Beranda blog Halaman 216

*Pelayanan Humanis May Day, Polisi Bagikan Makanan kepada Peserta Aksi*

0

Jakarta ,Redaksi.Co— Suasana humanis terlihat di tengah kegiatan pelayanan penyampaian pendapat di muka umum dalam momentum May Day 2026, Jumat (1/5/2026), di depan Kantor Disnaker Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat. Sejumlah personel Polda Metro Jaya tampak berinteraksi hangat dengan peserta aksi serta masyarakat di sekitar lokasi.

Tidak hanya hadir untuk menjaga situasi tetap aman dan tertib, petugas juga membagikan makanan berupa somay kepada peserta aksi. Momen sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

“Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Menurut Kombes Budi, pembagian makanan berupa somay kepada peserta aksi menjadi simbol sederhana bahwa komunikasi dan kedekatan antara petugas dengan masyarakat perlu terus dibangun, terutama dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

“Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” tambahnya.

Di lokasi, petugas juga tampak berdialog ringan, menyapa peserta aksi, hingga berfoto bersama masyarakat. Suasana tersebut menggambarkan bahwa pelayanan penyampaian pendapat dapat berjalan sejuk, tertib, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.

Selanjutnya Kombes Budi menegaskan, Polda Metro Jaya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum, sepanjang dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

Dek Fadh Turun Kelapangan,Dorong Penyempurnaan Jalan Strategis di Kembang Tanjong

0

Pidie , Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE atau yang akrab disapa Dek Fadh, melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan jalan program Inpres Jalan Daerah (IJD) Kementerian PUPR di Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Kamis (30/4/2026).

Proyek yang bersumber dari APBN senilai Rp24 miliar tersebut telah rampung dikerjakan dan kini mulai memberikan dampak signifikan terhadap konektivitas antarwilayah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Aceh dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya mengalami keterisolasian.

Kehadiran Wakil Gubernur disambut hangat oleh para keuchik, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar.

Ketua Forum Geusyik Kembang Tanjong, Nazarullah (Kojek), menyebut pembangunan jalan tersebut sebagai titik balik mobilitas masyarakat.

“Ini akses yang sudah lama dinantikan. Dulu masyarakat harus menggunakan sampan untuk melintas. Sekarang sudah bisa dilalui kendaraan dengan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, ruas jalan tersebut kini telah membuka konektivitas dari Kembang Tanjong menuju Pasi Lhok hingga tersambung ke jalur Pusong–Lancok, Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

Meski demikian, masyarakat masih mengharapkan adanya penyempurnaan di sejumlah titik krusial, terutama pada ruas Pasi Lhok, Jemurang, hingga Pusong menuju Bandar Baru, guna mengoptimalkan fungsi jalan sebagai jalur ekonomi dan distribusi.

Dalam agenda yang sama, Wakil Gubernur juga meninjau kondisi aliran sungai di kawasan Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat banjir. Selain itu, ia turut mengecek kondisi jalan Kembang Tanjong–Mutiara yang saat ini memerlukan penanganan lanjutan.

Fadhlullah menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang merata, adaptif terhadap risiko bencana, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Aceh akan terus memastikan kualitas infrastruktur ditingkatkan, termasuk menyempurnakan titik-titik yang masih membutuhkan penanganan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, menilai kehadiran Wakil Gubernur di lapangan mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan rakyat.

“Kehadiran ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan ini sekaligus mempertegas arah kebijakan Pemerintah Aceh dalam memperkuat konektivitas wilayah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di kawasan yang sebelumnya terdampak keterbatasan akses dan bencana ****

Polsek Tommo Gaspol Jaga Kamtibmas: Kapolsek Turun Langsung Pompa Semangat Anggota

0

Redaksi.co MAMUJU : Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Tommo terus digencarkan tanpa kompromi. Pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 13.00 WITA, jajaran Polsek Tommo bergerak aktif memperkuat soliditas internal sekaligus menyapa langsung masyarakat hingga ke pelosok kebun warga.

Kapolsek Tommo, IPDA Iswandi Akhmad, S.H., tampil di garis depan dengan memberikan suntikan motivasi kepada seluruh personel. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kekompakan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Soliditas adalah kunci. Bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab akan berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat,” tegasnya di hadapan anggota.

Tak hanya di internal, pendekatan humanis juga dilakukan di lapangan. Bhabinkamtibmas Desa Tommo dan Desa Buana Sakti, Aipda Eko Prasetio, turun langsung melaksanakan patroli dan sambang warga. Ia menyisir wilayah Dusun Karang, Desa Buana Sakti, dan bertemu dengan warga yang tengah beristirahat usai bekerja di kebun sawit, termasuk kelompok Bapak Kasiyono.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Aipda Eko menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diingatkan untuk terus menjaga situasi lingkungan tetap kondusif, serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk maraknya potensi pencurian buah sawit.

Lebih lanjut, ia menegaskan agar setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat segera dilaporkan kepada aparat, baik Bhabinkamtibmas maupun Babinsa. Ia juga mengingatkan keras agar masyarakat tidak mengambil langkah sendiri atau main hakim sendiri yang justru dapat memicu konflik baru.

Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata bahwa Polsek Tommo tidak hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi juga aktif mencegah potensi gangguan sejak dini. Pendekatan langsung ke masyarakat dinilai efektif membangun kepercayaan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga keamanan bersama. (ZUL)

Sinergi Tanpa Batas: Personel Polsek Tommo Bahu-Membahu Bangun Rumah Warga di Kakulassan

0

Redaksi.co MAMUJU : Pemandangan berbeda terlihat di Desa Kakulassan pada Jumat pagi (1/5/2026). Di tengah cuaca yang cerah, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tommo tidak hanya sekadar berpatroli, melainkan turun langsung berbaur dengan warga untuk mengaduk semen dan menyusun batu pondasi.

Kegiatan gotong royong yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WITA. Kanit Intelkam Polsek Tommo, IPDA Jefrinal mengatakan, Kehadiran Polri di tengah pemukiman ini bukan dalam rangka penegakan hukum, melainkan sebagai wujud nyata pengabdian dan kedekatan Bhabinkamtibmas dengan warga binaannya.

Aksi “angkat cangkul” ini dilakukan untuk membantu salah satu warga yang sedang memulai pembangunan rumah. Namun, bagi IPDA Jefrinal, ada makna yang lebih dalam dari sekadar pondasi semen dan batu.

Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan secara formal, tapi untuk mempererat tali silaturahmi. Dengan gotong royong seperti ini, komunikasi antara polisi dan masyarakat mencair. Kalau sudah dekat, menjaga Kamtibmas jadi jauh lebih mudah,” ujar IPDA Jefrinal.

Sambil beristirahat sejenak bersama warga, personel Polsek Tommo tetap menyelipkan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Warga diajak untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan selalu menjaga kerukunan antar tetangga.

* Mempererat Silaturahmi: Menciptakan hubungan emosional yang kuat antara Polri dan warga Desa Kakulassan.

* Harkamtibmas: Menjamin situasi desa tetap aman, damai, dan kondusif melalui pendekatan persuasif.

* Aksi Nyata: Membuktikan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat yang siap membantu dalam kesulitan apapun.

Hingga siang hari, suasana kekeluargaan begitu kental terasa. Warga setempat mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Tommo yang tidak segan kotor-kotoran demi membantu pembangunan rumah warga.

Dengan aksi nyata seperti ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, sekaligus memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Tommo tetap terjaga dengan semangat gotong royong. (ZUL)

Viral dan Menggetarkan: Bocah 12 Tahun di Mamasa Akhirnya Tersentuh Layanan Medis Setelah 10 Tahun Terabaikan

0

Redaksi.co MAMASA : Kisah pilu Salsabilah (12), bocah asal Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, akhirnya membuka mata banyak pihak. Setelah bertahun-tahun hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa penanganan medis yang layak, secercah harapan kini datang menghampirinya, dipicu oleh satu hal: viralnya penderitaan yang selama ini nyaris tak terlihat.

Selama satu dekade terakhir, Salsabilah berjuang melawan epilepsi kronis yang mulai menyerangnya sejak usia dua tahun. Dalam sehari, ia bisa mengalami kejang hingga lima kali, bahkan saat tertidur. Kondisi itu berlangsung tanpa pengobatan intensif, memperlihatkan betapa akses kesehatan di pelosok masih menjadi kemewahan yang sulit dijangkau.

Tak berhenti di situ, Salsabilah juga mengalami stunting parah. Di usianya yang menginjak 12 tahun, berat badannya hanya 16,44 kilogram, angka yang menggambarkan krisis gizi serius yang tak kunjung tertangani.

Di balik semua itu, ada realita getir yang tak bisa diabaikan: kemiskinan. Ibunya, Murniati, dengan suara bergetar mengungkapkan bahwa keterbatasan biaya membuat mereka tak pernah sekalipun membawa Salsabilah ke rumah sakit.

Kadang sementara duduk saja, Salsabilah langsung kejang. Tapi kami tidak punya biaya untuk rujuk,” ujarnya lirih.

Namun, nasib Salsabilah berubah ketika kisahnya menyebar luas di media sosial dan memantik gelombang empati publik. Lembaga Cinta Kasih Makassar (LCKM) menjadi pihak yang bergerak cepat, turun langsung memberikan pendampingan penuh.

Pada Jumat pagi, tim LCKM menjemput Salsabilah dan membawanya ke Puskesmas Mambi untuk mengurus rujukan ke layanan kesehatan lanjutan. Langkah itu menjadi titik awal dari penanganan medis yang selama ini tak pernah ia rasakan.

Ketua LCKM, Silvi Feronika, menegaskan komitmen lembaganya untuk tidak setengah-setengah dalam mengawal kasus ini.

Kami akan pastikan Salsabilah mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Termasuk merujuknya ke RSUD Andi Depu Polewali Mandar yang memiliki fasilitas lebih lengkap,” tegasnya.

Tak butuh waktu lama, pada Jumat siang pukul 13.00 WITA, Salsabilah langsung diberangkatkan menuju fasilitas kesehatan di Polewali Mandar untuk pemeriksaan lanjutan.

Perjalanan ini bukan sekadar rujukan medis, ini adalah simbol dari harapan yang selama ini tertunda. Kasus Salsabilah menjadi tamparan keras bagi semua pihak bahwa di balik gemerlap pembangunan, masih ada anak-anak yang berjuang sendirian untuk sekadar mendapatkan hak dasar: hidup sehat.

Kini, mata publik tertuju. Pertanyaannya sederhana namun tajam, berapa banyak “Salsabilah” lain yang belum viral, dan masih menunggu diselamatkan? (ZUL)

Musda Kadin Batam, Amsakar: Tampil Performa Yang Prima, Perkuat Sinergi BP Batam dan Pemerintah Kota Batam

0

 

Redaksi.co – Batam | Kamar Dagang Industri (Kadin) Batam menggelar Musyawarah Daerah di kantor Bida BP Batam Center, pada Kamis (30/04/2026) siang.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, tentu kita mengharapkan Kadin Batam tampil dengan performa yang membanggakan, dengan ide-ide yang mampu menggesa dan memberikan percepatan bagi pembangunan Kota Batam, Kepri, bahkan Indonesia. Karena itu, kami sangat berbahagia atas momen konsolidasi persatuan yang dilaksanakan hari ini,” kata  Amsakar, dalam keterangan pers di sela sela acara Musda.

Lebih lanjut, Amsakar meyebutkan capaian kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat meningkat dari 6,69 persen Tahun 2024 menjadi 6,76 persen Tahun 2025, konsisten berada di atas rata-rata nasional.

Di sektor investasi, realisasi juga melampaui target yang ditetapkan. Dari target sebesar Rp 60 triliun Tahun 2025, Batam berhasil mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 69,3 triliun atau mencapai 115,5 persen. Sementara itu, pada Triwulan I Tahun 2026, nilai investasi menunjukkan lonjakan signifikan hampir 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari sekitar Rp 8 triliun menjadi Rp17,4 triliun.

“Capaian ini menandakan bahwa tata kelola yang kita lakukan sudah berada pada jalur yang tepat. Ini juga menunjukkan adanya dukungan signifikan dari para pelaku usaha terhadap kebijakan yang kita jalankan,” jelasnya.

Menariknya, komposisi investasi tersebut dikatakan, menunjukkan keseimbangan antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yang mencerminkan semakin kuatnya peran pelaku usaha nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Amsakar optimistis, dengan tren tersebut, pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan I Tahun 2026 berpotensi mendekati angka 7 persen, meningkat tajam dari 5,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ia meyakini, peran aktif Kadin dalam mewarnai geliat ekonomi akan semakin memperkuat capaian tersebut ke depan.

“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar implementatif. Memperkuat kebersamaan jauh lebih baik,” tegasnya.

Menutup arahannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan musyawarah konsolidasi persatuan tersebut serta berharap Kadin Batam dapat memperkuat sinergi dengan BP Batam dan Pemerintah Kota.

“Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas musyawarah konsolidasi persatuan ini. Kami berharap Kadin dapat terus bekerja sama dalam mendukung kebijakan yang telah dirancang, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif, khususnya dalam pengelolaan investasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan Ham Kadin Indonesia, M. Aziz Syamsudin; Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Taufan E.N. Rotorasiko dan Ketua Kadin Kepri, Mustava. (Redaksi)

GMKI Cium Aroma “Main Mata”, Desak Polisi Seret Aktor Intelektual Tambang Ilegal!

0

Redaksi.co MAMUJU : Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamuju resmi “menabuh genderang perang” terhadap lambannya penanganan kasus tambang ilegal di Kecamatan Kalumpang. Mereka menilai, upaya penegakan hukum saat ini layaknya macan ompong, garang di awal, namun melempem dalam penyelesaian.

Meski aparat telah melakukan penertiban besar-besaran dan menyita alat berat, hingga detik ini publik belum disuguhi drama penetapan tersangka. Absennya gelar perkara pasca-operasi menciptakan tanda tanya besar: Ada apa dengan kepolisian?

Ketua BPC GMKI Mamuju, Ratno Irawan, dengan tegas memperingatkan aparat agar tidak hanya berpuas diri dengan menyita besi tua atau memeriksa warga kecil. Menurutnya, mustahil alat berat bisa “parkir” dan mengeruk kekayaan alam Kalumpang tanpa ada suntikan dana segar dari para predator ekonomi di balik layar.

Melihat masifnya penertiban, seharusnya polisi sudah mengantongi dua alat bukti sah. Jangan hanya masyarakat pencari nafkah yang dikorbankan, sementara aktor intelektual dan investornya masih bisa tidur nyenyak sambil menghitung cuan!” tegas sang Ketua BPC dengan nada tinggi.

GMKI menilai masyarakat lokal hanyalah tameng bagi ketamakan para pemodal yang ingin mengeruk emas hitam atau mineral Kalumpang secara instan. Kerusakan lingkungan yang ditinggalkan menjadi warisan pahit bagi warga, sementara keuntungan mengalir deras ke kantong para bos besar.

Secara yuridis, GMKI mengingatkan kepolisian bahwa jerat hukum sudah sangat benderang. Para pendana ini dapat dibidik dengan:

* Pasal 158 UU No. 4 Tahun 2009 (yang telah diubah ke UU No. 2 Tahun 2025 tentang Minerba).

* Jo Pasal 20 huruf d UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) terkait penyertaan dalam tindak pidana.

Kini, bola panas berada di tangan Kepolisian wilayah hukum Mamuju. Publik menanti keberanian aparat untuk melakukan “cuci gudang” hingga ke akar-akarnya.

Aturan pidananya sudah eksplisit. Kami menuntut nyali kepolisian untuk menuntaskan perkara ini. Jangan sampai publik berasumsi ada kekuatan besar yang membentengi para pemodal nakal ini,” tutupnya penuh penekanan.

Kalumpang tidak butuh janji, Kalumpang butuh keadilan! (ZUL)

Selamatkan Generasi Muda, Polisi Sita 217 Sachet Ganja di Ternate

0

REDAKSI. CO – Upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika terus digencarkan oleh Polda Maluku Utara. Kali ini, Direktorat Reserse Narkoba melalui Tim Opsnal Unit 3 berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan mengamankan 217 sachet plastik berisi ganja seberat bruto sekitar 282 gram di wilayah Kelurahan Kampung Makassar Timur, Kota Ternate.

Pengungkapan tersebut berawal dari kepedulian masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian terkait dugaan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti secara cepat dan terukur oleh tim di lapangan.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.

“Pengungkapan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. Informasi yang disampaikan menjadi pintu awal bagi kami untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tim mulai melakukan pemantauan pada Selasa malam (28/4/2026). Setelah memastikan keberadaan terlapor, seorang pria berinisial RP (18), petugas kemudian melakukan tindakan pengamanan pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.30 WIT di kediamannya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan ratusan sachet ganja yang tersimpan rapi di dalam tas milik terlapor yang disembunyikan di dalam lemari pakaian.

“Sebanyak 217 sachet yang diduga berisi ganja berhasil diamankan. Saat ini, terlapor beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” jelas Kabidhumas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan Polri tidak semata-mata penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya menyelamatkan masa depan generasi muda dari jerat penyalahgunaan narkotika.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga berupaya mencegah dan melindungi. Setiap pengungkapan kasus narkotika adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga anak-anak kita dari bahaya yang bisa merusak masa depan mereka,” tambahnya.

Polda Maluku Utara juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berani melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.

“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” tutupnya.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik kasus tersebut.

Polri Ajak Peringatan May Day di Maluku Utara Berlangsung Tertib dan Bermartabat

0

REDAKSI.CO – Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polda Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pekerja dan buruh, untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa May Day merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan hak dan harapan. Namun demikian, penyampaian aspirasi diharapkan tetap dilakukan dengan cara yang santun serta tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami menghormati setiap aspirasi yang disampaikan oleh saudara-saudara kita para buruh. Silakan menyampaikan pendapat, namun tetap jaga ketertiban, hindari tindakan anarkis, serta tidak merusak fasilitas umum yang merupakan milik bersama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga situasi tetap kondusif merupakan tanggung jawab bersama, sehingga seluruh pihak diharapkan dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memicu kericuhan.

“Fasilitas umum dibangun untuk kepentingan bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama, jangan sampai momentum penyampaian aspirasi justru merugikan masyarakat luas,” tambahnya.

Polda Maluku Utara berkomitmen untuk hadir memberikan pengamanan secara humanis dan profesional, sekaligus membuka ruang dialog bagi seluruh pihak agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik.

Dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai, diharapkan peringatan May Day di Maluku Utara dapat berlangsung aman, damai, serta mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi

MAKI Jatim Perketat Pengawasan, Siap Ungkap Penyimpangan Upah Buruh

0

JEMBER,redaksi.co – Memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koordinator Wilayah Jawa Timur melontarkan peringatan keras kepada pemerintah dan pelaku usaha agar tidak bermain-main dengan hak buruh.

MAKI Jawa Timur menilai persoalan ketenagakerjaan hingga kini masih menyisakan berbagai ketimpangan serius, mulai dari upah yang belum sepenuhnya layak, lemahnya perlindungan tenaga kerja, hingga kebijakan yang dinilai belum transparan dan berpotensi disalahgunakan.

Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru Satryo, menegaskan bahwa buruh merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Hak buruh bukan untuk dinegosiasikan, apalagi dikorbankan. Jika masih ada pihak yang bermain di balik kebijakan, kami tidak akan ragu untuk membongkarnya ke publik,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, MAKI Jawa Timur akan memperkuat fungsi kontrol sosial dengan mengawal secara ketat setiap kebijakan dan praktik di sektor ketenagakerjaan, khususnya di wilayah Jawa Timur, termasuk Jember, Lumajang, dan sekitarnya.

Fokus pengawasan meliputi penetapan dan implementasi upah layak, jaminan sosial tenaga kerja, perlindungan hukum bagi pekerja, hingga transparansi dalam proses pengambilan kebijakan. MAKI juga menilai sektor ketenagakerjaan sebagai salah satu area yang rentan terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Karena itu, MAKI Jawa Timur mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan serta berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang merugikan buruh.

Di sisi lain, MAKI tetap mengimbau seluruh elemen buruh agar menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan bermartabat, tanpa mengurangi ketegasan dalam memperjuangkan hak-haknya.

Momentum Hari Buruh 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi titik tekan bagi semua pihak untuk benar-benar menghadirkan keadilan sosial dalam dunia kerja.

Langkah pengawasan ini ditegaskan bukan semata bentuk kritik, melainkan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Jember, agar berjalan bersih, transparan, dan tepat sasaran, serta mampu mendorong peningkatan kemakmuran buruh dan kesejahteraan masyarakat secara luas (Edi).