia Lawalata, S.E., Sirajul Munir, serta para inisiator FKN 08, yakni Yose Rizal, H. Sapri, KH Mastani Abdurrahman, Idah Riyanti, Safrino, dan puluhan pimpinan organisasi dari berbagai daerah.

Merah Kuning Berkibar di Kota Pala, Fans Espana Fakfak Rayakan Kemenangan 2-1 Atas Belgia

0

FAKFAK, Redaksi.co– Suasana Kota Fakfak dipenuhi nuansa merah dan kuning saat para pendukung Tim Nasional Spanyol menggelar konvoi kendaraan untuk merayakan keberhasilan La Roja melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026, Sabtu (11/7/2026) pagi.

Para pendukung yang mengenakan jersey dan berbagai atribut khas Timnas Spanyol memadati sejumlah ruas jalan utama di Kota Fakfak. Iring-iringan kendaraan roda dua maupun roda empat yang dihiasi bendera Spanyol berkeliling kota sambil membunyikan klakson sebagai bentuk luapan kegembiraan atas keberhasilan tim kebanggaan mereka menembus empat besar.

Konvoi dimulai dari beberapa titik kumpul di dalam Kota Fakfak sebelum melintasi sejumlah ruas jalan utama. Sepanjang perjalanan, para peserta terus mengibarkan bendera Spanyol, menyanyikan yel-yel dukungan, serta meneriakkan semangat untuk La Roja. Aksi tersebut pun menarik perhatian warga yang menyaksikan dari tepi jalan.

Meski berlangsung meriah, seluruh rangkaian konvoi berjalan dengan tertib dan kondusif. Para peserta tetap mematuhi peraturan lalu lintas serta menghormati pengguna jalan lainnya, sehingga perayaan berlangsung aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Koordinator España Fakfak, Sidik Siswanto, yang juga merupakan CEO Al Naufal Cell, mengatakan keberhasilan Spanyol melaju ke semifinal menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pendukung La Roja di Kabupaten Fakfak.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan La Roja. Semoga tim tetap tampil konsisten, menjaga performa terbaik, dan mampu mewujudkan impian meraih gelar juara Piala Dunia 2026,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, pria yang akrab disapa Wanto itu juga menyampaikan harapannya menjelang laga semifinal.
“Kami cuma punya satu doa, semoga Prancis jadi korban berikutnya. Tidak ada yang pribadi, ini murni urusan sepak bola. Kalau itu terwujud, semoga La Roja lanjut terus sampai membawa pulang trofi dan menambah bintang kedua di jersey Spanyol,” katanya sambil tersenyum.

Euforia kemenangan Spanyol tersebut kembali menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Fakfak terhadap sepak bola dunia. Berbagai komunitas pendukung tim nasional di daerah ini secara rutin menggelar kegiatan nonton bareng maupun konvoi sebagai bentuk dukungan kepada tim favorit mereka.

Lebih dari sekadar perayaan kemenangan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pecinta sepak bola di Kabupaten Fakfak.

KB Samsat Kediri Kota Memberikan Pelayanan Lebih Dekat, Cepat, Mudah, juga transparan.

0

Redaksi.co, KEDIRI KOTA – KB Samsat Kota Kediri 11/07/2026 saat ini terus berinovasi dan menghadiran beragam layanan, hal ini menjadi komitmen dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat, cepat, mudah, transparan guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Banyak pilihan lokasi dan waktu pelayanan, masyarakat kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk mengurus administrasi kendaraan tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan maupun kegiatan sehari-hari.

Dengan Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Kantor Bersama (KB) Samsat Kota Kediri menghadirkan berbagai inovasi layanan guna memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Selain pelayanan reguler di kantor induk, Samsat Kota Kediri, namung kini menghadirkan layanan Payment Point Malam setiap hari Minggu, layanan Samsat Keliling (Samling), Samsat Car Free Day (CFD), hingga Samsat Kunjung Instansi (Sakti).

Seperti yang di sampaikan wajib pajak yang kami temui mengatakan; “saya sangat puas dan terbantu karena dengan pelayanan yang cepat, ramah dan juga tempat yang nyaman hari ini selesai dalam mengurus pembayaran pajak motor, kedepannya semoga akan lebih baik lagi katanya”

Selain itu, Samsat Kota Kediri juga terus mengoptimalkan program pelayanan jemput bola melalui berbagai kegiatan lapangan. Salah satunya adalah Samsat Car Free Day (CFD) yang secara berkala hadir di kawasan Jalan Dhoho Kota Kediri. Layanan ini memungkinkan masyarakat yang sedang berolahraga atau mengikuti kegiatan CFD untuk sekaligus mengurus pembayaran pajak kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Untuk memperoleh informasi terkini mengenai jadwal, lokasi layanan Samling, CFD, maupun Sakti, masyarakat dapat memantau media sosial resmi Samsat Kota Kediri yang secara rutin mengunggah pembaruan jadwal pelayanan. Informasi tersebut penting untuk memastikan lokasi layanan yang akan dikunjungi serta mengetahui perubahan jadwalnya.

KODIM PURWOREJO GELAR “NOBAR BOLA GEMBIRA 2026”, TNI DAN MASYARAKAT BERSATU DUKUNG PIALA DUNIA

0

 

Purworejo – Kodim 0708/Purworejo bersama jajaran Koramil di wilayah menggelar kegiatan “Nobar Bola Gembira 2026” dengan menyelenggarakan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Belgia, pada Sabtu,(11/7/2026).dini hari pukul 02.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di 11 titik Koramil yang tersebar di wilayah Kabupaten Purworejo dan diikuti oleh ratusan warga dengan penuh antusias.

Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya Kodim 0708/Purworejo untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat melalui momentum olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan. Sejak sebelum pertandingan dimulai, masyarakat telah memadati lokasi nobar dengan membawa keluarga maupun teman-teman untuk bersama-sama menyaksikan laga bergengsi Piala Dunia 2026.

Suasana kebersamaan begitu terasa sepanjang jalannya pertandingan. Sorak sorai dan tepuk tangan dari masyarakat berpadu dengan semangat para prajurit TNI yang turut menyaksikan pertandingan, menciptakan suasana yang hangat, aman, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, TNI tidak hanya hadir sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam membangun komunikasi sosial yang harmonis.

 

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Mereka mengaku senang dan mengapresiasi inisiatif Kodim 0708/Purworejo beserta jajaran Koramil yang telah menyediakan sarana dan fasilitas untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama. Kegiatan seperti ini dinilai mampu menjadi hiburan positif sekaligus mempererat rasa persaudaraan antar warga.

 

Komandan Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menyampaikan bahwa kegiatan “Nobar Bola Gembira 2026” merupakan bentuk kepedulian TNI dalam menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat melalui olahraga yang bersifat universal.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sepak bola mampu menyatukan berbagai kalangan, sehingga momentum Piala Dunia menjadi sarana yang tepat untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus menghadirkan hiburan yang positif bagi masyarakat,” ungkap Dandim.

 

Dengan terselenggaranya “Nobar Bola Gembira 2026” di 11 titik Koramil, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin erat. Kodim 0708/Purworejo berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat, memperkuat persatuan, serta menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis dan penuh kebersamaan.

Reporter:Wahid

Foufo Pecahkan PakemFilm Indonesia Bahasa Madura JadiBintang Utama dalamKisah Alien yang Sarat Makna Keluarga

0

JAKARTA, Redaksi.co – Industri perfilman nasional kembali menghadirkan gebrakan segar lewat Film Foufo, sebuah karya yang berani memadukan komedi, drama keluarga, budaya lokal, dan fiksi ilmiah dalam satu sajian yang unik,Tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026, film ini menawarkan pengalaman sinematik yang berbeda dengan menjadikan bahasa Madura sebagai bahasa utama sepanjang cerita.

Disutradarai sekaligus diproduseri oleh Bayu Skak, Foufo menjadi bukti bahwa budaya daerah mampu tampil sebagai kekuatan utama dalam perfilman Indonesia,Tidak hanya menghadirkan nuansa lokal yang kental, film ini juga melibatkan banyak talenta asal Madura sehingga menghadirkan representasi budaya yang terasa autentik.

Cerita berpusat pada sosok Muslim, yang diperankan oleh Tretan Muslim, seorang pengepul barang rongsokan dengan impian sederhana namun mulia, yakni memberangkatkan ibunya ke Tanah Suci, Perjalanan hidupnya berubah total ketika tanpa sengaja bertemu makhluk luar angkasa yang kemudian diberi nama Foufo, Pertemuan tak terduga itu membawa Muslim ke dalam petualangan penuh kelucuan, konflik emosional, hingga pilihan-pilihan hidup yang menguji arti pengorbanan dan kasih sayang keluarga.

Bayu Skak menjelaskan bahwa film ini lahir dari kekagumannya terhadap karakter masyarakat Madura yang dikenal memiliki keberanian, loyalitas terhadap keluarga, serta penghormatan tinggi kepada orang tua, Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam pembangunan cerita sehingga Foufo tidak sekadar menyajikan hiburan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya kebersamaan dan ikatan keluarga.

Sementara itu, Tretan Muslim menyebut film ini sebagai momentum penting untuk memperkenalkan sisi lain masyarakat Madura kepada publik, Menurutnya selama ini budaya Madura lebih sering dipandang dari stereotip tertentu, padahal masyarakatnya memiliki tradisi, bahasa, dan nilai kekeluargaan yang sangat kuat.

Antusiasme penonton mulai terlihat sejak rangkaian promosi dilakukan di berbagai daerah, termasuk roadshow di Madura, Kehadiran para pemain dan tim produksi disambut meriah oleh masyarakat yang memenuhi lokasi pemutaran, Banyak penonton mengaku bangga karena akhirnya dapat menyaksikan film nasional yang mengangkat bahasa serta identitas budaya Madura secara dominan di layar lebar.

Perjalanan promosi Foufo juga menjadi perhatian publik berkat konsep-konsep kreatif yang dihadirkan,Gala premiere sebelumnya dikemas dengan suasana khas pedesaan yang unik, sementara kunjungan ke Madura menjadi simbol kedekatan film ini dengan akar budaya yang menjadi inspirasi utamanya.

Diproduksi oleh Skak Studios bersama Sinemart, Foufo hadir sebagai warna baru di industri perfilman nasional,Perpaduan komedi segar, drama keluarga yang menyentuh, sentuhan fiksi ilmiah, dan kekayaan budaya lokal menjadikan film ini layak diperhitungkan sebagai salah satu tontonan yang menawarkan pengalaman berbeda bagi penikmat film Indonesia sekaligus memperkuat eksistensi bahasa daerah di layar lebar.

Bukan Sekadar Horor! “Lastri: Arwah Kembang Desa” Tawarkan Teror Psikologis yang Membekas

0

JAKARTA, Redaksi.co– Industri perfilman nasional kembali bersiap menyambut hadirnya film horor terbaru yang mengandalkan kekuatan cerita dan atmosfer mencekam, Melalui gala premiere yang berlangsung di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026), “Lastri: Arwah Kembang Desa” resmi diperkenalkan kepada publik menjelang penayangan serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Juli 2026.

Sejak para pemain dan kru memasuki karpet merah, suasana gala premiere dipenuhi antusiasme para tamu undangan, insan perfilman, media, hingga para pencinta film horor,Kehadiran mereka menjadi bukti tingginya rasa penasaran terhadap karya terbaru produksi Abelle Pictures tersebut.

Berbeda dari kebanyakan film horor yang mengandalkan kemunculan sosok menyeramkan secara tiba-tiba, “Lastri: Arwah Kembang Desa” menawarkan pendekatan yang lebih dalam melalui horor psikologis, Cerita dibangun perlahan, menghadirkan ketegangan yang terus meningkat hingga membawa penonton masuk ke dalam misteri kelam di sebuah desa yang dihantui masa lalu.

Sutradara Hendry Tivo mengungkapkan bahwa film ini dirancang agar rasa takut muncul dari konflik batin, rahasia yang tersimpan, serta trauma para tokohnya, sehingga pengalaman menonton terasa lebih intens dan membekas.

Sementara itu, produser Joe Richard menilai film ini bukan hanya menghadirkan teror, tetapi juga menyuguhkan drama emosional yang kuat, Menurutnya, penonton akan diajak memahami bagaimana dendam, kehilangan, dan pengkhianatan mampu melahirkan kegelapan yang terus menghantui.

Film ini menampilkan Hana Saraswati sebagai pemeran utama yang memerankan sosok Lastri, Ia didukung jajaran pemain seperti Yama Carlos, Ratu Meta, Rizal Djibran, Audy Bella, Nando Hilmy, Debby Sahertian, Ingrid Wijanarto, serta penampilan spesial mendiang Gary Iskak yang memberikan nilai emosional tersendiri dalam film tersebut.
Di balik layar, Hendry Tivo juga bertindak sebagai produser bersama Joe Richard, Posisi Executive Producer dipegang Audy Bella, sedangkan naskah film ditulis oleh Puji Lestari, yang merangkai kisah penuh misteri dengan sentuhan drama dan ketegangan psikologis.

Melalui perpaduan sinematografi yang kelam, alur cerita yang sarat misteri, serta permainan emosi para pemain, “Lastri: Arwah Kembang Desa” diproyeksikan menjadi salah satu film horor Indonesia yang mencuri perhatian pada pertengahan 2026.

Mulai 16 Juli 2026, masyarakat Indonesia akan diajak menelusuri rahasia mengerikan yang tersimpan di balik kematian seorang kembang desa, Sebuah kisah yang tidak hanya menghadirkan rasa takut, tetapi juga meninggalkan pertanyaan: benarkah sebuah dendam akan berakhir ketika seseorang telah tiada, atau justru baru dimulai setelah kematian?

Dari Mareje Lombok Barat, ABS Maju Calon Ketum HIKMAHBUDHI Usung Semangat Persatuan

0

Dari Mareje Lombok Barat, ABS Maju Calon Ketum HIKMAHBUDHI Usung Semangat Persatuan

Lombok Barat | Redaksi.co – Menjelang pelaksanaan Kongres XIII Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), muncul sosok muda yang membawa semangat baru bagi organisasi. Ananda Budi Stiawan (ABS), putra kelahiran Nonen, 11 November 2000, secara resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI dengan mengusung tema besar “Persatuan.”

UBS

Berasal dari Dusun Bangket Lauk, Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, ABS meyakini bahwa lahir dari pelosok desa bukanlah penghalang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Baginya, kepemimpinan sejati lahir dari dedikasi, integritas, kerja keras, dan ketulusan dalam mengabdi.


Sebelum mencalonkan diri sebagai Ketua Umum, ABS telah mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal HIKMAHBUDHI Jakarta Utara. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami dinamika organisasi, memperkuat sistem kaderisasi, membangun tata kelola organisasi yang profesional, serta menciptakan komunikasi yang mampu menyatukan seluruh kader di berbagai daerah.


Mengusung semangat Persatuan, ABS menilai HIKMAHBUDHI akan semakin maju apabila seluruh kader mampu mengesampingkan ego kelompok dan lebih mengutamakan kepentingan organisasi. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki HIKMAHBUDHI merupakan kekuatan besar yang harus dirawat dan dipersatukan demi kemajuan bersama.


Bagi saya, persatuan bukan sekadar slogan kongres, tetapi komitmen untuk membangun budaya organisasi yang saling menghargai, saling menguatkan, dan bersama-sama bertanggung jawab terhadap masa depan HIKMAHBUDHI,” ujar ABS.

ABS juga menegaskan bahwa setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi tanpa memandang asal daerah maupun latar belakang. Perjalanannya dari Dusun Bangket Lauk hingga dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal HIKMAHBUDHI Jakarta Utara menjadi bukti bahwa dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata merupakan modal utama dalam membangun kepemimpinan yang berkualitas.

Melalui pencalonannya, ABS mengajak seluruh kader menjadikan Kongres XIII HIKMAHBUDHI sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat demokrasi organisasi, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh potensi kader HIKMAHBUDHI di Indonesia.

Cahaya yang paling terang adalah cahaya yang mampu menerangi semua orang, bukan hanya satu kelompok. Begitu pula kepemimpinan, ia harus mempersatukan, bukan memisahkan.

Dari pelosok Desa Mareje, Lombok Barat, saya percaya semangat persatuan dapat menjadi cahaya yang menerangi masa depan HIKMAHBUDHI,” tutupnya.

Dengan mengusung semangat persatuan sebagai landasan perjuangan, ABS berharap HIKMAHBUDHI mampu menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, pengabdian, dan Dharma.

Sumber: Media Nasional Investigasi–Redaksi.co
Jurnalis: Suhaili

Dari Mataram, ABS Maju Calon Ketum HIKMAHBUDHI Usung Semangat Persatuan

0

Dari Mataram, ABS Maju Calon Ketum HIKMAHBUDHI Usung Semangat Persatuan

Mataram | Redaksi.co – Menjelang pelaksanaan Kongres XIII Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), muncul sosok muda yang membawa semangat persatuan dan perubahan bagi organisasi. Ananda Budi Stiawan (ABS), putra kelahiran Nonen, 11 November 2000, menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI dengan mengusung tema besar “Persatuan.”

UBS

ABS berasal dari Dusun Bangket Lauk, Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Berangkat dari pelosok desa, ia meyakini bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh asal daerah, melainkan oleh dedikasi, integritas, dan komitmen untuk mengabdi.

Sebelum mencalonkan diri sebagai Ketua Umum, ABS telah mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal HIKMAHBUDHI Jakarta Utara. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami dinamika organisasi, memperkuat kaderisasi, membangun tata kelola yang baik, serta menciptakan komunikasi yang mampu menyatukan seluruh kader.

Menurut ABS, HIKMAHBUDHI akan semakin kuat apabila seluruh kader mampu mengesampingkan kepentingan kelompok dan mengutamakan kepentingan organisasi.

«”Bagi saya, persatuan bukan sekadar slogan kongres, tetapi komitmen untuk membangun budaya organisasi yang saling menghargai, saling menguatkan, dan bersama-sama bertanggung jawab terhadap masa depan HIKMAHBUDHI,” ujar ABS.»

Ia juga menegaskan bahwa setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi tanpa memandang asal daerah maupun latar belakang. Perjalanannya dari Dusun Bangket Lauk hingga dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal HIKMAHBUDHI Jakarta Utara menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja nyata merupakan modal utama dalam kepemimpinan.

Melalui pencalonannya, ABS mengajak seluruh kader menjadikan Kongres XIII HIKMAHBUDHI sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat demokrasi organisasi, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh potensi kader di seluruh Indonesia.

«”Cahaya yang paling terang adalah cahaya yang mampu menerangi semua orang, bukan hanya satu kelompok. Begitu pula kepemimpinan, ia harus mempersatukan, bukan memisahkan. Dari pelosok desa, saya percaya semangat persatuan dapat menjadi cahaya yang menerangi masa depan HIKMAHBUDHI,” tutupnya.»

Dengan mengusung semangat persatuan, ABS berharap HIKMAHBUDHI dapat terus berkembang menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, pengabdian, dan Dharma.

Sumber: Media Nasional Investigasi–Redaksi.co

Jurnalis: Suhaili