Beranda blog Halaman 173

Penemuan Mayat di Kosan Cikopak, Tim Inafis Polres Purwakarta Bergerak Cepat

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – 𝚃𝚒𝚖 𝙸𝚗𝚊𝚏𝚒𝚜 𝚂𝚊𝚝𝚛𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚊𝚛𝚊 (𝚃𝙺𝙿) 𝚞𝚜𝚊𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚖𝚞𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚒𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚔𝚘𝚜 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝙲𝚒𝚔𝚘𝚙𝚊𝚔, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙼𝚞𝚕𝚢𝚊𝚖𝚎𝚔𝚊𝚛, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙱𝚊𝚋𝚊𝚔𝚊𝚗𝚌𝚒𝚔𝚊𝚘, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙹𝚞𝚖𝚊𝚝, 22 𝙼𝚎𝚒 2026.

𝙺𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚗𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚞𝚛𝚢𝚊𝚗𝚝𝚘 (70), 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚛𝚢𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚜𝚠𝚊𝚜𝚝𝚊 𝚊𝚜𝚊𝚕 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙺𝚊𝚛𝚊𝚠𝚊𝚗𝚐. 𝙿𝚎𝚗𝚎𝚖𝚞𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚜𝚊𝚍 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚞𝚕𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚒𝚞𝚖 𝚊𝚛𝚘𝚖𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚔𝚊𝚖𝚊𝚛 𝚔𝚘𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚒 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚛𝚒.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼 : Polres Purwakarta Luncurkan Pemasangan Stiker Layanan Darurat 110 pada Kendaraan Operasional

𝙼𝚎𝚗𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚒 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙲𝚊𝚕𝚕 𝙲𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛 110 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚂𝚒𝚊𝚐𝚊 𝚁𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚃𝚒𝚖 𝙸𝚗𝚊𝚏𝚒𝚜, 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝚘𝚝𝚊, 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙱𝚒𝚗𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚂𝚊𝚖𝚊𝚙𝚝𝚊 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚌𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚃𝙺𝙿.

𝚂𝚎𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝚜𝚝𝚎𝚛𝚒𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚛𝚎𝚊, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒-𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚘𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚙𝚒𝚗𝚝𝚞 𝚔𝚊𝚖𝚊𝚛 𝚔𝚘𝚜 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚊𝚖𝚊𝚛.

𝚂𝚊𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚠𝚊𝚕, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚞𝚜𝚞𝚔𝚊𝚗. 𝚃𝚒𝚖 𝙸𝚗𝚊𝚏𝚒𝚜 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚍𝚎𝚗𝚝𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚍𝚘𝚔𝚞𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚃𝙺𝙿, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚖𝚙𝚞𝚕𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚋𝚊𝚋 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚝𝚒𝚊𝚗.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚓𝚎𝚗𝚊𝚣𝚊𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚎𝚟𝚊𝚔𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎 𝚁𝚂𝚄𝙳 𝙱𝚊𝚢𝚞 𝙰𝚜𝚒𝚑 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚜 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝.

𝙱𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊, 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊-𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚞𝚋𝚞𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗. 𝙳𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚛𝚒𝚠𝚊𝚢𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚊𝚜𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝. 𝙿𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚘𝚕𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚞𝚝𝚘𝚙𝚜𝚒.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗, 𝚛𝚎𝚜𝚙𝚘𝚗 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚃𝚒𝚖 𝙸𝚗𝚊𝚏𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

  • “𝙱𝚎𝚐𝚒𝚝𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊, 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚃𝙺𝙿, 𝚒𝚍𝚎𝚗𝚝𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚃𝚒𝚖 𝙸𝚗𝚊𝚏𝚒𝚜 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚍𝚎𝚗𝚝𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚗𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚍𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗.

𝙻𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚖𝚋𝚊𝚞 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝 𝚞𝚜𝚒𝚊.

“𝙺𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐. 𝙹𝚒𝚔𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚞𝚛𝚒𝚐𝚊𝚔𝚊𝚗, 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚁𝚃, 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚎𝚜𝚊 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛 𝚔𝚎 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 110 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚝𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚒,” 𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚗𝚢𝚊. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

‎Pembagian 20 KPM BLT DD Desa Talang Kerinci Berjalan Dengan Sukses ini Pesan PJS Kades

0
0-0x0-0-0#

‎Pembagian 20 KPM BLT DD Desa Talang Kerinci Berjalan Dengan Sukses Ini Pesan PJS Kades

‎ ‎Lebong -Redaksi.co – sabtu  23 mei 2026, Pemdes Talang kerinci hari ini melakukan penyaluran BLT-DD tahap pertama, sebanyak 20 KPM menerima BLT-DD tahap ke satu tepatnya di kantor desa Talang Kerinci kecamatan Bingin Kuning ‎ ‎Dalam pembagian BLT-DD ini terlihat hadir ,, Kepala Desa , BPD, dan pendamping desa dan pendamping kecamatan,Babinkamtibmas,Perangkat Desa, serta Masyarakat Penerima, Manfaat Serahkan Bantuan pertama Kalinya di hari sabtu 23 Mei 2026 ‎ ‎

 

Dalam penyaluran BLT-DD Kepala Desa Talang Kerinci menyampaikan pesan kepada penerima manfaat ‎ ‎”Bapak/Ibu sekalian, pada kesempatan ini, saya selaku Kepala Desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat dan daerah, khususnya Kementerian Desa, atas dukungan dan bantuan Dana Desa yang dapat kita manfaatkan untuk berbagai program pembangunan, termasuk BLT Dana Desa ini. ‎ ‎

 

BLT Dana Desa ini merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak kondisi ekonomi sulit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima, membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, serta memberikan stimulus untuk meningkatkan perekonomian keluarga. ‎Kepada saudara-saudara penerima BLT Dana Desa, ‎ ‎saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan kebutuhan. Prioritaskan untuk kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan. ‎ ‎

Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat desa agar dapat mendukung program pembangunan desa, termasuk BLT Dana Desa ini. Mari kita jaga dan gunakan bantuan ini dengan bijak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.”

 

‎ ‎Demikian arahan dari saya, semoga acara pembagian BLT Dana Desa ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi kita semua. Pungkas PJs kades  Ibu ANITA ‎

‎Rilis CIKAK S,A ‎

Herman Jambak dan Agus Sutisna Bicara Masa Depan Beatlemania Indonesia

0

Redaksi.co, Jakarta | Pendiri Indo Beatlemania Club (IBC), Herman Jambak dan Agus Sutisna, mengungkap sejarah terbentuknya komunitas Beatlemania nasional saat menghadiri G-Pluck Beatles Show bersama Jelly Tobing di Imagine Cafe Social Area, Tangerang, Jumat (22/5).

Herman menjelaskan, gagasan membentuk IBC sudah dirancang sejak awal 2000-an, jauh sebelum media sosial berkembang seperti saat ini.

“Waktu itu kami masih menggunakan mailing list dan rutin mengadakan kopi darat serta nonton film bersama,” kata Herman.

Ia menyebut dirinya bersama Agus Sutisna dan sejumlah personel G-Pluck berinisiatif membentuk komunitas nasional karena saat itu belum ada wadah Beatlemania berskala Indonesia.

“Kami melihat belum ada komunitas The Beatles yang bersifat nasional. Akhirnya IBC dideklarasikan pada 27 April 2004,” ujarnya.

Menurut Herman, IBC memiliki visi memperkenalkan budaya The Beatles dengan karakter khas Indonesia. Bahkan, komunitas tersebut menetapkan 27 April sebagai Hari Beatlemania Indonesia.

“Kami ingin mem-Beatlemania-kan Indonesia dan mem-Indonesiakan Beatlemania,” katanya.

Herman juga berharap IBC dapat berperan lebih luas dalam bidang budaya dan ekonomi kreatif. Ia menilai musik memiliki kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

“Pertumbuhan ekonomi bukan hanya dari sumber daya alam, tetapi juga dari musik dan budaya,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden IBC Agus Sutisna berharap komunitas tersebut dapat berkembang hingga tingkat internasional.

“Sesuai lagu The Beatles, Across the Universe, IBC harus melanglang lebih jauh dan dikenal hingga internasional,” kata Agus.

Acara tersebut turut diisi penampilan berbagai band tribute The Beatles, termasuk G-Pluck Beatles Band yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan komunitas Beatlemania Indonesia.

Karpet Merah Berubah Jadi Arena Teror”Badut Gendong Resmi Menggila,Horor Paling Brutal Tahun 2026

0

Jakarta, Redaksi.Co – Industri film horor Tanah Air kembali diguncang lewat kemunculan film terbaru produksi MAGMA Entertainment berjudul Badut Gendong yang resmi diperkenalkan dalam acara Press Screening dan Gala Premiere di Epicentrum XXI, (22/5/2026).

Namun yang terjadi malam itu bukan sekadar gala premiere biasa, Sejak para tamu menginjakkan kaki di area bioskop, suasana berubah menjadi pengalaman horor hidup yang terasa seperti masuk langsung ke dalam dunia kelam film tersebut.

 

MAGMA Entertainment sengaja menghadirkan konsep premiere dengan pendekatan cinematic horror experience, di mana seluruh area dibuat menyerupai ruang teror psikologis,Lorong gelap, dentuman suara misterius, aroma asap tipis, hingga dekorasi menyeramkan membuat para tamu seolah menjadi bagian dari cerita film.

Banyak undangan bahkan mengaku merasakan tekanan atmosfer sebelum film dimulai,Tidak sedikit yang terlihat terkejut ketika karakter badut misterius muncul secara tiba-tiba di beberapa sudut lokasi acara.

Film karya sutradara Charles Gozali ini disebut menjadi langkah paling berani dalam pengembangan semesta Qodrat. Jika sebelumnya franchise tersebut dikenal kuat lewat nuansa horor religi, kali ini pendekatan yang dihadirkan jauh lebih liar, brutal, dan emosional.

Charles Gozali menjelaskan bahwa film ini tidak hanya menjual sosok menyeramkan semata, tetapi juga membawa lapisan psikologis yang kuat, Karakter Badut Gendong dibangun sebagai simbol rasa sakit, dendam, dan trauma manusia yang berubah menjadi teror mematikan,
“Kami ingin menghadirkan horor yang bukan hanya membuat penonton kaget, tetapi juga meninggalkan rasa tidak nyaman setelah keluar bioskop,” ungkap Charles saat sesi konferensi pers.

Dari sisi produksi, film ini juga disebut mengalami peningkatan skala yang sangat besar.

Produser Linda Gozali mengungkapkan bahwa tim produksi melakukan eksplorasi visual dan pembangunan dunia cerita secara lebih detail demi menciptakan pengalaman horor yang terasa realistis.

Tidak hanya mengandalkan atmosfer, film ini juga diperkuat jajaran pemain yang tampil penuh totalitas, Nama-nama seperti Marthino Lio, Clara Bernadeth, Dayinta Melira, Iskak Khivano, hingga Jose Rizal Manua sukses mencuri perhatian sepanjang premiere berlangsung.

Sorotan terbesar tertuju pada penampilan Marthino Lio yang dinilai berhasil menghadirkan karakter antagonis dengan aura dingin, brutal, namun tetap menyimpan sisi emosional yang kuat.

Kehadiran Vino G. Bastian dalam malam gala premiere turut memperkuat antusiasme publik terhadap film ini,Ia bahkan menyebut Badut Gendong sebagai salah satu proyek horor-aksi Indonesia dengan pendekatan paling segar dalam beberapa tahun terakhir,
Menurutnya, perpaduan antara adegan aksi brutal, ketegangan psikologis, dan kualitas sinematik yang gelap membuat film ini berpotensi menjadi standar baru bagi genre horor lokal.

Film Badut Gendong dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026,Dengan dunia cerita yang semakin kompleks dan atmosfer yang jauh lebih mencekam, film ini diprediksi menjadi salah satu rilisan horor paling fenomenal sekaligus paling dibicarakan tahun ini.

Investasi Migas di Fakfak Diharapkan Buka Jalan Kemajuan, Bupati Fakfak Minta Dukungan Masyarakat.

0

FAKFAK, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong percepatan investasi di sektor minyak dan gas (migas) sebagai langkah strategis memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan dukungan percepatan investasi migas melalui rencana pelaksanaan survei seismik di wilayah Arguni, Blok Gaea I dan Blok Gaea II, yang berlangsung di Winder Tuare, Fakfak, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan dipimpin langsung Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dan dihadiri unsur Forkopimda, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Dewan Adat Mbaham Matta, para raja, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan OPD, lembaga kultur, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Samaun menegaskan bahwa investasi migas merupakan peluang besar yang harus dipersiapkan bersama demi masa depan Kabupaten Fakfak.

Menurutnya, pengembangan sektor migas bukan hanya berkaitan dengan kegiatan eksplorasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi daerah.

“Kita ingin Fakfak ke depan menjadi daerah penghasil sehingga manfaat ekonominya dapat kembali untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Samaun.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan seluruh proses investasi berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat di wilayah terdampak.

Sejumlah kebutuhan masyarakat di kawasan Arguni, kata dia, mulai ditindaklanjuti melalui berbagai program pembangunan dan bantuan sosial yang telah disepakati bersama pemerintah dan pihak terkait.

Program tersebut mencakup penyediaan tenaga surya, pembangunan fasilitas air bersih, talud penahan abrasi, penerangan jalan, bantuan sarana perikanan, hingga pembangunan infrastruktur kampung bernilai miliaran rupiah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga telah menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan pelaksana guna menjalankan tahapan survei seismik sebagai bagian dari proses eksplorasi migas.

Bupati menjelaskan, survei seismik merupakan tahapan penting untuk memperoleh data bawah permukaan yang nantinya menjadi dasar pengembangan potensi migas di wilayah tersebut.

Dalam pemaparannya, Samaun menyebut Blok Gaea I diperkirakan memiliki potensi sekitar 9,6 miliar barel minyak dan 71,8 triliun kaki kubik gas. Sementara Blok Gaea II diproyeksikan memiliki potensi 8,5 miliar barel minyak dan 35,1 triliun kaki kubik gas.

Potensi tersebut dinilai mampu membuka peluang besar bagi peningkatan pendapatan daerah melalui skema bagi hasil apabila tahapan eksplorasi hingga produksi dapat berjalan sesuai rencana.

Samaun bahkan optimistis investasi migas dapat membawa Fakfak menjadi salah satu daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat di Tanah Papua.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk wilayah Arguni, Tomage, Kokas, Karas, Pulau Tiga, Wamosan hingga Tanah Rata untuk mendukung pelaksanaan survei seismik yang akan segera dilakukan.

“Kita ingin daerah ini maju. Jangan ada hambatan agar proses investasi bisa berjalan cepat dan Fakfak dapat menjadi daerah penghasil, bukan hanya daerah dampak,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan perkembangan proyek strategis nasional migas melalui kedatangan struktur anjungan lepas pantai (jacket) untuk proyek Tangguh UCC yang sedang dalam perjalanan menuju Fakfak.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah berharap tercipta kesepahaman bersama antara pemerintah, masyarakat adat, lembaga kultur, dan investor guna mendukung investasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Fakfak.

Sambang Tokoh Agama, Polsek Cibatu Perkuat Sinergitas dan Edukasi Waspada Penipuan Umroh Murah

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, anggota Polsek Cibatu Polres Purwakarta Polda Jabar melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada tokoh agama di Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas dengan para tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kapolsek Cibatu, AKP Darmaji mengatakan tokoh agama memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan harmonis di tengah masyarakat.

  • “Kami terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama. Dengan sinergitas yang baik, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Darmaji.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Cibatu juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks maupun provokasi yang dapat memecah persatuan.

Selain penyampaian pesan kamtibmas, petugas turut memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan berkedok pemberangkatan ibadah haji cepat maupun penawaran umroh murah yang tidak jelas legalitasnya.

Masyarakat diimbau agar tidak mudah tergiur dengan tawaran biaya murah maupun janji keberangkatan instan tanpa memastikan izin resmi penyelenggara perjalanan ibadah.

  • “Pastikan biro perjalanan memiliki izin resmi dan jangan mudah percaya terhadap penawaran yang tidak masuk akal. Masyarakat harus lebih teliti agar tidak menjadi korban penipuan,” tambah AKP Darmaji.

Tokoh agama Desa Cikadu menyambut baik kegiatan sambang yang dilakukan jajaran Polsek Cibatu dan berharap hubungan baik antara masyarakat dan kepolisian terus terjalin dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sementara, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan kegiatan sambang tokoh agama merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi positif antara Polri dan masyarakat.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼 : Hari Pertama Menjabat, Kapolsek Campaka AKP Atik Sakron Sowan ke Ulama

“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan menjaga kesejukan di tengah masyarakat. Karena itu Polri terus memperkuat sinergitas melalui kegiatan sambang dan dialog kamtibmas,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan momentum ibadah.

“Apabila menemukan indikasi penipuan maupun gangguan kamtibmas lainnya, masyarakat diimbau segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian atau menghubungi layanan Call Center 110 Polri,” pungkasnya. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧 : 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Wabup Dion Buka Pius Expo 2026, Dorong Pendidikan Kreatif dan Adaptif

0

PURWOREJO | REDAKSI.CO — Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.S.i., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pius Expo 2026 yang digelar di halaman Sekolah Pius Bakti Utama Kutoarjo, Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Semangat Kebangkitan Nasional sebagai Wujud Kreativitas dan Persatuan”.

Ajang Pius Expo 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya bazar, pameran karya siswa, pentas seni siswa SD, SMP, dan SMA Pius, lomba fashion show, lomba mewarnai, lomba menyanyi tingkat kabupaten, hingga jalan sehat berhadiah, yang akan dilaksanakan pada hari Minggu (24/5) mendatang.

Dalam sambutannya, Wabup Dion Agasi menyampaikan apresiasi kepada yayasan, pihak sekolah, dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai wadah pengembangan kreativitas generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membawa SD, SMP, dan SMA Pius semakin maju serta memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo,” ujarnya.

Wabup menilai kegiatan expo menjadi sarana positif untuk meningkatkan antusiasme dan keberanian peserta didik dalam mencoba berbagai hal baru di luar proses pembelajaran di kelas.

  • “Saya berpesan kepada anak-anak didik agar tidak takut mencoba hal-hal baru. Pengalaman tersebut penting untuk membentuk karakter, kreativitas, dan kesiapan menghadapi masa depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dion menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar akibat perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, termasuk kemajuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, para tenaga pendidik harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif oleh peserta didik.

“Perkembangan teknologi, termasuk AI, berlangsung sangat cepat dan semakin sulit dibedakan dengan yang asli. Karena itu tenaga pendidik harus memiliki kemampuan adaptasi yang baik agar anak-anak kita tidak salah dalam memanfaatkan teknologi,” tuturnya. (*/Rico)

Sumber: Prokopim Kab. Purworejo

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pengedar Narkoba, Sita 42,9 Gram Sabu

0

Redaksi.co||SURABAYA – Peredaran barang haram narkotika jenis sabu-sabu (SS) di Surabaya Utara terendus oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya usai menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

 

Hasil penyelidikan anggota pada, Jumat 10 April 2026 sekira pukul 13.30 WIB, Polisi mengamankan terduga pelaku inisial IM (24) di kamar kos Kec.Semampir, Surabaya utara.

Dari tangan pria asal Omben, Sampang tersebut Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan sabu dengan total berat 42,924 gram.

 

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dadi Pratama S.I.K mengatakan kronologi penangkapan terhadap pengedar sabu itu berawal dari informasi masyarakat terkait jual beli Sabu.

 

“Pada saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar pelaku ditemukan barang bukti 76 kantong plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat netto 42,924 gram,” ungkapnya, Kamis (21/5/26).

 

Kepada penyidik, IM mengaku mendapatkan sabu dengan cara membeli dari pria inisial IS.

 

“Dia mendapatkan dari IS didaerah Simolawang Surabaya dengan harga Rp.950.000, pergram,” imbuh AKBP Dodi.

 

Tersangka juga menerangkan mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dengan bertemu langsung dengan IS, yang juga mengantarkan setiap pesanan tersebut di kamar kosnya.

 

Sementara, untuk pembayarannya dilakukan dengan cara sistim setor setelah narkotika jenis sabu yang dibeli tersebut laku terjual.

 

“IM ini mengedarkan sabu kembali dengan harga Rp.100.000 per poket, dan sudah mengedarkan narkotika sejak bulan Februari 2026,” imbuh AKBP Dodi.

 

Penjualan yang dilakukan IM ini terbilang lancar, dimana seminggu sekali membeli narkotika jenis sabu dari IS sebanyak 20 hingga 50 gram dengan cara stanby di Jalan Hangtuah GG.VI Surabaya.

 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 Ayat (2) UURI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dengan UURI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Pasal 609 ayat (2) huruf (a) UURI No.1 tahun 2023 tentang KUHP, UURI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

 

Selain sabu sebarat 42,924 gram, disita juga dompet kecil, warna hitam, timbangan elektrik, 3 bendel plastik klip transparan, 2 sekrop dari sedotan plastik besar, Uang tunai Rp.250.000 dan HP.(Agus.k)

Perkuat Sinergi, DPD IWOI Kabupaten Purworejo Gelar Audiensi dengan Diskominfo

0

PURWOREJO | Redaksi.co – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Purworejo menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purworejo. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dilaksanakan di Kantor Diskominfo Kabupaten Purworejo.

​Kedatangan rombongan IWOI yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD IWOI Purworejo, Bin Darmanto, didampingi Sekretaris Sri Muharini, serta Dewan Penasehat Ambyah Panggung Sutanto, disambut hangat oleh Kepala Dinas Kominfo Purworejo, Ganis Pramudito, S.STP., M.Si.

​Dalam kesempatan tersebut, jajaran inti yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) IWOI Purworejo menyampaikan maksud, tujuan organisasi, serta memaparkan sejumlah program kerja strategis ke depan.

​Kepala Dinas Kominfo Purworejo, Ganis Pramudito, menyambut baik kunjungan silaturahmi dari para insan media yang tergabung dalam IWOI. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo sangat terbuka dan senang bermitra dengan insan pers demi memajukan daerah bersama-sama.

​”Pemerintah Purworejo terbuka dan sangat senang bermitra dengan IWOI. Kolaborasi ini penting untuk menyebarluaskan informasi pembangunan dan kemajuan Purworejo kepada masyarakat secara luas, cepat, dan akurat,” ujar Ganis.

​Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD IWOI Purworejo, Bin Darmanto, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung penuh program-program pemerintah. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui penyajian berita yang konstruktif, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat.

​Bin Darmanto juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo yang telah berkenan membuka ruang kerja sama di bidang pemberitaan demi kemajuan daerah.

  • “Terima kasih juga kepada seluruh jajaran pengurus DPD IWOI Kabupaten Purworejo yang selalu menjaga kekompakan dan berkomitmen menjadi jurnalis terpercaya sesuai dengan visi dan misi organisasi,” tambah Bin Darmanto.

​Senada dengan hal itu, Ketua Dewan Etik IWOI Purworejo, Supriyono, turut memberikan apresiasi atas terlaksananya audiensi ini. Ia berharap momentum ini dapat memicu DPD IWOI Purworejo untuk semakin solid dan kompak ke depannya.

​Sebagai informasi, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) merupakan organisasi profesi wartawan dan media siber yang berkomitmen kuat pada jurnalisme profesional, independen, serta terpercaya. Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berharap dapat memperkuat peran media dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang komunikasi publik dan keterbukaan informasi.

​(Wahid)

Pelayanan Samsat Blitar Kota Jadi Sorotan, Dugaan Percaloan Disebut Kian Vulgar

0

Redaksi.co||Blitar Kota — Dugaan praktik percaloan di lingkungan Samsat Blitar Kota kembali menjadi sorotan publik.

Sejumlah masyarakat mengaku langsung dihampiri oknum biro jasa maupun calo sesaat setelah memasuki area parkir untuk menawarkan jasa pengurusan administrasi kendaraan bermotor melalui “jalur cepat”.
Modus yang disampaikan pun dinilai seolah menggiring opini masyarakat bahwa mengurus sendiri di Samsat merupakan proses yang rumit, lambat, dan melelahkan.

“Daripada urus sendiri ribet, lewat kami saja, cepat,” ungkap beberapa warga yang mengaku mendapat tawaran tersebut ketika baru turun dari kendaraan.

Fenomena ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, aktivitas dugaan calo dan biro jasa disebut berlangsung cukup terang-terangan di area pelayanan publik tanpa adanya tindakan tegas dari pihak terkait.

Jika dugaan pembiaran itu benar terjadi, maka kondisi tersebut dinilai tidak hanya mencoreng citra pelayanan publik, tetapi juga berpotensi membuka ruang terjadinya pungutan liar hingga praktik mafia administrasi yang merugikan masyarakat kecil.

Padahal, pelayanan Samsat seharusnya mengedepankan transparansi, kemudahan, serta kepastian biaya sesuai aturan resmi negara, bukan justru menimbulkan kesan bahwa masyarakat harus menggunakan “jalur belakang” agar proses lebih cepat selesai.

Praktik dugaan percaloan di area pelayanan publik sendiri dapat berpotensi melanggar sejumlah aturan hukum, di antaranya Pasal 368 KUHP tentang dugaan pemerasan apabila terdapat unsur tekanan atau keuntungan sepihak, Pasal 378 KUHP terkait dugaan penipuan dengan modus janji percepatan layanan, serta Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terkait pungutan liar oleh oknum penyelenggara pelayanan publik.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik juga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat wajib dilakukan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

Kini masyarakat menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum, Inspektorat, Ombudsman, hingga pimpinan Samsat Blitar Kota untuk membongkar dugaan praktik calo yang disebut semakin vulgar dan tidak lagi sembunyi-sembunyi.

Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, publik tentu akan mempertanyakan keseriusan pemberantasan calo di lingkungan Samsat Blitar Kota. Benarkah praktik itu diberantas, atau justru tumbuh subur di depan mata? …(bersambung)