Beranda blog Halaman 324

Momentum Merry Riana: Dari Motivator Nasional ke Kader Demokrat, Simbol Baru Politik Inspiratif Indonesia

0

Jakarta,Redaksi.Co— Sebuah babak baru dalam perjalanan hidup Merry Riana resmi dimulai, Motivator nasional dan tokoh inspiratif Indonesia itu secara resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat dalam sebuah seremoni khidmat yang berlangsung di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Senin (09/02/2026).

Penyerahan KTA dilakukan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersamaan dengan puluhan kader baru dari komunitas Tionghoa, menandai momentum penting regenerasi dan penguatan basis kebangsaan partai berlambang bintang mercy tersebut.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, persatuan, dan semangat kebersamaan, Bertepatan dengan Hari Pers Nasional, momen ini semakin sarat makna, menjadi simbol kolaborasi antara politik, inspirasi, dan peran pers sebagai penjaga nilai kebenaran.

Dalam pernyataannya, Merry Riana mengungkapkan rasa syukur dan optimisme atas langkah barunya di dunia politik,“Hari ini bukan sekadar seremoni Ini adalah awal dari perjalanan baru dengan niat baik, tujuan baik, dan harapan besar untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya kepada awak media.

Tak hanya menerima KTA, Merry Riana juga mendapatkan amanah strategis dari Ketua Umum Partai Demokrat Dr.Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Panitia Imlek Demokrat 2026, Perayaan ini memiliki makna historis karena menjadi,Perayaan Imlek bersama pertama Partai Demokrat
Bertepatan dengan 25 tahun berdirinya Partai Demokrat Digelar sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadan
Imlek Demokrat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 Februari 2026, dan diproyeksikan menjadi simbol kuat toleransi, persatuan, serta wajah keberagaman Indonesia.

“Indonesia itu tidak dibangun dari keseragaman tapi dari kebersamaan,Kita boleh berbeda, tapi kita harus selalu bersama,” tegas Merry Riana.

Menanggapi keputusannya masuk ke dunia politik, Merry Riana menegaskan bahwa edukasi tetap menjadi jiwanya, namun politik dipandang sebagai ruang strategis untuk memperluas dampak dan kontribusi sosial.

“Saya datang bukan untuk menjadi siapa-siapa, tapi untuk belajar, membuka pikiran dan berkontribusi semampu saya,Saya merasa menemukan rumah yang tepat,” ungkapnya.

Soal ambisi politik jangka panjang, Merry Riana memilih sikap rendah hati dan realistis,2029 masih jauh, Fokus saya sekarang adalah menjalankan amanah yang ada di depan mata, dan memastikan Imlek Demokrat 2026 berjalan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Masuknya Merry Riana ke Partai Demokrat dinilai banyak pihak sebagai simbol pergeseran wajah politik Indonesia dari politik kekuasaan menuju politik inspirasi, nilai, dan pengabdian.

Langkah ini bukan hanya tentang partai, tetapi tentang harapan baru:politik yang mengedukasi, mempersatukan, dan menginspirasi.

Disperkim Sumsel Apresiasi SBUJakon Sumsel, Ini Pesan Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Silaturahmi Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJakon) dalam hal ini Ketua DPN SBU Jakon Pusat Alex Purbaya, S.T., M.T menghadiri serta melakukan penandatanganan bersama didalam acara Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Musyawarah Daerah (Musda) Silaturahmi Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJakon) bertempat di ballroom The Zuri Hotel Palembang, Senin (9/2/2026).

Turut hadir didalam kegiatan ini dari pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubermur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M dan Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng, Kepala Pusat Informasi Pengembangan Permukiman Bangunan dan Jasa Konstruksi (UPTD PIP2B dan Jakon) Disperkim Sumsel Mualimah Gustini, S.T., M.Si, Ketua SBUJakon Sumsel H Iskandar, S.H, dan para undangan lainnya.

Dikatakan Ketua DPN SBU Jakon Pusat Alex Purbaya, S.T., M.T, SBUJakon memang belum lama berdiri, tapi kita terdiri dari pengurus yang sudah berpengalaman di jasa konstruksi. Jadi mudah-mudahan SBUJakon akan berkembang di seluruh daerah di Indonesia. Mulai awal tahun ini kita sudah berkeliling ke provinsi, kemarin kita ke Jambi, hari ini kota Palembang Provinsi Sumsel, bulan depan akan ke Riau.

Supaya SBUJakon ini bisa berperan serta dalam pembangunan dan mengembangkan jasa kontruksi yang kompeten, profesional terhadap profesi seperti itu. Kalau tenaga ahli kebetulan kita juga sudah bekerjasama dengan banyak Lembaga Sertfikasi Profesi (LSP).

“Jadi untuk pemenuhan tenaga ahli kita semua merasa mampu mencukupi itu. Karena di LSP kita ini telah memenuhi semua jabatan kerja atau istilah jamkerwi kalau di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujarnya.

Kemudian, tidak mudah, semua ada mekanismenya, jadi semua mekanisme itu sudah diatur oleh LPJK dan BNSP. Jadi kami SLP dan SLBU ini cuma melaksanakan sertifikasi berdasarkan ketentuan yang sudah ditentukan oleh LPJK dan BNSP.

Ada peraturannya, semua peraturan berdasarkan peraturan LPJK yang terbaru. Kalau target dari kami DPN itu tahun 2026 ini mempunyai anggota di seluruh provinsi di Indonesia.

“Jadi kita tahun ini targetnya akan melaksanakan Musda serta Muswil di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Nanti bisa di full up oleh teman-teman di provinsi yang terdiri akan berkembang di kabupaten dan kota,” ungkapnya.

Menurut Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng, atas nama Pemprov Sumsel, saya menyampaikan
apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada SBUJAKON atas peran aktif dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan sektor jasa konstruksi di Provinsi Sumsel.

Sebagaimana kita ketahui bersama, mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi serta Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel Nomor 4 Tahun 2025 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi sebagai landasan dalam penyelenggaraan sub urusan jasa konstruksi di daerah.

“Perda ini menaungi dan mengatur 11 unsur masyarakat jasa konstruksi, yang di dalamnya termasuk
asosiasi badan usaha jasa konstruksi, salah satunya SBUJAKON Provinsi Sumsel, sebagai mitra strategis pemerintah daerah (pemda) dalam pembinaan dan pengawasan jasa konstruksi,” katanya.

Dilanjutkannya, dalam konteks tersebut, SBUJAKON memiliki peran penting dalam menaungi badan usaha jasa konstruksi di provinsi Sumsel, serta berkontribusi dalam peningkatan profesionalisme, tata kelola usaha, dan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kita juga tidak dapat menutup mata terhadap tuntutan zaman dan kebutuhan pembangunan nasional yang semakin kompleks. Pembangunan sektor konstruksi ke depan harus selaras dengan
arah kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Nasional Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan pembangunan berkelanjutan, kemandirian nasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pembangunan yang bersih, efektif, dan berkeadilan.

“Hal tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sumsel periode 2025-2030 point 1 sampai dengan 4 yaitu mewujudkan masyarakat Sumsel yang berkualitas,
sehat, cerdas, inovatif, produktif, berakhlak, berkeadilan dan berkeadaban melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing,” ucapnya.

Begitu juga disampaikan Ketua SBUJakon Sumsel H Iskandar, S.H, pertama ya usahanya itu lama hampir dua tahun untuk terbentuk ini, kemarin itu harus melibatkan beberapa asosiasi, kemudian ada support Kementerian Pekerjaan Umum terutama Kementerian di bidang jasa konstruksi.

Tujuan di bentuk SBUJakon ini ya untuk membenahi ya terutama, untuk membenahi para-para kontraktor-kontraktor, dimana kontraktornya kan banyak, dan disini kami cukup gembira lah membina jasa konstruksi.

“Tapi enaknya LSBU Jakon kita, ini kan kita ini Sumsel ini memiliki LSBU sendiri, jadi asosiasi di seluruh Indonesia di sana bisa ke kita, memang harus ke kita yang mengeluarkan SBU, dan untuk saat ini berjalan dengan lancar apabila persyaratannya terpenuhi,” imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, kalau proses kalau memang prosesnya cepat, itu satu hari selesai, tapi dengan catatan persyaratan sudah lengkap dan sudah terpenuhi semuanya. Misalnya dia punya tenaga ahli, kalau misalnya dia mengambil di bidang perumahan, dia harus punya ahli di bidang perumahan.

Ini kan baru berdiri, untuk SBUJakon Muswil sebetulnya ini di Jakarta sebetulnya, tapi kita kebut di sini di kota Palembang provinsi Sumsel, tapi kalau dahulu namanya LPJK, di mana LPJK ini memang masih ada, tapi sudah sejajar sama kita. Jadi SKA kita bisa, di mana SKA bermacam-macamlah di bidang masing-masing.

“Harapan kita kepada Pemprov Sumsel terutama Disperkim Sumsel, khususnya kita bersinergi, bahu membahu untuk membangun provinsi Sumsel. Kami mengajak semua pelaku-pelaku usaha untuk di Sumsel untuk bergabung ke kita untuk membangun Sumsel lebih baik lagi,” bebernya.

Bupati Aceh Barat Tarmizi Melantik Satgas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, Bupati : Kita Harus Kreatif

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM melantik Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat pada Senin 9/2/2026

Kegiatan pengukuhan Satgas PAD Kabupaten Aceh Barat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Said Fadheil SH dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Tarmizi mengatakan, pembentukan Satgas PAD tersebut bertujuan untuk menyikapi kondisi tahun 2026 saat ini dimana dana transfer dari pemerintah pusat yang semakin berkurang ke daerah.

“Jadi kita PAD nya sangat kecil sehingga keadaan menuntut kita untuk berfikir kreatif guna mendongkrak PAD yang ada. Jadi semua potensi PAD yang ada di Aceh Barat itu dapat dioptimalkan dengan adanya Satgas ini,” kata Tarmizi.

Bupati Tarmizi mengatakan, Satgas Optimalisasi PAD tersebut nantinya akan melakukan pemetaan sektor mana saja yang perlu dilakukan peningkatan, kemudian anggota Satgas melakukan eksekusi di lapangan.

“Satgas ini terdiri dari lintas sektor semua terlibat, dengan harapan nanti PAD kita akan semakin meningkat dari yang ada sekarang. Target tahun ini dalam pemetaan sambil terus bekerja tentu kita siapkan regulasi semua,” katanya.

Dengan adanya Satgas Optimalisasi PAD tersebut, Tarmizi berharap PAD Kabupaten Aceh Barat mulai dari tahun 2026 ini ke tahun – tahun yang akan datang terus meningkat setiap tahunnya ****

Aksi Viral Berakhir di Jeruji Besi: Polres Purwakarta Ringkus Pencuri Kotak Amal Masjid

0

PURWAKARTA | Redaksi.co – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Purwakarta bergerak cepat mengungkap kasus pencurian kotak amal di Masjid Jami Fatimah Azzahra, Jalan Ipik Gandamanah, Kelurahan Tegalmunjul. Kasus ini sempat viral di media sosial setelah rekaman aksi pelaku tersebar luas.

​Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 04.12 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV:

  • ​Pelaku merusak kunci gembok kotak amal yang berada di teras samping masjid.
  • ​Kotak amal tersebut kemudian dibawa kabur menggunakan sepeda motor.
  • ​Kejadian pertama kali disadari oleh marbot masjid yang langsung melapor ke pengurus DKM dan pihak kepolisian.

SIMAK JUGA: Sinergi Polri dan Petani: Polsek Bungursari Gelar Penanaman Jagung Serentak demi Swasembada Pangan 2026

Hanya berselang kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Purwakarta berhasil mengamankan dua orang tersangka pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 00.15 WIB.

  • Identitas Pelaku: AF dan H (alias E).
  • Barang Bukti yang Disita:
    • ​1 unit sepeda motor (digunakan saat beraksi).
    • ​1 unit handphone.
    • ​1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV.
  • Total Kerugian: Ditaksir mencapai Rp950.000.

BACA PULA: Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Polres Purwakarta Ikuti Program “Polri Belajar”

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasat Reskrim AKP Uyun Saepul Uyun, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah sinergi antara polisi dan warga.

​”Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan, terlebih yang menyasar rumah ibadah dan mencederai nilai keagamaan. Dukungan bukti rekaman CCTV serta laporan cepat dari warga sangat membantu kami mengidentifikasi pelaku,” ujar AKP Uyun.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat Purwakarta untuk tetap waspada dan mengoptimalkan penggunaan teknologi seperti CCTV di area publik maupun rumah ibadah. Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya

Sumber: Si Humas Polres Purwakarta

Redaksi Penyelaras: SK

Aksi Viral Berakhir di Jeruji Besi: Polres Purwakarta Ringkus Pencuri Kotak Amal Masjid

0

PURWAKARTA | Redaksi.co – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Purwakarta bergerak cepat mengungkap kasus pencurian kotak amal di Masjid Jami Fatimah Azzahra, Jalan Ipik Gandamanah, Kelurahan Tegalmunjul. Kasus ini sempat viral di media sosial setelah rekaman aksi pelaku tersebar luas.

​Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 04.12 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV:

  • ​Pelaku merusak kunci gembok kotak amal yang berada di teras samping masjid.
  • ​Kotak amal tersebut kemudian dibawa kabur menggunakan sepeda motor.
  • ​Kejadian pertama kali disadari oleh marbot masjid yang langsung melapor ke pengurus DKM dan pihak kepolisian.

SIMAK JUGA: Sinergi Polri dan Petani: Polsek Bungursari Gelar Penanaman Jagung Serentak demi Swasembada Pangan 2026

Hanya berselang kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Purwakarta berhasil mengamankan dua orang tersangka pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 00.15 WIB.

  • Identitas Pelaku: AF dan H (alias E).
  • Barang Bukti yang Disita:
    • ​1 unit sepeda motor (digunakan saat beraksi).
    • ​1 unit handphone.
    • ​1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV.
  • Total Kerugian: Ditaksir mencapai Rp950.000.

BACA PULA: Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Polres Purwakarta Ikuti Program “Polri Belajar”

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasat Reskrim AKP Uyun Saepul Uyun, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah sinergi antara polisi dan warga.

​”Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan, terlebih yang menyasar rumah ibadah dan mencederai nilai keagamaan. Dukungan bukti rekaman CCTV serta laporan cepat dari warga sangat membantu kami mengidentifikasi pelaku,” ujar AKP Uyun.

Sumber: Si Humas Polres Purwakarta

Redaksi Penyelaras: SK

Polres Halteng Kedepankan Pendekatan Humanis Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT MAL  

0

REDAKSI. CO  – Suasana berbeda terlihat dalam pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres Halmahera Tengah, Senin (9/2/2026).

Personel kepolisian yang melaksanakan pengamanan tampak mengedepankan pendekatan persuasif saat membackup Kepolisian Subsektor Weda Utara guna mengantisipasi kegiatan unjuk rasa di PT. MAL yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 10 Februari 2026.

Aksi unjuk rasa tersebut didominasi oleh kaum ibu. Meski demikian, situasi tetap terpantau aman dan kondusif di bawah pengamanan personel Polres Halmahera Tengah yang bersiaga di lokasi kegiatan.

Kasat Lantas Polres Halmahera Tengah, Iptu Masqun Abdukish, ditunjuk sebagai tim negosiator dalam kegiatan tersebut. Ia terlihat aktif berkomunikasi dengan para peserta aksi untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

Dalam suasana yang santai namun tetap menjalankan tugas, Iptu Masqun duduk bersama warga dan berbincang secara langsung. Pendekatan humanis itu dilakukan sebagai upaya membangun komunikasi yang baik serta menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Melalui dialog terbuka dan komunikasi yang intensif, kepolisian berharap setiap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum.

Maria Ulfah Anshor Dorong Sinergi Negara dan Masyarakat Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan

0

Redaksi.co, Jakarta | Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, mengatakan bahwa upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah semata. Diperlukan gerakan bersama antara negara dan masyarakat sipil agar pencegahan dan penanganan kekerasan dapat berjalan efektif di berbagai sektor.

Hal tersebut disampaikan Maria Ulfah saat diwawancarai usai Dialog Publik Literasi Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Hotel Grand Orchardz Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2).

Menurut Maria Ulfah, dialog publik seperti ini menjadi ruang strategis untuk membangun kesadaran bersama, mengingat tingginya angka kekerasan terhadap perempuan yang masih terjadi hingga hari ini. Kekerasan tersebut, kata dia, tidak hanya terjadi di ranah domestik, tetapi juga di dunia pendidikan, ruang publik, transportasi umum, bahkan dalam praktik-praktik yang melibatkan negara.

“Penghentian kekerasan terhadap perempuan harus dilakukan melalui kerja bersama, tidak bisa hanya dibebankan pada kebijakan. Negara dan masyarakat sipil harus berjalan beriringan,” ujar Maria Ulfah.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawalan regulasi, khususnya implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) di tingkat daerah. Meski UU TPKS dinilai sudah komprehensif dalam menjamin perlindungan korban, tantangan terbesar justru ada pada pelaksanaan di lapangan.

“Mandat pelaksanaannya ada di pemerintah daerah. Aturan turunan, termasuk pembiayaan penanganan korban, pendampingan, hingga visum, itu harus benar-benar disiapkan,” ujarnya.

Maria Ulfah menambahkan, dukungan anggaran daerah menjadi kunci agar layanan bagi korban kekerasan dapat berjalan optimal. Tanpa komitmen anggaran, upaya perlindungan dan pemulihan korban akan sulit direalisasikan.

Terkait data kasus, ia mengungkapkan bahwa Komnas Perempuan menerima rata-rata sekitar 4.600 pengaduan setiap tahun. Namun, pengaduan yang masuk umumnya merupakan kasus-kasus yang mengalami kebuntuan di tingkat bawah, seperti lambannya penanganan aparat atau tidak tersedianya lembaga layanan, terutama di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal.

“Komnas Perempuan tidak memiliki mandat layanan langsung. Kami menerima pengaduan yang biasanya sudah macet di bawah, lalu kami sampaikan rekomendasi kepada pihak terkait,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maria Ulfah mengapresiasi inisiatif ISNU yang telah menyelenggarakan dialog publik ini. Ia berharap ISNU bersama elemen masyarakat lainnya dapat mengambil peran lebih aktif dalam gerakan penghentian kekerasan terhadap perempuan, khususnya di lembaga pendidikan.

“Kami berharap gerakan bersama ini terus diperkuat dan punya keberpihakan yang jelas pada upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya.

Polres Langkat Perkuat Pelayanan SIM dan Samsat Stabat, “Polantas Menyapa” Hadirkan Layanan Profesional

0

Langkat –redaksi.co

Polres Langkat terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui optimalisasi layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Sat Lantas Polres Langkat serta pelayanan administrasi kendaraan bermotor di Samsat Stabat. Langkah ini diperkuat dengan program humanis “Polantas Menyapa” sebagai bentuk pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan representasi nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi tolok ukur tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Pelayanan SIM dan administrasi kendaraan bermotor bukan sekadar rutinitas administratif. Ini adalah bagian dari upaya menjaga keselamatan berlalu lintas dan memberikan kepastian hukum. Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang profesional, transparan, dan berintegritas,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa program Polantas Menyapa menjadi ruang interaksi yang lebih terbuka antara personel lalu lintas dan masyarakat, baik di ruang pelayanan maupun di lapangan.

“Kami ingin membangun komunikasi dua arah. Ketika masyarakat merasa dilayani dengan baik dan diberi pemahaman yang benar, maka kesadaran hukum akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah esensi pelayanan yang humanis,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Langkat AKP MHD. Tommy Franata. S.T.K., S.I.K.,M.H.,M.T menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan pembenahan sistem pelayanan agar lebih efektif dan efisien. Mulai dari sistem antrean, tahapan ujian teori berbasis komputer, hingga ujian praktik yang dilaksanakan sesuai standar dan prosedur yang berlaku.

“Kami memastikan seluruh proses penerbitan SIM berjalan objektif dan sesuai ketentuan. Tidak ada perlakuan khusus, semua melalui tahapan yang sama. Prinsip kami adalah pelayanan cepat, tepat, dan transparan,” jelas Kasat Lantas.

Ia juga menegaskan bahwa melalui program Polantas Menyapa, personel Sat Lantas aktif memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

“Polantas Menyapa bukan hanya sebatas menyapa secara simbolis, tetapi kami hadir untuk mendengar, memberikan pemahaman, dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Pelayanan di Samsat Stabat yang merupakan sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan Jasa Raharja juga terus dioptimalkan guna memberikan kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengurusan administrasi secara tertib, cepat, dan akuntabel.

Polres Langkat mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan resmi yang tersedia serta tidak menggunakan jasa perantara yang tidak sesuai prosedur. Apabila terdapat kendala atau keluhan, masyarakat dipersilakan menyampaikan melalui kanal pengaduan resmi.

Dengan peningkatan pelayanan SIM, optimalisasi Samsat Stabat, serta penguatan program Polantas Menyapa, Polres Langkat berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan masyarakat.

M.ilyas

Kapolres Langkat Pimpin Upacara di Yayasan Al-Ihsan, Tekankan Disiplin, Anti Bullying, dan Kepedulian Sosial

0

Langkat -redaksi.co

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si memimpin upacara bendera sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar di Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan, Desa Pertumbukan, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Senin (09/02/2026) pagi.

Upacara tersebut diikuti oleh siswa-siswi TK, SD, MTs, MA, dan SMA, serta dihadiri para Pejabat Utama Polres Langkat, Kepala Desa Pertumbukan, Kepala Sekolah, para tenaga pengajar, dan seluruh murid Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan.

Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Kapolres Langkat menekankan pentingnya para pelajar berada di lingkungan yang positif, disiplin dalam belajar, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Kapolres Langkat juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba dan perundungan (bullying). Ia menegaskan bahwa perundungan bukan hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental korban hingga berujung pada tindakan yang membahayakan diri sendiri.

Selain itu, AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa tata tertib dan peraturan sekolah dibuat bukan untuk menyulitkan, melainkan untuk membentuk karakter disiplin sejak dini agar para pelajar siap menghadapi kehidupan bermasyarakat yang sarat aturan dan hukum.

Kapolres Langkat turut menekankan pentingnya tertib berlalu lintas dan patuh hukum. Ia mengingatkan bahwa masa depan para pelajar masih panjang dan dapat terhambat akibat kecelakaan lalu lintas yang sebenarnya dapat dicegah dengan disiplin dan penggunaan perlengkapan keselamatan.

Menjawab isu nasional terkait adanya anak sekolah dasar yang meninggal dunia akibat tekanan ekonomi keluarga karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis, Kapolres Langkat menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang merasa sendirian atau putus asa karena keterbatasan ekonomi.

Ia mengimbau agar setiap permasalahan yang dihadapi pelajar disampaikan kepada guru, orang tua, kepala desa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak kepolisian, serta mengajak masyarakat memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan bantuan.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Langkat memberikan bantuan tali asih sebagai pengganti untuk membeli peralatan sekolah dan alat tulis kepada 10 siswa-siswi TK dan SD. Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan, Muhammad Rizal, S.Pd, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Kapolres Langkat yang dinilai memberikan motivasi serta perhatian besar terhadap dunia pendidikan.

M.ilyas

Mirza Mustaqim Resmi Di Lantik Ketua DMI DKI Jakarta 2026

0

Mirza Mustaqim Resmi Di Lantik Ketua DMI DKI Jakarta 2026

Jakarta
Bertempat Di hotel Tavia jakarta Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) Provinsi DKI Jakarta resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026-2031. Dalam prosesi yang digelar di Jakarta, Minggu (8/2), Mirza Mustaqim terpilih secara aklamasi memimpin BMI DKI Jakarta 2026

Ketua Panitia, Dimas H. Pribadi, dalam wawancara media

“Persiapan ini hanya dua minggu, namun kerja keras teman-teman panitia luar biasa. Hari ini sakral, bukan sekadar pelantikan, tapi awal perjuangan baru bersama Partai Demokrat,” ujar Dimas ujarnya

Ketua Umum DPN BMI, H. Farkhan Evendi. Dalam pidatonya Farkhan mengingatkan bahwa politik di Indonesia sedang mengalami ancaman misosophia—sebuah kondisi di mana politik menjadi musuh bagi kebijaksanaan.

“Kita ingin mencetak aktor politik yang mencintai rakyatnya. Jangan tanggung-tanggung. Jangan hanya menemui rakyat lima tahun sekali saat mau dipotret atau masuk media,” tegas Farkhan di hadapan ratusan kader.

Farkhan menekankan pentingnya kader BMI untuk menjadi “nabi-nabi kecil” di lingkungan masing-masing. Baginya, martabat organisasi sangat bergantung pada integritas personal anggotanya. Jika kadernya bersih, maka organisasi akan dipandang mulia oleh masyarakat.

Ia juga memberikan “resep” kepemimpinan yang unik kepada Mirza Mustaqim, yakni dengan melatih rasa melalui puasa dan pengendalian diri. Menurutnya, seorang pemimpin yang tidak bisa mengontrol nafsunya sendiri akan berbahaya ketika memegang kendali organisasi atau jabatan publik.

“Politik hari ini tenggelam oleh tata kata dan tumpukan kertas, tapi praktiknya masih jauh. Kita punya falsafah negara yang baik, tapi kenapa rakyat belum sepenuhnya sejahtera? Karena praktiknya belum sejalan dengan retorika,” lanjutnya.

Terkait kontestasi 2029, acara ini juga merangkaikan diskusi bertajuk “Wapres Muda 2029: Simbol Regenerasi atau Strategi Politik?”. Farkhan berharap BMI Jakarta di bawah kepemimpinan Mirza mampu menjadi madrasah politik bagi anak muda Jakarta yang kritis dan progresif.

Mirza Mustaqim, dalam sambutan perdananya, menyatakan siap membawa BMI DKI Jakarta menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di akar rumput. Ia berjanji akan menjaga soliditas dan militansi kader agar tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika politik ibu kota.

“Tugas besar menanti. Kita harus berinovasi dan tetap rendah hati. Mari kita jadikan BMI Jakarta sebagai sekolah kemanusiaan dan peradaban yang nyata, bukan sekadar formalitas organisasi belaka,” jelas Mirza.