Minggu, Maret 22, 2026
Beranda blog Halaman 311

Polda Maluku Utara rutin lakukan pembinaan rohani dan mental personelnya

0

REDAKSI. CO – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si, bersama para Pejabat Utama Polda Maluku Utara dan personel Polda Maluku Utara menghadiri kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Islam yang dilaksanakan di Masjid Nurul Polda Maluku Utara. Kamis, (10/4).

Kegiatan Binrohtal ini diawali dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dengan penyampaian tausiah keagamaan yang bertujuan untuk memperkuat iman dan takwa personel, serta ditutup dengan doa bersama demi keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap hari kamis sebagai bentuk pembinaan kepribadian bagi anggota Polri.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika dalam pelaksanaan tugas Kepolisian,” Ujarnya.

Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 10 April 2025

*Operasi Ketupat Kieraha 2025 Selesai, Angka Kecelakaan di Maluku Utara Menurun*

0

REDAKSI.CO Malut- Operasi Ketupat Kie Raha 2025 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polda Maluku Utara dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H telah resmi berakhir pada Selasa (8/4) yang lalu.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 26 Maret 2025 hingga 8 April 2025 tersebut bertujuan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran, serta memastikan keamanan, keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama libur lebaran.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diterima, jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia akibat Laka Lantas sepanjang Operasi Ketupat Polda Malut 2025 turun secara signifikan dibanding tahun lalu.

Adapun jumlah kejadian laka lantas pada Operasi Ketupat Kie raha tahun lalu ada sebanyak 7 kasus. Sementara tahun ini turun menjadi 6 kasus atau turun sebesar 14 persen.

Korban kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada tahun lalu sebanyak 7 orang sedangkan tahun ini turun menjadi 1 orang atau turun 85 persen.

Sedangkan kerugian material akibat kecelakaan tahun lalu sebesar kurang lebih Rp182,5, sedangkan tahun ini turun hanya Rp12 juta lebih atau turun 93 persen.

hal ini mencerminkan keberhasilan berbagai langkah preventif dan edukatif yang dilakukan selama Operasi Ketupat, termasuk penempatan personel di titik-titik rawan, pengaturan arus lalu lintas, serta kampanye keselamatan berkendara.

Dalam Operasi Ketupat Kieraha 2025 sedikitnya didirikan 66 pos pengamanan dan pelayanan yang terdiri dari 40 pos pengamanan, 14 pos pelayanan dan 7 pos terpadu di sejumlah titik strategis.

Personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Tenaga Kesehatan serta berbagai unsur lainnya dikerahkan agar memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat selama libur lebaran.

Kabidhumas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah turut menjaga ketertiban dan keselamatan selama periode Lebaran, serta berharap budaya tertib berlalu lintas terus ditingkatkan demi keselamatan bersama.

“Operasi Ketupat Kieraha merupakan agenda rutin tahunan Polri agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama merayakan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus bentuk hadirnya Polri untuk masyarakat,” pungkasnya.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 11 April 2025_

Polda Jabar Ungkap Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Dokter Pelajar di RSHS Bandung

0

REDAKSI.CO || BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap kasus dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang dokter pelajar berinisial P.A.P., yang tengah menempuh pendidikan spesialis anestesi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kasus ini mencuat setelah korban, seorang wanita berinisial F.H., melapor ke pihak berwajib pada 18 Maret 2025. Dalam laporannya, F.H. mengaku dibawa oleh tersangka dari ruang IGD ke lantai 7 Gedung MCHC RSHS sekitar pukul 01.00 dini hari dengan alasan pengambilan darah. Saat itu, Tersangka juga melarang adik korban untuk ikut menemani.

”Sesampainya di ruang 711, tersangka meminta korban mengganti pakaian dengan baju operasi dan melepas pakaian dalamnya. P.A.P. kemudian melakukan pengambilan darah dengan sekitar 15 kali tusukan, lalu menyuntikkan cairan bening ke infus yang membuat korban pusing dan tak sadarkan diri.” Ujarnya. (9/4/2025).

BACA JUGA: Garda Prabowo Sumsel Minta Kejari Palembang Usut Dugaan Mutasi Jabatan di Kanwil Kemenang Sumsel

Korban baru sadar sekitar pukul 04.00 WIB dan merasakan sakit di bagian sensitif saat buang air kecil. Kejadian ini kemudian diceritakan kepada ibunya dan dilaporkan ke kepolisian.

Dari hasil penyelidikan, polisi telah memeriksa 11 saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain peralatan medis, obat-obatan seperti Propofol, Midazolam, Fentanyl, serta rekaman CCTV, pakaian korban, dan satu buah kondom.

NEW RELEASE: IWO Hadir Bukan Sebagai Tandingan,Namun Sebagai Mitra Yang Siap Bersama Sama Memajukan Dunia Pers

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 6C UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.

“Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Polda Jabar menegaskan komitmennya dalam menangani kasus kekerasan seksual dengan serius dan transparan.” Tutup Kabid Humas Polda Jabar.**

Sumber: Humas Polda Jabar

IWO Hadir Bukan Sebagai Tandingan,Namun Sebagai Mitra Yang Siap Bersama Sama Memajukan Dunia Pers

0

Aceh Barat,Redaksi .
Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Barat hadir untuk mempersatukan para wartawan yang belum tergabung dalam organisasi lain. Hal ini disampaikan oleh Ketua IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal AZM, dalam keterangannya kepada Redaksi.co kamis ,10/4/.

“Kehadiran IWO di Aceh Barat bertujuan untuk menyatukan rekan-rekan wartawan yang belum tergabung dalam organisasi lain. Ini bukan organisasi tandingan, melainkan wadah bagi para jurnalis untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan,” ujar Syamsul Rizal.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan pelatihan dan pembinaan bagi para jurnalis di Aceh Barat guna meningkatkan kompetensi mereka dalam bidang jurnalistik.

“Kami berencana mengadakan pelatihan dan pembinaan bagi rekan-rekan jurnalis agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Mungkin bulan depan, IWO Aceh Barat juga akan dilantik secara resmi oleh Ketua IWO Provinsi, Pak Khairan,” Pungkasya

Aktivis dan tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Kembali Fungsikan Kebun Karet Terbengkalai

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Warga dan tokoh masyarakat Gampong Krueng Bekah, Kecamatan Kaway XVI, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap PT Sari Inti Rakyat (SIR), pemegang Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan perkebunan karet yang terbentang di dua kecamatan yakni Kaway XVI dan Pante Cermin.
Perkebunan karet seluas puluhan ribu hektare itu diduga telah lama ditelantarkan oleh pihak perusahaan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Keuchik Gampong Krueng Beukah, Mustafa, yang menyayangkan kondisi kebun yang terbengkalai tersebut. Rabu,9/4/25.seperti di lansir KDN.

“Kalau sistem tata kelola kebun tersebut diaktifkan kembali, dipastikan bisa mempekerjakan ribuan pemuda-pemudi Aceh Barat. Ini sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Mustafa.

Ia mendesak Pemerintah Aceh Barat, Tarmizi- Said, untuk segera menginstruksikan langkah-langkah konkret terhadap perusahaan tersebut, sejalan dengan visi-misi pembangunan ekonomi daerah .

Lebih lanjut, Mustafa juga mengungkapkan adanya dugaan alih fungsi lahan secara tidak jelas dari kebun karet menjadi kebun sawit.

“Tanah yang dulu kami kenal sebagai kebun karet, sekarang sebagian sudah berubah jadi kebun sawit. Tapi entah bagaimana proses peralihan itu bisa terjadi,”ungkapnya

Mustafa menambahkan, ini menjadi momentum bagi Pemerintah Aceh Barat di bawah kepemimpinan Bupati Tarmizi Said untuk merealisasikan visi-misi pembangunan daerah.

Ia juga menyarankan, agar pemerintah fokus menghidupkan kembali perkebunan karet tersebut, karena sangat berpotensi menjadi pilar ekonomi lokal.

“Kalau kebun itu dioperasikan kembali, bisa menyerap tenaga kerja dan menghidupkan ekonomi masyarakat. kami berharap pemerintah mempertimbangkan hal ini dan benar-benar serius karena ini menyangkut masa depan daerah,”harap Mustafa, mewakili suara warga di dua kecamatan tersebut.

Desakan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat segera menindaklanjuti persoalan lahan kebun karet milik PT Sari Inti Rakyat (SIR) terus bergulir.

Selain warga, tokoh masyarakat, dan aparatur desa di Gampong Krueng Beukah, sorotan juga datang dari kalangan aktivis ketenagakerjaan.

Aktivis ketenagakerjaan Aceh Barat, Teuku Aldrin Arifin atau Alexs, menegaskan bahwa lahan perkebunan yang berada di kawasan Suak Awe yang di duga telah lama ditelantarkan itu menyimpan potensi besar, bukan hanya untuk membuka lapangan kerja, tetapi juga mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Selain mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal, jika kebun ini kembali dioperasikan, maka kontribusinya terhadap PAD Aceh Barat akan sangat signifikan,” ujar Alex.

Menurutnya, pengembangan ekonomi di tingkat pedesaan adalah kunci dalam memperkuat stabilitas ekonomi daerah secara signifikan.

“Jika ekonomi di pedesaan maju, maka dengan sendirinya ekonomi secara global di Kabupaten Aceh barat akan ikut terdorong. Kemajuan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada kota, desa harus jadi motor penggerak,” tandasnya.

Teuku Aldrin juga menyampaikan pandangan tegas bahwa jika pengelola lama, yakni PT SIR, tidak lagi mampu mengelola kebun tersebut secara produktif, maka pemerintah sebaiknya mencari investor baru yang lebih kompeten untuk mengambil alih pengelolaan. Tujuannya adalah agar lahan tersebut bisa kembali difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan biarkan lahan seluas itu terus terbengkalai. Kalau pengelola lama tidak sanggup, lebih baik pemerintah cari investor lain yang benar-benar serius dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.

Warga di dua Kecamatan tersebut, berharap Pemerintah Aceh Barat segera turun ke lapangan, memverifikasi kondisi aktual, dan menindaklanjuti sesuai aturan demi kepentingan masyarakat banyak ****

Keanu & Anya Duet Kocak di Mendadak Dangdut: Dangdut Naik Level

0

redaksi.co, Jakarta — Satu kata: Goyang! Film “Mendadak Dangdut” resmi meluncurkan trailer dan music video soundtrack-nya hari ini di Plaza Senayan XXI, Rabu (9/4/2025). Penonton akan diajak masuk ke dunia dangdut yang jenaka dan mengharukan mulai 30 April 2025 di seluruh bioskop Indonesia.

Disutradarai oleh Monty Tiwa, film ini menggabungkan drama dan komedi dalam balutan irama musik dangdut yang otentik dan menggugah.

“Kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan masyarakat, lucu tapi tetap punya makna mendalam,” ujar Monty dalam konferensi pers.

Film ini mengikuti kisah Naya (Anya Geraldine), penyanyi pop sukses dari Jakarta yang mendadak harus menyamar menjadi penyanyi dangdut kampung demi menyelamatkan diri dari tuduhan pembunuhan. Dalam pelariannya, ia bergabung dengan grup dangdut yang dibentuk oleh Wawan (Keanu Angelo) dan Wendhoy (Fajar Nugra).

Petualangan Naya berubah jadi momen pencarian jati diri yang tak disangka.

“Main di film ini seru banget, tapi jujur ya, tantangan terbesarnya itu nahan ketawa. Kalau udah adegan sama Keanu, susah banget buat tetap serius!” kata Anya Geraldine

Dengan jajaran bintang seperti Anya Geraldine, Keanu Angelo, Wika Salim, Opie Kumis, Dwi Sasono, dan Joshua Pandelaki, film Mendadak Dangdut dipastikan menjadi sajian hiburan yang tak hanya bikin ketawa, tapi juga menyentuh hati.

“Siapa sangka dari pelarian, Naya justru menemukan makna baru dalam hidupnya lewat dangdut,” ungkap Monty Tiwa.

DIRLANTAS POLDA SUMSEL TINJAU LANGSUNG LOKASI BANJIR DI KM 148 JALAN LINTAS PALEMBANG–JAMBI

0

Redaksi.co (Musi Banyuasin), 9 April 2025 – Menindaklanjuti perintah Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Andi Rian R. Djayadi, SIK, MH, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo, S.H, S.I.K, turun langsung ke lapangan meninjau kondisi arus lalu lintas yang terputus akibat banjir di Jalan Lintas Palembang–Jambi, tepatnya di KM 148 Desa Peninggalan, Kecamatan Tunggal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin.

Banjir yang merendam badan jalan hingga ketinggian kurang lebih 80 cm menyebabkan antrean panjang kendaraan hingga KM 451. Situasi diperparah oleh kendaraan yang saling mendahului, sehingga menambah kemacetan.

Untuk mengurai kepadatan, personel Satuan Lalu Lintas Polda Sumsel melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup arus. Petugas juga mengawal kendaraan berat agar lebih dahulu melintas, mengingat hanya kendaraan bertonase besar yang dapat melewati genangan air dengan relatif aman.

Dari pantauan di lapangan, arus lalu lintas dari arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya mengalami antrean panjang. Cuaca gerimis dan arus air yang semakin kuat turut menjadi tantangan bagi para pengendara. Selain itu, masyarakat sekitar yang berenang di aliran banjir turut menambah risiko kecelakaan, sehingga para sopir diminta ekstra hati-hati.

Dirlantas Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain air di sekitar lokasi banjir guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pengendara pun diharapkan tetap tenang, tertib, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Hadir dilokasi mendampingi Dirlantas Polda Sumsel Wakapolres Musi Banyuasin,KOMPOL Iwan Wahyudi,SH mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP God Sinaga,S.I.K.,M.H dan Kasat Lantas AKP Pandri Pratama bersama jajaran.
(Alam/Team)

Tim Tekab 204 Polsek Bayung Lencir Sosialisasi kemacetan di Jalintim.

0

Redaksi.co (Muba)-Polsek Bayung Lencir adakan sosialisasi banjir di ruas Jalintim Palembang – Jambi, melalui Tim Andalan reserse dalam menindak pelaku kejahatan di Wilkum Polsek Bayung Lencir.Yaitu Tim Tekab 204,pada Rabu 9 April 2025.

Giat ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir Ipda Agus Kurniawan,S.Psi. selaku koordinator sosialisasi.kepada pengguna jalan yang melintas dari arah Jambi menuju Palembang Kelompok Buser ini menyetop laju kendaraan satu persatu dan memberitahukan akan ada banjir yang menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan lintas timur di kecamatan Tungkal jaya yaitu desa Peninggalan.

Dengan Nada Himbauan Ipda Agus bersama Tim mengarahkan setiap pengendara mobil untuk mengambil tempat parkir dan beristirahat sejenak sehingga tidak terjebak macet.

“Pak mohon izin !!! ,tujuan nya kemana kalo melewati desa Peninggalan silahkan ditunda dulu pak,dan cari tempat beristirahat sehingga tidak terjebak macet.sebab disana lagi banjir,sampai ada berita banjir surut boleh melanjutkan perjalanan”Sapa Agus

Sementara pengemudi mobil minibus yang sempat diwawancarai awak media mengatakan,
“Sangat membantu dan kami mengapresiasi kinerja anggota polri yang begini,tidak hanya menangkap penjahat tetapi Buser juga bisa mengatur lalu – lintas.Dan ini sangat membantu sekali “sampainya

Sementara kapolsek Bayung Lencir Iptu M Wahyudi,M.Si saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan akan aksi ini.
“Benar itu Tim Tekab 204 menyapa pengguna jalan tepat di depan Mapolsek Bayung Lencir, sementara anggota kita yang lain ada juga yang membantu rombongan dari Polres Muba memantau lokasi Banjir yang ada di desa Peninggalan”terang M Wahyudi.

(Alam/Team)

Kodim 0401/Muba Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat

0

Redaksi.co (Muba) – Kodim 0401/Muba menggelar upacara Korp Raport kenaikan pangkat bagi para Bintara dan Tamtama yang dipimpin oleh Kasdim 0401/Muba Mayor Inf Nur Sigit Prasetya, S.I.P.M.Sc., bertempat di Aula Makodim Jl. Kol. Wahid Udin, Serasan Jaya, Kec. Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (9/4/2025).

Upacara ini dihadiri oleh Kasdim 0401/Muba, para Perwira Staf, Danramil, Prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Dim 0401/Muba

Dalam amanatnya, Kasdim 0401/Muba menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Ia berharap kenaikan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat dan kinerja dalam menjalankan tugas-tugas ke depan yang semakin kompleks.

“Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan dari negara dan TNI atas dedikasi dan prestasi para prajurit. Namun, hal ini juga berarti tanggung jawab dan beban tugas yang semakin besar”

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas dan dedikasi tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Dandim mengingatkan bahwa prajurit yang naik pangkat harus selalu bersyukur dan menjadikan pencapaian ini sebagai pemacu untuk terus berkembang.

“Khusus bagi anggota yang telah berkeluarga, kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi momen untuk lebih mencintai dan menjaga nama baik keluarga. Karena dukungan dari istri dan anak-anak sangat berperan dalam pencapaian ini,” Tutupnya.
(Alam/Team)

Biografi Sahlan Coral – Petinju Nasional Asal Lombok Barat

0
  • Biografi Sahlan Coral – Petinju Nasional Asal Lombok Barat

Sahlan Coral adalah petinju nasional berbakat asal Lombok Barat yang lahir pada 12 Desember 1988. Ia dikenal sebagai petarung tangguh di kelas welter 66,6 kg dan menjadi salah satu ikon olahraga tinju dari Nusa Tenggara Barat.

Latar Belakang Hidup

Sahlan tumbuh dan besar di Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Ia berasal dari keluarga sederhana dan tidak pernah mengenyam bangku SMA. Sejak muda, Sahlan sudah terbiasa bekerja keras, bahkan ia turut membantu ekonomi keluarga dengan memanggul batu koral ke atas truk—sebuah pekerjaan berat yang mengasah mental dan fisiknya tanpa disadari menjadi bekal masa depan.

Perjalanan Karier

Perjalanan Sahlan ke dunia tinju dimulai secara tak terduga. Suatu hari, seorang sopir taksi bernama Nursimah melihat potensi dalam diri Sahlan dan menyarankannya untuk menekuni dunia tinju. Rekomendasi itu membawanya ke Mirah Boxing Camp (MBC) di Bali, tempat ia mengasah kemampuan di bawah bimbingan pelatih internasional, Craig Cristian.

Pelatih Craig melihat bakat besar dalam diri Sahlan dan membawanya ke Perth, Australia, untuk berlaga melawan Mike Reid dari Skotlandia. Dalam laga ini, Sahlan berhasil meraih kemenangan mutlak yang menjadi tonggak penting dalam kariernya. Tak hanya itu, ia juga meng-KO petinju nasional Syamsul Hidayat dari Sasana Sakerah BC Pasuruan-Jatim pada ronde pertama dalam pertandingan di Kuta, Bali—membuktikan bahwa namanya patut diperhitungkan di panggung nasional.

Prestasi dan Pengaruh

Kini, Sahlan Coral tercatat sebagai petinju nasional peringkat 1 dan menjadi favorit serta kebanggaan masyarakat Lombok Barat dan NTB. Namanya tidak hanya mengangkat pamor daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak anak muda yang ingin bangkit dari keterbatasan.

Motivasi untuk Generasi Muda NTB

Kisah Sahlan Coral mengajarkan kita bahwa asal-usul bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dari dusun terpencil dan tanpa pendidikan formal SMA, ia membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan tekad mampu membawa seseorang menuju pentas nasional bahkan internasional.

Untuk generasi muda Lombok Barat dan NTB:

Jangan takut bermimpi besar, meski kalian berasal dari desa kecil. Jika Sahlan bisa, kalian juga pasti bisa. Bangkitlah, latih diri, dan tunjukkan pada dunia bahwa pemuda NTB memiliki kekuatan dan potensi luar biasa untuk bersinar.”

Read: HS2025 Abach uhel

Redaksi.Co