Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 246

Gala Premiere “Bertaut Rindu” Angkat Tema Prom Night, Ajak Penonton Bernostalgia

0

redaksi.co, Jakarta, 23 Juli 2025- Setelah sukses menyapa penonton di sejumlah kota lewat rangkaian roadshow, film Bertaut Rindu kini menyelenggarakan gala premiere dengan tema istimewa: Prom Night. Bertempat di Epicentrum XXI, Jakarta, malam spesial ini menjadi bagian dari perjalanan film Bertaut Rindu yang mengajak penonton kembali ke masa-masa remaja penuh harapan, keresahan, dan pertanyaan besar tentang masa depan.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pemeran dan tim di balik layar, antara lain Rako Prijanto (sutradara), David S. Suwarto (produser eksekutif), MGS. Fahri Fahrudin (produser), Nuridzka Mutiaradini (penulis naskah), dan Tian Topandi (penulis novel Bertaut Rindu).

Turut hadir pula para pemeran utama dan pendukung film seperti Adhisty Zara (Jovanka), Ari Irham (Magnus), Aida Nurmala (Mama Magnus), Willem Bevers (Papa Magnus), Putri Ayudya (Mama Jovanka), Irgi Achmad Fahrezi (Papa Jovanka), Nadine Alexandra, Aulia Deas, dan Bertram Beryl.

Gala premiere ini dirancang untuk menjadi ruang nostalgia dan refleksi, khususnya generasi. muda dan para orang tua. Dalam suasana prom night, para tamu hadir mengenakan sentuhan busana biru yang menjadi simbol emosi, kedewasaan, dan kejujuran perasaan dalam film ini.

Dalam sesi wawancara, Adhisty Zara menyampaikan harapannya tentang dampak film ini. “Aku berharap film ini bisa jadi teman buat siapa pun yang sedang berjuang meraih mimpi. Dan buat teman-teman yang pernah merasa dipaksa atau nggak didengar, semoga kalian bisa lebih dekat sama orang tua dan berani bilang apa yang kalian mau untuk masa depan kalian. Keluarga harusnya jadi support system, bukan sumber tekanan,” ujar Zara dengan penuh haru.

Salah satu momen yang paling membekas adalah penampilan Jasmine Nadya yang membawakan lagu OST Bertaut Rindu berjudul “Seiring”, yang turut mengiringi emosi penonton sepanjang malam. Lagu ini menjadi jembatan antara cerita Jovanka dan Magnus dengan para penonton yang mungkin sedang, atau pernah, menghadapi konflik serupa dalam hidupnya.

Tak hanya itu, dalam acara ini juga dihadirkan Mading Surat untuk Diriku di Masa Lalu, berupa kumpulan pesan dari para penonton yang ditampilkan sebagai instalasi emosi bersama. Serta Puisi on The Spot bersama penyair muda Hamzah Muhammad yang merupakan sebuah sesi spontan yang menghadirkan puisi dari emosi yang tertangkap di malam premiere.

Film Bertaut Rindu akan tayang secara luas di bioskop mulai 31 Juli 2025. Dengan cerita yang dekat, menyentuh, dan relevan dengan dinamika hubungan orang tua dan anak, film ini menjadi ajakan bagi seluruh keluarga untuk saling mendengar dan memahami, serta menjadi support system terkuat.

Gugat PT Berau Coal, Petani Tumbit Melayu Cari Keadilan hingga ke Jakarta

0

redaksi.co | Jakarta, 24 Juli 2025 – Perseteruan panjang terkait kepemilikan lahan kembali mencuat ke publik. Kali ini, kelompok tani dari Desa Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menggugat PT Berau Coal atas lahan garapan yang mereka kelola sejak tahun 2000. Merasa diperlakukan tidak adil, para petani menempuh jalur hukum dan kini melanjutkan perjuangan mereka hingga ke Ibu Kota.

Lahan seluas puluhan hektare yang disengketakan telah ditanami berbagai komoditas produktif seperti kopi, durian, dan nangka. Bahkan, beberapa pondok pertanian telah berdiri di atasnya sebagai bagian dari kegiatan agrikultur yang dikelola secara swadaya oleh Kelompok Tani Usaha Bersama.

Dalam pernyataannya, Ketua Kelompok Tani mengatakan bahwa mereka memiliki dasar kepemilikan yang sah berupa Surat Keterangan Kepemilikan Tanah yang diterbitkan oleh pemerintah kampung pada Juli 2000. Surat tersebut ditandatangani oleh Kepala Kampung saat itu, M. Djahri U., dan Ketua RT.05 Dusun Mera’ang, serta disaksikan oleh dua warga setempat.

Namun, gugatan perdata dengan nomor perkara 43/Pdt.Sus-LH/2024/PN.Tnr yang diajukan oleh kelompok tani ditolak oleh Pengadilan Negeri Tanjung Redeb pada 14 Mei 2025. Putusan ini memicu reaksi keras dari pihak penggugat, yang menilai majelis hakim mengabaikan bukti-bukti autentik yang mereka ajukan.

“Kami sangat kecewa dengan putusan hakim. Bukti-bukti kami tidak dipertimbangkan, sementara data dari pihak perusahaan justru dijadikan dasar putusan, padahal kami menduga kuat dokumen mereka tidak sah,” ujar M. Rafik, juru bicara kelompok tani, saat menyampaikan orasi di depan kantor Badan Pengawasan Mahkamah Agung, Jakarta.

Langkah ke Jakarta ini menjadi bentuk eskalasi perjuangan para petani yang menolak tunduk pada keputusan yang mereka anggap tidak berpihak pada keadilan. Mereka berharap laporan ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung dapat membuka kembali jalan untuk memeriksa ulang kejanggalan-kejanggalan dalam proses hukum sebelumnya.

Kasus ini menyita perhatian berbagai pihak, termasuk aktivis agraria dan lembaga masyarakat sipil yang turut memantau perkembangan sengketa ini. Kelompok Tani Usaha Bersama menyatakan bahwa perjuangan mereka bukan semata untuk mempertahankan tanah, tetapi juga untuk membela prinsip keadilan dan keberlangsungan hidup ratusan kepala keluarga yang menggantungkan hidup dari lahan tersebut.

Dalam waktu dekat, kelompok tani berencana menggandeng kuasa hukum baru dan mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK) sebagai bagian dari strategi hukum lanjutan.

Pemkab Aceh Barat Berharap Beras SPHP Di Salurkan Tepat Sasaran

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat berharap program penyaluran beras bantuan pangan dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilaksanakan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Aceh Barat melalui Asisten I Setdakab Aceh Barat, Irfan Murdani saat menghadiri kegiatan penyaluran beras bantuan pangan dan beras SPHP oleh Perum Bulog secara hybrid di Koramil 07 Johan Pahlawan pada Kamis , 24/7/2025.

“Harapan kita agar program ini bisa tersalurkan dengan baik terutama bagi warga penerima yang berhak. Karena kalau kita lihat ini programnya lebih kepada penanggulangan kemiskinan,” kata Irfan.

Sehingga yang menerima beras bantuan pangan dan beras SPHP Bulog tersebut kata Irfan harus masyarakat Aceh Barat yang betul – betul layak menerima dan masuk dalam kategori miskin.

“Kita juga mengucapkan terimakasih kepada Bulog selaku penyelenggara dan juga pihak TNI yang telah bersinergi dalam mensukseskan kegiatan ini, kedepan insyaallah kita akan meneruskannya,” katanya.

Irfan juga menyebutkan bahwa, kedepan kegiatan atau program penyaluran beras bantuan dan beras SPHP tersebut akan dilaksanakan di wilayah kecamatan lainnya di Aceh Barat secara bergiliran ****

Pawai HUT Kemerdekaan RI ke 80 di Kota Padangsidimpuan Ditiadakan

0

REDAKSI.CO – Padangsidimpuan Pawai Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 di Kota Padangsidimpuan telah ditiadakan. Keputusan ini diambil oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang mengedepankan efisiensi anggaran.

Berdasarkan surat pemberitahuan Walikota Padangsidimpuan Nomor : 400.14.1.1/2158/2025 dengan hal Pemberitahuan yang  dituju kepada Kacabdis Pendidikan Wilayah agar menyampaikan, kepada seluruh sekolah yang ada di Kota Padangsidimpuan bahwa, Peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025 dan Perayaan  HUT Pemko Padangsidimpuan ke-24 tahun hanya melaksanakan kegiatan seremonial tanpa ada perayaan pawai, deville dan drumband.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padangsidimpuan Nurcahyo Budi Susetyo kepada wartawan membenarkan surat pemberitahuan Walikota Padangsidimpuan terkait ditiadakannya pawai HUT RI dan HUT Pemko ke 24 tersebut.

Apakah OPD juga tidak diperbolehkan melakukan kegiatan atau perlombaan dalam menyambut perayaan HUT RI? “Anggaran OPD juga sudah tidak ada lagi untuk kegiatan itu,” ungkap Nurcahyo.

Secara terpisah, Ketua Persatuan Drumband Indonesia Kota Padangsidimpuan Roni Syahputra Siregar mengaku sedih sekaligus kecewa dengan keputusan itu.

“Kita tidak dapat berbuat banyak. Namun, tetap berharap kepada Allah SWT memberikan yang terbaik, meski banyak anak-anak yang merasa sedih dan kecewa karena sudah mematangkan persiapan untuk hari kemerdekaan,” kata Roni, yang juga pemerhati seni budaya Angkola.

Kendati demikian, kata Roni, sampai saat ini tidak ada upaya Pemko mengajak PDBI sebagai induk organisasi drumband di Padangsidimpuan untuk duduk bersama mencari solusi atas kebijakan itu.

“Saya tetap berharap kepada pemerintah ada solusi terbaik, kiranya ada upaya maksimal setidaknya mengurangi rasa sedih dan kekecewaan dari insan drumband dan MB di Kota Padangsidimpuan,” ungkapnya.

“Banyak orangtua yang menghubungi dan menjumpai saya, berharap agar ada solusi. Setidaknya anak-anak ada wadah untuk tampil dengan mengurangi rasa kecewa insan drumband di Padangsidimpuan. Kalau dari PDBI tidak dapat berbuat banyak, karena keterbatasan anggaran yang berada di bawah naungan KONI serta harus mengikuti Instruksi Presiden sebagai pucuk pimpinan di negeri ini,” tambahnya.

Sampai saat ini, kata Roni, pihaknya belum berkoordinasi dengan pemerintah. Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala Dinas Pendidikan dan akan berusaha mengupayakan solusi terbaik.

“Kedepannya kami berharap Pemerintah berkenan mengajak kami duduk bersama untuk sebuah solusi dan rencana terbaik terkait drumband dan marching band di Kota Padangsidimpuan, yang notabene drumband dan marching band dari Kota Padangsidimpuan telah berulangkali menjuarai event di tingkat regional maupun nasional meski jarang diperhatikan,” pungkasnya. (E.R)

Pelajar SMA/SMK Se-Kota Palembang Ikuti Sosialisasi P4GN Yang di Gelar Kesbangpol Kota Palembang

0

Redaksi.co | Palembang, – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palembang menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (PRGN) dengan tema “P4GN Tanggung Jawab Bersama Dari Kita Oleh Kita Untuk Masa Depan Kita” kegiatan sosialisasi P4GN di laksanakan di Aula Kantor Kesbangpol Kota Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (24/07/25).

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Rudi Indawan, SH.,M.Kn Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang yang di Wakili oleh H. Irwantono, S.Ag.,MM Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Ormas (Ekososbud) Kesbangpol Kota Palembang, Suprapti, SE.,M.Si Analisis Ormas Kesbangpol Kota Palembang, Kartika Puspita Sari, SH Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNP Provinsi Sumatera Selatan (Narasumber), Dr Budi Santoso dari Akademisi (Narasumber), 10 Perwakilan SMA/SMK Se-Kota Palembang.

Acara dibuka secara resmi oleh H.Irwantono, S.Ag.,MM Kepala Bidang Ekososbud Kesbangpol Kota Palembang mengatakan dalam sambutannya, tujuan di adakannya kegiatan sosialisasi P4GN ini sebagai edukasi bagi para pelajar untuk menjauhi Narkoba dan jangan sampai mencoba – coba karena akan merusak pikiran dan mental kita.

“Kegiatan Sosialisasi Pecegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini di hadiri perwakilan 10 SMA/SMK Se-Kota Palembang dengan mengambil tema “P4GN Tanggung Jawab Bersama Dari Kita Oleh Kita Untuk Masa Depan Kita”,”ujarnya.

“Kita juga harus bersama-sama mengedukasi tentang bahaya narkoba jangan sampai generasi kita rusak, merusak pikiran dan mental kita,”tambahnya.

Dan,”berharap agar sosialisasi P4GN dapat di Implementasikan oleh para pelajar yang ada di Kota Palembang, untuk menjauhi narkoba tersebut ,”pungkasnya.

Ditempat yang sama, Ade Rezky Perwakilan dari SMA 11 Palembang mengatakan Kegiatan sosialisasi P4GN ini sangat positip sekali terutama bagi kami para pelajar yang ada di Kota Palembang.

“Jauhi Narkoba, karena narkoba sangat berbahaya bagi kita dan juga merusak tubuh kita,”pungkas Ade Rezky.

Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil Kukuhkan Panitia HUT RI Ke 80

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Aceh Barat resmi dikukuhkan oleh Bupati Aceh Barat yang diwakili Wakil Bupati Said Fadheil, SH. Pengukuhan berlangsung di Aula Teuku Umar Bappeda Aceh Barat, Rabu 24/7/2025

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni rutin tahunan, tetapi momentum berharga untuk merefleksikan semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi meraih kemerdekaan bangsa.

“Momentum ini harus kita maknai sebagai refleksi untuk membangkitkan semangat gotong royong, mempererat persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah dan negara,” ujar Said Fadheil.

Untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan HUT RI ke-80, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menetapkan panitia pelaksana melalui Keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 436 Tahun 2025. Panitia ini akan bekerja mempersiapkan berbagai kegiatan, mulai dari pengibaran bendera, perlombaan rakyat, pawai, hingga malam resepsi kenegaraan.

Said Fadheil juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, SKPK, TNI-POLRI, serta pihak swasta agar mendukung penuh dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan kantor, rumah, hingga menghias gapura dan memasang umbul-umbul di setiap sudut desa dan kota.

“Semangat kemerdekaan harus kita rasakan bersama, bukan hanya di pusat kota tetapi juga hingga ke pelosok gampong. Kebersamaan inilah yang akan membuat perayaan HUT RI ke-80 semakin semarak dan bermakna,” pungkasnya ****

Jelang HUT RI ke 80,Wabup Aceh Barat Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih di Setiap Pelosok

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera Merah Putih serentak di lingkungan masing-masing.

Ajakan tersebut disampaikan Said Fadheil saat mengukuhkan panitia penyelenggara peringatan HUT RI ke-80 tingkat Kabupaten Aceh Barat yang berlangsung di Aula Teuku Umar Bappeda, Kamis (24/7/2025).

Said menegaskan pentingnya semangat nasionalisme dan kebersamaan seluruh masyarakat untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh suka cita. Ia menghimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur TNI-POLRI, hingga masyarakat di pelosok desa agar memasang bendera Merah Putih di kantor, rumah, maupun halaman.

Selain pengibaran bendera, masyarakat juga diimbau menghias lingkungan dengan gapura, umbul-umbul, dan atribut kemerdekaan lainnya sebagai wujud kecintaan pada tanah air.

“Semangat kemerdekaan ini harus kita jaga bersama. Mari kita tunjukkan rasa syukur kita atas perjuangan para pahlawan dengan meriahkan lingkungan sekitar. Mulai dari memasang bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga membuat gapura yang kreatif,” ujarnya.

Ia berharap momentum peringatan 80 tahun Indonesia merdeka menjadi okpemicu semangat untuk membangun Aceh Barat yang maju dan sejahtera.

Dengan persiapan matang dan semangat gotong royong, peringatan HUT RI ke-80 di Aceh Barat diharapkan menjadi momen kebersamaan yang membanggakan bagi seluruh lapisan masyarakat, pungkas said ****

Polri Bongkar Skandal Beras Premium Ilegal Ribuan Kilogram Tak Sesuai Standar

0

Polri Bongkar Skandal Beras Premium Ilegal Ribuan Kilogram Tak Sesuai Standar

Redaksi.co, Jakarta 24 Juli 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap praktik produksi dan distribusi beras premium ilegal dalam skala besar. Pengungkapan ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, dan menjadi perhatian publik luas.

Kasus ini bermula dari laporan laboratorium yang menemukan bahwa sejumlah produk beras premium yang beredar di pasaran tidak sesuai dengan informasi yang tertera pada label kemasan. Temuan ini memicu penyelidikan mendalam oleh tim Bareskrim, yang akhirnya mengungkap fakta mengejutkan: beras diproduksi dengan metode campuran tradisional dan modern, namun diberi label “premium” tanpa memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sebagai tindak lanjut, polisi menyegel sejumlah lokasi produksi dan gudang penyimpanan di Jakarta Timur, Jawa Barat, dan Serang. Tiga perusahaan besar yang terlibat adalah PT PPM, PT RS, dan PT USG, dengan merek-merek seperti “Sentra”, “Cerita Anak”, dan “Sentra Rambut Merah”. Dari operasi gabungan ini, sebanyak 39.360 kilogram beras dalam kemasan 5 kg dan 2,5 kg berhasil disita sebagai barang bukti.

“Dari hasil uji laboratorium, kelima merek tidak memenuhi standar mutu nasional sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Konsumen,” ungkap Dittipideksus dalam konferensi pers di Bareskrim. Hingga saat ini, 14 saksi telah diperiksa, termasuk ahli laboratorium, konsumen, hingga pejabat dari Kementerian Pertanian.

Para pelaku disinyalir melanggar Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan terancam hukuman penjara hingga lima tahun serta denda Rp2 miliar. Lebih jauh lagi, perkara ini juga ditelusuri dalam kaitannya dengan pelanggaran Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Polri menegaskan bahwa penindakan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari stabilitas nasional. “Kami akan terus menelusuri rantai distribusi hingga ke akar-akarnya, termasuk kemungkinan keterlibatan merek lain,” ujar juru bicara Bareskrim.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam memilih produk beras, dengan memeriksa label kemasan dan memastikan kesesuaian dengan SNI. Bareskrim juga memberikan kesempatan kepada pedagang yang tidak mengetahui adanya pelanggaran untuk mengembalikan produk serta menerima arahan lanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen membangun ekosistem pangan yang sehat dan adil, sekaligus memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

.Tak hanya itu, sebanyak 14 saksi telah diperiksa, termasuk ahli laboratorium, konsumen, serta pejabat dari Kementerian Pertanian. Pemeriksaan laboratorium memastikan bahwa lima merek beras premium yang beredar di pasaran tidak memenuhi ketentuan mutu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Pelabelan premium yang tidak sesuai ini adalah bentuk pemalsuan mutu yang menyesatkan konsumen,” ujar juru bicara Polri. Para pelaku terancam sanksi pidana hingga 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp2 miliar. Bahkan, penyelidikan kini berkembang ke potensi pelanggaran dalam Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kementerian Pertanian turut ambil bagian dalam pengujian kandungan beras dan menemukan bahwa kelima merek tersebut memang tidak layak menyandang status “premium”. Sementara proses hukum masih berjalan, penetapan tersangka tinggal menunggu kelengkapan bukti, termasuk dokumen sertifikasi, SOP perusahaan, dan distribusi.

Polri menegaskan komitmennya menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peredaran beras ilegal. “Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada perlindungan konsumen dan ketahanan pangan sebagai bagian dari pertahanan nasional,” tegas juru bicara.

Masyarakat pun diminta lebih berhati-hati dalam membeli produk beras dan memastikan label serta kualitas sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Kepolisian juga membuka jalur komunikasi untuk para pedagang dan distributor yang merasa menjadi korban dan ingin mengembalikan produk.

Dalam upaya menjaga ekosistem pangan yang sehat dan adil, pengawasan harga eceran tertinggi (HET) kini diperketat, dengan instruksi khusus kepada kepala daerah agar turut mengawasi mutu dan distribusi pangan di daerah masing-masing.
Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045, di mana integritas, kualitas, dan keadilan dalam sektor pangan menjadi prioritas utama.

BEM Nusantara Jatim Kecam Keras Pemerasan Berkedok Aktivis: Desak Polisi Bertindak Tegas

0

Surabaya, redaksi.co – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Timur mengecam keras aksi pemerasan yang dilakukan oleh dua orang oknum berinisial SH dan SF yang mengaku sebagai aktivis mahasiswa. Keduanya ditangkap Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, di kawasan Prapen, Surabaya.

Kedua tersangka diduga memeras Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dengan meminta uang Rp 50 juta, disertai ancaman akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran jika tuntutan tidak dipenuhi. Rencana aksi dengan 200 massa bahkan telah dilayangkan lewat surat resmi dengan titik kumpul di Taman Apsari dan tujuan aksi di depan Kantor Dinas Pendidikan Jatim.

Koordinator BEM Nusantara Jatim, Helvin Rosiyanda Putra, menegaskan:

“Tindakan ini tidak mencerminkan gerakan mahasiswa. Ini kriminal murni yang mencemari perjuangan kolektif kami. Kami minta kepolisian bertindak tegas tanpa kompromi.

Ironisnya, informasi yang dihimpun menyebut SH dan SF bukan pertama kali melakukan modus seperti ini. Mereka diduga kerap menekan OPD di lingkungan Pemprov Jatim dengan mengatasnamakan gerakan mahasiswa demi keuntungan pribadi.

BEM Nusantara Jatim menyerukan kepada seluruh elemen mahasiswa agar waspada terhadap praktik-praktik kotor semacam ini, dan tidak membiarkan gerakan mahasiswa dimanfaatkan oleh oknum yang haus kekuasaan dan uang.

“Kami mendukung penuh aparat hukum untuk memproses kasus ini sampai tuntas dan memberi efek jera. Citra mahasiswa harus dibersihkan dari parasit-parasit semacam ini,” tutup Helvin (As)

*Polda Maluku Utara Perkuat Keimanan Personel Lewat Kegiatan Binrohtal*

0

REDAKSI.CO – Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel di lingkungan Polda Maluku Utara, bertempat di Masjid Nurul Huda Polda Maluku Utara. Kamis, (24/7).

Kegiatan Binrohtal ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk membentuk karakter personel Polri yang berakhlak mulia, profesional, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Seluruh personel Polda Maluku Utara dan casis Polda Maluku Utara hadir mengikuti kegiatan ini dengan khidmat dan penuh semangat.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dalam pembinaan kepribadian anggota Polri.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, serta menjaga integritas dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Binrohtal kali ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, serta doa bersama guna memperkuat mental dan spiritual para anggota.

Polda Maluku Utara terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang religius dan berintegritas tinggi dalam rangka mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.