Beranda blog Halaman 522

KNPI LOMBOK BARAT DUKUNG TEROBOSAN DIRUT PT AMGM UNTUK ATASI MASALAH AIR BERSIH

0

KNPI LOMBOK BARAT DUKUNG TEROBOSAN DIRUT PT AMGM UNTUK ATASI MASALAH AIR BERSIH

Redaksi.co – lombok Barat

Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lombok Barat menyatakan dukungan dan apresiasi penuh terhadap langkah-langkah strategis yang diambil oleh Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM), Sudirman, dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Lombok Barat.

Ketua KNPI Lombok Barat, Haerunnisa, menilai bahwa pengoptimalan sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kuripan, Gerung, dan Sekotong untuk melayani masyarakat di wilayah selatan merupakan langkah nyata yang tepat sasaran. Sementara itu, rencana pemanfaatan air dari Bendungan Meninting untuk wilayah utara juga dinilai sangat strategis mengingat kawasan tersebut merupakan daerah pariwisata yang berkembang.

“Daerah utara Lombok Barat memiliki kawasan wisata yang terus tumbuh. Pemanfaatan air Bendungan Meninting untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat setempat adalah langkah cerdas, karena lahan pertanian di wilayah tersebut tidak terlalu luas,” jelas Haerunnisa.

KNPI Lombok Barat juga mendorong pemerintah daerah agar turut memberikan dukungan penuh terhadap terobosan yang dilakukan PT AMGM. Pelayanan air bersih yang merata dan berkelanjutan menurutnya adalah hak dasar masyarakat yang harus dijamin oleh negara dan didukung oleh semua pihak.

“Dinamika yang ada mari kita jadikan sebagai pembelajaran bersama. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bersikap objektif dan mendukung PT AMGM menjadi perusahaan daerah yang profesional, mandiri, dan mampu menembus target-target pembangunan yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pemegang saham,” tambahnya.

Lebih lanjut, Haerunnisa menegaskan bahwa KNPI Lombok Barat siap bersinergi dan bermitra dengan seluruh elemen pemerintahan, dari level atas hingga bawah, selama kebijakan yang diambil berpihak kepada masyarakat.

Read: HS2025 Abach Uhel
Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.Co

H.Fadhlullah.SE Secara Aklamasi Terpilih Menjadi Ketua Pramuka Kwarda Aceh priode 2025-2030

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh,H.Fadhlullah SE (Dek Fadh) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Aceh priode 2025-2030 pada Musda X Pramuka Aceh, di Hotel The Pade, Aceh Besar, 18-20 Juni 2025.
dilansir dari Fortalnusa.com

“Setelah proses panjang tahapan Musda Gerakan Pramuka Aceh, akhirnya Wagub Aceh Cut Bang H. Fadhlullah S.E ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Aceh masa bakti 2025-2030” Kata Zulfahmi MD, Bidang Humas Musda Aceh yang juga Andalan Humas Kwarnas Gerakan Pramuka.

Dalam sambutan perdana sebagai Ketua Pramuka Aceh, Fadhlullah menyebutkan, “Kita akan melanjutkan kepemimpinan Mualem, melanjutkan program Kwarda Aceh yang sudah baik, dan terus membuat inovasi dalam upaya meningkatkan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Aceh.”

Ia juga menyebutkan pernah menjadi anggota Pramuka saat menempuh pendidikan di Madrasan Djemala Amal Pidie Jaya.

“Saya juga pernah ikut Pramuka waktu sekolah di Djemala Amal, pernah menjadi perwakilan Aceh saat itu mengikuti perkemahan Pramuka,” kenang pria yang akrab dipanggil Dek Fadh.

Musda X Kwarda Pramuka Aceh dibuka 18 Juni 2025 oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka. Mabida) Gerakan Pramuka Aceh dan ditutup, 20 Juni 2025 dini hari, oleh Wakil Gubernur Aceh, H Fadhlullah SE usai ditetapkan sebagai Ka.Kwarda Aceh masa bakti 2025-2030 ****

Kompi Produksi Menuai Hasil Melimpah, Dandim 0105/Abar Memetik Hasil Panen Cabe Merah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kompi Produksi Kodim 0105/Abar yang berlokasi di Jalan Perjuangan Desa Ujong Tanjong Kecamatan Meureubo terus menuai hasil yang melimpah. Seperti halnya hari ini, Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., didampingi Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., memetik buah Cabai Merah, Jum’at 20/6/2025

Sejauh mata memandang,dihamparan lahan ± 6 Hektar ini ditanami komoditas semangka non biji, cabai merah dan sayur mayur. Untuk cabai merah, terdapat 15.000 batang yang saat ini tengah memasuki masa panen.

Disela – sela aktifitasnya, Dandim mengatakan bahwa Kompi Produksi ini merupakan Demplot Ketahanan Pangan Kodim 0105/Abar yang digarap oleh jajaran Babinsa. Lahan pertanian ini sangat strategis dan menjadi prioritas untuk membantu pemerintah dalam hal Swasembada Pangan guna memenuhi kebutuhan Makanan Bergizi Gratis untuk anak sekolah, menekan laju inflasi dan mengurangi kemiskinan ekstrim, mengatasi stunting serta mendongkrak ekonomi kerakyatan.

“Pengembangan pengelolaan Kompi Produksi ini konsisten membuahkan hasil panen yang melimpah, optimal, maksimal bahkan meningkat. Sebelumnya kita juga telah memanen semangka non biji dan hari ini kita memetik hasil cabai merah yang menggembirakan kendatipun ditengah harga cabai merah dipasaran yang belum bersahabat yakni Rp. 20.000,- per kilogramnya. Namun demikian kita telah berhasil menjaga stabilitas Swasembada Pangan”, tegas Dandim

Dandim lebih lanjut menuturkan bahwa akan terus berupaya kerja keras dan kerja cerdas dalam menciptakan kedaulatan Pangan guna mewujudkan butiran Asta Cita program pamungkas Presiden RI Prabowo Subianto.

“Hasil panen cabai merah ini merupakan kontribusi nyata Kodim 0105/Abar melalui Kompi Produksi dalam mendukung program Pemerintah khususnya pada sektor Pertanian. Kami akan terus komitmen mengolah Kompi Produksi secara continue agar program Swasembada Pangan benar – benar terealisasi dan berazaskan manfaat bagi masyarakat”, demikian Dandim ****

Karutan Kelas I Palembang Hadiri Kunjungan Reses Komisi XIII DPR RI Persidangan III Th. 2024/2025

0

Redaksi.co | Lubuk Linggau – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas I Palembang, menghadiri kegiatan kunjungan reses Komisi XIII DPR RI dalam rangka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 yang berlangsung di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kerja Komisi XIII DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan, dalam rangka menyerap aspirasi serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas-tugas di lingkungan aparat penegak hukum, termasuk lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Dalam kunjungan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari kondisi dan kapasitas hunian di lembaga pemasyarakatan, sinergi antarinstansi penegak hukum, hingga upaya peningkatan pelayanan publik dan pembinaan warga binaan.

Kehadiran Karutan Kelas I Palembang mencerminkan komitmen jajaran pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan untuk terus bersinergi dan aktif dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan oleh lembaga legislatif demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel.

Pemkab Jember Resmi Luncurkan Beasiswa Bupati 2025, 20 Ribu Kuota Siap Digelontorkan

0

Jember, redaksi.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi meluncurkan program Beasiswa Bupati Jember 2025 dengan tajuk “Cinta Bergema” untuk mendukung akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Jember. Launching program tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan Jember, Rabu malam (18/6/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Ia menambahkan, pihaknya bersama Pokja Beasiswa akan segera melakukan sosialisasi ke seluruh kampus di wilayah Jember mulai 19 hingga 26 Juni 2025.

“Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi putra-putri Jember yang sedang menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya.

Selanjutnya, proses pendaftaran beasiswa akan dibuka pada 30 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan program beasiswa ini. Ia menegaskan bahwa Pemkab Jember telah menyiapkan kuota sebanyak 20 ribu beasiswa untuk mahasiswa asal Jember.

“Prioritas utama diberikan kepada mahasiswa asal Jember yang kuliah di kampus dalam wilayah Jember. Tapi kami juga akan memberikan beasiswa bagi yang kuliah di luar Jember,” ungkapnya.

Tak hanya menanggung biaya kuliah seperti UKT (Uang Kuliah Tunggal), Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan biaya hidup sebesar Rp 500 ribu per bulan kepada para penerima beasiswa.

Bupati Fawait juga menegaskan agar proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Pendaftaran, seleksi hingga wawancara akan dilakukan langsung oleh Pokja Beasiswa yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan,” tandasnya.

Program beasiswa ini diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong peningkatan kualitas SDM Jember ke depan, sekaligus menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan (Sofyan)

SATPAM GARDA POWER MANDIRI (GPM) PLN INDONESIA POWER, PLTU JERANJANG,

0

SATPAM PLTU JERANJANG TETAP SIAGA DAN HUMANIS, CIP SECURITY MARITO: KAMI ADALAH GARDA TERDEPAN PENGAMANAN

Redaksi.Co – Lombok Barat, NTB
Dalam menjalankan tugas pengamanan di area strategis dan vital seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang, peran satuan pengamanan atau Satpam sangatlah penting. Di balik kesibukan dan ketatnya prosedur pengamanan, para personel Satpam tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan yang humanis kepada masyarakat dan seluruh pihak yang berkepentingan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Chief Security PLTU Jeranjang, Pak Marito, dalam wawancara khusus bersama Redaksi.Co. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota Satpam di bawah koordinasinya dituntut tidak hanya disiplin, tetapi juga ramah, responsif, dan siap membantu.

> “Kami bukan hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga sebagai representasi pertama yang dilihat oleh siapa pun yang masuk ke lingkungan PLTU. Oleh karena itu, sikap profesional, santun, dan sigap adalah hal yang wajib,” ujar Pak Marito.

 

Dalam kesehariannya, Satpam PLTU Jeranjang aktif melakukan patroli, monitoring CCTV, pengecekan kendaraan dan identitas, hingga membantu mengarahkan tamu dan mitra kerja dengan penuh kesopanan.

Pak Marito juga menjelaskan bahwa pelatihan rutin terus dilakukan, termasuk pembekalan tentang situasi darurat, pelayanan publik, serta penguatan mental dan fisik.

> “Kami ingin menunjukkan bahwa Satpam bukan hanya penjaga, tetapi juga mitra dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman,” tambahnya.

 

Tak hanya soal pengamanan internal, Satpam PLTU Jeranjang juga kerap bersinergi dengan aparat setempat dan warga sekitar untuk menjaga situasi kondusif di wilayah ring satu PLTU.

Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian, Satpam PLTU Jeranjang di bawah komando Chief Security Marito terus berkomitmen menjadi garda terdepan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik.

Read : HS2025 Abach Uhel

Sumber : media Nasional investigasi

Redaksi.Co

Dandim 0105/Abar Hadiri GroundBreaking MIFA Islamic Center “Pusat Pendidikan Dan Kebudayaan Islam

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., didampingi Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., bersama unsur Forkopimda dan stakeholder Aceh Barat menghadiri rangkaian acara Groundbreaking Mifa Islamic Center di Jalan Alue Peunyaring Desa Gunong Kleng Kecamatan Meureubo, Kamis 19/6/2025

Dandim 0105/Abar turut serta bersama Pimpinan Perusahaan Mifa Tiga Bersaudara dan unsur Forkopimda menekan tombol sirine menandai pembangunan project plan Mifa Islamic Center ini resmi dimulai yang kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara simbolis serta prosesi Peusijuk atau Tepung Tawar yang dilakukan oleh Ketua MAA Aceh Barat Tgk. H. Mawardi Nyakman.

Manager CSR Teuku Kadafi dalam paparannya menjabarkan bahwa visi Mifa Islamic Center (MIC) ini nantinya akan menjadi pusat pendidikan, sosial dan kebudayaan Islam di Aceh Barat.

“Masjid ini akan menjadi simbol harmoni antara nilai religius, sosial dan kearifan lokal. Kemudian, MIC ini selain menjadi tempat ibadah, namun juga akan menjadi wadah untuk berdakwah dan membina akhlak masyarakat secara edukatif. Desain pembangunan MIC ini mencerminkan arsitektur Islam modern dan nuansa budaya Aceh yang menyatu dalam nilai – nilai Islami”, terang Kadafi

Lebih jauh Kadafi menjelaskan nanti ada fasilitas Boarding School (SMP dan SMA) serta Training Center sebagai penguatan SDM baik softskill dan keahlian lainnya. Selain itu, terdapat juga area UMKM berbasis syariah dan area plaza sebagai public discuss speace yang dapat digunakan untuk even kesenian, olahraga serta keagamaan.

Usai rangkaian acara seremonial, Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., berharap dengan hadirnya Mifa Islamic Center ini dapat menjadi peradaban Islam yang sesuai dengan Jargon Kota Meulaboh yakni sebagai Kota Tauhid Tashawuf.

“Semoga Keberadaan Masjid ini nantinya akan menjadi pusat studi kajian – kajian Islami bagi Mahasiswa dan masyarakat sekitar bahkan luar daerah. Mifa Islamic Center ini akan menjadi identitas kebanggan warga Aceh Barat dan menjadi monumental perjalanan sejarah Perusahaan Tambang Batu Bara pernah beroperasi di Bumi Teuku Umar”, pungkas Dandim ****

Musikal Keluarga Cemara 2025: Sebuah Perayaan Hangat Tentang Arti Pulang dan Kebersamaan

0

redaksi.co, Jakarta, 18 Juni 2025 – Tak sekadar pertunjukan seni, Panggung Musikal Keluarga Cemara 2025 menjadi ruang penuh kehangatan yang mengajak penonton merayakan makna sejati dari sebuah keluarga. Dipersembahkan oleh Visinema Studios dan Indonesia Kaya bekerja sama dengan Ciputra Artpreneur, pementasan ini akan berlangsung selama hampir sebulan penuh, mulai 20 Juni hingga 13 Juli 2025.

Menghidupkan kembali kisah legendaris karya Arswendo Atmowiloto, pertunjukan ini digarap oleh sineas dan seniman terdepan Indonesia. Disutradarai oleh Pasha Prakasa dengan skenario yang ditulis oleh Yemima Krisantina dan Widya Arifianti, musikal ini dikemas dengan sentuhan musik dan lirik karya Ifa Fachir dan Simhala Avadana, menciptakan pengalaman teater yang menyentuh dan berkelas.

“Lewat musikal ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk kembali pulang bukan hanya secara fisik, tapi juga secara emosional. Keluarga bukan hanya soal darah, tapi soal siapa yang hadir saat kita membutuhkan. Di panggung ini, kami ingin setiap penonton merasakan arti pulang,” ujar produser Cristian Imanuell.

Pada malam gala yang digelar di Ciputra Artpreneur, para penonton termasuk figur publik dan keluarga mereka tak kuasa menyembunyikan haru dan bahagia. Beberapa adegan menyentuh membuat air mata mengalir, namun tak sedikit pula momen riang yang mengundang tawa dan nyanyian bersama. Nuansa kekeluargaan yang kental menjadikan malam itu tak hanya sekadar menonton, melainkan merasakan.

Billy Gamaliel, selaku Program Manager Indonesia Kaya, menambahkan bahwa musikal ini menjadi langkah konkret dalam mendorong ekosistem seni pertunjukan di Indonesia.

“Kami berharap, 30 pementasan ini menjadi pintu bagi banyak keluarga untuk menjadikan teater sebagai bagian dari aktivitas bersama. Ini adalah cara kita mendukung seni yang hidup dan berkembang di negeri sendiri.”

Musikal Keluarga Cemara tahun ini hadir lebih segar. Selain tata artistik panggung yang semakin megah, narasi yang diangkat pun semakin relevan dengan isu sosial kekinian—seperti semangat gotong royong, solidaritas antar warga, dan pentingnya kehadiran di tengah hiruk-pikuk kehidupan.

“Cerita ini memang diciptakan puluhan tahun lalu, tapi nilainya tetap hidup. Kami mencoba menghadirkan pengalaman baru yang tetap setia pada roh cerita Abah, Emak, Euis, dan Ara—keluarga sederhana yang mengajarkan bahwa harta paling berharga adalah keluarga,” ujar sutradara Pasha Prakasa.

Musiknya pun mengalami banyak penyempurnaan. Simhala Avadana, yang turut berperan sebagai Abah dan juga menjadi komposer serta penulis lirik, mengatakan bahwa musik tahun ini dirancang lebih detail dan kaya emosi.

“Kami ingin penonton merasa seperti mendengar kisah ini untuk pertama kalinya. Musiknya bukan hanya pengiring, tapi bagian dari cerita yang menggugah.”

Andrea Miranda yang kembali dipercaya memerankan sosok Emak mengungkapkan, “Rasanya seperti pulang ke rumah. Walaupun formasi keluarga tahun ini berbeda, rasa hangatnya tetap sama. Ada tantangan, tapi juga ada keindahan dalam membentuk kembali dinamika keluarga di atas panggung.”

Deretan pemain yang tampil termasuk Taufan Purbo, Simhala Avadana, Andrea Miranda, Galabby, hingga nama-nama muda seperti Amira Karin, Aisyah Fadhila, Fazka Bahanan, dan Quinn Salman, menghadirkan dinamika baru dalam peran keluarga yang terus berganti dalam setiap penampilan.

SCI Apresiasi Polres Ogan Ilir Gagalkan Peredaran Sabu 2 Kg

0

Redaksi.co | Indralaya, – Mediator Society Corruption Investigation ( SCI ) mengapresiasi keberhasilan Polres Ogan Ilir dalam mengungkap peredaran Narkoba jenis Sabu seberat 2 Kg.

” Penangkapan kurir Narkoba oleh Satnarkoba Polres Ogan Ilir seberat 2 Kg itu merupakan prestasi yang luar biasa.Nah ini perlu diapresiasi,” ujar Asmawi,HS,Koordinator Nasional Society Corruption Investigation ( SCI ) kepada Wartawan,Kamis pagi.

Seperi Berita yang ditayangkan,Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, berhasil menggagalkan upaya peredaran sabu seberat lebih dari 2 kilogram.

Polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial R.H. (19), warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, saat melintas di Jalan Lintas Indralaya–Prabumulih, di depan Kampus Universitas Sriwijaya, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, pada Selasa malam (17/6) sekitar pukul 21.40 WIB.

Penangkapan dilakukan oleh anggota Unit II Satres Narkoba Polres Ogan Ilir setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman sabu dari Provinsi Riau ke wilayah Ogan Ilir. Tim melakukan penyelidikan dan control delivery, hingga akhirnya berhasil mencegat tersangka saat berhenti di pinggir jalan.

Dalam penggeledahan di lokasi, polisi menemukan dua bungkus plastik bergambar durian berisi sabu seberat bruto 2.081 gram, satu plastik merek Milo, satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi, satu unit handphone, dan sejumlah barang bukti lainnya.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K didampingi Kasat Res Narkoba,Iptu Surya Atmaja,SH mengatakan, pelaku berperan sebagai kurir. “Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui barang tersebut adalah narkotika jenis sabu yang akan dikirimkan kepada seseorang di wilayah Ogan Ilir,” ungkapnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Ogan Ilir untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas provinsi.

Dengan digagalkannya peredaran Narkoba jenis sabu seberat 2 Kg tersebut,Polisi berhasil menyelamatkan 20.000 jiwa.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Mandeknya Proses PTSL: Warga Mengeluh, Dugaan Pungli Muncul, Transparansi Dipertanyakan

0

Jember, redaksi.co – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang selama ini digadang-gadang sebagai instrumen strategis pemerintah dalam menata keadilan agraria, justru menyisakan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat. Di wilayah selatan Kabupaten Jember, puluhan warga mengeluhkan lambannya penerbitan sertifikat tanah, meski seluruh prosedur telah mereka tempuh sesuai ketentuan (19/06/2025).

Harapan untuk memperoleh kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati selama puluhan tahun kini berubah menjadi kegelisahan yang tak berujung.

“Semua prosedur sudah kami ikuti. Berkas lengkap, bahkan pengukuran juga sudah dilakukan. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Matsari, warga Desa Kepanjen, saat ditemui di Aula Kecamatan Gumukmas. Ia termasuk dari sekian banyak pemohon yang merasa dipermainkan oleh sistem.

Arif, perwakilan warga lainnya, menyoroti minimnya transparansi dan lemahnya pengawasan terhadap proses PTSL di wilayahnya. Menurutnya, sejumlah pihak yang seharusnya bertanggung jawab justru terkesan lepas tangan.

“Warga seperti dibiarkan menggantung. Ada yang dimintai uang tambahan, ada juga yang diberi harapan palsu. Banyak yang mengaku dikenai biaya lebih dari Rp500 ribu, padahal seharusnya program ini gratis atau hanya memerlukan biaya administrasi yang sudah ditentukan,” ungkap Arif.

Peran Kelompok Masyarakat (Pokmas) sebagai pelaksana teknis yang semula aktif, kini tidak lagi tampak. Warga juga mengeluhkan tak adanya kejelasan dalam tahapan proses, mulai dari validasi data, pengukuran, hingga penerbitan sertifikat. Beberapa bahkan tidak pernah menerima salinan berita acara, peta bidang, maupun informasi resmi mengenai status permohonan mereka.

Situasi ini menjadi ironi di tengah semangat reforma agraria yang terus digaungkan pemerintah pusat. Jika dibiarkan, stagnasi dalam program PTSL tidak hanya merugikan masyarakat secara material dan emosional, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Masyarakat mendesak agar Inspektorat Daerah bersama aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan audit menyeluruh. Dugaan pungutan liar, penyimpangan prosedur, dan kelalaian administratif harus diusut tuntas demi mengembalikan program PTSL ke jalur akuntabilitas, transparansi, dan keadilan (Sofyan).