Beranda blog Halaman 194

15 Mei Deadline, Pemkab Muba-PLN Kebut Migrasi 56 Ribu Pelanggan MEP

0

 

 

Redaksi.co SEKAYU- Deadline 15 Mei 2026. Pemkab Muba dan PLN kebut migrasi listrik eks MEP yang sudah capai 56.719 pelanggan. Warga dihimbau manfaatkan layanan one stop service sebelum aliran listrik diputus.

Hal tersebut diketahui saat Rapat Pembahasan Progres Penyediaan Tenaga Listrik Oleh PT. PLN (Persero) di Kabupaten Musi Banyuasin Secara Virtual, Selasa (12/5/2026) di Ruang Rapat Korpri Kab. Muba.

Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H melalui Staf Ahli Bupati Muba Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto MH menegaskan batas akhir migrasi. “Dengan penyetopan pelayanan tersebut otomatis pelanggan MEP tidak bisa mendapatkan aliran listrik. Untuk itu dihimbau agar pelanggan MEP segera beralih ke PLN sebelum tanggal 15 Mei 2026,” katanya.

Disampaikannya, Pihak PLN menyiapkan pelayanan one stop service. Jadi, bayar di tempat langsung dipasang. Pihak PLN juga sudah standby kan petugas di setiap wilayah pelanggan MEP di Muba.

Iskandar memastikan peralihan total akan dilakukan pertengahan Mei. “Mulai 15 Mei 2026 nanti pelayanan listrik pelanggan MEP sudah 100 persen migrasi ke PLN. Ini demi memfasilitasi kebutuhan yang baik untuk masyarakat Muba,” ungkapnya.

Melalui pendekatan langsung ke masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses migrasi sekaligus menjawab berbagai kendala teknis yang muncul. “Kami telah bersurat kepada camat untuk membentuk tim yang akan membantu proses pendataan di lapangan. Kami optimis target penyelesaian pada pertengahan Mei dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara, SRM Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW S2JB Wira Bhakti Dharma memaparkan capaian migrasi. “Untuk saat ini jumlah total pelanggan yang sudah melakukan migrasi sebanyak 56.719 pelanggan atau sudah mencapai 72%. PLN menargetkan seluruh proses peralihan tersebut dapat diselesaikan pada 15 Mei 2026,” bebernya.

Terkait biaya, Wira memastikan skema cicilan sudah siap. “Skema pembayaran cicilan biaya penyambungan tidak lagi mengalami kendala. Saat ini, tengah disusun mekanisme cicilan untuk biaya penyambungan, NIDI, dan SLO. Untuk pelanggan dengan daya 900 VA, biaya NIDI dan SLO ditetapkan sebesar Rp100.000, termasuk pajak dan biaya lainnya,” tutupnya.

(Alam/Tim)

Bidkum Polda Jabar Bekali Personel Polres Purwakarta Pemahaman KUHAP dan Paradigma Hukum Baru

0

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel, Polres Purwakarta menggelar penyuluhan hukum dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Presisi Polres Purwakarta pada Selasa, 12 Mei 2026.

​Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam terkait dinamika regulasi terbaru, guna menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

​Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama dan personel Polres Purwakarta, meliputi:

  • ​Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Samapta, dan Kasat Narkoba.
  • ​Para Kapolsek jajaran beserta Kanit Reskrim Polsek.
  • ​Unit PPA, Sipropam, serta Sie Hukum.

​Acara dikoordinir oleh PS Kasubsi Bankum Polres Purwakarta, Aiptu Galih Pribadi, sebagai bentuk dukungan fungsi hukum di lingkungan Polres.

​Agenda utama kegiatan ini adalah pemaparan materi krusial mengenai perubahan regulasi nasional, yaitu:

  1. Peradilan Dalam KUHAP Baru: Sosialisasi UU RI Nomor 20 Tahun 2025 yang disampaikan oleh AKBP Susi Bina Kurniati.
  2. Paradigma Hukum Baru: Bedah UU Nomor 1 Tahun 2025 yang dipaparkan oleh AKBP Drs. Heni Yulianti.

Materi yang diberikan menitikberatkan pada penerapan hukum yang profesional, akuntabel, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap tindakan kepolisian.

​Dalam sambutannya, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menegaskan bahwa pemahaman hukum adalah fondasi dasar bagi setiap anggota Polri.

“Peningkatan kapasitas melalui penyuluhan hukum sangat penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran prosedur di lapangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

​𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Kapolres Purwakarta Dorong Transparansi Dana Desa dalam Sosialisasi Akuntabilitas 2026

Senada dengan Kapolres, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menambahkan bahwa pemahaman aturan terbaru merupakan bentuk perlindungan bagi anggota agar terhindar dari kesalahan prosedur.

​”Kami berharap seluruh personel dapat bertindak lebih profesional dan humanis. Dengan penguasaan hukum yang baik, personel akan lebih siap menghadapi tantangan kepolisian modern yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tutup IPTU Tini. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

KONI Aceh Barat Lepaskan 15 Atlet Berprestasi ke Ajang praPORA di Sigli

0

Aceh Barat.Rrdaksi.co
Semangat kompetisi kembali bergema di Aceh Barat. Pada Selasa, 12 Mei 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat secara resmi melepas keberangkatan 15 atlet andalan mereka untuk bertanding di ajang Pra-Pekan Olahraga Aceh (PraPORA). Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Pidie, tepatnya di Sigli, pada 14 hingga 17 Mei 2026.

Pelepasan kontingen ini menjadi momen penting bagi para atlet untuk menunjukkan hasil latihan keras mereka selama ini. Mereka akan membawa nama baik Aceh Barat dan bersaing ketat dengan atlet dari kabupaten/kota lain di seluruh Provinsi Aceh.

Andrian Lukmansyah, Ketua Dojang Golden Star Taekwondo Club, yang turut mendampingi para atlet, menyampaikan optimisme tinggi terhadap potensi para wakil Aceh Barat ini. Ia berharap partisipasi dalam PraPORA tidak hanya sekadar ikut serta, tetapi mampu mencetak prestasi gemilang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul dan bintang baru, khususnya dalam cabang olahraga Taekwondo dari Aceh Barat,” ujar Andrian.

Lebih jauh, Andrian menaruh harapan besar agar para atlet ini dapat menggunakan momentum PraPORA sebagai batu loncatan menuju tingkat yang lebih tinggi. Ia menginginkan agar para atlet mampu meraih tiket lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) dan pada akhirnya bisa mewakili Provinsi Aceh di ajang nasional, Pra-PON, yang akan digelar pada tahun 2027 mendatang.

“Semoga para atlet dapat meraih hasil terbaik dan berhasil mendapatkan tiket lolos ke ajang PORA di masa mendatang,” tutupnya penuh harap.

Dengan dukungan penuh dari KONI Aceh Barat dan para pelatih, para atlet kini siap tempur untuk memberikan yang terbaik di Sigli. Masyarakat Aceh Barat pun diharapkan dapat memberikan doa dan dukungan moral agar para atlet pulang membawa medali dan kebanggaan ****

Wakil Gubernur Aceh Tinjau Insprastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum di Aceh Tamiang

0

Aceh Tamiang.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh meninjau sejumlah ruas jalan di kawasan Alur Manis, Simpang 5 Rantau, dan Bukit Suling, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa ,12/5/2026

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian warga.

Dalam kunjungan itu, Wakil Gubernur menyoroti beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera agar aktivitas masyarakat tidak terganggu, terutama saat musim hujan yang berpotensi memperparah kondisi badan jalan.

Selain meninjau infrastruktur jalan, Wakil Gubernur Aceh juga mengunjungi Perusahaan Air Minum milik pemerintah daerah yang berada di kawasan pinggir sungai Kabupaten Aceh Tamiang. Dari hasil peninjauan diketahui sejumlah sarana dan prasarana perusahaan mengalami kerusakan cukup parah sehingga operasional layanan air bersih kepada masyarakat berjalan terbatas.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius, mengingat ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap terpenuhi secara optimal. Pemerintah Aceh disebut akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk mencari langkah percepatan penanganan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh didampingi Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, S.E.I., dan Sekda Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap adanya dukungan dari Pemerintah Aceh untuk membantu percepatan pemulihan infrastruktur jalan serta peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat ****

Aster Kasad Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dan Irpom di Purworejo

0

 

PURWOREJO | REDAKSI.CO – Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purworejo, Selasa (12/5/2026), guna meninjau pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dan Irpom Air Tanah di wilayah Kecamatan Purwodadi dan Bayan.

Dalam peninjauan di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Desa Botodaleman, Kecamatan Bayan, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat di daerah terpencil maupun wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

“Bapak Presiden sangat perhatian terhadap anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai dengan berbasah-basahan, menggunakan perahu dan sebagainya. Karena itu TNI AD diminta membantu masyarakat dengan membangun jembatan di titik-titik yang memang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini program pembangunan jembatan terus berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Dari target ribuan titik, ratusan jembatan telah selesai dibangun dan ratusan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

“Sekarang yang masih on progress sekitar 900 lebih titik. Untuk Purworejo sendiri saat ini ada tiga titik yang sedang berjalan dan sudah ada usulan sekitar 39 titik lainnya,” jelasnya.

 

Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, terutama bagi pelajar, petani, dan warga yang selama ini harus memutar jauh maupun menyeberangi sungai dengan risiko tinggi.

“Tujuannya agar masyarakat lebih mudah beraktivitas, lebih aman, dan lebih efektif. Anak-anak sekolah tidak perlu lagi berbasah-basahan saat berangkat sekolah, akses pertanian juga menjadi lebih lancar,” katanya.

Selain meninjau pembangunan jembatan, rombongan juga meninjau lokasi Irpom Air Tanah di Desa Pucang Agung, Kecamatan Bayan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu penyediaan air bersih dan pengairan pertanian melalui kerja sama dengan kementerian terkait.

“Kita juga membantu program air bersih dan irigasi pertanian. Tadi kami bertemu kelompok tani di Pucang Agung dan akan kami komunikasikan lebih lanjut dengan Kementerian Pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, warga Desa Botodaleman, Darsono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat.

Menurutnya, selama ini warga Dusun Mejing Wetan dan Mejing Kulon terkendala akses karena terpisah aliran Sungai Dulang tanpa jembatan penghubung yang memadai.

“Jembatan ini sangat bermanfaat sekali, terutama untuk anak sekolah dan akses pertanian. Dulu kalau mau ke sawah atau membawa hasil panen harus memutar sampai dua sampai tiga kilometer. Sekarang jauh lebih cepat dan efisien,” ungkapnya.

Ia juga menilai pembangunan jembatan akan membantu masyarakat saat musim hujan dan banjir yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah tersebut.

“Kalau banjir biasanya aktivitas warga terganggu. Tapi kami lihat pondasi dan tiang pancangnya lebih tinggi, jadi semoga lebih aman,” katanya.

Darsono menambahkan, masyarakat sangat antusias mendukung pembangunan jembatan tersebut melalui gotong royong maupun bantuan konsumsi bagi para pekerja.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program Jembatan Garuda Merah Putih ini. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” pungkasnya.

Kunjungan kerja Aster Kasad berlangsung mulai pukul 08.17 hingga 11.05 WIB dan diikuti sekitar 40 orang rombongan dari jajaran TNI AD dan Kodam IV/Diponegoro. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat. (*/WS)

Sumber: Humas Kodam IV Diponegoro

TNI-Polri dan Petani Bersatu di Purwakarta, Ribuan Hektare Jagung Hibrida Disiapkan untuk Ketahanan Pangan

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤.𝕔𝕠 ) – Hamparan lahan di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Selasa pagi, 12 Mei 2026, tampak berbeda. Sejumlah personel TNI dari Kopassus, anggota Polri, pemerintah daerah, hingga kelompok tani turun langsung ke area pertanian PT Mandala Pratama untuk memulai penanaman jagung hibrida dalam program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.20 WIB itu menjadi simbol kuat sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan logistik nasional yang terus meningkat.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Polres Purwakarta Gencarkan Penyuluhan P4GN, Ajak Warga Aktif Cegah Peredaran Narkoba

Jajaran Polsek Sukatani Polres Purwakarta turut hadir mengawal sekaligus mendukung pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat Dani, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Purwakarta Tatang Supyan, Camat Sukatani Asep Sendjaja, S.IP., Danramil Sukatani Kapt. Inf. I Komang, personel Kopassus Kapt. Inf. Rizal Mino dan Kapt. Inf. Ahya, petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), hingga kelompok tani dari Desa Sukajaya dan Jatiluhur.

Di bawah terik matahari, para peserta melakukan penanaman jagung hibrida secara simbolis di lahan seluas kurang lebih 200 hektare. Program tersebut mendapat dukungan bibit jagung sekitar 3 ton dan ditargetkan berkembang secara bertahap hingga mencapai luas tanam sekitar 1.000 hektare.

𝙎𝙄𝙈𝙄𝙇𝙇𝘼𝙍 𝙋𝙊𝙎𝙏: Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Bungursari Pantau Lahan Jagung

Penanaman jagung hibrida ini bukan sekadar seremoni pertanian biasa. Program tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas hasil pertanian, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di masyarakat.

Kehadiran aparat TNI-Polri dalam kegiatan itu juga menjadi bukti bahwa ketahanan pangan kini menjadi perhatian bersama, bukan hanya tanggung jawab petani semata.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

  • “Ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional. Karena itu, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah hadir untuk mendukung para petani agar sektor pertanian semakin kuat dan produktif,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga di tengah perkembangan situasi global dan meningkatnya kebutuhan logistik nasional.

Selain memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki potensi besar bagi masa depan.

“Dengan dimulainya penanaman jagung hibrida tersebut, Purwakarta kini menjadi salah satu daerah yang turut mengambil peran dalam mendukung program swasembada pangan nasional demi terciptanya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” Ungkap Tini. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Pembagian 14 KPM BLT DD Desa Tik Kuto Berjalan Dengan Sukses Ini Pesan Kades

0

Pembagian 14 KPM BLT DD Desa Tik Kuto Berjalan Dengan Sukses Ini Pesan Kades

‎Lebong -Redaksi.co – Selasa 12 mei 2026, Pemdes Tik kuto hari ini melakukan penyaluran BLT-DD tahap pertama, sebanyak 14 KPM menerima BLT-DD tahap ke satu tepatnya di kantor desa Tik Kuto kecamatan Rimbo Pengadang

‎Dalam pembagian BLT-DD ini terlihat hadir ,, Kepala Desa , BPD, dan pendamping desa dan pendamping kecamatan,Danramil,Babinsa,Babikamtibmas,Perangkat Desa, serta Masyarakat Penerima, Manfaat Serahkan Bantuan pertama Kalinya di12 Mei 2026

‎Dalam penyaluran BLT-DD Kepala Desa Tik Kuto. menyampaikan pesan kepada penerima manfaat,


‎Bapak/Ibu sekalian, pada kesempatan ini, saya selaku Kepala Desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat dan daerah, khususnya Kementerian Desa, atas dukungan dan bantuan Dana Desa yang dapat kita manfaatkan untuk berbagai program pembangunan, termasuk BLT Dana Desa ini.

‎BLT Dana Desa ini merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak kondisi ekonomi sulit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima, membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, serta memberikan stimulus untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
‎Kepada saudara-saudara penerima BLT Dana Desa,

‎saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan kebutuhan. Prioritaskan untuk kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan.

‎Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat desa agar dapat mendukung program pembangunan desa, termasuk BLT Dana Desa ini. Mari kita jaga dan gunakan bantuan ini dengan bijak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Demikian arahan dari saya, semoga acara pembagian BLT Dana Desa ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi kita semua. Pungkas PJs kades Bustami

‎Rilis CIKAK S,A

Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek

0

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Rotasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Polres Purwakarta. Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, di Lapangan Mapolres Purwakarta pada Selasa, 12 Mei 2026.

​Adapun rincian mutasi jabatan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kasat Intelkam: Kini dijabat oleh AKP Agus Mulyadi.
  • Kasat Res Narkoba: Diserahterimakan dari AKP Yudi Wahyudi kepada IPTU Try Sumarno (sebelumnya menjabat Kapolsek Kebonpedes, Polres Sukabumi Kota). AKP Yudi Wahyudi kini dipercaya menjabat Kapolsek Sukabumi Kota.
  • Kasi Humas: Diserahterimakan dari AKP Enjang Sukandi kepada IPTU Tini Yutin (sebelumnya Panit Sabhara Polsek Purwakarta Kota). AKP Enjang Sukandi kini menjabat sebagai Kapolsek Purwakarta Kota.
  • Kapolsek Campaka: Dijabat oleh AKP Atik Sakron yang sebelumnya menjabat Kasi Propam Polres Purwakarta.
  • Kapolsek Cibatu: Dijabat oleh AKP Darmaji yang sebelumnya menjabat Kapolsek Compreng, Polres Subang.
  • Kapolsek Bojong: Diserahterimakan dari IPTU Budiman kepada IPTU Andun Sofyan. IPTU Budiman selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Kapolsek Kalijati, Polres Subang.

​𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙋𝙐𝙇𝘼: Wujudkan Lingkungan Sehat, Kapolres Purwakarta Cek Kebersihan Mako

Dalam arahannya, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya berharap agar para pejabat baru segera memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program kerja Polres Purwakarta.

  • “Pejabat baru harus segera menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada. Segera lanjutkan dan evaluasi program dari pejabat sebelumnya. Kita harus selalu update dengan situasi ke depan karena tantangan tugas tidak akan pernah berhenti,” ungkap AKBP Anom.

​Kapolres juga menekankan pentingnya penguasaan wilayah dan pemahaman karakter masyarakat setempat untuk melahirkan inovasi dalam pelayanan publik.

  • “Kunci keberhasilan tugas adalah memahami karakteristik wilayah dan membangun sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan. Terpenting, terus tingkatkan kualitas pelayanan agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

​𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Kapolres Purwakarta Tekankan Kedisiplinan dan Pelayanan Humanis Saat Pimpin Apel Pagi Jam Pimpinan

Menurut AKBP Anom, sertijab ini merupakan bagian dari proses dinamisasi dalam pembinaan organisasi dan operasional Polri guna memberikan ruang pengalaman yang lebih luas bagi personel. Ia mengingatkan bahwa pengabdian bisa dilakukan di lini mana pun, baik operasional maupun staf.

  • “Jangan berkecil hati, kita harus siap ditempatkan di bagian dan fungsi apa pun. Jadikan tempat tugas kita sebagai ladang ibadah dan tempat untuk mengabdi,” terangnya.

​Menutup arahannya, Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, inovasi, dan loyalitas mereka selama bertugas. Ia juga mengapresiasi peran para istri yang senantiasa mendukung tugas suami serta aktif dalam organisasi Bhayangkari Cabang Purwakarta.

​”Terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya. Selamat bertugas di tempat yang baru,” pungkasnya. (*/SK)

Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi Terima Laporan Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Pinjaman BSI

0

Banyuwangi — Forum Silaturahim Komunitas Nahdlatul Ulama (FOSKANU) secara resmi melaporkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Banyuwangi atas dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan dalam jabatan, pelanggaran Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, pelanggaran kode etik anggota DPRD, hingga dugaan penyalahgunaan pinjaman dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang disebut berpotensi merugikan keuangan negara.

Laporan tersebut diterima secara resmi oleh Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Banyuwangi pada Selasa, 12 Mei 2026, sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Nomor: 188/03/429.050/2026 tentang penerimaan atau tanda terima laporan oleh Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi.

Dalam berita acara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi, Suwito, bertindak mewakili lembaga DPRD Kabupaten Banyuwangi sebagai pihak penerima laporan. Sementara pihak pelapor diwakili Ketua FOSKANU, Drs. H. Abdillah, bersama kuasa pendamping H. Joni Subagyo.

Laporan tersebut ditujukan kepada salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi.

Dalam dokumen yang diterima BK DPRD Banyuwangi, disebutkan bahwa laporan tersebut merujuk pada surat pelapor tertanggal 8 Mei 2026 Nomor: 051/A.2.K/V/2026 perihal dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan dalam jabatan, pelanggaran UU Wakaf, serta pelanggaran kode etik anggota DPRD.

Selain dugaan pelanggaran etik dan pidana tersebut, FOSKANU juga menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan fasilitas pinjaman dari Bank Syariah Indonesia yang menurut pelapor berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara maupun kerugian terhadap lembaga keuangan syariah.

FOSKANU menilai persoalan tersebut tidak dapat dipandang sebagai urusan pribadi semata apabila terdapat dugaan penggunaan pengaruh jabatan, manipulasi administrasi, atau tindakan lain yang berpotensi menimbulkan dampak hukum dan kerugian terhadap pihak lain.

“Ketika seorang pejabat publik diduga menggunakan posisi, pengaruh, atau kewenangannya dalam suatu tindakan yang berimplikasi hukum dan finansial, maka persoalan itu sudah menjadi kepentingan publik dan wajib diawasi,” ujar salah satu perwakilan FOSKANU.

Menurut FOSKANU, laporan yang mereka ajukan merupakan bentuk tanggung jawab moral masyarakat sipil untuk menjaga integritas lembaga legislatif dan memastikan pejabat publik tetap tunduk pada prinsip transparansi, akuntabilitas, serta etika jabatan.

Organisasi tersebut juga meminta Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi bekerja secara independen dan profesional tanpa intervensi politik maupun kepentingan tertentu. Mereka berharap proses verifikasi dilakukan secara terbuka dan tidak berhenti pada formalitas administratif.

Dalam berita acara penerimaan laporan, Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi menyatakan bahwa laporan tersebut akan dipelajari, diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku.

Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian publik, sebab masyarakat menunggu sejauh mana keseriusan DPRD Kabupaten Banyuwangi dalam menindaklanjuti laporan terhadap anggotanya sendiri.

Sebagai alat kelengkapan dewan, Badan Kehormatan memiliki tugas menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD. Karena itu, penanganan laporan ini dinilai akan menjadi ujian penting terhadap komitmen lembaga legislatif daerah dalam menegakkan disiplin internal serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran kode etik, Badan Kehormatan dapat merekomendasikan sanksi sesuai tata tertib dan ketentuan DPRD. Sementara apabila ditemukan unsur pidana maupun potensi kerugian keuangan negara, maka penanganannya dapat berkembang ke aparat penegak hukum dan lembaga terkait.

Kasus ini juga memunculkan perhatian lebih luas karena menyangkut dugaan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip keuangan syariah dan amanah publik. Sejumlah kalangan menilai, apabila benar terdapat penyalahgunaan pinjaman lembaga keuangan syariah oleh pejabat publik, maka hal tersebut bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut integritas moral dan kepercayaan masyarakat.

Hingga rilisan ini diterbitkan, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi terkait substansi laporan yang diajukan FOSKANU. Namun demikian, sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang objektif, profesional, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Perkembangan penanganan laporan ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian masyarakat Banyuwangi, terutama terkait transparansi proses pemeriksaan dan keberanian lembaga dalam menegakkan akuntabilitas terhadap pejabat publik.

Ancol Perkuat Keselamatan Wisata Bahari, Kapal Wisata Resmi Kantongi E-Pas Kecil dari KSOP

0

Jakarta,Redaksi.Co – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, mempertegas komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan wisata bahari melalui penerimaan E-Pas Kecil untuk kapal dan perahu wisata yang beroperasi di kawasan Ancol,Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh aktivitas wisata laut berjalan aman, legal, dan sesuai regulasi pelayaran nasional.

Penyerahan dokumen E-Pas Kecil dilakukan langsung oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok,Kepada Manajemen Ancol di kawasan Pantai Festival Ancol, Senin (11/5). Penyerahan dilakukan oleh Kapten Heru Susanto kepada Vice President Corporate Affairs Ancol, Martua Hami Siregar.

Program E-Pas Kecil merupakan dokumen resmi bagi kapal berukuran di bawah GT 7 yang berfungsi sebagai bukti legalitas operasional kapal sekaligus pemenuhan standar keselamatan pelayaran,Dokumen ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pendukung akses pembiayaan usaha bagi operator kapal wisata.

Dalam kegiatan tersebut, KSOP juga memberikan sosialisasi keselamatan pelayaran kepada operator kapal wisata serta menyerahkan jaket keselamatan (life jacket) sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan transportasi wisata bahari.

Martua Hami Siregar menegaskan bahwa keselamatan pengunjung dan operator kapal menjadi prioritas utama Ancol. Menurutnya, penerimaan E-Pas Kecil merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh operasional wisata bahari di kawasan Ancol memenuhi standar keselamatan dan ketentuan pelayaran yang berlaku,“Keselamatan pengunjung serta operator kapal wisata menjadi prioritas utama kami.

Penerimaan E-Pas Kecil ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh operasional wisata bahari di Ancol memenuhi standar, keselamatan dan ketentuan pelayaran yang berlaku,” ujarnya.

Melalui langkah ini, Ancol berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan wisata bahari sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan yang menikmati berbagai aktivitas laut di destinasi wisata unggulan Jakarta tersebut.

Sinergi antara regulator, pengelola kawasan wisata, dan pelaku usaha juga diharapkan terus diperkuat guna mendukung sektor Pariwisata Nasional yang profesional, aman, dan memiliki daya saing tinggi.