Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 252

POSE RI Desak Polda Sumsel Evaluasi Kinerja Kapolsek Bayung Lencir Diduga Biarkan Minyak Ilegal

0

Redaksi.co | Palembang – Lembaga POSE RI bersama Jo Media Partner kembali menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Markas Polda Sumatera Selatan, pada Selasa, 15 Juli 2025. Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi damai yang telah dilakukan pada 24 Juni 2025 lalu, sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan pembiaran oleh Polsek Bayung Lencir atas aktivitas pengeboran dan pengelolaan sumur minyak tua ilegal di Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam orasinya, Ketua POSE RI, Desri Nago, SH, bersama sejumlah rekan menyuarakan keresahan warga Desa Kali Berau terhadap aktivitas pengeboran minyak ilegal yang ditengarai mencemari lingkungan sekitar, termasuk sungai dan lahan pertanian. Mereka menilai aparat penegak hukum, khususnya Polsek Bayung Lencir, hanya melakukan langkah simbolik seperti memasang spanduk peringatan, tanpa adanya tindakan tegas di lapangan.

“Kami mendukung dan mendesak Polda Sumatera Selatan untuk segera melakukan tindakan sesuai kapasitas dan kewenangannya. Ini sekaligus menjadi bentuk protes keras atas dugaan pembiaran oleh Polsek Bayung Lencir terhadap aktivitas eksplorasi sumur tua serta pengeboran minyak ilegal yang telah mencemari lingkungan,” tegas Desri Nago.

POSE RI turut mempertanyakan tindak lanjut laporan dugaan pelanggaran hukum yang telah disampaikan sejak aksi damai sebelumnya. Mereka mendesak Polda Sumsel segera memeriksa pihak terkait atas tiga dugaan utama:

1.Pembukaan kembali dan pengelolaan sumur minyak tua tanpa izin oleh mafia minyak.

2.Munculnya puluhan sumur ilegal baru yang mencemari sungai dan merusak lingkungan.

3.Dugaan pembiaran oleh aparat lokal terhadap aktivitas pengeboran ilegal tersebut.

Dalam pernyataan sikapnya, POSE RI menyampaikan empat tuntutan utama kepada Kapolda Sumsel:

1.Mempertanyakan perkembangan laporan aksi damai 24 Juni 2025 yang belum ditindaklanjuti.

2.Mendesak evaluasi kinerja Kapolsek Bayung Lencir yang diduga membiarkan aktivitas pengeboran ilegal.

3.Memberi tenggat waktu tiga minggu untuk penetapan tersangka dan langkah konkret, atau aksi lanjutan akan digelar dan laporan resmi dilayangkan ke Mabes Polri serta Kompolnas.

4.Mendesak penegakan sanksi hukum terhadap pelaku kejahatan lingkungan dan pelanggaran izin migas.

Melalui aksi ini, POSE RI menuntut penegakan hukum yang adil, tanpa tebang pilih, dan berkomitmen terus mengawal kasus ini demi lingkungan yang sehat dan keadilan hukum di Sumatera Selatan.

Aksi massa POSE RI di terima oleh Kapolda Sumsel yang di Wakili oleh Asri Khairunnisa BA Subdit IV Unit II Polda Sumsel mengatakan kami mohon maaf untuk laporan yang kemari, masih dalam proses tindaklanjut.

“Terkait Polres Musi Banyuasin serta Polsek Bayung Lincir, Sumatera Selatan kita ada Pimpinan, akan kita sampaikan dengan pimpinan,”apakah akan di ganti atau bagaimana, itu tergatung dengan Pimpinan,”pungkasnya.

Said Fadheil Hadiri Rapat Penyampaian Rancangan Qanun Pertanggung jawaban APBK 2024

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH menghadiri kegiatan rapat penyampaian atau penjelasan bupati terhadap Rancangan Qanun (Raqan) pertanggungjawaban APBK Aceh Barat Tahun Anggaran 2024 di ruang sidang utama kantor setempat pada Selasa 15/7/2025

Dalam sambutannya, Said Fadheil mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRK dan tim anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat yang telah menyelesaikan pembahasan Raqan pertanggungjawaban APBK Tahun Anggaran 2024.

“Melalui kesempatan ini kami juga mengingatkan jajaran eksekutif agar apa yang telah disarankan oleh anggota dewan yang terhormat pada pemandangan umum fraksi-fraksi tetap menjadi perhatian yang sungguh sungguh untuk disikapi dan diperbaiki, sehingga aspirasi dan harapan masyarakat Aceh Barat dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” kata Said.

Dikatakan Said, Pemkab Aceh Barat menerima semua masukan dan saran yang disampaikan oleh pihak legislatif melalui pandangan umum fraksi DPRK tentang Raqan pertanggungjawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2024.

“Terhadap saran anggota dewan yang terhormat terkait dengan program dan kegiatan yang tertunda agar dapat diprioritaskan kembali pada APBK-P 2025 atau APBK 2026, kami sangat sependapat, mengingat kebijakan efisiensi anggaran ini masih akan berlanjut sampai dengan tahun 2026,” ujar Said.

Dalam penentuan program pembangunan yang tertunda tersebut kata Said, nantinya Pemkab Aceh Barat akan membutuhkan pelibatan dan dukungan penuh dari anggota dewan sehingga sinergitas pembangunan dapat terwujud.

“Saran anggota dewan terkait dengan proses jalannya roda pemerintahan di Aceh Barat, kami sangat sependapat dan berterima kasih atas masukannya, karena kami mempunyai pandangan bahwa untuk menjalankan roda pemerintahan yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan kritik, saran, masukan, ide, dan gagasan, yang disampaikan secara lugas dan terarah,” katanya.

Menurut Said, jalannya roda pemerintahan yang baik dapat dilaksanakan apabila adanya kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak atau stakeholder termasuk antara eksekutif dengan legislatif.

“Pelaksanaan APBK tahun 2024 sudah sesuai dengan perencanaan bahkan lebih dari target yang telah dicanangkan, kami tetap mengharapkan dukungan, kritik dan saran yang membangun dalam melaksanakan program-program pembangunan untuk kemajuan masyarakat Aceh Barat ****

Peringati Hari Lingkungan Hidup,Pemkab Aceh Barat Tanam Seribu Pohon di Pantai Bate Puteh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH menghadiri kegiatan rapat penyampaian atau penjelasan bupati terhadap Rancangan Qanun (Raqan) pertanggungjawaban APBK Aceh Barat Tahun Anggaran 2024 di ruang sidang utama kantor setempat pada Selasa 15/7/2025

Dalam sambutannya, Said Fadheil mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRK dan tim anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat yang telah menyelesaikan pembahasan Raqan pertanggung jawaban APBK Tahun Anggaran 2024.

“Melalui kesempatan ini kami juga mengingatkan jajaran eksekutif agar apa yang telah disarankan oleh anggota dewan yang terhormat pada pemandangan umum fraksi-fraksi tetap menjadi perhatian yang sungguh sungguh untuk disikapi dan diperbaiki, sehingga aspirasi dan harapan masyarakat Aceh Barat dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” kata Said.

Dikatakan Said, Pemkab Aceh Barat menerima semua masukan dan saran yang disampaikan oleh pihak legislatif melalui pandangan umum fraksi DPRK tentang Raqan pertanggungjawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2024.

“Terhadap saran anggota dewan yang terhormat terkait dengan program dan kegiatan yang tertunda agar dapat diprioritaskan kembali pada APBK-P 2025 atau APBK 2026, kami sangat sependapat, mengingat kebijakan efisiensi anggaran ini masih akan berlanjut sampai dengan tahun 2026,” ujar Said.

Dalam penentuan program pembangunan yang tertunda tersebut kata Said, nantinya Pemkab Aceh Barat akan membutuhkan pelibatan dan dukungan penuh dari anggota dewan sehingga sinergitas pembangunan dapat terwujud.

“Saran anggota dewan terkait dengan proses jalannya roda pemerintahan di Aceh Barat, kami sangat sependapat dan berterima kasih atas masukannya, karena kami mempunyai pandangan bahwa untuk menjalankan roda pemerintahan yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan kritik, saran, masukan, ide, dan gagasan, yang disampaikan secara lugas dan terarah,” katanya.

Menurut Said, jalannya roda pemerintahan yang baik dapat dilaksanakan apabila adanya kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak atau stakeholder termasuk antara aksekutif dengan legislatif.

“Pelaksanaan APBK tahun 2024 sudah sesuai dengan perencanaan bahkan lebih dari target yang telah dicanangkan, kami tetap mengharapkan dukungan, kritik dan saran yang membangun dalam melaksanakan program-program pembangunan untuk kemajuan masyarakat Aceh Barat ****

PEMDES TAMAN AYU GELAR LAGI PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS, WARGA ANTUSIAS UNTUK HADIR

0

PEMDES TAMAN AYU GELAR LAGI PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS, WARGA ANTUSIAS UNTUK HADIR

Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat — Redaksi.co

Pemerintah Desa Taman Ayu kembali mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis pada Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemdes Taman Ayu, Lanal Mataram, dan PT PLN Indonesia Power UBP Jeranjang, serta menjadi bagian dari program CSR dan bakti sosial terpadu yang sudah berjalan rutin di desa tersebut.

oplus_1026

Kegiatan yang berlangsung setiap empat bulan sekali ini menyasar warga dari empat dusun di wilayah Desa Taman Ayu, yaitu:

Dusun Bongor Muhajirin

Dusun Bongor Induk

Dusun Bongor Mekar Sari

Dusun Jeranjang

Namun begitu, warga dari dusun lain di Desa Taman Ayu tetap diperbolehkan mengikuti kegiatan ini, dengan pelayanan yang sama tanpa pembatasan.

oplus_1026

Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin, S.Sos, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dari pemerintah desa untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

> “Ini kegiatan rutin yang kami gelar setiap empat bulan. Harapannya masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini sebagai bentuk perhatian bersama terhadap kesehatan,” ujar Tajudin.

Jenis pemeriksaan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi:

Cek kolesterol

Tekanan darah (tensi)

Asam urat

Pemeriksaan mata

Petugas medis dari institusi Lanal Mataram (TNI AL) turut hadir langsung memberikan pelayanan kepada warga, menambah kesan profesional sekaligus memperkuat hubungan baik antara aparat dan masyarakat desa.

Ke depan, Pemdes Taman Ayu juga berencana menghadirkan program layanan khusus bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan berat. Pemerintah desa akan mendata warga yang membutuhkan tindakan lanjutan, seperti operasi mata, dan akan memfasilitasi antar-jemput hingga pengobatan di Rumah Sakit Mata di Mataram secara gratis.

> “Kalau ada warga dengan kondisi mata yang parah dan harus dioperasi, InsyaAllah akan kami bantu dari proses hingga pelaksanaan. Semua akan digratiskan,” tambah Tajudin.

 

Sejak pagi, antusiasme warga sangat tinggi. Mereka datang dengan tertib untuk memanfaatkan layanan ini sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan diri dan keluarga. Kegiatan ini pun berlangsung lancar dan penuh semangat kekeluargaan.

Sinergi antara desa, TNI AL, dan PLN Indonesia Power dalam program ini menjadi contoh nyata kolaborasi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read: HS2025 Abach Uhel

Bastille Day 2025 di Jakarta: Momentum Baru Diplomasi Kreatif Indonesia-Prancis

0

redaksi.co, Jakarta – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar hadir dalam resepsi diplomatik perayaan Hari Nasional Prancis (Bastille Day) yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta Senin (14/7). Dalam momen penuh kehangatan diplomatik tersebut, Irene menekankan pentingnya sektor ekonomi kreatif sebagai penghubung erat antara Indonesia dan Prancis dalam membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan.

“Hubungan Indonesia–Prancis di bidang ekonomi kreatif bukan sekadar kolaborasi antarnegara, tetapi pertemuan nilai dan imajinasi dua bangsa,” ujar Irene.

Ia menyoroti subsektor seperti film, animasi, desain, fashion, kriya, hingga gim sebagai ruang ekspresi generasi muda dan mesin penggerak ekonomi masa depan.

Resepsi Bastille Day yang berlangsung meriah ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia. Dalam sambutannya, Laurent Legodec, Kuasa Usaha a.i. Kedubes Prancis, menyebut kerja sama ekonomi kreatif sebagai bagian penting dari fase baru hubungan strategis kedua negara.

“Kami percaya bahwa melalui kerja budaya, pendidikan, dan kreativitas, kita menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus mempererat hubungan antar manusia,” kata Laurent.

Hadir pula Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Stella Christy, yang menyoroti pentingnya kolaborasi budaya dan pendidikan. Menurutnya, pertukaran lintas budaya membuka jalan bagi pemahaman yang lebih mendalam serta kemitraan seni dan riset yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi landasan kuat hubungan bilateral jangka panjang,” ujar Stella.

Bastille Day, yang diperingati setiap 14 Juli untuk mengenang momen penting Revolusi Prancis 1789, menjadi simbol kuat dari nilai-nilai liberté (kebebasan), égalité (kesetaraan), dan fraternité (persaudaraan). Di Jakarta, perayaan ini dikemas dalam suasana yang hangat, meriah, dan penuh semangat kolaborasi. Para pegiat kreatif, pejabat pemerintah, korps diplomatik, hingga mitra budaya hadir dan menyemarakkan acara.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat bahwa kerja sama Indonesia–Prancis di sektor ekonomi kreatif telah berkembang pesat, terutama setelah penandatanganan nota kesepahaman pada Mei 2025 yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron.

Dari program inkubasi fesyen bilateral seperti PINTU, pelatihan teknis bidang film, hingga partisipasi kreator lokal dalam festival internasional, kolaborasi ini menjadi tonggak strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang inklusif dan kompetitif.

“Ini bukan hanya tentang kerja sama dua negara, tapi bagaimana kita bersama-sama menempatkan ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru dalam diplomasi global,” pungkas Irene.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membuka ruang internasional bagi kreator muda Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi budaya yang disegani dunia.
Melalui semangat Bastille Day, Indonesia dan Prancis menunjukkan bahwa diplomasi budaya bukan hanya simbol, melainkan kekuatan nyata yang mampu menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan kemanusiaan yang luas.

PT BPR Produsen Beras Raja Tepis Isu Ngoplos, Buktikan Proses Penggilingan Beras Full Teknologi

0

Redaksi.co | PALEMBANG – Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusu (Ditipideksus) Bareskrim Polri tengah melakukan pengusutan usai adanya temuan yang diungkap Kementerian Pertanian soal dugaan pelanggaran mutub beras yang kemasan yang beredar di masyarakat.

‎Dari pengaduan itu, Bereskrim Polri telah memeriksa empat perusahaan produsen beras, dimana salah satunya produsen beras asal Sumatera Selatan.

‎Tidak lain perusahaan yang turut diusut asal Sumsel itu adalah PT Belitang Panen Raya (BPR) dengan produk beras premium diantaranya Raja Ultima, Raja Platinum dan RajaKita.

‎Bahkan kabar terbaru, Direktur PT BPR Kevin Yunior Winarta (28) telah diperiksa dalam perkara tersebut, pada Kamis 10 Juli 2025 lalu.

‎”Kita koperatif, yang di tanyain penyidik soal perizinan, pengolahan hingga pendistribusian ke masyarakat,” ujar Adv Hj Titis Rachmawati SH MH CLA selaku kuasa hukum Kevin Yunior Winarta Direktur PT BPR, kepada awak media Senin 14 Juli 2025.

‎Oleh karena itu guna menepis beras kemasan mereka dioplos, PT BPR mengajak sejumlah jurnalis melihat secara langsung proses pengolahan gabah hingga menjadi beras premium kemasan tersebut.

‎Dimana secara langsung diperlihatkan bagaimana PT BPR salah satu produk beras premium mereka yang melewati 15 tahapan dimana semuanya dikerjakan menggunakan mesin berteknologi tinggi.

‎Dimulai dari gabah memasuki mesin Cleaner dan Destoner yang memisahkan benda asing seperti batu tanah ataupun benang karung dari gabah padi.

‎Yang kemudian bahan baku gabah itu memasuki mesin Paddy Separator, mesin ini berfungsi memisahkan gabah dengan beras. Dalam mesin ini juga dilakukan pengurangan kadar air yang ada didalam beras.

Setelah dipisahkan dari kulitnya, beras yang masih berwarna gelap itu memasuki beberapa mesin mesin canggih asal Tiongkok untuk diputihkan.

Termasuk beras itu juga memasuki beberapa kali mesin Rotary Shirer yang berfungsi untuk memisahkan bulir beras yang bagus dengan beras yang pecah atau disebut menir.

‎Bahkan antara proses pemisahan gabah dengan beras dan proses pencerahan beras itu dilangsungkan di dua bangunan pabrik yang terpisah namun terhubung dengan selang besar yang memindahkan bahan baku ke proses yang lebih lanjut.

‎Hingga akhirnya, setelah melalui scanning kualitas dan uji lab secara berkala beras tersebut dikemas dan ditakar dengan kemasan 5 kilogram dengan semua keseluruhan dilakukan menggunakan mesin dengan teknologi tinggi.

‎”Produksi tersebut sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku, terkait dengan pelaporan hasil uji sebelum sampai ke masyarakat itu telah dilakukan sesuai dengan laboratorium tersendiri yang diatur dan berlaku secara berkala,” beber Titis.

‎Jadi sampai saat ini Belitang Panen Raya masih berupaya menjaga mutu dan takaran produk mereka

‎Terlepas itu, PT BPR mengapresiasi upaya penegak hukum mengusut temuan dari kementerian pertanian soal adanya produk beras premium yang diduga melanggar aturan mutu produk.

Pihaknya juga akan terus kooperatif mengikuti proses tahapan penyelidikan hingga penyidik mengungkap perkera tersebut.

‎”Belitang Panen Raya meminta maaf atas ketidaknyamana dan ke khawatiran atas terkait dengan isu yang beredar beberapa waktu lalu dan kami menjamin tetap menjaga kualitas beras premium kami,” tambahnya.

Terkait apabila ditemukan produk PT BPR yang rusak ataupun bermasalah yang beredar di masyarakat diklaim bisa disebabkan proses pendistribusian yang kurang baik.

Sebab distribusi produk PT BPR telah menyebar ke hampir seluruh tanah air seperti ke seluruh Pulau Sumatera, Jawa hingga Sulawesi.

“Kalau ada produk kami yang bermasalah masyarakat bisa meretur ke tempat mereka membeli semisal di Indomaret atau Alfamart,” terang Direktur PT BPR Kevin Yunior Winarta.

Terpisah, terkait salah satu produsen beras premium yang berada di wilayah Sumsel, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya menyatakan jika saat ini situasi Sumsel masih kondusif terkait isu dugaan beras premium oplosan tersebut.

Satgas Pangan Polda Sumsel yang dipimpin Dirreskrimsus memastikan peredaran beras di Sumsel masih aman.

Menurutnya, Satgas Pangan Polda Sumsel juga sudah memberikan arahan ke polres jajaran untuk melakukan pengawasan dan monitoring peredaran beras seperti dalam isu yang sedan beredar.

“Krimsus (Ditreskrimsus) telah memberikan jukrah kepada kewilayahan untuk lakukan pengawasan dan monitor perkembangan,” ujarnya.

Selain itu, tindakan antisipasi dan koordinasi dengan pihak produsen beras yang ada di Sumsel juga telah dilaksanakan.

Terkait pemeriksaan produk oleh kepolisian merupakan upaya kontrol yang dilakukan terkait peredaran beras di masyarakat.

Sudah dilakukan antisipasi dan koordinasi dengan pihak produsen dan Bareskrim, pemeriksaan adalah upaya kontrol terkait peredaran beras,” tegas Kombes Nandang.(*)

Bupati Tarmizi Berikan Apresiasi Para Orang Tua Murid Antar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Meskipun masih dalam suasana duka mendalam atas wafatnya sang ayahanda tercinta, Bapak Muhammad Jafar bin Tgk Muhammad Arsyad, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., tetap menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap dunia pendidikan di daerah yang dipimpinnya.
Pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2025/2026, Senin pagi, Bupati Tarmizi tampak hadir secara langsung mengantarkan putrinya ke SD IT Teuku Umar, Meulaboh. Senin,14/7/25.

Di sela kegiatan itu, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh orang tua dan wali murid yang turut hadir mengantar anak-anak mereka ke sekolah.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua/wali murid yang pagi ini telah meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya ke sekolah. Kehadiran Bapak/Ibu di gerbang sekolah ini bukan hanya sekadar mengantar, tetapi juga simbol dukungan dan komitmen luar biasa terhadap pendidikan anak-anak kita,” ujar Tarmizi,SP.

Dalam pernyataannya, Tarmizi juga menekankan pentingnya kehadiran dan peran aktif orang tua di hari pertama sekolah, yang menurutnya dapat membangun rasa percaya diri dan kenyamanan emosional bagi para siswa, khususnya di masa adaptasi awal tahun ajaran.

“Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk menanamkan semangat dan kenyamanan bagi anak-anak dalam memulai tahun ajaran baru. Mari kita jadikan kebiasaan baik ini sebagai bagian dari sinergi antara orang tua dan sekolah demi masa depan generasi penerus Aceh Barat,” tambahnya.
Apa yang dilakukan Bupati Tarmizi menjadi sorotan dan mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai hal tersebut sebagai contoh kepemimpinan yang humanis dan penuh tanggung jawab, terutama di tengah kondisi pribadi yang penuh duka.

Seperti yang diketahui bersama, ayahanda Bupati Aceh Barat, Muhammad Jafar bin Tgk Muhammad Arsyad, telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu pagi (12 Juli 2025) di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh. Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar, namun semangat pengabdian Tarmizi terhadap tugas-tugas pemerintahan tetap terlihat nyata.

Kehadiran para orang tua di sekolah-sekolah pada hari pertama masuk sekolah ini pun menjadi pemandangan yang mengharukan dan menggembirakan. Ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari keluarga, dan diperkuat oleh kepemimpinan yang peduli serta inspiratif ****

Camat Kecamatan Meureubo Lepas Kafilah Ikuti MTQ ke – XXXVII Tingkat Kabupaten

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Camat Kecamatan Meureubo Maimun, S.STP melepas Kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII tahun 2025 Tingkat Kabupaten Aceh Barat, yang akan dilaksanakan di Kecamatan Pante Ceureumen

Acara pelepasan kafilah berlangsung di aula kantor Camat Meureubo pada Senin 14/7-2025

Pelepasan ini di hadiri para Qari dan Qariah hafidz dan hafidzah, Anggota DPRK Dapil Meureubo, Khairani,.S.Si, dan jajaran Apdesi Kecamatan Meureubo

Sebelum dilepas para kafilah kontingen yang akan berlomba di ajang MTQ ke-XXXVII tingkat Kabupaten Aceh Barat dilakukan prosesi peusijuek oleh tokoh agama kecamatan Meureubo

MTQ ke-37 tahun 2025 tingkat Kabupaten akan dimulai 14 Juli sampai dengan 17 Juli 2025 di Kecamatan Pante Ceureumen, akan dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP.,MM

Camat Meureubo dalam arahannya mengatakan bahwa peserta kafilah MTQ Kecamatan Meureubo berjumlah 50 orang dan 6 orang pendamping akan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan di ajang MTQ ke-XXXVII tingkat Kabupaten

Camat Maimun berharap para Kafilah harus penuh semangat dan percaya diri, kami percaya bahwa kafilah MTQ kita akan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya demi mengharumkan nama Kecamatan Meureubo di ajang tersebut

Maimun mengatakan, meskipun dalam kondisi hujan diharapkan para kafilah bisa menjadi contoh teladan serta menjaga kesehatan,dan fokus untuk mengikuti lomba pada cabang- cabang yang diperlombakan, sehingga mendapat hasil yang maksimal

“Semoga kafilah MTQ kita dapat menjadi contoh teladan yang baik. Tunjukkan adab perilaku yang baik ketika kita bertanding dan selama menginap di tempat yang telah disiapkan panitia dan jaga Kesehatan ,” pesan Camat dihadapan kafilah

Selain itu, Camat Maimun juga mengungkapkan rasa bangganya, pasalnya dalam pelaksanaan MTQ tahun ini, kecamatan Meureubo mengirim kafilah yang merupakan putra-putri terbaik dalam wilayah kecamatan Meureubo.

“Saya bangga karena peserta kali ini terbanyak dan benar-benar merupakan putra dan putri terbaik dari Meureubo

Camat Maimun berharap, pelaksanaan MTQ ke-XXXII tingkat Kabupaten Aceh Barat menjadi wadah silaturahmi yang memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan makna kandungan Al-Quran,” tuturnya

“Semua cabang kita ikuti, insyaallah kita akan tampil maksimal dengan target bisa meraih juara terbaik demi untuk mengharumkan nama kecamatan Meureubo,” tutupnya ****

*Kapolda Maluku Utara Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri*

0

REDAKSI.CO – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si, menerima kunjungan silaturahmi dari Tim Puslitbang Polri di ruang Kapolda, Senin (14/7/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Karo Rena Polda Malut Kombes Pol. Welly Abdillah, S.H., S.I.K., M.H., serta Ketua Tim Peneliti Ilmu Kepolisian Tk. III Kombes Pol. Ade Djadja S. Y., S.I.K., M.H., bersama jajaran lainnya.

Ketua Tim Puslitbang Polri, Kombes Pol. Ade Djadja, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus mendukung kelancaran penelitian berjudul “Strategi Pemberdayaan SDM Polri Guna Mendukung Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP) Dalam Rangka Upaya Penegakan Hukum.”

Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan masukan strategis terkait penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur demi optimalisasi penerapan E-MP di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Malut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP) di wilayah Maluku Utara yang berbentuk kepulauan.

“Infrastruktur menjadi tantangan utama. Di daerah pesisir, jaringan telepon saja sering hilang sehingga sulit mengandalkan sistem elektronik,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda menyoroti keterbatasan perangkat masyarakat yang belum semuanya menggunakan Android sebagai perangkat utama, sehingga menghambat penggunaan E-MP secara optimal.

Mengenai ketahanan pangan, Kapolda mengungkapkan bahwa meski lahan di Maluku Utara cukup luas, pola tanam masyarakat masih bersifat konsumtif dan belum menghasilkan produksi untuk pasar.

Lebih lanjut, hal ini juga dipengaruhi oleh ketiadaan pabrik pengolahan serta regulasi yang belum memadai.

Kunjungan ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi antara Puslitbang Polri dan Polda Malut untuk mencari solusi terbaik dalam memperkuat sistem penyidikan elektronik dan ketahanan pangan.

Panggung Utama MTQ ke 37 Aceh Barat Tahun 2025 Rampung,Siap Terima Kafilah Dari 12 Kecamatan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Aceh Barat tahun 2025 mencapai tahap akhir. Panggung utama yang menjadi ikon ajang syiar Islam ini telah rampung 100 persen dan siap digunakan dalam pembukaan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin malam, 14 Juli 2025 pukul 20.00 WIB, di arena utama Gampong Manjeng, Kecamatan Pante Ceureumen.

Panggung megah tersebut tampil memukau dengan desain menyerupai masjid. Ornamen kaligrafi ayat suci Al-Qur’an menghiasi sisi-sisinya, berpadu dengan dominasi warna merah, hijau, dan emas yang menciptakan nuansa religius nan elegan. Di bagian tengah, terpampang jelas tulisan, “MTQ Ke-37 Tahun 2025 Kabupaten Aceh Barat” sebagai identitas utama.

Ketua Panitia MTQ Aceh Barat, Muhammad Isa, memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung telah siap digunakan.

“Alhamdulillah, semua sudah rampung. Kami siap menyambut pembukaan MTQ ke-37 pada 14 Juli, dan juga menyambut kedatangan kafilah dari 12 kecamatan yang mulai tiba sejak 14 Juli,” ujar Muhammad Isa kepada media, Minggu 13/7/2025 dikutip dari Atjeh Terkini

MTQ tahun ini bukan sekadar ajang lomba tilawah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Ajang ini juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi masyarakat antar kecamatan, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membina kehidupan religius di Aceh Barat ****