Beranda blog Halaman 247

Kepuasan Publik Mudik Lebaran 2026 Tembus 85,3 Persen, Bukti Kolaborasi Sistem yang Berhasil

0

Jakarta , Redaksi.Co– Tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 tercatat sangat tinggi. Survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa 85,3 persen masyarakat menyatakan puas terhadap pelaksanaan mudik tahun ini.

Pendiri sekaligus peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan di kalangan pemudik bahkan lebih tinggi, yakni mencapai 85,3 persen. Angka ini mencerminkan penilaian positif masyarakat terhadap berbagai aspek penyelenggaraan mudik, mulai dari kelancaran hingga faktor keselamatan.

Selain itu, sebanyak 79,8 persen responden menyatakan setuju bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik mengalami penurunan, baik untuk kategori ringan maupun fatal. Hal ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap sistem keselamatan selama arus mudik berlangsung.

Pengamat sosial dan akademisi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, menilai bahwa penurunan angka kecelakaan tersebut merupakan hasil dari bekerjanya ekosistem keselamatan yang terkoordinasi dengan baik.

“Penurunan angka kecelakaan lalu lintas merupakan hasil dari bekerjanya ekosistem keselamatan yang terkoordinasi. Ini tidak hanya bergantung pada satu atau dua aktor, tetapi merupakan desain sistem yang saling mendukung,” ujar Devie.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap keberhasilan tersebut. Pertama, kebijakan dan infrastruktur yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti Polri, Kementerian Perhubungan, serta institusi terkait lainnya. Upaya seperti rekayasa lalu lintas, penguatan pengawasan berbasis teknologi seperti ETLE, hingga perbaikan sistem transportasi menjadi bagian penting dalam menciptakan perjalanan yang lebih aman.

Faktor kedua adalah kehadiran negara secara langsung di lapangan melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kehadiran petugas di berbagai titik strategis, termasuk pos-pos pengamanan di sepanjang jalur mudik, dinilai mampu meningkatkan rasa aman sekaligus kewaspadaan masyarakat.

“Ketika masyarakat melihat kehadiran petugas secara nyata di lapangan, itu meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, menurunkan potensi pelanggaran, dan yang paling penting memberikan rasa aman bahwa negara hadir,” jelasnya.

Sementara itu, faktor ketiga adalah meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Menurut Devie, kesadaran kolektif ini menjadi elemen penting yang melengkapi kebijakan dan kehadiran negara.

Ia juga menilai positif pemanfaatan teknologi oleh Polri dalam menyediakan informasi secara real time kepada masyarakat selama periode mudik. Informasi tersebut membantu masyarakat dalam mengambil keputusan perjalanan yang lebih aman dan efisien.

“Keselamatan dan kelancaran mudik bukan hanya hasil kerja negara, tetapi juga gotong royong antara kebijakan yang tepat, kehadiran negara di lapangan, serta kesadaran masyarakat,” pungkas Devie.

*Polda Metro Jaya Berbagi di Jumat Peduli, Ojol hingga Pekerja Harian Terima Sembako*

0

Jakarta , Redaksi.Co- Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jumat Peduli dengan membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada pengemudi ojek online dan pekerja harian lepas yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari bekerja di lapangan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kehadiran bantuan sosial tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan program Jumat Peduli merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang manfaatnya bisa langsung dirasakan.

“Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk berbagi serta memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita,” ujar Kabidhumas.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan, informasi, atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas di wilayahnya.

Inspektorat Aceh Barat Panggil 49 Keuchik Yang Bermasalah Dalam Pengelolaan Dana Desa Tahun 2022 – 2025

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka proses tindak lanjut hasil Audit Inspektorat Aceh Barat terhadap 49 Gampong yang bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa dari Tahun 2022-2025, tim Inspektorat memanggil para Keuchik dan Aparatur Gampong ke untuk menyerahkan bukti tindak lanjut berupa print out rekening koran .

Inspektur Aceh Barat Zakaria melalui
Inspektur Pembantu Wilayah II Doni Yuliansyah mengatakan, dalam proses tindak lanjut tersebut tim Inspektorat menemukan satu rekening koran dan bukti setoran senilai Rp.182.000.000 yang diduga dipalsukan oleh oknum mantan bendahara salah satu desa di Kecamatan Panton Reu

“Kejadian berawal ketika pada hari itu oknum bendahara membawa bukti setoran dan print out rekening koran ke kantor Inspektorat dan diterima oleh tim tindak lanjut inspektorat atas temuan yang menjadi tanggung jawab mantan bendahara, selanjutnya tim memverifikasi terhadap kedua dokumen tindak lanjut tersebut namun tim inspektorat meragukan terhadap dokumen yang diberikan karena tidak divalidasi oleh bank,” kata Doni.

Untuk membuktikan keaslian dokumen, tim meminta kembali rekening koran dan bukti setoran melalui Keuchik, ternyata setelah dokumen dikirim oleh Keuchik dan diverifikasi kembali oleh tim inspektorat terbukti bahwa terdapat perbedaan antara print out Rekening Koran dan bukti setoran yang diberikan oleh oknum mantan bendahara dengan yang diberikan oleh Keuchik.

“Dimana dokumen yang diberikan oleh Keuchik telah divalidasi oleh pihak bank sementara yang diberikan oleh mantan bendahara belum divalidasi oleh bank dan pada rekening koran yang diberikan oleh Keuchik tidak terdapat bukti transaksi uang masuk sebagaimana bukti setoran yang diberikan oleh bendahara,” katanya.

Untuk membuktikan keabsahan kedua dukumen tersebut tim inspektorat menghubungi salah satu bank daerah di Meulaboh dan diperoleh informasi bahwa rekening koran dan bukti setoran yang benar adalah yang dikirimkan oleh Keuchik.

“Selanjutnya keesokan harinya tim Inspektorat memanggil kembali oknum bendahara untuk mempertanyakan kenapa bukti setoran dan rekening koran yang diberikan kepada tim dipalsukan, dan oknum bendahara menyatakan bahwa tindakan itu ia lakukan karena kondisi yang memaksa apalagi masalah ini telah diketahui oleh keluarga besarnya,” ujar Doni.
 
“Kemudian tim inspektorat memperingatkan kepada yang bersangkutan agar tidak mengulangi perbuatannya kedepan dan tim inspektorat juga meminta kepada semua Keuchik dan Bendahara di Kabupaten Aceh Barat agar tidak melakukan pemalsuan dokumen dalam proses tindak lanjut temuan dan memperingatkan  kepada semua Keuchik dan bendahara agar dana setoran yang sudah di setor tidak ditarik kembali sebelum dianggarkan dalam APBG-P Tahun 2026,” ujarnya ****

Inspektorat Aceh Barat Panggil 49 Keuchik Yang Bermasalah Dalam Pengelolaan Dana Desa Sejak Tahun 20222-2025

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka proses tindak lanjut hasil Audit Inspektorat Aceh Barat terhadap 49 Gampong yang bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa dari Tahun 2022-2025, tim Inspektorat memanggil para Keuchik dan Aparatur Gampong ke untuk menyerahkan bukti tindak lanjut berupa print out rekening koran .

Inspektur Aceh Barat Zakaria melalui
Inspektur Pembantu Wilayah II Doni Yuliansyah mengatakan, dalam proses tindak lanjut tersebut tim Inspektorat menemukan satu rekening koran dan bukti setoran senilai Rp.182.000.000 yang diduga dipalsukan oleh oknum mantan bendahara salah satu desa di Kecamatan Panton Reu

“Kejadian berawal ketika pada hari itu oknum bendahara membawa bukti setoran dan print out rekening koran ke kantor Inspektorat dan diterima oleh tim tindak lanjut inspektorat atas temuan yang menjadi tanggung jawab mantan bendahara, selanjutnya tim memverifikasi terhadap kedua dokumen tindak lanjut tersebut namun tim inspektorat meragukan terhadap dokumen yang diberikan karena tidak divalidasi oleh bank,” kata Doni.

Untuk membuktikan keaslian dokumen, tim meminta kembali rekening koran dan bukti setoran melalui Keuchik, ternyata setelah dokumen dikirim oleh Keuchik dan diverifikasi kembali oleh tim inspektorat terbukti bahwa terdapat perbedaan antara print out Rekening Koran dan bukti setoran yang diberikan oleh oknum mantan bendahara dengan yang diberikan oleh Keuchik.

“Dimana dokumen yang diberikan oleh Keuchik telah divalidasi oleh pihak bank sementara yang diberikan oleh mantan bendahara belum divalidasi oleh bank dan pada rekening koran yang diberikan oleh Keuchik tidak terdapat bukti transaksi uang masuk sebagaimana bukti setoran yang diberikan oleh bendahara,” katanya.

Untuk membuktikan keabsahan kedua dukumen tersebut tim inspektorat menghubungi salah satu bank daerah di Meulaboh dan diperoleh informasi bahwa rekening koran dan bukti setoran yang benar adalah yang dikirimkan oleh Keuchik.

“Selanjutnya keesokan harinya tim Inspektorat memanggil kembali oknum bendahara untuk mempertanyakan kenapa bukti setoran dan rekening koran yang diberikan kepada tim dipalsukan, dan oknum bendahara menyatakan bahwa tindakan itu ia lakukan karena kondisi yang memaksa apalagi masalah ini telah diketahui oleh keluarga besarnya,” ujar Doni.
 
“Kemudian tim inspektorat memperingatkan kepada yang bersangkutan agar tidak mengulangi perbuatannya kedepan dan tim inspektorat juga meminta kepada semua Keuchik dan Bendahara di Kabupaten Aceh Barat agar tidak melakukan pemalsuan dokumen dalam proses tindak lanjut temuan dan memperingatkan  kepada semua Keuchik dan bendahara agar dana setoran yang sudah di setor tidak ditarik kembali sebelum dianggarkan dalam APBG-P Tahun 2026,” ujarnya *

Dari Fans Jadi Cinta Rahasia: Shaka Oh Shaka Sajikan Romansa di Balik Gemerlap Panggung

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Rabu (8/4/2026)
Industri film Tanah Air kembali menghadirkan warna baru lewat film Shaka Oh Shaka, produksi Starvision yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 7 Mei 2026. Mengusung genre drama romantis, film ini menawarkan kisah yang dekat dengan realita generasi muda, khususnya tentang batas tipis antara kekaguman dan cinta.

Disutradarai oleh Dinna Jasanti dan ditulis oleh Rino Sarjono, film ini diproduseri oleh Chand Parwez Servia—nama yang telah dikenal konsisten menghadirkan karya berkualitas di perfilman Indonesia,Setelah sukses dengan film keluarga di musim Lebaran, tim ini kini beralih mengeksplorasi dinamika hubungan personal di tengah sorotan publik.

Shaka Oh Shaka mengisahkan Ocel, seorang mahasiswi biasa yang tanpa sengaja terhubung dengan idolanya, Shaka—seorang musisi yang tengah berada di puncak popularitas, Pertemuan keduanya menjadi titik awal hubungan yang tak biasa: hangat, penuh harapan, namun juga sarat tekanan.

Alih-alih menghadirkan romansa klise, film ini justru menyelami sisi rapuh dari hubungan yang harus disembunyikan,Ocel dihadapkan pada kenyataan pahit sebagai sosok yang tak bisa diakui secara terbuka, sementara Shaka bergulat dengan tuntutan karier dan ekspektasi publik yang terus membayangi kehidupan pribadinya.

Konflik yang dibangun tidak hanya soal cinta, tetapi juga tentang identitas, ambisi, dan batas pengorbanan, Ketika hubungan mulai kehilangan keseimbangan, keduanya dipaksa memilih antara mempertahankan perasaan atau melepaskan demi masa depan masing-masing.

Dari sisi musikalitas, film ini tampil kuat dengan balutan lagu-lagu yang mendukung emosi cerita.

Aransemen ulang lagu legendaris “Melompat Lebih Tinggi” dipadukan dengan karya orisinal yang dibawakan langsung oleh pemeran utama, menghadirkan pengalaman sinematik yang lebih hidup, Dukungan dari musisi muda turut memperkaya nuansa film ini, menjadikannya tidak sekadar tontonan, tetapi juga pengalaman audio-visual yang menyatu.

Deretan pemain seperti Arla Ailani dan Kiesha Alvaro menjadi pusat cerita, didukung oleh nama-nama berpengalaman yang memperkuat karakter dalam film,Kehadiran para aktor lintas generasi memberikan kedalaman tersendiri pada setiap konflik yang disajikan.

Menurut sang produser, film ini terinspirasi dari mimpi sederhana yang pernah dimiliki banyak orang—mendekat pada sosok yang selama ini hanya bisa dikagumi dari kejauhan, Namun di balik mimpi tersebut, tersimpan realita yang tidak selalu seindah bayangan.

Sementara itu, sang sutradara menekankan bahwa Shaka Oh Shaka adalah cerita tentang proses bertumbuh, Bukan hanya tentang menemukan cinta, tetapi juga tentang memahami diri sendiri di tengah tekanan dan ekspektasi.

Diadaptasi dari novel populer karya Jocelyn Suherman, film ini hadir dengan pendekatan yang ringan namun tetap emosional, Sentuhan komedi yang diselipkan menjadi penyeimbang dari konflik yang intens, membuat film ini terasa hangat sekaligus relevan.

Dengan cerita yang kuat, pendekatan visual yang segar, serta musik yang melekat, Shaka Oh Shaka digadang-gadang menjadi salah satu film yang patut diperhitungkan di tahun 2026,Mulai 7 Mei mendatang penonton diajak menyaksikan kisah tentang cinta yang tak selalu bisa dimiliki, mimpi yang harus diperjuangkan, dan kenyataan yang tak selalu berpihak.

Sebuah perjalanan emosi yang siap meninggalkan kesan mendalam di layar lebar.

*Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian*

0

Jakarta, 10 April 2026, Redaksi.Co — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengakselerasi transformasi di bidang pendidikan melalui penguatan kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui kerja sama antara Polri dan Universitas Borobudur dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian, sebagai bagian dari upaya yang perlu segera diketahui masyarakat luas dalam mendukung Transformasi Polri.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa pembangunan pusat studi kepolisian merupakan bagian penting dari transformasi Polri yang adaptif dan terbuka terhadap kolaborasi akademik. Hal ini diungkapkan Wakapolri saat Rapat Analisa dan Evaluasi Quickwins jajaran Polri pada 9 April 2026 di Mabes Polri.

“Akselerasi transformasi di bidang pendidikan. Juga terima kasih kepada seluruh rekan-rekan jajaran yang sudah melaksanakan kegiatan PKS Pusat Studi Kepolisian di sembilan perguruan tinggi yang ada di wilayah. Kemudian enam pusat studi sudah kita dirikan di PTIK. Harapan kita, dari tambahan PKS beberapa Polda harus kita lakukan, karena ini bagian dari komunikasi akademik yang kita bangun terus dan networking. Ketika kita sudah bisa masuk ke daerah kampus, kemampuan-kemampuan kampus untuk berpikir kritis dapat memberikan saran dan masukan kepada kita. Kita terbuka dan komunikasi,” ujar Wakapolri.

“Kami sangat antusias dan mengapresiasi langkah terbuka Polri dalam memanfaatkan riset ilmiah kampus sebagai dasar kajian penyusunan program-program kepolisian ke depan. Kolaborasi ini menjadi ruang strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi nyata dalam mendukung kebijakan Polri yang berbasis data dan keilmuan,” ujar Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Faisal Santiago, S.H., M.M.

Secara nasional, penguatan kolaborasi Polri dengan dunia akademik terus berkembang signifikan, dengan capaian sebagai berikut:
• 77 Nota Kesepahaman (MoU) dengan kampus terkemuka di seluruh Indonesia;
• 25 universitas telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan telah meluncurkan Pusat Studi Kepolisian;
• 16 Pusat Studi Kepolisian dengan spesialisasi keilmuan telah dibentuk di STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

Pusat Studi Kepolisian ini menjadi pilar dalam mendukung pengembangan dan implementasi konsep Smart Policing, yang mencakup:
• Mengharmonikan dan menyatukan berbagai model pemolisian;
• Mampu memprediksi, menghadapi, hingga merehabilitasi permasalahan;
• Adaptif terhadap berbagai lingkungan sosial;
• Dapat diimplementasikan pada tingkat lokal, nasional hingga global;
• Mengatasi gangguan keteraturan sosial secara sistematis (by design);
• Menjawab tantangan keteraturan sosial di ruang digital/virtual;
• Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik secara prima melalui one stop service;
• Bersifat prediktif, proaktif, dan problem solving;
• Mampu menjembatani berbagai situasi darurat (emergency) maupun kontijensi;
• Didukung oleh personel Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

Sebagai implementasi nyata di lapangan, Polres Metro Jakarta Timur bersama Universitas Borobudur telah melaksanakan langkah awal pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian.

Pada Selasa, 7 April 2026, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si. melaksanakan audiensi ke Universitas Borobudur guna membahas teknis pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Polda Metro Jaya dengan Universitas Borobudur terkait penyelenggaraan pusat studi tersebut.

Audiensi diisi dengan diskusi teknis mengenai implementasi kerja sama, mencakup pertukaran data, riset ilmiah, serta program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi Kasat Binmas dan perangkat Posko, sementara dari pihak kampus dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Syaiful, M.Si., serta Direktur Pascasarjana Prof. Faisal Santiago, S.H., M.M. selaku penanggung jawab Pusat Studi Kepolisian Universitas Borobudur, beserta jajaran terkait.

Melalui pertemuan tersebut, juga disepakati pendirian Posko Pusat Studi Kepolisian di lingkungan kampus Universitas Borobudur yang akan difungsikan sebagai sekretariat bersama dalam mendukung kegiatan riset, kajian, dan pengabdian masyarakat.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen Polri dalam menghadirkan institusi yang modern, terbuka, dan berbasis ilmu pengetahuan, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika sosial, sebagai bagian dari Transformasi Polri.

Pemkab Aceh Barat Resmi Menerapkan WFH Setiap Hari Jum’at Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 000.8.6.1/449 tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Jumat 10 April 2026

Penerapan SE tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan ASN dalam mendukung percepatan transformasi tata kelola pemerintahan.

Menariknya, pada hari pertama penerapan SE ini, Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM., bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, justru turun langsung ke lapangan. Mereka menggelar gotong royong bersama tim dan para ASN di sejumlah titik di kawasan Kota Meulaboh, jumaat, 9/4/2024

Tak hanya itu, dalam upaya menumbuhkan budaya kerja sehat dan efisien, Bupati Tarmizi dan para ASN terlihat menggunakan sepeda untuk menuju kantor. Tradisi bersepeda ini sekaligus menjadi simbol implementasi SE yang mendorong efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) serta gaya hidup ramah lingkungan.

Bupati Tarmizi mengatakan bahwa kebijakan ini diharapkan tidak hanya dipatuhi ASN, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor.
“Kita ingin menciptakan budaya kerja yang lebih efisien, sehat, dan adaptif. ASN harus menjadi contoh dalam transformasi perilaku, termasuk penghematan BBM dan penggunaan moda transportasi ramah lingkungan,” ujarnya.

Dengan diterapkannya WFH setiap Jumat, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap produktivitas tetap optimal, sekaligus menciptakan pola kerja yang modern dan selaras dengan arah kebijakan nasional ****

Polres Purworejo Dukung Program Kesehatan FK UNEJ, Siap Gandeng Pemda Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

0

ℙ𝕌ℝ𝕎𝕆ℝ𝔼𝕁𝕆 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) — Polres Purworejo menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditandai dengan kunjungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember dalam rangka koordinasi program operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Purworejo ini menjadi langkah awal sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat.

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan apresiasi atas inisiatif FK UNEJ dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan FK UNEJ. Program operasi bibir sumbing dan langit-langit ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan penanganan medis. Polres Purworejo siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan peran koordinatif dengan berbagai pihak guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami akan menggandeng Pemerintah Kabupaten Purworejo, Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, serta rumah sakit yang ada di wilayah Purworejo untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain kegiatan sosial, pertemuan ini juga membahas pengembangan SDM kesehatan, khususnya terkait program afirmasi pendidikan spesialis di bidang Ilmu Bedah dan Anestesi.

Polres Purworejo memandang program tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi anggota Polri yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang medis.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸: Bupati Purworejo Resmikan Kedai KWK: Ikon Kuliner Baru di Kemiri

Sementara itu, Mohamad Isriadi, Humas Universitas Jember yang sekaligus mewakili FK UNEJ menyampaikan, kunjungan ini tidak hanya berfokus pada koordinasi kegiatan bakti sosial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kiprah dan potensi institusi secara lebih luas.

“Kami hadir tidak hanya membawa program bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit, tetapi juga memperkenalkan Universitas Jember sebagai institusi yang terus berkembang dan berkomitmen dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa melalui Fakultas Kedokteran Universitas Jember, saat ini UNEJ telah membuka program pendidikan spesialis, khususnya Ilmu Bedah dan Anestesi, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan tenaga medis spesialis yang masih terbatas di Indonesia.

“Program ini menjadi salah satu unggulan kami. Oleh karena itu, kami merasa penting untuk menyampaikan informasi yang komprehensif kepada berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian, agar dapat terbangun kolaborasi yang kuat dalam mendukung pengembangan SDM kesehatan ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa UNEJ memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang dapat disinergikan dengan berbagai lembaga, termasuk Polri.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, tidak hanya tercipta kerjasama dalam kegiatan sosial, tetapi juga terbuka peluang kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan SDM, riset, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/𝕎𝕊)

𝕊𝕦𝕞𝕓𝕖𝕣: 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕠𝕣𝕖𝕛𝕠

*Seru Bertiga, Hemat Berlima! Ancol Hadirkan Promo Gila-Gilaan, Liburan Keluarga Makin Murah dan Berkesan”

0

Jakarta, Redaksi.Co – Kamis (9/4/2026)
Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang tengah merencanakan liburan seru bersama keluarga maupun sahabat, Kawasan wisata terpadu Ancol Taman Impian kembali menghadirkan program promo spesial yang sayang untuk dilewatkan.

Melalui paket hemat bertajuk “Seru Bertiga dan Hemat Berlima”, pengunjung kini bisa menikmati berbagai wahana favorit dengan harga jauh lebih terjangkau, tanpa mengurangi keseruan.

Untuk pecinta wahana ekstrem, promo Paket Bertiga di Dunia Fantasi (Dufan) menawarkan tiket masuk mulai dari Rp170.000 per orang, turun drastis dari harga normal Rp275.000. Tak hanya itu, pengunjung juga mendapatkan voucher makan senilai Rp20.000. Promo ini berlaku untuk pembelian minimal tiga tiket dan kelipatannya, dengan periode kunjungan 6 April hingga 31 Mei 2026.

Sementara itu, bagi keluarga yang ingin menikmati wisata edukatif dan santai, paket Berlima di Sea World Ancol hadir dengan harga mulai Rp95.000 per orang dari harga normal Rp120.000, lengkap dengan voucher makan Rp15.000. Penawaran ini berlaku dengan minimal pembelian lima tiket.

Tak kalah menarik, Samudra Ancol juga memberikan promo tiket mulai Rp90.000 per orang dari harga normal Rp110.000, plus voucher makan Rp15.000,Pengalaman melihat atraksi satwa laut yang menghibur pun kini semakin terjangkau.

Bagi pencinta wisata air, Atlantis Water Adventures menghadirkan paket serupa dengan harga Rp90.000 per orang, lengkap dengan voucher makan.

Wahana permainan air yang seru dan menyegarkan menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Tak ketinggalan, destinasi terbaru Jakarta Bird Land juga ikut meramaikan promo ini dengan harga spesial Rp55.000 per orang dari harga normal Rp60.000, ditambah voucher makan Rp15.000.

Seluruh promo Paket Berlima ini berlaku untuk minimal pembelian lima tiket dan kelipatannya, dengan periode kunjungan yang sama, yakni 6 April hingga 31 Mei 2026, serta periode pembelian mulai 1 April hingga 30 Mei 2026.

Program promo ini menjadi solusi ideal bagi keluarga yang ingin berlibur hemat tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan pengalaman.

Selain harga yang ramah di kantong, seluruh destinasi di kawasan Ancol dikenal ramah anak, aman, serta menawarkan beragam spot menarik yang cocok untuk semua usia.

Pengunjung disarankan untuk merencanakan kunjungan lebih awal dan melakukan pembelian tiket secara online melalui situs resmi www.ancol.com⁠� agar lebih praktis dan menghindari antrean.

Dengan berbagai pilihan destinasi dan penawaran menarik ini, Ancol kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata favorit yang selalu menghadirkan pengalaman liburan tak terlupakan.

*Aksi Organisasi Mahasiswa Islam di Jakpus Kondusif, Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral*

0

Jakarta, Redaksi.Co – Polda Metro Jaya mengedepankan pelayanan humanis saat mengawal aksi gabungan organisasi mahasiswa Islam di Silang Monas Jalan Merdeka Selatan, Kamis (9/4/2026). Sekitar 50 peserta aksi hadir dalam kegiatan itu dengan pengamanan 157 personel Polri.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan bukan semata menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di muka umum. Karena itu, personel di lapangan diarahkan mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan peserta aksi.

“Polda Metro Jaya hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Dalam setiap pengamanan aksi, kami menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pelayanan, pendekatan humanis, serta komunikasi yang baik dengan peserta aksi,” ungkapnya

Sebagai bentuk kepedulian, personel juga membagikan roti dan air mineral kemasan kepada massa dari Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya.

Perwakilan massa aksi sempat menyampaikan pernyataan kepada awak media. Setelah itu, kegiatan berakhir dan massa membubarkan diri dengan tertib.

ia menegaskan situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Ia juga mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban saat menyampaikan aspirasi. Bila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan laporan, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110.