Jumat, April 3, 2026
Beranda blog Halaman 230

“Perempuan Pembawa Sial”: Ketika Kutukan, Stigma & Mitos Bertabrakan dalam Sebuah Horor Penuh Makna

0

Redaksi.co | Jakarta – Sutradara Fajar Nugros kembali hadir dengan karya terbarunya yang siap mengguncang dunia perfilman horor tanah air. Ditemui saat peluncuran official trailer dan poster film Perempuan Pembawa Sial di kawasan Senayan (20/8), film Perempuan Pembawa Sial ini tak sekadar menghadirkan teror dari mitos kuno, tapi juga mengajak penonton menyelami sisi gelap dari prasangka dan stigma sosial yang sering kali dialami perempuan.

Mengangkat legenda Bahu Laweyan kutukan yang konon menimpa perempuan setelah menikah, film ini membawa atmosfer mencekam dengan cerita yang kuat dan sarat pesan. Dalam trailer yang baru dirilis, kita diperkenalkan pada sosok Mirah, diperankan oleh Raihaanun, yang hidupnya berubah drastis setelah dianggap sebagai sumber kesialan oleh warga sekitar. Tragedi demi tragedi mulai terjadi, termasuk kematian suaminya yang mengerikan setelah melihat delman berhantu dengan kusir tanpa kepala dan kain laweyan yang menari di tengah malam.

Bagi Fajar Nugros, horor bukan sekadar genre untuk menakut-nakuti penonton. Ia melihatnya sebagai medium untuk menyuarakan isu sosial yang kerap terpinggirkan.

“Bahu Laweyan bukan hanya mitos seram. Ia adalah simbol dari bagaimana masyarakat memperlakukan perempuan yang dianggap berbeda atau membawa ‘sial’. Saya ingin horor ini bukan hanya membuat takut, tapi juga mengusik kesadaran,” ungkap Fajar.

Peran Mirah menjadi tantangan emosional bagi Raihaanun. Ia mengaku harus menggali perasaan terdalam untuk memahami penderitaan seorang perempuan yang dikambinghitamkan tanpa alasan.

“Mirah membuat saya lebih peka terhadap realita yang sering tak terlihat: perempuan yang terus disalahkan atas sesuatu yang tak bisa mereka kendalikan,” ujarnya.

Di balik layar, produser eksekutif Winston Utomo memilih mengangkat mitos Bahu Laweyan karena nilai filosofisnya yang kaya dan belum banyak dieksplorasi.

“Kami ingin menyuguhkan horor yang berakar dari kearifan lokal, tapi tetap relevan dengan persoalan sosial masa kini. Cerita ini otentik, penuh lapisan makna, dan penting untuk diangkat,” ujarnya.

Arswendy Bening Swara yang turut ambil bagian dalam film ini pun menambahkan,

“Horor dalam film ini bukan dari sesuatu yang jauh atau tak masuk akal. Justru karena dekat dengan kehidupan sehari-hari, rasanya jadi lebih menghantui,” ungkapnya.

Sepak Bola HUT RI ke 80 Kecamatan Meureubo Berakhir,Persut Jaya Juara Pertama Laga Silaturahmi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Laga silaturahmi sepak bola antar Gampong dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 yang digelar di Kecamatan Meureubo berakhir. Turnamen yang diikuti 28 tim/gampong Se-Kecamatan Meureubo yang bergulir sejak tanggal 10 Agustus 2025 di lapangan bola kaki Desa Paya Peunaga secara resmi ditutup Camat Meureubo,Maimun, S.STP pada Rabu 20/8-2025

Pada laga partai final mempertemukan tim Gajah Tunggal Gampong Rantau Panyang dan Persut Jaya FC Gampong Ujong Tanjong berlangsung sengit dan menegangkan yang berakhir dengan adu finalti yang akhirnya dimenangkan tim Persut Jaya.

Dengan hasil tersebut, tim Persut Jaya gampong Ujong Tanjong keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang tropy bergilir yang diperebutkan setiap tahunnya. Sementara club Gajah Tunggal dari Gampong Rantau Panyang harus puas diposisi kedua dan juara tiga bersama Meureubo Putra dan Reudeup FC

Camat Meureubo, Maimun, S.STP, saat menutup laga silaturahmi sepak bola ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim, panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi selama pertandingan berlangsung.

“Kemenangan sesungguhnya bukan hanya pada skor pertandingan, tetapi pada semangat kebersamaan, persaudaraan dan sportivitas yang ditunjukkan. Inilah makna sejati peringatan kemerdekaan bagaimana kita bersatu untuk kecamatan Meureubo ini,” ujar Camat Maimun

Ia mengucapkan apresiasinya kepada 28 tim dari seluruh desa dalam kecamatan Meureubo yang telah berpartisipasi dalam kompetisi ini dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Camat Maimun menambahkan bahwa laga silaturahmi sepak bola ini juga sebagai ajang seleksi atlet sepak bola terbaik dari kecamatan Meureubo pemain untuk dipersiapkan pada turnamen Piala Bupati Aceh Barat nantinya,” terangnya

“Turnamen ini adalah bukan sekadar perlombaan, akan tetapi tujuan utama untuk mempererat dan merawat tali silaturahmi antar warga khususnya di Kecamatan Meureubo,” ungkap Maimun

Kami atasnama Forkopincam Meureubo mengaku bangga dan memberi apresiasi atas suksesnya laga silaturahmi sepak bola dalam memeriahkan HUT RI ke-80, dimana selama pertandingan dari awal sampai berakhir, kegiatan ini berlangsung kompetitif. Para pemain menunjukkan semangat juang yang tinggi, menjadikan setiap pertemuan sangat menarik dan menjunjung tinggi sportifitas,” ujarnya

Seluruh tim yang berlaga di turnamen sepak bola ini tidak hanya memperlihatkan kemampuan teknik, tetapi juga sportivitas yang patut di acungi jempol,” tandasnya

“Kami sangat bangga antusiasme peserta dan dukungan masyarakat terhadap turnamen sepak bola dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Meureubo,” pujinya

“Semangat yang ditunjukkan oleh pemain para pemain mencerminkan harapan besar untuk perkembangan sepak bola di daerah kecamatan Meureubo kedepan semakin semakin berkembang dan akan lahir telenta pemain sepak bola terbaik,” ucapnya

“Kami berharap semoga ajang ini dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berprestasi demi untuk meraih masa depan dunia sepak bola di kecamatan Meureubo,” tutup Camat Maimun

Sementara itu, Ketua Panitia Zainal Abidin mengatakan bahwa turnamen sepak bola ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi olahraga di tingkat Kecamatan Meureubo

“Kegiatan seperti ini sangat penting, bukan hanya untuk menjalin silaturahmi, namun juga menfasilitasi bakat-bakat muda. Kami berharap turnamen ini bisa menjadi wadah yang efektif untuk menemukan pemain-pemain potensial yang bisa mewakili daerah kita ditingkat yang lebih tinggi,” ujarnya

Pada acara penutupan tersebut, dilakukan penyerahan tropi bergilir dan piala tetap kepada juara 1, 2 dan juara tiga bersama, pihak panitia juga memberikan hadiah berupa uang pembinaan untuk juara 1 sebesar Rp 7 juta, Juara 2 sebesar Rp 5 juta dan Juara tiga bersama masing-masing Rp.1.5 juta ****

Wakili Indonesia di Forum UNESCO, Edrida Pulungan Serukan Jakarta Kota Cerdas dan Kota Sastra

0

Redaksi.co | Jakarta – Edrida Pulungan, Analis Kebijakan Sekretariat Jenderal DPD RI dan pendiri Lentera Pustaka Indonesia, berbagi pengalaman inspiratifnya usai mewakili Indonesia dalam Forum TI dan Konferensi UNESCO di Khanty-Mansiysk, Rusia di Perpustakaan Nasional (20/8).

Kesannya saat menjadi pembicara di forum internasional yang dihadiri delegasi dari 41 negara. Ia menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang tampil dalam panel diskusi bertema “Smart Cities and Cultural Identity” bersama para narasumber dari Rusia, Belgia, Ghana, dan Pakistan.

“Jakarta bukan hanya kota megapolitan yang berkembang pesat secara teknologi, tetapi juga menyimpan kekayaan sastra luar biasa. Dalam forum tersebut, saya sampaikan bagaimana Jakarta terus bertransformasi sebagai Kota Cerdas sekaligus Kota Sastra UNESCO,” ujar Edrida.

Salah satu momen paling berkesan dalam keikutsertaannya adalah ketika Edrida secara simbolik menyerahkan patung akrilik Chairil Anwar kepada Gubernur Khanty-Mansiysk, sebagai bentuk diplomasi budaya antara Indonesia dan Rusia.

“Chairil dan Pushkin adalah dua penyair besar dari dua dunia yang berbeda, tapi sama-sama mengakar kuat dalam budaya masing-masing bangsa. Simbol ini bukan hanya hadiah, tapi sebuah pesan tentang pentingnya jembatan budaya di tengah dunia yang semakin digital,” ujarnya.

Dalam wawancara, Edrida juga menyinggung potensi besar Indonesia sebagai anggota BRICS dalam memperluas jaringan kolaborasi antarkota. Ia menyampaikan harapannya agar hubungan Jakarta-Moskow bisa diformulasikan ulang, tak hanya dalam bidang perdagangan dan politik, tetapi juga pendidikan, pariwisata, budaya, dan teknologi.

“Kita bisa mulai dari program pertukaran pelajar, residensi penulis, hingga kerja sama inovasi digital di ruang-ruang publik. Ini saatnya kota-kota besar di Indonesia menjalin kemitraan baru yang relevan dengan tantangan abad ke-21,” ungkapnya.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia turut memberikan apresiasi atas keikutsertaan Edrida dalam forum tersebut, dan menyambutnya sebagai duta budaya Indonesia. Buku-bukunya, termasuk Pesan Perdamaian dan Bumi Pancasila.

Bumi Pancasila, yang diluncurkan tahun 2023 dan mendapat pengantar dari Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Luar Negeri Sugiono, berisi karya-karya dari penulis muda se-Indonesia. Buku ini menekankan nilai-nilai kebangsaan yang dikemas lewat pendekatan sastra dan budaya.

“Di era globalisasi seperti sekarang, diplomasi tidak selalu harus lewat pidato politik. Sastra, budaya, dan buku juga bisa menjadi jembatan yang tak kalah kuat,” tutup Edrida.

Reskrim Bangsalsari Buktikan Taring, Ringkus Buronan Kredit Bodong di Bali

0

JEMBER, redaksi.co – Unit Reskrim Polsek Bangsalsari kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas tindak pidana di wilayah hukumnya. Buronan kasus kredit bodong asal Dusun Krajan, Desa Bangsalsari, berinisial MHA (30), akhirnya berhasil ditangkap di Bali pada 15 Agustus 2025, setelah sekian lama kabur dan berusaha menghindari proses hukum.

Kasus ini bermula ketika MHA bersekongkol dengan rekannya LH (kini masuk DPO) untuk mengajukan kredit sepeda motor Honda Vario di PT JACCS MPM Finance Indonesia. Dalam praktiknya, motor hasil kredit senilai Rp31 juta langsung dialihkan ke LH tanpa sepengetahuan pihak leasing. Angsuran pun macet, hingga merugikan pihak pembiayaan.

Berbekal laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Bangsalsari bergerak cepat. Melalui rangkaian penyelidikan mendalam, terungkap bahwa alamat survei kredit yang digunakan MHA ternyata rumah sewaan milik LH, bukan rumah pribadinya. Dari situlah skema kredit bodong berhasil diungkap.

Kapolsek Bangsalsari AKP Joko Sumargo, S.H. melalui Kanit Reskrim Aipda Benny Wicaksono mengapresiasi kinerja anggotanya yang mampu mengakhiri pelarian MHA.

“Tersangka MHA berhasil kami amankan di Bali setelah sebelumnya dinyatakan tidak kooperatif. Penangkapan ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menindak kejahatan yang merugikan masyarakat maupun lembaga pembiayaan,” tegasnya, Selasa siang (19/8/2025).

Berkas perkara MHA telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri Jember pada 8 Agustus 2025. Dengan keberhasilan ini, Polsek Bangsalsari menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi para pelaku tindak pidana, khususnya yang mencoba merugikan lembaga keuangan di wilayah Jember.

Reporter: Uswa

Subdit IV Tipidter Ungkap Praktik Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Palembang

0

Redaksi.co | Palembang – Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Palembang dan Ogan Ilir.

Kasus ini terungkap pada Jumat (15/8/2025) sekitar pukul 03.40 WIB, saat penyidik Subdit IV Tipidter melihat satu unit kendaraan tangki jenis Tractor Head Hino berlogo PT. Elnusa Petrofin dengan nomor polisi B 9627 SEI keluar dari sebuah lahan berpagar seng di Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Kendaraan tersebut kemudian menuju SPBU 24.301.147 di Jalan Letjen Harun Sohar, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Saat dilakukan pemeriksaan, sopir berinisial FN sempat melarikan diri namun berhasil diamankan setelah dikejar sejauh 300 meter. Dari hasil pengecekan, segel tangki BBM diketahui dalam kondisi rusak, bahkan ada yang terputus. Dari keterangan FN dan rekannya LN, diketahui bahwa sebagian BBM bersubsidi jenis Bio Solar dan Dexlite, sekitar 400 liter, telah diturunkan di lokasi lahan terbuka tersebut untuk dijual dengan nilai sekitar Rp2 juta.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Ahmad Budi Martono, SIK., MH, mengatakan modus yang dilakukan adalah dengan melepas perangkat GPS kendaraan tangki agar seolah-olah posisi kendaraan tetap berada di depo BBM Kertapati. “GPS dilepas dan diganti dengan powerbank agar tidak terdeteksi keluar jalur distribusi. Setelah itu, sebagian BBM diturunkan di lokasi tertentu untuk dijual kembali,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

Satu unit mobil tangki Hino berlogo PT. Elnusa Petrofin berisi BBM Bio Solar ±15.700 liter dan Dexlite ±7.900 liter,

Surat-surat kendaraan dan dokumen pengiriman,

ID card dan SIM para tersangka,

Uang tunai Rp1,7 juta,

Dua unit telepon genggam, segel BBM, serta perangkat GPS.

Kedua tersangka, FN dan LN, dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar. Selain itu, keduanya juga dapat dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.

AKBP Ahmad Budi Martono menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen menindak tegas setiap penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. “BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Setiap bentuk penyalahgunaan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Rilis)

Kampung Jadul di Desa Keting Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Penggerak Ekonomi Warga

0

JEMBER, redaksi.co – Antusiasme warga Desa Keting, Kecamatan Jombang, pecah saat Camat Jombang, Nuryadi, S.STP, hadir langsung dalam gelaran Kampung Jadul, Selasa malam (19/8/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Kehadiran Camat di luar jam dinas disambut hangat penuh kebanggaan, sebab jarang ada pejabat yang mau meluangkan waktu hanya untuk merasakan suasana tempo dulu bersama warga.

Nuryadi mengaku sudah lama penasaran dengan acara bernuansa jadul ini. “Saya ingin melihat langsung bagaimana warga bisa menghidupkan tradisi. Ternyata sangat unik, otentik, dan patut dikembangkan menjadi agenda wisata budaya Jember. Selain menjaga tradisi, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Warung Pethong milik Cak Kabul saat di kunjungi dan daperhatian dari Pak Camat

Menurutnya, Kampung Jadul memiliki daya tarik kuat karena menjaga keaslian. Tanpa listrik, tanpa jajanan modern, dan penuh sajian tradisional khas masa lalu. Ia berkomitmen pemerintah kecamatan akan ikut mendorong promosi agar gaungnya semakin luas.

Kehadiran Camat juga menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Hampir setiap stand jajanan tradisional ia kunjungi. Bahkan, Warung Pethong milik Cak Kabul ikut kebagian rezeki perhatian.

“Alhamdulillah, senang sekali Bapak Camat bisa mampir ke warung kami. Kopi dan tahu petis saya sampai ikut ‘naik pangkat’. Rasanya usaha kecil ini semakin dihargai,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Ketua panitia acara, Mahkroji, pun tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Kami bangga sekali, beliau hadir di luar jam dinas. Itu membuktikan kepedulian beliau kepada masyarakat dan budaya lokal. Dukungan ini jadi semangat besar bagi kami untuk terus menjaga Kampung Jadul,” ucapnya.

Reporter: Uswa

Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Akan Digelar di Kota Ketapang

0

Ketapang, Agustus 2025 ~ Rumah Hukum Indonesia (RHI) bersama LBH Surya Kusuma akan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal di Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini dijadwalkan di bulan Oktober 2025 disalah satu hotel di Kabupaten Ketapang, dengan kuota terbatas sebanyak 50 peserta.

Ketua DPD Rumah Hukum Indonesia Kabupaten Ketapang, Ahmad Upin Ramadhan, CPLA, menjelaskan bahwa pelaksanaan Diklat ini merupakan program resmi yang telah mendapat arahan dari DPP Rumah Hukum Indonesia. Menurutnya, pendidikan ini penting sebagai langkah memperluas akses bantuan hukum di tengah masyarakat.

“Dengan dibukanya Diklat Paralegal ini, kami ingin menghadirkan kader-kader paralegal yang bisa mendampingi masyarakat dalam persoalan hukum. Kegiatan ini juga akan menghadirkan narasumber langsung dari BPHN (Badan Pembinaan Hukum Nasional), sehingga peserta akan mendapatkan materi yang benar-benar terarah dan sesuai standar nasional,” terang Ahmad Upin Ramadhan.

Peserta Diklat akan memperoleh berbagai fasilitas, di antaranya modul materi, sertifikat gelar CPLA Nasional, ID Card Paralegal Nasional, surat tugas paralegal, konsumsi selama kegiatan, serta seragam resmi LBH RHI. Kontribusi untuk mengikuti Diklat ini sebesar Rp 5 juta per peserta.

Pendaftaran dibuka mulai 10 September – 10 Oktober 2025 melalui siaran LBH-RHI, atau dapat menghubungi langsung contact person yang tertera.

Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan tenaga paralegal baru yang siap memberikan pendampingan hukum bagi warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Ketapang dan sekitarnya.

Dengan Hadirnya Gerakan Pangan Murah, Dapur Warga Jombang Ngebul 

0
oplus_0

JEMBER, redaksi.co – Di tengah keresahan petani yang kerap bingung menyalurkan hasil panennya, serta warga kecil yang semakin berat menanggung harga kebutuhan sehari-hari, Polsek Jombang Polres Jember bersama Bulog hadir membawa harapan lewat Gerakan Pangan Murah (19/8/2025).

Program ini menjadi angin segar. Petani terbantu karena gabah dan hasil panennya bisa terserap, sementara masyarakat mendapatkan kesempatan membeli beras, dengan harga lebih terjangkau.

Kapolsek Jombang, AKP Miftahul Huda, S.Sos., menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari rasa peduli terhadap petani dan warga kecil.

“Petani adalah tulang punggung pangan kita. Jangan sampai mereka merasa sendirian ketika hasil panen sulit terjual atau harganya jatuh.

Maka melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin hadir di tengah mereka, mendampingi agar jerih payah petani tetap bernilai dan bisa dinikmati masyarakat.

“Semoga langkah kecil ini bisa meringankan beban, membuat dapur warga tetap mengepul, dan senyum petani tidak pernah pudar. Semoga ikhtiar ini membawa manfaat untuk semua,” ujarnya penuh harap.

Dulamin warga Kecamatan Jombang, saat membeli beras dengan di dampingi anggota Polsek. Foto: Sofyan

Kebahagiaan itu juga dirasakan Dulamin (48), seorang petani asal Desa Jombang. Dengan wajah lega ia berkata, “Alhamdulillah, dengan adanya program ini kami bisa beli beras lebih murah. Kalau begini hati lebih tenang, anak-anak bisa makan dengan cukup tanpa harus khawatir besok beli di mana.

Dulamin juga bercerita bahwa beberapa waktu lalu ia dan para petani sempat cemas akibat serangan hama tikus dan wereng yang mengancam gagal panen.

Meski hasil panen menurun (tonase) karena hama, Alhamdulillah harga gabah sekarang lebih baik dari sebelumnya. Jadi kerugian bisa sedikit tertutupi,”ungkapnya.

Bagi rakyat kecil, langkah sederhana seperti ini bukan sekadar pasar murah. Ia adalah wujud nyata kepedulian, yang menjaga senyum petani tetap merekah dan dapur-dapur warga terus mengebul.

Reporter: Uswa

*Hadir di Tengah Masyarakat, Dit Samapta Polda Malut Rutin lakukan Patroli Dialogis*

0

REDAKS.CO- Direktorat Samapta Polda Maluku Utara melalui personel Raimas melaksanakan patroli rutin dan sambang masyarakat di wilayah Kelurahan Mangga Dua (Pelabuhan Semut), Kota Ternate Selatan, pada Selasa (19/08).

Kegiatan patroli yang dipimpin oleh Danton Raimas, Aipda Budi Hermanto tersebut melibatkan 6 personel Raimas Dit Samapta Polda Maluku Utara.

Dalam pelaksanaannya, personel Raimas melakukan patroli dialogis sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sekitar.

Saat dikonfirmasi, Danton Raimas mengatakan bahwa Kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk menciptakan rasa aman, menjaga kondusifitas, serta menjalin komunikasi yang baik dengan warga.

Hasil dari kegiatan patroli menunjukkan bahwa situasi di wilayah Mangga Dua dan sekitarnya dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa patroli dialogis yang dilaksanakan Dit Samapta merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, dan memperkuat hubungan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Polda Maluku Utara terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ungkap Kabid.

Melalui kegiatan ini, Dit Samapta Polda Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir, bekerja profesional, dan bersinergi bersama masyarakat demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Malut.

 

MAHASISWA KKN UNU NTB KOLABORASI YPP AL-IKHLAS MERIAHKAN KARNAVAL HUT RI KE-80

0

MAHASISWA KKN UNU NTB KOLABORASI YPP AL-IKHLAS MERIAHKAN KARNAVAL HUT RI KE-80

SEKOTONGRedaksi.Co Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) berkolaborasi dengan YPP Al-Ikhlas NWDI Madak Belek sukses menggelar gebyar karnaval menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada Senin, 18 Agustus 2025.

Kegiatan ini melibatkan tiga lembaga pendidikan di bawah naungan YPP Al-Ikhlas, yakni PAUD, RA, dan MI. Karnaval dimulai dari kantor Desa Persiapan Empol dan berakhir di halaman YPP Al-Ikhlas NWDI Madak Belek.

Sejak pukul 14.00 WITA, peserta karnaval yang terdiri dari anak-anak hingga ibu-ibu tampak antusias. Mereka mengenakan berbagai busana, mulai dari pakaian adat daerah hingga kostum profesi seperti pilot, dokter, dan polisi wanita. Antusiasme ini mencerminkan semangat masyarakat dalam merayakan kemerdekaan sekaligus rasa syukur atas 80 tahun Indonesia merdeka.

Irwanto, QH. S.Pd, selaku guru dan ketua panitia, menegaskan bahwa karnaval ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran.

“Agenda ini menjadi momen bersejarah untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan. Kami ingin siswa-siswi selalu ingat jasa para pahlawan—jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ketua KKN UNU NTB, L. Hendry, menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.

> “Kegiatan seperti ini adalah wujud bagaimana kita menjaga semangat kebangsaan. Dengan mengingat perjuangan para pendahulu, kita berharap generasi muda bisa terus merawat, menjaga, dan membawa bangsa ini semakin maju,” pungkas Hendry.

 

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UNU NTB dan YPP Al-Ikhlas NWDI Madak Belek ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran karnaval tersebut tidak hanya menambah kemeriahan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah warga.

Peran mahasiswa KKN UNU NTB dalam kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan program akademik, melainkan turut memberi warna, inspirasi, dan semangat baru bagi generasi muda serta lingkungan sekitar. Dengan sinergi semacam ini, nilai pengabdian, pendidikan, dan kebangsaan dapat berjalan beriringan.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read: Abah Uhel