Beranda blog Halaman 518

H. SUHARTO DEWAN PROVINSI MEMPERJUANGKAN 2 JEMBATAN YANG ADA DI TEMPOS DAN BANYU URIP

0

H. SUHARTO DEWAN PROVINSI MEMPERJUANGKAN 2 JEMBATAN YANG ADA DI TEMPOS DAN BANYU URIP

Lombok Barat | Redaksi.co – Anggota DPRD Provinsi NTB, H. Suharto, ST., MM, terus menunjukkan komitmennya memperjuangkan infrastruktur untuk masyarakat di daerah pemilihannya. Dalam kunjungan ke Dapil baru-baru ini, H. Suharto mengajak langsung Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat beserta Kabid Bina Marga untuk meninjau lokasi longsor yang terjadi di ujung Jembatan Patuk, penghubung antara Desa Tempos, Banyu Urip, dan Desa Giri Sasak.

Jembatan Patuk mengalami longsor sejak Februari 2025 lalu, dan hingga kini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda tiga. Melihat kondisi tersebut, H. Suharto mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas PUPR untuk segera mencari solusi cepat agar akses transportasi satu-satunya bagi masyarakat tiga desa tersebut bisa kembali normal.

Selain meninjau Jembatan Patuk, H. Suharto juga mengajak Kadis PUPR Lombok Barat beserta timnya yang didampingi langsung oleh Kepala Desa Tempos, Sudirman, SH., MM, untuk melihat kondisi jalan kabupaten yang rusak sepanjang 200 meter menuju lokasi rencana pembangunan jembatan baru. Jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 30 meter dengan lebar 5 hingga 6 meter tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan Detail Engineering Design (DED)-nya sesuai instruksi Bupati Lombok Barat agar proses pengajuan anggaran tidak terlambat, bersamaan dengan usulan pembangunan jembatan di Kecamatan Lingsar.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan pembangunan infrastruktur khususnya jembatan di Lombok Barat dapat segera terealisasi demi meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat.

Read: HS2025 Abach Uhel
Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kecamatan Lalan Muba, CACA Sumsel Gelar Aksi di Kejati Sumsel

0

Redaksii.co | Palembang – Massa Corporation Anti Coruption Agency Sumatera Selatan ( CACA SUMSEL) sambangi Kejati Sumsel untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terkait Dugaan Korupsi di Lingkungan Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Reza Fahlepie Ketua CACA SUMSEL di dampingi oleh Mukri. AS, Juwardi dan Dasri NH Koordinator Lapangan usai melakukan aksi unjuk rasa di Kejati Sumsel, Kamis (26/06/25).

“Iya, hari ini kami Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan (CACA Sumsel) melakukan aksi unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,”ujar Reza.

Dalam Upaya Menjalankan “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemeberantasan Korupsi, Regulasi Mengamanatkan asas Transparansi, Keterbukaan dan Kompotitif dalam melaksanakan Pengadaan barang/jasa. Dengan mematuhi Prinsip Efisien, Efektif, Adil dan Akuntabel.

Melalui Swakelola di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2024 sbb ;

1.Belanja Peningkatan Efektifitas Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Swakelola Jalan Penghubung Desa) sebesar Rp. 2.619.720.000

2.Belanja Peningkatan Efetipitas Kegiatan Pemerintahan di Tingkat Kecamatan (Kunker) sebesar Rp. 775.753.000

Adapun tuntutan kami (CACA SUMSEL) ke Kejati Sumsel sbb ;

1.Meminta KEJATI SUMSEL, Untuk Memanggil dan Memeriksa Camat Lalan, PPK untuk dimintai Keterangan dan Klarifikasi.

2.Meminta KEJATI SUMSEL, untuk membuat Team Khusus Lapangan dan Team Khusus Full Paket data untuk melakukan Pengusutan Segala Bentuk Potensi Penyimpangan dari Tahapan Proses dan Pelaksanaan pada Kegiatan dimaksud Guna Mengungkap Indikasi Dugaan Praktik Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Kerja dilingkungan Kecamatan Lalan

3.Periksa Harta Kekayaan Camat Lalan

4.Tegakkan Supremasi Hukum, Wujudkan Transparansi, Akuntabilitas dan Clean and Good Government, Proses segala Bentuk Perbuatan Melawan Hukum!

Sementara itu, massa aksi CACA Sumsel di terima oleh Kajati Sumsel yany di Wakili oleh Vanny Yulia Eka Sari, SH.,MH Kasi Penkum Kejati Sumsel, mengatakan kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan CACA Sumsel yang telah datang ke Kejati Sumsel untuk melakukan aksi unjuk rasa secara damai untuk menyampaikan informasi sekaligus melaporkan terkait adanya dugaan Praktik Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin. Sumatera Selatan.

“Tentunya laporan ini kami terima dan kami tetap pelajari menterinya atau permasalahannya,”pungkasnya.

Dipolisikan, Bupati Aceh Barat Siap Pertaruhkan Nyawa , Demi Aset Daerah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, diduga dilaporkan pada saat mempertahankan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dengan cara memasang pamplet di setiap tanah maupun bangunan aset milik daerah, Kamis 26/6/2025

Bupati Aceh Barat, Tarmizi,SP mengatakan sebelumnya ada provokasi PAD yang sudah ada akan hilang sehingga pihak pemerintah setempat mengambil langkah untuk memasang pamplet nama di jalan kabupaten dan di fasilitas umum.

“Kita memasang Pamplet tersebut agar PAD nya tidak hilang, begitu sikap kami ambil sehingga terjadi dinamika kami dilaporkan ke Polisi,”ujar Tarmizi pada saat penyampaian Musrembang RPJMD Tahun 2025-2029 dan Musrembang RKPD Tahun 2026 Kabupaten Aceh Barat di Aula Bappeda.

Tarmizi SP, menyebutkan ,itu merupakan sebuah tantangan yang akan di hadapi kedepan, pihaknya akan memastikan meski mendapatkan resiko tinggi dalam upaya menurunkan akan pengangguran dan kemiskinan di Aceh Barat.

“Ini harus diatasi, kalau kita biarkan saya sudah ada gambaran apa yang akan terjadi kedepannya, ini berharap PAD yang besar yang kecil pun sudah hilang,”imbuh Tarmizi SP.

Pada saat di wawancarai, Tarmizi SP, menyebutkan dalam bahasa Aceh “Menye Tapeutupat ateung blang pasti na cangguk yang mate” diartikan: ( kalau kita Meluruskan Pembatas Sawah,Pasti ada katak yang mati)

“Begitulah yang kita lakukan sekarang, jika ingin kita lakukan yang lurus dalam perubahan pasti ada tantangan, yang jelas demi alasan untuk masyarakat dengan kondisi saat ini sangat sulit untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan,”ungkap Tarmizi, SP.

Tarmizi, SP, mengatakan jika persoalan yang itu dibiarkan akan menjadi dampak besar dan akan menjadi bom waktu bagi masyarakat,dan pihaknya akan melakukan apapun untuk mempertahankan dan menggenjot PAD.

“Karena atensi kedua Bapak Presiden Prabowo kepada kami, kami juga telah menyampaikan juga kepada pak presiden apabila ada hambatan dalam mengejar PAD bagaimana, beliau menyebutkan bahwa Bapak Presiden Prabowo akan di Back up penuh,”ungkap Tarmizi SP.

Tarmizi menyebutkan, semua risiko yang akan terjadi kedepannya dirinya siap menanggung resiko apapun yang akan terjadi kedepannya.

“Meski dalam memperjuangkan PAD nantinya akan hilang jabatan sebagai Bupati atau nyawa saya sekalipun saya siap,”tutup Tarmizi****

Gelar Anjangsana Dirbinmas Polda Sumsel Bersama Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri

0

Redaksi.co | OKU TIMUR – Direktur Pembinaan Ketertiban Masyarakat (Dirbintibmas) Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol M Rudy Syafirudin SIK SH mendarat di helipad Desa Tanjung Emas Kecamatan Buay Madang, OKU Timur, Sumatera Selatan.Kamis (26/6) pagi.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Dir Binmas Polda Sumsel, Kombes Pol Hari Purnomo SIK SH MH, MHan, Pejabat Utama (PjU) Polres OKU Timur, staf ahli Bupati OKU Timur, Asnari dan Camat Buat Madang Pusparini Anggraini.

Mereka hendak melakukan anjangsana (kunjjungan) ke rumah AKP (Anumerta) Lusianto dan Aiptu (Anumerta) Petrus.
Untuk diketahui kedua personel Polri ini merupakan korban saat melaksanakan tugas penggerbekan arena judi sabung ayam beberapa waktu lalu.

Rombongan langsung menuju ke rumah keluarga kedua korban, pertama ke rumah AKP (Anumerta) Lusianto dilanjutkan ke rumah korban Aiptu Petrus.
Di rumah duka AKP (Anumerta) Lusianto yang ada di Sumber Harjo rombongan diterima oleh keluarga almarhum. Dilanjutkan dengan melakukan ziarah ke makam AKP (Anumerta) Lusianto dengan ditemani oleh Kades Sumber Harjo, Musgiono beserta tokoh masyarakat dan alim ulama di desa tersebut.
Setelahnya, rombongan melanjutkan anjangsana ke rumah duka Aiptu (Anumerta) Petrus yang diterima langsung oleh istri almarhum Petrus, Milda Dwiyani dan keluarga.
Dilanjutkan dengan menziarahi makam almarhum di Desa Sumber Agung.

“Tujuan anjangsana kali ini selain menjalin tali silaturahmi sekaligus memberikan semangat kepada keluarga personel Polri yang ditinggalkan,” sebut Brigjen Pol M Rudi Syafirudin SIK SH didampingi Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol Hari Purnomo SIK SH MH MHan di sela-sela kunjungan.

Tak hanya itu, Rudi menyebut kunjungan tersebut juga sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan jasa-jasa almarhum semasa hidupnya dalam institusi Polri.
Ditambahkan oleh Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol Hari Purnomo SIK SH MH MHan dengan anjangsana Ini Polri Membuktikan Keperdulian Antara Pimpinan Polri Kepada Personil Polri Yang Gugur Dalam Menjalankan Tugas Negara.

“Dengan Kegiatan Anjangsana Ini Tercipta Saling Memberikan Kekuatan Keluarga Yang di tinggalkan Dukungan Secara Moril” pungkasnya.(ril)

Hadiri Musrenbang RPJMD dan RKPD,Dandim 0105/ABar Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., bersama unsur Forkopimda lainnya menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD 2025 – 2029) dan Renjana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD 2026) yang digelar di Aula Teuku Umar Bappeda Kabupaten Aceh Barat Jalan Gajah Mada Desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis 26/6/2025

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., menjabarkan bahwa Musrenbang ini bukan hanya sebagai ajang seremonial atau formalitas saja, melainkan ini adalah wadah untuk menyelaraskan dan merumuskan visi misi pembangunan daerah Kabupaten Aceh Barat.

“Musrenbang RPJMD dan RKPD ini adalah instrumen strategis untuk menentukan arah pembangunan Aceh Barat dalam 5 (lima) tahun ke depan. Untuk itu, perlunya sinergi dan kolaborasi semua pemangku kepentingan serta seluruh stakeholder agar program yang telah kita Duek Pakat kan ini berhasil maksimal sesuai yang kita harapkan bersama”, ujar Bupati

Sebelumnya, lanjut Bupati, kita juga telah melakukan rapat pembahasan dengan DPRK dan kemudian difasilitasi provinsi sehingga menjadi kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan untuk Musrenbang hari ini. Dan hasil Musrenbang semoga menjadi program terwujudnya Aceh Barat yang maju melalui pembangunan berkelanjutan berlandaskan syariat Islam.

Dalam kesempatan tersebut pula, Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., menegaskan bahwa berkomitmen akan terus mendukung upaya pembangunan Daerah khususnya Kabupaten Aceh Barat.

“Keikutsertaan kami dalam wadah Musrenbang ini bukan hanya sebagai undangan formal saja, melainkan juga sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan Daerah terutama dalam pembinaan teritorial dan pemberdayaan wilayah pertahanan yang menciptakan kesejahteraan masyarakat. Kami mendukung tidak hanya dari sisi pertahanan dan keamanan saja, namun juga dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Pasalnya, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan situasi wilayah yang aman dan kondusif”, pungkas Dandim ****

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Rumuskan Pembangunan Pro-Rakyat Berlandaskan Syariat Islam

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026, di Aula Teuku Umar Bappeda,Kamis 26/6/2025

Dengan Mengusung tema “Terwujudnya Aceh Barat Maju Melalui Pembangunan Berkelanjutan dan Berlandaskan Syariat Islam”, forum ini menjadi pijakan penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih progresif, inklusif, dan berpihak pada masyarakat.

Dalam kata Sambutannya,Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menegaskan bahwa untuk pembangunan ke depan tidak bisa lagi bersandar pada rutinitas birokrasi. Ia menuntut lahirnya gagasan segar yang mampu menjawab tantangan zaman, terutama di tengah dinamika fiskal nasional dan daerah.

“Kondisi fiskal yang fluktuatif jangan dijadikan alasan untuk stagnan. Justru ini saatnya kita bangun dengan kolaborasi dan inovasi,” tegas Tarmizi.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu bentuk efisiensi yang telah dilakukan adalah memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50%. Namun, menurutnya, keterbatasan anggaran justru harus menjadi pemicu pertumbuhan sektor produktif seperti UMKM yang berpotensi membuka banyak lapangan kerja.

Bupati Tarmizi juga memberikan peringatan keras kepada jajaran pemerintah daerah untuk menghentikan praktik copy-paste program kerja yang tidak relevan.

“Kita butuh pemimpin dan ASN yang visioner. Jangan lagi menyusun program asal jadi. Dengarkan rakyat, pahami kebutuhannya, dan buat program yang berdampak langsung,” ujar Tarmizi.

Lebih jauh, ia mendorong keterlibatan aktif sektor swasta dalam menyukseskan pembangunan daerah melalui program CSR. Salah satu isu yang ia soroti adalah persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

“Sampah bukan sekadar soal kebersihan. Ini menyangkut kualitas hidup warga. Dunia usaha jangan cuma menonton, harus ikut turun tangan,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bappeda Aceh Barat, Wistha Nowar, menyampaikan bahwa penyusunan dokumen RPJMD dan RKPD melibatkan proses yang panjang dan partisipatif, dari FGD, rapat lintas sektor, hingga konsultasi dengan DPRK.

“Dokumen ini bukan sekadar formalitas. Ini peta jalan pembangunan yang realistis, terukur, dan inklusif. Fokus utama tetap pada pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan,” jelasnya

Wistha juga menegaskan perlunya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar Aceh Barat memiliki ruang fiskal yang memadai untuk merealisasikan program-program prioritas secara mandiri dan berkelanjutan.

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, terdiri dari unsur Forkopimda, tokoh masyarakat ,perwakilan SKPK perwakilan masyarakat,Pelaku dunia usaha, dari akademisi, hingga masyarakat sipil—sebagai bukti komitmen kolaboratif membangun Aceh Barat dalam lima tahun ke depan, yang tidak hanya tangguh secara ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam dan keberlanjutan lingkungan ****

Hotel GGM Disorot, Ketua PAC Ansor Gumukmas Angkat Bicara Tegas !

0

Jember, redaksi.co – Isu panas soal dugaan perselingkuhan di Hotel Grand Gumukmas (GGM) kembali meledak di publik. Kali ini, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Gumukmas, H. Imam Mukhlas, angkat bicara dengan nada keras, menyikapi maraknya kabar bahwa hotel tersebut disalahgunakan sebagai tempat praktik maksiat.

Isu ini mencuat setelah unggahan dari akun Facebook bernama Raihan viral di media sosial. Dalam unggahannya, ia menyebut Hotel GGM sebagai lokasi yang “diduga kerap digunakan untuk perbuatan tidak senonoh.” Sorotan tajam pun datang dari berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan seperti Ansor.

“Kami tidak akan diam melihat tempat usaha dijadikan lokasi pelanggaran etika. Hotel itu seharusnya tempat beristirahat, bukan jadi tempat menyimpan aib. Kami minta pengelola introspeksi dan bertanggung jawab,” tegas Imam Mukhlas, Kamis (26/6/2025).

Ia menekankan bahwa dalam daerah yang religius seperti Jember, hotel harus punya sistem kontrol yang kuat. Tidak cukup hanya menerima tamu secara administratif, tetapi perlu ada langkah konkret untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas.

“Jangan hanya kejar untung, tapi abaikan nilai-nilai moral. Kalau memang benar terjadi praktik menyimpang, ini bahaya besar untuk masyarakat sekitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mukhlas mendesak agar manajemen Hotel GGM tidak lagi bersembunyi dalam diam. Ia menuntut adanya klarifikasi terbuka agar publik tidak terus dihantui kecurigaan.

“Kalau memang tidak bersalah, bicaralah. Tapi jika ada pembiaran, maka kami minta pihak berwenang turun tangan. Pemerintah daerah dan aparat harus sigap, jangan biarkan masyarakat kecewa,” tandasnya.

Pihak Hotel Grand Gumukmas sendiri belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diturunkan. Sikap diam inilah yang dinilai semakin memanaskan situasi dan memperburuk persepsi publik terhadap hotel tersebut.

Ketua PAC Ansor Gumukmas juga mengisyaratkan akan terus memantau dan menindaklanjuti isu ini bersama elemen masyarakat lainnya.

“Kami akan mengawal. Jangan sampai tempat usaha menjadi ladang maksiat yang merusak nilai sosial. Etika harus ditegakkan,” tutupnya.(Sofyan)

Tarmizi: Aktivitas Tambang Harus Lanjut’ Pembangunan Jalan dan Pelabuhan Wajib di Laksanakan,

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M, menegaskan komitmennya dalam mendukung kelanjutan aktivitas perusahaan tambang di wilayahnya, dengan catatan perusahaan wajib menyelesaikan pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan dan pelabuhan dalam waktu yang ditentukan.

Hal ini disampaikan Tarmizi usai mengikuti pertemuan bersama perusahaan tambang dan jajaran pemerintah daerah,di Aula Teuku Umar Kantor Bupati pada Rabu 25/6/2025 di kutip dari BSINew

“Kita ingin semua perusahaan itu yang ada itu berjalan lancar, karena dengan mereka lancar akan terbuka lapangan kerja bisa ribuan itu,” ujarnya.

Bupati menyoroti pentingnya kehadiran investasi sektor pertambangan sebagai solusi atas menurunnya pendapatan daerah akibat berkurangnya dana otonomi khusus.

“PAD kita saat ini kecil sekali, karena dana otsus sudah berkurang. Maka itulah solusi komplit perusahaan PT. AJB dan PT, IPE bisa sambung beraktivitas, tapi harus didukung dengan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa izin operasi awal telah diberikan sebelum masa jabatannya, dan kini perusahaan-perusahaan meminta perpanjangan izin.

“Mereka minta perpanjangan 3 tahun lagi. Tapi nanti akan kita bentuk tim untuk mengkaji. Mungkin dua tahun bisa kita berikan, dengan catatan pembangunan jalan dan pelabuhan harus selesai dalam periode itu,” tegas Tarmizi.

Tarmizi juga mengingatkan bahwa jika izin tidak diperpanjang dan aktivitas tambang berhenti, maka dampaknya akan besar terhadap tenaga kerja.

“Kalau terhenti aktivitasnya, jangankan PAD, tenaga kerja justru bisa kehilangan pekerjaan. Jadi selama masa izin masih berlaku sampai Juli ini, mereka tetap bisa beraktivitas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan pertambangan, khususnya terkait dampak lingkungan dan kenyamanan warga.

“Dalam proses hauling batubara itu tidak boleh lagi ada jejeran batu bara sembarangan. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus jadi prioritas. Pemerintah akan bantu percepat, tapi juga akan memperketat pengawasan,” pungkasnya ****

Seorang Bocah 15 Tahun di Terkam Buaya Ketika Mandi di Sungai Meureubo

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Insiden mengerikan terjadi di Gampong Pasi Teungoh, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Rabu sore 25/6/2025 sore ,di lansir dari Atjeh Terkini.

Seorang bocah bernama Rafa Saputra (15), nyaris kehilangan nyawa setelah diterkam buaya saat sedang mandi di Sungai Krueng Meureubo bersama teman-temannya.

Menurut keterangan Geuchik Pasi Teungoh, Irwandi, kejadian bermula saat Rafa dan beberapa rekannya bermain di pinggiran sungai. Tiba-tiba, seekor buaya muncul dari permukaan air dan langsung menggigit korban. Suasana pun berubah panik.

“Mereka mandi di pinggir sungai. Buaya tiba-tiba muncul dan langsung menyerang. Untung warga cepat tanggap dan berhasil menyelamatkannya,” kata Irwandi saat dikonfirmasi Atjeh Terkini.id.

Setelah berhasil diselamatkan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh. Saat ini, Rafa sedang menjalani perawatan intensif di ruang IGD akibat luka gigitan pada bagian kaki . Kondisinya mulai stabil, namun masih dalam pengawasan tim medis.

Warga menyampaikan keresahan atas maraknya kemunculan buaya di sungai tersebut. Mereka berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang demi keselamatan warga, khususnya anak-anak.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait lainnya mengenai insiden tersebut ***”

Manajer Hotel GGM Dihubungi Saat Isu Mencuat, Jawabannya Bikin Bingung

0

Jember, redaksi.co – Jagat media sosial di Kabupaten Jember sempat dihebohkan oleh unggahan dari akun Facebook bernama Raihan, yang menyinggung kekhawatiran masyarakat terhadap hotel sebagai tempat praktik perselingkuhan (25/06/2025).

Dalam unggahan tersebut, akun Raihan menulis: “Kekhawatiran soal hotel jadi tempat berselingkuh itu wajar dan patut dihormati, tapi tidak semua hotel seperti itu. Entah kalau Hotel GGM? Aman kan…”

Pernyataan tersebut sontak memicu gelombang komentar dari anggota salah satu grup Facebook lokal bernama BG. Banyak netizen menanggapi unggahan itu, bahkan beberapa di antaranya secara terbuka menuding bahwa Hotel Grand Gumukmas (GGM) sering dijadikan tempat perselingkuhan.

Namun tak berselang lama setelah perbincangan itu memanas, akun grup BG yang semula aktif tiba-tiba menghilang dari Facebook. Hilangnya akun ini memunculkan spekulasi di kalangan warganet, terlebih setelah munculnya komentar akun BG pada sebuah status story yang menyebut nama Hotel GGM secara tersirat.

Salah satu anggota grup BG yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, “Setelah status itu ramai dikomentari, tiba-tiba akun BG hilang begitu saja. Kami curiga ini bukan kebetulan.”

Dugaan pun bermunculan. Beberapa warganet meyakini hilangnya akun tersebut terkait dengan tekanan dari pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas tudingan yang belum terverifikasi. Bahkan ada spekulasi soal adanya intervensi untuk meredam isu agar tidak menyebar luas ke publik.

Namun beberapa jam kemudian, akun BG kembali muncul di Facebook. Meski begitu, postingan milik akun Raihan sudah tidak ditemukan.

Untuk mencari klarifikasi lebih lanjut, tim redaksi Redaksi.co mencoba menghubungi pihak manajemen Hotel Grand Gumukmas (GGM) pada Selasa 25 mei, pukul 14.19 WIB. Saat dihubungi, manajer hotel bernama Eka menjawab singkat,

“Saya masih di jalan, Mas. Sedang nyetir. Nanti saya hubungi balik.”

Demi menjaga keselamatan di jalan, awak media memilih memutuskan sambungan telepon sambil menunggu informasi lanjutan. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen hotel belum memberikan tanggapan lebih lanjut.(Sofyan)