Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 241

Khofifah dan Fawait Serahkan Bantuan Alsintan, Jember Siap Jadi Motor Swasembada Pangan Jawa Timur

0

Jember, redaksi.co – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan terus ditunjukkan secara konkret. Kamis (31/7/2025), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani di Kabupaten Jember. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Gubernur Khofifah didampingi oleh Bupati Jember, Mohammad Fawait, serta sejumlah pejabat terkait.

Bantuan yang diberikan terdiri dari 5 hand traktor roda dua dan 3 combine harvester. Selain itu, tambahan berupa 4 hand traktor, 5 cultivator, dan 1 unit hand traktor rotary juga diserahkan khusus untuk kawasan agropolitan. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemprov Jatim dalam mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas hasil panen petani di Jember, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di provinsi ini.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa penggunaan alat pertanian modern akan mengurangi potensi kehilangan hasil panen (losses) hingga 10 persen dan mendorong produksi padi secara signifikan. “Dengan alat modern seperti combine harvester, petani bisa meningkatkan hasil panennya dari rata-rata 10 ton per hektar menjadi 11 ton. Ini sangat penting jika kita ingin mencapai target produksi 10 juta ton padi di Jawa Timur,” tegasnya (Sofyan)

Polri untuk Masyarakat, Polisi Amankan Turnamen Takome Cup II di Kota Ternate

0

REDAKSI.CO -Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Jajaran Polsek Pulau Ternate Bersama unsur TNI melaksanakan pengamanan kegiatan pertandingan sepak bola gawang sedang dalam rangka Turnamen Takome Cup II, yang berlangsung di Lapangan Tolire Majang, Kelurahan Takome, Kecamatan Pulau Ternate Barat, Kamis (31/7).

Kabidhumas Polda Maluku Utara dalam keterangannya menjelaskan bahwa Kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri Untuk Masyarakat yang dicanangkan dalam tema Hari Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025, untuk itu komitmen tersebut akan terus dilaksanakan oleh jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes Polri sampai dengan tingkat Polsek.

Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan dimulai pada pukul 15.00 WIT dan berakhir pada pukul 18.45 WIT dalam keadaan aman dan tertib, Pertandingan ini dihadiri oleh kurang lebih 200 orang penonton, tanpa adanya insiden yang mengganggu situasi kamtibmas.

Adapun personel gabungan yang bertugas dalam kegiatan pengamanan ini Terdiri Dari Personel Polsek Pulau Ternate Dan Anggota Koramil Ternate Barat.

Kegiatan pengamanan dilakukan secara maksimal dengan pendekatan persuasif dan humanis. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya penonton atau suporter yang membawa maupun mengonsumsi minuman keras di area pertandingan.

“Turnamen ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga Serta Menjadi Ajang Positif Bagi Generasi Muda di Kota Ternate”. Ujarnya.

Polri akan terus berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat dengan pengamanan yang optimal demi menciptakan rasa aman dan nyaman.

 

Klarifikasi Panglima Laot Lhok ” Kami Masih Solid Dukung Panglima Laot Kabupaten”

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tiga Panglima Laot Lhok dari enam wilayah Lhok di Kabupaten Aceh Barat menyampaikan klarifikasi dan sanggahan terhadap pernyataan seorang nelayan bernama Deny, yang sebelumnya menyuarakan mosi tidak percaya dan meminta Panglima Laot Kabupaten, Amiruddin, untuk mundur dari jabatannya.

Ketiga Panglima Laot yang memberikan pernyataan resmi tersebut adalah Panglima Laot Lhok Langung, Panglima Laot Lhok Padang Seurahet, serta Koordinator Panglima Laot Kecamatan Johan Pahlawan. Mereka menegaskan bahwa pernyataan Deny bukan merupakan suara mayoritas nelayan, dan tidak mewakili enam Lhok di Aceh Barat.

“Kami dari seluruh Panglima Laot Lhok sampai hari ini tetap solid dan masih mempercayai kepemimpinan Saudara Amiruddin sebagai Panglima Laot Kabupaten. Tidak ada alasan yang sah atau bukti pelanggaran yang bisa dijadikan dasar untuk meminta beliau mundur,” ujar Kismarturangga, Panglima Laot Lhok Padang Seurahet, yang akrab disapa Bang Ucok.

Menurutnya, tudingan bahwa Amiruddin gagal menyelesaikan persoalan-persoalan nelayan tidak berdasar. Ia justru melihat Amiruddin aktif turun ke lapangan, berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan dinas terkait, serta selalu hadir jika ada nelayan yang mengalami musibah.

“Kami melihat, justru ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Panglima Laot demi kepentingan pribadi maupun kelompok, seperti mendatangi perusahaan untuk mencari keuntungan,” tambahnya.

Mengenai mekanisme pemilihan Panglima Laot Lhok, para Panglima menjelaskan bahwa prosesnya dilakukan sesuai Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Lembaga Adat Laot. Semua tahapan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pemerintah gampong masing-masing wilayah Lhok.

Diketahui, masa jabatan Panglima Laot Kabupaten Amiruddin berdasarkan SK Bupati Aceh Barat masih berlaku hingga 31 Desember 2026. Oleh karena itu, desakan untuk mundur dinilai tidak memiliki dasar hukum maupun alasan etis yang kuat.

Pernyataan ini juga telah dikonfirmasi kepada Panglima Laot Kabupaten, Amiruddin. Dalam keterangannya, ia menyatakan tetap berkomitmen menjalankan tugas dan terus mendukung kepentingan nelayan secara menyeluruh.****

Gubernur Khofifah Ajak Wartawan GWI Bantu Cari Calon Murid Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember

0

JEMBER, redaksi.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember dengan agenda utama meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember, sebuah sekolah berbasis asrama yang menggratiskan seluruh biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Bertempat di kompleks Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jalan dr. Soebandi No. 29, Kreongan, Patrang, Gubernur Khofifah disambut hangat oleh para guru dan siswa. Ia menyempatkan diri berbincang dengan para murid dan secara simbolis membagikan sepatu kepada siswa SD dan SMP yang hadir.

Dalam sesi jumpa pers bersama awak media, Gubernur Khofifah menanggapi pertanyaan dari wartawan GWI terkait belum terpenuhinya kuota siswa. Dengan nada bersahabat, ia justru mengajak balik,

“Sampean jak opo mas?” (Kamu ajak dong, mas!) ucapnya sambil tersenyum, Kamis (31/7/2025) Menurutnya, peran mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya milik pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk para jurnalis.

“Sekolah Rakyat ini harus diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia. Sekolah ini gratis, siswanya tinggal di asrama, makan tiga kali sehari, snack dua kali, dapat pakaian, seragam, bahkan laptop. Ini bentuk nyata negara hadir untuk pendidikan anak-anak bangsa,” tegas Khofifah.

Terkait beberapa calon siswa yang mundur, Khofifah menyebut hal itu wajar.

“Namanya juga program baru. Mungkin orang tuanya masih berat melepas anak-anaknya, atau anaknya homesick di awal-awal. Tapi itu biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SR Terintegrasi 6 Jember, Kartika, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa hingga saat ini jumlah siswa yang sudah terdaftar mencapai 78 orang, terdiri dari 34 murid SD dan 44 murid SMP.

Kartika juga menginformasikan bahwa launching resmi Sekolah Rakyat akan dilaksanakan pada 5 Agustus 2025, dan dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.(Sofyan)

MTQ Tingkat Kecamatan Bojonggede Resmi Dibuka

0

Bogor, Redaksi.co – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, resmi dibuka, seluruh peserta dan pendamping qori-qoriah merupakan putra-putri asli Bojonggede. Ini sarana membina serta meningkatkan kemampuan generasi muda.

Kamis, (31/7/2025)

Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, S.STP., MA., dalam sambutannya mengatakan MTQ ini bukan hanya ajang perlombaan, tapi juga bagian dari upaya mencari bibit-bibit terbaik qori dan qoriah dari Kecamatan Bojonggede, yang nantinya bisa mewakili kecamatan di tingkat Kabupaten Bogor, ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini agar berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap MTQ ini dapat menjadi ajang yang membawa berkah dan kemajuan bagi masyarakat, tutupnya.

(Okta)

Sosialisasi K3 di Puger: Universitas Jember dan TNI AL Edukasi Nelayan Soal Keselamatan Laut

0

Jember, redaksi.co – Universitas Jember (UNEJ) bekerja sama dengan Pos TNI AL Puger menggelar kegiatan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi masyarakat nelayan di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Kamis (31/7/2025).

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.20 WIB ini digelar di Warung Sambal Lestari, Desa Puger Kulon. Kegiatan ini dihadiri oleh Danposal Puger, Lettu Laut (P) Dedi Nugraha, A.Md., dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UNEJ dr. Anita Dewi Prahastuti Sujoso, S.KM., M.Sc., anggota Batalyon Taifib-2 Marinir Surabaya, anggota Satgasmar Pamputer Nusa Barong, serta puluhan nelayan setempat.

Tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan edukasi menyeluruh mengenai keselamatan kerja di laut, serta meningkatkan keterampilan nelayan dalam menghadapi situasi darurat di laut.

Sebagai pemateri utama, dr. Anita Dewi memaparkan pentingnya prinsip-prinsip K3 di lingkungan kerja nelayan. Sementara itu, anggota Batalyon Taifib-2 Mar Surabaya menyampaikan materi Sea Survival yang sangat relevan dengan kondisi kerja nelayan di perairan.

Dalam sesi pengarahan, Danposal Puger Lettu Laut (P) Dedi Nugraha menekankan pentingnya kondisi fisik yang prima sebelum melaut serta perlengkapan keselamatan di atas kapal.

 “Intinya, jangan melaut apabila kondisi tubuh tidak sehat. Lengkapi kapal dengan dokumen resmi, serta alat keselamatan seperti jaket pelampung, life buoy, atau jika tidak ada, siapkan minimal galon air, kaca, dan senter sebagai alat darurat untuk bertahan dan meminta pertolongan di laut,” ujar Dedi.

Ia juga mengungkapkan keprihatinan atas beberapa musibah yang baru-baru ini menimpa nelayan setempat.

“Akhir-akhir ini sudah terjadi beberapa musibah. Enam nelayan dari Desa Puger Wetan belum ditemukan hingga saat ini. Bahkan, ada juga nelayan asal Puger yang tinggal di Kecamatan Panti, hilang saat mencari ikan di sekitar Pulau Nusa Barong. Kami bersama tim gabungan masih melakukan pencarian hingga hari ke-6,” tambahnya.

Dedi juga menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama antara nelayan dan aparat keamanan laut.

“Nelayan adalah mata dan telinga kami. Kami harap terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Pos TNI AL Puger maupun aparat lainnya. Melalui sosialisasi ini, semoga angka kecelakaan kerja di laut bisa ditekan,” pungkasnya. (Sofyan)

Majelis Taklim Nurul Amin mengajak Menjalin Ukhuwah Wathaniyah Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 80

0

Redaksi.co | Palembang, – Melihat situasi sosial yang berkembang Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 80, Majelis Taklim Nurul Amin waspadai Sikap Intoleran yang menyebabkan Konflik Sosial dengan Menjalin Ukhuwah Wathaniyah. Kegiatan yang dilaksanakan hari Rabu tanggal 31 Juli 2025 pada pukul 19.30 WIB, bertempat Pendopoan Majelis Ngaji Wal Ngopi Nurul Amin Blok Desa Bumi Harjo Makmur Kec. Lempuing Kab. OKI.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan mengedepankan Peran Ulama USTADZ ARIF KHOIRUL ANWAR selaku Tokoh Agama sekaligus Pimpinan Majelis Ta’lim Ngaji Wal Ngopi Nurul Amin melalui Dakwah dalam upaya mendukung kesadaran dan meningkatkan kewaspadaan serta Mitigasi Sikap Intoleran yang menyebabkan Konflik Sosial Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 80 guna terciptanya situasi yang kondusif di Provinsi Sumsel. Pembukaan kegiatan dipimpin oleh Ketua GP Ansor Kab. OKI GUS ROFIQ ANNUR dan dilanjutkan memipin pembacaan kitab dan shalawat nariyah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Bumi Harjo, SUKRIS RAHARJO mengatakan bahwa sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan malam ini dengan membawa Tema Menjalin Ukhuwah Wathaniyah dalam Mitigasi Sikap Intoleran yang menyebabkan Konflik Sosial Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 80. Adapun pemahaman tersebut dibangun dan didasari empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Ditambahkan oleh Ustadz GUS ROFIQ ANNUR dengan materi terkait Ukhuwah Wathaniyah melalui konsep persaudaraan dalam Islam yang merujuk pada persaudaraan sesama bangsa atau sebangsa dan setanah air. Konsep ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan seluruh warga negara, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan budaya.(ril)

Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Tanjung Jember, Pastikan Harga Stabil dan Distribusi Logistik Aman

0

Jember, redaksi.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan langsung ke Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, kamis 31/7/2025, untuk memantau stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan distribusi logistik tetap berjalan lancar di tengah isu kelangkaan BBM.

Didampingi Bupati Jember, Muhammad Fawait, serta jajaran dari Bulog, Gubernur Khofifah menyapa para pedagang dan berdialog langsung dengan mereka. Ia juga meninjau harga dan stok beberapa komoditas utama seperti cabai rawit, bawang merah, telur, dan beras.

“Harga kebutuhan pokok sejauh ini masih relatif stabil. Cabai rawit bahkan menunjukkan tren penurunan, meski bawang merah sedikit naik. Untuk beras, yang banyak beredar saat ini adalah jenis premium, namun masyarakat juga butuh beras medium. Saya sudah instruksikan Bulog untuk memperlancar distribusi SPHP,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa meskipun sempat terjadi kelangkaan BBM, dampaknya terhadap distribusi bahan pangan belum signifikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat dan responsif, memastikan pasokan logistik tidak terganggu.

“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan distribusi, terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat. Stabilitas harga dan ketersediaan barang menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi terus memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, BMKG, Pertamina, Bulog, hingga pemda, untuk menjaga ritme distribusi bahan strategis, termasuk BBM dan pangan, agar masyarakat tetap aman dari gejolak harga dan kekurangan pasokan.(Sofyan)

Di era Digital, Gampong Tanoh Mirah Butuh Perhatian Khusus Dari Pemerintah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Di tengah gencarnya program digitalisasi nasional, Gampong (Desa) Tanoh Mirah Kecamatan Sungai Mas justru terjebak dalam “zona mati” Jaringan telekomunikasi

“Kami harus mengisi log harian setiap hari yang membutuhkan jaringan stabil, sedangkan di Gampong ini, jangankan stabil, setitik sinyal pun tidak ada bahkan di blokir” ungkap Karina Cibro salah satu mahasiswi KKN di Tanoh Mirah, Kamis 31/7/2025

“Disini memang sulit sekali jaringan, Kalau ingin mencari jaringan harus pergi ke jembatan yang bersebelahan dengan Desa Sakuy.” ungkap Junaidi selaku Keuchik Gampong Tanoh Mirah

Fenomena yang paling unik adalah – Gampong Tanoh Mirah secara geografis terjepit antara Gampong Sakuy dan Gampong Gleng yang keduanya menikmati akses jaringan memadai. Kondisi “sandwich” ini menciptakan pertanyaan mendasar: mengapa Gampong di tengah justru menjadi “blind spot” telekomunikasi?

Menurut Data dan informasi dari pemerintah Gampong serta warga setempat menunjukkan usulan pembangunan tower telah diajukan berulang kali. Namun, hingga detik ini, usulan tersebut tidak mendapat respons konkret dari pemerintah pusat.

Kondisi ini bukan lagi persoalan teknis semata, melainkan ujian komitmen pemerintah terhadap pemerataan pembangunan. Ketika program Indonesia Digital 2045 digaungkan, jutaan rupiah anggaran dialokasikan untuk transformasi digital, namun Gampong (desa) terpencil seperti Tanoh Mirah masih berjuang untuk mendapat “setitik” sinyal.

Kehadiran mahasiswa KKN telah membuka mata dunia luar tentang realitas tersembunyi di Tanoh Mirah. Kesulitan mereka dalam menjalankan tugas akademis menjadi cermin perjuangan sehari-hari warga desa. Inilah momentum emas untuk mengubah keluhan menjadi aksi, dari pengabaian menuju pemberdayaan.

Gampong Tanoh Mirah keberadaannya bukan sekedar titik di peta Indonesia ,melainkan komunitas warga masyarakat dengan mimpi dan aspirasi yang sama dengan warga Indonesia lainnya. Kini saatnya pemerintah membuktikan bahwa tidak ada Gampong (Desa)yang tertinggal dalam perjalanan menuju Indonesia Emas di era digital ****

Owner Pribumi Haji Haikal Firdaus Bangga, Kudanya “Vegasus” Sabet Medali Emas F

0
Oplus_131072

Owner Pribumi Haji Haikal Firdaus Bangga, Kudanya “Vegasus” Sabet Medali Emas di Ajang Pacuan Kuda FORNAS KORMI VIII 2025

Lombok Tengah – Kebanggaan besar dirasakan oleh Haji Haikal Firdaus, owner pribumi asal NTB, atas kemenangan kuda andalannya Vegasus yang berhasil meraih medali emas pada ajang pacuan kuda Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII 2025 yang digelar di Lapangan Pacuan Kuda Sasake, Lombok Tengah.

Dalam momen penuh haru dan kebanggaan tersebut, dua putri Haji Haikal, Najwa Kinan Firdaus dan Nur Kamila Kinan Firdaus, mewakili sang ayah naik ke atas podium untuk menerima medali emas dari panitia dan dewan juri. Mereka juga membawa pulang trofi serta maskot kemenangan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang kuda Vegasus.

  • > “Alhamdulillah, ini kemenangan yang sangat membanggakan, terutama karena anak-anak saya bisa mewakili saya naik ke podium. Vegasus sudah tampil luar biasa,” ujar Haji Haikal dengan wajah berseri.