JAKARTA,Redaksi.Co – Di tengah industri musik yang kian dipenuhi gemerlap panggung megah dan produksi spektakuler, penyanyi muda berbakat Yura Yunita justru memilih menghadirkan sesuatu yang lebih sederhana namun sarat makna, Melalui serial live performance terbarunya bertajuk “Main ke Rumah”, Yura membuka pintu rumah sekaligus ruang kreativitasnya untuk para musisi sahabat, menghadirkan pengalaman bermusik yang hangat, dekat, dan penuh kejujuran.
Episode perdana yang tayang pada 18 Juni 2026 langsung mencuri perhatian publik dengan menghadirkan grup band indie-pop Perunggu sebagai tamu pertama, Dalam suasana santai layaknya kumpul keluarga, Yura dan Perunggu membawakan lagu “Mau Jadi Apa?” dalam versi baru yang terasa lebih intim dan emosional.
Konsep yang diusung jauh dari kesan formal, Tidak ada jarak antara musisi dan penonton, Kamera menangkap momen-momen natural ketika para musisi saling bercengkerama, bercanda, hingga larut dalam harmoni musik yang mengalir begitu saja dari ruang tamu rumah Yura yang baru selesai direnovasi.
Yura mengungkapkan bahwa renovasi rumah tersebut memang dilakukan dengan impian menjadikannya ruang berkumpul bagi teman-teman dekat, termasuk para musisi, Dari mimpi sederhana itulah lahir gagasan “Main ke Rumah”, sebuah proyek yang bukan hanya menampilkan lagu, tetapi juga merayakan persahabatan dan kedekatan antarseniman.
Kolaborasi dengan Perunggu pun terasa istimewa,Perpaduan karakter vokal Yura dan vokalis Perunggu, Maul Ibrahim, menghadirkan warna baru yang segar tanpa menghilangkan identitas asli lagu, Aransemen dibuat ringan dan akrab, seolah penonton sedang duduk bersama menikmati sesi jamming spontan di ruang keluarga.
Bagi Perunggu, pengalaman tersebut menjadi kesempatan langka untuk menikmati musik dalam suasana yang jauh berbeda dari hiruk-pikuk konser besar, Band yang digawangi Maul Ibrahim, Adam Adenan, dan Ildo Hasman itu mengaku menikmati kebebasan berekspresi yang lahir dari suasana hangat dan tanpa tekanan.
Menariknya, hubungan pertemanan antara Yura dan Perunggu ternyata sudah terjalin cukup lama, Kedekatan itu membuat proses kolaborasi berlangsung alami dan penuh chemistry, menghadirkan penampilan yang terasa tulus dan menyentuh.
Tak berhenti pada Perunggu, serial “Main ke Rumah” akan menghadirkan sederet musisi lainnya dalam episode-episode mendatang.
Setiap pertemuan dijanjikan membawa cerita, nuansa, dan eksplorasi musik yang berbeda, menjadikan serial ini sebagai perjalanan kreatif menuju album terbaru Yura yang dijadwalkan meluncur tahun ini.
Kehadiran “Main ke Rumah” menjadi bukti bahwa kekuatan musik tidak selalu lahir dari panggung besar, Terkadang justru dari ruang tamu yang sederhana, tercipta momen-momen paling jujur yang mampu menyentuh hati jutaan penikmat musik.
Dengan konsep yang segar, personal, dan penuh kehangatan, serial ini berpotensi menjadi salah satu proyek musik digital paling menarik sepanjang 2026, sekaligus memperlihatkan sisi lain Yura Yunita yang semakin matang sebagai musisi dan kreator.
Sebuah undangan sederhana untuk “main ke rumah”, yang nyatanya mampu membawa penonton masuk lebih dalam ke dunia musik yang autentik dan penuh rasa.
