Senin, Maret 30, 2026
Beranda blog Halaman 258

Sore, Istri Dari Depan: Perubahan Gaya Hidup Dion Wiyoko Berkat Sheila Dara

0

redaksi.co, Jakarta – Setelah sukses dengan 7 Piala Citra dan film blockbuster-nya tahun ini, penulis dan sutradara Yandy Laurens kembali dengan film panjang keempatnya, Sore: Istri dari Masa Depan yang akan tayang di bioskop mulai 10 Juli 2025.

Sebuah cerita yang diangkat dari serial web populer berjudul sama, Sore: Istri dari Masa Depan akan menjadi duet terbaru Dion Wiyoko dan Sheila Dara dalam kisah romansa terbaru yang menyegarkan.

Diproduseri Suryana Paramita, film Sore: Istri dari Masa Depan menjadi produksi mandiri perdana Cerita Films, yang akan membawa penggemar setia pada kisah Jonathan (Dion Wiyoko) dan Sore (Sheila Dara) dalam kemasan baru yang lebih epik namun juga tetap memberikan unsur nostalgia melalui beberapa soundtrack yang telah melekat dan adegan serta dialog ikoniknya.

 

Penggemar lama dan juga penonton baru kisah ini akan sama-sama tercengang dengan alur yang akan disaksikan dalam balutan romansa fantasi yang melintasi batas-batas wilayah dan waktu antara Jakarta, Kroasia, dan Finlandia lewat hamparan es yang dingin, aurora dan sunset yang indah, serta lanskap rural Eropa yang memanjakan mata.

Film Sore: Istri dari Masa Depan akan mengikuti kisah seorang perempuan yang datang dari masa depan untuk mengubah hidup pasangannya jadi lebih baik.

Namanya…. SORE. Sore hanya punya satu tujuan: mengubah kebiasaan buruk dan gaya hidup JONATHAN sebelum semuanya terlambat. Namun, saat Sore mengungkap rahasia masa depan, sesuatu yang tak terduga terjadi. Apakah usaha Sore untuk mengubah hidup Jonathan berhasil.

Film Sore Istri dari Masa Depan diproduksi oleh Cerita Films dan didukung oleh Melyana Tjahyadikarta, Queen Yeap, Slingshot Pictures, Imajinari, Miles Films, Studio Artemis, Jagartha, Trinity Entertainment Network, dan Dwidaya Amadeo Gemintang sebagai jajaran produser eksekutif dan kolaborator. Serta para partner resmi Artotel Wanderlust, Sukkha Citta, dan HMNS.

Ikuti perkembangan terbaru film SORE: Istri dari Masa Depan karya Yandy Laurens produksi Cerita Films melalui akun Instagram resmi @cerita_films.

 

 

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Aiptu Samsul Juga Jaga Harapan Petani

0

Jember, redaksi.co – Di bawah terik matahari dan di antara hamparan sawah yang mulai menua, langkah tegap Aiptu Samsul Arifin menyusuri pematang. Bukan untuk patroli seperti biasa, melainkan untuk menyapa para petani dan melihat langsung denyut ketahanan pangan di Desa Grenden, Kecamatan Puger(03/07/2025).

Dengan senyum ramah dan sepatu yang mulai belepotan lumpur, anggota Bhabinkamtibmas ini hadir di tengah para petani yang tengah berjibaku menyiapkan masa pembuahan jagung. Kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian aparat terhadap “dapur rakyat”.

“Kita nggak cuma jaga keamanan, tapi juga semangat petani. Karena kalau petani semangat, kebutuhan pangan tetap ada di meja makan,” ujar Aiptu Samsul sambil duduk santai di pinggir galengan.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Samsul juga menyampaikan pesan-pesan penting seputar keamanan hasil panen, upaya mencegah pencurian, hingga pentingnya menjaga kekompakan antar warga.

Kehadirannya disambut hangat oleh para petani. Mereka merasa dihargai dan didengarkan, bukan hanya sebagai pekerja ladang, tetapi sebagai ujung tombak ketahanan pangan desa.

“Biasanya yang datang cuma tengkulak. Tapi kali ini Pak Polisi yang datang, malah ngobrolin soal pupuk dan air. Kami senang sekali,” ungkap Pak Edi, salah satu petani setempat, sambil tersenyum lebar.

Langkah Aiptu Samsul menjadi pengingat bahwa menjaga desa tak selalu soal ronda malam atau operasi penegakan hukum. Kadang, cukup dengan hadir dan mendengarkan, di tengah keringat petani yang terus mengalir demi isi piring masyarakat tetap aman. (Sofyan)

Musim Libur Sekolah, KAI Divre III Palembang Ingatkan Untuk Tidak Bermain di Jalur KA

0

Redaksi.co | Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mengingatkan anak-anak tentang bahayanya bermain di jalur rel Kereta Api. KAI dengan tegas melarang anak-anak beraktivitas di jalur kereta api dalam mengisi waktu liburan sekolahnya, karena selain membahayakan diri, kegiatan tersebut juga dapat mengganggu perjalanan kereta api.

“Saat ini masa liburan sekolah, banyak waktu bisa dimanfaatkan dalam mengisi aktifitas liburan. KAI dengan tegas melarang anak-anak/masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apapun selain untuk kepentingan operasional kereta api,” ujar Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti.

Larangan beraktivitas di jalur kereta api telah ditegaskan dalam UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian pasal 181 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api, ataupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

“Selain dapat membahayakan keselamatan, masyarakat yang melanggar juga dapat dikenai hukuman berupa pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta. Hukuman tersebut sebagaimana dinyatakan dalam pasal 199 UU 23 tahun 2007,” ungkap Aida.

Lebih lanjut Aida menjelaskan, hingga saat ini masih saja ada anak-anak yang bermain di jalur KA, atau bahkan masyarakat beraktivitas di area yang berdekatan dengan jalur kereta api sehingga menimbulkan kerumunan.

Tak jarang anak-anak juga duduk menunggu kedatangan kereta di jalur KA sehingga meningkatkan potensi bahaya bagi diri sendiri dan juga dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami menghimbau anak-anak tidak bermain di jalur kereta dan juga tidak menaruh benda asing seperti batu, kayu, atau benda lainnya di rel KA. Tindakan menaruh benda asing di atas rel dapat merusak prasarana kereta api bahkan sangat membahayakan perjalanan kereta api yang bisa mengakibatkan kereta anjlok,” ujar Aida mengingatkan.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh KAI untuk meningkatkan pengamanan di jalur kereta api, seperti memberikan edukasi dan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api baik secara langsung maupun mendatangi sekolah-sekolah yang berdekatan dengan jalur rel kereta api.

Sosialisasi ini tidak hanya berhenti pada pelajar, namun juga akan diperluas ke berbagai lapisan masyarakat dengan harapan meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api.

Dalam antisipasi lonjakan penumpang KA pada masa libur sekolah ini, KAI Divre III Palembang sebelumnya juga sudah melakukan berbagai upaya untuk menambah kapasitas tempat duduk guna mengakomodir animo masyarakat dengan berkoordinasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terutama untuk layanan KA ekonomi PSO (subsidi).

Penambahan kapasitas tempat duduk tersebut dilakukan pada layanan KA KA Bukit Serelo relasi Stasiun Kertapati-Lubuklinggau (pp) sebanyak 1 kereta dan layanan KA Rajabasa relasi Stasiun Kertapati-Tanjungkarang (pp) sebanyak 3 kereta.

“Selain menambah kapasitas tempat duduk pada layanan KA kelas ekonomi, KAI Divre III Palembang juga menambah 1 kereta kelas eksekutif pada layanan KA Sindang Marga relasi Stasiun Kertapati-Lubuklinggau (pp),” ujar Aida.

Berdasarkan pantauan data penjualan tiket KA untuk masa libur sekolah, periode 13 Juni sampai dengan 13 Juli hingga tanggal 2/07/2025 tercatat 98.219 dari kapasitas yang disediakan yakni 91.874 tempat duduk. Data tersebut masih dapat mengalami perubahan, seiring penjualan tiket masih berlangsung.

Untuk informasi lebih lanjut terkait penjualan tiket KA, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

“Kami juga terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian tiket melalui agen tidak resmi atau ilegal yang menawarkan tiket dengan harga yang lebih mahal dari harga normal. Kerugian atas tindakan tersebut bukan menjadi tanggung jawab KAI,” tutup Aida (*)

Kami Sedikit Kecewa Karena ketidak Hadiran Pejabat Utama Diacara Ini, Berikut Yang Disampaikan

0

Warta In | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel sekaligus Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel Zulkarnain, S.E., M.M menghadiri serta meresmikan dalam acara peresmian Taman Kanak (TK) Islam, Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Darun Najjah.

Adapun kegiatan ini sendiri dihadiri oleh Ketua Masjid Darun Najjah Palembang H Adi Sucipto, Eva Mariyanti, S.Pd.I, Mawaddah Warahmah, Arni Puspita, S.Kom., M.M (Guru TK Islam Darujannah), perwakilan dari pemerintah kota (Pemkot) Palembang, dan undangan lainnya. Dimana kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Yayasan Serasan Sekundang Jaya (YSSJ)/Masjid Darun Najjah yang beralamatkan di Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat Dua Palembang, Kamis (3/7/2025).

Dikatakan Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel Zulkarnain, S.E., M.M, di mana kita dapat berkumpul dalam acara peresmian TKA/TPA BKPRMI Darun Najjah Palembang, di mana hal besar bagi kita dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia melalui pendidikan berbasis Islam.

Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun masa depan bangsa, dan oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pendirian lembaga pendidikan ini yang tidak hanya memberikan pengetahuan akademis tetapi juga pendidikan moral dan spritual yang sangat penting bagi pembentukan karakter anak-anak kita.

“Saya juga berharap agar lembaga ini bisa menjadi tempat yang menyenangkan bagi para siswa, dan guru, dalam mendukung perkembangan mereka menjadi pribadi yang cerdas, trampil, serta beriman,” ujarnya.

Kemudian, semoga melalui proses pendidikan di TKA/TPA Islam Darun Najjah ini, kita juga BKPRMI dalam rangka kita dapat mencetak generasi yang tidak hanya mensukseskan secara duniawi tetapi juga dari sisi agama.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa TKA/TPA Darun Najjah ini lebih unggul dari TK-TK yang umum, karena dia tidak hanya dunia, tapi juga ada dari segi pembentukan karakter anak, dari segi agama.

“Jadi bapak/ibu dilingkungan sekitar 30 Ilir ini jangan ragu-ragu untuk menyekolahkan anak-anaknya di TKA/TPA Darun Najjah Palembang. Jadi karena tidak hanya kegiatan pendidikan akademis yang diajarkan di tingkat TKA/TPA berbasis Islam pendidikan agama, tetapi juga pembentukan karakter anak kita dalam agama Islam dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Ketua Masjid Darun Najjah Palembang H Adi Sucipto, disini kami ingin sampaikan rasa kekecewaan kami kepada Wagub Sumsel dan Wali Kota Palembang yang telah membatalkan jadwalnya untuk hadir didalam kegiatan peresmian ini, walaupun ada yang mewakili mereka hadir di acara ini.

Dimana betapa banyak tenaga materi kerugian kami dikecewakan karena ketidak hadiran dadi para pejabat utama baik di provinsi maupun di kota. Disini sedikit kami sampaikan bahwasanya Masjid Darun Najjah ini tadinya adalah Mushollah Darun Najjah, dengan adanya bencana Covid-19 kemarin di tahun 2019-2020 tidak ada yang menyelenggarakan sholat Jumat, kena tangkap siapa yang menyelenggarakan sholat Jumat.

Jadi dengan inisiatif dari Lurah, Camat, di mana Masjid Darun Najjah ini memenuhi syarat untuk melaksanakan sholat Jum’at. Maka dengan itu kami bermusyawarah mufakat kepada sesepuh, para pembina, pengurus Masjid, menyampaikan kepada Camat dan Lurah, bahwa kiranya dapat di jadikan Masjid.

“Syukur alhamdulillah, kita berdirinya Masjid Darun Najjah Palembang dalam waktu singkat, dan alhamdulillah tahun 2022 diresmikan oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru,” katanya.

Dilanjutkannya, bukan hanya itu saja Gubernur Sumsel H Herman Deru sekaligus melakukan peletakan batu pertama menara ini menandakan bahwa Masjid Darun Najjah Palembang di tahun 2022, yang mana kalau mushollah ini sendiri sudah cukup lama.

Alhamdulillah sampai sekarang Masjid Darun Najjah Palembang mengembangkan sayapnyaembentuk sebuah yayasan, yang bernama Yayasan Serasan Sekundang Jaya, dan untuk kegiatan ini ketua Yayasan Serasan Sekundang Jaya tidak bisa hadir.

“Adapun riwayat daripada TKA/TPA BKPRMI Darun Najjah Palembang ini adalah wakaf dari masyarakat, jadi masyarakat itu menjual separuh harga,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, adapun untuk harganya sendiri yakni 150 juta, di mana 75 jutanya diwakafkan, dan dia minta dibayarkan 75 jutanya saja. Alhamdullah berkat donatur, dan lainnya terkumpul uang 35 juta, sehingga kami bayarkan 35 juta, sisanya tinggal 40 juta lagi.

Harapan kami pertama lebih kurang satu tahun ada donatur yang peduli dengan ini, kenapa katanya tidak dibangun-bangun sampai sekarang, dan alhamdulilah dapat bantuan, sehingga kita dapat selesaikan seperti ini.

“Jadi kami ini dengan harapan ingin mengungkapkan keinginan kami sebenarnya, kami kesini mohon bantuan kiranya segala sesuatu kegiatan belajar mengajar ini dapat terpenuhi, dan mohon solusi untuk menyelesaikan sisa daripada pembelian lokasi TKA/TPA BKPRMI Masjid Darun Najjah Palembang,” imbuhnya.

Tumpeng Turun, Canda Naik: Polsek Jombang Bikin HUT Bhayangkara Serasa Reuni Keluarga Besar

0

Jember, redaksi.co – Ulang tahun biasanya dirayakan dengan kue dan lilin, tapi Polsek Jombang punya resep sendiri: tumpeng menggunung, canda berseliweran, dan suasana yang lebih mirip hajatan warga ketimbang upacara kenegaraan. Bedanya? Nggak ada MC joget atau saweran, tapi tetap heboh!

Tepat pukul 11.00 WIB, langit cerah, perut keroncongan, dan tamu berdatangan seperti mau kondangan massal. Mulai dari Camat Jombang Nuryadi, Danramil Kapten Inf Pranoto, para kades se-Kecamatan Jombang, hingga staf Polsek yang biasanya cuma muncul di absen -hari ini semua tumplek blek!

Pak Camat buka sambutan dengan gaya stand-up comedy level Jombang: “Biasanya yang ulang tahun dikado, ini malah yang ulang tahun yang kasih inspirasi. Polsek Jombang, mantap pol!”

Danramil langsung menimpali sambil nyendok opor: “Potong tumpeng ini bukan simbolis doang, tapi juga karena udah laper dari tadi.

Puncak kehebohan terjadi saat potongan tumpeng pertama mendarat ke tangan Bripda Ridho Bagus Tetuko, si bungsu di Polsek. Wajahnya langsung campur aduk: seneng, bingung, nyaris nangis, tapi tetap tahan gaya.

“Rasanya kayak ulang tahun kedua, Pak. Tapi kali ini nggak ada kado, cuma banyak kamera,” katanya polos sambil senyum-senyum bingung.

Doa penutup dipimpin oleh Bripka Museni, yang mendadak jadi ustaz dadakan. Doanya khusyuk, tapi tetap dengan gaya adem nan bersahaja. Bahkan yang biasa skip salat pun ikut angguk-angguk.

Dalam pidatonya, Kapolsek AKP Miftakhul Huda tampil santai, seperti kepala desa lagi ngobrol di warung kopi,

oplus_0

“Polsek ini bukan cuma tempat laporan kehilangan, tapi juga tempat curhat. Pokoknya, yang penting aman, nyaman, dan kalau bisa – nggak lupa ngopi!”

Beliau juga menyisipkan pesan mendalam yang langsung ngena ke hati: “Polri harus jadi sahabat masyarakat. Bukan hanya jaga malam, tapi juga jaga hati. Karena kadang yang hilang bukan motor, tapi perasaan.

Sementara Kades Jombang, Drs. Sugeng Sutrisno menyampaikan, “Saya mewakili seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Jombang, mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolsek. Beliau ini bukan cuma polisi, tapi juga seperti saudara sendiri. Urusan kamtibmas? Gampang. Tinggal ngopi bareng, ngobrol sebentar, masalah selesai-nggak perlu pakai kop surat!

“Hubungan kami dengan Polsek Jombang itu ibarat keluarga besar. Kadang kayak kakak-adik, kadang kayak tetangga yang tiap sore saling nyapa. Pokoknya, Polsek Jombang ini kalau diajak rembukan, adem. Nggak ada yang tegang-tegangan, yang ada malah sering ketawa bareng. Semoga guyub rukun ini terus terjaga, dan makin kompak demi keamanan dan kenyamanan warga.

Acara ditutup dengan foto bersama, tawa bersambung, dan satu insiden kecil: rebutan lauk opor ayam. Untung nggak ada yang baper, paling cuma sendok yang ketinggalan di piring orang lain.

Dan begitulah HUT Bhayangkara ke-79 di Polsek Jombang. Hangat, lucu, guyub, dan yang pasti: penuh harapan bahwa polisi makin humanis, dan kalau bisa, makin lucu juga.(Sofyan)

Ratusan Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Dinyatakan Lulus Terpilih Penerimaan Polri

0

REDAKSI.CO – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., memimpin sidang terbuka penetapan kelulusan akhir seleksi penerimaan Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2025 Panda Polda Malut, bertempat di Aula Kieraha Polda Malut, Rabu (2/7).

Turut hadir dalam sidang tersebut yakni Wakapolda Malut Brigjen Pol Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., Karo SDM Polda Maluku Utara Kombes Pol. Ali Wardana, S.H., S.I.K., M.M., Dir Polairud Polda Malut Kombes Pol. Azhari Juanda, S.I.K., Kabidkum Polda Malut Kombes Pol. Taufik Irpan Awaluddin, S.H., M.H., Kabid Dokkes Polda Malut Kombes Pol. drg. Robert Apriyadi, M.M., Pengawas Internal Dari Itwasda Dan Bidpropam Polda Malut serta Pengawas Eksternal Dari JP3M.

Sidang terbuka ini merupakan tahap akhir dari rangkaian seleksi Akpol, Bintara dan Tamtama Polri di Polda Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Kapolda Malut Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., menyampaikan bahwa sidang kelulusan ini dilaksanakan berdasarkan petunjuk panitia pusat dengan sistem penilaian akumulasi nilai akademik, psikologi, dan jasmani. Ia menekankan bahwa proses rekrutmen mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami berkomitmen menjalankan seleksi ini secara clear and clean, kepada peserta dan orang tua/wali, kami ingatkan agar waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia atau pejabat untuk menjanjikan kelulusan dengan imbalan,” tegas Kapolda.

Adapun Hasil Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir seleksi Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri T.A. 2025 di Polda Malut sebagai berikut :

– untuk Catar Akpol, sejumlah 5 orang (4 pria dan 1 wanita) dinyatakan lulus tingkat Panda dan akan melanjutkan ke seleksi Panitia Pusat.

– Sejumlah 120 orang (111 pria dan 9 wanita) dinyatakan lulus terpilih Bintara PTU (Polisi Tugas Umum)

– untuk Bintara Polair dinyatakan lulus terpilih sejumlah 2 orang pria, Bintara Brimob sejumlah 11 orang Pria, Bakomsus Akutansi sejumlah 1 orang Pria, Bakomsus Hukum 3 orang (1 Pria, 2 Wanita), Bakomsus Nakes 2 orang (1 Pria, 1 Wanita), Rekpro 1 orang Pria, kuota khusus sejumlah 5 orang pria.

– Tamtama Polri dinyatakan lulus terpilih sejumlah 24 orang pria.

Kapolda Malut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan seleksi ini, terutama kepada orang tua calon peserta yang telah memberikan dukungan kepada putera-putrinya.

Lebih lanjut, Kapolda mengapresiasi para peserta yang telah melaksanakan tes, dengan mengoptimalkan kemampuan dari masing-masing untuk dapat lulus dari tiap tahapan test yang mereka lalui.

Kapolda juga berharap bahwa para peserta yang lulus terpilih dapat menjadi anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 3 Juli 2025_

Jerit Malam di Selat Bali: KMP Tunu Pratama Jaya Terbalik, Nyawa Melayang di Tengah Gulungan Arus

0

Jembrana, Bali, redaksi.co – Insiden tragis mengguncang perairan Selat Bali pada Rabu dini hari (2/7), saat kapal penyeberangan KMP Tunu Pratama Jaya mengalami kecelakaan laut dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Dikutip dari enewsindo.co.id, laporan awal diterima melalui kanal komunikasi 17 pada pukul 00.16 WITA, menyebutkan bahwa kapal mengalami kebocoran di ruang mesin. Situasi berubah genting saat pada 00.19 WITA, kapal mengalami blackout, menyebabkan sistem kelistrikan lumpuh total dan komunikasi terputus.

Tiga menit kemudian, pada pukul 00.22 WITA, kapal dilaporkan terbalik dan hanyut terbawa arus kuat ke arah selatan. Informasi ini dikonfirmasi oleh KMP Tunu Pratama Jaya 3888, kapal lain yang berada tak jauh dari lokasi. Posisi terakhir kapal tercatat pada koordinat -08°09.371′, 114°25.1569′.

Hingga pagi ini, sejumlah jasad korban telah ditemukan mengapung di perairan Pehuahan, Banyu Biru, Jembrana, Bali. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan para relawan lokal masih berjibaku melakukan operasi pencarian dan evakuasi, meski cuaca laut dilaporkan cukup ekstrem.

Pihak pelabuhan menyatakan bahwa proses identifikasi korban serta verifikasi jumlah penumpang dan awak kapal masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun penyintas dalam insiden ini.

Pemerintah daerah dan otoritas pelabuhan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan humanis. Warga pesisir diimbau untuk tetap siaga dan segera melapor jika menemukan barang terapung, korban, atau tanda-tanda penumpang lainnya.

Tiga Provinsi Hadiri Rapat Sinkronisasi BP2PKP, Berikut Yang Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP2PKP) Sumatera V bersama dengan pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel melaksanakan rapat sinkronisasi penyelenggaraan program perumahan wilayah pesisir, perkotaan, dan pedesaan di Sumatera V Tahun Anggaran (TA) 2025 bertempat di Auditorium Graha Bina Praja Kantor Gubernur Sumsel.

Turut hadir di kegiatan ini Kepala BP2PKP Sumatera V Yustin Patria Primordia, S.T., M.Si, Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman dalam hal ini diwakili oleh Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ir Edward Abdurrahman, M.Sc, dari Pemprov Sumsel dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Ir Basyarauddin Akhmad, M.Sc, Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., ASEAN.Eng, dan undangan lainnya, Rabu (2/7/2025).

Dikatakan Kepala BP2PKP Sumatera V Yustin Patria Primordia, S.T., M.Si, dengan didampingi Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPU., ASEAN.Eng dan lainnya, rapat ini merupakan rapat sinkronisasi untuk mendukung program 3 juta rumah dari Kementerian PKP yang dihadiri oleh tiga provinsi.

Adapun tiga provinsi tersebut yakni Sumsel, Bangka Belitung (Babel), serta Lampung, baik dari Kepala Dinasnya, maupun dari Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi, kabupaten dan kota.

“Pokok pembahasannya sendiri yakni keterpaduan, jadi sinkronisasi data, jadi kita melaksanakan kegiatan basic awal adalah data,” ujarnya.

Kemudian, kalau data itu satu sumber, satu terpadu, insya Allah semua kegiatan kita dan semua provinsi, semua lokasi bisa kita laksanakan, dan kita bisa mengukur kinerja kita, karena data yang kita pakai adalah sama.

Sebenarnya yang pendataan yakni kabupaten dan kota yang mendata, nanti di koleks sama provinsi, dan kami dari Balai akan memastikan kembali bahwa data itu sudah termasuk ke dalam data SEND.

“Dimana DTSEND yang merupakan data tunggal atau data terpadu yang menjadi komitmen dari pemerintah pusat untuk menjadi sumber data dari semua kegiatan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, kalau kendala dari kabupaten, kota, sepertinya kami belum melihat, tapi yang menjadi kendala adalah karena masing-masing punya kriteria yang berbeda, sehingga data-data yang kita pegang ini berbeda-beda, dan ini yang akan jadi kita sinkronkan di acara ini.

Disetiap daerah pasti mempunyai back log rumah, dengan program tiga juta rumah ini, kita berharap adanya kolaborasi dari semua pihak untuk mengatasi back log rumah di kabupaten, kota yang ada di Indonesia khususnya di BP2PKP yakni Sumsel, Babel serta Lampung.

“Kalau back log untuk secara nasional berada di iangka 29 juta untuk backlog kepemilikan, sedangkan untuk back log Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga sudah tergabung di dalamnya, dan kalau terkait perbankan itu beda lagi skemanya,” katanya.

Masih dilanjutkannya, kalau di bank itu kita ada skema FLPP, jadi yang kita bahas hari ini adalah berkaitan data dasar berkaitan dengan tiga juta khususnya di provinsi Sumsel berkaitan dengan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kalau untuk Sumsel sendiri kalau di tahun 2025 kita masih di seibuan unit untuk di target kita, tapi ada kemungkinanan mudah-mudahan kalau nanti ada penambahan anggaran kita bisa tambah lagi.

“Kami berharap pemprov Sumsel bisa mengkomandoi, bisa menghimpun kabupaten/kota, untuk mengajak serta mendukung program tiga juta ini, baik dari kebijakan, aturan, maupun juga mungkin dari penganggaran,” ucapnya.

Harmoni Bhayangkara: Tasyakuran Penuh Cinta Negeri Warnai HUT ke-79 di Polsek Ambulu

0

Jember, redaksi.co – Dalam balutan semangat cinta tanah air dan sinergi lintas elemen, peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 di Kecamatan Ambulu berlangsung meriah dan penuh makna. Bertempat di halaman Mapolsek Ambulu pada Selasa (02/7/2025), acara tasyakuran digelar dengan nuansa khidmat dan kebersamaan yang kental.

Kapolsek Ambulu, AKP Latifa Andika Nur Sabrina, S.Tr.K., S.I.K., memimpin langsung jalannya kegiatan, didampingi jajaran Polsek serta dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari unsur Forkopimcam, budaya, hingga keamanan.

Sejumlah tamu kehormatan yang turut hadir di antaranya:

Kapten Arm. Anton Hermawan (Danramil 24/Ambulu)

M. Deni Hadiatulloh, S.I.P. (Plt. Camat Ambulu)

Serma Iwan (mewakili Danrei Armed 8/Ambulu)

Fajar Sukmono (Sesepuh PSHT Cabang Jember)

Sariyoko (Ketua PSHT Ranting Ambulu)

Enys Kartika, S.Pd. (Pemilik Sanggar Seni Kartika Budaya Ambulu)

Para Kepala Desa se-Kecamatan Ambulu

Personel gabungan dari Koramil, Yon Armed, Satpol PP, hingga Pamter PSHT

Suasana haru sempat menyelimuti acara saat tumpeng disuguhkan sebagai lambang rasa syukur atas dedikasi Polri yang genap berusia 79 tahun. Doa-doa dan ucapan tulus mengalir dari para tamu sebagai bentuk penghormatan atas peran Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam sambutannya, AKP Latifa menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen memperkuat semangat pelayanan dan kolaborasi.

“Bhayangkara bukan hanya milik Polri, tapi milik seluruh rakyat. Karena keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kebersamaan, merekam momen yang sarat makna. Hari Bhayangkara ke-79 di Ambulu tak hanya menjadi perayaan, tapi juga pengingat akan pentingnya membangun negeri dari akar budaya dan kebersamaan. (Sofyan)

Kominsa Aceh Barat Buka Kegiatan Coaching Clinic Pemanfaatan Aceh Barat Cloud

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominsa) Aceh Barat, Erdian Mourny, membuka kegiatan Coaching Clinic pemanfaatan Aceh Barat Cloud untuk mendukung pelaksanaan Tracker Management Risiko oleh Inspektorat Aceh Barat. Kegiatan ini digelar di Ruang Media Center Dinas Kominsa setempat, Rabu 3/7/2025

Erdian Mourny menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital berbasis cloud sebagai wujud nyata implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

“Melalui Aceh Barat Cloud, kita harapkan proses pelaporan, pemantauan, dan pengelolaan risiko dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terintegrasi. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Aceh Barat dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih modern,” ujar Erdian.

Ia juga mengapresiasi Inspektorat Aceh Barat yang menjadi pionir dalam memanfaatkan layanan Aceh Barat Cloud untuk mendukung tugas pengawasan dan pengendalian risiko di internal pemerintah daerah.

Kegiatan coaching clinic ini diikuti oleh jajaran Inspektorat dan beberapa perwakilan SKPK terkait. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai cara memanfaatkan sistem Aceh Barat Cloud, mulai dari pembuatan akun, manajemen data, hingga pelaporan secara real time.

“Harapannya, coaching clinic ini menjadi langkah awal agar seluruh perangkat daerah dapat memanfaatkan teknologi digital dengan optimal, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” pungkas Erdian ****