Beranda blog Halaman 23

FPPM Mamasa “Naikkan Suhu”: Warning Keras untuk APH, 15 Perkara Disorot, Mahasiswa Siap Turun 14–15 Agustus

0

Redaksi.co MAMASA : Forum Pergerakan Pelajar Mahasiswa (FPPM) Kabupaten Mamasa menaikkan tensi kritik terhadap penegakan hukum di daerah tersebut. FPPM melayangkan warning keras kepada seluruh Aparat Penegak Hukum (APH) dan menegaskan kesiapannya turun ke jalan pada 14–15 Agustus 2026 untuk mendesak transparansi, kepastian hukum, dan penanganan perkara secara profesional.

Ketua FPPM Mamasa, Ahyar Anwar, menyatakan mahasiswa tidak akan membiarkan persoalan hukum yang menjadi perhatian publik berhenti tanpa kejelasan mengenai proses dan statusnya.

“Kami memberikan warning keras kepada APH di Kabupaten Mamasa. Jika persoalan-persoalan hukum yang menjadi perhatian publik terus dibiarkan tanpa kejelasan, FPPM akan mengambil sikap. Kami merencanakan aksi demonstrasi pada 14–15 Agustus 2026 sebagai bentuk perlawanan konstitusional dan upaya menyuarakan tuntutan masyarakat,” tegas Ahyar.

FPPM menekankan bahwa tuntutan mereka bukanlah desakan agar seseorang langsung dinyatakan bersalah atau dihukum. Sebaliknya, mahasiswa meminta agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak meminta siapa pun dihukum tanpa proses hukum. Kami meminta hukum bekerja. Setiap laporan harus ditindaklanjuti sesuai kewenangan, setiap dugaan harus diperiksa secara profesional, dan masyarakat harus mendapatkan kepastian mengenai proses yang dapat diinformasikan secara hukum,” ujar Ahyar.

Dalam rencana aksinya, FPPM akan mendesak Kapolres Mamasa membuka perkembangan dan status terkini 15 perkara yang sebelumnya disebut masih dalam proses, sepanjang informasi tersebut dapat disampaikan kepada publik sesuai ketentuan hukum.

FPPM juga meminta kepastian bahwa setiap perkara ditangani secara profesional, objektif, transparan, dan tanpa tebang pilih.

Selain kepolisian, sorotan FPPM juga diarahkan kepada Kejaksaan Negeri Mamasa. Mahasiswa mendesak agar laporan maupun informasi masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi ditindaklanjuti secara serius sesuai kewenangan dan ketentuan hukum.

FPPM juga meminta adanya kepastian mengenai perkembangan laporan yang telah disampaikan kepada APH, sepanjang informasi tersebut memang dapat dibuka kepada publik secara hukum.

Aksi yang direncanakan pada 14–15 Agustus 2026 disebut FPPM sebagai momentum untuk menggunakan ruang demokrasi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.

Ahyar menegaskan, aksi tersebut akan ditempuh melalui jalur konstitusional sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap kinerja penegakan hukum.

“Tanggal 14–15 Agustus akan menjadi momentum bagi FPPM untuk menyampaikan suara masyarakat secara terbuka. Kami akan menggunakan ruang demokrasi dan jalur konstitusional untuk menuntut transparansi, kepastian hukum, dan keadilan,” tegasnya.

FPPM menyatakan gerakan tersebut bukan dimaksudkan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan untuk memastikan lembaga penegak hukum tetap mendapat pengawasan publik.

Ahyar kembali menegaskan bahwa FPPM akan terus mengawal persoalan penegakan hukum yang menjadi perhatian mereka.

“Jangan anggap diamnya masyarakat sebagai tanda bahwa persoalan telah selesai. Jangan anggap suara mahasiswa sebagai suara yang bisa diabaikan. Kami akan terus mengawal sampai ada kejelasan,” pungkas Ahyar Anwar.

FPPM kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan secara terbuka:

  • USUT SETIAP DUGAAN TINDAK PIDANA!
  • JANGAN LAMBAN DALAM PENEGAKAN HUKUM!
  • BUKA INFORMASI YANG DAPAT DIBUKA KEPADA PUBLIK!
  • TEGAKKAN HUKUM TANPA TEBANG PILIH!
  • BERIKAN KEPASTIAN HUKUM!
  • 14–15 AGUSTUS 2026: FPPM MERENCANAKAN TURUN KE JALAN.
  • HUKUM JANGAN DIPERMAINKAN.
  • KEADILAN BUKAN UNTUK DIPILIH-PILIH.

FPPM BERSAMA RAKYAT, KAWAL PENEGAKAN HUKUM. MERDEKA DARI KORUPSI. MERDEKA DARI KETIDAKADILAN. MERDEKA DARI KETIDAKPASTIAN HUKUM. (ZUL)

Kapolri Bersama menko polkam Dan pimpinan lembaga negara Perkuat kebersamaan di mabes TNI AL

0

Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri makan siang bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, di Denma Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).Pertemuan berlangsung bersama sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga, antara lain Jaksa Agung RI, Panglima TNI, Kepala BIN RI, Wakil Panglima TNI, KASAD, KASAL, dan KASAU. Kapolri didampingi Kabaintelkam Polri dan Kabareskrim Polri.

http://(redaksi.co )(12 Agustus )(2026)

Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan para pimpinan institusi negara sekaligus memperkuat hubungan kerja yang selama ini terbangun dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. Interaksi antarpimpinan menjadi penting untuk menjaga keterhubungan dan keselarasan dalam merespons berbagai kepentingan strategis nasional.

Dalam menghadapi perkembangan situasi yang semakin dinamis, keterpaduan antarunsur negara dibutuhkan agar pelaksanaan tugas di bidang politik, pertahanan, keamanan, penegakan hukum, dan intelijen dapat saling mendukung. Hubungan kelembagaan yang kuat juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan serta menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan nasional.

Bagi Polri, kebersamaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang semakin efektif dengan seluruh pemangku kepentingan. Setiap institusi memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama dalam menjaga kepentingan bangsa serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan pentingnya semangat kolektif dalam menghadapi setiap tantangan bangsa. Dengan komunikasi yang terpelihara dan kerja sama yang semakin erat, seluruh unsur negara diharapkan mampu memberikan pengabdian terbaik serta menghadirkan manfaat yang nyata, sehingga kehadiran negara semakin dipercaya dan dicintai masyarakat

http://(Agus kustiadi)(12 Agustus )(2026)

Kapolres mediun kota resmikan Mushola AN nugaraha dan Sejumlah ruang pelayanan Polsek taman

0

KOTA MADIUN – Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama W.P., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun Kota, meresmikan Mushola An-Nugraha serta sejumlah ruan pelayanan di Mapolsek Taman Jl.Bhayangkara Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun, Selasa (11/8/2026).Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Madiun Kota Polda Jatim dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

http://( redaksi.co )(11 Agustus )(2026)

Selain itu dengan diresmikannya sejumlah ruang pelayanan tersebut sekaligus memberikan kenyamanan bagi personel maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.

“Mushola An-Nugraha diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi anggota Polsek Taman, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada di lingkungan sekitar,” ujar AKBP Rizki.

Ia mengatakan, keberadaan mushola tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan membangun karakter personel yang humanis dalam menjalankan tugas.

Kapolres Madiun Kota menambahkan, peningkatan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung efektivitas kerja personel serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

AKBP Rizki Pratama W.P. juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah tersedia.

Menurutnya, sarana dan prasarana yang baik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme anggota.

“Fasilitas yang sudah dibangun dan diperbaiki ini hendaknya dirawat serta dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung pelaksanaan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Rizki.

Dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana tersebut, Polsek Taman diharapkan semakin optimal dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional. (*)

http://(Agus kustiadi )(11 Agustus )(2026)

Kunjungi Gampong Jambak, Satgas PRR Komitmen Percepat Rekontruksi di Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH mendampingi Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (PRR) Wilayah Aceh I bersama rombongan meninjau lokasi Huntara, Jembatan, Tebing dan Sekolah di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen pada Selasa,11/8/2026

Said Fadheil mengatakan, tujuan dari Tim Satgas Percepatan PRR datang ke Desa Jambak adalah untuk memantau langsung kondisi serta kendala yang saat ini dialami oleh masyarakat maupun pemerintah di lapangan dalam melaksanakan percepatan PRR.

“Insyaallah dengan kedatangan Tim Satgas ini akan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Barat. Jadi kita memohon dukungan dari Tim Satgas dalam percepatan rehabilitasi di Desa Jambak ini,” kata Said.

Dikatakan Said, sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum (PU) telah datang dan juga meninjau langsung kondisi daerah terdampak bencana di Desa Jambak, dan pada hari ini Tim Satgas Pusat juga kembali datang untuk meninjau lokasi infrastruktur yang rusak akibat bencana alam banjir bandang tahun lalu.

“Kami atas nama Pemkab Aceh Barat dan seluruh jajaran mengucapkan terimakasih kepada Tim Satgas, kami memohon petunjuk dan arahannya agar proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Aceh Barat dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Koordinator Wilayah Aceh I, Percepatan PRR, Laksma TNI, Nouldy Jan Tangka S.A.P., M. Tr.Opsla.,CHRMP mengatakan, dalam kunjungannya bersama dengan tim PRR hari ini mereka meninjau langsung kondisi sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana alam di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.

“Kami sudah meninjau tadi ke sekolah yang terdampak bencana, kemudian jembatan, bronjong yang sudah dibangun di tepian sungai, kantor keuchik dan sawah yang kondisinya rusak berat,” kata Nouldy.

Dikatakan Noudly, tujuan mereka meninjau lokasi terdampam bencana di Aceh Barat untuk memastikan bahwa semuanya berjalan dengan baik di daerah. Dan apa bila terdapat hambatan serta informasi yang belum tersampaiakan dapat disampaikan kepada tim Satgas dalam kunjungan tersebut

Semua hal yang ditemui pada saat tinjaun tersebut nantinya akan disampaikan kepada Satgas di Jakarta, untuk selanjutnya dibahas bersama kementerian ataupun lembaga terkait.

“Sehingga stakeholder yang berkompeten untuk melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi akan mengeksekusi dengan segera sehingga masalah yang ada di Aceh Barat ini diharapkan dapat terselesaikan dengan cepat,” katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh Anggota Analisa dan Evaluasi, Satgas Percepatan PRR Wilayah Aceh I, Kombes Pol Suwinto, S.H., S.I.K, dimana saat ini Pemerintah baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, TNI dan Polri berusaha untuk menangani permasalahan ini bersama – sama.

“Termasuk sekolah, jalan dan juga sawah dari semalam dan tadi pagi kami masih berdiskusi terkait bagaimana penanganannya. Kalau misalnya sawah kita mau tanam kita harus menggandeng teman – teman dari Kementerian Pertanian termasuk itu terkait dengan irigasinya, itu semua kita fikirkan,” kata Suwinto.

Dia meminta kepada masyarakat Desa Jambak khususnya yang terdampak bencana alam banjir bandang untuk tetap bersabar, dan pemerintah tidak akan tinggal diam dalam membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Kami ke sini tujuannya untuk bersilaturahmi dan membuka ruang komunikasi sehingga apa permasalahan di Aceh Barat dapat tersampaikan sehingga kami dapat membantu mengkomunikasikan kepada Kementerian dan Lembaga yang berwenang untuk menanganinya,” ujar Suwinto ****

Di Sidang Penutupan Paripurna ke V, Bupati Tarmizi Minta Program Tidak Sesuai RPJMD di Coret

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menghadiri kegiatan penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap penetapan rancangan perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 sekaligus penutupan rapat paripurna ke-V masa sidang ke II di ruang sidang utama kantor DPRK setempat pada Selasa 11/8/2026

Tarmizi mengatakan, atas nama Pemkab Aceh Barat memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK Aceh Barat serta Tim Banggar DPRK serta Tim Banggar Pemkab yang telah membahas perubahan KUA PPAS hingga selesai.

“Semua pandangan, saran dan masukan dari seluruh fraksi menjadi catatan penting bagi kami dan kemudian kami minta kepada seluruh SKPD untuk menindaklanjutinya. Selanjutnya juga perlu secepatnya kita lakukan pembahasan anggaran perubahan,” kata Tarmizi.

Tarmizi juga mengajak semua pihak untuk tetap menjaga komunikasi yang harmonis dan memperkuat sinergi antara eksekutif, legislatif dan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Barat.

“Semangat kebersamaan yang kuat akan melahirkan dan mendorong kualitas pelayanan publik menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terimakasih kami ucapkan, tadi juga banyak masukan – masukan yang sangat bagus dari fraksi dan kami sudah mencatat semua,” katanya.

Dia meminta kepada anggota DPRK agar nantinya jika ada program yang tidak sesuai dengan RPJMD, tidak sesuai dengan visi dan misi bupati dan tidak sesuai dengan jawaban keluhan masyarakat untuk dicoret semua.

“Jika sinergi ini terus berjalan insya allah, meskipun keadaan fiskal lemah dan keuangan semakin berat kita pasti bisa menghadapinya bersama – sama,” ujar Tarmizi ****

Polres Purwakarta Kenalkan Artificial Intelligence kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi Secara Bijak

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan. 

Untuk membekali generasi muda agar mampu memahami sekaligus memanfaatkan teknologi secara tepat, Polres Purwakarta menggelar Sosialisasi Artificial Intelligence (AI) Tahap I kepada pelajar SMA/SMK di Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMKN 1 Purwakarta dan diikuti sebanyak 125 siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Purwakarta menurunkan 10 orang trainer untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai perkembangan, manfaat, serta penggunaan teknologi Artificial Intelligence dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan.

BACA JUGADampak Kemarau Mulai Terasa, Polres Purwakarta Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kampung Cikopak

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan pemahaman pelajar terhadap teknologi AI, sehingga kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, pengembangan kreativitas, pencarian informasi serta peningkatan keterampilan di era digital.

Selain mengenalkan manfaatnya, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan AI secara bijak, bertanggung jawab dan etis. Pelajar diingatkan agar tidak menjadikan AI sebagai sarana untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum, menyebarkan informasi palsu, melakukan plagiarisme, maupun menyalahgunakan teknologi untuk merugikan orang lain.

Pemahaman tersebut dinilai penting karena perkembangan teknologi AI tidak hanya memberikan peluang, tetapi juga menghadirkan tantangan baru yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan kecakapan digital.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan, edukasi mengenai AI merupakan bagian dari upaya Polri untuk ikut membekali generasi muda menghadapi perkembangan teknologi.

  • “Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkannya secara positif, aman dan bertanggung jawab. AI dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk belajar dan berkarya apabila digunakan dengan tepat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tetap melakukan verifikasi terhadap informasi yang diperoleh melalui teknologi AI maupun internet.

  • “Teknologi dapat membantu kita mendapatkan informasi dengan cepat, tetapi tidak semua informasi yang muncul otomatis benar. Karena itu, tetap gunakan kemampuan berpikir kritis, lakukan pengecekan sumber dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.

Melalui sosialisasi tahap pertama ini, Polres Purwakarta berharap para pelajar semakin siap menghadapi perkembangan teknologi sekaligus mampu menjadi generasi yang cerdas digital, kreatif, kritis dan bertanggung jawab. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Polda Jatim perkuat kesiapan Personel dan peralatan hadapi Ancaman karhutla

0

SURABAYA – Polda Jawa Timur memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

http://( redaksi.co )(11 Agustus )(2026)

Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan dan peralatan penanganan karhutla 2026 di lapangan apel Polda Jatim, Selasa (11/8/2026).

Direktur Samapta Polda Jatim Kombes Pol Noerwiyanto mengatakan Jawa Timur memiliki potensi kerawanan karhutla yang cukup tinggi.

Kondisi geografis di Jawa Timur yang memiliki kawasan hutan, pegunungan, perkebunan hingga wilayah dengan kepadatan penduduk menjadi tantangan tersendiri dalam pencegahan dan penanganan karhutla.

“Jawa Timur merupakan wilayah yang mempunyai potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang tinggi. Kawasan hutan jati dan hutan pinus yang tersebar di berbagai wilayah berpotensi terjadi kebakaran, terutama saat musim kemarau,” kata Kombes Noerwiyanto.

Potensi tersebut semakin perlu diantisipasi mengingat sejumlah kawasan di Jawa Timur tengah menghadapi kondisi kering.

Salah satunya kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang saat ini masih dalam penanganan.

Kombes Noerwiyanto menyebut karhutla tidak hanya dipengaruhi faktor alam dan cuaca, tetapi juga aktivitas manusia. Salah satunya pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Terjadinya karhutla selain faktor alam atau cuaca pada musim kering yang ekstrem, juga dapat disebabkan faktor manusia. Misalnya membakar lahan untuk membersihkan daun-daun kering yang ada di lahan yang akan dijadikan perkebunan,” ujar Kombes Noerwiyanto.

Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari normal, sementara sebagian wilayah juga diprediksi mengalami musim kemarau lebih panjang.

“Potensi munculnya titik panas atau hotspot perlu diantisipasi di sejumlah wilayah, antara lain Probolinggo, Situbondo, Lumajang, Malang, Trenggalek, Ponorogo, Kediri, Bojonegoro, Gresik dan wilayah lainnya,” jelas Kombes Noerwiyanto

Untuk mengantisipasi potensi tersebut, Polda Jatim memastikan kesiapan personel, peralatan serta sarana dan prasarana pendukung. Seluruh unsur yang terlibat diminta mampu bergerak cepat dan terpadu ketika terjadi kebakaran.

“Apel gelar pasukan dan peralatan ini merupakan langkah dan bukti nyata bahwa baik aspek personel, peralatan maupun sarana prasarana pendukung siap melaksanakan tugas penanganan karhutla,” tegas Kombes Noerwiyanto.

Ia juga menegaskan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri, namun dbutuhkan sinergi antara Polri, BPBD, Basarnas, Damkar, relawan, dinas terkait serta masyarakat.

Kombes Noerwiyanto juga meminta jajarannya meningkatkan deteksi dini dan patroli di kawasan rawan, memanfaatkan teknologi untuk pemantauan hotspot, serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, kesiapan personel dan peralatan harus dipastikan setiap saat, disertai koordinasi lintas sektoral yang kuat.

“Keberhasilan penanganan karhutla sangat bergantung pada sinergitas dan kolaborasi lintas sektoral. Karena itu, kita harus menghilangkan ego sektoral agar penanganan di lapangan bisa berjalan dengan baik,” kata Kombes Noerwiyanto.

Dalam penanganan karhutla, Kombes Noerwiyanto juga menekankan pentingnya keselamatan personel. Petugas diminta mematuhi standar operasional prosedur keselamatan kerja, terutama ketika melakukan pemadaman di medan yang sulit.

“Utamakan keselamatan personel. Patuhi standar operasional prosedur keselamatan kerja atau safety first saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di medan yang sulit. Ingat, jiwa personel sangat berharga,” pungkas Kombes Noerwiyanto. (*)

http://(Agus kustiadi )(11 Agustus )(2026)

Antisipasi Karhutla, Polda Maluku Utara Perkuat Kesiapan Personel

0

REDAKSI.CO- Kapolda Polda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. memimpin apel gelar pasukan dan peralatan secara serentak dalam rangka kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Maluku Utara, Selasa, (11/8/2026). berlangsung di Lapangan Apel Catur Prasetya Polda Malut.

Apel tersebut dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K, S.H., M.Hum. para pejabat utama Polda, perwakilan pemerintah daerah yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, unsur TNI yang diwakili Kasi Ops Kasrem 152/Babullah, Kasatpol PP Provinsi, Kepala Basarnas Ternate, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa apel gelar pasukan dan peralatan memiliki makna strategis sebagai wujud kesiapsiagaan dan komitmen bersama dalam menghadapi potensi karhutla. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Ia mengingatkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Maluku Utara telah memasuki musim kemarau sejak Juni hingga Juli 2026, dengan puncak kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan hutan, perkebunan, dan lahan pertanian.

“Karhutla apabila tidak dicegah dan ditangani secara cepat dapat menimbulkan dampak serius, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan ekosistem, kabut asap yang berdampak pada kesehatan, hingga terganggunya aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat,” ujar Kapolda.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi harus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini. Keberhasilan penanganan, kata dia, diukur dari kemampuan mencegah kebakaran serta membatasi penyebaran api sejak awal.

Kapolda juga menekankan sejumlah langkah strategis kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan. Pertama, mengedepankan upaya preventif dan preemtif melalui sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kedua, melakukan pemetaan dan pemantauan wilayah rawan karhutla secara berkelanjutan sebagai dasar pengambilan langkah antisipatif.

Ketiga, meningkatkan deteksi dini melalui patroli terpadu guna mengidentifikasi potensi kebakaran sedini mungkin. Apabila ditemukan titik api, penanganan cepat dan terukur harus segera dilakukan agar tidak meluas. Keempat, memperkuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, dan masyarakat.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya kesiapan personel dan peralatan yang optimal melalui pengecekan dan pemeliharaan berkala. Ia juga mengingatkan agar seluruh pelaksanaan tugas dilakukan secara profesional, responsif, dan humanis, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian. Kapolda menegaskan, tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang dengan sengaja maupun karena kelalaiannya menyebabkan karhutla, sesuai ketentuan perundang-undangan.

Melalui apel ini, Kapolda berharap kesiapan yang dibangun tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi kesiapan operasional di lapangan. Ia menegaskan bahwa karhutla bukan sekadar persoalan kebakaran, melainkan menyangkut aspek kemanusiaan, lingkungan, kesehatan, serta keberlangsungan hidup masyarakat.

“Pencegahan harus menjadi prioritas, kesiapsiagaan menjadi budaya kerja, dan sinergi menjadi kunci keberhasilan dalam melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Maluku Utara,” tutup Kapolda.

Laga Silaturahmi Antar Gampong Kecamatan Meureubo Resmi di Buka, Buloh dan Sumber Batu Awali Laga Pertama

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke 81, Pemerintah Kecamatan Meureubo menggelar Laga Silaturahmi Antar Gampong,ajang ini di laksanakan di lapangan Gajah Tunggal Ranto Panyang pada Selasa 11/8/2026

Hadir dalam pembukaan Laga Silaturahmi ini Camat kecamatan Meureubo,yang mewakili Danramil, mewakili Kapolsek, anggota DPRK, serta para undangan lainya

Ketua panitia pelaksana Agustiar dalam sambutan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam mensukseskan acara dan berharap ajang pertandingan antar Gampong ini dapat mempererat tali persaudaraan dan tetap menjunjung tinggi sportifitas.

” Kami berharap pertandingan dapat berjalan dengan mengedepankan sportifitas dalam bertanding,mari kita menjaga nama baik Gampong dan kecamatan,kita jaga bersama kegiatan laga Silaturahmi Antar Gampong ini berjalan dengan baik dan sukses ” ujarnya

Sementara itu camat kecamatan Meureubo, Maimun S.STP dalam kata sambutan dan arahannya menyampaikan harapan agar seluruh pertandingan dapat berjalan dengan lancar,aman,dan damai,ia juga mengajak seluruh pemain untuk menjaga persatuan melalui olahraga dan menginformasikan bahwa para pemain yang akan di nilai untuk mengikuti ajang tingkat kabupaten.

” Mari kita selalu menjaga rasa persatuan dan rasa sportifitas dalam bermain, perlu juga kami sampaikan,kami akan memantau permainan para pemain untuk kemudian akan di pilih mewakili kecamatan mengikuti pertandingan tingkat kabupaten ” ujar camat kecamatan Meureubo.

Pembukaan Laga Silaturahmi secara resmi di buka dengan tendangan bola pertama yang di lakukan oleh yang mewakili Danramil, bersama yang mewakili Kapolsek serta Camat dimana momen ini menandai Laga Silaturahmi resmi di buka dan di laksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke 81 di kecamatan Meureubo.

Pembukaan Laga Silaturahmi yang digelar tampil pertama kali dua kesebelasan yakni kesebelasan dari Gampong Buloh dan Sumber Batu yang memulai pertandingan dengan semangat kebersamaan dan dalam semangat persatuan ****

*Kapolri Bersama Menko Polkam dan Pimpinan Lembaga Negara Perkuat Kebersamaan di Mabes TNI AL*

0

Jakarta ,Redaksi.Co— Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri makan siang bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, di Denma Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan berlangsung bersama sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga, antara lain Jaksa Agung RI, Panglima TNI, Kepala BIN RI, Wakil Panglima TNI, KASAD, KASAL, dan KASAU. Kapolri didampingi Kabaintelkam Polri dan Kabareskrim Polri.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan para pimpinan institusi negara sekaligus memperkuat hubungan kerja yang selama ini terbangun dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. Interaksi antarpimpinan menjadi penting untuk menjaga keterhubungan dan keselarasan dalam merespons berbagai kepentingan strategis nasional.

Dalam menghadapi perkembangan situasi yang semakin dinamis, keterpaduan antarunsur negara dibutuhkan agar pelaksanaan tugas di bidang politik, pertahanan, keamanan, penegakan hukum, dan intelijen dapat saling mendukung. Hubungan kelembagaan yang kuat juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan serta menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan nasional.

Bagi Polri, kebersamaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang semakin efektif dengan seluruh pemangku kepentingan. Setiap institusi memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama dalam menjaga kepentingan bangsa serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan pentingnya semangat kolektif dalam menghadapi setiap tantangan bangsa. Dengan komunikasi yang terpelihara dan kerja sama yang semakin erat, seluruh unsur negara diharapkan mampu memberikan pengabdian terbaik serta menghadirkan manfaat yang nyata, sehingga kehadiran negara semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.