redaksi.co, Jakarta | Forum Komunikasi Nasional (FKN) 08 menggelar Konsolidasi II di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7). Kegiatan ini dihadiri pimpinan organisasi masyarakat, organisasi relawan, komunitas, tokoh nasional, serta sejumlah undangan guna memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung program pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
Mengusung tema “Konsolidasi Rakyat Pendukung Program Pencapaian Ekonomi Presiden Prabowo Subianto” dengan motto “Bersatu dalam Komunikasi, Bersinergi dalam Membangun Negeri”, forum tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penyampaian gagasan dan rekomendasi dari berbagai organisasi kepada pemerintah.
Panitia pelaksana, Indra, mengatakan penyelenggaraan kegiatan berlangsung berkat semangat gotong royong seluruh panitia tanpa bergantung pada besarnya anggaran.
“Kegiatan ini bukan diselenggarakan karena besarnya anggaran, melainkan karena besarnya semangat persaudaraan. Seluruh panitia bekerja secara swadaya dengan penuh keikhlasan demi menghadirkan forum komunikasi yang mampu menyatukan gagasan untuk kepentingan bangsa,” ujar Indra.
Indra mengatakan FKN 08 dibentuk sebagai ruang komunikasi antarlembaga, bukan organisasi yang berada di atas organisasi lain.
“Forum Komunikasi Nasional 08 hadir sebagai rumah komunikasi. Di sini tidak ada organisasi yang merasa paling besar ataupun paling kecil. Yang ada adalah semangat kebersamaan, saling menghargai, saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia,” katanya.
Menurut Indra, tema konsolidasi sempat disesuaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap masukan dari para senior organisasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam penggunaan istilah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari salah satu inisiator FKN 08, Abdul Qodir selaku Ketua Umum Gerakan Mantap Pilih Prabowo, yang berhalangan hadir karena memiliki agenda lain.
Ia berharap forum tersebut menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi kontribusi nyata organisasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap dari forum ini lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat pembangunan nasional,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan para tokoh, penyampaian usulan dari pimpinan organisasi, pembahasan arah kebijakan FKN 08, pembacaan pernyataan sikap, doa bersama, dan ramah tamah. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Nahemia Lawalata, S.E., Sirajul Munir, serta para inisiator FKN 08, yakni Yose Rizal, H. Sapri, KH Mastani Abdurrahman, Idah Riyanti, Safrino, dan puluhan pimpinan organisasi dari berbagai daerah.



