Beranda blog Halaman 517

Di Momen Tahun Baru Islam 1447 H / 2025 M ,Pemkab Aceh Barat Resmi Luncurkan Instruksi Bupati

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah/2025 Masehi di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Jumat 27/6/2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM., didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, SH., bersama unsur Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, ASN, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi mengucapkan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat Aceh Barat. Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum 1 Muharram sebagai ajang muhasabah dan introspeksi diri, sekaligus menjadi titik hijrah menuju perubahan ke arah yang lebih baik, dengan harapan meraih rahmat dan ridha Allah SWT.

“Kehadiran kita bersama disini mengukir sejarah, Tahun Baru Islam jatuh pada hari Jumat yang penuh keberkahan. Kita bersatu bersama para ulama dengan semangat dan tujuan yang sama, yaitu menerapkan syariat Islam secara kaffah di Aceh Barat,” ujar Tarmizi.

Pada momen tersebut, turut diluncurkan Instruksi Bupati Aceh Barat Nomor 504 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Magrib Mengaji, pelaksanaan salat fardhu berjamaah bagi ASN dan aparatur Gampong dan pemberdayaan Baitul Mal Gampong yang diterbitkan pada 17 April 2025 lalu. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi Instruksi Gubernur Aceh dan penyampaian hasil Muzakarah Ulama Aceh Barat sebagai dasar penguatan kebijakan pemerintah daerah dalam penerapan syariat Islam.

Tarmizi pada kesempatan ini juga menjelaskan pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.

“Ulama mengeluarkan fatwa, pemerintah melaksanakan, dan masyarakat wajib mengikuti. Tidak boleh ada perbedaan dalam pelaksanaan ibadah. Semua masjid harus aktif dengan shalat berjamaah dan majelis taklim, termasuk penerapan Magrib Mengaji,” tegas Bupati Tarmizi.

Tarmizi juga menginstruksikan seluruh ASN untuk melaksanakan shalat berjamaah di kantor atau mushalla terdekat, pada sholat Dhuhur dan Ashar.

Pada peringatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas antara para Keuchik se-Kabupaten Aceh Barat dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, yang diwakili Ketua APDESI Aceh Barat dan APDESI Kecamatan. Penandatanganan ini meneguhkan komitmen bersama dalam menguatkan syariat Islam di seluruh gampong di Aceh Barat.

Dengan semangat kebersamaan, Ia berharap penerapan syariat Islam dapat semakin kokoh dan menjadi teladan bagi daerah lain di Aceh, pungkas Tarmizi ****

Dandim 0105/Abar Hadiri Acara Peringatan Tahun Baru Islam1447H. Di Masjid Agung Baitul Makmur

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., bersama unsur Forkopimda lainnya dan warga masyarakat ikut menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H yang digelar di Masjid Agung Baitul Makmur berlokasi di Jalan Imam Bonjol Desa Seuneubok Kecamatan Johan Pahlawan, Senin malam ,8/7/2024

Kegiatan mulia penuh berkah ini juga tampak dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., – Said Fadheil, S.H., Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., Sekdakab Wistha Nowar, S.Pt., M.Si., Kakan Kemenag H. Abrar Zym, S.Ag., M.H., Kadis DPMG Drs. Marjan Hanafie L, M.Si., Kadis Kominfo Erdian Mounry, Kadis Syariat Islam Muhammad Isa, Ketua MPD Drs. Adami Umar, S.Pd., serta para Asisten/Camat/Keuchik/Pimpinan Dayah se – Kabupaten Aceh Barat hingga Toga, Toma dan segenap elemen masyarakat yang sangat antusias mengikuti sampai akhir acara.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah dan momentum ini sekaligus menjadi landasan sosialisasi berbagai kebijakan dan hasil Mudzakarah guna menerapkan syariat Islam secara menyeluruh khususnya di Aceh Barat.

“Poin – poin hasil Mudzakarah Ulama diantaranya mencakup pelaksanaan shalat berjamaah 5 waktu di Masjid atau meunasah, pembentukan satgas pageu Gampong untuk mencegah penyakit sosial serta mendorong budaya gemar membaca Al- Qur’an setelah sholat magrib. Langkah – langkah ini akan kita tuangkan dalan fakta integritas yang akan kita tanda tangani bersama Keuchik se – Kabupaten Aceh Barat”, tegas Tarmizi

Guna mewujudkannya, Tarmizi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh dan saling bersinergi memperkuat komitmen sebagai perubahan menuju kebaikan Aceh Barat yang semakin religius, bermartabat dan berakhlak mulia.

Usai rangkaian kegiatan, Dandim 0105/Abar Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., menambahkan bahwa, kegiatan seperti ini selalu dilaksanakan masyarakat Aceh dalam setiap momen menyambut datangnya Tahun Baru Islam, khususnya di wilayah teritorial Aceh Barat.

“Hal ini sebagai kegiatan positif yang patut kita lestarikan bersama, terlebih Aceh sangat kental dan terkenal daerah yang berbasis lslami. Wadah ini juga diharapkan dapat menjalin tali persaudaraan dan Ukhuwah Islamiyyah serta mengaktifkan kembali memoriam untuk mengenang sejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah yang menjadi tonggak peradaban Islam. Selamat Tahun Baru Islam dan mari kita berikhtiar untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT agar menjadi individu yang lebih beriman”, pungkas Dandim

Pada momen siraman rohani, Tabligh Akbar ini diisi penceramah oleh Umum Chik Mesjid Agung Baitul Makmur Tgk. H. Saifuddin Yahya.****

TAGIHAN LISTRIK LOBAR JANGGAL, LSM EDUKASI DUGA ADA PERMAINAN PLN

0

TAGIHAN LISTRIK LOBAR JANGGAL, LSM EDUKASI DUGA ADA PERMAINAN PLN

Lombok Barat | Redaksi.co — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Edukasi Lombok Barat buka suara terkait dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan Lampu Penerangan Jalan (LPJ) di wilayah Lombok Barat. Ketua LSM Edukasi, Yusri, secara tegas mempertanyakan kejelasan data dan dugaan adanya permainan yang melibatkan pihak PLN.

Saat ini, tercatat sekitar 2.500 titik Lampu Penerangan Jalan (LPJ) di Lombok Barat. Namun, hanya sekitar 35% yang menggunakan sistem meterisasi atau pengukuran resmi. Meski begitu, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Barat tetap membayar tagihan listrik sebesar Rp 21 miliar per tahun kepada PLN tanpa kejelasan data riil penggunaan listrik tersebut.

Anehnya, PLN tidak pernah terbuka soal data titik-titik LPJ yang dibayar, termasuk total konsumsi listrik sebenarnya. Ini sangat janggal, dan membuka ruang dugaan adanya permainan atau bahkan praktik korupsi,” tegas Yusri, Ketua LSM Edukasi Lombok Barat.

Di sisi lain, LSM Edukasi juga menyoroti penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) oleh Pemda Lombok Barat dari PLN. Pada tahun 2024, PPJ yang diterima hanya sekitar Rp 35 miliar. Padahal, jika dihitung berdasarkan jumlah pelanggan listrik di Lombok Barat yang mencapai 290 ribu pelanggan, dengan asumsi rata-rata pembayaran bulanan sebesar Rp 200 ribu, seharusnya setoran PPJ mencapai sekitar Rp 58 miliar.

Bahkan, kenyataan di lapangan menunjukkan banyak masyarakat ekonomi bawah yang menghabiskan biaya listrik antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per bulan. Sementara itu, pengguna besar seperti hotel, pusat perbelanjaan, hingga Rumah Sakit Tripat Lombok Barat diketahui membayar listrik hingga Rp 15 juta per bulan.

“Hitungan ini sangat tidak masuk akal. Seharusnya, Pemda lebih ngotot meminta data detail ke PLN, bukan asal setuju membayar tanpa dasar yang jelas. Kalau begini terus, masyarakat yang dirugikan,” tambah Yusri.

LSM Edukasi Lombok Barat mendesak PLN segera membuka data penggunaan listrik LPJ secara detail dan transparan, termasuk rincian titik-titik yang menggunakan meterisasi maupun yang tidak. Mereka juga meminta Pemda Lombok Barat lebih tegas dalam mengawasi dan meminta pertanggungjawaban PLN agar keuangan daerah tidak dirugikan.

Read : HS2025 Abach Uhel

Sumber : Media Nasional Investigasi-Redaksi.Co

Kapolsek Jombang Turun Langsung Pengaman Malam 1 Suro

0

Jember, redaksi.co – Malam 1 Suro yang jatuh pada Kamis malam (26/6/2025) menjadi perhatian khusus aparat Polsek Jombang, Kabupaten Jember. Momentum yang bertepatan dengan malam Jumat Kliwon ini dikenal sarat nilai spiritual dan kepercayaan mistis di kalangan masyarakat Jawa.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Jombang, AKP Miftahul Huda, jajaran kepolisian menggelar patroli intensif di sejumlah titik rawan, mulai dari jalur konvoi, lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar, hingga titik kumpul warga.

“Malam 1 Suro harus dirayakan dengan tertib dan aman. Kami antisipasi kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujar AKP Miftahul Huda di sela-sela patroli.

Kegiatan masyarakat seperti prosesi spiritual dan latihan rutin PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Ranting Jombang juga tak luput dari pengawalan aparat. Acara yang diikuti oleh 23 calon siswa, 20 sesepuh, dan 7 personel pamter berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Polsek Jombang juga mengimbau masyarakat agar menjaga harmoni antara pelestarian tradisi dan kepatuhan terhadap hukum. “Kami mendukung budaya lokal, tapi tetap dalam koridor hukum dan keamanan,” tegas Kapolsek.

Dengan pengamanan menyeluruh dan pendekatan humanis, Polsek Jombang memastikan perayaan malam 1 Suro berjalan kondusif. Ini menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban umum.(Sofyan)

Warga Tunggu Klep Ajaib dari SDA Jatim, Tambak DGS Jalan Terus

0

Jember, redaksi.co – Tambak udang milik PT Delta Guna Samudera (DGS) di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, kembali dibuka setelah sebelumnya disegel warga dalam aksi unjuk rasa pada 9 Mei 2025. Aksi tersebut dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap potensi pencemaran lingkungan yang berdampak pada lahan pertanian dan hasil tangkapan nelayan sekitar. (27/06/2025)

Satu hari sebelum penyegelan, perwakilan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur bersama sejumlah instansi dari Kabupaten Jember sempat menemui warga. Dalam pertemuan itu, mereka menawarkan solusi berupa pemasangan klep otomatis berbahan fiber. Klep ini diklaim dapat menutup secara otomatis saat air laut pasang, guna mencegah aliran balik limbah tambak ke lingkungan.

“Pemasangan klep akan dilakukan dalam satu bulan,” ujar Prabowo, perwakilan SDA Jatim saat itu, di hadapan warga.

Namun hingga akhir Juni, janji tersebut belum juga terealisasi. Saat dikonfirmasi redaksi.co, Prabowo menyatakan klep masih dalam tahap pengerjaan di Bandung. Ia bahkan mengirimkan sejumlah foto sebagai bukti bahwa proses produksi tetap berjalan.

Salah satu warga Desa Mayangan, berinisial MS, yang juga pembudidaya udang, membenarkan bahwa tambak DGS telah kembali beroperasi. Ia menegaskan bahwa warga tak mempermasalahkan operasional tambak selama limbahnya tidak mencemari lingkungan.

“Kami dengar, waktu itu sempat dikabari melalui telpon;oleh R, namun saya tidak tau kesepakatannya seperti apa ? dan kami tidak melarang orang mencari nafkah, yang penting jangan buang limbah sembarangan yang berdampak negatif kepada nelayan dan petani,” ujarnya.

Terkait program tanggung jawab sosial (CSR), MS menegaskan warga tidak meminta bantuan apapun. “Yang penting, jangan mencemari lingkungan. Itu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Styo Ramies, koordinator aksi sebelumnya, menyampaikan bahwa telah ada kesepakatan antara warga terdampak dan pihak manajemen tambak.

“Tambak tidak boleh membuang limbah yang merugikan pertanian, dan petani juga tidak boleh mengganggu operasional tambak,” jelasnya.

Meski mengakui bahwa aksi penyegelan tidak didasari dokumen hukum formal, Styo menekankan bahwa tuntutan warga murni soal tanggung jawab lingkungan.

“Tambak ini memang punya izin resmi. Tapi mereka juga harus menjalankan komitmen CSR, terutama di bidang kesehatan dan pelestarian lingkungan,” pungkasnya. (Sofyan)

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H,Pemkab Ajak Masyarakat Shalat Jum’at di Mesjid Agung

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, pada Jumat, 27/6/25.

Ajakan ini disampaikan oleh Bupati Aceh Barat,Tarmizi, SP, MM, yang turut didampingi wakil Bupati, Said Fadheil, SH., sebagai bentuk komitmen kebangkitan nilai-nilai syariat Islam di Aceh Barat.

Kegiatan ibadah ini akan diikuti oleh para ulama, tokoh masyarakat, pejabat daerah, pejabat kecamatan, TNI- POLRI, aparatur gampong, serta seluruh lapisan masyarakat Aceh Barat.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Aceh Barat, mari kita hadir dan melaksanakan Shalat Jumat bersama di Masjid Agung. Ini adalah momen istimewa untuk memperkuat ukhuwah, memperkokoh tekad hijrah menuju perubahan yang lebih baik dan bermartabat,” ujar Tarmizi,SP.

Dalam momentum yang sarat makna ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga akan meluncurkan Instruksi Bupati Aceh Barat sebagai upaya memperkuat implementasi syariat Islam di daerah tersebut.

Selain itu, akan dilakukan sosialisasi Instruksi Gubernur Aceh dan penyampaian hasil Muzakarah Ulama, yang menjadi pedoman penting dalam penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Peringatan 1 Muharram tahun ini bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga menjadi refleksi dan muhasabah kolektif masyarakat Aceh Barat dalam menyongsong masa depan yang lebih bersatu dan berkemajuan.

“Ini momentum penting untuk berhijrah meninggalkan perpecahan dan keburukan, menuju persatuan, perbaikan akhlak, dan kemajuan daerah,” lanjutnya.

Pemerintah berharap kehadiran masyarakat secara luas dalam kegiatan ini akan menjadi tonggak awal dalam memperkuat pelaksanaan syariat Islam secara kaffah, serta menumbuhkan semangat persaudaraan dan kemajuan di tengah tantangan zaman.

“Mari kita jadikan 1 Muharram ini sebagai momen hijrah bersama menuju Aceh Barat yang lebih Islami, bersatu, dan maju di masa depan,”pungkas Bupati Aceh barat****

Sebanyak Ratusan Alumni Di Yudisium, Berikut Yang Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Kembali Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang melaksanakan Yudisium Program Sarjana Strata Satu (S1) Ilmu Hukum Ke XLIX (49) dan Program Pasca Sarjana Sarjana Strata Dua (S2) Magister Hukum Ke XI (11) Tahun 2025 bertempat di Auditorium Griya STIHPADA Palembang.

Turut hadir didalam Yudisium tersebut yakni Ketua Dewan Pembina STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr Hj Jauhariah, S.H., M.M., M.H, Ketua STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr H Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum, CTL., CMN, Wakil Ketua I STIHPADA Palembang Assisten Prof Dr Drs Hj Erleni, S.H., M.H, Wakil Ketua II STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr H Fatria Khairo, STP., S.H., M.H., CTL, Wakil Ketua III STIHPADA Palembang Assisten Prof Herman Fikri Tegoeh, S.E., S.H., M.Hum, Kepala Program Studi S1 Ilmu Hukum, Kepala Program Studi S2 Magister Hukum.

Dikatakan Ketua STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr H Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN, pada hari ini kita menyelenggarakan acara prosesi yudisium untuk program studi (Prodi) S1 dan S2 Magister Hukum. Di mana untuk Prodi S1 itu angkatan XLIX (49) itu sebanyak 270 peserta, dan kalau untuk yang S2 itu angkatan yang ke XI (11) dengan jumlah peserta sebanyak 78 peserta.

Jadi karena hari ini cukup ramai, maka kita bagi prosesi yudisium menjadi dua gelombang, yakni gelombang pagi dan gelombang siang. Pertama kami mengucapkan selamat kepada para yudisium atau mahasiswa.

“Di mana mereka telah berhasil meraih gelar Sarjana Hukum dan juga Magister Hukum di STIHPADA Palembang. Dan juga kami menyampaikan pesan agar kiranya para alumni STIHPADA Palembang terus menjaga citra serta nama baik STIHPADA Palembang,” ujarnya.

Kemudian, selain itu juga, dapat melakukan kontribusi nyata dalam bidang ilmu hukum untuk membantu masyarakat. Alhamdulillah untuk dibidang akademik STIHPADA Palembang telah meraih Akreditasi UNGGUL untuk prodi S1, dan juga Akreditasi BAIK SEKALI untuk program Magister Hukum, dan untuk institusi kita telah meraih Akreditasi UNGGUL.

Dari sisi mahasiswa juga, kita alhamdulillah meraih beberapa prestasi, kemarin sekitar di bulan Februari kita meraih juara Di Istanbul, kita juga telah melaksanakan beberapa kerjasama. Dan alhamdulillah pada tahun ini, ada 3 dosen kita yang lolos penelitian, yakni hibah penelitian di lima Kementerian Dikti.

“Untuk pengabdian masyarakat, kita terus melaksanakan dengan melakukan salah satunya penyuluhan hukum dibeberapa desa yang telah bekerjasama dengan STIHPADA Palembang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, kita berharap dengan ijazah yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi para alumni, dan juga saat ini untuk pemberian ijazah itu semuanya terdata di Perguruan Tinggi Dikti, yakni pangkalan data Perguruan Tinggi. Sehingga setiap ijazah yang kita keluarkan itu terdata di PT Dikti.

Jadi saat ini semua alumni mahasiswa STIHPADA Palembang itu bisa melihat di PT Dikti, karena sangat terbuka, bisa diakses mengenai proses belajar mengajarnya dan juga informasi yang terkait dengan pembelajaran akademik

“Tentunya kami dari STIHPADA Palembang, mengajak masyarakat untuk kiranya bisa bergabung di STIHPADA Palembang untuk menimba ilmu hukum, dimana untuk akreditasi kita telah terakreditasi dari BAN – PT dengan Akreditasi UNGGUL,” katanya.

Masih dilanjutkannya, tentunya dari segi pembiayaan, kita juga sangat terjangkau, dan dapat diangsur. Sehingga saya mengajak agar masyarakat mau bergabung di STIHPADA Palembang.

Dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga integritas serta tanggung jawab sosial sebagai insan hukum yang beretika. Perjalanan STIHPADA Palembang dalam tiga tahun terakhir adalah sebuah refleksi perjalanan yang penuh dinamika dan pencapaian yang sangat luar biasa dan membanggakan.

“Beberapa capaian penting yang patut kita syukuri bersama antara lain adalah dibidang akreditasi dan institusi, STIHPADA Palembang telah berhasil meningkatkan kualitas kelembagaan dengan ditandai dengan diraihnya Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi,” ucapnya.

Dukung Program Pemprov Sumsel, KAI Divre III Palembang Salurkan Bantuan TJSL Bedah Rumah 119 Juta

0

Redaksi.co | Palembang – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa ‘Bedah’ Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada masyarakat dengan total senilai Rp119.000.000,- (seratus sembilan belas juta rupiah) pada Rabu (25/06/2025).

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan penyaluran bantuan TJSL ini sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus berpartisipasi dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Sumsel untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan penyaluran bantuan TJSL ini agar masyarakat di Provinsi Sumsel dapat memiliki rumah tinggal yang layak huni, sehingga taraf kesejahteraan hidupnya pun meningkat,” ungkap Aida.

Adapun penyaluran bantuan TJSL KAI Divre III Palembang program bedah Rumah Tidak Layak Huni ini diberikan kepada 2 orang warga dengan rincian sebagai berikut :
1. Evi Susanti, alamat di Jalan Kemas Rindo RT. 029 RW. 007 Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang senilai Rp.59.500.000,-; dan
2. Suhaimi, alamat di Jalan Ki Merogan Lr. Mesuji RT. 12 RW. 04 Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang senilai Rp.59.500.000,-.

“Diharapkan melalui bantuan ini, masyarakat lebih merasakan keberadaan KAI dalam mendukung pemerataan kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian sesuai Asta Cita Pemerintah,” jelas Aida.

Sampai dengan akhir semester I tahun 2025, KAI Divre III Palembang telah menyalurkan bantuan TJSL sebesar Rp1.698.046.300,- (satu miliar enam ratus sembilan puluh delapan juta empat puluh enam ribu tiga ratus rupiah) kepada masyarakat di Provinsi Sumsel yang disalurkan dalam bentuk sarana dan prasarana peribadatan, bantuan ke instansi, sekolah-sekolah dan lembaga kemasyarakatan, paket sembako, hewan kurban, bedah rumah serta fasilitas umum lainnya. KAI Divre III Palembang akan terus menyalurkan bantuan TJSL kepada masyarakat secara bertahap.

“KAI Divre III Palembang berharap melalui program TJSL ini dapat semakin meningkatkan hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk menunjang kelancaran bisnis operasi perusahaan,” tutup Aida.(*)

Layanan Ambulans Jenazah Gratis Dibekukan, Mobil Mangkrak di Kantor PMI Jember 

0

Jember, redaksi.co – Pelayanan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember kini disorot. Sejak dikomandoi oleh Ketua Baru, M. Thamrin, berbagai layanan andalan PMI Jember satu per satu dihentikan. Salah satunya adalah layanan ambulans jenazah gratis yang selama ini sangat membantu masyarakat, terutama kalangan kurang mampu.

Pantauan di lapangan menunjukkan satu unit mobil ambulans jenazah kini dibiarkan mangkrak di halaman Kantor PMI Jember. Tidak ada aktivitas pelayanan yang tampak. Kondisi ini jauh berbeda dibanding masa kepengurusan sebelumnya yang menyediakan dua ambulans jenazah gratis dan respons cepat terhadap permintaan masyarakat.

“Banyak masyarakat yang mengadu pada saya. Dulu pelayanan ambulans jenazah gratis ini sangat membantu, apalagi saat pandemi COVID-19. Tapi sekarang tiba-tiba hilang begitu saja tanpa penjelasan,” ujar Aep Ganda Permana, pengamat kebijakan publik yang dikenal aktif memantau layanan sosial di Jember.

Menurut Aep, layanan ambulans jenazah ini dulu bisa diakses siapa pun cukup dengan menghubungi PMI. Terutama untuk pengantaran dari rumah sakit ke rumah duka—yang jika menggunakan ambulans rumah sakit, biasanya dikenakan biaya.

“Kalau dari rumah ke makam, biasanya bisa diantar warga. Tapi dari rumah sakit ke rumah duka itu yang berat bagi masyarakat, terutama yang ekonominya lemah,” tambahnya.

Kritik juga mengarah pada dibubarkannya Klinik Kesehatan PMI di Jubung yang sebelumnya menjadi salah satu pos penting pelayanan darurat. Dulu, ambulans PMI selalu siaga di pos tersebut, terutama untuk respons cepat terhadap kecelakaan di sekitar kawasan Terminal Tawang Alun—wilayah yang dikenal rawan insiden lalu lintas.

“Saya dapat laporan, ada kecelakaan dekat terminal, tapi tidak ada ambulans PMI yang bisa dikerahkan. Padahal biasanya selalu standby di Klinik PMI Jubung,” kata Aep.

Kini, masyarakat hanya bisa mengenang masa-masa ketika PMI Jember hadir langsung di tengah kebutuhan darurat mereka. Sementara di bawah kepemimpinan yang baru, sejumlah pelayanan vital justru dimatikan. Tak hanya menimbulkan tanda tanya, hal ini juga dinilai mencederai semangat kemanusiaan yang menjadi dasar utama keberadaan PMI (Sofyan)

PSHT Komisariat Taman Cibodas Peringati Malam 1 suro 1447 H dengan Doa dan Tirakatan

0

PSHT Komisariat Taman Cibodas Peringati Malam 1 Suro 1447 H dengan Doa dan Tirakatan

 

Tangerang, 26 Juni 2025 — Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Suro 1447 Hijriah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Taman Cibodas, Cabang Kota Tangerang, menggelar kegiatan doa dan tirakatan sebagai bentuk pelestarian tradisi dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam organisasi.

 

Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Komisariat Taman Cibodas, Kang Mas Sony Marsono, Ketua Cabang PSHT Kota Tangerang, Kang Mas Sarju Saputra, jajaran pengurus, serta warga dan siswa PSHT dari berbagai tingkatan.

 

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Ketua Komisariat dan Ketua Cabang. Dalam sambutannya, Kang Mas Sarju Saputra menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat warga PSHT Taman Cibodas dalam melestarikan tradisi 1 Suro.

 

“Malam tirakatan ini bukan sekadar ritual, tapi juga sebagai wadah untuk memperkuat spiritualitas, mempererat persaudaraan, dan merefleksikan diri atas perjalanan hidup dan pengabdian kita di jalan kebenaran,” ujar Kang Mas Sarju dalam sambutannya.

 

Ia juga mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjunjung tinggi ajaran luhur Setia Hati Terate dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

 

Sementara itu, Kang Mas Sony Marsono selaku Ketua Komisariat menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan nilai-nilai persaudaraan sejati dalam setiap kegiatan PSHT. Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh warga dalam acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut.

 

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kang Mas Sawal, sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar warga PSHT senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kebersamaan dalam menjalani tahun baru Hijriah.

 

Malam 1 Suro menjadi momen sakral bagi keluarga besar PSHT, tidak hanya sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga sebagai pengingat untuk terus menapaki jalan yang benar dengan hati yang tulus dan ikhlas.(hendra)