Selasa, Maret 17, 2026
Beranda blog Halaman 356

PTP IV. Regional 1Kebun Aek Nabara Utara Mempekerjakan Karyawan Bagikan Sapi Perahan

0

Labuhanbatu -redaksi.co. Di duga keras PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 Kebun Aek Nabara Utara Mempekerjakan Karyawan Bagikan Sapi perahan tanpa mengenal hari libur Umum isra’mi’rad Senin 27 Januari 2025, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap mempekerjakan karyawannya dengan bahasa yang digunakan kontanan dengan besar upah Rp 50.000;

Hala ini dengan secara langsung awak media kepada karyawan BUMN tersebut mengatakan “Kami disuruh kerja meskipun hari libur dan diberi upah lima puluh ribu rupiah dengan melakukan pekerjaan seperti pekerjaan hari-hari biasa,ujar salah seorang karyawan BUMN PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 Kebun Aek Nabara Utara afdeling II.

 

Menger kebun aek nabara utara Rudi Arianto, Senin 27/1/2025 sekitar pukul 10.20 WIB di konfirmasi awak media terkaitnya yang mempekerjakan karyawannya tepat di hari libur melalui telepon selulernya WhatsApp pribadinya namun tidak menjawab.

 

Di harapkan dinas ketenagakerjaan Kabupaten Labuhanbatu dan UPT dinas tenaga kerja provinsi Sumatera Utara dapat menghimbau perusahaan BUMN tersebut, terkait upah kontanan yang di berikan sebesar lima puluh ribu rupiah di atur dalam peraturan mana yang memberikan upah lima puluh ribu di hari libur nasional.

 

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seharusnya lebih peke terhadap peraturan dinas tenaga kerja terkait, bukan malah memberikan contoh yang tidak baik terhadap perusahaan BUMN tersebut, menyunat upah karyawan, mana ada peraturan UMR dan UMKM kerja di hari libur di bayar hanya lima puluh ribu rupiah (50.000).

(M.M)

 

Penolakan Patok SUTT PLN Oleh Cakra Mas di Simpenan, Rozak Daud: Ini Tidak Menghormati Negara

0

SUKABUMI – Polemik isu penolakan pemasangan patok SUTT 150 KV PLN Palabuhanratu baru untuk wilayah Pajampangan yang mentok terhalang izin pada lokasi lahan milik PT Cakra Mas yang berlokasi di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi mendapat sorotan dari Fraksi Rakyat Sukabumi, Rozak Daud.

Kata Rozak, energi listrik mempunyai peranan vital dan strategis. Vital, karena untuk memenuhi hajat hidup semua orang dan strategis sebagai penunjang pembangunan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, Negara hadir melalui PLN sebagai perusahaan negara, untuk memastikan bahwa pasokan listrik tetap stabil dan terjangkau untuk semua lapisan masyarakat.

Berkaitan polemik pemasangan Tower SUTT 150 KV PLN Pelabuhan baru di Desa Cihaur Kecamatan Simpenan yang tidak diizinkan oleh pihak Perusahaan, itu adalah pelemahan terhadap negara oleh swasta. “Masa perangkat negara sudah hadir dilokasi tetapi dihalangi oleh perusahaan,” tanya Rozak?.

Negara dengan segala kuasanya harus mengambil langkah yang tepat dan terukur, untuk menindak pihak-pihak yang berupaya menghalangi kepentingan umum. “Masa Negara jadi tidak percaya diri karena diancam oleh perusahaan untuk melakukan upaya hukum,?.

Sedangkan berkaitan lahannya, kalau dia berbadan hukum atas nama Perusahaan maka tidak ada kepemilikan pribadi, sehingga perlu dicek Perusahaan itu bergerak dibidang apa, status lahan nya apa?.

Tetapi, kalaupun tanahnya itu berstatus hak milik sekalipun, kontruksinya jelas, pengadaan tanah untuk kepentingan umum, apalagi perencanaannya adalah kebutuhan vital publik yaitu energi listrik.

“Sebenarnya publik sedang rindu ingin mengetahui sejauh mana ketegasan negara terhadap pemilik modal. Jangan karena lahan tersebut atas nama pengusaha sehingga negara tidak berani tegas,” kata Jubir SPI Sukabumi ini.

“Bayangkan saja diberbagai daerah di indonesia bisnis berdalih Program Strategis Nasional, negara begitu mudah tegas menggusur tanah-tanah rakyat kecil. Sementara untuk kepentingan hajat hidup orang banyak, kebetulan titik lokasinya ditanah pengusaha negara jadi melemahkan diri. Ini sangat aneh,” jelas Aktivis lingkungan Fraksi Rakyat Sukabumi ini.

“Kan kita rindu negara hadir tegas dan gagah berani dihadapan pengusaha demi kepentingan umum, bila perlu menggusur secara paksa demi program strategis nasional,” tandasnya.

Editor : AS

8 Ribu Lebih Pelanggan Gunakan KA Hingga Hari Ketiga Libur Panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek

0

Redaksi.co | Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat sebanyak 8.688 pelanggan menggunakan moda transportasi kereta api hingga hari ketiga libur panjang Isra Miraj dan Imlek tahun 2025, Senin (27/1/25).

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan pada hari Sabtu (25/1) terjadi lonjakan penumpang sebanyak 3.379 penumpang atau sebesar 136 persen dari jumlah tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut sementara ini menjadi puncak kepadatan penumpang selama libur panjang Isra Miraj dan Imlek tahun 2025. Sementara di hari Minggu (26/1) tercatat sebanyak 3.186 penumpang dan di hari Senin (27/1) hingga pukul 10.00 WIB tercatat jumlah penumpang sebanyak 2.066 telah diberangkatkan menggunakan kereta api.

“Sampai dengan hari ketiga, Senin (27/1) libur panjang Isra Miraj dan Imlek tahun 2025 ini, total sebanyak 8.688 pelanggan telah diberangkatkan menuju berbagai stasiun yang ada di Provinsi Sumsel dan Lampung dengan puncak kepadatan penumpang sementara terjadi pada hari Sabtu (25/1),” ungkap Aida.

Adapun stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi hingga hari ini yakni Stasiun Kertapati dengan jumlah 4.291 penumpang, diikuti Stasiun Lubuk Linggau dengan 2.231 penumpang dan Stasiun Lahat dengan jumlah 916 penumpang.

Sementara itu, berdasarkan pantauan data penjualan tiket libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek periode tanggal 25 hingga 29 Januari 2025, total sebanyak 14.662 tiket telah terjual atau sebesar 118% dari tempat duduk yang disediakan yakni 12.320 seat. Jumlah tersebut akan terus bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Kami mengimbau kepada para calon penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api pada masa libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025 ini untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar tidak kehabisan tiket.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan KA dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh perjalanan KA terutama pada libur panjang seperti saat ini agar liburan bersama keluarga dan orang tercinta menjadi lebih aman dan nyaman,” tutup Aida.

Salam,
Manager Humas KAI Divre III Palembang
*Aida Suryanti*

KORMI Road Show Gebyar antar Desa Se-Tajurhalang

0

Bogor, Redaksi.co – Dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat, bugar, gembira, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Desa Sasak Panjang, menggelar road show antar desa se-Tajurhalang. Dengan menggelar jalan sehat, senam bersama, pentas seni, bazar, UMKM, dan doorprize. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Desa Sasak Panjang.

Minggu, (26/01/2025)

 

Rieke Iskandar selaku Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor dalam sambutannya, “Hari ini road show gebyar antar desa se-Tajurhalang. KORMI Kabupaten Bogor mengucapkan, terima kasih kepada pengurus KORMI Desa Sasak Panjang, yang telah menggelar road show dan mengajak masyarakat untuk melakukan senam sehat. Kami juga membagikan doorprize, kepada masyarakat yang mengikuti senam. Mudah-mudahan dengan kita banyak melakukan senam sehat, tubuh kita selalu bugar dan selalu fit dalam melaksanakan perkerjaan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Sasak Panjang, Andy Umi Yulaikah, M.Pd., berharap, “Kedepannya KORMI Desa Sasak Panjang selalu mendapat support dari KORMI Kabupaten Bogor, dalam hal kegiatan KORMI, dan alhamdulillah pada hari ini lapangan Desa Sasak Panjang dipenuhi ratusan masyarakat, untuk mengikuti senam sehat. Dari yang tua sampai anak-anak penuh semangat mengikuti kegiatan tersebut,” tutupnya.

(Okta)

Pelaku Pencurian Buah TBS Dari Kebun PT Indo Sepadan Jaya di Amankan Satpam

0

Labuhanbatu-redaksi.co. Seorang putra Sidorukun Dusun IV, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, kini diamankan satpam dan centeng ke Polsek Bilah Hilir karena perbuatannya mencuri buah sawit TBS dari kebun sawit PT Indo Sepadan Jaya di kebun tanjung selamat yang berada di wilayah Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, tepat pada hari Sabtu, tanggal 25 Januari 2025, tepat pada waktu 22.00 WIB, akibat perbuatannya Mariadi putra Sidorukun Dusun IV saat ini menjalani proses hukum akibat perilakunya. Mariadi diantar Kepolsek Bilah Hilir oleh Danru P.Sianturi di dampingi salah satu centeng kebun. Minggu (26/01/2025)

 

” Semua barang bukti dibawa ke Polsek termasuk satu unit sepeda motor untuk alat transportasi mengangkut hasilnya curiannya.

Saat konfirmasi awak media dengan salah seorang Centeng kebun sawit PT Indo Sepadan Jaya A.sihotang dia mengatakan bahwa Mariadi ini kasusnya bukan lagi tipiring melainkan Tipidum dan kami selalu diberikan perusahaan mandat selaku pengawas ataupun centeng kami bertanggung jawab penuh dalam menjalankan tugas karena keperluan rumah tangga kami dari pekerjaan yang di berikan kepada kami oleh perusahaan,biarlah perbuatan Mariadi di pertanggung jawabkan nya sendiri,ungkap A. Sihotang

 

Siapa yang berbuat yang melanggar hukum resikonya akan dia menanggungnya dan biar ada efek jera bagi siapa yang mencuri baik jenis apapun dan dari manapun.

(M.M)

Sekjen PPJNM: Sertifikasi Halal Kunci Penting Memajukan UMKM Garut, Harus Ada Dukungan Penuh

0

Refaksi.Co, Garut || Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Milenial (PPJNM), Husen Azis, menyoroti pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM di Kabupaten Garut. Menurut data terbaru dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut, dari total 158.000 pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Garut, baru sekitar 15% yang memiliki sertifikasi halal.

Husen Azis menyampaikan bahwa rendahnya jumlah pelaku usaha yang memiliki sertifikasi halal menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani. “Produk UMKM Garut memiliki potensi yang sangat besar, namun sertifikasi halal masih menjadi tantangan utama. Harus ada perhatian khusus dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendukung pelaku usaha dalam mendapatkan sertifikasi tersebut,” ujar Husen Azis dalam keterangannya, Jumat (25/1/2025).

Ia menyoroti bahwa produk makanan khas Garut, seperti dodol, kerupuk kulit, dan produk olahan lainnya, menjadi produk unggulan yang sebenarnya memiliki peluang besar untuk menembus pasar nasional dan internasional. Namun, minimnya sertifikasi halal menjadi kendala yang membatasi akses pasar.

“Proses mendapatkan sertifikasi halal seringkali dianggap rumit oleh pelaku UMKM. Kendala terbesar adalah biaya, Selain itu kurangnya informasi dan pendampingan membuat banyak pelaku usaha merasa kesulitan,” jelas Husen.

Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sertifikasi halal, dan organisasi masyarakat untuk memberikan pendampingan kepada UMKM. Husen bahwa di tahun 2025, melalui program fasilitasi dari pemerintah, UMKM di Garut harus mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. Berkaca pada kuantitas UMKM Garut saat ini

Salman Rizkatillah (Ketua Umum) pun menitip kan pesan “Sertifikasi halal bukan hanya soal kewajiban agama, tetapi juga kepercayaan konsumen. Produk dengan label halal lebih mudah diterima pasar, baik domestik maupun internasional,” tambah tegasnya.

Husen juga mendorong agar BPJPH RI dan hingga Dinas Koperasi dan UMKM memperluas program subsidi Sertifikasi halal atau sertifikasi halal gratis di tahun 2025. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi Garut. Jika mereka mendapatkan dukungan penuh, saya yakin produk Garut dapat mendunia,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah pusat atau BPJPH RI hingga daerah terus menggandeng organisasi yang masif dan memiliki spirit untuk membantu pelaku usaha mendapatkan edukasi dan pelatihan terkait pentingnya sertifikasi halal. (Salman)***

Seminggu Berlalu, Tersangka Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Keluang Belum Ketemu

0

Redaksi.co | PALEMBANG – Seminggu berlalu sejak kebakaran sumur minyak ilegal di wilayah hukum Polsek Keluang pada Minggu 19 Januari 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, sampai sekarang satu pun tersangka belum juga ketemu.

Para tersangka baik itu pemilik lahan, pemilik sumur, pemodal, ataupun pekerja kasar masih bebas berkeliaran. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di benak publik, mengenai kinerja aparat kepolisian dari Polres Muba dan Polsek Keluang yang dinilai lamban dalam penanganan kasus yang sudah sering terjadi di wilayah tersebut.

Banyak yang menduga pelaku dalam peristiwa tersebut yang disebut sebagai pemilik sumur yakni AR, HR, dan MF disinyalir memiliki bekingan dari kalangan tertentu. Bahkan ada yang menyebut saat ini para pelaku dan aparat penegak hukum sedang menyiapkan skenario ‘tukar kepala’ agar Tersangka utama tidak ditahan dan digantikan dengan orang lain.

“Polres Musi Banyuasin dan Polsek Keluang terkesan begitu lamban dalam mengungkapkan kasus kebakaran sumur minyak kali ini. Padahal sebelum-sebelumnya hanya butuh waktu 2×24 jam para tersangka sudah bisa ditangkap. Kenapa pemilik sumur minyak, pemilik lahan, dan pemodal pada kasus kebakaran Minggu kemarin belum juga ditangkap. Ini ada apa?” ujar Ketua Umum LSM POSE RI Desri SH kepada awak media, Sabtu 25 Januari 2025.

Menurut Desri, sejak mutasi Kapolsek AKP Yohan Wiranata kondusifitas wilayah di Keluang menjadi terganggu. Ini menunjukkan bahwa orang nomor dua setelah Kapolsek Keluang yakni IPDA Dohan Yoanda telah gagal menjaga kondusifitas wilayah hukumnya.

“Informasi yang kami terima seminggu ini aktivitas pengeboran minyak ilegal dan penyulingan minyak ilegal di Keluang kian menjamur. Mobil angkutan minyak ilegal semakin merajalela keluar masuk wilayah Keluang,” tuturnya.

Lebih lanjut Ketua Umum POSE RI, Desri SH, mendesak Kapolda Sumsel untuk segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kanit Reskrim Polsek Keluang yang dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya.

“Ini bukan kasus pertama terkait sumur minyak ilegal di wilayah Keluang, namun kali ini penanganannya terlalu lamban. Kanit Reskrim Polsek Keluang telah gagal mengungkap dan menangkap para tersangka yang sebenarnya sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Untuk itu, kami mendesak Kapolda Sumsel agar segera mencopot Kanit Reskrim Polsek Keluang dari jabatannya,” ungkapnya.

Desri menilai lemahnya pengawasan dan kinerja aparat penegak hukum di wilayah Polsek Keluang menjadi salah satu penyebab utama menjamurnya aktivitas pengeboran dan penyulingan minyak ilegal di kawasan tersebut. Ia juga menuding adanya kemungkinan permainan di balik lambannya proses pengungkapan kasus kebakaran ini.

“Kondisi ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan nyawa masyarakat setempat. Kami menduga ada oknum yang mencoba melindungi pelaku utama dengan berbagai cara, termasuk skenario ‘tukar kepala’. Hal ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Desri.

Lebih lanjut, POSE RI meminta agar Kapolda Sumsel melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polsek Keluang, terutama dalam penanganan kasus-kasus terkait minyak ilegal yang sudah menjadi masalah kronis di wilayah tersebut. Desri berharap langkah tegas dari Kapolda Sumsel dapat menjadi peringatan bagi aparat di wilayah hukum lainnya agar bekerja lebih profesional dan transparan.

“Kami percaya Kapolda Sumsel akan mendengarkan suara masyarakat. Ini soal keadilan dan penegakan hukum. Jika aparat di Polsek Keluang tidak mampu menjaga kondusifitas dan mengatasi masalah minyak ilegal, maka harus ada tindakan tegas dari pimpinan di tingkat provinsi,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Polres Musi Banyuasin dan Polsek Keluang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dari POSE RI. Publik masih menunggu langkah konkret aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus kebakaran sumur minyak ilegal yang sudah menjadi perhatian nasional ini.(*)

GM FKPPI Kabupaten Bogor Gelar Rapat Pleno Diperluas & Rakercab Tahun 2025

0

Bogor, Redaksi.co – Pengurus Daerah (PD) X, selaku Koordinator Teritorial GM FKPPI Jawa Barat, Ade Sukma membuka secara resmi rapat pleno diperluas & Rakercab tahun 2025. Rapat pleno mengevaluasi kinerja pengurus, yang dihadiri 17 Rayon GM FKPPI Kabupaten Bogor.

Sabtu, (25/01/2025)

 

Ade Sukma dalam sambutannya, berharap agar, “Rakor ini dijadikan ajang untuk mempererat silaturahmi antar rayon, karena GM FKPPI Cabang Kabupaten Bogor adalah keluarga besar. GM FKPPI Kabupaten Bogor agar lebih bijak dalam menyikapi perkembangan situasi saat ini, sehingga tidak mudah dipecah belah demi keutuhan NKRI,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Ade berharap agar, “GM FKPPI Kabupaten Bogor solid dan semakin eksis dalam membantu TNI-Polri dalam menjaga Kamtibmas dan melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk membantu penanganan bencana alam bersama pihak terkait dan para relawan lainnya,”

 

Sementara itu, Hirja Roses selaku Ketua PC 10.04 GM FKPPI Kabupaten Bogor mengajak, “Keluarga besar GM FKPPI Kabupaten Bogor untuk menguatkan barisan, jangan terpecah belah, dan solid dalam mengemban tugas organisasi. GM FKPPI solid, maka akan menjadi panutan bagi generasi muda bangsa,” pungkasnya.

(Okta)

Kepala BPJPH RI Babeh Haikal Kunjungi MBG SPPG Warungkiara Sukabumi

0

Redaksi.co ||Kepala Badan Penyedian Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI meninjau dapur Satuan Penyedia Pelayanan Gizi (SPPG) di Kecamatan Warungkiara, Sukabumi, Jumat (24/1/2025).

Dalam kunjungannya pria yang akrab disapa Babe Haikal tersebut memastikan kehalalan hidangan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden Prabowo Subianto.

“Tentu halal akan didampingi terus akan dipantau terus. Karena di Sukabumi juga ada LP3H (Lembaga Pendamping Proses Produk Halal) dan LPH (Lembaga Pemeriksa Halal), itu akan di cek terus,” singkat Haikal.

Usai mengunjungi dapur SPPG Kecamatan Warungkiara, Babe Haikal juga menyempatkan mengunjungi MA Himmatussalam Sukabumi untuk meninjau berjalannya program MBG dan menyempatkan untuk makan bersama para siswa.

Sekedar informasi SPPG Warungkiara saat ini melayani kebutuhan MBG untuk 22 sekolah dari tingkat PAUD hinga SLTA dengan jumlah siswa penerima program MBG sebanyak 3.088 siswa.*(RAF)

Camat Tajurhalang Lantik Penjabat Kades Tonjong yang Baru

0

Bogor, Redaksi.co – Bertempat di Aula Kantor Desa Tonjong, Camat Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Ivan Pramudia, S.Sos., M.M., melantik penjabat Kepala Desa, Jumido dan segera cepat melayani pelayanan kepada masyarakat. Sehabis pelantikan, Penjabat Kades mempelajari aturan hukum tentang desa dan segera melaksanakan program desa tahun anggaran 2025.

Kamis, (23/01/2025)

 

Camat Ivan menyampaikan, “Pj Kades segera menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan unsur lembaga desa, seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, lembaga kemasyarakat desa, dan seluruh masyarakat. Penjabat diberikan kewenangan mengadakan Musdes dan menandatangani pencairan dana desa untuk memastikan kegiatan pembangunan tetap berjalan dan roda pemerintahan berjalan dengan baik,” ucapnya.

 

Lanjutnya, “Acara ini berjalan sangat sederhana yang terpenting bukan seremonialnya, melainkan kekompakan adanya Pj baru yang dapat menjalankan tugas dengan baik dalam tata kelola pemerintahan Desa Tonjong.”

 

Turut menambahkan Pj Kades Jumido, “Saya siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab yang besar, demi kepentingan masyarakat Desa Tonjong,” pungkasnya.

(Okta)