Beranda blog Halaman 246

Tertawa di Balik Jeruji, Menyadari Luka Negeri: ‘Ghost in the Cell’ Jadi Satir Paling Berani Joko Anwar”

0

Jakarta, Redaksi.co – Kamis (9/4/2026)
Sineas visioner Joko Anwar kembali mengguncang jagat perfilman lewat karya terbarunya, Ghost in the Cell, sebuah film ke-12 yang memadukan horor, komedi, dan aksi dalam balutan kritik sosial yang tajam.

Diproduksi oleh Come and See Pictures, film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.

Tak sekadar hiburan, Ghost in the Cell menjadi refleksi berani atas wajah Indonesia hari ini.

Dengan pendekatan satir yang cerdas, film ini mengajak penonton tertawa—sekaligus merenung, “Situasi Indonesia sudah terlalu absurd, jadi filmnya juga harus bisa menangkap absurditas itu,” ungkap Joko Anwar dalam pernyataannya.

Film ini telah mencuri perhatian dunia sejak pemutaran perdananya di Berlinale 2026, Sambutan hangat dari penonton internasional membuktikan bahwa isu yang diangkat bersifat universal, Bahkan, hak distribusinya telah dibeli oleh 86 negara di berbagai benua—sebuah capaian luar biasa bagi film Indonesia,Sebelumnya pemutaran terbatas di 16 kota di Tanah Air juga sukses besar dengan tiket yang ludes terjual.

Mengangkat tema besar seperti korupsi sistemik, privilese kekuasaan, hingga krisis moral, Ghost in the Cell menyuguhkan cerita tentang para napi dan sipir yang terpaksa bersatu menghadapi “hantu” yang sesungguhnya—sebuah metafora tajam tentang musuh nyata dalam sistem yang rusak.

Produser Tia Hasibuan menegaskan bahwa meskipun berakar kuat pada realitas Indonesia, film ini memiliki resonansi global, “Penonton di Berlinale merasakan keresahan yang sama, Ini bukan hanya cerita Indonesia, tapi cerita dunia,” ujarnya.

Dari sisi akting, film ini menjadi panggung kolaborasi besar lintas generasi dan negara, Nama-nama besar seperti Abimana Aryasatya, Tora Sudiro, Lukman Sardi, Morgan Oey, hingga aktor Malaysia Bront Palarae turut meramaikan layar, Total 108 aktor terlibat dalam film ini, menciptakan ansambel megah yang jarang terjadi di perfilman nasional.

Abimana, yang memerankan tokoh Anggoro, mengungkapkan bahwa proses akting dalam film ini sangat kompleks, “Setiap adegan punya ‘beat’ yang berbeda—dari aksi, drama, hingga komedi, Kalau aktor tidak peka terhadap ritme ini, semuanya bisa berantakan, Tapi Joko sudah menyiapkan semuanya dengan sangat detail,” jelasnya.

Lebih dari sekadar film, Ghost in the Cell adalah pernyataan sikap,Joko Anwar menegaskan bahwa di tengah sistem yang kacau, harapan tetap ada, “Saya percaya masih ada sebagian masyarakat yang jujur dan berani bersuara,Semangat itu tidak akan mati,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang berani, visual yang kuat, serta narasi yang menggugah, Ghost in the Cell bukan hanya tontonan—melainkan cermin,Sebuah ajakan untuk tertawa, lalu tersadar: mungkin yang kita lihat di layar, adalah diri kita sendiri.

Jangan lewatkan Ghost in the Cell di bioskop mulai 16 April 2026, dan jadilah bagian dari suara yang tak pernah padam.

410 Siswa SMA Negeri 1 Mamuju Lulus, Prom Night “Renaiissance’26” Penuh Haru dan Elegansi

0
  1. Redaksi.co MAMUJU : Sebanyak 410 siswa SMA Negeri 1 Mamuju resmi dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2026 dalam malam puncak perpisahan bertajuk Prom Night “Renaiissance’26” yang digelar di Ballroom D’Hotel Maleo, Sabtu (11/4/2026) malam. Acara yang mengusung makna “kelahiran kembali” dalam bahasa Prancis ini berlangsung meriah sekaligus sarat pesan motivasi bagi para lulusan.

Mengusung tema renaissance, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru menuju jenjang kehidupan yang lebih tinggi. Suasana haru terasa sejak awal acara, dipadukan dengan dekorasi elegan bergaya ballroom Eropa serta penampilan siswa yang hadir dengan gaun dan jas formal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili Kepala Bidang SMA, Imran, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang dinilai berkelas. Ia menegaskan kelulusan 410 siswa ini merupakan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Ketua Komite SMA Negeri 1 Mamuju, Muhammad Yusuf, turut memberikan motivasi kepada para lulusan dengan menyampaikan filosofi khas Mamuju. Ia mengingatkan bahwa para siswa adalah generasi penerus daerah yang harus bangga terhadap identitasnya serta terus berjuang meraih masa depan. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga sikap, motivasi, dan kecerdasan emosional.

Kepala UPTD SMA Negeri 1 Mamuju, Hj. Halima, juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kelulusan seluruh siswa. Ia berpesan agar para lulusan menjaga nama baik almamater, terus belajar, serta menjadi agen perubahan di mana pun mereka berada.

Malam perpisahan semakin semarak dengan alunan musik, tarian perpisahan, serta kehadiran orang tua yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Banyak orang tua mengaku bangga melihat anak-anak mereka tampil percaya diri dan siap melangkah ke masa depan.

Dengan berakhirnya Prom Night “Renaiissance’26”, SMA Negeri 1 Mamuju resmi melepas 410 alumnusnya untuk melanjutkan perjalanan meraih cita-cita, sekaligus membawa nama baik Mamuju, Sulawesi Barat. (ZUL)

Bupati Dan Wakil Bupati Serta Yohanes Surya Tinjau Pelatihan Gasing, Siapkan Generasi Unggul Berhitung,

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Wakil Bupati Said Fadheil dan Yohanes Surya meninjau langsung pelaksanaan pelatihan metode Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing), Sabtu 11/4/2026

Pelatihan yang telah berlangsung sejak 6 April 2026 di Gedung BKPSDM Kompleks Dinas Pendidikan itu menjadi langkah strategis dalam mendorong perubahan cara belajar matematika di Aceh Barat, khususnya bagi para guru.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti hanya pada tahap pelatihan. Ia menargetkan ilmu yang diperoleh dapat segera menyebar luas kepada sedikitnya 280 guru di seluruh Aceh Barat.
“Proses ini jangan berhenti di sini. Dalam dua bulan ke depan, kita harapkan terjadi perubahan nyata, siswa Aceh Barat bisa berhitung dengan baik,” ujar Tarmizi.

Ia mengakui bahwa mengubah kebiasaan masyarakat bukan hal mudah. Selama ini, pola belajar anak masih kurang optimal, bahkan waktu luang lebih banyak dihabiskan untuk bermain gawai atau beristirahat tanpa aktivitas produktif.

“Ini fase yang berat, karena kita mengubah kebiasaan. Tapi ini adalah perjuangan pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi generasi kita,” tambahnya.

Tarmizi juga menyampaikan bahwa pertemuan dengan Prof. Yohanes Surya menjadi momentum penting dalam mewujudkan cita-cita Aceh Barat sebagai daerah yang maju dan terbaik di Aceh. Metode Gasing dinilai mampu menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
“Banyak daerah di Indonesia berharap program ini. Kita bersyukur Aceh Barat bisa lebih dulu menghadirkannya,” katanya.

Ia menekankan peran guru sebagai agen perubahan. Setelah pelatihan, para guru diharapkan menjadi contoh nyata di sekolah maupun di tengah masyarakat, sehingga perubahan pola belajar juga terjadi di lingkungan keluarga.

“Perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Apa yang dilakukan hari ini akan dilihat oleh masyarakat. Jadilah contoh yang baik, sehingga Aceh Barat benar-benar menjadi hebat,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat optimistis mampu mencetak generasi yang unggul, dengan target besar: seluruh anak di Aceh Barat mampu berhitung dengan baik dan percaya diri ****

Mutasi Kontroversial Kemenag Sulbar, Aktivis Tuding Nepotisme: “Meritokrasi Mati, Integritas Dipertaruhkan”

0

Redaksi.co SULBAR : Kebijakan mutasi di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat menuai sorotan tajam. Langkah yang seharusnya menjadi bagian dari penyegaran birokrasi justru dinilai sebagai praktik nepotisme yang mencederai prinsip meritokrasi dan integritas aparatur sipil negara.

Sorotan utama tertuju pada pelantikan kembali seorang pejabat yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene. Publik menilai keputusan tersebut kontroversial karena yang bersangkutan sebelumnya pernah dijatuhi sanksi disiplin berat berupa penurunan jabatan menjadi staf. Pengangkatan kembali ke posisi strategis ini dianggap menimbulkan pertanyaan serius terkait komitmen terhadap aturan birokrasi.

Sejumlah kalangan menilai kebijakan tersebut dapat melemahkan semangat profesionalisme ASN. Pasalnya, pegawai yang selama ini bekerja sesuai aturan dinilai tidak mendapatkan penghargaan yang sepadan, sementara pejabat dengan rekam jejak pelanggaran justru kembali memperoleh jabatan penting.

Aktivis Sulawesi Barat, Ahyar Anwar, menyebut kondisi ini sebagai preseden buruk bagi reformasi birokrasi. Ia menilai keputusan tersebut berpotensi merusak sistem yang seharusnya berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Apa yang terjadi di Kanwil Kemenag Sulbar hari ini adalah potret runtuhnya etika jabatan. Melantik kembali pejabat dengan rekam jejak sanksi disiplin berat ke posisi strategis adalah langkah mundur. Kami menduga ada faktor kedekatan atau pertimbangan lain di luar aturan. Jika dibiarkan, profesionalisme ASN di Sulbar akan tergerus,” tegasnya.

Selain itu, kebijakan mutasi tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat sistem merit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pengangkatan pejabat dengan riwayat pelanggaran disiplin tanpa proses pemulihan yang transparan dinilai berpotensi menimbulkan maladministrasi.

Menanggapi polemik tersebut, sejumlah pihak mendesak Kementerian Agama Republik Indonesia mengambil langkah tegas. Tuntutan yang mengemuka antara lain meminta penurunan tim investigasi dari Inspektorat Jenderal untuk memeriksa prosedur mutasi, evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai kontroversial, serta pembatalan pelantikan yang dianggap tidak sesuai regulasi.

Polemik ini semakin menguatkan kekhawatiran publik terhadap tata kelola sumber daya manusia di lingkungan Kemenag Sulawesi Barat. Banyak pihak menilai institusi yang seharusnya menjadi penjaga moral dan etika justru menghadapi ujian serius terkait transparansi dan akuntabilitas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kanwil Kemenag Sulawesi Barat terkait polemik mutasi tersebut. Namun desakan publik terus menguat agar persoalan ini segera ditangani demi menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat. (ZUL)

Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone Thermal dan Lakukan Penyisiran Intensif

0

Redaksi.co MAMUJU : Seorang remaja bernama Sakir (14), warga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, dilaporkan hilang di kawasan hutan sejak Minggu, 29 Maret 2026. Hingga Sabtu, 11 April 2026, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan yang terus menyisir area terakhir keberadaannya.

Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Mamuju, Sakir terakhir terlihat sekitar pukul 14.00 WITA di kebun milik orang tuanya. Setelah itu, ia tidak kembali ke rumah. Keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Peristiwa hilangnya remaja tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 05.00 WITA, KPP Mamuju menerima laporan resmi dari keluarga korban yang meminta bantuan operasi pencarian. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KPP Mamuju segera berkoordinasi dengan pelapor sebelum diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 05.20 WITA. Tim diperkirakan tiba sekitar pukul 06.31 WITA untuk memulai operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, yakni Rescuer KPP Mamuju, Polresta Mamuju, BPBD Mamuju, serta masyarakat setempat. Berbagai peralatan pendukung turut dikerahkan, mulai dari rescue truck, motor trail, drone thermal, perangkat navigasi dan komunikasi, hingga perlengkapan medis guna mempercepat proses pencarian.

Berdasarkan data awal, korban tercatat satu orang dalam kategori dalam pencarian (DP). Proses pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah hutan yang cukup menantang, serta cuaca yang dilaporkan berawan.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Pihak terkait menyatakan perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala seiring berlangsungnya operasi pencarian. (ZUL)

Dorong Olahraga Baru Mendunia, Gubernur Sulbar Terima IPF Mamuju, PICKLEBALL Siap Tembus Porprov!

0

Redaksi.co MAMUJU : Gelombang kebangkitan olahraga baru mulai terasa di Sulawesi Barat. Gubernur Sulbar, SDK, menerima audiensi jajaran Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kota Mamuju di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat malam (10/04/2026). Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pickleball siap naik kelas dan masuk panggung kompetisi resmi daerah.

Ketua IPF Mamuju, Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi faktor krusial dalam mempercepat popularitas olahraga yang memadukan unsur tenis, badminton, dan tenis meja tersebut. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan agar pickleball bisa dipertandingkan pada Porprov Sulbar mendatang.

Kami berharap dukungan penuh pemerintah agar olahraga asal Amerika Serikat ini dapat masuk sebagai cabang olahraga resmi di Porprov Sulbar, seperti yang telah dilakukan di provinsi tetangga,” tegasnya.

Pickleball kini mulai mencuri perhatian nasional. Olahraga ini telah diakui oleh KONI dan bahkan diperkenalkan dalam ajang PON Aceh-Sumut. Dengan peta persaingan yang masih terbuka, Sulbar dinilai punya peluang besar melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat internasional.

“Karena masih baru, semua daerah sedang belajar. Ini peluang emas bagi putra-putri Sulbar untuk langsung bersaing di level nasional bahkan dunia,” tambah Yusuf optimistis.

Sejak 2025, IPF Mamuju telah menggelar konsolidasi dan pertandingan persahabatan antar kabupaten di GOR Mamuju sebagai langkah awal memperkenalkan olahraga ini. Audiensi dengan gubernur diharapkan menjadi katalisator percepatan pembinaan atlet serta pembangunan ekosistem olahraga modern di Sulbar.

Menariknya, pada pagi harinya, Gubernur juga menyempatkan diri meninjau langsung atlet yang berlatih di Lapangan Achmad Kiran. Ia menyaksikan langsung antusiasme pemain yang mulai mempopulerkan olahraga baru tersebut.

Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gaya hidup sehat sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet Sulbar yang siap mengharumkan nama daerah di berbagai ajang bergengsi. (ZUL)

Sebut Penetapan Tersangka “Prematur”, Kuasa Hukum Ketua Bawaslu Pontianak Lawan Kejari di Praperadilan

0

Sebut Penetapan Tersangka “Prematur”, Kuasa Hukum Ketua Bawaslu Pontianak Lawan Kejari di Praperadilan

PONTIANAK – Tim kuasa hukum Ketua Bawaslu Kota Pontianak (RD) melancarkan perlawanan sengit dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Pontianak, Jumat (10/04).

Mereka menuding Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak telah melakukan tindakan Penyalahgunaan wewenang (abuse of power) terkait penetapan status tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah.

Dalam persidangan, kuasa hukum pemohon, Rusliyadi, SH, Mikael Yohanes, SH dan Florensius Boy, SH membongkar kelemahan mendasar penyidikan: tidak adanya audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia menegaskan bahwa angka kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar yang dirilis jaksa hanyalah “perkiraan” sepihak yang tidak memiliki kekuatan hukum tetap.

Pelanggaran Putusan Mahkamah Konstitusi
Rusliyadi menyoroti bahwa tindakan Kejari Pontianak mengangkangi Putusan MK Nomor 28/PUU-XXIV/2026 yang baru saja diteken.

Putusan tersebut menegaskan bahwa hanya BPK yang berwenang menyatakan adanya kerugian keuangan negara yang nyata (actual loss).

“Jaksa sendiri mengakui audit masih berproses, tapi klien kami sudah dijadikan tersangka. Ini adalah bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan prinsip due process of law.

Bagaimana mungkin seseorang dipidanakan atas dasar angka yang sifatnya masih ‘kira-kira’?” tegas Rusliyadi usai persidangan.

Selisih Administratif Bukan Korupsi Perkara ini berpangkal dari pengelolaan dana hibah Pilwako Pontianak 2024 senilai Rp10 miliar.

Pihak Bawaslu menekankan bahwa seluruh penggunaan anggaran telah dilakukan sesuai prosedur. Jika terdapat selisih, hal tersebut merupakan ranah administratif yang harus diuji melalui audit final, bukan langsung dikriminalisasi.

“Kami meminta hakim praperadilan bertindak objektif. Penetapan tersangka ini cacat hukum karena tidak memenuhi dua alat bukti yang sah, terutama unsur kerugian negara yang wajib berlandaskan audit konstitusional. Kami menuntut status tersangka klien kami dibatalkan demi hukum,” tambahnya.

Sidang akan dilanjutkan kembali dengan agenda pembuktian untuk menguji keabsahan prosedur yang dilakukan oleh Kejari Pontianak. Tim kuasa hukum optimistis bahwa keadilan akan berpihak pada kepatuhan aturan perundang-undangan.

*Ketika Rumah Tangga Jadi Medan Perang: ‘Keluarga Suami Adalah Hama’ Siap Mengguncang Emosi Penonton”

0

Jakarta, Redaksi.Co – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan realita kehidupan sehari-hari lewat film drama keluarga bertajuk Keluarga Suami Adalah Hama, Film produksi VMS Studio bersama Umbara Brothers Film dan Adsfort ini resmi memperkenalkan teaser trailer serta poster perdananya pada Jumat (10/4/2026).

Disutradarai oleh Anggy Umbara dan diproduseri oleh Tony Ramesh, film ini mengangkat konflik rumah tangga yang tak biasa—bukan soal orang ketiga, melainkan tekanan dari keluarga sendiri yang kerap menjadi sumber keretakan hubungan.
Dibintangi oleh Raihaanun, Omar Daniel, Meriam Bellina, Jeremie Moeremans, serta Sitha Marino, film ini menampilkan potret getir kehidupan pasangan suami istri yang terjebak dalam tekanan keluarga besar.

Dalam teaser yang dirilis, sosok istri yang diperankan Raihaanun terlihat harus memikul beban berat sebagai tulang punggung domestik—mulai dari mengurus rumah tangga hingga merawat mertua.

Sementara itu, sang suami yang diperankan Omar Daniel dihadapkan pada tekanan ekonomi karena harus menanggung kebutuhan seluruh keluarga.

Ketegangan emosional yang terbangun memperlihatkan bagaimana batas antara tanggung jawab dan intervensi keluarga perlahan mengikis keharmonisan rumah tangga,Poster resmi film ini pun memperkuat nuansa tersebut dengan menampilkan para karakter dalam komposisi yang merefleksikan kompleksitas relasi keluarga.

Menurut Tony Ramesh, film ini merupakan bagian dari komitmen VMS Studio untuk menghadirkan cerita yang relevan dan menggugah kesadaran publik, Ia menegaskan bahwa konflik dalam film ini merupakan cerminan nyata yang banyak dialami pasangan suami istri di masyarakat.

Sementara itu, Raihaanun mengaku perannya kali ini menjadi salah satu tantangan emosional terbesar dalam kariernya, Ia berharap film ini dapat membuka ruang diskusi tentang pentingnya komunikasi sehat dan dukungan emosional dalam hubungan pernikahan.

Film ini sendiri diadaptasi dari karya pendek populer berjudul sama yang disutradarai Aditya Santana dan sempat meraih lebih dari 100 juta penonton di platform digital,Versi layar lebarnya menjanjikan eksplorasi konflik yang lebih mendalam serta dinamika karakter yang lebih kompleks.

Anggy Umbara menyebut proyek ini sebagai cerita berani yang menggugat realitas sosial yang kerap dianggap wajar, padahal menyimpan luka yang tak terlihat.

Keluarga Suami Adalah Hama dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 21 Mei 2026, dan diprediksi akan menjadi salah satu film drama keluarga paling menyentuh sekaligus kontroversial tahun ini.

*Peras Uang Keamanan Kepada Pedagang Bakso di Tanah Abang, 3 Pelaku Ditangkap*

0

Jakarta, Redaksi.Co- Polisi bergerak cepat menindaklanjuti aduan pemerasan disertai ancaman terhadap pedagang di Warung Kopi Berkah, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tiga pelaku dalam kasus tersebut kini telah diamankan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 23.40 WIB. Dalam video yang beredar, pelaku terlihat melakukan pemerasan terhadap pedagang serta merusak barang dagangan, termasuk memecahkan mangkuk milik penjual bakso.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Dari hasil penyelidikan dan koordinasi dengan pengurus wilayah, tiga pelaku berhasil diamankan.

“Ketiga pelaku sudah kami amankan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Reynold.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp 300 ribu kepada korban sambil mengancam akan melakukan kekerasan apabila tidak diberikan.

Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam. Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan ketiganya positif menggunakan narkotika jenis methamphetamine.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk proses hukum atas dugaan pemerasan dan ancaman serta penyalahgunaan narkotika.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan tindak kriminalitas. Layanan kepolisian dapat diakses melalui call center 110 guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

SPBU Mambi Diseret ke Pusaran Mafia BBM: Solar Subsidi Diduga Ditimbun, Dijual Hingga Morowali

0

Redaksi.co MAMASA : Kegelisahan masyarakat Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, kian memuncak. Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan pertalite disebut berlangsung secara sistematis dan terorganisir. SPBU Mambi pun disorot sebagai titik sentral yang diduga menjadi pusat operasi jaringan mafia BBM bersubsidi.

Sorotan publik semakin tajam setelah muncul desakan agar aparat penegak hukum segera turun tangan. Sejumlah lembaga terkait, mulai dari Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Direktorat Metrologi, BPH Migas, hingga PT Pertamina, didorong untuk melakukan investigasi menyeluruh atas dugaan permainan kotor dalam distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut.

Kesaksian aktivis memperkuat dugaan adanya jaringan besar di balik praktik ini. Disebutkan, terdapat sedikitnya lima titik penampungan BBM ilegal yang diduga menjadi lokasi transit sebelum bahan bakar tersebut dipasarkan kembali secara gelap. Bahkan, distribusi ilegal itu disebut menjangkau hingga wilayah Morowali, Sulawesi Tengah.

“BBM subsidi yang dikumpulkan diduga ditimbun di sejumlah titik, lalu dijual kembali ke pasar gelap dengan harga industri, bahkan sampai ke Morowali,” ungkap seorang aktivis berinisial JOL.

Desakan tindakan tegas pun disuarakan keras. JOL meminta Kapolres Mamasa bertindak tanpa kompromi dan tidak setengah hati dalam mengusut dugaan jaringan mafia BBM tersebut. Menurutnya, praktik ini tidak mungkin berlangsung tanpa adanya keterlibatan pihak-pihak tertentu.

“Jangan ada tebang pilih. Bila perlu, periksa SPBU Mambi secara menyeluruh. Jika ada oknum aparat yang terlibat, harus diusut sampai tuntas. Mafia BBM hidup karena ada kolaborasi dari dalam,” tegasnya.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata aparat. Jika dibiarkan, dugaan praktik mafia BBM ini dikhawatirkan tidak hanya merugikan negara, tetapi juga memperparah kelangkaan BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat kecil. Tekanan publik pun terus menguat, menuntut penegakan hukum tanpa kompromi dan pembongkaran jaringan hingga ke akar-akarnya. (ZUL)