Beranda blog Halaman 168

*Cegah Kejahatan Jalanan Polda Metro Jaya Perkuat Patroli Malam*

0

Jakarta, Redaksi.Co – Polda Metro Jaya menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di Jakarta Timur. Patroli menyasar wilayah Kampung Melayu dan sejumlah titik rawan lainnya pada Minggu (24/5/2026) dini hari.

Kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD itu melibatkan sekitar 140 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta. Personel bergerak secara mobile untuk mencegah potensi tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Kasubdit 6 Ditintelkam Polda Metro Jaya AKBP Roni Agus Wowor mengatakan patroli tersebut dilakukan untuk menjaga Jakarta tetap aman dan nyaman. Ia menyebut kegiatan ini merupakan patroli rutin yang ditingkatkan karena kepolisian ingin memastikan kehadiran personel dapat dirasakan masyarakat.

“Kami dari Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI malam ini melaksanakan kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan. Kegiatan ini memang rutin, tetapi kami tingkatkan karena kita perlu menjaga Jakarta tetap aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar AKBP Roni.

AKBP Roni Agus Wowor menjelaskan patroli juga menyasar potensi gangguan lain, seperti tawuran warga dan balap liar. Titik-titik yang menjadi perhatian berasal dari laporan masyarakat, informasi internal kepolisian, hingga lokasi rawan yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Tujuan patroli ini untuk mencegah terjadinya pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, termasuk tawuran, balap liar, dan gangguan lainnya. Masyarakat dihimbau segera melaporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan 110,” ujarnya.

Dufan Diserbu Pemburu Promo! Flash Sale Beli 1 Gratis 1 Diprediksi Picu Ledakan Wisata Liburan Sekolah

0

Jakarta, Redaksi.Co – Atmosfer perburuan tiket murah kembali memanas di ibu kota setelah kawasan hiburan legendaris Dunia Fantasi atau Dufan resmi menggulirkan program Flash Sale Payday dengan penawaran beli satu gratis satu yang langsung menyita perhatian masyarakat menjelang musim liburan sekolah 2026.

Program promo yang dibuka khusus melalui pembelian online pada 25–27 Mei 2026 itu diprediksi menjadi salah satu promo wisata paling diburu bulan ini.

Tingginya minat masyarakat terhadap hiburan keluarga berbiaya hemat diyakini akan memicu lonjakan besar pemesanan tiket dalam waktu singkat, terutama saat jam-jam malam menjelang penutupan periode flash sale.

Melalui program tersebut, tiket hasil pembelian dapat digunakan untuk periode kunjungan mulai 26 Mei hingga 19 Juni 2026,Momentum akhir bulan dan meningkatnya mobilitas wisata keluarga menjadi faktor utama yang mendorong antusiasme publik terhadap promo ini.

Pengelola menghadirkan harga berbeda sesuai hari kunjungan, Untuk kunjungan Senin hingga Kamis, paket dua tiket dibanderol mulai Rp275 ribu, Sementara tiket Jumat dipatok Rp300 ribu dan akhir pekan maupun hari libur nasional mencapai Rp400 ribu untuk dua tiket sekaligus dalam satu transaksi.

Meski menawarkan potongan harga besar, pihak pengelola menegaskan promo tersebut hanya berlaku untuk tiket reguler Dufan dan belum termasuk tiket masuk kawasan Ancol maupun biaya kendaraan.

Sejumlah wahana ekstrem diprediksi kembali menjadi magnet utama pengunjung muda, mulai dari Halilintar, Tornado, Hysteria, hingga Kora-Kora,Di sisi lain, wahana keluarga seperti Bianglala dan Istana Boneka tetap menjadi pilihan favorit wisatawan yang datang bersama anak-anak saat liburan sekolah.

Pengamat pariwisata menilai strategi diskon agresif seperti ini bukan sekadar promosi musiman, tetapi bagian dari upaya memperkuat geliat sektor hiburan dan wisata perkotaan yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang 2026.

Lonjakan kunjungan wisata diperkirakan akan semakin terasa pada awal Juni mendatang seiring dimulainya masa liburan sekolah di berbagai daerah,Situasi tersebut diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi kawasan wisata, kuliner, hingga transportasi di Jakarta.

Masyarakat pun diimbau segera melakukan pembelian lebih awal karena kuota promo terbatas dan potensi kehabisan tiket diperkirakan sangat tinggi, mengingat promo serupa sebelumnya kerap ludes hanya dalam hitungan jam setelah dibuka.

BOM WAKTU MBG SULBAR: Rekening Arfita Nila Amri Dibidik, Polda Didorong Bongkar Gurita Konspirasi!

0

Redaksi.co MAMUJU : Pusaran skandal dugaan jual beli titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut Polda Sulawesi Barat kini memasuki babak paling krusial. Tensi ketegangan meninggi seiring munculnya desakan publik agar penyidik tidak “masuk angin” dan berani menyentuh sosok kunci penentu arah kasus: Arfita Nila Amri.

Nama Arfita mendadak jadi sorotan panas setelah dituding sebagai aktor di balik layar yang mengalirkan dana misterius sebesar Rp30 juta ke rekening Firman. Aliran dana ini diduga kuat bukan transaksi biasa, melainkan “pelicindalam rantai konspirasi busuk yang melawan hukum.

Desakan agar korps Bhayangkara bertindak garang dan tanpa pandang bulu disuarakan lantang oleh pengamat hukum, Muhaimin Faizal. Ia memperingatkan penyidik agar tidak berhenti pada level penerima akhir semata.

Penelusuran asal-usul transaksi tidak boleh mandek hanya di penerima akhir (Firman). Aparat penegak hukum wajib membuka secara terang benderang mata rantai transfer ini. Apa motifnya? Apa dasar transaksinya? Publik butuh kepastian hukum yang objektif dan transparan!” tuntut Muhaimin dengan nada keras.

Kasus ini diprediksi menjadi “kotak pandora” yang siap meledak. Jika Polda Sulbar berani melacak hulu aliran dana dari Arfita Nila Amri, jalinan hubungan gelap antar-aktor intelektual di balik proyek ini dipastikan akan terkelupas satu per satu. Nama-nama besar diprediksi bakal terseret dalam pusaran hitam ini.

Kini, bola panas resmi menggelinding ke meja penyidik Ditreskrimsus Polda Sulbar. Publik hari ini tidak butuh retorika; publik menunggu nyali, profesionalisme, dan independensi kepolisian.

Siapa pun “bekingan” di balik aliran dana ini harus diseret ke meja hijau. Taruhannya adalah kredibilitas Polda Sulbar: berani tebas ke atas, atau justru melempem di hadapan penguasa kapital? (ZUL)

Hari Kartini ke-147 di Mamuju: Catwalk Kebaya Bupati Sutinah Warnai Panggung Emansipasi

0

Redaksi.co MAMUJU : Ada yang berbeda di Aula Kantor Bupati Mamuju pada Selasa (21/4/2026). Ruangan yang biasa riuh dengan agenda birokrasi, hari itu berubah menjadi lautan kebaya yang anggun. Di atas panggung, layar besar menampilkan foto monokrom sang Pahlawan Nasional, Raden Ajeng Kartini, lengkap dengan kutipan legendarisnya: “Habis Gelap, Terbitlah Terang.”

Pemerintah Kabupaten Mamuju sukses menyulap momentum peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sebuah selebrasi yang tidak hanya khidmat, tetapi juga menyentuh dan penuh warna.

Di tengah keanggunan tersebut, hadir Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si. Berbeda dari hari dinas biasanya, Bupati perempuan pertama di Mamuju ini tampil memukau mengenakan setelan kebaya putih berpadu selendang kain songket wastra Nusantara yang memikat.

Acara yang diawali dengan kumandang lagu Indonesia Raya dan Ibu Kita Kartini ini dibuka dengan laporan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Mamuju, Hj. Masyita Syam, S.Pd., MM., selaku Ketua Panitia. Masyita mengingatkan kembali esensi sejarah bahwa Kartini adalah sosok yang mendobrak dinding pembatas nasib kaum perempuan.

Dulu, wanita tidak bisa bersekolah, hanya pria dan kaum bangsawan yang punya hak itu. Namun, berkat perjuangan RA Kartini, kaum perempuan hari ini bisa mengenyam pendidikan tinggi dan hidup setara dengan laki-laki,” lapor Masyita.

Merespons laporan tersebut, Bupati Sutinah Suhardi menegaskan bahwa 21 April bukan sekadar ritual tahunan mengenang kelahiran tokoh sejarah. Lebih dari itu, ini adalah perayaan atas semangat pembebasan, kecerdasan, dan keberanian yang mengalir di darah perempuan Indonesia.

Namun, Sutinah mengingatkan bahwa perjuangan Kartini belum usai karena tantangan terkait kesetaraan kesempatan, akses pendidikan, dan perlindungan perempuan masih nyata di depan mata.

Sutinah pun memberikan definisi mendalam dan kontekstual mengenai definisi pahlawan wanita di era modern.

Kartini masa kini adalah para ibu yang berjuang di garda terdepan memastikan anak-anak Mamuju bebas dari stunting. Kartini masa kini adalah perempuan pegiat UMKM yang tanpa lelah menggerakkan roda ekonomi keluarga dan daerah. Kartini masa kini adalah para guru, tenaga kesehatan, dan ASN yang melayani masyarakat dengan hati,” tutur Sutinah, yang seketika memicu gemuruh tepuk tangan di seluruh aula.

Suasana haru sekaligus penuh gelak tawa mendadak pecah di tengah-tengah acara. Secara mengejutkan, Bupati Sutinah meminta para bapak Kepala Perangkat Daerah (PD) yang hadir membawa seikat kembang untuk maju ke depan podium dan menyerahkannya langsung kepada istri tercinta masing-masing. Ruangan pun seketika dipenuhi aura romantis.

Tidak berhenti di situ, perayaan yang memang didedikasikan sebagai “harinya kaum perempuan” ini dilanjutkan dengan gelaran Fashion Show Kebaya dan Wastra Nusantara. Secara tak terduga, Bupati Sutinah tampil sebagai penampil pertama yang membuka catwalk, disusul oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemkab Mamuju.

Kemeriahan semakin memuncak dengan penampilan para juara Lomba Hari Kartini Pemkab Mamuju 2026:

Ny. Camat Papalang (Juara 1 Stand-Up Comedy): Berhasil mengocok perut seluruh hadirin dengan materi komedi tunggalnya yang segar.

Anggota DWP Kecamatan Kalumpang (Juara 1 Menyanyi Solo): Memukau aula dengan kualitas vokal indahnya yang memikat.

Ny. Sabrianti (Juara Lomba Pidato): Menyampaikan orasi yang membakar semangat emansipasi.

Melalui perpaduan antara refleksi perjuangan, apresiasi romantis, dan unjuk bakat, Pemkab Mamuju berhasil membuktikan bahwa semangat Kartini tetap hidup, relevan, dan terus bergerak dinamis di tangan perempuan-perempuan tangguh Bumi Manakarra. (ZUL)

Eksplorasi Energi Dimulai: Pemkab Mamuju Garansi Survei Seismik 3D Kondowulo Tak Korbankan Nelayan

0

Redaksi.co MAMUJU : Langkah besar menuju kemandirian energi nasional mulai dijajaki di Bumi Manakarra. Pemerintah Kabupaten Mamuju resmi menggelar sosialisasi megaproyek Survei Seismik 3D Kondowulo di Ruang Rapat Bupati Mamuju, Rabu (22/4/2026). Langkah ini menjadi karpet merah bagi dimulainya pemetaan potensi minyak dan gas bumi di wilayah tersebut.

Acara strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., dan dihadiri oleh jajaran petinggi Pertamina Hulu Energi (PHE) yang dipimpin langsung oleh Senior Manager Exploration, Operation and Support.

Meskipun proyek ini bernilai strategis nasional untuk mendorong pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara optimal, Bupati Sutinah menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan hajat hidup masyarakat lokal.

Sutinah secara khusus memberikan atensi tinggi pada keberadaan rumpon-rumpon milik nelayan lokal yang berada di area survei. Ia memastikan, pelaksanaan teknis di lapangan telah melalui pertimbangan matang agar tidak merugikan sektor perikanan tangkap.

Pemerintah daerah menggaransi bahwa kegiatan eksplorasi ini tidak akan merugikan masyarakat, termasuk para nelayan kita yang memiliki rumpon di laut. Semua proses wajib dilakukan dengan pengawasan ketat, memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan mata pencaharian warga,” tegas Sutinah lugas.

Dalam pemaparannya, tim ahli dari Pertamina Hulu Energi mengurai secara detail rencana kerja dan standardisasi teknis operasional Survei Seismik 3D Kondowulo. Pencitraan bawah permukaan bumi menggunakan teknologi 3D ini dilakukan untuk mendapatkan data akurat mengenai struktur geologi yang berpotensi mengandung cadangan energi baru.

Pihak PHE meyakinkan bahwa proyeksi ini dirancang dengan teknologi mutakhir yang ramah lingkungan, sekaligus memaparkan dampak positif jangka panjang bagi ketahanan energi dan efek domino ekonomi bagi daerah.

Sosialisasi ini juga membuka ruang dialog interaktif yang dinamis melalui sesi tanya jawab. Berbagai masukan, kekhawatiran, dan pertanyaan dari pemangku kepentingan diakomodasi langsung demi mematangkan mitigasi risiko di lapangan.

Sebagai bentuk komitmen bersama dan kesepahaman tanpa sekat, acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara resmi oleh seluruh pihak yang terlibat.

Melalui sinergi solid antara Pemkab Mamuju dan Pertamina Hulu Energi, proyek Seismik 3D Kondowulo ini diharapkan mampu berjalan beriringan secara berkelanjutan: menjaga kedaulatan energi nasional tanpa mengusik kesejahteraan masyarakat pesisir Mamuju. (ZUL)

Pemkab Mamuju dan DPR RI Dorong Nelayan ‘Naik Kelas’ Lewat Edukasi dan Bantuan Mesin

0

Redaksi.co MAMUJU : Langkah taktis untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Mamuju terus dipacu. Melalui momentum peringatan Bulan Mutu yang digelar di Kelurahan Simboro, Sabtu (25/4/2026), Pemerintah Kabupaten Mamuju berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

Ajang ini menjadi sangat strategis karena tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas soft skill para nelayan, tetapi juga dibarengi dengan penyaluran bantuan sarana produksi secara konkret dan langsung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Mamuju Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat Dr. Hj. Sitti Suraidah Suhardi, SE., M.Si., Anggota Komisi IV DPR RI Zulfikar Suhardi, Plt. Kepala Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan Sulbar Muhammad Dusil Hafid, S.Stpi, M.Si., serta Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Indra Rukmana Suaib.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan tulang punggung utama perekonomian daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan menjadi harga mati yang harus terus diupayakan.

“Edukasi seperti ini sangat penting agar nelayan kita tidak hanya mengandalkan hasil tangkap konvensional, tetapi juga mampu mengelola dan meningkatkan nilai tambah (value added) dari produk perikanan yang dihasilkan,” ujar Sutinah optimis.

Bupati perempuan pertama di Mamuju ini juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada legislator pusat Zulfikar Suhardi serta Balai Penjaminan Mutu KKP Sulbar yang telah menginisiasi program berdampak langsung ini.

Memastikan acara tidak berhenti pada seremoni belaka, Anggota Komisi IV DPR RI, Zulfikar Suhardi, langsung menyerahkan bantuan stimulan berupa mesin pengolahan ikan serta bantuan uang tunai bagi para pelaku UMKM di sektor perikanan. Bantuan ini diproyeksikan menjadi pemicu bagi produk olahan ikan khas Mamuju agar mampu menembus pasar yang lebih luas dengan standar mutu yang lebih baik.

“Ini bagian dari komitmen kami di parlemen untuk memastikan nelayan dan pelaku UMKM kita tidak berjalan sendirian. Harus ada intervensi dan dukungan nyata agar usaha mereka bisa naik kelas,” tegas Zulfikar Suhardi.

Di sisi lain, Jalannya pemerintahan daerah saat ini dihadapkan pada tantangan berat. Bupati Sutinah secara terbuka mengakui adanya keterbatasan ruang gerak anggaran daerah (fiskal) akibat kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pemerintah pusat.

Kondisi dilematis ini menuntut Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk cerdik membangun sinergi lintas sektor, terutama dengan para wakil rakyat di Senayan (DPR RI) guna menjemput bola program-program strategis nasional.

Saya membawa suara hati dan aspirasi langsung dari nelayan Mamuju. Melalui kolaborasi kuat dengan Komisi IV DPR RI dan KKP, harapannya ke depan akan lebih banyak lagi program dan bantuan pusat yang bisa kita daratkan di Mamuju,” pungkas Sutinah.

Dengan perpaduan matang antara edukasi mutu, teknologi pengolahan, dan sokongan modal, Pemkab Mamuju optimistis poros ekonomi pesisir di Bumi Manakarra akan tumbuh menjadi sektor yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi di pasar nasional. (ZUL)

511 Jemaah Haji Mamuju Siap Berangkat: Bupati Sutinah Titip Doa untuk Daerah di Tanah Suci

0

Redaksi.co MAMUJU : Suasana haru dan spiritualitas yang kental menyelimuti Kompleks Rumah Adat Mamuju, Senin (27/4/2026). Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., secara resmi melepas 511 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Mamuju yang tergabung dalam Kloter 12 dan Kloter 19.

Momen sakral pelepasan para “tamu Allah” ini lantas magnet bagi masyarakat. Sepanjang Jalan KS Tubun dipadati oleh ratusan keluarga dan warga yang mengantar dengan antusias, di bawah pengawalan dan barikade ketat dari aparat keamanan demi kelancaran arus keberangkatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Haji dan Umrah Kabupaten Mamuju melaporkan, kuota awal JCH Mamuju tahun ini sebenarnya berjumlah 545 orang. Namun, sebanyak 511 jemaah yang resmi berangkat, sementara sisanya terpaksa menunda perjalanan karena alasan kesehatan.

Jemaah Mamuju tahun ini terbagi ke dalam dua kelompok terbang:

Kloter 12: Diisi sepenuhnya oleh jemaah asal Kabupaten Mamuju.

Kloter 19: Kloter gabungan bersama jemaah dari Kabupaten Majene, Polewali Mandar (Polman), dan Mamasa.

Ada kabar gembira pada penyelenggaraan haji 2026 ini, yakni diterapkannya layanan “Fast Track” (jalur cepat). Fasilitas mutakhir ini memungkinkan seluruh proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan langsung di bandara embarkasi Indonesia. Setibanya di Tanah Suci, para jemaah tidak perlu lagi mengantre lama di imigrasi dan bisa langsung menuju bus atau hotel, sebuah inovasi pelayanan yang sangat krusial, terutama bagi jemaah lansia dan kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Bupati Sutinah Suhardi menggarisbawahi pentingnya manajemen fisik selama berada di Arab Saudi. Ia meminta jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan, rutin meminum vitamin, dan menjaga hidrasi tubuh dengan air putih yang cukup.

“Fokus ibadah boleh, Bapak-Ibu. Tapi jangan sampai memforsir tenaga di Madinah, sampai nanti di puncak pelaksanaan haji justru kehabisan tenaga. Tetap nomor satukan kesehatan,” ujar Sutinah mengingatkan.

Di tengah wejangannya, Bupati juga menyelipkan guyonan segar yang memuat pesan mendalam agar jemaah menjaga esensi perjalanan spiritual mereka. “Bapak-Ibu jangan baru turun pesawat sudah telepon langganan oleh-olehnya di Madinah. Bagaimanapun, ini adalah perjalanan spiritual,” guraunya yang disambut senyum para jemaah.

Lebih lanjut, Sutinah menitipkan pesan solidaritas sosial di tanah suci. Mengingat banyaknya jemaah lansia, ia meminta petugas, ketua kloter, hingga jemaah yang berusia lebih muda untuk memberikan perhatian ekstra.

Kadang di Tanah Suci kita terlalu sibuk beribadah individual untuk meraup pahala, lalu lupa bahwa menolong saudara kita yang butuh bantuan saat berhaji juga ladang pahala yang sama luasnya. Jaga nama baik daerah dan negara kita,” tambahnya.

Sebelum menyerahkan Bendera Manakarra secara simbolis kepada Ketua Kloter sebagai tanda pelepasan resmi, Sutinah secara khusus menitipkan doa kepada para jemaah. “Tolong doakan Mamuju, doakan bangsa kita, dan para pemimpin kita agar senantiasa diberi kesehatan dan semangat untuk terus membangun daerah.”

Rasa syukur mendalam terpancar dari raut wajah Muliadi (45), jemaah haji asal Kalonding, Kecamatan Sampaga. Dirinya mengaku telah melakukan persiapan matang, mulai dari olahraga intensif hingga penguatan spiritual.

Pelayanan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Mamuju kepada kami jemaah tahun 2026 ini sejauh ini sangat baik, saya senang sekali. Saya pasti akan menunaikan amanah Ibu Bupati untuk mendoakan Mamuju, Sulawesi Barat, beserta para pemimpin kita agar selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” ungkap Muliadi haru. (ZUL)

Pemkab dan Kantah Mamuju Perkuat Sinergi GTRA 2026 demi Tuntaskan Konflik Agraria

0

Redaksi.co MAMUJU : Pemerintah Kabupaten Mamuju bergerak cepat dalam menata keadilan pertanahan dan mengamankan aset daerah. Menggandeng Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Mamuju, Pemkab menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Mamuju, Selasa (28/4/2026).

Langkah strategis ini menegaskan komitmen daerah dalam mendukung penuh program kerja pusat, mengingat GTRA merupakan bagian integral dari arah pembangunan nasional yang tercantum dalam visi Asta Cita.

Sebagai wadah koordinasi lintas sektor, GTRA mengintegrasikan peran lembaga kementerian, pemerintah daerah, dan instansi terkait secara terpadu.

“Gugus Tugas Reforma Agraria dibentuk untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria, penataan aset, serta menyelesaikan konflik agraria secara terpadu dan komprehensif,” tegas Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mamuju, Abdul Rasyid, SE.

Rakor ini dihadiri langsung oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si. Menyadari krusialnya kepastian hukum atas aset daerah, Bupati Perempuan Pertama di Mamuju ini langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya, khususnya Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan.

Sutinah memerintahkan agar pendataan aset daerah segera dirampungkan tanpa menunda-nunda, guna mempermudah penerbitan dokumen resmi atau sertifikat tanah milik pemda.

Selesai acara Rakor ini, saya minta dinas terkait untuk segera menentukan target nyata terkait aset yang akan disertifikatkan. Dengan begitu, kalkulasi pendanaan untuk pembuatan sertifikat resmi ini dapat diperhitungkan dan dieksekusi secepatnya,” imbau Sutinah lugas.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju, Zano Rofijanto, S.Si., memaparkan bahwa reforma agraria adalah instrumen kebijakan strategis guna menata kembali hubungan hukum antara masyarakat dengan tanah. Pengaturan ini mencakup penguasaan, pemilikan, penggunaan, hingga pemanfaatan tanah yang berkeadilan.

Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018, Zano merinci lima peran utama GTRA di tingkat kabupaten, yaitu:

Penataan Aset

Penataan Akses

Penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA)

Penyelesaian Konflik Agraria

Sinergi Kebijakan Lintas Sektor

Komitmen Kantah Mamuju dalam menyukseskan reforma agraria bukan sekadar wacana. Berdasarkan data riil, kinerja penataan aset dan akses di Kabupaten Mamuju menunjukkan grafik yang sangat impresif:

Redistribusi Tanah (Penataan Aset) 2.750 Bidang Tanah 2020 – 2024

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 33.655 Sertifikat Terbit 2017 – 2025

Lewat penguatan GTRA 2026 ini, Pemkab dan Kantah Mamuju optimis mampu menghadirkan kepastian hukum yang lebih kuat bagi masyarakat, meminimalisir sengketa lahan, sekaligus mengamankan seluruh kekayaan aset daerah demi kesejahteraan masyarakat Mamuju. (ZUL)

Final Liga 4 Piala Gubernur Sulbar Bergelora di Manakarra, Gubernur Targetkan Tembus Liga 1!

0

Redaksi.co MAMUJU : Atmosfer Stadion Manakarra bergemuruh. Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., hadir langsung menyaksikan partai puncak yang mempertemukan dua tim raksasa lokal, Taeso Putra Mamuju melawan Persimaju, dalam laga Final Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur PSSI Provinsi Sulawesi Barat Musim 2025/2026, Selasa (28/4/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Mamuju ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap kebangkitan talenta sepak bola di Bumi Manakarra. Laga bergengsi ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, MM., Wakil Ketua KONI Sulbar Muhammad Ilham Idris, Plt. Sekretaris PSSI Sulbar Bayu Aditya Pratama, Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Syamsuddin Hatta, SE., serta Ketua KONI Mamuju Munawwir Arafat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar yang akrab disapa SDK, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan penyelenggaraan Liga 4 Sulbar yang berjalan kompetitif dan melahirkan laga final ideal antara Taeso Putra dan Persimaju.

Lebih dari sekadar turnamen daerah, SDK menegaskan bahwa kompetisi ini adalah batu loncatan awal bagi sepak bola Sulawesi Barat untuk berbicara banyak di panggung nasional.

Kita akan kembangkan sepak bola Sulbar. Target kita bukan hanya berhenti di Liga 4, tapi kita harus mampu menembus Liga 3, Liga 2, bahkan sampai ke kasta tertinggi di Liga 1!” tegas Suhardi Duka optimis, disambut riuh tepuk tangan penonton.

Kompetisi Liga 4 Sulbar Musim 2025/2026 ini menjadi magnet baru bagi pencinta sepak bola di jazirah Sulawesi Barat. Turnamen ini diikuti oleh tujuh tim terbaik yang saling sikut demi memperebutkan trofi bergengsi Piala Gubernur, antara lain:

Taeso Putra Mamuju (Finalis)

Persimaju (Finalis)

OTP 37 Mamuju

Mandar United

PS Mateng (Mamuju Tengah)

PS Matra Pasangkayu

Gasman Majene

Kehadiran Bupati Mamuju dan jajaran petinggi olahraga di tribun kehormatan seolah menyuntikkan energi ekstra bagi para pemain yang berlaga di rumput Manakarra. Final ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pembinaan usia dini dan profesionalisme klub di Sulbar, agar mimpi besar melihat wakil Sulawesi Barat berlaga di kompetisi elit nasional segera menjadi kenyataan. (ZUL)

Hari Pendidikan Nasional 2026: Komitmen Peningkatan Mutu Berbasis Pembelajaran Mendalam

0

Redaksi.co MAMUJU : Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Provinsi Sulawesi Barat berlangsung khidmat dan penuh esensi. Dipusatkan di lapangan Kantor Gubernur Sulbar pada Sabtu (2/5/2026), momentum tahunan ini menjadi panggung penegasan komitmen bersama untuk merevolusi kualitas pendidikan, dimulai dari ruang-ruang kelas.

Hadir langsung dalam upacara tersebut, Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., berdampingan dengan jajaran Forkopimda, para asisten, serta Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Mamuju. Kehadiran mereka menegaskan sinergi kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mengawal masa depan generasi bangsa.

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, MM. Turut hadir tamu kehormatan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), diwakili oleh Direktorat PAUD, Ir. Harris Iskandar, Ph.D., bersama unsur Forkopimda Sulbar, perangkat daerah, ratusan tenaga pendidik, serta pelajar dari berbagai tingkatan sekolah di Sulawesi Barat.

Saat membacakan sambutan seragam Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Gubernur Suhardi Duka menguraikan arah baru kebijakan pemerintah. Saat ini, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) resmi menjadi program prioritas nasional untuk mendongkrak mutu pendidikan langsung di tingkat kelas.

“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” tegas Suhardi Duka di hadapan para peserta upacara.

Pendekatan ini dinilai sebagai jawaban konkret atas tantangan mutu pembelajaran saat ini, sekaligus ikhtiar nyata dalam mencapai cita-cita ideal pendidikan nasional.

Selain kurikulum dan metode, pemerintah terus memacu pembangunan, revitalisasi satuan pendidikan, serta akselerasi digitalisasi pembelajaran. Langkah ini diambil demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dengan dukungan sarana yang memadai. Menurut Gubernur, lingkungan belajar yang kondusif terbukti secara ilmiah berpengaruh signifikan terhadap efektivitas proses belajar-mengajar.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, Hardiknas 2026 disebutnya sebagai momentum refleksi mendalam untuk menghidupkan kembali roh pendidikan yang humanis.

Pendidikan Berbasis Kasih Sayang: Proses yang dilaksanakan secara tulus untuk memanusiakan manusia.

Menumbuhkan Fitrah: Menemukan dan mengembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Esensi Utama: Inti dari seluruh proses pendidikan adalah memuliakan manusia.

Sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pendidik, orang tua, hingga sektor swasta, untuk terlibat aktif.

Peringatan Hardiknas di Lapangan Kantor Gubernur ini diharapkan mampu menjadi pemantik kolaborasi yang lebih kuat di Sulawesi Barat. Dengan sinergi yang solid, target mewujudkan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berkualitas tinggi bukan lagi sekadar impian, melainkan fondasi yang sedang dibangun nyata di tanah Sulbar. (ZUL)