Top 5 This Week

Related Posts

Bukan Sekadar Horor! “Lastri: Arwah Kembang Desa” Tawarkan Teror Psikologis yang Membekas

JAKARTA, Redaksi.co– Industri perfilman nasional kembali bersiap menyambut hadirnya film horor terbaru yang mengandalkan kekuatan cerita dan atmosfer mencekam, Melalui gala premiere yang berlangsung di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026), “Lastri: Arwah Kembang Desa” resmi diperkenalkan kepada publik menjelang penayangan serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Juli 2026.

Sejak para pemain dan kru memasuki karpet merah, suasana gala premiere dipenuhi antusiasme para tamu undangan, insan perfilman, media, hingga para pencinta film horor,Kehadiran mereka menjadi bukti tingginya rasa penasaran terhadap karya terbaru produksi Abelle Pictures tersebut.

Berbeda dari kebanyakan film horor yang mengandalkan kemunculan sosok menyeramkan secara tiba-tiba, “Lastri: Arwah Kembang Desa” menawarkan pendekatan yang lebih dalam melalui horor psikologis, Cerita dibangun perlahan, menghadirkan ketegangan yang terus meningkat hingga membawa penonton masuk ke dalam misteri kelam di sebuah desa yang dihantui masa lalu.

Sutradara Hendry Tivo mengungkapkan bahwa film ini dirancang agar rasa takut muncul dari konflik batin, rahasia yang tersimpan, serta trauma para tokohnya, sehingga pengalaman menonton terasa lebih intens dan membekas.

Sementara itu, produser Joe Richard menilai film ini bukan hanya menghadirkan teror, tetapi juga menyuguhkan drama emosional yang kuat, Menurutnya, penonton akan diajak memahami bagaimana dendam, kehilangan, dan pengkhianatan mampu melahirkan kegelapan yang terus menghantui.

Film ini menampilkan Hana Saraswati sebagai pemeran utama yang memerankan sosok Lastri, Ia didukung jajaran pemain seperti Yama Carlos, Ratu Meta, Rizal Djibran, Audy Bella, Nando Hilmy, Debby Sahertian, Ingrid Wijanarto, serta penampilan spesial mendiang Gary Iskak yang memberikan nilai emosional tersendiri dalam film tersebut.
Di balik layar, Hendry Tivo juga bertindak sebagai produser bersama Joe Richard, Posisi Executive Producer dipegang Audy Bella, sedangkan naskah film ditulis oleh Puji Lestari, yang merangkai kisah penuh misteri dengan sentuhan drama dan ketegangan psikologis.

Melalui perpaduan sinematografi yang kelam, alur cerita yang sarat misteri, serta permainan emosi para pemain, “Lastri: Arwah Kembang Desa” diproyeksikan menjadi salah satu film horor Indonesia yang mencuri perhatian pada pertengahan 2026.

Mulai 16 Juli 2026, masyarakat Indonesia akan diajak menelusuri rahasia mengerikan yang tersimpan di balik kematian seorang kembang desa, Sebuah kisah yang tidak hanya menghadirkan rasa takut, tetapi juga meninggalkan pertanyaan: benarkah sebuah dendam akan berakhir ketika seseorang telah tiada, atau justru baru dimulai setelah kematian?

Popular Articles