Sabtu, April 11, 2026
Beranda blog Halaman 207

Muktamar X PPP Ricuh, Plt Ketum H. Muhamad Mardiono Minta Maaf dan Ajak Kader Hapus Konflik

0

Redaksi.co, Jakarta | Pelaksanaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9), berlangsung panas. Acara yang dibuka langsung oleh Plt Ketua Umum PPP, H. Muhamad Mardiono, sempat diwarnai kericuhan karena desakan peserta agar dilakukan pergantian ketua umum secara cepat.

Dalam sambutannya, Mardiono menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh kader. Ia mengakui masih banyak kelemahan dalam kepemimpinan, namun menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah partai.

“Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, termasuk saya. Namun, partai politik harus tetap menjadi pilar demokrasi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Mardiono juga menyinggung konflik internal yang kerap membayangi PPP sejak lama. Menurutnya, pertikaian yang berulang hanya melemahkan kekuatan partai.

“Kita tahu PPP sudah berkali-kali diuji konflik. Tugas kita hari ini adalah menghapus perpecahan itu, bukan menambah luka baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, mengembalikan struktur partai yang pernah terguncang sejak 2014 hingga 2019 bukan perkara mudah. Banyak kader yang meninggalkan barisan, sehingga butuh konsolidasi serius di semua tingkatan, dari DPP hingga cabang.

Meski begitu, Mardiono optimis PPP mampu bangkit jika semua pihak bersatu. Ia mengajak seluruh peserta muktamar, termasuk para calon pemimpin baru, untuk menomorsatukan persatuan demi kejayaan partai.

Muktamar X PPP Ricuh, Plt Ketum H. Muhamad Mardiono Minta Maaf dan Ajak Kader Hapus Konflik

0

Muktamar X PPP Ricuh, Plt Ketum H. Muhamad Mardiono Minta Maaf dan Ajak Kader Hapus Konflik

0

Redaksi.co, Jakarta | Pelaksanaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9), berlangsung panas. Acara yang dibuka langsung oleh Plt Ketua Umum PPP, H. Muhamad Mardiono, sempat diwarnai kericuhan karena desakan peserta agar dilakukan pergantian ketua umum secara cepat.

Dalam sambutannya, Mardiono menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh kader. Ia mengakui masih banyak kelemahan dalam kepemimpinan, namun menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah partai.

“Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, termasuk saya. Namun, partai politik harus tetap menjadi pilar demokrasi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Mardiono juga menyinggung konflik internal yang kerap membayangi PPP sejak lama. Menurutnya, pertikaian yang berulang hanya melemahkan kekuatan partai.

“Kita tahu PPP sudah berkali-kali diuji konflik. Tugas kita hari ini adalah menghapus perpecahan itu, bukan menambah luka baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, mengembalikan struktur partai yang pernah terguncang sejak 2014 hingga 2019 bukan perkara mudah. Banyak kader yang meninggalkan barisan, sehingga butuh konsolidasi serius di semua tingkatan, dari DPP hingga cabang.

Meski begitu, Mardiono optimis PPP mampu bangkit jika semua pihak bersatu. Ia mengajak seluruh peserta muktamar, termasuk para calon pemimpin baru, untuk menomorsatukan persatuan demi kejayaan partai.

Muktamar X PPP Ricuh, Plt Ketum H. Muhamad Mardiono Minta Maaf dan Ajak Kader Hapus Konflik

0

Redaksi.co, Jakarta | Pelaksanaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9), berlangsung panas. Acara yang dibuka langsung oleh Plt Ketua Umum PPP, H. Muhamad Mardiono, sempat diwarnai kericuhan karena desakan peserta agar dilakukan pergantian ketua umum secara cepat.

Dalam sambutannya, Mardiono menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh kader. Ia mengakui masih banyak kelemahan dalam kepemimpinan, namun menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah partai.

“Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, termasuk saya. Namun, partai politik harus tetap menjadi pilar demokrasi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Mardiono juga menyinggung konflik internal yang kerap membayangi PPP sejak lama. Menurutnya, pertikaian yang berulang hanya melemahkan kekuatan partai.

“Kita tahu PPP sudah berkali-kali diuji konflik. Tugas kita hari ini adalah menghapus perpecahan itu, bukan menambah luka baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, mengembalikan struktur partai yang pernah terguncang sejak 2014 hingga 2019 bukan perkara mudah. Banyak kader yang meninggalkan barisan, sehingga butuh konsolidasi serius di semua tingkatan, dari DPP hingga cabang.

Meski begitu, Mardiono optimis PPP mampu bangkit jika semua pihak bersatu. Ia mengajak seluruh peserta muktamar, termasuk para calon pemimpin baru, untuk menomorsatukan persatuan demi kejayaan partai.

Polres Aceh Barat Tertibkan Antrian Bahan Bakar Minyak Subsidi Jenis Solar Di Sejumlah SPBU

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Polres Aceh Barat melalui Sat Reskrim melakukan penertiban antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jumat 26/9/2025 sore.

Kegiatan ini digelar serentak di empat titik, yakni SPBU Jalan Manekro, SPBU Kuta Padang, SPBU Suak Raya, dan SPBU Mereubo. Penertiban dipimpin langsung Unit Resmob dan Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Aceh Barat guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Roby Afrizal, S.H., M.H., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya kepolisian untuk membantu masyarakat, terutama pengguna kendaraan umum dan nelayan yang sangat membutuhkan solar subsidi.

“Kami hanya memberikan himbauan agar masyarakat tertib dalam melakukan pengisian BBM subsidi. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakan atau menimbun, karena BBM ini diperuntukkan untuk kepentingan rakyat,” ujar AKP Roby.

Ia menegaskan, Polres Aceh Barat akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di SPBU wilayah hukumnya. Tujuannya, agar tidak terjadi kecurangan yang merugikan masyarakat dan memastikan penyaluran solar subsidi sesuai aturan.

Masyarakat yang ditemui di lokasi menyambut baik penertiban ini. Mereka menilai kehadiran polisi di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah praktik nakal yang kerap menimbulkan antrian panjang.

Dengan langkah tegas namun humanis, Polres Aceh Barat berharap penyaluran BBM subsidi dapat lebih merata dan benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak ****

Dukung Ketahanan Pangan : Polres Fakfak Sukses Gelar Panen Raya Jagung Serentak.

0

Fakfak.Redaksi.Co – Kepolisian Resor (Polres) Fakfak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan menggelar panen raya jagung secara serentak di lahan tumpang sari kebun Tesa PT. Rimbun Sawit Papua (RSP) kampung Tesa, Distrik Bomberay, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan Polri dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.

Panen raya jagung tersebut dihadiri oleh Kapolres Fakfak, Dandim 1803/Fakfak, Komandan Batalyon TP 808 Mbaham Matta, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana, Kejaksaan, Kepala Bulog, Kepala Statistik, beserta Kepala Region Control PT.RSP Fakfak.

Hasil panen kali ini dinilai cukup memuaskan, sekaligus memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian lokal sebagai sumber pangan utama.

Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, SE.MH, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilakukan secara nasional sebagai bentuk polri dalam mendukung program presiden Republik Indonesia.

“Hari ini kita berkumpul dalam rangka panen jagung serentak seluruh Indonesia  yang dipimpin oleh bapa kapolri pada kuartal ke-III Tahun 2025 yang menunjukkan sinergi luar biasa dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan sesuai dengan program bapak presiden dalam hal swasembada jagung.

Lebih lanjut ia menambahkan, kita berupaya untuk mengoptimalkan Lahan dengan teknik tumpang sari dan ini menunjukkan inflasi dan ketekunan dalam bercocok tanam. Lahan Tumpang sari yang kita lihat hari ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang tepat dengan berbagai permasalahan yang ada kita masi bisa meningkatkan produktifitas lahan dan mengoptimalkan hasil pertanian.

Saya juga mengapresiasi upaya para pentani dan kelompok tani serta semua yang terlibat dalam program ini. Polres Fakfak akan selalu hadir bersama masyarakat, selain mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan, tetapi juga menjaga keamanan di wilayah pertanian agar kegiatan ini berjalan terus dengan lancar dan sukses.

Kita berharap bahwa hasil panen ini membawa kesejahteraan bagi para petani dan masyarakat semoga keberhasilan ini menjadi motifasi untuk terus meningkatkan produksi dan inovasi di sektor pertanian di daerah kita.” Tutupnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan di Kabupaten Fakfak.

Acara yang penuh keakraban dan kekeluargaan ini ditutup dengan panen bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolres Fakfak diikuti semua peserta dan undangan yang hadir.

Teladani Akhlak Nabi, SDN Tonjong 01 Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

0

Bogor, Redaksi.co – SDN Tonjong 01, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, menggelar perayaan maulid nabi muhammad SAW. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan agama dan menanamkan akhlak mulia sejak dini.

Sabtu, (27/9/2025)

Perayaan maulid tahun ini mengusung tema “Menjadi generasi berprestasi dan berbudi pekerti dengan cinta nabi sejak dini”

 

Kepala Sekolah SDN Tonjong 01, Senah Nurhasanah, S.Pd., menyampaikan bahwa perayaan maulid kali ini terasa spesial karena kegiatan ini dapat mendorong siswa dan dewan guru untuk benar-benar meneladani nabi muhammad SAW, sehingga sekolah dapat mencetak generasi yang cerdas dan mulia dalam akhlak. Ia secara khusus menekankan agar siswa dapat berperilaku jujur dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan teladan rasulullah, ucapnya

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana maulid, Khariz, mengajak para siswa untuk terus membaca selawat serta merajut dan menguatkan iman.

Ia berharap, kepada para guru agar fokus memantapkan pengetahuan tentang nabi muhammad SAW dan keluarganya,” pungkasnya

(Okta)

GWI Jember Siap Bersinergi dengan Kejari untuk Edukasi dan Penegakan Hukum

0

JEMBER, redaksi.co – Jajaran pengurus Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Jember terus melakukan kunjungan ke sejumlah lembaga di Kabupaten Jember untuk memperkenalkan organisasi sekaligus menjalin sinergi.

Pada Jumat (26/9/2025), rombongan GWI Jember yang dipimpin Ketua Ahmadi didampingi Sekretaris Sigit Priyono Azeta, Humas Imron Hidayat, serta jajaran pengurus lainnya, berkunjung ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Mereka diterima oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Agung Wibowo, SH., MH dan Kepala Seksi Pidsus Ivan Praditya Putra, SH., MH di ruang Media Center Kejari Jember.

Ketua GWI Jember, Ahmadi, menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan Kejari, khususnya dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

“Mengingat wilayah Kabupaten Jember yang luas, kami siap bergandengan tangan dengan Kejari dalam pemberitaan terkait edukasi, sosialisasi, maupun penegakan hukum hingga ke tingkat pedesaan,” ujarnya.

Kasintel Agung Wibowo menyampaikan permohonan maaf dari Kajari Ichwan Effendi, SH., MH yang berhalangan hadir karena ada kegiatan di Kecamatan Silo. Meski begitu, pihak Kejari mengapresiasi kunjungan GWI Jember dan siap membangun komunikasi yang lebih erat.

Sebagai tindak lanjut, Kasintel dan Kasipidsus Kejari Jember menyarankan pembentukan grup WhatsApp bersama wartawan GWI. Grup ini akan menjadi sarana komunikasi mengenai agenda Kejari, undangan peliputan, rilis pers, hingga distribusi link berita terkait kegiatan penegakan hukum di Jember.

Reporter: Sofyan

Panen Raya Batch 3 di Jember: Bukti Nyata Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional

0

JEMBER,redaksi – Program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto sejak awal 2025 terus memberikan dampak positif di berbagai daerah. Tidak hanya menjaga stabilitas ketersediaan pangan, tetapi juga meningkatkan produktivitas tanaman strategis seperti jagung.

‎Di Kabupaten Jember, panen raya batch ke-3 yang digelar serentak se-Indonesia pada Sabtu (27/9/2025) mencatat hasil menggembirakan. Dari lahan seluas 4 hektar di Dusun Krajan, Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, produktivitas jagung mampu mencapai 11,2 ton per hektar—naik signifikan dari rata-rata sebelumnya 8 ton per hektar.

Acara panen raya di Jember dilaksanakan tepat di samping Rice Milling Modern Plant (RMRP) Bulog, dan dihadiri jajaran Forkopimda, Polres Jember, Kodim 0824, perwakilan Kementan, Bulog, Bapanas, BPS, hingga mitra swasta seperti Sygenta.

Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Chandra Putra, menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kerja sama antara petani, pemerintah, dan TNI-Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Secara nasional panen serentak jagung kwartal 3 dipusatkan di OKU Timur. Di Jember sendiri, hasil panen ini sangat membanggakan karena menunjukkan peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat langkah menuju swasembada pangan,” ujarnya.

‎Polri dan TNI, lanjutnya, tidak hanya bertugas mengamankan jalannya program, tetapi juga mendampingi petani agar keberhasilan dapat terus berkelanjutan.

Senada, Ketua Gapoktan Tani Makmur Desa Kasiyan Timur, Hendro Saputro, menekankan bahwa sinergi dengan pihak swasta, khususnya Sygenta, sangat membantu peningkatan hasil. Mulai dari penggunaan bibit unggul, obat-obatan, hingga teknologi pengendalian gulma yang lebih ramah lingkungan.

‎“Dengan dukungan ini, petani bisa lebih efisien dalam mengelola lahan. Harapannya produktivitas terus meningkat, sehingga ketahanan pangan kita semakin kuat,” kata Hendro.

Hendro juga mengingatkan pentingnya pengelolaan pupuk yang bijak. Ia menjelaskan, kebutuhan pupuk untuk jagung cukup besar, sekitar 1 ton per hektar, dengan sebagian masih harus dipenuhi petani melalui pupuk non-subsidi.

Perwakilan Pemkab Jember dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan juga hadir memastikan program pangan nasional benar-benar terintegrasi di tingkat daerah.

‎Dengan capaian panen raya batch 3 ini, Jember semakin menegaskan diri sebagai salah satu lumbung pangan potensial di Jawa Timur, sekaligus pilar penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan.

‎Reporter: Sofyan

Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Barat Lakukan Kunjungan Ke SDN Paya Baro Kecamatan Meureubo

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM dan Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Paya Baro di Kecamatan Meureubo pada Sabtu 27/9/2025

Dalam kunjungan tersebut bupati turut didampingi oleh Sekda, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD ), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Komunikasi, informatika dan Persandian (Diskominsa), dan Camat Meureubo.

Sesampainya di SDN Paya Baro, Tarmizi dan Said Fadheil langsung menjumpai dan berbincang dengan para siswa dan guru yang sedang belajar di dalam kelas. Selain itu mereka juga mengecek kondisi gedung atau bangunan dan fasilitas penunjang yang ada di sekolah tersebut.

Tarmizi mengatakan, SDN Paya Baro adalah salah satu sekolah yang sempat viral beberapa waktu lalu lantaran ada isu bahwa sekolah tersebut akan ditutup sehingga membuat para siswa menangis.

“Hari ini kita mengunjungi dan melihat langsung sekolahnya dan ternyata memang disini ruang kelas hanya tiga, untuk ruang belajar nya ada anam, siswanya semua 25 orang dan gurunya sembilan orang,” kata Tarmizi.

Untuk tahun ini kata Tarmizi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat sedang membangun toilet di SDN Paya Baro tersebut. Sehinga isu penutupan sekolah tersebut bertolak belakang dengan kondisi dilapangan terkait aktivitas pembangunan toilet yang saat ini sedang dikukan oleh pemerintah.

“Kita sedang fokus ke dunia pendidikan, kita ingin Aceh Barat maju dengan pendidikannya yang juga maju, ini berbicara masa depan. Untuk itu dengan Dinas Pendidikan dan MPD sedang membentuk Satgas,” katanya.

Tugas dari Satgas tersebut nantinya kata Tarmizi adalah memetakan penyebab siswa yang tidak sekolah di Aceh Barat jumlahnya mencapai 1000 orang lebih. Kemudian juga mencari tahu alasan kenapa ada sekolah yang tidak memiliki murid.

“Kalau berdasarkan hasil pemetaan dilapangan oleh Satgas nantinya ditemukan adanya sekolah yang memang tidak memiliki murid maka bisa jadi sekolah itu ditutup,” ujar Tarmizi.

Tapi semua itu kata Tarmizi dapat diketahui setelah Satgas tersebut bekerja dan melakukan pemetaan dilapangan, kajian, berkoordinasi dangan pemerintah pusat, setelah mendapat masukan, dan itu masih lama.

“Intinya hari ini Pemkab Aceh Barat ingin semua anak – anak mendapatkan akses pendidikan karena itu wajib untuk mereka.13 tahun wajib sekolah itu sudah perintah, semua fasilitas pendidikan, sekolah dan kualitas guru juga harus bagus,” ujarnya.

Permasalahan terkait pendidikan saat ini kata Tarmizi harus menjadi atensi dan tanggungjawab bersama semua pihak baik itu masyarakat, Keuchik maupun pemerintah daerah ****